KabarNet

Aktual Tajam

Dialog Religi III

For Those Who are Seeking for the Truth, Please Enter This Forum To Join The Real Inter-Religion Debate

Dengan ini kami (ADMIN) menambahkan satu forum lagi, “Dialog Religi III” (agar terfokus pada pokok masalah) mengingat banyak pengunjung KabarNet yang terlibat perdebatan antar Agama. Forum debat ini kami tambahkan atas permintaan salah satu  pengunjung dan kami sepakat menambahkannya. Pada awalnya, tanpa kami duga banyak pengunjung yang memanfaatkan postingan kami sebagai makalah diskusi / dialog, sehingga situs ini menjadi ajang Perdebatan bahkan terkadang pada artikel yang tidak secara khusus mengupas isu agama tertentu, tetap saja dijadikan ajang perdebatan. Maka kami  mempersilahkan mengisi forum ini dengan berdialog secara sehat, cerdas dan bijak serta tidak melupakan etika dan norma kita sebagai bangsa timur. Tentunya, tidak menampilkan tulisan atau gambar yang sifatnya tidak senonoh (kata-kata jorok, hubungan intim) untuk tokoh siapapun dari golongan manapun. Yang terpenting di atas segalanya, agar tetap menjaga kerukunan meskipun saling berbeda pendapat.

Kiranya forum ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna memperluas wawasan dan menjadikan kita bangsa yang lebih demokratis. Maaf dan Salam. (ADMIN)

6.096 Tanggapan to “Dialog Religi III”

  1. Ujang said

    Para Penonton said
    06/04/2015 at 19:31

    Kasus Hakim Kemin aje sdh kagak bisa berkutik, ee… eh… kok ngurusi
    orang laen.
    ============================================

    Kagak bisa berkutik gimana??
    Sidangnya sudah selesai, dendanya sudah dibayar, mau apa lagi??
    BEGOK amat sih lu.
    Si terdakwa gak naik banding.
    Jaksa penuntutnya juga gak ribet kayak elu?

    Kok elu GALAU gitu ?
    Mending lu nungging , taruh pale lu di bawah pantat orang di barisan depan lu!

    YANG GAK BERKUTIK TUH ELU:

    *** LEBAH MAKAN BUAH.?
    **** BUMI DI TANCEPIN 7 GUNUNG.?

    EMANG LU BISA BERKUTIK ????????????

    AYOOO JAWAB!!!!

  2. Anonim said

    Ujang said
    06/04/2015 at 18:49

    Lebah makan buah dimaknai sebagai lebah makan zat-zat
    yang akan membentuk buah.
    ini benar-benar konyol bro…

    “Pertanyaan LOGISNYA”
    ,
    Bagaimana kalau anda makan sayur dimaknai
    anda makan unsur-unsur yang membuat sayur itu subur,
    seperti pupuk kandang dari kotoran :sapi, ayam, bahkan didaerah
    tertentu ada yg memakai kotoran BABI, ANJING??

    @ Ujang
    Mestinya ayat quran bilang begini Jang…

    ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًۭا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌۭ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌۭ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

    Yang artinya :
    “WAHAI ORANG2 YANG BERIMAN, MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BAHAN- BAHAN MEMBUAT PUPUK ( T*** AYAM, T**** SAPI, T****BABI, T*** A***ING), dan TEMPUHLAH JALAN TUHANMU YANG TELAH DIMUDAHKAN (BAGIMU). . Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan. MAHA BENAR ALLOH DGN SEGALA KEBAHLULANNYA.”(666666)

    Wakakakkkk kakakakkkk kakakkkk kaakkkaakkkkkkk

  3. Para Penonton said

    Ujang said
    07/04/2015 at 18:26

    Kagak bisa berkutik gimana??
    Sidangnya sudah selesai, dendanya sudah dibayar, mau apa lagi??
    BEGOK amat sih lu.
    Si terdakwa gak naik banding.
    Jaksa penuntutnya juga gak ribet kayak elu?
    ___________

    Gue kagak galau Min, gue cuman pingin konfirmasi setelah elo bilang ke gue :
    => Betul sdh paham??
    => Betul ente sdh paham sampai disini??
    Kirain elo ngejelasin lagi yg lebih rasional, tapi kenyataannya…?

    Baeklah, Min….
    Jadi Hakim Kemin sudah memutus denda 10 jt artinya kagak ada banding lagi..?

    Dari sini elo itu keliatan ngibul…
    Gimane mungkin terdakwa mau naik banding, kalo hakim yg elo ilustrasikan adalah bokapnye sendiri, hah..!
    Emang di Indonesia ada, model hakim maen copot jubah ndatengin terdakwa kayak gitu…?
    Masak siiih… sdh kagak bisa dibuat ilustrasi yg lebih rasional..?
    Oke-oke, berarti Penebusan Dosa pake ilustrasi bo’ong-bo’ongan alias ngibul itu sdh final Min…?

    Biar gue dibilang BEGOk, kagak masalah.
    Kenape..? yang nuduh BEGOK kan Tukang Ngibul..!

    Xiiee…. Xiiee….. Xiieeee……..

  4. Para Penonton said

    Anonim said
    07/04/2015 at 18:37
    @ Ujang
    Mestinya ayat quran bilang begini Jang…

    ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًۭا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌۭ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌۭ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

    Yang artinya :
    “WAHAI ORANG2 YANG BERIMAN, MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BAHAN- BAHAN MEMBUAT PUPUK ( T*** AYAM, T**** SAPI, T****BABI, T*** A***ING), dan TEMPUHLAH JALAN TUHANMU YANG TELAH DIMUDAHKAN (BAGIMU). . Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan. MAHA BENAR ALLOH DGN SEGALA KEBAHLULANNYA.”(666666)
    _____________

    Kalau nama @Anonim yg ini, jelas sodare kembarnye si @Kemin.
    Tokohnye ya itu-itu aje, nama baru tapi stock lama.
    Sok ilmiah, suka ngamuk dan suka ngebikin lawakan ala Swara Ngibul.
    Buktinye..?
    Emang antara tulisan Arab ame artinye nyambung..?
    Ketawa “Wakakakkkk kakakakkkk kakakkkk kaakkkaakkkkkkk”, merasa lawakannye lucu.
    Padahal keliatan KEBAHLULANNYA.

    Xiiee…. Xiiee….. Xiieeee……..

  5. LOGIKA said

    UJANG :
    …………..
    Tapi ingat bro….
    Anda telah menggali “lubang”
    Sama seperti bahasan anda tentang IRADAH KAUNIAH QADARIYAH
    dengan Kimochi diatas.
    Anda sendiri teperosok kedalam ‘lubang” yg anda buat sendiri.
    Anda ngoceh kemana-mana , menghindari Coment Kimochi.
    …………..

    ________________

    Gundulmu ……….
    SIAPA YANG MENGHINDAR ???

    Wong dasarnya BUKAN MENCARI KEBENARAN, ya pantas ………

    UJANG :
    …………………..
    Tetapi saya “kagum” anda masih berani membahas tentang:
    LEBAH MAKAN BUAH-BUAHAN.

    Lebah makan buah dimaknai sebagai lebah makan zat-zat
    yang akan membentuk buah.
    ini benar-benar konyol bro…

    “Pertanyaan LOGISNYA”
    ,
    Bagaimana kalau anda makan sayur dimaknai
    anda makan unsur-unsur yang membuat sayur itu subur,
    seperti pupuk kandang dari kotoran :sapi, ayam, bahkan didaerah
    tertentu ada yg memakai kotoran BABI, ANJING??
    …………………..

    ___________________

    KONYOL ???
    Atau
    IQ ENTE YANG JEBLOK ???

    Baiklah, kalau ente GAK BISA MENCERNA BAHASA ILMIAH, walau gak tega, ane pakek BAHASA UDIK aja ya ………….

    Nih ane tulis ulang QS. An Nahl ayat 68 – 69 :

    وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى ٱلنَّحْلِ أَنِ ٱتَّخِذِى مِنَ ٱلْجِبَالِ بُيُوتًۭا وَمِنَ ٱلشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ

    Yang artinya :
    Dan TUHANMU MEWAHYUKAN KEPADA LEBAH: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”.(68)

    ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًۭا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌۭ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌۭ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

    Yang artinya :
    kemudian MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN dan TEMPUHLAH JALAN TUHANMU YANG TELAH DIMUDAHKAN (BAGIMU). DARI PERUT LEBAH ITU KELUAR MINUMAN (MADU) YANG BERMACAM-MACAM WARNANYA, DI DALAMNYA TERDAPAT OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.(69)

    Coba perhatikan cuplikan QS. AN-NAHL : 69 nya sbb :

    “…………………………………………….. MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN……………………………………………………”

    Menurut ente SAMA ATAU BERBEDA pengertiaannya dengan kalimat berikut :

    “…………………………………………….. MAKANLAH TIAP-TIAP MACAM BUAH-BUAHAN ………………………………………………………………”

    Nah sekarang, APA YANG DAPAT ENTE SIMPULKAN ???

    Tepat sekali, tidak adanya kata DARI pada kalimat kedua telah menyebabkan kalimat diatas mengandung pengertian => LEBAH DIPERINTAHKAN UNTUK MEMAKAN BERMACAM-2 BUAH SECARA UTUH atau tidak dipilah dan diambil sebagiannya saja YANG DALAM HAL INI ADALAH SARI-2 ATAU ZAT-2 NUTRISINYA SAJA.

    Sedangkan pada kalimat pertama atau diatasnya KEBERADAAN KATA “DARI” pada “MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN” menyebabkan kalimat di atas mengandung pengertian => LEBAH DIPERINTAHKAN UNTUK MEMAKAN SEBAGIAN ATAU BAGHIAN TERTENTU DARI KESELURUHAN BUAH, yang dalam hal ini maksudnya adalah ZAT-2 ATAU NUTRISI-2 seperti : ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA.

    AYOOOO LARI KEMANA LAGI KOE ?

    NIh ane tambahkan perumpamaan untuk memudahkan IQ mu mencerna penjelasan ane di atas :

    SAMAKAH MAKNA :

    A. AMBIL DARI TIAP-TIAP KARDUS DI GUDANG dengan AMBIL TIAP-TIAP KARDUS DI GUDANG ?
    B. MINTA DARI TIAP-TIAP KELURGA SUMBANGAN SUKARELA dengan MINTA DARI KELUARGA SUMBANGAN SUKARELA ?
    C. BUANG DARI TIAP-TIAP EMBER SAMPAH dengan BUANG TIAP-TIAP EMBER SAMPAH ?

    Masih kurang jelas ??? Kasian amat, bro !

    Jadi AMAT JELAS bahwa yang ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA sudah tercakup dalam kalimat ” …… MAKANLAH DARI TIAP-TIAP MACAM BUAH-BUAHAN ……..” yang jika dirincikan menjadi ” ………. MAKANLAH (NUTRISI-NUTRISI, SEPERTI :ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA DARI (YANG TERDAPAT PADA) TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN ………”

    UJANG :
    ……………………
    ** Dan jangan lupa, anda lari dari BUMI DI PASANGI 7 GUNUNG**
    ……………………

    ______________________

    Apalagi ngejelasin yang kayak gini, dijamin GAK LANGSUNG NGARTI, cape dehhh …………….
    Tapi baelah, kayaknya gak ada salahnya minterin dikit orang macam ente, biar gak malu-maluin orang sekampung.

    Ayat-2 suci inilah dia yang bikin ente BESAR SEKALIGUS PUSING KEPALA, bukan ?

    QS. An-Naba’ : 6-7
    Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    Surah An-Nahl: 15
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    QS. Al-Anbiyaa’: 31
    Dan telah Kami jadikan di bumi ini GUNUNG-GUNUNG YANG KOKOH SUPAYA BUMI ITU (TIDAK) GUNCANG BERSAMA MEREKA, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk

    QS. Luqman : 10
    “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan DIA MELETAKAN GUNUNG-GUNUNG DI (PERMUKAAN) BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK MENGGOYANGKAN KAMU.

    OK, siapkan IQ mu untu mendengarkan penjelasan ane ya !

    Kondisi 1
    ———–
    Sebagai bagian dari planet di tata surya, bumi juga BERPUTAR PADA POROSNYA 1 kali periode putar selama 24 jam dan sekaligus BEREDAR MENGELILINGI MATAHARI 1 kali periode edar selama 365 hari secara terus-menerus.

    Kondisi 2 :
    ———–
    Gerakan perputaran pada porosnya dan peredaran mengelilingi matahari ini menyebabkan sebagian masa di dalam bumi tertarik ke arah luar sehingga bentuk BUMI YANG AWALNYA BULAT SEMPURNA (BOLA) MENJADI AGAK PIPIH (MENGGEPENG).

    Kondisi 3 :
    ———–
    Perubahan bendutk bumi dari BULAT BOLA MENJADI BULAT PIPIH ini telah menyebabkan LEMPENGAN-2 KERAK BUMI YANG TERLETAK DI PERMUKAAN BUMI MENJADI BERGERAK :
    1. MENJAUH
    2. MENDEKAT
    3. SALING BERTABRAKAN (BERTUMBUKKAN)

    Kondisi 4 :
    ———–
    Saat terjadinya tabrakan atau tumbukkan antar lempeng kerak bumi ini telah menyebabkan bagian luar lempeng kerak bumi itu TERDORONG :
    1. KE ATAS
    2. DIAM
    3. KE BAWAH

    Kondisi 5 :
    ———–
    – Saat terdorong ke atas, ujung lempeng kerak bumi MEMBENTUK BUKIT, DATARAN TINGGI, GUNUNG ATAU PEGUNUNGAN
    – Saat menjadi diam, lempeng kerang bumi itu MEMBENTUK DARATAN YANG LUAS DENGAN ALUR-2 SUNGAI DIBAGIAN TERTENTU.
    – saat terdorong ke bawah, ujung lempeng kerak bumi iMEMBENTUK JURANG YANG DALAM HINGGA CEKUNGAN, SEPERTI : DANAU, PALUNG DSB.

    Kondisi 6 :
    ———–
    Ketika lempeng kerak bumi MEMBENTUK GUNUNG ATAU PEGUNUNGAN, maka BAGIAN UJUNG LEMPENG KERAK BUMI YANG MENJADI GUNUNG ITU TELAH MENEKAN LEMPENG KERAK BUMI YANG TERLINDAS DI BAWAHNYA MENUJU KE ARAH PUSAT BUMI AKIBAT PENGARUH GAYA GRAVITASI BUMI. Kejadian ini pun akhirnya telah menyebabkan LEMPENG-2 KERAK BUMI KHUSUSNYA YANG BERADA DI POSISI BAWAH (YANG TERLINDAS) MENJADI DIAM alias TIDAK BERGERAK alias KOKOH DITEMPATNYA.

    Kondisi 7 :
    ———–
    Ketiadaan gerak lempeng kerak bumi AKIBAT MENJADI KOKOHNYA POSISI LEMPENG KERAK BUMI DI BAGIAN BAWAH YANG TERLINDAS OLEH BAGIAN YANG NAIK KEATAS MENJADI GUNUNG ITU telah menghindarkan mahluk-2 hidup yang hidup di atasnya TERMASUK MANUSIA DARI BENCANA GEMPA BUMI TEKTONIK AKIBAT PERGERAKAN LEMPENG KERAK BUMI.

    Demikian sekilas penjelasan LOGIS dan ILMIAH ane tentang ISYARAT GUNUNG-2 (BUKAN TUJUH GUNUNG) SEBAGAI PASAK (PAKU) DAN KONDISI MANUSIA MENJADI TIDAK TERGUNCANG yang diisyaratkan oleh Allah SWT dalam firman-2-Nya dalam kitab suci Al-Quran sbb :

    QS. An-Naba’ : 6-7
    Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    Surah An-Nahl: 15
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    QS. Al-Anbiyaa’: 31
    Dan telah Kami jadikan di bumi ini GUNUNG-GUNUNG YANG KOKOH SUPAYA BUMI ITU (TIDAK) GUNCANG BERSAMA MEREKA, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk

    QS. Luqman : 10
    “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan DIA MELETAKAN GUNUNG-GUNUNG DI (PERMUKAAN) BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK MENGGOYANGKAN KAMU.

  6. LOGIKA said

    KIMOCHI :
    …………………….
    Lagi-lagi tidak menjawab pertanyaan.
    Jadi jawabannya itu apa?

    SIAPA yang menciptakan niat, inspirasi, ide, motivasi, latar belakang dan perbuatan seseorang?
    SIAPA yang menciptakan?
    SIAPA?

    Anda sebenarnya paham gak sih pertanyaannya? Masa udah dicetak tebal dan pake huruf besar, masih juga gak paham pertanyaan di atas?

    SIAPA yang menciptakan niat, inspirasi, ide, motivasi, latar belakang dan perbuatan seseorang?
    Allah SWT? Manusia? Setan? Jin? Alien? SIAPA?
    ……………………

    _______________________

    Loh ….. ???
    Anda tidak paham juga ya maksud secara Kauniyah ALLAH SWT TETAP MENGIJINKAN PERBUATAN BURUK TETAP TERJADI DI DUNIA DISAMPING TERJADINYA PERBUATAN BAIK untuk diambil hikmahnya oleh orang-2 yang beriman ???

    Tentu saja, ketika Allah SWT MENGIJINKAN PERBUATAN BURUK YANG DILAKUKAN OLEH SEBAGIAN HAMBA-2-NYA UNTUK TETAP TERJADI, maka bisa dikatakan bahwa pada kondisi ini ALLAH SWT BERKEHENDAK MEMENUHI KEINGINAN HAMBA-NYA TERSEBUT UNTUK BERBUAT BURUK DENGAN MEWUJUDKAN TERJADINYA PERBUATAN BURUK TERSEBUT walau secara SYARIAH ALLAH SWT TIDAK MENGHENDAKINYA.

    Kata MEWUJUDKAN ya berarti otomatis MEMBUAT PERBUATAN BURUK YANG DI-INGIN-KAN, DI-IDE-KAN, DI-ISNPIRASI-KAN, DI-MOTIVASI-KAN DAN DI-UPAYA-KAN oleh sihamba TERSEBUT MENJADI KENYATAAN walaupun Allah SWT TIDAK MENGHENDAKINYA SECARA SYARIAH.

    Makanya sedari awal saya katakan bahwa PERBUATAN JAHAT, MAKSIAT, SESAT DAN KAFIR secara syariah BUKAN KEHENDAK ALLAH SWT DALAM ARTI KEINGINAN ALLAH SWT, yang berarti : ide, insipari, motivasi dan latar belakangnyapun BUKAN KEINGINAN ALLAH SWT, namun MURNI MERUPAKAN KEINGINAN MANUSIA YANG TELAH LALAI KARENA LEBIH MENDENGARKAN BISIKAN SYEITAN KETIMBANG PETUNJUK-2 ALLAHASWT DALAM KITAB-2 SUCI-NYA. Sekali lagi, walaupun BUKAN KEHENDAK ALLAH SWT DALAM ARTI BUKAN KEINGINAN ALLAH SWT, namun ketika PERBUATAN JAHAT, MAKSIAT, SESAT DAN AKFIR TETAP TERJADI, maka bisa dikatakan bahwa atas kejadian tersebut Allah SWT TETAP MENGIJINKAN ATAU MEWUJUDKAN APA YANG DIIDEKAN, YANG DIINSPIRASIKAN, DIMOTIVASIKAN DAN DIUPAYAKAN oleh hamba-Nya tersebut tetap terjadi.

    OH ya jangan lupa bahwa yang disebut IDE, INSPIRASI, MOTIVASI ATAU LATAR BELAKANG ADALAH HAL-2 YANG BERSIFAT TIDAK BERWUJUD, yang adanya DI DALAM HATI ATAU PIKIRAN, jadi IDE, INSPIRASI, MOTIVASI ATAU LATARBELAKANG ATAU BAHKAN NIAT SESEORANG ADALAH PRODUK DARI HATI MANUSIA, yang bisa dibelokan atau dibengkokkan oleh SYEITAN YANG MENGGODA ATAU MENIPUDAYAnya -> JIKA IMANNYA TIDAK KUAT. Jadi Allah SWT telah menciptakan hati dan mengkaruniakannya kepada manusia, namun soal penggunaannya untuk BERBUAT BAIK ATAU TIDAK Allah SWT menyerahkan sepenuhnya kepada manusia. Jika Manusia menggunakannya untuk berbuat baik, maka Allah SWT bisa jadi mewujudkannya menjadi perbuatan baik yang nyata dan sebaliknya.

    Masak belum jelas juga OM ?
    Cape deeh ………

    .

  7. Anonim said

    Anonim said
    07/04/2015 at 18:37

    Ujang said
    06/04/2015 at 18:49

    Lebah makan buah dimaknai sebagai lebah makan zat-zat
    yang akan membentuk buah.
    ini benar-benar konyol bro…

    “Pertanyaan LOGISNYA”
    ,
    Bagaimana kalau anda makan sayur dimaknai
    anda makan unsur-unsur yang membuat sayur itu subur,
    seperti pupuk kandang dari kotoran :sapi, ayam, bahkan didaerah
    tertentu ada yg memakai kotoran BABI, ANJING??

    @ Ujang
    Mestinya ayat quran bilang begini Jang…

    ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًۭا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌۭ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌۭ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

    Yang artinya :
    “WAHAI ORANG2 YANG BERIMAN, MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BAHAN- BAHAN MEMBUAT PUPUK ( T*** AYAM, T**** SAPI, T****BABI, T*** A***ING), dan TEMPUHLAH JALAN TUHANMU YANG TELAH DIMUDAHKAN (BAGIMU). . Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan. MAHA BENAR ALLOH DGN SEGALA KEBAHLULANNYA.”(666666)

    Wakakakkkk kakakakkkk kakakkkk kaakkkaakkkkkkk

    _______________________

    Memang 11 dan 12 dengan Ujang.

  8. LOGIKA said

    KIMOCHI :
    ………………….
    Yang saya tanyakan adalah keimanan anda tentang :
    “Allah SWT SUDAH menentukan/menetapkan manusia untuk masuk surga atau neraka”.
    Anda setuju atau tidak dengan ajaran nabi anda ini?
    ………………….

    _____________________

    Berdasarkan :

    QS. HUUD (4) AYAT 23 yang artinya :
    “Sesungguhnya orang-orang YANG BERIMAN DAN MENGERJAKAN AMAL-AMAL SALEH DAN MERENDAHKAN DIRI KEPADA TUHAN MEREKA, mereka itu adalah PENGHUNI-PENGHUNI SURGA mereka kekal di dalamnya.”

    QS. AL-A’RAF (7) AYAT 42, yang artinya :
    “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah PENGHUNI-PENGHUNI SURGA; mereka kekal di dalamnya.”

    QS, AL-MAAIDAH (5) AYAT 86 yang artinya :
    “Dan ORANG-ORANG KAFIR SERTA MENDUSTAKAN AYAT-AYAT KAMI, mereka itulah PENGHUNI NERAKA.”

    QS. AL-BAQARAAH (2) AYAT 24, yang artinya :
    Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu DARI NERAKA YANG BAHAN BAKARNYA MANUSIA DAN BATU, YANG DISEDIAKAN BAGI ORANG-ORANG KAFIR.

    Maka dapat dikatakan bahwa ALLAH SWT YANG MEMILIKI SIFAT MAHA MENGETAHUI dari 99 sifat yang dimilikinya dalam ASMAUL HUSNA TELAH MENGETAHUI AKAN ADANYA HAMBA-2-NYA YANG :
    1. BAKAL LANGSUNG MASUK SURGA
    2. TIDAK LANGSUNG MASUK SURGA
    3. TIDAK DAPAT MASUK SURGA.

    SECARA LOGIKA, jika dalam keempat ayat diatas saja Allah SWT TIDAK MENYEBUTKAN KATA => TELAH MENTAKDIRKAN ATAU MEMUTUSKAN => SI A BAKAL LANGSUNG MASUK SURGA atau TIDAK LANGSUNG MASUK SURGA atau TIDAK BISA MASUK SURGA SAMA SEKALI, maka bagaimana saya harus ngomong OPO TO MAS ?

    Coba anda lihat di atas baik-2, dari ayat yang pertama sampai yang keempat, ADAKAH KATA ALLAH TELAH MEMUTUSKAN misalnya :
    A. sekian manusia bakal masuk surga dan sekian lagi bakal masuk neraka ?
    B. lebih spesifiik lagi menyebut nama Si A bakal langsung masuk surga atau tidak langsung masuk surga atau tidak dalat masuk surga sama sekali ?

    Tidak bukan ?

    Yang ada adalah dengan SIFAT KEMAHATAHUAN-NYA, Allah SWT cuma memberikan petunjuk kepada manusia sebagai hamba-2-Nya bahwa bakal ada diantara hamba-2-Nya yang :
    1. Bakal langsung masuk surga, tidak langsung masuk surga atau tidak dapat masuk surga sama sekali
    2. Ciri-ciri hamba-2-Nya yang bakal langsung masuk surga, tidak langsung masuk surga atau tidak dapat masuk surga sama sekali.

    Itu saja pegangan saya, masak gitu aja susah dimengerti to OM ???

  9. PAK GURU said

    Anak-anak, hari ini kita akan belajar BAHASA INDONESIA !

    Siapkan bukumu dan berilah komentar dari pasangan kalimat-kalimat berikut ini :

    1) AMBILAH DARI TIAP-TIAP STOPLES KUE NASTAR ITU dengan AMBILAH TIAP-TIAP STOPLES KUE NASTAR ITU ?

    2) PETIKLAH DARI TIAP-TIAP POHON BUAH MANGGA dengan PETIKLAH TIAP-TIAP POHON BUAH MANGGA ?

    3) MAKANLAH DARI TIAP-TIAP BUAH-BUAHAN dengan MAKANLAH TIAP-TIAP BUAH-BUAHAN ?

    Yang sudah selesai duluan, boleh pulang ya, bapak mau menemui tamu di ruang Kepala Sekolah.

  10. AYANAON said

    Kenapa setelah konflik di negara-2 Timur Tengah terjadi terus kemudian yang jadi wasitnya selalu wong bule ?
    Aya naon nya ???

    Kenapa baru tudingan kepemilikan senjata nuklir di Tim,ur Tengah gampang langsung diagresi, sedangkan di negara Barat yang sudah terbukti kagak ?
    Aya naon nya ???

    Kenapa konflik di negara-2 Timur Tengah gencar ditayangkan, sedangkan di negara-2 Barat dipetieskan ?
    Aya naon nya ???

  11. AYANAON said

    TEKA-TEKI bagi yang gemar MIKIR.

    Kenapa BAJAK LAUT selalu digambarkan memakai penutup mata satu, padahal belum tentu cacat ?
    Kenapa MATA UANG gak bergambar SEGITIGA BERMATA DUA ?
    Kenapa PLANKTON yang bermata satu di film SPONGE-BOOB digambarkan sebagai tokoh culas ?

  12. Kimochi said

    Kata MEWUJUDKAN ya berarti otomatis MEMBUAT PERBUATAN BURUK YANG DI-INGIN-KAN, DI-IDE-KAN, DI-ISNPIRASI-KAN, DI-MOTIVASI-KAN DAN DI-UPAYA-KAN oleh sihamba TERSEBUT MENJADI KENYATAAN walaupun Allah SWT TIDAK MENGHENDAKINYA SECARA SYARIAH.

    Saya TIDAK bertanya tentang “perbuatan buruk” yang merupakan akibat dari adanya keinginan, niat, ide, motivasi dan latar belakang.
    Yang saya tanyakan adalah justru “keinginan, niat, ide, motivasi dan latar belakang” tsb.
    SIAPA yang menciptakan?

    SIAPA yang menciptakan “keinginan, niat, ide, motivasi dan latar belakang” dari perbuatan buruk tsb?
    Allah SWT? Manusia? Malaikat? Setan? Jin? Alien? Superman? Spiderman?
    SIAPA PENCIPTANYA?

    “SIAPA?”
    Anda pasti sangat paham kan maksud dari pertanyaan “SIAPA” di sini?
    Pasti bisa dong dengan tegas dan jelas menjawab pertanyaan “SIAPA” di atas?
    Tapi kenapa sih begitu susahnya untuk jujur dan tegas menyebut SIAPA penciptanya, sampai berminggu-minggu tidak pernah dijawab?

    OH ya jangan lupa bahwa yang disebut IDE, INSPIRASI, MOTIVASI ATAU LATAR BELAKANG ADALAH HAL-2 YANG BERSIFAT TIDAK BERWUJUD, yang adanya DI DALAM HATI ATAU PIKIRAN, jadi IDE, INSPIRASI, MOTIVASI ATAU LATARBELAKANG ATAU BAHKAN NIAT SESEORANG ADALAH PRODUK DARI HATI MANUSIA, yang bisa dibelokan atau dibengkokkan oleh SYEITAN YANG MENGGODA ATAU MENIPUDAYAnya -> JIKA IMANNYA TIDAK KUAT. Jadi Allah SWT telah menciptakan hati dan mengkaruniakannya kepada manusia, namun soal penggunaannya untuk BERBUAT BAIK ATAU TIDAK Allah SWT menyerahkan sepenuhnya kepada manusia. Jika Manusia menggunakannya untuk berbuat baik, maka Allah SWT bisa jadi mewujudkannya menjadi perbuatan baik yang nyata dan sebaliknya.

    Jadi karena tidak berwujud, maka “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang” itu menurut anda TIDAK DICIPTAKAN? Begitu?
    Kalau bukan, mungkin maksud anda adalah karena sebagai “produk dari hati manusia”, maka “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang” itu PENCIPTANYA adalah MANUSIA? Begitu?
    Kalau masih bukan juga, lalu menurut anda SIAPA PENCIPTANYA?

    Kalau memang argumen penafsiran anda benar2 solid, anda dari kemarin2 pasti akan dengan mudah, tegas dan gamblang menyebut SIAPA PENCIPTA dari ”ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang” tindakan seseorang.
    Jawaban anda pada pertanyaan ini sangat penting, karena bisa menunjukkan bagaimana sebenarnya iman anda pada ketauhidan Allah SWT.
    Tapi yang ada sampai sekarang malah jawaban ngelantur kesana kemari, tidak pernah dengan jelas dan tegas menyebut SIAPA PENCIPTANYA.

    KIMOCHI :
    ………………….
    Yang saya tanyakan adalah keimanan anda tentang :
    “Allah SWT SUDAH menentukan/menetapkan manusia untuk masuk surga atau neraka”.
    Anda setuju atau tidak dengan ajaran nabi anda ini?
    ………………….

    _____________________

    SECARA LOGIKA, jika dalam keempat ayat diatas saja Allah SWT TIDAK MENYEBUTKAN KATA => TELAH MENTAKDIRKAN ATAU MEMUTUSKAN => SI A BAKAL LANGSUNG MASUK SURGA atau TIDAK LANGSUNG MASUK SURGA atau TIDAK BISA MASUK SURGA SAMA SEKALI, maka bagaimana saya harus ngomong OPO TO MAS ?

    Lagi2 bukannya menjawab pertanyaan, kok malah curhat.
    Jadi jawaban pertanyaan saya itu APA?

    Anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang mengajarkan bahwa “Allah SWT SUDAH menentukan/menetapkan manusia untuk masuk surga atau neraka”?

    Kalau memang anda setuju, ya jawab aja dengan jujur dan tegas bahwa anda SETUJU.
    Kalau memang anda tidak setuju, ya jawab aja dengan jujur dan tegas bahwa anda TIDAK SETUJU.
    Baru kemudian anda uraikan alasan2nya kenapa anda mengambil pilihan SETUJU atau TIDAK SETUJU tsb.

    Sdr. Logika,
    Kalau argumen dan keyakinan anda memang solid, apa susahnya sih menjawab dengan jujur dan tegas? Kalau memang anda full yakin bahwa penafsiran anda itu benar, apa yang anda takutkan sampai2 tidak bisa menjawab dengan tegas & jujur?
    Jangan cuma syahadat aja yang lantang dan tegas mengatakannya, tapi sewaktu ditanya tentang pencipta dan ajaran nabi sendiri malah mencla mencle gak bisa tegas, berminggu-minggu cuma kabur kesana kemari jawabannya.

  13. Takdir said

    Buat Ummat Muslim.
    Mengapa dlm debat di Kabarnet ini, Muslim lebih sering ditanya dari pada bertanya. Pilihlah salah satu jawaban yg paling tepat.
    a. Ajaran Kristen lebih sempurna.
    b. Ajaran Islam kurang sempurna.
    c. Muslim lebih bodoh.
    d. Ajaran Kristen tidak menarik untuk ditanyakan.

    Jawab : …………

  14. Para Penonton said

    Takdir said
    09/04/2015 at 03:44

    Buat Ummat Muslim.
    Mengapa dlm debat di Kabarnet ini, Muslim lebih sering ditanya dari pada bertanya. Pilihlah salah satu jawaban yg paling tepat.
    a. Ajaran Kristen lebih sempurna.
    b. Ajaran Islam kurang sempurna.
    c. Muslim lebih bodoh.
    d. Ajaran Kristen tidak menarik untuk ditanyakan.
    _____________

    Gue jawab :
    D. Ajaran Kristen tidak menarik untuk ditanyakan.

  15. Ujang said

    Para Penonton said
    07/04/2015 pada 21:14

    Ujang said
    07/04/2015 at 18:26

    Kagak bisa berkutik gimana??
    Sidangnya sudah selesai, dendanya sudah dibayar, mau apa lagi??
    BEGOK amat sih lu.
    Si terdakwa gak naik banding.
    Jaksa penuntutnya juga gak ribet kayak elu?
    ___________

    Gue kagak galau Min, gue cuman pingin konfirmasi setelah elo bilang ke gue :
    => Betul sdh paham??
    => Betul ente sdh paham sampai disini??
    Kirain elo ngejelasin lagi yg lebih rasional, tapi kenyataannya…?

    =+===================================================
    ADUUHHHHH
    LU BEGOK LAGI….
    PENGADILANNYA SUDAH USAI
    NGEYEL AJA SIH LU….
    WALAU DI JELASIN LAGI LU GAK BAKALAN PAHAM
    OTAK LU JEJALI AJARAN ARAB SIH
    SEMUA ORANG SUDAH TAHU KALAU ORANG YG OTAKNYA
    DIJEJALI AJARAN ARAB PASTI RUSAK.
    ========================================================

    Baeklah, Min….
    Jadi Hakim Kemin sudah memutus denda 10 jt artinya kagak ada banding lagi..?

    ====================================================
    YA BEGOK SIH LU
    ===================================================

    Dari sini elo itu keliatan ngibul…
    Gimane mungkin terdakwa mau naik banding, kalo hakim yg elo ilustrasikan adalah bokapnye sendiri, hah..!
    Emang di Indonesia ada, model hakim maen copot jubah ndatengin terdakwa kayak gitu…?
    Masak siiih… sdh kagak bisa dibuat ilustrasi yg lebih rasional..?
    Oke-oke, berarti Penebusan Dosa pake ilustrasi bo’ong-bo’ongan alias ngibul itu sdh final Min…?

    ====================================================
    LHO..
    NAMANYA JUGA ILUSTRASI, MASAK BENERAN SIH?
    KALAU BENERAN BUKAN ILUSTRASI LAGI NAMANYA.
    LU BEGOK KELEWATAN.
    =====================================================

    Biar gue dibilang BEGOk, kagak masalah.
    Kenape..? yang nuduh BEGOK kan Tukang Ngibul..!

    ========================================================
    KAPAN GUE NGIBUL?
    COBA TUNJUKIN BUKTINYA!!!
    BISA????
    ========================================================

    Xiiee…. Xiiee….. Xiieeee……..

  16. Ujang said

    LOGIKA said
    07/04/2015 pada 22:00

    ___________________

    KONYOL ???
    Atau
    IQ ENTE YANG JEBLOK ???

    Baiklah, kalau ente GAK BISA MENCERNA BAHASA ILMIAH, walau gak tega, ane pakek BAHASA UDIK aja ya ………….

    =================================================
    OK MANG….. BAHASA UDIK JUGA BOLEH…

    =================================================

    Nih ane tulis ulang QS. An Nahl ayat 68 – 69 :

    وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى ٱلنَّحْلِ أَنِ ٱتَّخِذِى مِنَ ٱلْجِبَالِ بُيُوتًۭا وَمِنَ ٱلشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ

    Yang artinya :
    Dan TUHANMU MEWAHYUKAN KEPADA LEBAH: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”.(68)

    ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًۭا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌۭ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌۭ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

    Yang artinya :
    kemudian MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN dan TEMPUHLAH JALAN TUHANMU YANG TELAH DIMUDAHKAN (BAGIMU). DARI PERUT LEBAH ITU KELUAR MINUMAN (MADU) YANG BERMACAM-MACAM WARNANYA, DI DALAMNYA TERDAPAT OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.(69)

    Coba perhatikan cuplikan QS. AN-NAHL : 69 nya sbb :

    “…………………………………………….. MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN……………………………………………………”

    Menurut ente SAMA ATAU BERBEDA pengertiaannya dengan kalimat berikut :

    “…………………………………………….. MAKANLAH TIAP-TIAP MACAM BUAH-BUAHAN ………………………………………………………………”

    =====================================================

    BEDA MANG KAGAK SAMA BEDA BANGET…

    =====================================================

    Nah sekarang, APA YANG DAPAT ENTE SIMPULKAN ???

    Tepat sekali, tidak adanya kata DARI pada kalimat kedua telah menyebabkan kalimat diatas mengandung pengertian => LEBAH DIPERINTAHKAN UNTUK MEMAKAN BERMACAM-2 BUAH SECARA UTUH atau tidak dipilah dan diambil sebagiannya saja YANG DALAM HAL INI ADALAH SARI-2 ATAU ZAT-2 NUTRISINYA SAJA.

    ===================================================

    OOOO… SARI-2 ATAU ZAT-2 NUTRISINYA SAJA.YA MANG…
    JADI BUKAN NECTAR ATAU SERBUK SARI YA MANG..
    OOOO… BEGITU YA MANG…..

    ===================================================

    Sedangkan pada kalimat pertama atau diatasnya KEBERADAAN KATA “DARI” pada “MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN” menyebabkan kalimat di atas mengandung pengertian => LEBAH DIPERINTAHKAN UNTUK MEMAKAN SEBAGIAN ATAU BAGHIAN TERTENTU DARI KESELURUHAN BUAH, yang dalam hal ini maksudnya adalah ZAT-2 ATAU NUTRISI-2 seperti : ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA.

    AYOOOO LARI KEMANA LAGI KOE ?

    ====================================================

    GAK MANG SAYA GAK JADI LARI MANG..
    SAYA MAKIN TERTARIK JADINYA MANG.

    BAGIAN TERTENTU DARI KESELURUHAN BUAH =ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA.

    WAH INI ANEH BIN NGIBUL MANG…

    COBA BUAHNYA DI BAWA KE LABORATORIUM IPB
    SURUH PETUGASNYA MENEMUKAN ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA DIDALAM BUAH BISA BISA DI GAMPAR KITA MANG.
    ATAU MUNGKIN KITA DIGELANDANG DI BAWA KE RS JIWA MANG…

    BENER2 NGIBUL TUH MANG..

    =======================================================

    NIh ane tambahkan perumpamaan untuk memudahkan IQ mu mencerna penjelasan ane di atas :

    ======================
    OK MANG IQ SAYA UDAH SIAP MANG..
    ===============================

    SAMAKAH MAKNA :

    A. AMBIL DARI TIAP-TIAP KARDUS DI GUDANG dengan AMBIL TIAP-TIAP KARDUS DI GUDANG ?
    B. MINTA DARI TIAP-TIAP KELURGA SUMBANGAN SUKARELA dengan MINTA DARI KELUARGA SUMBANGAN SUKARELA ?
    C. BUANG DARI TIAP-TIAP EMBER SAMPAH dengan BUANG TIAP-TIAP EMBER SAMPAH ?

    Masih kurang jelas ??? Kasian amat, bro !
    ——–

    ==================================================
    JELAS MANG…
    AMBIL DARI TIAP-TIAP KARDUS = YG DIAMBIL ISI KARDUSNYA MANG.

    AMBIL TIAP-TIAP KARDUS = SEMUA KARDUS SAK ISI SAK KARDUSNYA
    DI AMBIL MANG

    BENER MANG??

    ====================================================

    Jadi AMAT JELAS bahwa yang ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA sudah tercakup dalam kalimat ” …… MAKANLAH DARI TIAP-TIAP MACAM BUAH-BUAHAN ……..” yang jika dirincikan menjadi ” ………. MAKANLAH (NUTRISI-NUTRISI, SEPERTI :ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA DARI (YANG TERDAPAT PADA) TIAP-TIAP (MACAM)
    BUAH-BUAHAN ………”

    =========================================================
    WADUH …
    INI GAK NYAMBUNG MANG ….ALIAS NGIBULL.MANG….
    ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA GAK ADA DI DALAM BUAH
    MANG … GIMANA SIH MANG LOGIKA INI??

    BIAR DICARI PAKE MIKROSCOP ELEKTRON JUGA DIDALAM BUAH KAGAK ADA NEKTAR ROYAL JELLY AMA MADU MANG

    WAH DIKIBULIN ARAB NIH MANG
    BENER MANG DIKIBULIN ARAB.MANG.

    =========================================================

    UJANG :
    ……………………
    ** Dan jangan lupa, anda lari dari BUMI DI PASANGI 7 GUNUNG**
    ……………………

    ______________________

    Apalagi ngejelasin yang kayak gini, dijamin GAK LANGSUNG NGARTI, cape dehhh …………….
    Tapi baelah, kayaknya gak ada salahnya minterin dikit orang macam ente, biar gak malu-maluin orang sekampung.

    Ayat-2 suci inilah dia yang bikin ente BESAR SEKALIGUS PUSING KEPALA, bukan ?

    ====================================
    YA MANG BIAR GAK MALU-MALUIN ORANG SEKAMPUNG MANG.
    =====================================================

    QS. An-Naba’ : 6-7
    Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    ==============================================
    WAH NGIBUL LAGI MANG .
    BUMI BULAT BUKAN HAMPARAN…
    GUNUNG KOK PASAK EMANGNYA NANCEP..
    DIKIBULIN ARAB MANG…
    ==============================================

    Surah An-Nahl: 15
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    =============================================
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG ..

    DIKIBULIN ARAB LAGI MANG ..
    BENER …. DIKIBULIN…..
    ====================================================

    QS. Al-Anbiyaa’: 31
    Dan telah Kami jadikan di bumi ini GUNUNG-GUNUNG YANG KOKOH SUPAYA BUMI ITU (TIDAK) GUNCANG BERSAMA MEREKA, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk

    ====================================

    DIKIBULIN MANING MANG ..
    SAMA … NGIBUL JUGA.. MANG….

    INI AYAT KOK BOLAK-BALIK SAMA MANG ..
    ======================================

    QS. Luqman : 10
    “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan DIA MELETAKAN GUNUNG-GUNUNG DI (PERMUKAAN) BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK MENGGOYANGKAN KAMU.

    =================================================
    NGIBUL LAGI MANG ..
    LANGIT KOK PAKEK TIANG EMANG TENDA MANG…
    (si mamad kagak tahu astronomi, tahunya janda wae)

    DI ACEH KEMAREN MASIH ADA GEMPA DAHSYAT KOK MANG
    DISERTAI TSUNAMI LAGI…
    AYAT ITU NGIBUL LAGI MANG
    TERBUKTI SUPER NGIBULL MANG…..
    DIKIBULIN ARAB MANG….
    ===================================================

    OK, siapkan IQ mu untu mendengarkan penjelasan ane ya !

    ===================
    OK… SIAP MANG…..
    ===================

    Kondisi 1
    ———–
    Sebagai bagian dari planet di tata surya, bumi juga BERPUTAR PADA POROSNYA 1 kali periode putar selama 24 jam dan sekaligus BEREDAR MENGELILINGI MATAHARI 1 kali periode edar selama 365 hari secara terus-menerus.

    =====================================

    INI ILMUNYA KAFIR MANG …
    GAK ADA DI QURAN…
    =====================================

    Kondisi 2 :
    ———–
    Gerakan perputaran pada porosnya dan peredaran mengelilingi matahari ini menyebabkan sebagian masa di dalam bumi tertarik ke arah luar sehingga bentuk BUMI YANG AWALNYA BULAT SEMPURNA (BOLA) MENJADI AGAK PIPIH (MENGGEPENG).

    ======================================

    QURAN BILANG BUMI HAMPARAN MANG….
    INI ILMUNYA KAFIR JUGA MANG.
    =======================================

    Kondisi 3 :
    ———–
    Perubahan bendutk bumi dari BULAT BOLA MENJADI BULAT PIPIH ini telah menyebabkan LEMPENGAN-2 KERAK BUMI YANG TERLETAK DI PERMUKAAN BUMI MENJADI BERGERAK :
    1. MENJAUH
    2. MENDEKAT
    3. SALING BERTABRAKAN (BERTUMBUKKAN)

    ================
    ILMU KAFIR JUGA MANG
    ====================

    Kondisi 4 :
    ———–
    Saat terjadinya tabrakan atau tumbukkan antar lempeng kerak bumi ini telah menyebabkan bagian luar lempeng kerak bumi itu TERDORONG :
    1. KE ATAS
    2. DIAM
    3. KE BAWAH

    Kondisi 5 :
    ———–
    – Saat terdorong ke atas, ujung lempeng kerak bumi MEMBENTUK BUKIT, DATARAN TINGGI, GUNUNG ATAU PEGUNUNGAN
    – Saat menjadi diam, lempeng kerang bumi itu MEMBENTUK DARATAN YANG LUAS DENGAN ALUR-2 SUNGAI DIBAGIAN TERTENTU.
    – saat terdorong ke bawah, ujung lempeng kerak bumi iMEMBENTUK JURANG YANG DALAM HINGGA CEKUNGAN, SEPERTI : DANAU, PALUNG DSB.

    Kondisi 6 :
    ———–
    Ketika lempeng kerak bumi MEMBENTUK GUNUNG ATAU PEGUNUNGAN, maka BAGIAN UJUNG LEMPENG KERAK BUMI YANG MENJADI GUNUNG ITU TELAH MENEKAN LEMPENG KERAK BUMI YANG TERLINDAS DI BAWAHNYA MENUJU KE ARAH PUSAT BUMI AKIBAT PENGARUH GAYA GRAVITASI BUMI. Kejadian ini pun akhirnya telah menyebabkan LEMPENG-2 KERAK BUMI KHUSUSNYA YANG BERADA DI POSISI BAWAH (YANG TERLINDAS) MENJADI DIAM alias TIDAK BERGERAK alias KOKOH DITEMPATNYA.

    Kondisi 7 :
    ———–
    Ketiadaan gerak lempeng kerak bumi AKIBAT MENJADI KOKOHNYA POSISI LEMPENG KERAK BUMI DI BAGIAN BAWAH YANG TERLINDAS OLEH BAGIAN YANG NAIK KEATAS MENJADI GUNUNG ITU telah menghindarkan mahluk-2 hidup yang hidup di atasnya TERMASUK MANUSIA DARI BENCANA GEMPA BUMI TEKTONIK AKIBAT PERGERAKAN LEMPENG KERAK BUMI.

    Demikian sekilas penjelasan LOGIS dan ILMIAH ane tentang ISYARAT GUNUNG-2 (BUKAN TUJUH GUNUNG) SEBAGAI PASAK (PAKU) DAN KONDISI MANUSIA MENJADI TIDAK TERGUNCANG yang diisyaratkan oleh Allah SWT dalam firman-2-Nya dalam kitab suci Al-Quran sbb :

    ============================================

    WADUH …….
    BENAR-BENAR GAK NYAMBUNG MANG …..
    JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG ITULAH PENYEBAB
    TERJADINYA BUMI BERGUNCANG MANG ..
    BELAJAR GEOLOGI LAGI MANG, VULCANOLOGI JUGA.
    BIAR GAK MALU-MALUIN ORANG SEKAMPUNG MANG.
    DIKIBULIN ARAB MANG!!!!!

    =============================================

    QS. An-Naba’ : 6-7
    Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    ==================================================
    BUMI BULAT MANG ….GUNUNG KOK PASAK.
    DIKIBULIN MANG…..
    ==================================================

    Surah An-Nahl: 15
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    =============================================
    TERBALIK MANG……
    JUSTRU GUNUNG YA BIKIN BUMI BERGUNCANG ..
    DIKIBULIN LAGI MANG…..
    =============================================

    QS. Al-Anbiyaa’: 31
    Dan telah Kami jadikan di bumi ini GUNUNG-GUNUNG YANG KOKOH SUPAYA BUMI ITU (TIDAK) GUNCANG BERSAMA MEREKA, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk

    =======================================================
    TERBALIK MANING MANG…..
    DIKIBULIN MANING. MANG….
    =======================================================

    QS. Luqman : 10
    “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan DIA MELETAKAN GUNUNG-GUNUNG DI (PERMUKAAN) BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK MENGGOYANGKAN KAMU.

    =================================================
    LANGIT ITU BUKAN BENDA PADAT MANG…..
    GAK PERLU PAKEK TIANG…..
    TUH SATELIT DI LUAR ANGKASA AMA STASIUN LUAR ANGKASA
    MILIK NASA GAK PAKEK DI GANTUNG MANGGG…..
    ( si mamad benar-benar ngibul gak ngerti astronomi)

    INI AYAT KOK BOLAK -BALIK SAMA SEMUA.
    RUPANYA BIAR NUTUPI JUMLAH (6666) AYAT.
    (recehan banget)

    ASLI DIKIBULIN ARAB MANG!!!!!!!!!
    =============================

  17. Para Penonton said

    Ujang said
    02/04/2015 at 18:35 :
    Nah elu gimana ? mahluk fiktif karangan si mamad aja lu sembah.

    Komentar gue :
    Makhluk fiktif…?
    Oooo….. karena elo kagak bisa melihat Allah swt terus elo bilang makhluk fiktif..?
    Baek-lah kalau alasannya begitu, tapi coba elo pake nalar.
    Apakah elo pernah ngeliat namanya tuhan bapak dan tuhan roh kudus..?
    Kalau kagak, kenape elo percayai..? Seandainya elo bisa fair, harusnya si tuhan bapak ame si tuhan roh kudus termasuk 2 makhluk fiktif juga kan..?
    Sampe2 salah satu makhluk fiktif itu, elo anggep punya anak manusia. Konyolnya lagi makhluk fiktif, elo anggep sebagai pembuat sekenario “Penebusan Dosa” untuk mendapatkan surga.

    Ujang said
    07/04/2015 pada 07:43
    BUKAN KARENA GAK BISA LIHAT, DIA EMANG MAHLUK FIKTIF
    KARANGAN SI MAMAD. BUKTINYA UDAH GUE JELASIN DIATAS
    BEGOK AMAT SIH LU….
    ADUHH BENER BENER LU BEGOK…
    _____________

    Kalo gitu, dg dasar ape elo bilang Allah swt adalah fiktif..?
    Jika pernah ngejelasin tolong elo copy paste-kan, Min..!
    Dengan cara yg sama, betulkah bahwa tuhan bapak & tuhan anak KAGAK fiktif…?

    Supaya elo ngejawab dg enak ati…
    Gue kagak niru2 lagi dech… spt kelakuan sodare kembar elo, yakni apakah elo masih ngelipat ekor atau kagak.
    Terpenting saatnya sekarang, tunjukin bahwa gue “BEGOK & OON” sedangkan elo “CERDAS & PINTAR”.
    Ayoooooooo……. ayo.. ayooooo…….

    Xiieee….. xiieee… xiieee….

  18. Dirtak said

    Takdir said
    09/04/2015 pada 03:44

    Buat Ummat Muslim.
    Mengapa dlm debat di Kabarnet ini, Muslim lebih sering ditanya dari pada bertanya. Pilihlah salah satu jawaban yg paling tepat.
    a. Ajaran Kristen lebih sempurna.
    b. Ajaran Islam kurang sempurna.
    c. Muslim lebih bodoh.
    d. Ajaran Kristen tidak menarik untuk ditanyakan.
    e. Ajaran Islam ngaku-ngaku paling benar, yg lain kafir masuk neraka,
    dan ayat quran banyak menyinggung Agama lain. sedangkan kitab suci
    Agama lain tidak ada ayat yg menyinggung Agama islaM.
    Ayat -ayat Agama kafir hanya mengurusi Urusan umatnya saja.
    sedangkan ayat quran isinya menjelek-jelekkan Agama lain.

    Jawab : …………

    Ane jawab;

    e. Ajaran Islam ngaku-ngaku paling benar, yg lain kafir masuk neraka,
    dan ayat quran banyak menyinggung Agama lain. sedangkan kitab suci
    Agama lain tidak ada ayat yg menyinggung Agama islaM.
    Ayat -ayat Agama kafir hanya mengurusi Urusan umatnya saja.
    sedangkan ayat quran isinya menjelek-jelekkan Agama lain.

    Yaaa karena ngaku paling benar ya wajarlah di cek kebenarannya
    ehh ternyata banyak NGIBULNYA.

  19. Wali Murid said

    PAK GURU said
    08/04/2015 pada 19:41

    Anak-anak, hari ini kita akan belajar BAHASA INDONESIA !

    Siapkan bukumu dan berilah komentar dari pasangan kalimat-kalimat berikut ini :

    1) AMBILAH DARI TIAP-TIAP STOPLES KUE NASTAR ITU dengan AMBILAH TIAP-TIAP STOPLES KUE NASTAR ITU ?

    2) PETIKLAH DARI TIAP-TIAP POHON BUAH MANGGA dengan PETIKLAH TIAP-TIAP POHON BUAH MANGGA ?

    3) MAKANLAH DARI TIAP-TIAP BUAH-BUAHAN dengan MAKANLAH TIAP-TIAP BUAH-BUAHAN ?

    Yang sudah selesai duluan, boleh pulang ya, bapak mau menemui tamu di ruang Kepala Sekolah.
    ======================================================

    Suatu hari pak guru berkata pada muridnya.

    ” Anak-anak yg duduk dibangku kakan, besok membawa buah-buahan”
    ” Anak-anak yg di bangku kiri, membawa tiap-tiap dari buah-buahan”

    Besok nya yg duduk dibangku kanan ada yg bawa kelapa , durian, manggis.dll.

    Anak yg di bangku kiri ada yg bawa air kelapa, biji mangga, buah pisang
    yg sudah di kupas dll.

    Tapi ada satu anak namanya Asep Logita , membawa ROYAL JELLY,
    NECTAR DAN MADU. itu karena di suruh abahnya katanya.

    Ketika dijalan, temen- temennya sudah wanti- wanti nyuruh pulang lagi
    mengganti bawaannya tapi Logita tdk mau, karena dia takut dimarahi
    abahnya.
    Kata ABAHNYA itu sesuai tafsir quran katanya.

    Bener juga pak GURU marah ketika melihat bawaan Logita,
    temen -temennya juga bersorak menertawakannya.
    Logita pulang nangis mengadu ame abahnya.
    Abahnya marah-marah mau kesekolah mencari gurunya.

    Dengan naik motor gak pakek helm , abahnya pakai baju gamis dan sorban,
    mendatangi guru sekolah.

    dia mencak- mencak mengobrak abrik ruang kelas.

  20. Aya aya wae said

    AYANAON said
    08/04/2015 pada 19:52

    Kenapa setelah konflik di negara-2 Timur Tengah terjadi terus kemudian yang jadi wasitnya selalu wong bule ?
    Aya naon nya ???

    ================================================
    karena orang timur tengah, gak mampu jadi wasit.
    karena kepalanya di jejali ajaran gurun pasir,
    jadi cuma tahu surga dgn 72 bidadari perawan.
    =================================================

    Kenapa baru tudingan kepemilikan senjata nuklir di Tim,ur Tengah gampang langsung diagresi, sedangkan di negara Barat yang sudah terbukti kagak ?
    Aya naon nya ???

    =================================================
    karena kalau dibiarkan. senjata nuklir nanti di pakai oleh isis
    untuk menghancurkan kafir. mereka sudah tidak lagi menghargai
    kehidupan. mereka lebih cinta mati demi membela alloh katanya.
    dan tentu saja 72 bidadari perawan dan anggur.
    ==================================================

    Kenapa konflik di negara-2 Timur Tengah gencar ditayangkan, sedangkan di negara-2 Barat dipetieskan ?
    Aya naon nya ???

    ==================================================
    karena mereka sendiri suka mengunggah video aksi biadabnya
    ke media sosial.(you tube)
    untuk memperlihatkan gerakan jihadnya.
    tentunya juga sekalian merekrut calon 2 ” pengantin” surga baru
    yang mau diajak bergabung.
    ==================================================

  21. PAK GURU said

    Loh kok, ada yang belum juga mengumpulkan jawabannya ya ?
    Jumlah murid Bapak kan 30 orang sekelas, tapi kok yang mengumpulkan hasil pekerjaannya cuma 29 orang anak ?
    Berarti secara logika matematika ada 30 – 29 orang alias 1 anak yang belum mengumpulkan hasil pekerjaannya, padahal di ABSENSI MURID yang hadir utuh sebanyak 30 orang.

    “Hayooo, ngacungkan telunjuknya ………. siapa yang belum mengumpulkan hasil pekerjaannya ???”

    Semua murid pun kemudian jadi terdiam 1000 basa dan saling toleh-menoleh ke kanan dan ke kiri seperti mencari SIPELAKU)

    “Hayoo siapa, tolong dengan berbesar hati acungkan telunjuknya ? Karena kalau tidak Bapak tidak akan mengijinkan kalian keluar untuk jam istirahat.”

    Mendengar ancaman tersebut, akhirnya dari pojok belakang kelas, tiba-tiba muncul secara perlahan-lahan ujung jari seseorang wanita tomboy yang memang terkenal bandel di kelas. Dialah DESSY yang dengan tega mengganti nama pemberian orangtuanya menjadi UJANG. Jika dilihat dari berbagai perspektif sudut pandang kelas, maka penampakan ujung jarinya itu pun tampak bagaikan roket yang kehabisan bahan bakar sehingga NAIK SEGAN TURUNPUN TAK HENDAK, sehngga tampak naik turun, naik turun secara berulang-ulang yang tak pelak mengundang TAWA TEMAN-TEMANNYA SEKELAS. “Hua, ha, ha, ha, haaaaa ……..” Bahkan ada yang sampai terbatuk-batuk : “Uhuk, uhuk !” karena menahan tawa.

    “Ujang, kenapa engkau tidak mengumpulkan hasil pekerjaanmu ?” tanya Pak Guru.

    Ujang pun menjawab dengan terbata-2 :”Ah, uh, ah, uh, anu pak, anu …………eh ……… ”

    “Anu apa, ayo jelaskan !” gertak Pak Guru.

    “Eee, anu pak, anu …… GAK KEOTAKAN !” tiba-tiba terluncur jawabannya dengan lancar.

    Mendengar jawabannya yang HEMAT ENERGI itu, sontak seisi kelas pun kembali gaduh oleh tawa : “Ha, ha, ha, ha, haaaa ……, hik, hik ……… ”

    “Makanya kalau menjawab soal pakai OTAK, bukan URAT, paham ?” Gumam Pak Guru.

    “Ya pak, mulai sekarang saya PAKAI OTAK biat gak malu-maulin.” ujar Ujang.

    “Bagus, tingkatkan IQ mu ya !” saran Pak Guru.

  22. LOGIKA said

    LOGIKA berkata :
    ……………
    Kata MEWUJUDKAN ya berarti otomatis MEMBUAT PERBUATAN BURUK YANG DI-INGIN-KAN, DI-IDE-KAN, DI-ISNPIRASI-KAN, DI-MOTIVASI-KAN DAN DI-UPAYA-KAN oleh sihamba TERSEBUT MENJADI KENYATAAN walaupun Allah SWT TIDAK MENGHENDAKINYA SECARA SYARIAH.
    …………….

    KIMOCHI menanggapi :
    …………….
    Saya TIDAK bertanya tentang “perbuatan buruk” yang merupakan akibat dari adanya keinginan, niat, ide, motivasi dan latar belakang.
    Yang saya tanyakan adalah justru “keinginan, niat, ide, motivasi dan latar belakang” tsb.
    SIAPA yang menciptakan?

    SIAPA yang menciptakan “keinginan, niat, ide, motivasi dan latar belakang” dari perbuatan buruk tsb?
    Allah SWT? Manusia? Malaikat? Setan? Jin? Alien? Superman? Spiderman?
    SIAPA PENCIPTANYA?

    “SIAPA?”
    Anda pasti sangat paham kan maksud dari pertanyaan “SIAPA” di sini?
    Pasti bisa dong dengan tegas dan jelas menjawab pertanyaan “SIAPA” di atas?
    Tapi kenapa sih begitu susahnya untuk jujur dan tegas menyebut SIAPA penciptanya, sampai berminggu-minggu tidak pernah dijawab?
    ……………..

    ________________________________

    Waduh, masih juga gak paham, maksud MEWUJUDKAN BERARTI MEMBUAT PERBUATAN BURUK YANG DI-INGIN-KAN, DI-IDE-KAN, DI-ISNPIRASI-KAN, DI-MOTIVASI-KAN DAN DI-UPAYA-KAN oleh sihamba TERSEBUT MENJADI KENYATAAN walaupun Allah SWT TIDAK MENGHENDAKINYA SECARA SYARIAH.

    MEWUJUDKAN “X” berarti = MEMBUAT “X” MENJADI KENYATAAN, bukan ?

    Masa LOGIKA beginian aja gak paham, Kim ?

    Pertanyaan logisnya adalah :

    X ini :
    – APA ?
    – DARI SIAPA ?

    Tentu saja jawaban dari :

    APA adalah PERBUATAN JAHAT, MAKSIAT, SESAT DAN KAFIR

    DARI SIAPA adalah MANUSIA SIPELAKU KEJAHATAN, KEMAKSIATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN.

    Nah, jadi dalam posisi ini Allah SWT hanya MENGIJINKAN AGAR X atau Jawaban dari APA DAN SIAPA ini MENJADI TERWUJUD SECARA KAUNIYAH walaupun TIDAK DIKEHENDAKI oleh Allah SWT SECARA SYARIAH.

    Tapi kalau anda masih juga gak paham makna MENGIJINKAN AGAR X MENJADI TERWUJUD, maka jika pun saya MEMINJAM ISTILAH ANDA, yakni SIAPA YANG MENCIPTAKAN, maka bisa dikatakan YANG MENCIPTAKAN :

    – HATI SEBAGAI PROSESORNYA
    – MASTER PROGRAM SEBAGAI SOFT COPYNYA

    ya SANG MAHA PENCIPTA …………….
    Namun OUTPUT apa yang akan keluar dari HASIL PENGGUNAAN PROSESOR DAN MASTER PROGRAM itu tergantung pada APA YANG DIINPUT OLEH MANUSIA, bukan begitu ?

    JIka PROSESOR DAN MASTER PROGRAM itu DIINPUT DENGAN DATA-DATA YANG BAIK, yakni PETUNJUK-2 ALLAH SWT DALAM KITAB-2 SUCI-NYA, maka OUTPUT YANG DIHASILKAN pun adalah PERBUATAN-2 YANG BAIK-2 YANG BAKAL DIGANJAR DENGAN PAHALA, dan sebaliknya JIKA YANG DIINPUT ADALAH DATA-DATA BURUK HASIL BISIKAN DAN GODAAN SYEITAN untuk berbuat jahat, maksiat, sesat dan kafir, maka OUTPUTNYA pun ADALAH PERBUATAN-2 YANG BAKAL DIGANJAR DENGAN DOSA. jadi demikian maksud istilah SECARA KAUNIYAH ALLAH SWT BERKEHENDAK MENGIJINKAN PERBUATAN-2 BURUK YANG DILAKUKAN OLEH SEBAGIAN HAMBA-2-NYA TETAP TERJADI WALAUPUN SECARA SYARIAH ALLAH SWT BERKEHENDAK HAMBA-2-NYA TERSEBUT TIDAK MELAKUKAN PERBUATAN-2 YANG DILARANG DALAM KITAB-2 SUCI-NYA, SEPERTI : DZABUR, TAURAT, INJIL DAN AL-QURAN.

    LOGIKA berkata :
    …………………
    SECARA LOGIKA, jika dalam keempat ayat diatas saja Allah SWT TIDAK MENYEBUTKAN KATA => TELAH MENTAKDIRKAN ATAU MEMUTUSKAN => SI A BAKAL LANGSUNG MASUK SURGA atau TIDAK LANGSUNG MASUK SURGA atau TIDAK BISA MASUK SURGA SAMA SEKALI, maka bagaimana saya harus ngomong OPO TO MAS ?
    ………………..

    KIMOCHI menanggapi :
    …………………
    Lagi2 bukannya menjawab pertanyaan, kok malah curhat.
    Jadi jawaban pertanyaan saya itu APA?

    Anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang mengajarkan bahwa “Allah SWT SUDAH menentukan/menetapkan manusia untuk masuk surga atau neraka”?

    Kalau memang anda setuju, ya jawab aja dengan jujur dan tegas bahwa anda SETUJU.
    Kalau memang anda tidak setuju, ya jawab aja dengan jujur dan tegas bahwa anda TIDAK SETUJU.
    Baru kemudian anda uraikan alasan2nya kenapa anda mengambil pilihan SETUJU atau TIDAK SETUJU tsb.
    ……………………
    ___________________

    CURHAT ???

    Saya TIDAK CURHAT tuh,
    Saya disitu cuma mencoba menyeliplkan sedikit pertanyaan pada anda MENGINGAT anda tidak juga memahami penjelasan saya yang LANGSUNG BERSUMBER DARI AL-QURAN, maka SAYA MESTI MENJELASKAN DENGAN CARA APA LAGI ? Nah, begitu OM …………
    Om, om, aya, aya wae Om Link Lunk teh ………………………..

    Tapi baelah, saya tetap akan meladeni SETIAP PERTANYAAN LOGIS termasuk yang anda ajukan sekiranya saya memang mampu menjawabnya.

    Oleh karena anda merasa TIDAK PUAS dengan jawaban saya YANG LANGSUNG BERSUMBER PADA AL-QURAN, maka saya akan kutipkan satu RIWAYAT yang menyangkut SOAL TAKDIR MASUK SURGA DAN NERAKA ini untuk membantu pemahaman anda dari SITUS :

    http://www.muslimah.or.id/
    ————————-

    Dari Ali radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang membawa tongkat sambil digores-goreskan ke tanah seraya bersabda,

    ‘Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali telah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.’ (HR. Bukhari dan Muslim)

    Maka para sahabat bertanya, ‘”Wahai Rasulullah, kalau begitu apakah kami tinggalkan amal shalih dan bersandar dengan apa yang telah dituliskan untuk kami (ittikal)?”‘ (maksudnya pasrah saja tidak melakukan suatu usaha – pen)

    Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ ، أَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ السَّعَادَةِ ، وَأَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الشَّقَاءِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ الشَّقَاوَةِ .ثُمَّ قَرَأَ ( فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى * وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى ). الآية

    BERAMALAH kalian! Sebab SEMUANYA TELAH DIMUDAHKAN TERHADAP APA YANG DICIPTAKAN UNTUKNYA. Adapun orang-orang yang bahagia, maka AKAN MUDAH MENGAMALKAN AMALAN YANG MENYEBABKAN MENJADI ORANG BAHAGIA. Dan mereka yang celaka, AKAN MUDAH MENGAMALKAN AMALAN YANG MENYEBABKANNYA MENJADI ORANG YANG CELAKA” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah, “Adapun orang YANG MEMBERIKAN HARTANYA DI JALAN ALLAH dan BERTAKWA, dan MEMBENARKAN ADANYA PAHALA YANG TERBAIK (SURGA), maka KAMI KELAK AKAN MENYIAPKAN BAGINYA JALAN YANG MUDAH.” (HR. Bukhari, kitab at-Tafsir dan Muslim, kitab al-Qadar)

    Nah sekarang silahkan anda bandingkan dengan FIRMAN-2 ALLAH SWT DALAM KITAB SUCI AL-QURAN yang telah saya sampaikan sebelumnya sbb :

    QS. HUUD (4) AYAT 23 yang artinya :
    “Sesungguhnya orang-orang YANG BERIMAN DAN MENGERJAKAN AMAL-AMAL SALEH DAN MERENDAHKAN DIRI KEPADA TUHAN MEREKA, mereka itu adalah PENGHUNI-PENGHUNI SURGA mereka kekal di dalamnya.”

    QS. AL-A’RAF (7) AYAT 42, yang artinya :
    “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah PENGHUNI-PENGHUNI SURGA; mereka kekal di dalamnya.”

    QS, AL-MAAIDAH (5) AYAT 86 yang artinya :
    “Dan ORANG-ORANG KAFIR SERTA MENDUSTAKAN AYAT-AYAT KAMI, mereka itulah PENGHUNI NERAKA.”

    QS. AL-BAQARAAH (2) AYAT 24, yang artinya :
    Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu DARI NERAKA YANG BAHAN BAKARNYA MANUSIA DAN BATU, YANG DISEDIAKAN BAGI ORANG-ORANG KAFIR.

    Nah pertanyaan logisnya :
    ADAKAH PERTENTANGAN ANTARA HADIST NABI DENGAN FIRMAN-2 ALLAH SWT yang saya ajukan di atas ?

    Tentu saja TIDAK ADA PERTENTANGANNYA, bukan ?

    TAHU DARIMANA ?

    Yakini kalimat pertama pada hadist nabi diatas, yakni :”…… SEMUANYA =>TELAH DIMUDAHKAN => TERHADAP APA YANG DICIPTAKAN UNTUKNYA. …….”

    ARTINYA :
    ========
    Walaupun Allah SWT YANG BERSIFAT MAHA MENGETAHUI TELAH MENGETAHUI siapa-siapa diantara hamba-2-Nya YANG BAKAL :
    1. LANGSUNG MASUK SURGA
    2. TIDAK LANGSUNG MASUK SURGA
    3. TIDAK BISA MASUK SURGA,

    (catatan : sedangkan siapapun termsuk manusianya sendiri tidak ada yang mengetahuinya),

    maka Allah SWT TIDAK MENUTUP TAKDIR SESEORANG YANG SUDAH DIKETAHUI SEBELUMNYA :
    A. BAKAL MASUK NERAKA UNTUK KEMUDIAN BISA ATAU BERPELUANG MASUK SURGA
    B. BAKAL MASUK NERAKA UNTUK KEMUDIAN BISA ATAU BERPELUANG MASUK NERAKA
    (Naudzubilahiminzalik, semoga dihindarkan dari azab neraka)

    dengan catatan :

    SELAMA ADA UPAYA YANG BERSIFAT :
    1. SUNGGUH-2
    2. IKHLAS
    dari orang tersebut UNTUK BERTOBAT, MEMPERBAIKI DIRI DAN BERUSAHA UNTUK TETAP HIDUP LURUS DI JALAN ALLAH SWT hingga akhir hayatnya.

    Jadi jelas bahwa HADIST NABI DIATAS => AMAT SANGAT RELEVAN atau TIDAK BERTENTANGAN => DENGAN FIRMAN-2 ALLAH SWT di dalam Al-Quran, bukan ?

    JADI PESAN LOGISNYA adalah :

    PREMIS A POSITIF :
    ————————–
    URUSAN MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA MANUSIA SEBAGAI HAMBA-2 ALLAH SWT -> HANYALAH ALLAH SWT -> YANG MAHA MENGETAHUINYA.

    PREMIS A NEGATIF :
    ————————–
    MANUSIA SEBAGAI HAMBA-2 ALLAH SWT -> TIDAK ADA YANG MENGETAHUI -> SIAPA YANG BAKAL :
    1. MASUK SURGA
    2. MASUK NERAKA.

    PREMIS B POSITIF :
    ————————
    ALLAH SWT -> MEMBERIKAN PETUNJUK TENTANG CIRI-CIRI -> DARI HAMBA-HAMBA-NYA YANG BAKAL :
    1. MASUK SURGA
    2. MASUK NERAKA (Naudzubulahiminzalik)

    PREMIS B NEGATIF :
    ————————-
    ALLAH SWT -> TIDAK MEMBERIKAN PETUNJUK -> TENTANG SIAPA-2 DARI HAMBA-HAMBA-NYA YANG BAKAL :
    1. MASUK SURGA
    2. MASUK NERAKA

    GABUNGAN PREMIS A POSITIF DAN B POSITIF
    ————————————————————-
    URUSAN MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA MANUSIA SEBAGAI HAMBA-2 ALLAH SWT HANYALAH ALLAH SWT YANG MAHA MENGETAHUINYA,

    karena ->

    ALLAH SWT HANYA MEMBERIKAN PETUNJUK TENTANG CIRI-CIRI DARI HAMBA-HAMBA-NYA YANG BAKAL :
    1. MASUK SURGA
    2. MASUK NERAKA.

    GABUNGAN PREMIS A NEGATIF DAN B NEGATIF
    —————————————————————
    MANUSIA SEBAGAI HAMBA-2 ALLAH SWT TIDAK ADA YANG MENGETAHUI SIAPA YANG BAKAL :
    1. MASUK SURGA
    2. MASUK NERAKA

    karena ->

    ALLAH SWT TIDAK MEMBERIKAN PETUNJUK TENTANG SIAPA-SIAPA DARI HAMBA-2-NYA YANG BAKAL :
    1. MASUK SURGA
    2. MASUK NERAKA

    KONKLUSI DARI GABUNGAN PREMIS A DAN B
    ———————————————————–
    OLEH KARENA ALLAH SWT TIDAK MEMBERIKAN PETUNJUK TENTANG SIAPA-2 DARI HAMBA-2-NYA YANG BAKAL MASUK SURGA DAN MASUK NERAKA, MELAINKAN HANYA CIRI-CIRI DARI HAMBA-2-NYA YANG BAKAL MASUK SURGA DAN NERAKA, MAKA ALLAH SWT -> MEMBERIKAN PELUANG -> KEPADA HAMBA-HAMBA-NYA UNTUK :
    A. MASUK SURGA
    B. TIDAK MASUK NERAKA

    DENGAN CATATAN ->

    MENGIKUTI PETUNJUK-2 ALLAH SWT DALAM :

    QS. HUUD (4) AYAT 23, yang artinya :
    “Sesungguhnya orang-orang YANG BERIMAN DAN MENGERJAKAN AMAL-AMAL SALEH DAN MERENDAHKAN DIRI KEPADA TUHAN MEREKA, mereka itu adalah PENGHUNI-PENGHUNI SURGA mereka kekal di dalamnya.”

    QS. AL-A’RAF (7) AYAT 42, yang artinya :
    “Dan orang-orang YANG BERIMAN dan MENGERJAKAN AMAL-AMAL YANG SALEH, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah PENGHUNI-PENGHUNI SURGA; mereka kekal di dalamnya.”

    DAN MENGIKUTI HADIST NABI YANG DIRIWAYATKAN OLEH HR. Bukhari, kitab at-Tafsir dan Muslim, kitab al-Qadar), yang artinya :
    BERAMALAH kalian! Sebab SEMUANYA TELAH DIMUDAHKAN TERHADAP APA YANG DICIPTAKAN UNTUKNYA. Adapun orang-orang yang bahagia, maka AKAN MUDAH MENGAMALKAN AMALAN YANG MENYEBABKAN MENJADI ORANG BAHAGIA. Dan mereka yang celaka, AKAN MUDAH MENGAMALKAN AMALAN YANG MENYEBABKANNYA MENJADI ORANG YANG CELAKA” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah, “Adapun orang YANG MEMBERIKAN HARTANYA DI JALAN ALLAH dan BERTAKWA, dan MEMBENARKAN ADANYA PAHALA YANG TERBAIK (SURGA), maka KAMI KELAK AKAN MENYIAPKAN BAGINYA JALAN YANG MUDAH.” (HR. Bukhari, kitab at-Tafsir dan Muslim, kitab al-Qadar)

    Akhir kata,

    KATA KUNCINYA ADALAH :
    =====================
    BAHWA URUSAN MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA MANUSIA SEBAGAI HAMBA-2 ALLAH SWT HANYALAH ALLAH SWT YANG MAHA MENGETAHUINYA, SEHINGGA MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH SWT DIPERINTAHKAN UNTUK BERUSAHA MENGIKUTI PETUNJUK-2 ALLAH SWT DALAM AL-QURAN DAN HADIST NABI SECARA IKHLAS AGAR DAPAT TERHINDAR DARI AZAB NERAKA DAN BERPELUANG MASUK SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT BAGI ORANG-2 YANG BERIMAN DAN BERTAKWA KEPADA-NYA.

  23. Kimochi said

    MEWUJUDKAN “X” berarti = MEMBUAT “X” MENJADI KENYATAAN, bukan ?
    Masa LOGIKA beginian aja gak paham, Kim ?

    Pertanyaan logisnya adalah :
    X ini :
    – APA ?
    – DARI SIAPA ?

    Tentu saja jawaban dari :
    APA adalah PERBUATAN JAHAT, MAKSIAT, SESAT DAN KAFIR
    DARI SIAPA adalah MANUSIA SIPELAKU KEJAHATAN, KEMAKSIATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN.

    Jadi berarti “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang” itu PENCIPTANYA adalah MANUSIA? Begitu?
    A. Ya
    B. Bukan

    Tapi kalau anda masih juga gak paham makna MENGIJINKAN AGAR X MENJADI TERWUJUD, maka jika pun saya MEMINJAM ISTILAH ANDA, yakni SIAPA YANG MENCIPTAKAN, maka bisa dikatakan YANG MENCIPTAKAN :

    – HATI SEBAGAI PROSESORNYA
    – MASTER PROGRAM SEBAGAI SOFT COPYNYA

    Lagi-lagi jawabannya malah ngelantur.
    Saya TIDAK pernah bertanya tentang “siapa yang menciptakan hati”.

    Yang saya tanyakan adalah :

    SIAPA PENCIPTA dari “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang”?.

    JIka PROSESOR DAN MASTER PROGRAM itu DIINPUT DENGAN DATA-DATA YANG BAIK, yakni PETUNJUK-2 ALLAH SWT DALAM KITAB-2 SUCI-NYA, maka OUTPUT YANG DIHASILKAN pun adalah PERBUATAN-2 YANG BAIK-2 YANG BAKAL DIGANJAR DENGAN PAHALA, dan sebaliknya JIKA YANG DIINPUT ADALAH DATA-DATA BURUK HASIL BISIKAN DAN GODAAN SYEITAN untuk berbuat jahat, maksiat, sesat dan kafir, maka OUTPUTNYA pun ADALAH PERBUATAN-2 YANG BAKAL DIGANJAR DENGAN DOSA. jadi demikian maksud istilah SECARA KAUNIYAH ALLAH SWT BERKEHENDAK MENGIJINKAN PERBUATAN-2 BURUK YANG DILAKUKAN OLEH SEBAGIAN HAMBA-2-NYA TETAP TERJADI WALAUPUN SECARA SYARIAH ALLAH SWT BERKEHENDAK HAMBA-2-NYA TERSEBUT TIDAK MELAKUKAN PERBUATAN-2 YANG DILARANG DALAM KITAB-2 SUCI-NYA, SEPERTI : DZABUR, TAURAT, INJIL DAN AL-QURAN.

    Jadi kesimpulannya itu apa?
    Jadi kesimpulan dari yang anda jelaskan seabrek-abrek di atas ini, PENCIPTA dari “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang” itu SIAPA??

    Cuma bisa nulis seabrek-abrek pake huruf segede-gede gajah, tapi TIDAK ADA satupun jawaban yang jelas dan tegas, SIAPA PENCIPTANYA.
    Benar2 memalukan.

    SIAPA PENCIPTA dari “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang”?
    SIAPA yang MENCIPTAKAN?
    PENCIPTANYA itu SIAPA?
    Apakah Allah SWT? Atau manusia? Atau iblis? Atau jin? Atau alien? SIAPA??

    Jangan cuma bisa koar2 ngaku muslim, koar2 ngaku menyembah tuhan yang tauhid, tapi waktu ditanya siapa pencipta dari satu hal aja malah ngelantur kesana kemari jawabannya, tidak pernah bisa tegas.

    Oleh karena anda merasa TIDAK PUAS dengan jawaban saya YANG LANGSUNG BERSUMBER PADA AL-QURAN, maka saya akan kutipkan satu RIWAYAT yang menyangkut SOAL TAKDIR MASUK SURGA DAN NERAKA ini untuk membantu pemahaman anda dari SITUS :

    http://www.muslimah.or.id/

    Oh, tulisan yang dari muslimah.or.id itu ya?
    Yang tulisannya seperti di bawah ini kan?

    ==============================
    Sesungguhnya, seorang anak Adam, telah ditentukan oleh Allah, akan dimasukkan ke Surga atau Neraka jauh sebelum mereka dilahirkan, sebagaimana terdapat dalam hadits,

    “Allah menciptakan Adam, lalu ditepuk pundak kanannya kemudian keluarlah keturunan yang putih, mereka seperti susu. Kemudian ditepuk pundak yang kirinya lalu keluarlah keturunan yang hitam, mereka seperti arang.. Allah berfriman, ‘Mereka (yang seperti susu -pen) akan masuk ke dalam surga sedangkan Aku tidak peduli dan mereka (yang seperti arang-pen) akan masuk ke neraka sedangkan Aku tidak peduli.’” (Shahih; HR. Ahmad, ath-Thabrani dallam Al-Mu’jamul Kabir dan Ibnu Asakir, lihat Shahihul Jami’ no: 3233)

    Dari Ali radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang membawa tongkat sambil digores-goreskan ke tanah seraya bersabda,

    ‘Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali telah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.’ (HR. Bukhari dan Muslim)

    Setelah mengetahui bahwa seseorang telah ditentukan akan dimasukkan ke surga atau neraka, tentu akan timbul pertanyaan dan kesimpulan berdasarkan akal logika manusia yang lemah, “Kalau begitu buat apa kita beramal. Nanti udah capek-capek ibadah ternyata masuk neraka” atau perkataan semisal itu.

    Pertanyaan semisal ini pun banyak ditanyakan oleh para sahabat di berbagai kesempatan. Salah satunya adalah pertanyaan seorang sahabat ketika mendengar pernyataan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali telah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.’

    Maka para sahabat bertanya, ‘”Wahai Rasulullah, kalau begitu apakah kami tinggalkan amal shalih dan bersandar dengan apa yang telah dituliskan untuk kami (ittikal)?”‘ (maksudnya pasrah saja tidak melakukan suatu usaha – pen)

    Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ ، أَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ السَّعَادَةِ ، وَأَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الشَّقَاءِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ الشَّقَاوَةِ .ثُمَّ قَرَأَ ( فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى * وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى ). الآية

    Beramallah kalian! Sebab semuanya telah dimudahkan terhadap apa yang diciptakan untuknya. Adapun orang-orang yang bahagia, maka mereka akan mudah untuk mengamalkan amalan yang menyebabkan menjadi orang bahagia. Dan mereka yang celaka, akan mudah mengamalkan amalan yang menyebabkannya menjadi orang yang celaka” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah, “Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” (HR. Bukhari, kitab at-Tafsir dan Muslim, kitab al-Qadar)

    Contoh lain adalah ketika sahabat Umar bin Khaththab bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    وسأله عمر هل نعمل في شئ نستأنفه ام في شئ قد فرغ منه قال بل في شئ قد فرغ منه قال ففيم العمل قال يا عمر لا يدرك ذلك إلا بالعمل قال إذا نجتهد يا رسول الله

    Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :
    Umar: Apakah amal yang kita lakukan itu kita sendiri yang memulai (belum ditakdirkan) ataukah amal yang sudah selesai ditentukan takdirnya?

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Bahkan amal itu telah selesai ditentukan taqdirnya.”

    Umar: Jika demikian, untuk apa amal?
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Umar, orang tidak tahu hal itu, kecuali setelah beramal.”
    Umar: Jika demikian, kami akan bersungguh-sungguh, wahai Rasulullah!
    (Riwayat ini disebutkan oleh al-Bazzar dalam Musnadnya no. 168 dan Penulis Kanzul Ummal, no. 1583).

    ==============================

    Gimana? Lebih lengkap kan?
    Sudah baca tulisan2 yang dicetak tebal?
    Bahkan sumber tulisan muslim yang anda kutip pun isinya justru mendukung argumen2 saya, bahwa “seorang anak Adam, telah ditentukan oleh Allah, akan dimasukkan ke Surga atau Neraka jauh sebelum mereka dilahirkan”.

    Ngasih sumber tulisan yang justru mendukung argumen lawan diskusi.
    Nice move, bro.

    Atau masih kurang? Kalo gitu saya tambah hadits yang lebih rincinya.
    Ini kutipan lengkapnya dari hadits Bukhari :
    ================================
    Hadits Bukhari 4568

    حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ عُبَيْدَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جَنَازَةٍ فَأَخَذَ شَيْئًا فَجَعَلَ يَنْكُتُ بِهِ الْأَرْضَ فَقَالَ مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا وَقَدْ كُتِبَ مَقْعَدُهُ مِنْ النَّارِ وَمَقْعَدُهُ مِنْ الْجَنَّةِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا نَتَّكِلُ عَلَى كِتَابِنَا وَنَدَعُ الْعَمَلَ قَالَ اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ أَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ السَّعَادَةِ وَأَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الشَّقَاءِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ الشَّقَاوَةِ ثُمَّ قَرَأَ { فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى } الْآيَةَ

    Tidak ada seorang pun, kecuali tempat duduknya telah ditulis di neraka & tempat duduknya di surga. Para sahabat bertanya, Wahai Rasulullah, kalau begitu, bagaimana bila kita bertawakkal saja terhadap takdir kita tanpa beramal?

    beliau menajawab: Ber’amallah kalian, karena setiap orang akan dimudahkan kepada yg dicipta baginya. Barangsiapa yg diciptakan sebagai Ahlus Sa’adah (penduduk surga), maka ia akan dimudahkan untuk mengamalkan amalan Ahlus Sa’adah. Namun, barangsiapa yg diciptakan sebagai Ahlusy Syaqa` (penghuni neraka), maka ia akan dimudahkan pula untuk melakukan amalan Ahlusy Syaqa`. Kemudian beliau membacakan ayat: FA`AMMAA MAN `A’THAA WAT TAQAA WA SHADDAQA BIL HUSNAA (Dan barangsiapa yg memberi, & bertakwa serta membenarkan kebaikan).. [HR. Bukhari No.4568].
    ================================

    Perhatikan yang dicetak tebal pada hadits di atas.
    Muhammad mengajarkan bahwa sebagian manusia sudah diciptakan sebagai penduduk surga, dan sebagian lagi diciptakan sebagai penghuni neraka.
    Manusia yang diciptakan sebagai penduduk surga akan dimudahkan untuk melakukan amalan penduduk surga.
    Sedangkan manusia yang diciptakan sebagai penghuni neraka akan dimudahkan untuk melakukan amalan penghuni neraka.

    Nah, sekarang anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang mengajarkan bahwa “Allah SWT SUDAH menetapkan & menciptakan sebagian manusia sebagai penduduk surga dan menciptakan sebagian lagi sebagai penghuni neraka”?

    Nah pertanyaan logisnya :
    ADAKAH PERTENTANGAN ANTARA HADIST NABI DENGAN FIRMAN-2 ALLAH SWT yang saya ajukan di atas ?

    Tentu saja TIDAK ADA PERTENTANGANNYA, bukan ?

    TAHU DARIMANA ?
    Yakini kalimat pertama pada hadist nabi diatas, yakni :”…… SEMUANYA =>TELAH DIMUDAHKAN => TERHADAP APA YANG DICIPTAKAN UNTUKNYA. …….”

    Lah, coba anda perhatikan dong kata2 “terhadap apa yang diciptakan untuknya”.
    Kata2 itu sangat jelas merujuk pada kata2 Muhammad sebelumnya, yaitu :
    “Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali telah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.”

    Bahkan dalam hadits Bukhari yang saya kutip sebelumnya akan lebih jelas apa yang dimaksud dengan kata2 “yang diciptakan untuknya” di sini.
    Yaitu bahwa Allah SWT sudah menetapkan & menciptakan sebagian manusia sebagai penghuni neraka dan sebagian lagi sebagai penghuni surga.
    Kemudian SETELAH Allah SWT menetapkan masing2 manusia bakal masuk surga atau neraka dan menciptakan mereka sebagai penghuni neraka atau surga, dia akan memudahkan orang2 tersebut untuk melakukan amalan2 yang sesuai dengan apa yang sudah diciptakan bagi mereka, yaitu amalan sebagai penghuni surga atau penghuni neraka.

    Bagi mereka yang sudah diciptakan sebagai penghuni neraka, mereka akan dimudahkan oleh Allah SWT untuk melakukan amalan2 penghuni neraka.
    Bagi mereka yang sudah diciptakan sebagai penghuni surga, mereka akan dimudahkan oleh Allah SWT untuk melakukan amalan2 penghuni surga.

    Nah, sekarang anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang seperti ini?

    ARTINYA :
    ========
    Walaupun Allah SWT YANG BERSIFAT MAHA MENGETAHUI TELAH MENGETAHUI siapa-siapa diantara hamba-2-Nya YANG BAKAL :
    1. LANGSUNG MASUK SURGA
    2. TIDAK LANGSUNG MASUK SURGA
    3. TIDAK BISA MASUK SURGA,

    Mengartikan hadits kok dengan seenak udelnya mengabaikan kata2 sebelumnya.

    Inti utama dari hadits itu adalah kata2 dari Muhammad yang mengatakan :
    “Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali TELAH ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.”
    Kenapa kata2 ini malah anda abaikan sama sekali?

    Dari kata2 itu artinya sangat jelas bahwa Allah SWT itu tidak hanya sekadar mengetahui.
    Tapi dia “TELAH menetapkan” masing2 manusia untuk masuk surga atau neraka.
    Itulah alasannya kenapa sahabat2 nabi waktu itu sampai bertanya-tanya. Kalau memang sudah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau surga, lalu untuk apa mereka beramal.

    Kemudian Muhammad menjelaskan lebih lanjut bahwa melalui amalan2 mereka itu Allah SWT akan “MEMUDAHKAN” orang2 yang telah diciptakan sebagai penghuni surga untuk masuk surga, dan akan ”MEMUDAHKAN” orang2 yang telah diciptakan sebagai penghuni neraka untuk masuk neraka.
    Dengan kata lain, Allah SWT akan memudahkan manusia untuk menempati tempat duduknya masing2 yang “TELAH ditetapkan” bagi mereka sebelumnya.

    Inilah yang diimani oleh Ahlussunnah dalam Maratibul Qadar atau Rukun Takdir.
    Inilah yang diimani mereka sebagai Rukun Iman atau Pillar Iman Islam yang keenam.
    Bahwa Allah SWT itu tidak hanya mengetahui saja, tapi juga menghendaki dan menciptakan semua perbuatan2 manusia, baik atau buruk.

    Nah, sekarang anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang mengajarkan bahwa “Allah SWT SUDAH menetapkan & menciptakan sebagian manusia sebagai penduduk surga dan menciptakan sebagian lagi sebagai penghuni neraka”?

    Jadi jelas bahwa HADIST NABI DIATAS => AMAT SANGAT RELEVAN atau TIDAK BERTENTANGAN => DENGAN FIRMAN-2 ALLAH SWT di dalam Al-Quran, bukan ?

    Lah, memang hadits di atas sama sekali tidak bertentangan dengan Al Quran.
    Al Quran mengajarkan bahwa kehendak manusia itu pasti mengikuti kehendak Allah SWT. Manusia tidak dapat berkehendak jika tanpa dikehendaki oleh Allah SWT.

    Muhammad melalui catatan hadits juga mengajarkan hal yang sama.
    Tiap-tiap manusia sudah ditetapkan tempatnya di surga/neraka oleh Allah SWT, lalu mereka akan dimudahkan sehingga bisa masuk ke tempatnya masing2 yang sudah ditetapkan itu.
    Sehingga manusia akan selalu melakukan amalan2 yang sesuai dengan yang telah ditetapkan & diciptakan Allah SWT bagi mereka masing2, apakah amalan penghuni surga atau amalan penghuni neraka.
    Ini artinya kehendak manusia pasti akan selalu mengikuti kehendak Allah SWT. Manusia tidak akan dapat berkehendak kecuali jika dikehendaki Allah SWT.
    Selaras dengan Al Quran.

    BAHWA URUSAN MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA MANUSIA SEBAGAI HAMBA-2 ALLAH SWT HANYALAH ALLAH SWT YANG MAHA MENGETAHUINYA, SEHINGGA MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH SWT DIPERINTAHKAN UNTUK BERUSAHA MENGIKUTI PETUNJUK-2 ALLAH SWT DALAM AL-QURAN DAN HADIST NABI SECARA IKHLAS AGAR DAPAT TERHINDAR DARI AZAB NERAKA DAN BERPELUANG MASUK SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT BAGI ORANG-2 YANG BERIMAN DAN BERTAKWA KEPADA-NYA.

    Berdasarkan ajaran2 Muhammad dalam hadits yang anda kutip sendiri, urusan masuk surga atau tidaknya manusia itu Allah SWT TIDAK hanya mengetahui, masbro.
    Tapi dia juga TELAH menetapkan/menentukannya sejak jauh sebelum manusia lahir, sejak zaman azali. Kemudian Allah SWT akan memudahkan orang2 itu agar dapat masuk pada tempatnya masing2 yang sudah ditetapkan sebelumnya.
    Inilah yang dinamakan Rukun Takdir, yang diimani oleh muslim2 Ahlussunnah sejak jaman Muhammad dulu.

    Masalahnya sekarang adalah, anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang mengajarkan bahwa “Allah SWT SUDAH menentukan/menetapkan manusia untuk masuk surga atau neraka”?

    Anda sama sekali belum menjawab pertanyaan saya ini.
    Kalau memang anda setuju, ya silakan jawab dengan jujur dan tegas bahwa anda SETUJU.
    Kalau memang anda tidak setuju, ya silakan jawab dengan jujur dan tegas bahwa anda TIDAK SETUJU.
    Baru kemudian anda uraikan alasan2nya kenapa anda mengambil pilihan SETUJU atau TIDAK SETUJU tsb.

    Pertanyaan2 “SIAPA PENCIPTA” dan “SETUJU atau TIDAK” yang saya ajukan ini adalah pertanyaan2 yang sangat penting tapi akan sangat mudah untuk dijawab dengan tegas jika memang orang tsb memiliki dasar keyakinan dan argumen yang solid.
    Atau anda memang mau terus mempermalukan diri anda di hadapan pembaca dengan tidak pernah bisa menjawab dengan tegas pertanyaan2 penting tapi mudah ini dan malah ngacir kesana kemari jawabannya?
    Silakan aja.

  24. Ujang said

    Para Penonton said
    09/04/2015 pada 16:51

    Kalo gitu, dg dasar ape elo bilang Allah swt adalah fiktif..?
    Jika pernah ngejelasin tolong elo copy paste-kan, Min..!
    Dengan cara yg sama, betulkah bahwa tuhan bapak & tuhan anak KAGAK fiktif…?

    Supaya elo ngejawab dg enak ati…
    Gue kagak niru2 lagi dech… spt kelakuan sodare kembar elo, yakni apakah elo masih ngelipat ekor atau kagak.
    Terpenting saatnya sekarang, tunjukin bahwa gue “BEGOK & OON” sedangkan elo “CERDAS & PINTAR”.
    Ayoooooooo……. ayo.. ayooooo…….

    Xiieee….. xiieee… xiieee….

    ====================================================

    Nih baca kang asep…begok….
    saya tunjukin sumberna..

    http://swaranonmuslim.blogspot.com/2008/08/mengapa-auwloh-bukan-tuhan_387.html

  25. Wali Murid said

    PAK GURU said
    09/04/2015 pada 18:46

    Loh kok, ada yang belum juga mengumpulkan jawabannya ya ?
    Jumlah murid Bapak kan 30 orang sekelas, tapi kok yang mengumpulkan hasil pekerjaannya cuma 29 orang anak ?
    Berarti secara logika matematika ada 30 – 29 orang alias 1 anak yang belum mengumpulkan hasil pekerjaannya, padahal di ABSENSI MURID yang hadir utuh sebanyak 30 orang.

    “Hayooo, ngacungkan telunjuknya ………. siapa yang belum mengumpulkan hasil pekerjaannya ???”

    Semua murid pun kemudian jadi terdiam 1000 basa dan saling toleh-menoleh ke kanan dan ke kiri seperti mencari SIPELAKU)

    “Hayoo siapa, tolong dengan berbesar hati acungkan telunjuknya ? Karena kalau tidak Bapak tidak akan mengijinkan kalian keluar untuk jam istirahat.”

    Mendengar ancaman tersebut, akhirnya dari pojok belakang kelas, tiba-tiba muncul secara perlahan-lahan ujung jari seseorang laki- laki kemayu mirif AMING yang memang terkenal SUKA PAKE JILBAB kalau pas dirumah sendirian. Dialah LOGIKA yang sering dipanggil LOGILA oleh teman2nya karena temennya sering lihat dia main bom- boman dari pipa paralon. Jika dilihat dari berbagai perspektif sudut pandang kelas, maka penampakan ujung jarinya itu pun tampak bagaikan roket yang kehabisan bahan bakar sehingga NAIK SEGAN TURUNPUN TAK HENDAK, sehngga tampak naik turun, naik turun secara berulang-ulang yang tak pelak mengundang TAWA TEMAN-TEMANNYA SEKELAS. “Hua, ha, ha, ha, haaaaa ……..” Bahkan ada yang sampai terbatuk-batuk : “Uhuk, uhuk !” karena menahan tawa.

    “LOGIKA, kenapa engkau tidak mengumpulkan hasil pekerjaanmu ?” tanya Pak Guru.

    LOGIKA pun menjawab dengan terbata-2 :SAYA SEMALAM SHALAT TAHAJUD pak guru dan anu eh ane eh ani ha he uu ii au..

    “Anu apa, ayo jelaskan !” gertak Pak Guru.

    “Eee, anu pak, anu …ROYAL JELLY NECTAR MADU !” tiba-tiba terluncur jawabannya dengan lancar.

    Mendengar jawabannya yang NGAWUR itu, sontak seisi kelas pun kembali gaduh oleh tawa : “Ha, ha, ha, ha, haaaa ……, hik, hik ……… ”

    “Makanya kalau menjawab soal pakai OTAK, bukan URAT, paham ?” Gumam Pak Guru.

    “Ya pak, mulai sekarang saya PAKAI OTAK biat gak malu-maulin ORANG SEKAMPUNG.” ujar LOGIKA cengengesan kayak BABON kebelet.

    “Bagus, tingkatkan IQ mu ya LOGIKA !” saran Pak Guru.

  26. Wali Murid said

    PAK GURU said
    09/04/2015 pada 18:46

    Loh kok, ada yang belum juga mengumpulkan jawabannya ya ?
    Jumlah murid Bapak kan 30 orang sekelas, tapi kok yang mengumpulkan hasil pekerjaannya cuma 29 orang anak ?
    Berarti secara logika matematika ada 30 – 29 orang alias 1 anak yang belum mengumpulkan hasil pekerjaannya, padahal di ABSENSI MURID yang hadir utuh sebanyak 30 orang.

    “Hayooo, ngacungkan telunjuknya ………. siapa yang belum mengumpulkan hasil pekerjaannya ???”

    Semua murid pun kemudian jadi terdiam 1000 basa dan saling toleh-menoleh ke kanan dan ke kiri seperti mencari SIPELAKU)

    “Hayoo siapa, tolong dengan berbesar hati acungkan telunjuknya ? Karena kalau tidak Bapak tidak akan mengijinkan kalian keluar untuk jam istirahat.”

    Mendengar ancaman tersebut, akhirnya dari pojok belakang kelas, tiba-tiba muncul secara perlahan-lahan ujung jari seseorang lelaki kemayu krempeng mirif AMING yang memang terkenal O,ON di kelas. Dialah LOGIKA yang OLEH TEMAN2NYA tega diganti nama pemberian orangtuanya menjadi LOGILA.
    KARENA KALO DI RUMAH LOGIKA SERING PAKE BAJU HITAM KURUNG DARI UJUNG RAMBUT SAMPAI UJUNG KUKUJARI KAKI SEPERTI PAKAIAN PARA ISTRI TERORIS.. Jika dilihat dari berbagai perspektif sudut pandang kelas, maka penampakan ujung jarinya itu pun tampak bagaikan roket yang kehabisan bahan bakar sehingga NAIK SEGAN TURUNPUN TAK HENDAK, sehngga tampak naik turun, naik turun secara berulang-ulang yang tak pelak mengundang TAWA TEMAN-TEMANNYA SEKELAS. “Hua, ha, ha, ha, haaaaa ……..” Bahkan ada yang sampai terbatuk-batuk : “Uhuk, uhuk !” karena menahan tawa.

    “LOGIKA, kenapa engkau tidak mengumpulkan hasil pekerjaanmu ?” tanya Pak Guru.

    LOGIKA pun menjawab dengan terbata-2 :”Ah, uh, ah, uh, anu pak, anu …………eh ……… ”

    “Anu apa, ayo jelaskan !” gertak Pak Guru.

    “Eee, anu pak, anu …… GAK KEOTAKAN !” tiba-tiba terluncur jawabannya dengan lancar.

    Mendengar jawabannya yang HEMAT ENERGI itu, sontak seisi kelas pun kembali gaduh oleh tawa : “Ha, ha, ha, ha, haaaa ……, hik, hik ……… ”

    “Makanya kalau menjawab soal pakai OTAK, bukan URAT, paham ?” Gumam Pak Guru.

    “Ya pak, mulai sekarang saya PAKAI OTAK biat gak malu-maulin.” ujar LOGIKA.

    “Bagus, tingkatkan IQ mu ya !” saran Pak Guru.

    LOGIKA lalu manggut-manggut kayak ONTA birahi.

  27. Ujang said

    Kalo gitu, dg dasar ape elo bilang Allah swt adalah fiktif..?
    Jika pernah ngejelasin tolong elo copy paste-kan, Min..!
    Dengan cara yg sama, betulkah bahwa tuhan bapak & tuhan anak KAGAK fiktif…?
    ====================================================

    * Soal manusia lahir cacat(disabilitas, bisu, tuli, penyakit),
    itu lu perlu belajar ilmu tentang genetika.
    Orang lahir cacat tuh bisa karena virus, ada : Torch,CMP,Herves, dll.
    Kenapa ada virus? ya karena alam semesta ini adalah sebuah SISTEM.
    Contohnya; mobil atau motor , biar bisa jalan karena ada sistem.
    Akibat proses sistemnya berjalan , ada emisi gas buang, nah
    gas emisi itu racun bagi kehidupan.
    Disamping itu ada limbah yg beracun dari proses pembuatannya.

    Alam semesta juga begitu, dari proses Tuhan menciptakan alam
    semesta beserta kehidupan ini , juga ada limbahnya, makanya ada setan
    jin ,, virus ( mers, sars, ebola, meningitis dll), bakteri dll.

    Kalau mesin mengeluarkan carbon (CO) , Lu jangan taruh lubang hidung lu
    di knalpot!! lu udah dikasih pikiran oleh Tuhan.

    Orang lahir cacat itu karena kesalahan , bisa ortunya bisa orang lain.
    Kalo ortunya tubuhnya banyak virus akibat gonta ganti janda,
    terus anaknya cacat ya itu akibat ortunya .
    Nah kalau yang beginian di negara 2 KAFIR sudah bisa dideteksi .

    Kalau Gempa Tektonik, banjir bandang, tanah longsor dll
    itu juga akibat dari SISTEM yang ada di alam semesta.
    Manusia yang di karuniai pikiran mesti di pakai.
    Contoh : jangan bikin rumah di pinggir sungai, dibawah jembatan, di sisi rel,
    di bawah tebing, di lereng gunung, dan tempat rawan bencana lain.

    Kalau masalah Tsunami di Aceh, itu membuktikan bahwa alloH swT
    BUKAN Tuhan, masa penyembah fanatiknya dibantai begitu?
    Disini makin membuktikan mereka dikibulin ARAB.

    Kalau masalah bencana kemanusiaan di Negara2 islam.
    seperti: SUDAN, NIGERIA ,SOMALIA, MESIR,LIBIYA, IRAK, SURIAH,
    YAMAN, PAKISTAN, AFGANISTAN,PALESTINA DLL,
    Itu juga semakin membuktikan alloH swT BUKAN Tuhan,
    masak sih penyembah fanatiknya dibiarkan HANCUR begitu?

    Masih ingat tidak, waktu muhammad yang mengaku nabi diracun wanita
    Yahudi? begitu habis diracun terus sekarat 3 tahun apa pernah jibril datang
    bawa ayat dari alloH? kasih tahu OBAT kek ape? muhamad meraung
    kesakitan alloh gak nongol nongol.?
    itu membuktikan kalau alloh swt itu adalah “akun tweeter”nya muhammad.

    ** Nah jangan bilang Tuhan tidak adil!
    Kalau tuhaN nya model alloH swT , ya jelas tidak adil.
    “mengkapling” manusia jadi dua kelompok .
    Satu kelompok ditakdirkan masuk surga dapat 72 houry bahenol.
    Satu kelompok lagi ditakdirkan masuk neraka kekal selamanya
    jadi ” BBM” neraka. ini seenak UDEL namanya.

    Nah kalau Tuhan gue….. NYATA….
    Buktinya banyak orang di sembuhkan dari sakit.
    Banyak orang didatangi beliau.

    Nah kalau alloh elu..
    didatangin ke mekah eh eh ehh… malah banyak yg mampus.
    masih lebih hebat batunya PONARI ..

    MAUNYA DIKIBULIN ARAB.

  28. Para Penonton said

    QS. An-Naba’ : 6-7 (copas dari posting sdr @Logika)
    Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    WAH NGIBUL LAGI MANG .
    BUMI BULAT BUKAN HAMPARAN…
    GUNUNG KOK PASAK EMANGNYA NANCEP..
    DIKIBULIN ARAB MANG…

    Surah An-Nahl: 15 (copas dari posting sdr @Logika)
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG ..
    DIKIBULIN ARAB LAGI MANG ..
    BENER …. DIKIBULIN…..
    _____________________

    Si Kemin ini bukan ngibul, tapi ilmunya emang kagak nyampe.
    Gimane mau nyampe, lha… setiap hari yg dipelajari cuman kosa kata OTAK ONTA, BAHLUL, BEGOK, OON, BEJAD dll.

    Seandainya ada orang bilang, hamparan sumber kekayaan alam di bumi ini terletak di lautan dan di daratan.
    Pertanyaannya, adakah kesalahan istilah kosa kata “hamparan” thd bumi itu bulat, Min…?

    Soal gempa……
    Secara umum gunung terbentuk dari pergerakan tektonik lempeng, gerakan orogenik atau gerakan epeirogenik.
    Kenapa gunung bergetar, shg disebut gempa vulkanik ?
    Sesuai dengan namanya gempa vulkanik atau gempa gunung api merupakan peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh aktifitas tekanan keatas magma dari inti bumi ke dalam gunung.

    Logika 1 :
    Jika Gaya berat material gunung > Tekanan magna dari inti bumi, maka :
    a. Tidak terjadi letusan.
    b. Belum tentu terjadi gempa vulkanik.

    Logika 2 :
    Jika Gaya berat material gunung = Tekanan magna dari inti bumi, maka :
    a. Belum terjadi letusan (baru tanda-tanda gunung akan meletus)
    b. Terjadi gempa vulkanik.

    Logika 3 :
    Jika Gaya berat material gunung < Tekanan magna dari inti bumi, maka :
    a. Terjadi letusan.
    b. Terjadi gempa vulkanik.

    Kesimpulannya, aktifitas magma inilah yg BISA menyebabkan gunung bergetar alias gempa vulkanik.
    Kenapa ada gunung yang aktif dan ada yang tidak…? Lihat aje logika 1 s/d logika 3.
    Apakah keberadaan gunung penyebab gempa..? Wow… tentu tidak.
    Justru keberadaan gunung inilah yg berfungsi sebagai "peredam" pelepasan energi dari dalam perut bumi.
    Di dalam al Qur'an disebutkan bahwa keberadaan gunung adalah sbg "Pasak Bumi".
    Begitulah caranya bernalar yang sehat..!

    Laen lagi ame pikirannya si Kemin yg malah mengatakan dengan lantang & gagah berani (copas) :
    "JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG"

    Lhaa….. ini pernyataan orang CERDAS atau BEGOK, hah…?
    Masak ilmu kagak nyampe mau ngibuli….?
    Emang elo dulu, kuliah dimane…?

    Xiieee….. Xiieee….. Xiiieee……

  29. Para Penonton said

    Para Penonton said
    09/04/2015 pada 16:51
    Kalo gitu, dg dasar ape elo bilang Allah swt adalah fiktif..?
    Jika pernah ngejelasin tolong elo copy paste-kan, Min..!
    Dengan cara yg sama, betulkah bahwa tuhan bapak & tuhan anak KAGAK fiktif…?

    Ujang said
    09/04/2015 pada 14:48
    KAPAN GUE NGIBUL?
    COBA TUNJUKIN BUKTINYA!!!
    BISA????

    Ujang said
    10/04/2015 pada 18:37
    Nih baca kang asep…begok….
    saya tunjukin sumberna..
    http://swaranonmuslim.blogspot.com/2008/08/mengapa-auwloh-bukan-tuhan_387.html
    __________

    Oh…. itu sumbernye..?
    Sama spt yg pernah elo jelasin 29/12/2014 pada 19:03 ke gue ttg dialog antara sang nabi ame orang-orang medinah, 4 bulan lalu..?
    Lha… itukan sumber yang selalu ngebikin cerita Ketoprak Konyol, masak udah pikun Min..!
    Ntuh liat, yg gue tanya Allah swt, tapi yg ditulis “mengapa-auwloh-bukan-tuhan”.
    Nulis aje kagak becus, payah dech..!
    Bukankah ini Swara Ngibul, hah..?
    Masak ini ilmiah..? Ilmiah GUNDULMU…!
    Xiieee…. Xiieee….. Xiieee….

    @Para Pembaca Kabarnet
    Horeeee…… Kemin ngelawak lagi, ee… salah Kemin “NGIBUL” lagi.

  30. kemin said

    Para Penonton said
    12/04/2015 pada 16:31

    QS. An-Naba’ : 6-7 (copas dari posting sdr @Logika)
    Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    WAH NGIBUL LAGI MANG .
    BUMI BULAT BUKAN HAMPARAN…
    GUNUNG KOK PASAK EMANGNYA NANCEP..
    DIKIBULIN ARAB MANG…

    Surah An-Nahl: 15 (copas dari posting sdr @Logika)
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG ..
    DIKIBULIN ARAB LAGI MANG ..
    BENER …. DIKIBULIN…..
    _____________________

    Si Kemin ini bukan ngibul, tapi ilmunya emang kagak nyampe.
    Gimane mau nyampe, lha… setiap hari yg dipelajari cuman kosa kata OTAK ONTA, BAHLUL, BEGOK, OON, BEJAD dll.

    ==================
    emang lu bisa apa?
    lebah makan buah lu gak bisa jawab.
    bumi datar lu gak bisa jawab
    tahu cuma xiiee xiiee doang.
    =====================

    Seandainya ada orang bilang, hamparan sumber kekayaan alam di bumi ini terletak di lautan dan di daratan.
    Pertanyaannya, adakah kesalahan istilah kosa kata “hamparan” thd bumi itu bulat, Min…?

    ================================
    emang di quran ada tertulis bumi BULAT???
    AYOOOO BISA??
    ================================

    Soal gempa……
    Secara umum gunung terbentuk dari pergerakan tektonik lempeng, gerakan orogenik atau gerakan epeirogenik.
    Kenapa gunung bergetar, shg disebut gempa vulkanik ?
    Sesuai dengan namanya gempa vulkanik atau gempa gunung api merupakan peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh aktifitas tekanan keatas magma dari inti bumi ke dalam gunung.

    ==================================
    emang ini ada di quran??
    pembagian HARTA JARAHAN,
    PEMBAGIAN TAWANAN WANITA KAFIR
    Baru ada di quran.
    ================================

    Logika 1 :
    Jika Gaya berat material gunung > Tekanan magna dari inti bumi, maka :
    a. Tidak terjadi letusan.
    b. Belum tentu terjadi gempa vulkanik.

    =========================
    jangan pamerin oon lu
    ======================

    Logika 2 :
    Jika Gaya berat material gunung = Tekanan magna dari inti bumi, maka :
    a. Belum terjadi letusan (baru tanda-tanda gunung akan meletus)
    b. Terjadi gempa vulkanik.

    Logika 3 :
    Jika Gaya berat material gunung < Tekanan magna dari inti bumi, maka :
    a. Terjadi letusan.
    b. Terjadi gempa vulkanik.

    Kesimpulannya, aktifitas magma inilah yg BISA menyebabkan gunung bergetar alias gempa vulkanik.
    Kenapa ada gunung yang aktif dan ada yang tidak…? Lihat aje logika 1 s/d logika 3.
    Apakah keberadaan gunung penyebab gempa..? Wow… tentu tidak.
    Justru keberadaan gunung inilah yg berfungsi sebagai "peredam" pelepasan energi dari dalam perut bumi.
    Di dalam al Qur'an disebutkan bahwa keberadaan gunung adalah sbg "Pasak Bumi".
    Begitulah caranya bernalar yang sehat..!
    ===============================

    aduhhhh begoknya eluuu….
    lu tahu kagak sejarah gunung krakatau?
    tuh gunung sampai ambles sampai sak dasarnya di dasar laut.
    gunung tambora juga hampir separo meledak berhamburan ke udara.
    aduuuuuhhhhhhh kok ada manusia oon beginiiiiii…..
    lu lihat di you tube anak krakatau muncul lagi dari bawah air laut.
    ini nyata fakta. bukan KIBULAN kayak quran.
    entar suruh alloh lu pasang gunung lagi di krakatu ama di tambora
    suruh dia bawa gunung dari surga.
    tancepin lagi disana!!!
    otak dijejali quran ya begini jadinya.
    oon.
    ====================

    Laen lagi ame pikirannya si Kemin yg malah mengatakan dengan lantang & gagah berani (copas) :
    "JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG"

    Lhaa….. ini pernyataan orang CERDAS atau BEGOK, hah…?
    Masak ilmu kagak nyampe mau ngibuli….?
    Emang elo dulu, kuliah dimane…?

    ==========
    gue ITB.
    emang elu… lulusan pesantren ngruki.
    =================

    Xiieee….. Xiieee….. Xiiieee……
    Para Penonton said
    14/04/2015 pada 05:30

    Para Penonton said
    09/04/2015 pada 16:51
    Kalo gitu, dg dasar ape elo bilang Allah swt adalah fiktif..?
    Jika pernah ngejelasin tolong elo copy paste-kan, Min..!
    Dengan cara yg sama, betulkah bahwa tuhan bapak & tuhan anak KAGAK fiktif…?

    Ujang said
    09/04/2015 pada 14:48
    KAPAN GUE NGIBUL?
    COBA TUNJUKIN BUKTINYA!!!
    BISA????

    Ujang said
    10/04/2015 pada 18:37
    Nih baca kang asep…begok….
    saya tunjukin sumberna..
    http://swaranonmuslim.blogspot.com/2008/08/mengapa-auwloh-bukan-tuhan_387.html
    __________

    Oh…. itu sumbernye..?
    Sama spt yg pernah elo jelasin 29/12/2014 pada 19:03 ke gue ttg dialog antara sang nabi ame orang-orang medinah, 4 bulan lalu..?
    Lha… itukan sumber yang selalu ngebikin cerita Ketoprak Konyol, masak udah pikun Min..!
    Ntuh liat, yg gue tanya Allah swt, tapi yg ditulis “mengapa-auwloh-bukan-tuhan”.

    ==================

    Di situs itu semua ada . tentang mahluk fiktif , tentang alloh bukan Tuhan.
    semua ada disana , tenteng rumah tangga si mamad, tentang surga cabul
    semua ada . lu baca semua .
    O ON SIH LU.
    ================

    Nulis aje kagak becus, payah dech..!
    Bukankah ini Swara Ngibul, hah..?
    Masak ini ilmiah..? Ilmiah GUNDULMU…!
    Xiieee…. Xiieee….. Xiieee….

    ==========

    EMANG QURAN ILMIAH???
    ISINYA NGIBUL SEMUA…
    DIKIBULIN MENTAH -MENTAH ARAB
    TKW YG CANTIK DI PERKOSA
    YG JELEK DISIKSA
    ARAB SIH….
    =============

    @Para Pembaca Kabarnet
    Horeeee…… DIKIBULIN ARAB lagi, ee… salah DIKIBULIN SI MAMAD” lagi.

  31. Anonim said

    @ LOGIKA ane saranin antum konsultasi dengan Naik Zakir.
    wasalam.

  32. Para Penonton said

    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    “MENYEBABKAN” GEMPA BUMI MANG ..
    ______________

    @Para Pembaca Kabarnet yth…..
    Betulkah menurut logikanya si @Kemin bahwa keberadaan Gunung berapi MENYEBABKAN gempa bumi…?
    Untuk mengujinya bisa dikaji dari berbagai sumber dibawah ini.

    Pertama :
    “Gunung api dapat meletus sebagai “akibat” peningkatan bouyancy dan mobilitas tubuh magma,” jelas Mirzam.
    Hal tersebut terjadi di bawah, dalam, dan atas magma chamber.
    Magma chamber yang terdesak oleh batuan sehingga volume magma bertambah dan akhirnya muncul sebagai letusan.
    Sumber : http://www.itb.ac.id/news/4226.xhtml

    Kedua :
    Gunung meletus bisa terjadi “karena” endapan magma di dalam “perut” bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.
    Magma adalah cairan pijar yang terdapat “di dalam” lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C.
    Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C.
    Sumber https://yudhipri.wordpress.com/2010/07/07/mengapa-gunung-berapi-bisa-meletus/

    Ketiga :
    ”Bumi dipisahkan dalam lempengan-lempengan, yang semi baku. Terkadang mereka harus bergerak dan berinteraksi dengan satu sama lain.
    Indonesia memiliki situasi yang kurang menguntungkan karena menjadi batas lempengan yang sangat besar, terutama di Jawa.
    Bila “satu lempengan” bergerak ke bawah lempengan lain, maka mulailah bisa terjadi letusan gunung,” papar Cashman.
    Sumber http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/14/02/16/n11zgs-kenapa-sih-gunung-sering-meletus-di-indonesia

    Kesimpulan :
    1. Apabila gaya angkat (uplift) magma perut bumi relatif kecil dibanding gaya berat gunung maka TIDAK akan menimbulkan efek gempa apalagi letusan.
    2. Gempa vulkanik & gunung meletus, AKIBAT aktifitas di dalam perut bumi atau akibat pergerakan lempengan kulit bumi.
    3. Keberadaan gunung api BUKAN faktor penyebab gempa bumi.

    @Para Pembaca Kabarnet
    Sekedar diketahui, orang ini kan dulunye pake nama si DESI (cewek), sekarang nii… ganti nama si UJANG (cowok).
    Sepertinye emang sdh kagak cocok diajak ber-DEBAT, cocoknya diajak ber-OBAT…!
    Barangkali udah stadium IV, soalnye sering kalap kalau berdebat siiiih….
    Ape yg keluar dari mulutnye cuma kosa kata OTAK ONTA-lah, BAHLUL-lah, BEGOK-lah, OON-lah, BEJAD-lah dll.
    Coba diperiksa lagi, mana ada komentarnye yang ilmiah..?
    Jadi kagak perlu serius2 amat dech… ame kelakuan orang ini.
    Harap maklum yeee, Masbro…!

    Xiieee….. Xiieee….. Xiieee….

  33. Anonim said

    Anonymous said
    16/04/2015 pada 17:36
    @ LOGIKA ane saranin antum konsultasi dengan Naik Zakir.
    wasalam.

    Komentar,
    @Anonymous, ane pikir saran antum kpd @Logika SALAH ALAMAT.
    Ane saranin, antum ajak mereka yg anti Islam untuk konsultasi dengan Psikiater.
    Antum kan punya koneksi dg mereka.
    wassalam.

  34. KEMIN said

    Para Penonton said

    16/04/2015 pada 21:57
    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    “MENYEBABKAN” GEMPA BUMI MANG ..
    ______________

    @Para Pembaca Kabarnet yth…..
    Betulkah menurut logikanya si @Kemin bahwa keberadaan Gunung berapi MENYEBABKAN gempa bumi…?
    Untuk mengujinya bisa dikaji dari berbagai sumber dibawah ini.
    ————————————————

    =========================================
    eh ngadu ama pembaca,,
    jangan pamerin o on lu !!
    =================================================

    Pertama :
    “Gunung api dapat meletus sebagai “akibat” peningkatan bouyancy dan mobilitas tubuh magma,” jelas Mirzam.
    Hal tersebut terjadi di bawah, dalam, dan atas magma chamber.
    Magma chamber yang terdesak oleh batuan sehingga volume magma bertambah dan akhirnya muncul sebagai letusan.
    Sumber : http://www.itb.ac.id/news/4226.xhtml
    ——————————-

    ====================================
    emang ini ada di quran??
    paling masalah janda , wanita tawanan, barang jarahan, baru ada..
    ===========================================================

    Kedua :
    Gunung meletus bisa terjadi “karena” endapan magma di dalam “perut” bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.
    Magma adalah cairan pijar yang terdapat “di dalam” lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C.
    Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C.
    Sumber https://yudhipri.wordpress.com/2010/07/07/mengapa-gunung-berapi-bisa-meletus/
    ———————————

    ====================================
    emang ada di quran???
    ayat ngibul banyak…
    ==================================================

    Ketiga :
    ”Bumi dipisahkan dalam lempengan-lempengan, yang semi baku. Terkadang mereka harus bergerak dan berinteraksi dengan satu sama lain.
    Indonesia memiliki situasi yang kurang menguntungkan karena menjadi batas lempengan yang sangat besar, terutama di Jawa.
    Bila “satu lempengan” bergerak ke bawah lempengan lain, maka mulailah bisa terjadi letusan gunung,” papar Cashman.
    Sumber http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/14/02/16/n11zgs-kenapa-sih-gunung-sering-meletus-di-indonesia
    ———————————–

    ========================================
    ini ilmunya KAFIR …
    WOI..
    ===========================================

    Kesimpulan :
    1. Apabila gaya angkat (uplift) magma perut bumi relatif kecil dibanding gaya berat gunung maka TIDAK akan menimbulkan efek gempa apalagi letusan.
    2. Gempa vulkanik & gunung meletus, AKIBAT aktifitas di dalam perut bumi atau akibat pergerakan lempengan kulit bumi.
    3. Keberadaan gunung api BUKAN faktor penyebab gempa bumi.
    ——————————–

    ===================================
    mana yg dari quran ???
    mana????
    aduhhh begoknya eluuuu……
    LIHAT TUH ANAK GUNUNG KRAKATAU PLOTOTIN
    TIAP HARI TAMBAH TINGGI..
    GUNUNG ITU TERJADI AKIBAT LETUSAN MATERIAL DARI BAWAH.
    BUKAN DITANCEPIN DARI ATAS SEPERTI alloh LU BILANG.
    BEGOK AMAT SIH LU.

    SUATU SAAT NANTI BILA TERJADI LETUSAN DAHSYAT KAYAK DULU
    YA AMBLES LAGI …

    BUKAN DI PASANGIN KAYAK KIBULAN SI MAMAD.

    ADUUHHHH BEGOK LU PAMERIN.

    LU TAHU KAGAK GUNUNG PURBA YG MELEDAK DAHSYAT YG SEKARANG MENJADI DANAU TOBA DAN P SAMOSIR??

    ITU BUKTI LAGI alloh MU NGIBULL.
    SAMPAI SEKARANG GAK DI PASANGI GUNUNG BARU LAGI.

    GUE BILANG APA???
    DIMANA ADA GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    LU TAHU KAGAK KAWASAN YG DILALUI CINCIN API (RING OF FIRE)
    DISITU SERING TERJADI GEMPA TEKTONIK DAN JUGA GEMPA VULKANIK,
    TETAPI KAWASAN YG TIDAK DILALUI RING OF FIRE , CUMA ADA GEMPA TEKTONIK ITUPUN JARANG TERJADI.

    ADUHHH BEGOKNYA ELUU….

    ========================================================

    @Para Pembaca Kabarnet
    Sekedar diketahui, orang ini kan dulunye pake nama AREK SUROBOYO, sekarang nii… ganti nama PARA PENONTON. Udah gak berani pakai nama lagi.
    Sepertinye emang sdh kagak bisa ber-DEBAT, cocoknya diajak ber-OBAT…!
    Barangkali udah terlalu jenuh otaknya dijejali ajaran gurun pasir ARAB
    Ape yg keluar dari mulutnye cuma kosa kata Xiieee….. Xiieee….. Xiieee….doang. gak bisa bahas apapun.
    Coba diperiksa lagi, mana ada komentarnye yang ilmiah..?
    Jadi SERING SERINGLAH DI NASEHATI agar gak sampai jadi seperti amrozi dkk.
    Harap maklum yeee, Masbro…!

    Xiieee….. Xiieee….. Xiieee….

    DIKIBULIN ARAB SIH..

  35. Para Penonton said

    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU “MENYEBABKAN” GEMPA BUMI MANG..

    KEMIN said
    17/04/2015 pada 18:51
    DIMANA ADA GUNUNG “JUSTRU” DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    LU TAHU KAGAK KAWASAN YG DILALUI CINCIN API (RING OF FIRE) DISITU SERING TERJADI GEMPA TEKTONIK DAN JUGA GEMPA VULKANIK, TETAPI KAWASAN YG TIDAK DILALUI RING OF FIRE, CUMA ADA GEMPA TEKTONIK ITUPUN JARANG TERJADI.
    _____________

    @Para Pembaca Kabarnet Yth…..
    Tulisan berikut ini terpaksa ditayang ulang dengan ditambah sedikit penjelasan karena si @Kemin ini sdh dijelasin tetapi tetep kagak paham-paham.
    Topik utamanya adalah, betulkah “keberadaan” gunung berapi MENYEBABKAN gempa bumi alias bumi berguncang…?
    Untuk mengujinya bisa dikaji dari berbagai sumber dibawah ini.

    BAGAIMANAKAH PROSES TERBENTUKNYA GUNUNG BERAPI..?
    (KETERANGAN TAMBAHAN)

    Pertama :
    Secara geografis, gunung api “terbentuk” pada empat busur, yaitu :
    1. Busur tengah benua, terbentuk AKIBAT pemekaran kerak benua
    2. Busur tepi benua, terbentuk AKIBAT penunjaman kerak samudara ke kerak benua
    3. Busur tengah samudera, terjadi AKIBAT pemekaran kerak samudera
    4. Busur dasar samudera yang terjadi AKIBAT terobosan magma basa pada penipisan kerak samudera.
    Sumber http://geografi-geografi.blogspot.com/2011/05/terjadinya-gunung-api.html

    Kedua :
    Dalam proses kelahirannya, gunung berapi adalah gunung yang terbentuk jika magma dari “perut” bumi naik ke permukaan.
    Sumber http://www.merbabu.com/artikel/terbentuknya_gunung.php

    Ketiga :
    Dalam proses kelahirannya, gunung api terbentuk “akibat” adanya pergerakan lempeng yang terus menekan sejak jutaan tahun lalu hingga sekarang.
    Sumber http://brainly.co.id/tugas/121390

    BAGAIMANAKAH GUNUNG BERAPI BISA MELETUS..?

    Pertama :
    “Gunung api dapat meletus sebagai ‘akibat’ peningkatan bouyancy dan mobilitas tubuh magma,” jelas Mirzam.
    Hal tersebut terjadi di bawah, dalam, dan atas magma chamber.
    Magma chamber yang terdesak oleh batuan sehingga volume magma bertambah dan akhirnya muncul sebagai letusan.
    Sumber http://www.itb.ac.id/news/4226.xhtml

    Kedua :
    Gunung meletus bisa terjadi “karena” endapan magma di dalam “perut” bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.
    Magma adalah cairan pijar yang terdapat “di dalam” lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C.
    Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C.
    Sumber https://yudhipri.wordpress.com/2010/07/07/mengapa-gunung-berapi-bisa-meletus/

    Ketiga :
    ”Bumi dipisahkan dalam lempengan-lempengan, yang semi baku. Terkadang mereka harus bergerak dan berinteraksi dengan satu sama lain.
    Indonesia memiliki situasi yang “kurang” menguntungkan karena menjadi batas lempengan yang sangat besar, terutama di Jawa.
    Bila “satu lempengan” bergerak ke bawah lempengan lain, maka mulailah bisa terjadi letusan gunung,” papar Cashman.
    Sumber http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/14/02/16/n11zgs-kenapa-sih-gunung-sering-meletus-di-indonesia

    Kesimpulan :
    1. Gunung terbentuk kemudian meletus, semuanya “AKIBAT” aktifitas magma dari dalam perut bumi & pergerakan lempeng bumi.
    2. Gunung bisa meletus lagi atau tidak dan dikatakan masih aktif atau tidak, “BERGANTUNG” dari seberapa besar aktifitas magma dari dalam perut bumi & pergerakan / tumbukan lempeng bumi.
    3. Keberadaan gunung BUKAN sebab bumi berguncang, tapi bumi bergucang & gunungpun berguncang (timbul gempa) kemudian meletus merupakan “AKIBAT” aktifitas magma dan pergeseran / tumbukan kulit bumi yg berpengaruh thd permukaan bumi.

    Kepada Yth. Kang UJANG (d/h Emak DESI)
    Elo kan pernah bilang :
    DIMANA ADA GUNUNG “JUSTRU” DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    LU TAHU KAGAK KAWASAN YG DILALUI CINCIN API (RING OF FIRE) DISITU SERING TERJADI GEMPA TEKTONIK DAN JUGA GEMPA VULKANIK, TETAPI KAWASAN YG TIDAK DILALUI RING OF FIRE, CUMA ADA GEMPA TEKTONIK ITUPUN JARANG TERJADI.
    ……stop…….

    Coba elo perhatIIn kalimat yg elo buat, persis anak TK yg sedang menceritakan hantu.
    Seolah-olah ngelihat kejadian tapi kagak tahu gimane cara ngejelasin penyebabnya.
    Emang area dekat G. Lawu & G. Wilis (Jatim) atau area dekat G. Palung, G. Bukit Raya, G. Liangpran, G. Halau-halau (Kalimantan) disitu sering terjadi bumi berguncang, hah…?
    Elo itu cuma omong doang, kagak ilmiah dan kagak ada unsur edukasinya. Gue maklumi, sejak awal elo emang bermodal copas, sok tau ame ngamukan, kan..!

    Baeklah, penjelasan dibawah ini justru lebih menegaskan kembali bahwa keberadaan gunung berapi BUKAN penyebab bumi berguncang.

    Pertama :
    KENAPA GUNUNG BERAPI YG TERLETAK DI JALUR CINCIN API (RING OF FIRE) SERING MENIMBULKAN GEMPA VULKANIK SEKALIGUS TIMBUL GEMPA TEKTONIK..?
    KARENA JALUR RING OF FIRE MERUPAKAN POSISI GARIS PATAHAN LEMPENG BUMI DAN TITIK TERJADINYA TUMBUKAN / PERGESERAN LEMPENG BUMI YANG BISA MENGAKIBATKAN BUMI BERGUNCANG SHG TIMBUL GEMPA TEKTONIK, GUNUNG BERAPI MELETUS TIMBUL GEMPA VULKANIK SERTA DI LAUTAN MUNCUL GELOMBANG KEJUT YG DISEBUT TSUNAMI.
    SEMUA FENOMENA ALAM ITU DISEBABKAN OLEH AKTIFITAS EKSTRIM MAGMA BUMI…!

    Kedua :
    KENAPA KAWASAN YANG TIDAK DILALUI RING OF FIRE “JARANG” TERJADI GEMPA TEKTONIK..?
    OLEH SEBAB TIDAK TERLETAK PADA JALUR (JAUH DARI) TITIK PATAHAN LEMPENG BUMI MAKA TUMBUKAN / PERGESERAN LEMPENG BUMI AKIBAT AKTIFITAS MAGMA BUMI BER-DAMPAK SANGAT KECIL AKAN TERJADINYA GEMPA.

    Ketiga :
    GUNUNG MASIH BERPOTENSI BISA MELETUS WALAUPUN TIDAK TERLETAK PADA JALUR CINCIN API (RING OF FIRE). KENAPA GUNUNG BISA MELETUS “PADAHAL” JAUH DARI RING OF FIRE..?
    SEMUA ITU AKIBAT AKTIFITAS EKSTRIM MAGMA DARI PERUT BUMI YANG MENIMBULKAN DAYA ANGKAT (UPLIFT) YANG MAMPU MELAWAN KEKUATAN GAYA BERAT GUNUNG ITU.

    Sudah paham sampai disini..?
    Betul sudah paham…?
    Kalau elo masih belon paham, tolong dech berobat ke dokter.
    Sadar atau kagak, mungkin “AKIBAT” adanya pergantian nama si DESI (cewek) pindah nama ke si UJANG (cowok) yang secara tidak langsung mengindikasikan terjadinya pergeseran / mutasi genetik.
    Makanye jangan gonta ganti identitas / status kelamin dong, Min..!

    Ya udah, kali ini gue kagak ketawa “Xiiee…. Xiiee… Xiiee…” dech.

  36. LOGIKA said

    KIMOCHI :
    …………..
    Jadi berarti “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang” itu PENCIPTANYA adalah MANUSIA? Begitu?
    A. Ya
    B. Bukan
    ……………

    ________________

    Jelas BUKAN ?

    Karena pada kasus terjadinya kemaksiatan, kejahatan, kesesatan dan kekafiran di dunia ini, ALLAH SWT MENGIJINKAN KEJADIANNYA TETAP TERJADI agar dapat diambil hikmahnya oleh hamba-2-Nya yang beriman. MENGIJINKAN ya otomatis MEWUJUDKAN KEINGINAN SIPELAKU untuk berbuat seperti itu walaupun secara syariah ALLAH SWT TIDAK MENGHENDAKINYA, BAHKAN MELARANG DAN MENGANCAMNYA sebagaimana tertuang dalam firman-2-Nya yang tertulis dalam kitab-2 suci-Nya. MEWUJUDKAN ya otomatis menciptakan segala hal yang terkait dengan kejadian tersebut. Kok gini aja harus sampai bertele-tele diuraikan sih KIm. Udah kehabisah pertanyaan lain ya, he, he ……..

    KIMOCHI :
    …………….
    SIAPA PENCIPTA dari “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang”?
    SIAPA yang MENCIPTAKAN?
    PENCIPTANYA itu SIAPA?
    Apakah Allah SWT? Atau manusia? Atau iblis? Atau jin? Atau alien? SIAPA??
    ……………..

    ________________

    Perbuatan baik dan buruk manusia, ya cuma bisa terwujud kalau Allah SWT MENGIJINKAN lah ……….. jadi ide, motivasi, inspirasi yang terkait dengannya juga hanya akan ada dengan SEIJIN ALLAH SWT, yang berarti perwujudannya dibantu oleh Allah SWT, walaupun untuk perbuatan buruk seperti kemaksiatan, kejahatan, kesesatan dan kekafiran TIDAK DIKEHENDAKI ALLAH SWT SECARA SYARIAH. Puas ?

    KIMOCHI :
    ………………..
    Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali telah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.’ (HR. Bukhari dan Muslim)
    ………………..
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Bahkan amal itu telah selesai ditentukan taqdirnya.”
    ………………..

    _____________________

    Ooooh, jadi kalimat-2 yang bercetak tebal di atas yang yang menjadi ANDALAN ANDA untuk mematahkan argumentasi saya, ya ???

    ARE YOU SURE IT’S MEAN THAT ?

    Baiklah mari sama-2 kita TELA’AH DAN BUKTIKAN !

    Saya akan tulis ulang REFERENSI ANDA di atas ONE BY ONE sbb :

    PERTAMA
    ————-

    Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali telah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.’ (HR. Bukhari dan Muslim)

    Pertanyaan logisnya :
    APAKAH KALIMAT DI ATAS MENGISYARATKAN KEPASTIAN TENTANG SIAPA-2 YANG BAKAL MASUK SURGA DAN NERAKA ?

    Lebih lanjut dalam kenyataannya, walaupun Allah SWT TELAH MENENTUKAN TAKDIR SEORANG BERNAMA A UNTUK MASUK SURGA, maka apakah si A sendiri, orang lain atau bahkan nabi sekalipun jika hidup sejaman dengan si A BISA MEMASTIKAN kalau si A bakal masuk surga ? Bahkan pada takdir seorang yang terlihat rajin beribadah atau beramal sekalipun, APAKAH ADA YANG BISA MEMASTIKAN IA BAKAL MASUK SURGA ?

    Jawabannya -> JIKA ANDA SEIMAN DENGAN SAYA, YAKNI ISLAM, maka anda akan sependapat bahwa hal tersebut adalah “MUSTAHIL alias TIDAK MUNGKIN” karena urusan TAKDIR SESEORANG TERMASUK SI-A MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA KELAK HANYALAH ALLAH SWT YANG MAHA MENGETAHUINYA.

    Nah jika demikian, maka apa KONSEKUENSI LOGISNYA ?

    Yakni :
    1. SURGA DAN NERAKA ADALAH BISA DAN BAHKAN WAJIB DIYAKINI ADA DI AKHERAT.
    2. MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH HANYA DIIJINKAN OLEH-NYA UNTUK BERUSAHA MENCAPAI SURGA DAN MENGHINDARI NERAKA.
    3. SEGALA PETUNJUK TENTANG TAKDIR MANUSIA ADALAH UNTUK DIAMBIL HIKMAHNYA.

    KEDUA
    ———-
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Bahkan amal itu telah selesai ditentukan taqdirnya.”

    Kembali pertanyaan logisnya :
    APAKAH KALIMAT DI ATAS MENGISYARATKAN KEPASTIAN TENTANG SIAPA-2 YANG BAKAL MASUK SURGA DAN NERAKA ?

    Lebih lanjut dalam kenyataannya, walaupun Allah SWT TELAH MENENTUKAN TAKDIR DARI AMALAN SI-A (misalnya), apakah si-A sendiri atau orang lain, bahkan seorang nabi sekalipun jika hidup sejaman dengannya bisa MEMASTIKAN kalau si A AMALANNYA DITERIMA ATAU BAIK SEHINGGA DIJAMIN MASUK SURGA ?

    Lagi-2 jawabannya -> JIKA ANDA SEIMAN DENGAN SAYA, YAKNI ISLAM, maka anda akan sependapat bahwa hal tersebut adalah “MUSTAHIL alias TIDAK MUNGKIN” karena urusan TAKDIR SESEORANG TERMASUK SI-A APAKAH AMALANNYA DITERIMA ATAU TIDAKNYA SEHINGGA BERPELUANG MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA KELAK HANYALAH ALLAH SWT YANG MAHA MENGETAHUINYA.

    DAN KONSEKUENSI LOGISNYA kembali yakni :
    1. SURGA DAN NERAKA ADALAH BISA DAN BAHKAN WAJIB DIYAKINI ADA DI AKHERAT.
    2. MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH HANYA DIIJINKAN OLEH-NYA UNTUK BERUSAHA MENCAPAI SURGA DAN MENGHINDARI NERAKA.
    3. SEGALA PETUNJUK TENTANG TAKDIR MANUSIA ADALAH UNTUK DIAMBIL HIKMAHNYA.

    Dengan dasar pertanyaan logis di atas jelas MENEGUHKAN kabar dari hadist yang telah saya sampaikan sbb :

    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ ، أَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ السَّعَادَةِ ، وَأَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الشَّقَاءِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ الشَّقَاوَةِ .ثُمَّ قَرَأَ ( فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى * وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى ). الآية

    Beramallah kalian! Sebab SEMUANYA TELAH DIMUDAHKAN TERHADAP APA YANG DICIPTAKAN UNTUKNYA. Adapun orang-orang yang bahagia, maka mereka akan mudah untuk mengamalkan amalan yang menyebabkan menjadi orang bahagia. Dan mereka yang celaka, akan mudah mengamalkan amalan yang menyebabkannya menjadi orang yang celaka” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah, “ADAPUN ORANG YANG MEMBERIKAN HARTANYA DI JALAN ALLAH DAN BERTAKWA, DAN MEMBENARKAN ADANYA PAHALA YANG TERBAIK (SURGA), MAKA KAMI KELAK AKAN MENYIAPKAN BAGINYA JALAN YANG MUDAH.” (HR. Bukhari, kitab at-Tafsir dan Muslim, kitab al-Qadar)

    Anda lihat, bukan KORELASI DARI KEDUA PERTANYAAN LOGIS saya di atas DENGAN KALIMAT YANG SAYA KAPITALKAN PADA HADIST ini, yakni BAHWA URUSAN TAKDIR MANUSIA MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA ADALAH URUSAN ALLAH SWT, SEMENTARA MANUSSIA :
    1. DILARANG MERASA LEBIH TAHU SOAL TAKDIR DARIPADA ALLAH SWT.
    2. DIWAJIBKAN UNTUK BERFIKIR TENTANG KEBESARAN ALLAH SWT DAN BERSERAH DIRI KEPADA-NYA.
    3. DIANJURKAN UNTUK TERUS BERUSAHA MENCAPAI SURGAYA ALLAH SWT DAN MENGHINDARI NERAKA YANG DIANCAMKAN.

    KIMOCHI :
    ………………
    Masalahnya sekarang adalah, anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang mengajarkan bahwa “Allah SWT SUDAH menentukan/menetapkan manusia untuk masuk surga atau neraka”?

    Anda sama sekali belum menjawab pertanyaan saya ini.
    Kalau memang anda setuju, ya silakan jawab dengan jujur dan tegas bahwa anda SETUJU.
    Kalau memang anda tidak setuju, ya silakan jawab dengan jujur dan tegas bahwa anda TIDAK SETUJU.
    Baru kemudian anda uraikan alasan2nya kenapa anda mengambil pilihan SETUJU atau TIDAK SETUJU tsb.
    …………………….

    ___________________

    SIAPA TAKUT !

    Tentu saja jawabannya adalah SETUJU, NAMUN DENGAN CATATAN -> TIDAK ADA SIAPAPUN SELAIN ALLAH SWT YANG BISA MEMASTIKAN SIAPA-2 YANG BAKAL MASUK SURGA DAN NERAKA. Dalam hal ini Allah SWT HANYA MEMBERIKAN PETUNJUK TENTANG CIRI-CIRI DARI PARA PENDUDUK SURGA DAN NERAKA KELAK sebagaimana yang pernah saya sampaikan sebelumnya.

    Yakni antara lain :

    PENDUDUK SURGA, yakni golongan yang :
    1. Yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.
    2. Yang menafkahkan hartanya di jalan Allah SWT.

    PENDUDUK NERAKA, yakni golongan yang :
    1. Yang kafir di mata Allah SWT.
    2. Yang menafkahkan hartanya bukan dijalan Allah SWT.

  37. LOGIKA said

    Ujang berkata :
    …………………
    GAK MANG SAYA GAK JADI LARI MANG..
    SAYA MAKIN TERTARIK JADINYA MANG.

    BAGIAN TERTENTU DARI KESELURUHAN BUAH =ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA.

    WAH INI ANEH BIN NGIBUL MANG…

    COBA BUAHNYA DI BAWA KE LABORATORIUM IPB
    SURUH PETUGASNYA MENEMUKAN ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA DIDALAM BUAH BISA BISA DI GAMPAR KITA MANG.
    ATAU MUNGKIN KITA DIGELANDANG DI BAWA KE RS JIWA MANG…

    BENER2 NGIBUL TUH MANG..
    …………………

    ______________________

    Ini dia akibatnya kalo KATAK TERLALU LAMA BERADA DI BAWAH TEMPURUNG, menanggapi penjelasan saja gak becus, tong, tong …………

    Tentu saja makna ” …… MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN…..” dalam QS AN-NAHL 69 di bawah ini :

    ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًۭا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌۭ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌۭ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

    Yang artinya :
    kemudian MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN dan TEMPUHLAH JALAN TUHANMU YANG TELAH DIMUDAHKAN (BAGIMU). DARI PERUT LEBAH ITU KELUAR MINUMAN (MADU) YANG BERMACAM-MACAM WARNANYA, DI DALAMNYA TERDAPAT OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.(69)

    adalah PERINTAH ALLAH SWT KEPADA LEBAH UNTUK MEMAKAN SESUATU DARI TIAP-2 PROSES PENYERBUKAN (TAHAP AWAL PROSES PERUBAHAN BAKAL BUAH MENJADI BUAH) DARI BERJENIS-JENIS POHON BUAH-BUAHAN.

    Kalaupun saya memberikan contoh pakai bahasa lain, yakni BAHASA UDIK tak lain tak bukan semata-mata HANYA UNTUK MEMBANTU PROSES PENCERNAAN KATA-2 PADA OTAKMU YANG ……. aduh tak sampai hati mengatakannya, TONG !
    Tapi tak apalah, itung-2 sedikit berbagi daripada dipendem berkarat.

    UJANG :
    ……………….
    WAH NGIBUL LAGI MANG .
    BUMI BULAT BUKAN HAMPARAN…
    GUNUNG KOK PASAK EMANGNYA NANCEP..
    DIKIBULIN ARAB MANG…
    ……………….

    _____________________

    Wah, wah, wah, wah …………. makin keliatan aja nih -> KEBELEGUGAN -> Si Ujang ini sebagai SEBAGAI KATAK DALAM TEMPURUNG !

    Kalo gak tau isyarat dari kata HAMPARAN dalam urusan menunjukkan BENTUK BUMI ini gak usah sok-sok an tau TONG !
    Malu-maluin dunia perkafiran ajah, he, hee ……………

    NIh tong, tak tunjukkan ISYARAT DAN LOGIKA dari istilah BUMI BAGAIKAN HAMPARAN biar gak malu-maluin banget !

    QS. An-Naba’ : 6-7
    Bukankah Kami telah menjadikan BUMI ITU SEBAGAI HAMPARAN, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    Tau kan kata makna HAMPARAN pada kalimat : EMAK UJANG MENGHAMPARKAN KARPET PADA LANTAI RUMAH ?
    Atau ada gak orang yang mengatakan seperti ini : EMAK UJANG MENGHAMPARKAN KARPET PADA DNDING RUMAH ?
    Atau ada gak orang yang mengatakan : EMAK UJANG MENDIRIKAN KARPET PADA LANTAI RUMAH ?

    Tentu saja jawabannya TIDAK bukan ?

    Jadi, apa maknanya ketika kata HAMPARAN itu dikaitkan dengan BUMI ?

    (100 – X) ! Karena X nya tergantung IQ mu.

    Tak lain dan tak bukan adalah UNTUK MENUNJUKKAN KALAU BUMI SEBAGAI ALAS ATAU PERMUKAAN TEMPAT BERPIJAK BAGI BENDA-2 DAN KEHIDUPAN APAPUN YANG ADA DI BUMI termasuk GUNUNG-GUNUNG, yang tersusun dari kumpulan LEMPENGEN-2 KERAK BUMI yang membentuk kulit permukaan bumi ! Gitu tong, paham gak luh !

    Bahkan bagi mereka yang LOGIKANYA MASUK DALAM KATEGORI ENCER ATAU GAK MALU-MALUIN ORANG SEKAMPUNG, maka istilah HAMPARAN PADA BUMI ini sekaligus menjelaskan isyarat keilmuan lain yang sangat luar biasa, yakni MENUNJUKKAN KALAU BENTUK PERMUKAAN BUMI ITU SECARA UMUM ITU BULAT !

    Sekali lagi, tau gak tong ! Pasti gak tau, karena gak nyampe, he, he ……….

    GImama logikanya yach ?
    Yakni penggunaan istilah HAMPARAN PADA BUMI TANPA ADANYA KATA-2 PEMBATAS secara logika menunjukkan kalau KEMANAPUN ENTE MELANGKAH BISA JADI AKAN KEMBALI KE POSISI SEMULA yang menunjukkan kalau BENTUK PERMUKAAN BUMI ITU BULAT (secara umum).

    UJANG :
    …………..
    GUNUNG KOK PASAK EMANGNYA NANCEP..
    DIKIBULIN ARAB MANG…
    …………..

    ________________

    Kalo begene neh, MAKIN LENGKAP SUDAH PENDERITAAN ORANG-2 SEKAMPUNG mu karena terlalu berat menanggung malu tong …………

    Kata-2 GUNUNG-GUNUNG SEBGAI PASAK pada firman Allah SWT dalam QS. An-Naba’ : 6-7 yang artinya :
    “Bukankah Kami telah menjadikan BUMI ITU SEBAGAI HAMPARAN, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    Secara logika adalah sbb :

    Kata PASAK -> MENUNJUKKAN SESUATU YANG MENGHUJAM ATAU MENANCAP KE ARAH TERTENTU PADA SUATU PERMUKAAN.
    Oleh karena HAMPARAN PERMUKAAN BUMI menunjukkan PERMUKAAN YANG BERADA DI BAWAH bagi posisi berdiri mahluk-2 hidup dan benda-2 di atasnya termasuk GUNUNG-2, maka ARAH TERTENTU DI SINI MENUNJUKKAN ARAH KE BAWAH. Jadi kata PASAK di sini menunjukkan SESUATU YANG SEOLAH-2 MENGHUJAM ATAU MENANCAP KE BAWAH.

    Di sisi lain kata PASAK juga menunjukkan SESUATU YANG BERFUNGSI SEBAGAI PENGUAT ATAU MENJADIKAN SESUATU MENJADI KUAT. Nah, oleh karena konteks bahasan di sini adalah mengenai GUNUNG-2 DAN PERMUKAAN BUMI, maka yang dimaksud sebagai PASAK ADALAH GUNUNG-2 dan ALAS ATAU HAMPARAN PERMUKAAN YANG TERTUSUK ATAU TERHUJAM OLEH PASAK TERSEBUT adalah PERMUKAAN BUMI. Oleh karena PASAK BERFUNGSI SEBAGAI PENGUAT, maka secara logika dapat ditangkap adanya isyarat bahwa GUNUNG-2 YANG BERADA DI PERMUKAAN BUMI BUKAN SEKEDAR HIASAN BELAKA MELAINKAN SECARA GEOLOGI BERFUNGSI UNTUK MENAHAN PERGERAKAN LEMPENG-2 PADA PERMUKAAN BUMI YANG BERADA DIBAWAHNYA. Begitu tong, udah mulai cerah belum otaknya ?

    GItu aja repot ………….

    UJANG
    …………..
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG ..
    DIKIBULIN ARAB LAGI MANG ..
    BENER …. DIKIBULIN…..
    ………………..

    _____________________

    Wah, wah, wah, wah ………. kasian banget ya ni MAHLUK, KELAMAAN DI BAWAH TEMPURUNG.

    Masakan dikatakan GUNUNG BERAPI YANG MENYEBABKAN GEMPA BUMI dan BUKAN SEBALIKNYA ???

    Aya-aya wae tong, maneh teh, beuki ngageulehkeun bae, euy !

    Belajar atau beli buku geologi dimana ya si Ujang ini jadi penasaran juga, kok sampe bisa SEPEDE itu berceloteh tentang GUNUNG BERAPI DAN GEMPA BUMI ?

    Kalo ente belajar atau beli bukunya BUKAN DITEMPAT EKS GEMPA BUMI BERSKALA RR di atas 9,9 paska kejadian, pasti input yang masuk ke otak ente gak akan salah, yakni bahwa ADANYA TABRAKAN ATAU TUMBUKAN SEJUMLAH LEMPENG KERAK BUMI PADA PERGERAKAN LEMPENG KERAK BUMI PADA PERMUKAAN BUMI TELAH MENYEBABKAN ATAU MELEPASKAN ENERGI PANAS YANG LUAR BIASA PADA TITIK TERTENTU DI DALAM PERMUKAAN BUMI YANG KEMUDIAN MENIMBULKAN AKTIVITAS TEKTONIK MAGMA YANG DAPAT KELUAR KE PERMUKAAN BUMI SEBAGAI ERUPSI ATAU LEDAKAN GUNUNG BERAPI. GERAKAN-2 LEMPENG KERAK BUMI HINGGA TERJADINYA TUMBUKAN-2 INI JUGA TELAH MENIMBULKAN EFEK GEMPA TEKTONIK DALAM SKALA 0 – 9,9 MENURUT UKURAN MANUSIA.

    Gitu tong.

    Makanya dikatakan dalam Surah An-Nahl: 15, yang artinya :
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    Jadi mengkaitkan isyarat FUNGSI GUNUNG SEBAGAI PENAHAN GERAKAN TEKTONIK DARI LEMPENG-2 KERAK BUMI DI BAWAHNYA YANG EFEKNYA AKAN DIRASAKAN MANUSIA SEBAGAI BERKURANGNYA EFEK GEMPA TEKTONIK disekitar gunung. tapi kalo suatu ketika masih terjadi juga gempa teknonik di sekitar gunung, maka secara geologi merupakan suatu kebetulan belaka, karena pemicu awalnya ADALAH MASIH ADANYA GERAKAN LEMPENG-2 KERAK BUMI DISEKITAR GUNUNG YANG MENAHAN PERGERAKANNYA.

    Jika pun hal tersebut terjadi, maka bagi umat Islam YANG TIDAK PERNAH MEMANDANG URUSAN DUNIA TERPISAH DENGAN AGAMA, meyakini bahwa secara TAK KASAT MAKNA suatu BENCANA ALAM YANG TERJADI DI SUATU TEMPAT BUKANLAH TANPA HIKMAH sama sekali, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. AR-RUM ayat 36 yang artinya :

    Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan rahmat itu. Dan apabila mereka DITIMPA SESUATU MUSIBAH (BAHAYA) DISEBABKAN KESALAHAN YANG DIKERJAKAN OLEH TANGAN MEREKA SENDIRI, tiba-tiba mereka berputus asa.

  38. Kimochi said

    KIMOCHI :
    …………..
    Jadi berarti “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang” itu PENCIPTANYA adalah MANUSIA? Begitu?
    A. Ya
    B. Bukan
    ……………

    ________________

    Jelas BUKAN ?

    Karena pada kasus terjadinya kemaksiatan, kejahatan, kesesatan dan kekafiran di dunia ini, ALLAH SWT MENGIJINKAN KEJADIANNYA TETAP TERJADI agar dapat diambil hikmahnya oleh hamba-2-Nya yang beriman. MENGIJINKAN ya otomatis MEWUJUDKAN KEINGINAN SIPELAKU untuk berbuat seperti itu walaupun secara syariah ALLAH SWT TIDAK MENGHENDAKINYA, BAHKAN MELARANG DAN MENGANCAMNYA sebagaimana tertuang dalam firman-2-Nya yang tertulis dalam kitab-2 suci-Nya. MEWUJUDKAN ya otomatis menciptakan segala hal yang terkait dengan kejadian tersebut. Kok gini aja harus sampai bertele-tele diuraikan sih KIm. Udah kehabisah pertanyaan lain ya, he, he ……..

    Jadi beneran sudah fix nih kalau “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang” itu PENCIPTANYA adalah ALLAH SWT?
    Atau masih mau ngeles muter2 dan ngata2in saya tancap gas lagi?

    Nah, kalau memang yang “menciptakan segala hal yang terkait dengan kejadian tersebut” (termasuk ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang berbuat sesat) adalah Allah SWT sendiri, bagaimana bisa dibilang Allah SWT tidak menginginkan manusia berbuat sesat?
    Kan Allah SWT sendiri yang menciptakan penyebab2 dan latar belakangnya sehingga seseorang menjadi sesat, kok malah dibilang Allah SWT tidak menginginkan orang itu menjadi sesat?

    Bagaimana Allah SWT dikatakan tidak menginginkan manusia menjadi sesat, padahal Allah SWT sendiri lah yang menciptakan mereka sebagai penghuni neraka dan memudahkan mereka melakukan amalan2 sesat?
    Bagaimana Allah SWT bisa sampai menciptakan sesuatu yang sama sekali tidak dia inginkan?
    Waktu menciptakan Allah SWT lagi mabok ya? Atau lagi kena hipnotis? Atau lagi ditodong & dipaksa?

    Perbuatan baik dan buruk manusia, ya cuma bisa terwujud kalau Allah SWT MENGIJINKAN lah ……….. jadi ide, motivasi, inspirasi yang terkait dengannya juga hanya akan ada dengan SEIJIN ALLAH SWT, yang berarti perwujudannya dibantu oleh Allah SWT, walaupun untuk perbuatan buruk seperti kemaksiatan, kejahatan, kesesatan dan kekafiran TIDAK DIKEHENDAKI ALLAH SWT SECARA SYARIAH. Puas ?

    Saya tidak bertanya “siapa yang mengijinkan”.
    Yang saya tanyakan itu adalah “SIAPA yang MENCIPTAKAN”

    SIAPA PENCIPTA dari “ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang”?

    SIAPA yang MENCIPTAKAN?
    PENCIPTANYA itu SIAPA?
    Apakah Allah SWT? Atau manusia? Atau iblis? Atau jin? Atau alien? SIAPA???

    Pertanyaan logisnya :
    APAKAH KALIMAT DI ATAS MENGISYARATKAN KEPASTIAN TENTANG SIAPA-2 YANG BAKAL MASUK SURGA DAN NERAKA ?

    Lebih lanjut dalam kenyataannya, walaupun Allah SWT TELAH MENENTUKAN TAKDIR SEORANG BERNAMA A UNTUK MASUK SURGA, maka apakah si A sendiri, orang lain atau bahkan nabi sekalipun jika hidup sejaman dengan si A BISA MEMASTIKAN kalau si A bakal masuk surga ? Bahkan pada takdir seorang yang terlihat rajin beribadah atau beramal sekalipun, APAKAH ADA YANG BISA MEMASTIKAN IA BAKAL MASUK SURGA ?

    Loh, argumen saya kok malah dibelokin.
    Saya sama sekali TIDAK sedang berargumen tentang apakah manusia “bisa memastikan atau tidak” takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT bagi dirinya.

    Argumen saya adalah :
    1. Allah SWT SUDAH menetapkan takdir seseorang untuk masuk surga atau neraka itu jauh sejak manusia sendiri belum diciptakan.
    2. Allah SWT lalu akan memudahkan orang yang sudah diciptakan sebagai penghuni surga untuk masuk surga dan akan memudahkan orang yang sudah diciptakan sebagai penghuni neraka untuk masuk neraka.

    Anda lihat, bukan KORELASI DARI KEDUA PERTANYAAN LOGIS saya di atas DENGAN KALIMAT YANG SAYA KAPITALKAN PADA HADIST ini, yakni BAHWA URUSAN TAKDIR MANUSIA MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA ADALAH URUSAN ALLAH SWT, SEMENTARA MANUSSIA :
    1. DILARANG MERASA LEBIH TAHU SOAL TAKDIR DARIPADA ALLAH SWT.
    2. DIWAJIBKAN UNTUK BERFIKIR TENTANG KEBESARAN ALLAH SWT DAN BERSERAH DIRI KEPADA-NYA.
    3. DIANJURKAN UNTUK TERUS BERUSAHA MENCAPAI SURGAYA ALLAH SWT DAN MENGHINDARI NERAKA YANG DIANCAMKAN.

    Benar2 cara berdiskusi yang konyol.
    Saya berargumen tentang masalah A, anda malah panjang lebar membantah tentang masalah B.

    Saya tidak pernah membantah bahwa manusia memang tidak tahu dan tidak bisa memastikan takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT bagi mereka.
    Kenapa lalu pertanyaan dan argumen2 saya malah dipelintir ke masalah manusia “tahu atau tidak” dan “bisa memastikan atau tidak tentang takdirnya”?

    Argumen saya adalah :
    1. Allah SWT SUDAH menetapkan takdir seseorang untuk masuk surga atau neraka itu jauh sejak manusia sendiri belum diciptakan.
    2. Allah SWT lalu akan memudahkan orang yang sudah diciptakan sebagai penghuni surga untuk masuk surga dan akan memudahkan orang yang sudah diciptakan sebagai penghuni neraka untuk masuk neraka.

    Si A mengaku bahwa dia sudah menetapkan anaknya yang bernama B untuk masuk rumah sakit jiwa sejak sebelum B lahir, dan ketetapannya ini tidak pernah diberitahukannya pada si B.
    Si B mengatakan bahwa dia tidak tahu dan tidak bisa memastikan apakah dirinya nanti bakal masuk rumah sakit jiwa atau tidak.
    Argumen bahwa si B “tidak tahu dan tidak bisa memastikan” ini sama sekali tidak menihilkan kenyataan bahwa ayahnya itu sudah menetapkan dia untuk masuk rumah sakit jiwa.

    Jadi manusia tahu atau tidak tahu, bisa atau tidak bisa memastikan, tetap saja kenyataannya adalah Allah SWT SUDAH menetapkan dari awal seseorang untuk masuk neraka.
    Tetap saja kenyataannya adalah Allah SWT SUDAH menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    Tetap saja kenyataannya adalah Allah SWT akan membimbing manusia yang diciptakannya sebagai penghuni neraka itu untuk melakukan amalan/perbuatan sesat.
    Jadi dalam hal kesesatan dan kekafiran, Allah SWT memang SUDAH menghendaki dari awal, yaitu dengan menciptakan sebagian manusia sebagai penghuni neraka dan lalu semakin menyesatkan mereka sehingga akhirnya mereka benar2 masuk neraka.

    KIMOCHI :
    ………………
    Masalahnya sekarang adalah, anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang mengajarkan bahwa “Allah SWT SUDAH menentukan/menetapkan manusia untuk masuk surga atau neraka”?

    Anda sama sekali belum menjawab pertanyaan saya ini.
    Kalau memang anda setuju, ya silakan jawab dengan jujur dan tegas bahwa anda SETUJU.
    Kalau memang anda tidak setuju, ya silakan jawab dengan jujur dan tegas bahwa anda TIDAK SETUJU.
    Baru kemudian anda uraikan alasan2nya kenapa anda mengambil pilihan SETUJU atau TIDAK SETUJU tsb.
    …………………….

    ___________________

    SIAPA TAKUT !

    Tentu saja jawabannya adalah SETUJU, NAMUN DENGAN CATATAN -> TIDAK ADA SIAPAPUN SELAIN ALLAH SWT YANG BISA MEMASTIKAN SIAPA-2 YANG BAKAL MASUK SURGA DAN NERAKA. Dalam hal ini Allah SWT HANYA MEMBERIKAN PETUNJUK TENTANG CIRI-CIRI DARI PARA PENDUDUK SURGA DAN NERAKA KELAK sebagaimana yang pernah saya sampaikan sebelumnya.

    Kalau memang setuju, ya sudah.
    Berarti BENAR bahwa Allah SWT dari awal memang SUDAH menghendaki/menginginkan seseorang untuk berbuat sesat dan masuk neraka.

    Masalah tidak adanya satupun manusia yang bisa memastikan siapa yang bakal masuk surga atau neraka, itu sama sekali tidak pernah saya bantah.
    Dan argumen “tidak adanya manusia yang bisa memastikan” ini sama sekali tidak menihilkan kenyataan bahwa ajaran Islam memang mengajarkan bahwa “Allah SWT sudah benar2 menghendaki seseorang untuk berbuat sesat dan masuk neraka”.

    Apa alasannya?
    1. Karena dari awal Allah SWT SUDAH menetapkan mereka untuk masuk neraka dan menciptakan mereka sebagai penghuni neraka.
    2. Karena Allah SWT juga dengan aktif memudahkan mereka (yang sudah ditetapkan masuk neraka) untuk melakukan perbuatan2 sesat yang akan memudahkan mereka sehingga akhirnya bisa masuk neraka.

    Kalau memang Allah SWT memang TIDAK MENGHENDAKI manusia untuk menjadi sesat, dia tidak akan melakukan dua hal di atas ini.
    Justru karena Allah SWT melakukan dua hal di atas itulah, menunjukkan bahwa Allah SWT memang dari awal sudah MENGHENDAKI perbuatan2 sesat yang dilakukan masing2 manusia.

    Karena Allah SWT lah pihak penetapnya dari awal dengan menakdirkan mereka seperti itu.
    Allah SWT lah yang dari awal sudah menciptakan sebagian manusia sebagai penghuni neraka.
    Allah SWT jugalah yang lalu membimbing manusia2 yang sudah diciptakannya sebagai penghuni neraka itu dalam melakukan amalan2 penghuni neraka.

    Jadi dalam kasus kekafiran/kesesatan manusia :
    1. Allah SWT bertindak sebagai Maha Pencipta, yaitu dengan menciptakan manusia sebagai penghuni neraka.
    2. Allah SWT juga bertindak sebagai Maha Penyesat, yaitu dengan membimbing manusia2 yang sudah diciptakan sebagai penghuni neraka itu untuk melakukan amalan2/perbuatan2 sesatnya.

    Seperti inilah tuhan yang diajarkan oleh orang yang selama ini kalian anggap nabi, bro.

  39. Ujang said

    LOGIKA said
    20/04/2015 pada 21:07

    Ujang berkata :
    …………………
    GAK MANG SAYA GAK JADI LARI MANG..
    SAYA MAKIN TERTARIK JADINYA MANG.

    BAGIAN TERTENTU DARI KESELURUHAN BUAH =ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA.

    WAH INI ANEH BIN NGIBUL MANG…

    COBA BUAHNYA DI BAWA KE LABORATORIUM IPB
    SURUH PETUGASNYA MENEMUKAN ROYAL JELLY, NECTAR DAN ZAT MADU BIASA DIDALAM BUAH BISA BISA DI GAMPAR KITA MANG.
    ATAU MUNGKIN KITA DIGELANDANG DI BAWA KE RS JIWA MANG…

    BENER2 NGIBUL TUH MANG..
    …………………

    ______________________

    Ini dia akibatnya kalo KATAK TERLALU LAMA BERADA DI BAWAH TEMPURUNG, menanggapi penjelasan saja gak becus, tong, tong …………

    Tentu saja makna ” …… MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN…..” dalam QS AN-NAHL 69 di bawah ini :

    ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًۭا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌۭ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌۭ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

    Yang artinya :
    kemudian MAKANLAH DARI TIAP-TIAP (MACAM) BUAH-BUAHAN dan TEMPUHLAH JALAN TUHANMU YANG TELAH DIMUDAHKAN (BAGIMU). DARI PERUT LEBAH ITU KELUAR MINUMAN (MADU) YANG BERMACAM-MACAM WARNANYA, DI DALAMNYA TERDAPAT OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.(69)

    adalah PERINTAH ALLAH SWT KEPADA LEBAH UNTUK MEMAKAN SESUATU DARI TIAP-2 PROSES PENYERBUKAN (TAHAP AWAL PROSES PERUBAHAN BAKAL BUAH MENJADI BUAH) DARI BERJENIS-JENIS POHON BUAH-BUAHAN.
    ——————————————

    ===============================================
    Kok alloh swt cuma perintah pada lebah doang mang.
    perintahnya juga GAK JELAS gitu. disuruh makan BUAH kok lebahnya
    makan nectar royal jelly dan madu biasa..
    mungkin LEBAHNYA belum baca quran ya .

    Kalau perintah kepada BABI, ANJING dll kok tidak ada mang.
    disuruh makan apa mereka?

    Dan mereka diciptakan untuk apa sebenarnya.
    kok alloh swt benci banget pada mereka??

    Salah mereka apa?
    PADAHAL BABI SUDAH BERJASA SEBAGAI VAKSIN MENINGITIS

    GIMANA SIH MAUNYA alloh swt???
    aneh kan???
    ===========================================================

    Kalaupun saya memberikan contoh pakai bahasa lain, yakni BAHASA UDIK tak lain tak bukan semata-mata HANYA UNTUK MEMBANTU PROSES PENCERNAAN KATA-2 PADA OTAKMU YANG ……. aduh tak sampai hati mengatakannya, TONG !
    Tapi tak apalah, itung-2 sedikit berbagi daripada dipendem berkarat.

    UJANG :
    ……………….
    WAH NGIBUL LAGI MANG .
    BUMI BULAT BUKAN HAMPARAN…
    GUNUNG KOK PASAK EMANGNYA NANCEP..
    DIKIBULIN ARAB MANG…
    ……………….

    _____________________

    Wah, wah, wah, wah …………. makin keliatan aja nih -> KEBELEGUGAN -> Si Ujang ini sebagai SEBAGAI KATAK DALAM TEMPURUNG !

    Kalo gak tau isyarat dari kata HAMPARAN dalam urusan menunjukkan BENTUK BUMI ini gak usah sok-sok an tau TONG !
    Malu-maluin dunia perkafiran ajah, he, hee ……………

    NIh tong, tak tunjukkan ISYARAT DAN LOGIKA dari istilah BUMI BAGAIKAN HAMPARAN biar gak malu-maluin banget !

    QS. An-Naba’ : 6-7
    Bukankah Kami telah menjadikan BUMI ITU SEBAGAI HAMPARAN, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    Tau kan kata makna HAMPARAN pada kalimat : EMAK UJANG MENGHAMPARKAN KARPET PADA LANTAI RUMAH ?
    Atau ada gak orang yang mengatakan seperti ini : EMAK UJANG MENGHAMPARKAN KARPET PADA DNDING RUMAH ?
    Atau ada gak orang yang mengatakan : EMAK UJANG MENDIRIKAN KARPET PADA LANTAI RUMAH ?

    Tentu saja jawabannya TIDAK bukan ?

    Jadi, apa maknanya ketika kata HAMPARAN itu dikaitkan dengan BUMI ?

    (100 – X) ! Karena X nya tergantung IQ mu.

    Tak lain dan tak bukan adalah UNTUK MENUNJUKKAN KALAU BUMI SEBAGAI ALAS ATAU PERMUKAAN TEMPAT BERPIJAK BAGI BENDA-2 DAN KEHIDUPAN APAPUN YANG ADA DI BUMI termasuk GUNUNG-GUNUNG, yang tersusun dari kumpulan LEMPENGEN-2 KERAK BUMI yang membentuk kulit permukaan bumi ! Gitu tong, paham gak luh !

    Bahkan bagi mereka yang LOGIKANYA MASUK DALAM KATEGORI ENCER ATAU GAK MALU-MALUIN ORANG SEKAMPUNG, maka istilah HAMPARAN PADA BUMI ini sekaligus menjelaskan isyarat keilmuan lain yang sangat luar biasa, yakni MENUNJUKKAN KALAU BENTUK PERMUKAAN BUMI ITU SECARA UMUM ITU BULAT !
    ——————————————————–

    ========================================
    AHHHH….
    JANGAN KEBANYAKAN NGIBULL MANG!!!

    EMANG DI QURAN ADA TERTULIS BUMI BULAT??

    AYOOO .. ADA?????
    ======================================

    Sekali lagi, tau gak tong ! Pasti gak tau, karena gak nyampe, he, he ……….

    GImama logikanya yach ?
    Yakni penggunaan istilah HAMPARAN PADA BUMI TANPA ADANYA KATA-2 PEMBATAS secara logika menunjukkan kalau KEMANAPUN ENTE MELANGKAH BISA JADI AKAN KEMBALI KE POSISI SEMULA yang menunjukkan kalau BENTUK PERMUKAAN BUMI ITU BULAT (secara umum).

    —————————————–

    ===================
    AH…..
    NGARANG AJA MANG INI…

    EMANG ADA QURAN BILANG BUMI BULAT????

    NGIBULLLL KAN????

    ===================================

    UJANG :
    …………..
    GUNUNG KOK PASAK EMANGNYA NANCEP..
    DIKIBULIN ARAB MANG…
    …………..

    ________________

    Kalo begene neh, MAKIN LENGKAP SUDAH PENDERITAAN ORANG-2 SEKAMPUNG mu karena terlalu berat menanggung malu tong …………

    Kata-2 GUNUNG-GUNUNG SEBGAI PASAK pada firman Allah SWT dalam QS. An-Naba’ : 6-7 yang artinya :
    “Bukankah Kami telah menjadikan BUMI ITU SEBAGAI HAMPARAN, dan GUNUNG-GUNUNG SEBAGAI PASAK ?

    Secara logika adalah sbb :

    Kata PASAK -> MENUNJUKKAN SESUATU YANG MENGHUJAM ATAU MENANCAP KE ARAH TERTENTU PADA SUATU PERMUKAAN.
    Oleh karena HAMPARAN PERMUKAAN BUMI menunjukkan PERMUKAAN YANG BERADA DI BAWAH bagi posisi berdiri mahluk-2 hidup dan benda-2 di atasnya termasuk GUNUNG-2, maka ARAH TERTENTU DI SINI MENUNJUKKAN ARAH KE BAWAH. Jadi kata PASAK di sini menunjukkan SESUATU YANG SEOLAH-2 MENGHUJAM ATAU MENANCAP KE BAWAH.

    Di sisi lain kata PASAK juga menunjukkan SESUATU YANG BERFUNGSI SEBAGAI PENGUAT ATAU MENJADIKAN SESUATU MENJADI KUAT. Nah, oleh karena konteks bahasan di sini adalah mengenai GUNUNG-2 DAN PERMUKAAN BUMI, maka yang dimaksud sebagai PASAK ADALAH GUNUNG-2 dan ALAS ATAU HAMPARAN PERMUKAAN YANG TERTUSUK ATAU TERHUJAM OLEH PASAK TERSEBUT adalah PERMUKAAN BUMI. Oleh karena PASAK BERFUNGSI SEBAGAI PENGUAT, maka secara logika dapat ditangkap adanya isyarat bahwa GUNUNG-2 YANG BERADA DI PERMUKAAN BUMI BUKAN SEKEDAR HIASAN BELAKA MELAINKAN SECARA GEOLOGI BERFUNGSI UNTUK MENAHAN PERGERAKAN LEMPENG-2 PADA PERMUKAAN BUMI YANG BERADA DIBAWAHNYA. Begitu tong, udah mulai cerah belum otaknya ?

    ————————————-

    ===========================================
    Otak saya masih cerah MANG ,
    Belum TERKONTAMINASI AJARAN ARAB.
    Jadi masih RASIONAL, MANG.
    ==============================

    GItu aja repot ………….

    UJANG
    …………..
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG ..
    DIKIBULIN ARAB LAGI MANG ..
    BENER …. DIKIBULIN…..
    ………………..

    _____________________

    Wah, wah, wah, wah ………. kasian banget ya ni MAHLUK, KELAMAAN DI BAWAH TEMPURUNG.

    Masakan dikatakan GUNUNG BERAPI YANG MENYEBABKAN GEMPA BUMI dan BUKAN SEBALIKNYA ???

    Aya-aya wae tong, maneh teh, beuki ngageulehkeun bae, euy !

    Belajar atau beli buku geologi dimana ya si Ujang ini jadi penasaran juga, kok sampe bisa SEPEDE itu berceloteh tentang GUNUNG BERAPI DAN GEMPA BUMI ?

    Kalo ente belajar atau beli bukunya BUKAN DITEMPAT EKS GEMPA BUMI BERSKALA RR di atas 9,9 paska kejadian, pasti input yang masuk ke otak ente gak akan salah, yakni bahwa ADANYA TABRAKAN ATAU TUMBUKAN SEJUMLAH LEMPENG KERAK BUMI PADA PERGERAKAN LEMPENG KERAK BUMI PADA PERMUKAAN BUMI TELAH MENYEBABKAN ATAU MELEPASKAN ENERGI PANAS YANG LUAR BIASA PADA TITIK TERTENTU DI DALAM PERMUKAAN BUMI YANG KEMUDIAN MENIMBULKAN AKTIVITAS TEKTONIK MAGMA YANG DAPAT KELUAR KE PERMUKAAN BUMI SEBAGAI ERUPSI ATAU LEDAKAN GUNUNG BERAPI. GERAKAN-2 LEMPENG KERAK BUMI HINGGA TERJADINYA TUMBUKAN-2 INI JUGA TELAH MENIMBULKAN EFEK GEMPA TEKTONIK DALAM SKALA 0 – 9,9 MENURUT UKURAN MANUSIA.

    Gitu tong.

    —————————————

    =======================
    AHHH….. YG GINIAN GAK ADA DI QURAN TONG.
    URUSAN JANDA BARU ADA.
    ==============================

    Makanya dikatakan dalam Surah An-Nahl: 15, yang artinya :
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    Jadi mengkaitkan isyarat FUNGSI GUNUNG SEBAGAI PENAHAN GERAKAN TEKTONIK DARI LEMPENG-2 KERAK BUMI DI BAWAHNYA YANG EFEKNYA AKAN DIRASAKAN MANUSIA SEBAGAI BERKURANGNYA EFEK GEMPA TEKTONIK disekitar gunung. tapi kalo suatu ketika masih terjadi juga gempa teknonik di sekitar gunung, maka secara geologi merupakan suatu kebetulan belaka, karena pemicu awalnya ADALAH MASIH ADANYA GERAKAN LEMPENG-2 KERAK BUMI DISEKITAR GUNUNG YANG MENAHAN PERGERAKANNYA.

    Jika pun hal tersebut terjadi, maka bagi umat Islam YANG TIDAK PERNAH MEMANDANG URUSAN DUNIA TERPISAH DENGAN AGAMA, meyakini bahwa secara TAK KASAT MAKNA suatu BENCANA ALAM YANG TERJADI DI SUATU TEMPAT BUKANLAH TANPA HIKMAH sama sekali, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. AR-RUM ayat 36 yang artinya :

    Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan rahmat itu. Dan apabila mereka DITIMPA SESUATU MUSIBAH (BAHAYA) DISEBABKAN KESALAHAN YANG DIKERJAKAN OLEH TANGAN MEREKA SENDIRI, tiba-tiba mereka berputus asa.
    ———————————————————

    =========================
    LHO.. LHOOO..LHOOOO…………

    EMANG GUNUNG MELETUS ITU TERJADI KARENA KESALAHAN
    YANG DIKERJAKAN OLEH TANGAN MEREKA SENDIRI?????
    WADUH…..
    BENAR- BENAR NGIBULLL.

    ASLI DIKIBULIN ARAB.
    ===========================

  40. kemin said

    Para Penonton said
    19/04/2015 pada 13:48

    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU “MENYEBABKAN” GEMPA BUMI MANG..

    KEMIN said
    17/04/2015 pada 18:51
    DIMANA ADA GUNUNG “JUSTRU” DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    LU TAHU KAGAK KAWASAN YG DILALUI CINCIN API (RING OF FIRE) DISITU SERING TERJADI GEMPA TEKTONIK DAN JUGA GEMPA VULKANIK, TETAPI KAWASAN YG TIDAK DILALUI RING OF FIRE, CUMA ADA GEMPA TEKTONIK ITUPUN JARANG TERJADI.
    _____________

    @Para Pembaca Kabarnet Yth…..
    Tulisan berikut ini terpaksa ditayang ulang dengan ditambah sedikit penjelasan karena si @Kemin ini sdh dijelasin tetapi tetep kagak paham-paham.
    Topik utamanya adalah, betulkah “keberadaan” gunung berapi MENYEBABKAN gempa bumi alias bumi berguncang…?
    Untuk mengujinya bisa dikaji dari berbagai sumber dibawah ini.

    BAGAIMANAKAH PROSES TERBENTUKNYA GUNUNG BERAPI..?
    (KETERANGAN TAMBAHAN)

    Pertama :
    Secara geografis, gunung api “terbentuk” pada empat busur, yaitu :
    1. Busur tengah benua, terbentuk AKIBAT pemekaran kerak benua
    2. Busur tepi benua, terbentuk AKIBAT penunjaman kerak samudara ke kerak benua
    3. Busur tengah samudera, terjadi AKIBAT pemekaran kerak samudera
    4. Busur dasar samudera yang terjadi AKIBAT terobosan magma basa pada penipisan kerak samudera.
    Sumber http://geografi-geografi.blogspot.com/2011/05/terjadinya-gunung-api.html

    Kedua :
    Dalam proses kelahirannya, gunung berapi adalah gunung yang terbentuk jika magma dari “perut” bumi naik ke permukaan.
    Sumber http://www.merbabu.com/artikel/terbentuknya_gunung.php

    Ketiga :
    Dalam proses kelahirannya, gunung api terbentuk “akibat” adanya pergerakan lempeng yang terus menekan sejak jutaan tahun lalu hingga sekarang.
    Sumber http://brainly.co.id/tugas/121390

    BAGAIMANAKAH GUNUNG BERAPI BISA MELETUS..?

    Pertama :
    “Gunung api dapat meletus sebagai ‘akibat’ peningkatan bouyancy dan mobilitas tubuh magma,” jelas Mirzam.
    Hal tersebut terjadi di bawah, dalam, dan atas magma chamber.
    Magma chamber yang terdesak oleh batuan sehingga volume magma bertambah dan akhirnya muncul sebagai letusan.
    Sumber http://www.itb.ac.id/news/4226.xhtml

    Kedua :
    Gunung meletus bisa terjadi “karena” endapan magma di dalam “perut” bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.
    Magma adalah cairan pijar yang terdapat “di dalam” lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C.
    Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C.
    Sumber https://yudhipri.wordpress.com/2010/07/07/mengapa-gunung-berapi-bisa-meletus/

    Ketiga :
    ”Bumi dipisahkan dalam lempengan-lempengan, yang semi baku. Terkadang mereka harus bergerak dan berinteraksi dengan satu sama lain.
    Indonesia memiliki situasi yang “kurang” menguntungkan karena menjadi batas lempengan yang sangat besar, terutama di Jawa.
    Bila “satu lempengan” bergerak ke bawah lempengan lain, maka mulailah bisa terjadi letusan gunung,” papar Cashman.
    Sumber http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/14/02/16/n11zgs-kenapa-sih-gunung-sering-meletus-di-indonesia

    Kesimpulan :
    1. Gunung terbentuk kemudian meletus, semuanya “AKIBAT” aktifitas magma dari dalam perut bumi & pergerakan lempeng bumi.
    2. Gunung bisa meletus lagi atau tidak dan dikatakan masih aktif atau tidak, “BERGANTUNG” dari seberapa besar aktifitas magma dari dalam perut bumi & pergerakan / tumbukan lempeng bumi.
    3. Keberadaan gunung BUKAN sebab bumi berguncang, tapi bumi bergucang & gunungpun berguncang (timbul gempa) kemudian meletus merupakan “AKIBAT” aktifitas magma dan pergeseran / tumbukan kulit bumi yg berpengaruh thd permukaan bumi.
    ————————————————–

    ==========================================
    Semakin banyak lu nulis ILMU KAFIR diatas , justru semakin menunjukkan
    NGIBULnya quran.
    Lu sadar gak di quran kagak ada yang seperti itu.
    Quran cuma bilang LEBAH MAKAN BUAH.
    BUMI DIPASANGIN GUNUNG SUPAYA TIDAK BERGUNCANG.
    Dan semua KIBULAN quran itu TIDAK sesuai dengan KENYATAAN.

    Buktinya sudah jelas . LEBAH tidak makan BUAH. ( QURAN NGIBUL)
    BUMI masih tetep berguncang bahkan sampai
    terjadi TSUNAMI. (NGIBULL LAGI )

    Tetapi lu paksain supaya cocok , dengan segala cara supaya
    cocok LEBAH makan BUAH.
    Ini namanya menutupi KEBOHONGAN dengan KEBOHONGAN BARU.
    Ya bohong kwadarat jadinya. (TAQIYAH).
    ==============================================

    Kepada Yth. Kang UJANG (d/h Emak DESI)
    Elo kan pernah bilang :
    DIMANA ADA GUNUNG “JUSTRU” DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    LU TAHU KAGAK KAWASAN YG DILALUI CINCIN API (RING OF FIRE) DISITU SERING TERJADI GEMPA TEKTONIK DAN JUGA GEMPA VULKANIK, TETAPI KAWASAN YG TIDAK DILALUI RING OF FIRE, CUMA ADA GEMPA TEKTONIK ITUPUN JARANG TERJADI.
    ……stop…….

    Coba elo perhatIIn kalimat yg elo buat, persis anak TK yg sedang menceritakan hantu.
    Seolah-olah ngelihat kejadian tapi kagak tahu gimane cara ngejelasin penyebabnya.
    Emang area dekat G. Lawu & G. Wilis (Jatim) atau area dekat G. Palung, G. Bukit Raya, G. Liangpran, G. Halau-halau (Kalimantan) disitu sering terjadi bumi berguncang, hah…?

    —————————
    ===================================

    Auuhhhhhh lu BEGOK lagi….
    para ahli sudah jelas bilang kawasan yg dilalui cincin api rawan gempa.
    biasanya juga sebelum gunung meletus ditandai gempa dulu.

    Pengetahuan SI MAMAD tentang gunung kan cetek banget.
    dia tahu nya JANDA, BARANG RAMPASAN,JIZHAH,BUNUNH SERANG
    HANCURKAN. tuh contohnya kayak ISIS tuh lihat kelakuannya.niru nabinya.

    Sekarang gue tanya lu.
    Apakah di quran ada ayat tentang GUNUNG MELETUS?
    Tidak kan?
    Itu sebagai bukti ilmunya si mamad hanya sekitar janda dan wanita2 yg boleh di embat oleh mamad.
    betul tidak??

    SATU LAGI quran menjajnjikan surga dengan SUNGAI – SUNGAI.
    Ini bukti lagi NGIBUL si mamad.
    dia cuma tahu gurun saja belum pernah ke jawa , kalimantan, sumatra , papua. dll. di situ banyak sungai.
    gue udah biasa ngelihat sungai, gak seperti mamad jarang tahu sungai.
    makanya di surga cabulnya mamad di imingi sungai.

    si mamad ilmu buminya cetek banget.
    ============================

    Elo itu cuma omong doang, kagak ilmiah dan kagak ada unsur edukasinya. Gue maklumi, sejak awal elo emang bermodal copas, sok tau ame ngamukan, kan..!

    ==========================

    emang quran ilmiah???
    banyak ngibulnya.
    emang ada EDUKASI nya??
    semakin diamalkan manusia jadi semakin biadab.
    lihat aja buktinya isis.
    =============================

    Baeklah, penjelasan dibawah ini justru lebih menegaskan kembali bahwa keberadaan gunung berapi BUKAN penyebab bumi berguncang.

    Pertama :
    KENAPA GUNUNG BERAPI YG TERLETAK DI JALUR CINCIN API (RING OF FIRE) SERING MENIMBULKAN GEMPA VULKANIK SEKALIGUS TIMBUL GEMPA TEKTONIK..?
    KARENA JALUR RING OF FIRE MERUPAKAN POSISI GARIS PATAHAN LEMPENG BUMI DAN TITIK TERJADINYA TUMBUKAN / PERGESERAN LEMPENG BUMI YANG BISA MENGAKIBATKAN BUMI BERGUNCANG SHG TIMBUL GEMPA TEKTONIK, GUNUNG BERAPI MELETUS TIMBUL GEMPA VULKANIK SERTA DI LAUTAN MUNCUL GELOMBANG KEJUT YG DISEBUT TSUNAMI.
    SEMUA FENOMENA ALAM ITU DISEBABKAN OLEH AKTIFITAS EKSTRIM MAGMA BUMI…!

    Kedua :
    KENAPA KAWASAN YANG TIDAK DILALUI RING OF FIRE “JARANG” TERJADI GEMPA TEKTONIK..?
    OLEH SEBAB TIDAK TERLETAK PADA JALUR (JAUH DARI) TITIK PATAHAN LEMPENG BUMI MAKA TUMBUKAN / PERGESERAN LEMPENG BUMI AKIBAT AKTIFITAS MAGMA BUMI BER-DAMPAK SANGAT KECIL AKAN TERJADINYA GEMPA.

    Ketiga :
    GUNUNG MASIH BERPOTENSI BISA MELETUS WALAUPUN TIDAK TERLETAK PADA JALUR CINCIN API (RING OF FIRE). KENAPA GUNUNG BISA MELETUS “PADAHAL” JAUH DARI RING OF FIRE..?
    SEMUA ITU AKIBAT AKTIFITAS EKSTRIM MAGMA DARI PERUT BUMI YANG MENIMBULKAN DAYA ANGKAT (UPLIFT) YANG MAMPU MELAWAN KEKUATAN GAYA BERAT GUNUNG ITU.

    Sudah paham sampai disini..?
    Betul sudah paham…?
    Kalau elo masih belon paham, tolong dech berobat ke dokter.
    Sadar atau kagak, mungkin “AKIBAT” adanya pergantian nama si DESI (cewek) pindah nama ke si UJANG (cowok) yang secara tidak langsung mengindikasikan terjadinya pergeseran / mutasi genetik.
    Makanye jangan gonta ganti identitas / status kelamin dong, Min..!

    Ya udah, kali ini gue kagak ketawa “Xiiee…. Xiiee… Xiiee…” dech.

    ===================================
    AHHH …. LU TULIS SEABREG- ABREG.
    ILMUNYA KAFIR SEMUA.

    MESTINYA LU PAMERIN AYAT QURAN .
    Q 33; 50-51 KEK BAHAS.

    DI KIBULIN ARAB SIH!!!!

    =======================

  41. LOGIKA said

    KIMOCHI
    ………………..
    Kalau memang setuju, ya sudah.
    Berarti BENAR bahwa Allah SWT dari awal memang SUDAH menghendaki/menginginkan seseorang untuk berbuat sesat dan masuk neraka.

    Masalah tidak adanya satupun manusia yang bisa memastikan siapa yang bakal masuk surga atau neraka, itu sama sekali tidak pernah saya bantah.
    Dan argumen “tidak adanya manusia yang bisa memastikan” ini sama sekali tidak menihilkan kenyataan bahwa AJARAN ISLAM MEMANG MENGAJARKAN BAHWA ALLAH SWT SUDAH BENAR-2 MENGHENDAKI SESEORANG UNTUK BERBUAT SESAT DAN MASUK NERAKA
    ………………..

    ___________________

    Inila dia yang sselalu saya sebut SEBAGAI KEBIASAAN ANDA UNTUK MENGAMBIL KESIMPULAN SECARA TANCAP GAS “WUUUUZZSSTT !”

    Mengapa ???

    Karena pertanyaan logisnya :

    Ketika anda setuju dengan pendapat kalau TIDAK ADA MANUSIA YANG BISA MEMASTIKAN SIAPA YANG BAKAL MASUK SURGA ATAU NERAKA WALAU TAKDIRNYA SUDAH SELESAI DITENTUKAN, maka APAKAH BISA DIPASTIKAN KALAU :

    A) Seorang yang berbuat maksiat JIKA KEMUDIAN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA AKAN TETAP MASUK NERAKA ???
    B) Seorang yang berbuat jahat JIKA KEMUDIAN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA AKAN TETAP MASUK NERAKA ???
    C) Seorang yang berbuat sesat JIKA KEMUDIAN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA AKAN TETAP MASUK NERAKA ???
    D) Seorang yang berbuat sesat JIKA KEMUDIAN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA AKAN TETAP MASUK NERAKA ???

    TIDAK BUKAN …………

    Karena SEKALI LAGI URUSAN MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA SESEORANG CUMA ALLAH SWT YANG MAHA MENGETAHUINYA, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS AZ-ZUMAR AYAT 53 :

    قُلْ يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

    Artinya :
    ———-
    Katakanlah: “Hai HAMBA-HAMBA-KU YANG MELAMPAUI BATAS TERHADAP DIRI MEREKA SENDIRI, JANGANLAH KAMU BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH. Sesungguhnya ALLAH MENGAMPUNI DOSA-DOSA SEMUANYA. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    (QS: Az-Zumar Ayat: 53)

    Jelas bukan WALAUPUN TAKDIR DIKATAKAN TELAH SELESAI DITENTUKAN SEKALIPUN, MANUSIA TETAP DIPERINTAHKAN UNTUK TIDAK MENYERAH PADA KENYATAAN ATAU DOSA DI MASA LALU DAN TETAP BERSEMANGAT UNTUK BERTOBAT DAN MEMPERBAIKI DIRI. manusia tidak boleh TANCAP GAS BERPESIMIS TIDAK BISA MASUK SURGA DENGAN KESALAHAN-2 YANG TELAH ATAU PERNAH DILAKUKANNYA, asalkan kemudian MAU BERTTOBAT DENGAN SUNGGUH-2 DAN TETAP BERADA DI JALAN YANG LURUS KEDEPANNYA HINGGA AKHIR HAYATNYA.

    Soal TAKDIR AKHIRNYA BISA MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA …… kembali MENJADI URUSAN DAN RAHASIA ALLAH SWT dan Allah SWT HANYA MENYEBUTKAN CIRI-CIRINYA, SIAPA HAMBA-2-NYA YANG AKHIRNYA KELAK AKAN MENJADI PENDUDUK SURGA atau NERAKA.

    Sangat berbeda dengan KESIMPULAN ANDA, yang menganggap KARENA TAKDIR MANUSIA TELAH SELESAI DITENTUKAN SEBELUM MANUSIA DICIPTAKAN, MAKA SEORANG YANG BERBUAT MAKSIAT, JAHAT, SESAT ATAU KAFIR SUDAH DIPASTIKAN TIDAK AKAN MASUK SURGA -> Jadi PERCUMA SAJA BERTOBAT DAN MEMPERBAIKI DIRI, tapi teruskan saja, karena toh TAKDIRNYA SUDAH DITENTUKAN SESUAI DENGAN KEADAAN SAAT INI, begitu kan KIM ?

  42. LOGIKA said

    Ujang menanggapi Para Penonton :
    ………………
    AHHH …. LU TULIS SEABREG- ABREG.
    ILMUNYA KAFIR SEMUA.

    MESTINYA LU PAMERIN AYAT QURAN .
    Q 33; 50-51 KEK BAHAS.

    DI KIBULIN ARAB SIH!!!
    …………….

    ________________________

    Inilah CONTOH NYATA GAMBARAN TINGKATAN IQ KATAK DALAM TEMPURUNG yang ampe gini hari gak nyadar-nyadar juga MISI JAWABAN DARI PENJELASAN rekan-2 muslim di sini. Ketika muslim menjelaskan teori-2 yang membenarkan isyarat AL-QURAN, SIAPA YANG PERDULI DENGAN TEORI-2 ITU TEMUAN ATAU PENDAPAT SIAPA ???

    Mau temuan ORANG KAFIR KEK, ORANG ARAB KEK, MAHLUK ALIEN KEK, JIN KEK, gak penting Tong !
    Karena yang terpenting adalah BAHWA YANG TERTULIS DI DALAM AL-QURAN SEJAK 14 ABAD YANG LALU ITU TERNYATA DAPAT DIBUKTIKAN DAN DIBENARKAN OLEH TEORI-2 DAN TEMUAN-TEMUAN MANUSIA SETELAHNYA BERATUS-RATUS ATAU BERABAD-ABAD KEMUDIAN !

    SADAR GAK LU TONG ?

  43. Para Penonton said

    kemin said
    16/04/2015 pada 07:51
    gue ITB.
    emang elu… lulusan pesantren ngruki.

    kemin said
    21/04/2015 pada 20:54
    AHHH …. LU TULIS SEABREG- ABREG.
    ILMUNYA KAFIR SEMUA.
    ___________________________

    Haaaaaaaaahhhh, elo ITB….?
    Haaaaaaaaahhhh, elo ITB….?
    Haaaaaaaaahhhh, elo ITB….?
    Masak siiiiiiiiih……, elo ITB….?

    Betulan niih…. mahasiswa / lulusan ITB, hah….?
    Serius niih..?
    Seingat gue, waktu di ITB dulu kagak ada orang yang parah kayak gini.
    Cara berdebat, beranalisa, bernalar ame berlogika kok seperti alumni “INSTITUT TEKNOLOGI BADUT”.
    Elo keseringan ngebaca komik Swara Ngibul, siiih..?
    Coba baca serial Kho Ping Ho, mungkin agak mending ada unsur edukasinye.

    Emang guru pengajar sekolah negeri di Indonesia yg mayoritas muslim, ilmunya KAFIR..?
    Ape dosen-dosen ITB yg memberi kuliah tentang Geologi dengan sub materi kegunung-apian, banyak yang KAFIR..?
    Gue maklum dech kalau elo TIDAK pernah diajari Geologi, tapi gue liat cara2 elo berdebat sama sekali TIDAK menunjukkan seseorang yg terpelajar.

    Elo liat kagak, http://www.itb.ac.id/news/4226.xhtml adalah situs miliknye orang ITB, emang ini KAFIR..?
    Percuma, elo ngeagung-agungin ilmu Kafir JEMPOLAN, kalau nalar elo sendiri malah JEBLOK.
    Yang berdebat elo sama gue, kagak perlu ngoceh kesana kemari ntar malah keliatan badutnye, Min.

    Fakta telah menunjukkan, elo itu :
    => etungan 72/73 x 100 % kagak bener
    => ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => nulis asbabun kagak becus
    => tulis sendiri dg kata asbabon, ee eh NGELES katanye sengaja tulis BABON => tambah nguawur.
    => ketemu elo aja kagak pernah, gimane elo tau gue cuma Islam KTP => NGIBUUUL lagi
    => ee.. eh sekarang modus baru pengguna narkoba didenda =>ilustrasi korban Ketoprak Konyol.

    Ee…. eh… kok bisa-bisanye bilang, “gue ITB”. Ape kagak malu, hah….?
    Ooooo…. maksudnye, elo lulusan Institut Teknologi Badut, makanye kiblatnye situs Swara Ngibul.
    Siiiiipp…..lah.

    @Para Pembaca Kabarnet
    Niiih… orang sdh kagak layak pake untuk diajak ber-DEBAT, lebih layak diajak ber-OBAT.
    Gimana mau berdebat, lha.. menentukan apakah dirinya cewek atau cowok, aje bingung.
    Kadang pake si Desi (cewek) kadang nama si Ujang (cowok), kok seperti pengikut Trans Gender.

    Xiieee…… Xiieee…… Xiieee…… Xiieee…… Xiieee……

  44. Kimochi said

    Ketika anda setuju dengan pendapat kalau TIDAK ADA MANUSIA YANG BISA MEMASTIKAN SIAPA YANG BAKAL MASUK SURGA ATAU NERAKA WALAU TAKDIRNYA SUDAH SELESAI DITENTUKAN, maka APAKAH BISA DIPASTIKAN KALAU :

    A) Seorang yang berbuat maksiat JIKA KEMUDIAN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA AKAN TETAP MASUK NERAKA ???
    B) Seorang yang berbuat jahat JIKA KEMUDIAN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA AKAN TETAP MASUK NERAKA ???
    C) Seorang yang berbuat sesat JIKA KEMUDIAN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA AKAN TETAP MASUK NERAKA ???
    D) Seorang yang berbuat sesat JIKA KEMUDIAN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA AKAN TETAP MASUK NERAKA ???

    TIDAK BUKAN …………

    Ck.. ck… ck… Benar2 tidak tahu malu.
    Kenapa topik diskusinya lagi2 malah digeser ke masalah ketidaktahuan dan ketidakmampuan manusia dalam memastikan takdirnya?

    Yang kemarin2 sedang kita diskusikan itu adalah tentang apakah dalam kasus perbuatan sesat manusia itu Allah SWT memang menghendaki/menginginkan dan sudah menetapkannya sebelum manusia lahir atau tidak.
    Dan kesimpulannya sudah sama2 kita dapat, yaitu
    1. Anda sudah setuju bahwa Allah SWT memang sebagai pihak yang “menciptakan segala hal yang terkait dengan kejadian tersebut” (termasuk ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang berbuat sesat).
    2. Anda juga setuju bahwa Allah SWT memang SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang menjadi penghuni neraka semenjak orang itu belum lahir.

    Dua hal di atas ini berarti sudah membenarkan argumen2 saya selama ini yang mengatakan bahwa Allah SWT memang dari awal memang SUDAH menghendaki/menginginkan seseorang untuk berbuat sesat dan masuk neraka.

    Tapi konyolnya, setelah anda akhirnya (dengan terpaksa) menyetujui 2 hal kesimpulan di atas, kenapa masalahnya lalu digeser ke topik lain?
    Apa karena supaya setidaknya terlihat ada bahan yang bisa anda bantah ya?

    Masalah ketidakmampuan manusia dalam memastikan takdirnya itu sama sekali tidak menihilkan kesimpulan di atas, bahwa Allah SWT memang dari awal memang SUDAH menghendaki/menginginkan seseorang untuk berbuat sesat dan masuk neraka.

    Seperti yang saya bilang sebelumnya :
    Jadi manusia tahu atau tidak tahu, bisa atau tidak bisa memastikan, tetap saja kenyataannya adalah Allah SWT SUDAH menetapkan dari awal seseorang untuk masuk neraka.
    Tetap saja kenyataannya adalah Allah SWT SUDAH menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    Tetap saja kenyataannya adalah Allah SWT akan membimbing manusia yang diciptakannya sebagai penghuni neraka itu untuk melakukan amalan/perbuatan sesat.
    Jadi dalam hal kesesatan dan kekafiran, Allah SWT memang SUDAH menghendaki/menginginkan dari awal, yaitu dengan menciptakan sebagian manusia sebagai penghuni neraka dan lalu semakin menyesatkan mereka sehingga akhirnya mereka benar2 masuk neraka.

    Sangat berbeda dengan KESIMPULAN ANDA, yang menganggap KARENA TAKDIR MANUSIA TELAH SELESAI DITENTUKAN SEBELUM MANUSIA DICIPTAKAN, MAKA SEORANG YANG BERBUAT MAKSIAT, JAHAT, SESAT ATAU KAFIR SUDAH DIPASTIKAN TIDAK AKAN MASUK SURGA -> Jadi PERCUMA SAJA BERTOBAT DAN MEMPERBAIKI DIRI, tapi teruskan saja, karena toh TAKDIRNYA SUDAH DITENTUKAN SESUAI DENGAN KEADAAN SAAT INI, begitu kan KIM ?

    Loh, kapan saya membuat kesimpulan2 di atas?
    Kapan saya mengatakan bahwa “seseorang yang berbuat maksiat, jahat, sesat atau kafir maka DIPASTIKAN tidak akan masuk surga”?
    Kapan saya mengatakan bahwa “percuma saja bertobat dan memperbaiki diri, tapi teruskan saja, karena toh takdirnya sudah ditentukan sesuai dengan keadaan saat ini”?

    Saya sama sekali tidak pernah membuat kesimpulan2 seperti di atas, bro.
    Dan saya yang dikata-katain sudah tancap gas?
    Ck.. ck.. ck.. Ini kan maling teriak maling namanya.

    Sebelumnya berusaha menggeser topiknya ke masalah lain supaya ada bahan untuk dibantah.
    Eh sekarang malah membuat tuduhan bahwa orang lain sudah mengambil kesimpulan, padahal orang tsb sama sekali tidak pernah menyimpulkan seperti itu.
    Benar2 cara berdiskusi yang konyol dan memalukan untuk dilihat.

    Silakan anda tunjukkan buktinya, di argumen saya yang mana yang membuat kesimpulan seperti yang anda katakan di atas.
    Saya akan tunggu dan akan saya tagih terus selama anda tidak bisa memberikan buktinya.
    Anda sudah menuduh orang lain, berarti bisa juga menunjukkan buktinya kan?

  45. Ujang said

    SADAR GAK LU TONG ?
    Karena yang terpenting adalah BAHWA YANG TERTULIS DI DALAM AL-QURAN
    SEJAK 14 ABAD YANG LALU ITU TERNYATA DAPAT DIBUKTIKAN DAN DIBENARKAN
    OLEH TEORI-2 DAN TEMUAN-TEMUAN MANUSIA SETELAHNYA BERATUS-RATUS ATAU
    BERABAD-ABAD KEMUDIAN !

    SADAR GAK LU TONG ?
    ___________________________________________-

    Benar 2 ngibul…
    Memang lebah makan buah sesuai dengan ilmu pengetahuan modern?

    Membunuh suaminya ,lalu mengambil istrinya seperti kelekuan muhammad
    masih cocok dijaman sekarang?

    Menyerang Negara Persia terus memaksa pemimpin dan rakyatnya
    masuk islaM , SESUAI di jaman sekarang?

    Menyusui lelaki dewasa SESUAI dijaman sekarang?

    Bumi HAMPARAN tanpa ada satupun ayat yang menyatakan bumi BULAT,
    apaSESUAI dengan kenyataan?

    Mengawini menantu sendiri apa SESUAI dijaman sekarang, seperti yang
    dilakukan muhammaD pada Zaenab ?

    Ngesex dengan pembantu rumah tangga seperti kelakuan muhammaD,
    DAN DITIRU oleh majikan 2 ARAB pada TKW yang cantik.
    apa SESUAI di jaman sekarang ? .

    Jawab.

    a. Sesuai.

    b. tidak sesuai.

    AYYOOOO JAWAB TONG!!!

    DIKIBULIN ARAB SIH.

  46. kemin said

    Betulan niih…. mahasiswa / lulusan ITB, hah….?
    Serius niih..?
    —————————-

    ===========================
    Ya bener gue ITB.
    Lu mana?? Ngruki apa bukan jawab dong!! jangan gak jelas gitu.!
    ===================================

    Seingat gue, waktu di ITB dulu kagak ada orang yang parah kayak gini.
    Cara berdebat, beranalisa, bernalar ame berlogika kok seperti alumni “INSTITUT TEKNOLOGI BADUT”.
    ————————————————-

    =============================================
    Seingat gue juga , tidak ada temen gue yang BEGOK kayak elu,
    sampai2 tidak tahu setan diiket dibulan ramadhan.
    ===========================================

    Elo keseringan ngebaca komik Swara Ngibul, siiih..?
    Coba baca serial Kho Ping Ho, mungkin agak mending ada unsur edukasinye.
    ——————————————

    =====================================
    Otak lu jejali ajaran ARAB sih ya rusak jadinya
    Negara 2 yang sudah menerapkan syareat ONTA kan rusuh semua.
    Coba tonton Sun Go Kong ! jauh lebih baik dari pada nonton perang badar.
    ========================================

    Emang guru pengajar sekolah negeri di Indonesia yg mayoritas muslim, ilmunya KAFIR..?
    ——————————————————–

    Lho.. lu BEGOK lagi, Dosen2 ITB memang mayoritas muslim,
    tapi pelajaran yang diajarkan kan ilmu KAFIR.
    Contoh: penemu mesin 4 langkah Otto orang kafir. Diesel , kafir juga,
    Carnot Kafir juga, Thomas Edison, dll Kafir juga kan?
    Nah ilmu temuan Kafir itu dipelajari oleh Dosen diteruskan ke kita,
    begitu .
    Lu kok o,on abis sih?
    ================================================

    Ape dosen-dosen ITB yg memberi kuliah tentang Geologi dengan sub materi kegunung-apian, banyak yang KAFIR..?
    ———————————

    =================================
    Ya sama Dosennya bukan Kafir ,tapi mata kuliahnya ilmu temuan Kafir.
    Aduhhhh o on abis sih lu??
    ==================================================

    Gue maklum dech kalau elo TIDAK pernah diajari Geologi, tapi gue liat cara2 elo berdebat sama sekali TIDAK menunjukkan seseorang yg terpelajar.
    ——————————————————-

    ==============================
    Memang lu terpelajar ?
    Begok begitu?
    ================================

    Elo liat kagak, http://www.itb.ac.id/news/4226.xhtml adalah situs miliknye orang ITB, emang ini KAFIR..?
    ————————————————————

    =========================================
    Lho… lu begok lagi..
    Jaman sekarang siapa saja bisa punya Web site.
    Tetapi yang menemukan dan pengelola internet itu
    tetap kafir.
    Lu begok amat sih.
    ===============================================

    Percuma, elo ngeagung-agungin ilmu Kafir JEMPOLAN, kalau nalar elo sendiri malah JEBLOK.
    ——————————————–

    ======================================================

    Memang nalar lu gak JEBLOK?
    =================================================

    Yang berdebat elo sama gue, kagak perlu ngoceh kesana kemari ntar malah keliatan badutnye, Min.
    ———————————————————————-

    ==================================
    Gue tidak ngoceh kemana-mana?
    Cuma NGIKUTIN alur cerita lu saja.
    ==========================================

    Fakta telah menunjukkan, elo itu :
    => etungan 72/73 x 100 % kagak bener
    => ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => nulis asbabun kagak becus
    => tulis sendiri dg kata asbabon, ee eh NGELES katanye sengaja tulis BABON => tambah nguawur.
    => ketemu elo aja kagak pernah, gimane elo tau gue cuma Islam KTP => NGIBUUUL lagi
    => ee.. eh sekarang modus baru pengguna narkoba didenda =>ilustrasi korban Ketoprak Konyol.
    ———————————————————————————

    ==================================================

    Masalah salah ketik, lu juga banyak salah ketik,
    gue ini orang sibuk, jadi gue gak sempat koreksi lagi tulisan gue.
    Tetapi salah persepsi dalam menilai suatu masalah nah itu baru o on.
    =====================================================

    Ee…. eh… kok bisa-bisanye bilang, “gue ITB”. Ape kagak malu, hah….?
    Ooooo…. maksudnye, elo lulusan Institut Teknologi Badut, makanye kiblatnye situs Swara Ngibul.
    Siiiiipp…..lah.
    ———————————————————–

    =============================
    Kenapa harus malu?
    Daripada lu lulusan mana? , gak jelas.
    Kalaupun elu lulusan AL Azhar sekalipun, paling yang lu pelajari disana,
    tentang : Jumlah istri nabi.
    : Umur AISYAH waktu ditidurin nabi.
    : Tentang Jaenab MENANTUNYA nabi.
    :Tentang pembagian harta rampasan perang.dll
    ==================================================

    @Para Pembaca Kabarnet
    Niiih… orang sdh kagak layak pake untuk diajak ber-DEBAT, lebih layak diajak ber-OBAT.
    Gimana mau berdebat, lha.. menentukan apakah dirinya cewek atau cowok, aje bingung.
    Kadang pake si Desi (cewek) kadang nama si Ujang (cowok), kok seperti pengikut Trans Gender.

    —————————————

    ==================================================
    Namanya juga nama samaran , siapa saja boleh , semua orang juga gak ada
    pakai nama asli disini.
    Memang nama lu siapa ? nama kok ” para penonton”.
    Gendernya juga gak jelas
    ============================================

    Xiieee…… Xiieee…… Xiieee…… Xiieee…… Xiieee……
    —————————————-

    =================================================
    Dari dulu modal Xiieee…… Xiieee…doang .

    DIKIBULIN ARAB SIH.
    ========================================================

  47. Para Penonton said

    Institut Teknologi Badut.
    Jurs. Ilustrasi Hakim Kemin.

    Xiiieeee….. Xiieee…. Xiiieee…

  48. Para Penonton said

    kemin said
    25/04/2015 pada 18:26

    Pertama :
    Ya bener gue ITB.
    Lu mana?? Ngruki apa bukan jawab dong!! jangan gak jelas gitu.

    Kedua :
    Lho… lu begok lagi..
    Jaman sekarang siapa saja bisa punya Web site.
    Tetapi yang menemukan dan pengelola internet itu
    tetap kafir.
    ____________

    Emang yg gue jelasin diatas kagak jelas, hah…?
    Bener2 keliatan TELMI.
    Nih gue jelasin lagi….

    Jawaban Pertama :
    Baeklah….
    Gue pernah menempuh pendidikan yg sama dengan pendiri negeri ini.
    Mata kuliah yg pernah gue ambil :
    1. Geologi Teknik
    2. Ilmu ukur tanah
    3. Mekanika Tanah
    4. Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (dulu Andal)
    5. Statistik.
    6. Mekanika Teknik dll.
    Kalau elo masih mau berdebat ttg gempa, sebaiknya elo minum anggur merah dulu supaya elo tebal muka.

    Jawaban Kedua :
    Kalau sumber yg gue kutip, elo anggep semua dari KAFIR kagak masalah.
    Semua ilmu kafir ttg teori kegunung-apian TIDAK ada yg bertentangan dengan Qur’an.
    Arti sebaliknye, TIDAK ada satupun ilmu kafir yang mendukung bahwa :
    “DIMANA ADA GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG”
    Elo saja yang punya teori NGIBUL.

    Xiieee…. Xiieee…. Xiieee….
    Ini semakin menegaskan, ternyata elo kafir CETHEK (dangkal).
    Maklum, alumni Institut Teknologi Badut.

    Sudah paham sampai disini..?
    Betul sudah paham…?
    Kalau elo masih belon paham, tolong dech berobat ke dokter.
    Sadar atau kagak, mungkin “AKIBAT” adanya pergantian nama si DESI (cewek) pindah nama ke si UJANG (cowok) yang secara tidak langsung mengindikasikan terjadinya pergeseran / mutasi genetik.
    Makanye jangan gonta ganti identitas / status kelamin dong, Min..!

  49. LOGIKA said

    KIMOCHI
    ………………..
    Ck.. ck… ck… Benar2 tidak tahu malu.
    Kenapa topik diskusinya lagi2 malah digeser ke masalah ketidaktahuan dan ketidakmampuan manusia dalam memastikan takdirnya?

    Yang kemarin2 sedang kita diskusikan itu adalah tentang apakah dalam kasus perbuatan sesat manusia itu Allah SWT memang menghendaki/menginginkan dan sudah menetapkannya sebelum manusia lahir atau tidak.
    Dan kesimpulannya sudah sama2 kita dapat, yaitu
    1. Anda sudah setuju bahwa Allah SWT memang sebagai pihak yang “menciptakan segala hal yang terkait dengan kejadian tersebut” (termasuk ide, inspirasi, motivasi, niat dan latar belakang tindakan seseorang berbuat sesat).
    2. Anda juga setuju bahwa Allah SWT memang SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang menjadi penghuni neraka semenjak orang itu belum lahir.

    Dua hal di atas ini berarti sudah membenarkan argumen2 saya selama ini yang mengatakan bahwa Allah SWT memang dari awal memang SUDAH menghendaki/menginginkan seseorang untuk berbuat sesat dan masuk neraka.

    Tapi konyolnya, setelah anda akhirnya (dengan terpaksa) menyetujui 2 hal kesimpulan di atas, kenapa masalahnya lalu digeser ke topik lain?
    Apa karena supaya setidaknya terlihat ada bahan yang bisa anda bantah ya?
    …………………

    _______________________

    TIDAK TAHU MALU ???

    TOPIKNYA DIGESER KE MASALAH KETIDAKTAHUAN DAN KETIDAKMAMPUAN ???

    ALLAH SWT SUDAH MENETAPKAN DAN MENCIPTAKAN SESEORANG MENJADI PENGHUNI NERAKA SEJAK SEBELUM LAHIR ???

    ALLAH SUDAH MENGHENDAKI SESEORANG UNTUK BERBUAT SESAT ???

    AGAR TERLIHAT ADA BAHAN YANG DIBANTAH ???

    Justru andalah yang YANG SEHARUSNYA SADAR DAN MALU dengan KESIMPULAN TANCAP GAS seperti ini. Mengapa ?
    Karena penjelasan akhir saya justru MENEGASKAN BANTAHAN SAYA PADA PENJELASAN ANDA bahwa :

    ALLAH SWT HANYA MENGJIJINKAN TERWUJUDNYA KEJAHATAN, KEMAKSIATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN TETAP TERJADI DI DUNIA INI.
    MENGIJINKAN TETAP TERWUJUDNYA PERBUATAN BURUK berarti tetap menciptakan segala sesuatu yang diinginkan dan yang dibutuhkan oleh sipelaku perbuatan buruk tersebut agar bisa tetap terjadi.

    Namun demikian kalimat ALLAH SWT MENGIJINKAN TETAP TERWUJUDNYA PERBUATAN BURUK TETAP TERJADI DI DUNIA => BUKANLAH BERARTI KALAU PERBUATAN BURUK TERSEBUT SESUAI DENGAN KEINGINAN ALLAH SWT.

    ===========================================================================
    JELAS SANGAT TIDAK SESUAI KEINGINAN ALLAH SWT SEBAGAI TUHAN YANG MAHA ESA !!!
    ===========================================================================

    SECARA LOGIKA TERBUKTI DENGAN :
    1. KEBERADAAN PARA NABI DAN RASUL UTUSAN ALLAH SWT di dunia yang mengajarkan segala bentuk kebaikan dan meninggalkan dosa.
    2. KEBERADAAN DZABUR, TAURAT, INJIL DAN AL-QURAN sebagai kitab suci Allah yang berisikan perintah-2 dan larangan-2-Nya.
    3. KEBERADAAN KEMATIAN sebagai bentuk panggilan dari Allah SWT untuk meminta PERTANGGUNGJAWABAN manusia sebagai hamba-Nya.

    SECARA LOGIKA :
    Kalau TIDAK ADANYA :
    1. PARA UTUSAN ALLAH SWT,
    2. KITAB-2 SUCI ALLAH SWT
    3. KEMATIAN MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH SWT
    maka bisa jadi sesuai dengan KESIMPULAN TANCAP GAS anda bahwa seorang penjahat, pemaksiat, penyesat dan pengkafir WALAUPUN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA bisa jadi tetap MASUK NERAKA dengan asumsi :

    1. MENJADI PENDOSA -> TERJADI KARENA KEHENDAK (TAKDIR) ALLAH SWT
    2. MENJADI MASUK NERAKA KARENA BERBUAT DOSA -> TERJADI KARENA KEHENDAK ALLAH SWT

    Begitu kan, KIm ?

    SECARA LOGIKA dengan pendirian anda ini, maka WHERE IS POSISI :

    1. TUJUAN PENGUTUSAN PARA NABI DAN RASUL di dunia pada suatu kaum ?
    2. TUJUAN PENURUNAN KITAB-2 SUCI DZABUR, TAURAT, INJIL DAN AL-QURAN yang berisikan perintah-2 dan larangan-2 untuk berbuat dosa ?
    3. TUJUAN PENGKARUNIAAN AKAL BERFIKIR sebagai kelebihan manusia dibandingkan mahluk-2 hidup lainnya di dunia ?
    4. TUJUAN DARI PEMBERIAN AMANAH BERAT pada manusia sebagai KHALIFAH di muka bumi ?
    5. TUJUAN DARI PEMBATASAN UMUR MANUSIA hidup di dunia ?
    6. TUJUAN DARI ADANYA PENGINGATAN DAN PEMBERIAN KESEMPATAN UNTUK BERTOBAT oleh Allah SWT pada manusia ketika ajal belum tiba ?
    7. TUJUAN DARI PETUNJUK ADANYA PENGAMPUNAN DARI ALLAH SWT kepada hamba-2-Nya yang mau bertobat dengan sungguh-2 ?

    Apakah karena memang KETUJUH HAL DI ATAS TIDAK ANDA KENAL SAMA SEKALI di dalam keyakinan anda sebagai umat Kristen sehngga anda terkesan atau terisyarat menampiknya dalam setiap penjelasan anda ketika membantah argumentasi saya, Kim ?

    Mungkin karena AJARAN PENGHAPUSAN DOSA yang anda yakinilah yang saat ini telah menyebabkan anda berpendirian seperti di atas dalam menanggapi setiap uraian saya sebagai muslim, sehingga sampai-2 KESEMPATAN BERTOBAT BAGI PELAKU KEJAHATAN, KEMAKSIATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN sajA jadi anda anggap TIDAK ADA ATAU TIDAK BERLAKU BAGI PARA PELAKU dengan alasan KARENA SUDAH DITAKDIRKAN OLEH ALLAH SWT menurut pemikiran dan pemahaman anda

    =====================================================================================================================
    Padahal sudah saya luruskan kalau :

    1. Perbuatan jahat tetap terjadi di dunia karena Allah SWT SEMATA tetap mengijinkan kejadiannya untuk terjadi untuk DIAMBIL HIKMAHNYA.
    2. Pada prinsipnya melalui para utusan dan kitab-2 suci-Nya, Allah SWT tetap menghendaki agar hamba-2-Nya menghindari perbuatan dosa.
    3. Allah SWT tetap memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada hamba-2-Nya yang terlanjur berbuat dosa untuk bertobat kepada-Nya.
    4. Urusan takdir manusia MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA adalah HANYA ALLAH SWT YANG MENGETAHUINYA dan tidak diberitahukan pada manusia
    5. Oleh karena tidak ada manusia yang tahu, maka MANUSIA DIPERINTAHKAN UNTUK BERLOMBA-2 BERTOBAT DAN HIDUP DIJALAN YANG LURUS.
    6. KESEMPATAN HIDUP BAGI MANUSIA SEBETULNYA ADALAH SEBUAH UJIAN UNTUK BISA LULUS ATAU TIDAKNAYA MASUK KE SURGA.
    7. NASIB MANUSIA BISA MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA KELAK adalah TIDAK DIJAMIN OLEH SIAPAPUN SELAIN DIRINYA SENDIRI.

    JADI BUKAN DIGESER KEARAH KETIDAKTAHUAN ATAU KLETIDAKMAMPUAN seperti tudingan anda, MELAINKAN KARENA SECARA LOGIKA SANGAT RELEVAN DENGAN KETUJUH POINT DI ATAS. Itu bagi YANG JELI MENANGKAP MISI PENJELASAN ANDA.

  50. LOGIKA said

    UJANG
    …………
    Benar 2 ngibul…
    Memang lebah makan buah sesuai dengan ilmu pengetahuan modern?
    ………….

    _________________

    Memangnya ketika KEYAKINAN ANDA MENGABARKAN KALAU TUHAN MELAYANG-2 DI ATAS LAUTAN, benar-2 bermakna seperti TOKOH SUPERMAN YANG SEDANG TERBANG SOLO KESANA KEMARI, yang berarti ukurannya JAUHHHHHHH LEBIH KECIL DARI ALAM SEMESTA RAYA CIPTAANNYA YANGTERDIRI DARI MILYARAN GALAKSI DAN TRILYUNAN BINTANG-BINTANG yang gedenya naudjubilah tak terbatas ?

    Memangnya ketika KEYAKINAN ANDA ENGABARKAN KALAU BUMI TERGANTUNG DI RUANG HAMPA, berarti BUMI BENAR-2 DIGANTUNG PAKAI TALI DARI ATAS KERAJAAN TUHAN ANDA seperti BUAH APEL YANG SEDANG DIGANTUNG OLEH SIPOLAN DI ATAS DAHAN POHON ?

    JIka benar demikian, maka benar-2 PEMIKIRAN TAK TERTOLONG DARI IQ YANG JUGA TAK TERTOLONG ……………………

    UJANG
    …………….
    Membunuh suaminya ,lalu mengambil istrinya seperti kelekuan muhammad
    masih cocok dijaman sekarang?
    ……………
    __________________

    Memangnya ketika KEYAKINAN ANDA mempertanyakan soal KEPANTASAN MENGHAKIMI ORANG YANG TELAH BERDUSTA DEMI KEMULYAAN TUHAN itu benar-2 bermakna kalau TUHAN ITU MEMBENARKAN PERBUATAN DUSTA ?

    UJANG
    ………….
    Menyerang Negara Persia terus memaksa pemimpin dan rakyatnya
    masuk islaM , SESUAI di jaman sekarang?
    …………..

    __________________

    Lalu MENGAPA ADA ISTILAH PERANG SALIB di jaman dulu ?
    Mengapa gak disebut sebagai PERANG LAINNYA ?

    Apakah TINDAKAN MEMBUMIHANGUSKAN IRAK BERASARKAN TUDINGAN YANG KEMUDIAN TAK TERBUKTI cocok dengan HAM DAN ETIKA HIDUP di jaman sekarang ?

    Apakah MENGHAKIMI SESEORANG TANPA PENGADILAN COCOK DENGAN HAM JAMAN SEKARANG ?
    DIMANA AZAS PRADUGA TAK BERSALAH buatan Barat ?
    DIMANA WIBAWA HUKUM DAN HAKIM buatan Barat ?
    DIMANA MAKNA DEMOKRASI buatan barat ?

    Sekedar LIPSTIK kah ?
    Hanya berlaku bagi di luar Barat kah, sedangkan mereka bebas melanggar aturan yang dibuatnya sendirikah ?
    Enak banget ya ………… gak takut dosa, ada yang jamin kalee ya, jadi bisa suka-suka gitu ya Tong ?

    UJANG
    ……………….
    Menyusui lelaki dewasa SESUAI dijaman sekarang?
    ……………….

    ____________________

    FAKTA TELAH BERBICARA KALAU BLUE FILM yang antara lain mempertontonkan kata-kata anda di atas TERBANYAK berasal dari negara-2 Barat !
    Cocok ya dengan kehidupan jaman sekarang ?

    UJANG
    …………….
    Bumi HAMPARAN tanpa ada satupun ayat yang menyatakan bumi BULAT,
    apaSESUAI dengan kenyataan?
    …………….

    _______________

    Itu karena IQ mu saja yang tidak sampai kesana.
    KALAU GAK NGERTI ISTILAH BAHASA ISYARAT, janga ngotot dah, malu-maluin orang sekampung and Institut nya Tukang Badut Tong !

    UJANG
    ……………….
    Mengawini menantu sendiri apa SESUAI dijaman sekarang, seperti yang
    dilakukan muhammaD pada Zaenab ?
    Ngesex dengan pembantu rumah tangga seperti kelakuan muhammaD,
    DAN DITIRU oleh majikan 2 ARAB pada TKW yang cantik.
    apa SESUAI di jaman sekarang ? .
    ……………….

    ______________

    FAKTA JUGA TELAH BERBICARA KALAU SATU DARI SEKIAN ANAK DI BARAT TIDAK TAU SIAPA BAPAK KANDUNGNYA.
    Apakah karena dianggap cocok dengan gaya hidupnya dijaman sekarang ?
    Amit-amit dah …………………
    Makanya AIDS banyak BERTEBARAN DISANA dan menular ke mana-mana ………

  51. LOGIKA said

    UJANG
    ……………
    Ngesex dengan pembantu rumah tangga seperti kelakuan muhammaD,
    DAN DITIRU oleh majikan 2 ARAB pada TKW yang cantik.
    apa SESUAI di jaman sekarang ? .
    …………..
    _______________

    ITUKAN BAHASA SENTIMENTIL ANDA, karena yang benar adalah Nabi Muhammad SAW menikahi wanita yang dibebaskan dari perbudakan yang berlangsung di jaman itu sebagai BUKTI PENGHARGAAN BELIAU KEPADA WANITA.

  52. kemin said

    Para Penonton said
    28/04/2015 pada 14:26

    ____________

    Emang yg gue jelasin diatas kagak jelas, hah…?
    Bener2 keliatan TELMI.
    Nih gue jelasin lagi….
    ————————————————————————————–

    ==================================
    Memang lu pernah ngomong jelas bilang kuliah di ITB?
    lu persis LOGILA yang ngomong muter2 gak karuan , padahal pertanyaannya
    sederhana . Coba lu lihat lagi diskusinya Kimochi vs LOGILA.
    Ngoceh keman2 padahal pertanyaannya ” dua biji”.

    Ya .. jadi lu lulusan ITB , tempat kuliahnya Bung Karno.
    Ya begitu dong ! ngomong yang jelas!
    Jangan mencla mencle kayak si LOGILA.!!
    ========================================

    Jawaban Pertama :
    Baeklah….
    Gue pernah menempuh pendidikan yg sama dengan pendiri negeri ini.
    Mata kuliah yg pernah gue ambil :
    1. Geologi Teknik
    2. Ilmu ukur tanah
    3. Mekanika Tanah
    4. Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (dulu Andal)
    5. Statistik.
    6. Mekanika Teknik dll.
    Kalau elo masih mau berdebat ttg gempa, sebaiknya elo minum anggur merah dulu supaya elo tebal muka.
    ——————————————————–

    ======================================

    Wah hebat ….
    Dilihat dari Mata Kuliah yang lu ambil, mestinya lu cerdas dong.
    Tetapi gue perhatikan komentar2 lu di dialog religi ini kok lu o on abis.
    Gue kira lu lulusan Mts Ngruki doang.
    ==========================================

    Jawaban Kedua :
    Kalau sumber yg gue kutip, elo anggep semua dari KAFIR kagak masalah.
    Semua ilmu kafir ttg teori kegunung-apian TIDAK ada yg bertentangan dengan Qur’an.
    ————————————————————————-

    ==============================================
    Ah…
    Tidak bertentangan gimana?
    Quran tidak ada menjelaskan tentang Gunung Berapi kok?
    Coba tunjukkan ayat mana yg menyebut tentang Gunung berapi!
    Ayoo bisa???
    ==================================

    Arti sebaliknye, TIDAK ada satupun ilmu kafir yang mendukung bahwa :
    “DIMANA ADA GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG”
    Elo saja yang punya teori NGIBUL.
    ———————————————————————

    ====================================================
    Benar-benar tidak tahu malu , sudah o on sok bisa.
    Ngaku kuliah di “TEMPAT KULIAHNYA PENDIRI BANGSA INI”.
    Ngambil jurusan seabreg, tapi tetap BEGOK.

    Nih … gue tunjukkan dua dari puluhan sumber yang ada.
    Lu plototin ya biar lu sadar akan o on lu.!!

    https://noroadityo.wordpress.com/2012/04/14/alasan-sering-terjadinya-gempa-bumi-di-indonesia/

    http://www.penataanruang.com/rawan-letusan-gunung-api-dan-gempa-bumi.html

    Bagainana masih o on juga??

    ===============================================

    Xiieee…. Xiieee…. Xiieee….
    Ini semakin menegaskan, ternyata elo muslim CETHEK (dangkal).
    Maklum, alumni Institut Teknologi BAHLULLL KANG NGIBULLL.

    DIKIBULIN ARAB SIH….

  53. Ujang said

    LOGIKA said
    28/04/2015 pada 23:19

    UJANG
    …………
    Benar 2 ngibul…
    Memang lebah makan buah sesuai dengan ilmu pengetahuan modern?
    ………….

    _________________

    Memangnya ketika KEYAKINAN ANDA MENGABARKAN KALAU TUHAN MELAYANG-2 DI ATAS LAUTAN, benar-2 bermakna seperti TOKOH SUPERMAN YANG SEDANG TERBANG SOLO KESANA KEMARI, yang berarti ukurannya JAUHHHHHHH LEBIH KECIL DARI ALAM SEMESTA RAYA CIPTAANNYA YANGTERDIRI DARI MILYARAN GALAKSI DAN TRILYUNAN BINTANG-BINTANG yang gedenya naudjubilah tak terbatas ?
    —————————————————————————————-

    ======================================================
    Lhoo… topiknya LEBAH makan BUAH, kok lari kesini?
    Ngeles gak tanggung-tanggung. kumahak mang?

    alloH swt anda bagai mana?
    Tinggal di langit lapis 7 di gotong malaikat,
    bisa tawar- menawar jumlah sholat dari 50x jadi 5x sehari, berhadapan muka
    dengan si muhamad , berarti kecil seperti manusia dong.

    Memang GALAXI ada di quran??
    jangan ngibull ah..
    ===============================================

    UJANG
    …………….
    Membunuh suaminya ,lalu mengambil istrinya seperti kelekuan muhammad
    masih cocok dijaman sekarang?
    ……………
    __________________

    Memangnya ketika KEYAKINAN ANDA mempertanyakan soal KEPANTASAN MENGHAKIMI ORANG YANG TELAH BERDUSTA DEMI KEMULYAAN TUHAN itu benar-2 bermakna kalau TUHAN ITU MEMBENARKAN PERBUATAN DUSTA ?
    ——————————————————————————————-

    ==========================================================
    Lhoo … lari lagi dari masalah.
    Anda kan BERKOAR bahwa quran yang diturunkan 14 abad yg lalu ,
    masih sesuai dengan ilmu pengetahuan modern . quran juga ngaku
    Maha benar , tidak ada satupun kesalahan.
    Pertanyaan saya di atas masih sesuai atau tidak? begitu.

    Menghakimi orang berdusta ya sah sah saja.
    ====================================================

    UJANG
    ………….
    Menyerang Negara Persia terus memaksa pemimpin dan rakyatnya
    masuk islaM , SESUAI di jaman sekarang?
    …………..

    __________________

    Lalu MENGAPA ADA ISTILAH PERANG SALIB di jaman dulu ?
    Mengapa gak disebut sebagai PERANG LAINNYA ?
    ————————————————————————

    =====================================
    Aduhh. anda ini bagaimana sih ??
    selalu lari dari masalah.

    Perang SALIB itu untuk membendung invasi islam menyerang EROPA.
    Disebut perang SALIB ya supaya seimbang karena nuansanya Agama .

    PERANG SALIB kan cuma membendung ekspansi kekuasaan islam yang
    bermaksud menguasai daratan Eropa .
    Maksudnya biar masih ada manusia di muka bumi ini yang BERADAB manusia. begitu. bro..
    Soalnya kalau seluruh dunia sudah di kuasai islam, ya hancur semua
    seperti negara2 yang menerapkan syareat ONTA. Yang tidak lagi
    berADAB manusia.

    Lihat saja contohnya: AL QAEDA, BOKO HARAM , AL SABHAB.ISIS . dll
    Sudah tidak ber ADAB manusia kan??
    ================================================

    Apakah TINDAKAN MEMBUMIHANGUSKAN IRAK BERASARKAN TUDINGAN YANG KEMUDIAN TAK TERBUKTI cocok dengan HAM DAN ETIKA HIDUP di jaman sekarang ?
    ———————————————————————-

    ===============================================
    Kalau masalah ini ceritanya panjang , mending anda tanya ARAB SAUDI,
    dia kan sekutunya AMERIKA. lagipula orang Irak setuju kok dengan AMERIKA’

    Amerika kesana juga dimintai tolong ama KWAIT waktu di invasi oleh sadaM huseiN.

    Dan ini bukan masalah Agama tapi POLITIK.
    =================================================

    Apakah MENGHAKIMI SESEORANG TANPA PENGADILAN COCOK DENGAN HAM JAMAN SEKARANG ?
    DIMANA AZAS PRADUGA TAK BERSALAH buatan Barat ?
    DIMANA WIBAWA HUKUM DAN HAKIM buatan Barat ?
    DIMANA MAKNA DEMOKRASI buatan barat ?
    ——————————————————————-

    ===================================
    Anda ngomong apa ini ?
    sudah tidak menjawab pertanyaan malah ngomong ngalor ngidul.
    kok anda mirif dengan si para penonton?
    ============================================

    UJANG
    ……………….
    Menyusui lelaki dewasa SESUAI dijaman sekarang?
    ……………….

    ____________________

    FAKTA TELAH BERBICARA KALAU BLUE FILM yang antara lain mempertontonkan kata-kata anda di atas TERBANYAK berasal dari negara-2 Barat !
    Cocok ya dengan kehidupan jaman sekarang ?

    ————————————————————————————–

    ======================================================
    Film BF. itu adalah sebuah seni pertunjukan, dan menurut data di Google.
    penontonnya sebagian besar dari negara2 bersyareat ONTA. (munafik)
    Lagi pula ini kan bukan wahyu dan perintah Tuhan.
    Sedangkan perintah menyusui lelaki dewasa itu mengatasnamakan Tuhan.
    Ini kan fitnah keji kepada Tuhan yang sesungguhnya.
    KARENA alloh swt KAN CUMA “AKUN TWITTER” nya muhamad.
    ======================================================

    UJANG
    …………….
    Bumi HAMPARAN tanpa ada satupun ayat yang menyatakan bumi BULAT,
    apaSESUAI dengan kenyataan?
    …………….

    _______________

    Itu karena IQ mu saja yang tidak sampai kesana.
    KALAU GAK NGERTI ISTILAH BAHASA ISYARAT, janga ngotot dah, malu-maluin orang sekampung and Institut nya Tukang Badut Tong !
    —————————————————————

    ==================================
    LHO ……
    Tuhan kok pakai bahasa isyarat ini kan berbahaya.
    Masalah penting begini kok pakai ISYARAT?
    NGIBULLL
    ASLI DIKIBULIN arab.
    =======================================

    UJANG
    ……………….
    Mengawini menantu sendiri apa SESUAI dijaman sekarang, seperti yang
    dilakukan muhammaD pada Zaenab ?
    Ngesex dengan pembantu rumah tangga seperti kelakuan muhammaD,
    DAN DITIRU oleh majikan 2 ARAB pada TKW yang cantik.
    apa SESUAI di jaman sekarang ? .
    ……………….

    ______________

    FAKTA JUGA TELAH BERBICARA KALAU SATU DARI SEKIAN ANAK DI BARAT TIDAK TAU SIAPA BAPAK KANDUNGNYA.
    —————————————————————————

    ======================================
    Masih mending , dari pada di negara 2 ONTA tiap hari saling bunuh
    jutaan anak mati jadi korban keBIADABan para ONTA haus darah.
    ====================================================

    UJANG
    ……………
    Ngesex dengan pembantu rumah tangga seperti kelakuan muhammaD,
    DAN DITIRU oleh majikan 2 ARAB pada TKW yang cantik.
    apa SESUAI di jaman sekarang ? .
    …………..
    _______________

    ITUKAN BAHASA SENTIMENTIL ANDA, karena yang benar adalah Nabi Muhammad SAW menikahi wanita yang dibebaskan dari perbudakan yang berlangsung di jaman itu sebagai BUKTI PENGHARGAAN BELIAU KEPADA WANITA.
    —————————————————————–

    ===========================================
    Wah asli di KIBULIN arab..
    Mata hati anda sudah tertutup oleh ajaran ARAB.
    Jadi sebejad apapun kelakuan muhammad tetap saja anda anggap mulia.

    BENAR-BENAR DI KIBULIN ARAB.

  54. Ujang said

    Ujang said
    25/04/2015 pada 08:26

    SADAR GAK LU TONG ?
    Karena yang terpenting adalah BAHWA YANG TERTULIS DI DALAM AL-QURAN
    SEJAK 14 ABAD YANG LALU ITU TERNYATA DAPAT DIBUKTIKAN DAN DIBENARKAN
    OLEH TEORI-2 DAN TEMUAN-TEMUAN MANUSIA SETELAHNYA BERATUS-RATUS ATAU
    BERABAD-ABAD KEMUDIAN !

    SADAR GAK LU TONG ?
    ___________________________________________-

    Benar 2 ngibul…
    Memang lebah makan buah sesuai dengan ilmu pengetahuan modern?

    Membunuh suaminya ,lalu mengambil istrinya seperti kelekuan muhammad
    masih cocok dijaman sekarang?

    Menyerang Negara Persia terus memaksa pemimpin dan rakyatnya
    masuk islaM , SESUAI di jaman sekarang?

    Menyusui lelaki dewasa SESUAI dijaman sekarang?

    Bumi HAMPARAN tanpa ada satupun ayat yang menyatakan bumi BULAT,
    apaSESUAI dengan kenyataan?

    Mengawini menantu sendiri apa SESUAI dijaman sekarang, seperti yang
    dilakukan muhammaD pada Zaenab ?

    Ngesex dengan pembantu rumah tangga seperti kelakuan muhammaD,
    DAN DITIRU oleh majikan 2 ARAB pada TKW yang cantik.
    apa SESUAI di jaman sekarang ? .

    Jawab.

    a. Sesuai.

    b. tidak sesuai.

    AYYOOOO JAWAB TONG!!!

  55. Kimochi said

    TIDAK TAHU MALU ???
    TOPIKNYA DIGESER KE MASALAH KETIDAKTAHUAN DAN KETIDAKMAMPUAN ???
    ALLAH SWT SUDAH MENETAPKAN DAN MENCIPTAKAN SESEORANG MENJADI PENGHUNI NERAKA SEJAK SEBELUM LAHIR ???
    ALLAH SUDAH MENGHENDAKI SESEORANG UNTUK BERBUAT SESAT ???
    AGAR TERLIHAT ADA BAHAN YANG DIBANTAH ???

    Justru andalah yang YANG SEHARUSNYA SADAR DAN MALU dengan KESIMPULAN TANCAP GAS seperti ini. Mengapa ?

    Karena penjelasan akhir saya justru MENEGASKAN BANTAHAN SAYA PADA PENJELASAN ANDA bahwa

    Loh, jadi anda MEMBANTAH pernyataan bahwa “Allah SWT itu SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka sejak sebelum lahir”?

    Bukannya sebelumnya anda sudah setuju?

    ============================
    KIMOCHI :
    ………………
    Masalahnya sekarang adalah, anda SETUJU atau TIDAK dengan ajaran nabi anda yang mengajarkan bahwa “Allah SWT SUDAH menentukan/menetapkan manusia untuk masuk surga atau neraka”?

    Anda sama sekali belum menjawab pertanyaan saya ini.
    Kalau memang anda setuju, ya silakan jawab dengan jujur dan tegas bahwa anda SETUJU.
    Kalau memang anda tidak setuju, ya silakan jawab dengan jujur dan tegas bahwa anda TIDAK SETUJU.
    Baru kemudian anda uraikan alasan2nya kenapa anda mengambil pilihan SETUJU atau TIDAK SETUJU tsb.
    …………………….
    ___________________

    SIAPA TAKUT !

    Tentu saja jawabannya adalah SETUJU, NAMUN DENGAN CATATAN -> TIDAK ADA SIAPAPUN SELAIN ALLAH SWT YANG BISA MEMASTIKAN SIAPA-2 YANG BAKAL MASUK SURGA DAN NERAKA. Dalam hal ini Allah SWT HANYA MEMBERIKAN PETUNJUK TENTANG CIRI-CIRI DARI PARA PENDUDUK SURGA DAN NERAKA KELAK sebagaimana yang pernah saya sampaikan sebelumnya.
    ============================

    Malu ah bro. Masa di depan umum menjilat ludah sendiri.

    ALLAH SWT HANYA MENGJIJINKAN TERWUJUDNYA KEJAHATAN, KEMAKSIATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN TETAP TERJADI DI DUNIA INI.

    MENGIJINKAN TETAP TERWUJUDNYA PERBUATAN BURUK berarti tetap menciptakan segala sesuatu yang diinginkan dan yang dibutuhkan oleh sipelaku perbuatan buruk tersebut agar bisa tetap terjadi.

    Ooo..
    Jadi yang “menciptakan segala sesuatu yang diinginkan oleh pelaku” itu adalah Allah SWT.
    Nah, kalau yang “menciptakan keinginan pelaku” itu sendiri, SIAPA??

    A menyebabkan adanya B.
    “Keinginan” menyebabkan adanya “Perbuatan”.
    Kalau Allah SWT anda bilang sudah menciptakan “Perbuatan” (B), lalu SIAPA yang menciptakan “Keinginan” (A) ?
    Allah SWT juga? Manusia? Setan? Iblis? Malaikat? Alien? Jin Borobudur? SIAPA??

    Inilah pertanyaan utama yang berulang-ulang sampai berminggu-minggu tidak pernah berani anda jawab tegas.
    Ditanya “siapa pencipta A”, anda malah berminggu-minggu muter2 menjawab tentang “siapa pencipta B”.
    Benar2 mental berdiskusi yang super konyol.

    Namun demikian kalimat ALLAH SWT MENGIJINKAN TETAP TERWUJUDNYA PERBUATAN BURUK TETAP TERJADI DI DUNIA => BUKANLAH BERARTI KALAU PERBUATAN BURUK TERSEBUT SESUAI DENGAN KEINGINAN ALLAH SWT.

    ===========================================================================
    JELAS SANGAT TIDAK SESUAI KEINGINAN ALLAH SWT SEBAGAI TUHAN YANG MAHA ESA !!!
    ===========================================================================

    Lah, yang sudah menetapkan dari awal agar seseorang masuk neraka, bahkan sebelum orang itu belum lahir itu siapa?
    Yang sudah menciptakan dari awal agar seseorang menjadi penghuni neraka itu siapa?
    Yang kemudian membimbing orang2 yang sudah ditetapkan dan diciptakan menjadi penghuni neraka agar melakukan tindakan2 sesatnya itu siapa?

    Kalau Allah SWT ketika sebelum manusia dilahirkan sudah menetapkan dan menciptakan si A menjadi penghuni neraka, bagaimana bisa dibilang kesesatan2 yang dilakukan si A itu bukan keinginan Allah SWT?
    Bagaimana bisa Allah SWT yang katanya Maha Kuasa, tapi sudah menetapkan dan menciptakan sesuatu yang sama sekali tidak dia inginkan?
    Emangnya waktu sedang menetapkan dan menciptakan manusia itu Allah SWT lagi mabok ya?
    Jadi dia sedang dalam keadaan tidak sadar waktu menetapkan dan menciptakan manusia, sehingga sampai2 dia sudah menciptakan hal yang sama sekali tidak diinginkannya?

    SECARA LOGIKA TERBUKTI DENGAN :
    1. KEBERADAAN PARA NABI DAN RASUL UTUSAN ALLAH SWT di dunia yang mengajarkan segala bentuk kebaikan dan meninggalkan dosa.
    2. KEBERADAAN DZABUR, TAURAT, INJIL DAN AL-QURAN sebagai kitab suci Allah yang berisikan perintah-2 dan larangan-2-Nya.
    3. KEBERADAAN KEMATIAN sebagai bentuk panggilan dari Allah SWT untuk meminta PERTANGGUNGJAWABAN manusia sebagai hamba-Nya.

    Islam memang mengajarkan ketiga hal di atas.
    Tapi itu bukan berarti lalu Islam tidak mengajarkan bahwa Allah SWT sudah menakdirkan & menciptakan seseorang menjadi penghuni neraka, bahkan ketika orang itu belum lahir.
    Bukan berarti lalu Islam tidak mengajarkan bahwa Allah SWT sudah semakin menyesatkan orang2 yang sudah ditakdirkan dan diciptakan sebagai penghuni neraka.

    Adanya kehendak Allah SWT secara syariah (nabi, rasul, kitab suci), bukan berarti lalu menihilkan kehendak Allah SWT secara kauniyah qadariyah (takdir seseorang masuk neraka)

    Sudah saya ulang2 penjelasannya dari dulu juga.
    Adanya nabi, rasul, kitab suci dan petunjuk2 itu adalah keinginan Allah SWT secara SYARIYAH.
    Sedangkan ketetapan & takdir seseorang menjadi penghuni neraka itu adalah keinginan Allah SWT secara KAUNYIAH QADARIYAH.

    maka bisa jadi sesuai dengan KESIMPULAN TANCAP GAS anda bahwa seorang penjahat, pemaksiat, penyesat dan pengkafir WALAUPUN SEMPAT BERTOBAT SEBELUM AJALNYA TIBA bisa jadi tetap MASUK NERAKA dengan asumsi :

    1. MENJADI PENDOSA -> TERJADI KARENA KEHENDAK (TAKDIR) ALLAH SWT
    2. MENJADI MASUK NERAKA KARENA BERBUAT DOSA -> TERJADI KARENA KEHENDAK ALLAH SWT

    Lah.
    Yang ketika menciptakan seseorang dengan menetapkannya sebagai penghuni neraka itu siapa?
    Yang lalu membimbing orang yang sudah ditetapkan sebagai penghuni neraka itu untuk melakukan tindakan2 sesat itu siapa?
    Yang menciptakan semua ide, niat, keinginan dan latar2 belakang sehinggap seseorang bisa menjadi sesat itu siapa?
    Semua hal2 ini Allah SWT yang melakukannya kan?

    SECARA LOGIKA dengan pendirian anda ini, maka WHERE IS POSISI :

    1. TUJUAN PENGUTUSAN PARA NABI DAN RASUL di dunia pada suatu kaum ?
    2. TUJUAN PENURUNAN KITAB-2 SUCI DZABUR, TAURAT, INJIL DAN AL-QURAN yang berisikan perintah-2 dan larangan-2 untuk berbuat dosa ?
    3. TUJUAN PENGKARUNIAAN AKAL BERFIKIR sebagai kelebihan manusia dibandingkan mahluk-2 hidup lainnya di dunia ?
    4. TUJUAN DARI PEMBERIAN AMANAH BERAT pada manusia sebagai KHALIFAH di muka bumi ?
    5. TUJUAN DARI PEMBATASAN UMUR MANUSIA hidup di dunia ?
    6. TUJUAN DARI ADANYA PENGINGATAN DAN PEMBERIAN KESEMPATAN UNTUK BERTOBAT oleh Allah SWT pada manusia ketika ajal belum tiba ?
    7. TUJUAN DARI PETUNJUK ADANYA PENGAMPUNAN DARI ALLAH SWT kepada hamba-2-Nya yang mau bertobat dengan sungguh-2 ?

    Lah, kok malah tanya ke saya. Tanya pertanyaan2 ini ke ulama2 anda.

    Tanya pada mereka, kenapa Muhammad bisa sampai mengajarkan hal2 yang anda sebutkan di atas, tapi mengajarkan juga bahwa Allah SWT sudah menakdirkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    Tanya kenapa orang yang dianggap nabi, bisa sampai mengajarkan hal2 yang anda sebutkan di atas, tapi mengajarkan juga bahwa Allah SWT membimbing seseorang yang sudah ditetapkan sebagai penghuni neraka dalam melakukan tindakan2 sesatnya.

    Apakah karena memang KETUJUH HAL DI ATAS TIDAK ANDA KENAL SAMA SEKALI di dalam keyakinan anda sebagai umat Kristen sehngga anda terkesan atau terisyarat menampiknya dalam setiap penjelasan anda ketika membantah argumentasi saya, Kim ?

    Mungkin karena AJARAN PENGHAPUSAN DOSA yang anda yakinilah yang saat ini telah menyebabkan anda berpendirian seperti di atas dalam menanggapi setiap uraian saya sebagai muslim, sehingga sampai-2 KESEMPATAN BERTOBAT BAGI PELAKU KEJAHATAN, KEMAKSIATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN sajA jadi anda anggap TIDAK ADA ATAU TIDAK BERLAKU BAGI PARA PELAKU dengan alasan KARENA SUDAH DITAKDIRKAN OLEH ALLAH SWT menurut pemikiran dan pemahaman anda

    Kok malah berusaha menggeser lagi topiknya ke ajaran Kristen.
    Apa hubungannya keyakinan saya tentang Tuhan dengan yang saya beberkan tentang apa yang sudah Islam ajarkan?

    Apa jika anda mengingatkan teman anda bahwa ayah teman anda itu sudah selingkuh (dengan menunjukkan bukti2nya), maka itu berarti anda sudah setuju dan mendukung tindakan selingkuhnya?
    Logika argumen2 anda sudah benar2 kacau balau. Rusak parah dan penuh fallacy dimana-mana.
    Anda sudah semakin tidak rasional lagi dalam berdiskusi. Yang penting asal menjawab, asal membantah dan asal menuduh dengan membabi buta.

    Saya kan sedang menunjukkan apa2 saja yang Islam ajarkan melalui Muhammad. Saya beberkan semua bukti2nya dari Quran dan Hadits serta dari tulisan2 muslim sendiri.

    Kenapa malah saya dibilang mendukung ajaran2 seperti itu?
    Apapun keyakinan saya tentang Tuhan sama sekali tidak ada hubungannya dan sama sekali tidak akan menihilkan kenyataan2 dari apa yang saya beberkan itu.

    Saya tidak mempercayai ajaran takdir.
    Saya tidak beriman pada konsep ajaran tentang Tuhan yang sudah menetapkan dan menciptakan seseorang dari awal agar masuk neraka.
    Tapi ketidakpercayaan saya pada takdir ini sama sekali tidak akan menihilkan kenyataan bahwa Muhammad melalui ajaran Islamnya itu sudah mengajarkan tentang takdir, bahwa sebagian sudah ditetapkan dari awal untuk masuk neraka.
    Paham?

    1. Perbuatan jahat tetap terjadi di dunia karena Allah SWT SEMATA tetap mengijinkan kejadiannya untuk terjadi untuk DIAMBIL HIKMAHNYA.

    Islam mengajarkan bahwa Alah SWT adalah pencipta segala sesuatu.
    Dia menciptakan akibat, menciptakan sebab dari akibat, menciptakan sebab dari sebab, dst.

    Perbuatan jahat terjadi karena Allah lah yang menciptakan ide, niat dan keinginan jahat pada diri seseorang.
    Allah SWT melakukan itu karena memang dia sudah menetapkan agar orang tsb masuk surga, bahkan ketika orang itu belum dilahirkan.

    2. Pada prinsipnya melalui para utusan dan kitab-2 suci-Nya, Allah SWT tetap menghendaki agar hamba-2-Nya menghindari perbuatan dosa.

    Kehendak yang anda katakan ini cuma keinginan secara syariyah.
    Keinginan ini bisa batal dengan adanya keinginan kauniyah qadariyah. Dan keinginan kauniyah qadariyah ini sifatnya PASTI.
    Jika Allah SWT sudah menetapkan dan menciptakan si A untuk masuk neraka, si A pun nantinya PASTI akan melakukan tindakan sesat, mati dalam keadaan kufur dan lalu masuk neraka.

    3. Allah SWT tetap memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada hamba-2-Nya yang terlanjur berbuat dosa untuk bertobat kepada-Nya.

    Sekali lagi,
    Kehendak yang anda katakan ini cuma keinginan secara syariyah.
    Keinginan ini bisa batal dengan adanya keinginan kauniyah qadariyah. Dan keinginan kauniyah qadariyah ini sifatnya PASTI.
    Jika Allah SWT sudah menetapkan dan menciptakan si A untuk masuk neraka, si A pun nantinya PASTI akan melakukan tindakan sesat, mati dalam keadaan kufur dan lalu masuk neraka.

    4. Urusan takdir manusia MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA adalah HANYA ALLAH SWT YANG MENGETAHUINYA dan tidak diberitahukan pada manusia

    Urusan masuk surga atau neraka itu Allah SWT tidak hanya mengetahui.
    Tapi dia sudah menetapkan siapa2 saja yang harus masuk neraka, bahkan ketika manusia itu belum diciptakan.
    Dia juga sudah menciptakan sebagian manusia sebagai penghuni neraka, dan dia lalu secara aktif membimbing mereka dalam melakukan tindakan2 sesat, sehingga akhirnya mereka pun bisa masuk neraka, sesuai dengan ketetapan awal Allah SWT.

    5. Oleh karena tidak ada manusia yang tahu, maka MANUSIA DIPERINTAHKAN UNTUK BERLOMBA-2 BERTOBAT DAN HIDUP DIJALAN YANG LURUS.

    Silakan aja ber-lomba2 untuk melakukan kebaikan di dunia ini.
    Tapi jika Allah SWT sudah menetapkan si A untuk masuk neraka, maka nanti sebelum mati, si A pun akhirnya pasti akan melakukan tindakan sesat, lalu dia akan mati sebagai orang kufur, dan masuk neraka.
    Ini adalah ajaran dari Muhammad sendiri loh. Orang yang kalian agung2kan sebagai nabi.

    6. KESEMPATAN HIDUP BAGI MANUSIA SEBETULNYA ADALAH SEBUAH UJIAN UNTUK BISA LULUS ATAU TIDAKNAYA MASUK KE SURGA.

    Amalan2 manusia di dunia ini pasti akan selalu sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan dan diciptakan oleh Allah SWT bagi mereka masing2.
    Yang sudah ditetapkan dan diciptakan sebagai penghuni neraka, mereka akan dibimbing oleh Allah SWT untuk melakukan tindakan2 sesat, sehingga akhirnya masuk neraka.

    7. NASIB MANUSIA BISA MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA KELAK adalah TIDAK DIJAMIN OLEH SIAPAPUN SELAIN DIRINYA SENDIRI.

    Lah, emang Allah SWT tidak bisa menjamin apa yang sudah ditetapkannya dan diciptakannya sendiri? Kok malah manusia yang menjamin?
    Nasib seseorang bakal masuk surga atau neraka itu dijamin oleh Allah SWT dalam ketetapan yang sudah dibuatnya ketika dia menciptakan manusia.
    Orang yang sudah ditetapkan dan diciptakan oleh Allah SWT sebagai penghuni neraka, PASTI nantinya akan masuk neraka.

    JADI BUKAN DIGESER KEARAH KETIDAKTAHUAN ATAU KLETIDAKMAMPUAN seperti tudingan anda, MELAINKAN KARENA SECARA LOGIKA SANGAT RELEVAN DENGAN KETUJUH POINT DI ATAS. Itu bagi YANG JELI MENANGKAP MISI PENJELASAN ANDA.

    Apanya yang relevan?
    “Ketidaktahuan seseorang terhadap isi sebuah ketetapan” itu sama sekali tidak bisa diartikan sebagai “ketidakpastian sebuah ketetapan”
    “Ketidaktahuan seseorang terhadap isi sebuah ketetapan” itu sama sekali tidak bisa diartikan sebagai “orang yang membuat ketetapan itu berarti TIDAK MENGINGINKAN isi ketetapan itu”

    Saat ini presiden Indonesia sudah ditetapkan, yaitu Jokowi, bukan Prabowo.
    Apakah karena ada penduduk Afrika di pedalaman sana yang tidak tahu isi ketetapannya (siapa presiden Indonesia sekarang), maka ketidaktahuan ini lalu dianggap relevan sebagai bantahan dan bisa diartikan bahwa presiden Indonesia sekarang itu TIDAK PASTI Jokowi atau Prabowo?

    Allah SWT sudah menetapkan dan menciptakan si A sebagai penghuni neraka.
    Apakah karena manusia (termasuk si A sendiri) tidak tahu isi ketetapan Allah SWT terhadap si A, maka ketidaktahuan ini lalu dianggap relevan sebagai bantahan dan bisa diartikan bahwa si A TIDAK PASTI masuk neraka atau surga?

    Anda terus menerus berulang-ulang menggunakan logika cacat, logika fallacy. Gimana ini?
    Jangan cuma nickname aja pake kata ‘logika’ dengan huruf segede-gede gajah, tapi logika argumen2nya ancur lebur.
    Malu bro, dibaca orang banyak.

  56. Kimochi said

    Maaf ada kesalahan tulis :

    Perbuatan jahat terjadi karena Allah lah yang menciptakan ide, niat dan keinginan jahat pada diri seseorang.
    Allah SWT melakukan itu karena memang dia sudah menetapkan agar orang tsb masuk surga, bahkan ketika orang itu belum dilahirkan.

    Seharusnya :

    Perbuatan jahat terjadi karena Allah lah yang menciptakan ide, niat dan keinginan jahat pada diri seseorang.
    Allah SWT melakukan itu karena memang dia sudah menetapkan agar orang tsb masuk neraka, bahkan ketika orang itu belum dilahirkan.

  57. Para Penonton said

    kemin said
    29/04/2015 pada 18:20

    Pertama :
    Memang lu pernah ngomong jelas bilang kuliah di ITB?
    lu persis LOGILA yang ngomong muter2 gak karuan , padahal pertanyaannya
    sederhana . Coba lu lihat lagi diskusinya Kimochi vs LOGILA.
    Ngoceh keman2 padahal pertanyaannya ” dua biji”.

    Ya .. jadi lu lulusan ITB , tempat kuliahnya Bung Karno.
    Ya begitu dong ! ngomong yang jelas!
    Jangan mencla mencle kayak si LOGILA.!!

    Kedua :
    Nih … gue tunjukkan dua dari puluhan sumber yang ada.
    Lu plototin ya biar lu sadar akan o on lu.!!
    https://noroadityo.wordpress.com/2012/04/14/alasan-sering-terjadinya-gempa-bumi-di-indonesia/
    http://www.penataanruang.com/rawan-letusan-gunung-api-dan-gempa-bumi.html
    ___________

    Lha… elo emang sudah mabuk krn anggur merah…?
    Kenape elo ngurusi orang laen..? Elo sendiri ngoceh kemana-mana.
    Emang Kimochi sodare kembar elo…? ngomong dong Min..!
    Coba dicheck & gue ingetin, kagak perlu ngelipat EKOR apalagi ngelipat KEMALUAN, yaaa Min..!
    Kenapa…?
    Elo kan bukan makhluk primata, tidak perlu ngikutin perintah kembaran elo.
    Alasan ke 2, elo sendiri sejak dulu emang tidak jelas berkelamin JANTAN ape BETINA, kan..?
    Niiih gue komentari pernyataan, elo…

    Jawaban Pertama :
    Para Penonton said
    22/04/2015 pada 18:18
    Betulan niih…. mahasiswa / lulusan ITB, hah….?
    Serius niih..?
    Seingat gue, “waktu di ITB dulu” kagak ada orang yang parah kayak gini.

    NAH… PENJELASAN DIATAS DILIAT, DIPELOTOTI, DIANALISA DAN DISIMPULKAN.
    ELO CERDAS APE O’ON, hah…?

    Jawaban Kedua :
    https://noroadityo.wordpress.com/2012/04/14/alasan-sering-terjadinya-gempa-bumi-di-indonesia/
    Secara garis besar isinya adalah Indonesia sebagai Negara yang berpotensi Gempa & Tsunami di karenakan letak tanah kita yang berada di “Ring of fire” (lempeng tektonik).
    Trus….. ape bedanye dengan beberapa sumber yg pernah gue kasih, spt :
    http://geografi-geografi.blogspot.com/2011/05/terjadinya-gunung-api.html
    http://www.merbabu.com/artikel/terbentuknya_gunung.php
    http://brainly.co.id/tugas/121390

    Berikutnye, menanggapi sumber yang elo copas :
    http://www.penataanruang.com/rawan-letusan-gunung-api-dan-gempa-bumi.html
    Penjelasan :
    Sebenarnya sumber itu lebih banyak mengupas ttg pemanfaatan ruang (Tata Ruang) di kawasan bencana.
    Baeklah… penjelasan umum dari sumber itu adalah :
    Secara geografis sebagian besar wil. Indonesia terletak pada kawasan rawan bencana alam dan memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Mengingat hal tersebut tentunya berpotensi sering tertimpa bencana letusan gunung berapi dan bencana gempa bumi.

    Kesimpulan dari berbagai sumber itu, maka pikiran cerdasnye,
    Kenape gunung berapi masih bisa aktif (meletus)..?
    Karena aktifitas ekstrim magma dari perut bumi thd gunung itu.
    Kenape Indonesia rawan bencana gempa bumi..?
    Karena terletak di jalur Ring of fire (lempeng tektonik).

    Sekarang pertanyaan buat elo, manakah Teori Badutmu yang bisa menjelaskan bahwa :
    DIMANA ADA “GUNUNG” JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    Elo itu NGELAWAK atau NGIBUL, hah…..?
    Emang begitukah Paguyuban Ketoprak Konyol Swara Ngibul, kalo lagi berteori…?

    @Pembaca Kabarnet yth.
    Perhatiin tulisan si @kemin, yg gue kasih tanda kutip (“..”) yaaa.

    kemin said
    29/04/2015 pada 18:20
    Benar-benar tidak tahu malu , sudah o on sok bisa.
    Ngaku kuliah di TEMPAT KULIAHNYA PENDIRI BANGSA INI.
    Ngambil “jurusan” seabreg, tapi tetap BEGOK.

    Naah, udah tau kan….!
    Ternyata makhluk unik ini TIDAK tahu bedanya Mata Kuliah dg Jurusan.
    Emang Mata Kuliah dg Jurusan, sama..?
    Emang kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), satu orang bisa ngambil lebih dari satu jurusan..?
    Ini pernyataan orang JUENIUS, CUERDAS, BUEGOK, UO’ON, BUAHLUL atau IQ JUONGKOK..?

    Xiieee….. Xiieeee…. Xiiieeee…..

  58. kemin said

    Para Penonton said
    02/05/2015 pada 05:35

    Seingat gue, “waktu di ITB dulu” kagak ada orang yang parah kayak gini.

    NAH… PENJELASAN DIATAS DILIAT, DIPELOTOTI, DIANALISA DAN DISIMPULKAN.
    ELO CERDAS APE O’ON, hah…?
    —————————————————————

    ====================
    “waktu di ITB dulu” itu bisa bermakna macam2 tong.
    Bisa kuliah…..
    Bisa jadi tukang sapu…..
    Bisa juga jualan bakso celeng oplosan….di kantin.

    Kalimat lu belum jelas dan masih bisa multi tafsir.
    Mestinya lu tulis:
    “Seingat gue, waktu KULIAH di ITB dulu kagak ada orang yang parah kayak gini”. Nah begitu mestinya tong !!!
    =================================================

    Jawaban Kedua :
    https://noroadityo.wordpress.com/2012/04/14/alasan-sering-terjadinya-gempa-bumi-di-indonesia/
    Secara garis besar isinya adalah Indonesia sebagai Negara yang berpotensi Gempa & Tsunami di karenakan letak tanah kita yang berada di “Ring of fire” (lempeng tektonik).
    ——————————————————————————————–

    ================================================
    Aduh …..
    BEGOKnya eluuuuu…………………………………….
    “Ring of Fire” itu bukan lempeng tektonik….guobluookkk…..
    itu artinya “cincin api”. bukan lempeng tektonik……
    ( beletttttt polo na……)

    Di situs itu sudah di jelaskan , kawasan yang dilalui cincin api rawan gempa.
    semua orang yang berpendidikan sudah tahu hal itu . Lu nya aja yg o on beletttttt.

    Makanya gue bilang quran NGIBULLL.
    Karena dikatakan oleh mamad Bumi dipasangin GUNUNG supaya tidak
    berguncang.
    Kenyataannya bumi tetap sering BERGUNCANG.
    Dan justru kenyataannya dikawasan yang banyak gunungnya lebih sering
    BUMI BERGUNCANG.

    Terbukti quran NGIBULLL kan??
    ===========================================================

    Trus….. ape bedanye dengan beberapa sumber yg pernah gue kasih, spt :
    http://geografi-geografi.blogspot.com/2011/05/terjadinya-gunung-api.html
    http://www.merbabu.com/artikel/terbentuknya_gunung.php
    http://brainly.co.id/tugas/121390
    —————————————————————————

    =======================================================
    Ya sama di situ juga ada keterkaitan antara gunung berapi
    dengan gempa bumi.

    ADUH BELET NA….
    ================================================

    Berikutnye, menanggapi sumber yang elo copas :
    http://www.penataanruang.com/rawan-letusan-gunung-api-dan-gempa-bumi.html
    Penjelasan :
    Sebenarnya sumber itu lebih banyak mengupas ttg pemanfaatan ruang (Tata Ruang) di kawasan bencana.
    Baeklah… penjelasan umum dari sumber itu adalah :
    Secara geografis sebagian besar wil. Indonesia terletak pada kawasan rawan bencana alam dan memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Mengingat hal tersebut tentunya berpotensi sering tertimpa bencana letusan gunung berapi dan bencana gempa bumi.
    ———————————————————————-

    =======================================
    Lhooo…..
    Lu makin belettt wae……
    Lu membantah argumen gue, tetapi lu sendiri malah menjelaskan kebenaran
    argumen gue.
    Lu gimana sih?… mabok ya……( KEBANYAKAN MAKAN BAKSO CELENG )

    Lu nulis apaa?…..itu yang paling bawah??
    (copas):Indonesia terletak pada kawasan rawan bencana alam dan memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Mengingat hal tersebut tentunya berpotensi sering tertimpa bencana letusan gunung berapi dan bencana gempa bumi. (GEMPA BUMI. GEMPA BUMI.GEMPA BUMI)…………

    Aduhh ini alumni manaaaaaa….. ADUH BELET NA…..
    ==========================================================

    Kesimpulan dari berbagai sumber itu, maka pikiran cerdasnye,
    Kenape gunung berapi masih bisa aktif (meletus)..?
    Karena aktifitas ekstrim magma dari perut bumi thd gunung itu.
    Kenape Indonesia rawan bencana gempa bumi..?
    Karena terletak di jalur Ring of fire (lempeng tektonik).
    —————————————————————

    =============================
    Benar- benar belet ….
    lagi-lagi ” RING OF FIRE ” kok LEMPENG TEKTONIK.

    Aduuhhhh belet na….gak malu dibaca orang banyak…
    ===================================

    Sekarang pertanyaan buat elo, manakah Teori Badutmu yang bisa menjelaskan bahwa :
    DIMANA ADA “GUNUNG” JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    Elo itu NGELAWAK atau NGIBUL, hah…..?
    Emang begitukah Paguyuban Ketoprak Konyol Swara Ngibul, kalo lagi berteori…?

    ————————————————————–

    =========================================
    Aduhhh bahlul gak ketulungan….
    tanya aja si mamad .. !!
    BUMI sudah dipasangin GUNUNG kok masih tetep BERGUNCANG
    Malah sampai Tsunami lagi kayak di Aceh.

    DIKIBULIN…

    o on sih lu
    ==========================================

    @Pembaca Kabarnet yth.
    Perhatiin tulisan si @kemin, yg gue kasih tanda kutip (“..”) yaaa.

    kemin said
    29/04/2015 pada 18:20
    Benar-benar tidak tahu malu , sudah o on sok bisa.
    Ngaku kuliah di TEMPAT KULIAHNYA PENDIRI BANGSA INI.
    Ngambil “jurusan” seabreg, tapi tetap BEGOK.

    Naah, udah tau kan….!
    Ternyata makhluk unik ini TIDAK tahu bedanya Mata Kuliah dg Jurusan.
    Emang Mata Kuliah dg Jurusan, sama..?
    Emang kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), satu orang bisa ngambil lebih dari satu jurusan..?
    Ini pernyataan orang JUENIUS, CUERDAS, BUEGOK, UO’ON, BUAHLUL atau IQ JUONGKOK..?
    —————————————————————-

    =============================================
    Cie illeee……
    Melihat satu kesalahan wae GIRANG banget….

    Kalau gue mau cari-cari kesalahan model begini ..
    Ya banyak….

    Apa lagi PRIMATA model ELUU..
    ============================================

    Xiieee….. Xiieeee…. Xiiieeee…..

    DIKIBULIN ARAB SIH…

  59. Para Penonton said

    kemin said
    02/05/2015 pada 19:51

    Pertama :
    Aduh …..
    BEGOKnya eluuuuu…………………………………….
    “Ring of Fire” itu bukan lempeng tektonik….guobluookkk…..
    itu artinya “cincin api”. bukan lempeng tektonik……
    ( beletttttt polo na……)

    Jawab :
    Elo mempermasalahkan kalimat, “Indonesia sebagai Negara yang berpotensi Gempa & Tsunami di karenakan letak tanah kita yang berada di “Ring of fire” (lempeng tektonik)”.
    Jelas kalau saja yg dimaksud bahwa Ring of Fire = Lempeng Tektonik, maka akan bertentangan dengan penjelasan gue sebelumnya. Sama artinye gue guobluookkk, Min…?
    Padahal maksudnya tdk demikan.
    Pemberian tanda kurung “(…)” yg gue maksudkan itu untuk memberi penjelasan thd suatu kemungkinan (“bisa di ring of fire atau bisa di lempeng tektonik), tanda “(..)” itu bukan mempersamakan kata. Shg penjelasannya menjadi, “Indonesia sebagai Negara yang berpotensi Gempa & Tsunami di karenakan letak tanah kita yang berada di ring of fire atau di lempeng tektonik”.
    Sama seperti dalam kalimat laen yg pernah gue tulis, misalnye “Kenape gunung masih bisa aktif (meletus)..?”.
    Kata “aktif” TIDAK sdg disamakan dengan “meletus”, tanda kurung “(..)” tidak selamanya menjelaskan arti yg sama dengan kata di depannya.
    Lha… soal gini aje kok ribet…!

    Kedua :
    Aduhhh bahlul gak ketulungan….
    tanya aja si mamad .. !!
    BUMI sudah dipasangin GUNUNG kok masih tetep BERGUNCANG
    Malah sampai Tsunami lagi kayak di Aceh.

    Jawab :
    Xiiee…. Xiiee… Xiiee…
    Gimane siih… Ujang, udah gue jelasin ee… eh… tetep aje gak paham, sekarang malah tambah genit.
    Gini aje dech, elo liat postingan gue lagi diatas, ttg penyebab kenape gunung bisa berguncang / meletus atau kenape bisa terjadi Tsunami.

    Ketiga :
    Lhooo…..
    Lu makin belettt wae……
    Lu membantah argumen gue, tetapi lu sendiri malah menjelaskan kebenaran argumen gue.
    Lu gimana sih?… mabok ya……( KEBANYAKAN MAKAN BAKSO CELENG )
    Lu nulis apaa?…..itu yang paling bawah??
    (copas):Indonesia terletak pada kawasan rawan bencana alam dan memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Mengingat hal tersebut tentunya berpotensi sering tertimpa bencana letusan gunung berapi dan bencana gempa bumi. (GEMPA BUMI. GEMPA BUMI.GEMPA BUMI)…………

    Jawab :
    Gue membantah argumen elo, tetapi gue sendiri malah menjelaskan kebenaran argumen elo..?
    Hah yg bener aje….? Ah masaaak siiih… elo beragumen..? Elo ngibul kali..?
    Bukannye elo cuman nyodorin sumber aje, coba liat dibawah ini :

    kemin said
    29/04/2015 pada 18:20
    Nih … gue “tunjukkan” dua dari puluhan sumber yang ada.
    Lu plototin ya biar lu sadar akan o on lu.!!
    https://noroadityo.wordpress.com/2012/04/14/alasan-sering-terjadinya-gempa-bumi-di-indonesia/
    http://www.penataanruang.com/rawan-letusan-gunung-api-dan-gempa-bumi.html

    Kalimat yg elo copas… “Indonesia terletak pada kawasan rawan bencana alam… dst”, itu kan cuma mengutip dari sumber yg elo sodorin yg sedikit diedit supaya tdk terlalu panjang.
    Elo ngebaca ape mabuk, hah..?
    Maksud mengutip ulang itu untuk meyakinkan adakah “Teori Brilian” elo, yg menjelaskan bahwa “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang”, ee… eh… ternyata kagak ada.
    Jadi teori “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang” masuk daftar Teori NGIBUL, Min…!
    Lagian, elo menulis “GEMPA BUMI. GEMPA BUMI.GEMPA BUMI…………” dengan tulisan buesar-buesar + di ulang2, maksudnye gempa bumi ape..? emang artikel itu ngejelasin “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang”, hah…?

    Supaya kagak OOT, gue ulangi lagi yg kemaren….
    Ayoo bisa kagak elo, tunjukin & buktiin suatu teori yg ngejelasin :
    “DIMANA ADA “GUNUNG” JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG…?”

    Sudah paham….?
    Betul niih… sudah paham..?

    Keempat :
    Ngaku kuliah di TEMPAT KULIAHNYA PENDIRI BANGSA INI.
    Ngambil “jurusan” seabreg, tapi tetap BEGOK.
    Cie illeee……
    Melihat satu kesalahan wae GIRANG banget….

    Jawab :
    Girang melihat kesalahan..?
    Elo pernah bilang, “gue ITB” ternyata kagak bisa bedain “Mata Kuliah” dengan “Jurusan” ditambah lagi BEGOK2-in orang laen, sptnya elo ini cuma lulusan Institut Teknologi Badut yg tergabung dlm Paguyuban Swara Ngibul atau jangan-jangan elo cuma Penjual Bakso Celeng Oplosan….di kantin.
    Yaah…. gini ini kalo elo sering mabok minum anggur merah dan KEBANYAKAN MAKAN BAKSO CELENG.

    Ingaaat, fakta telah menunjukkan bahwa elo :
    => etung 72/73 x 100 % kagak bener
    => ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => nulis asbabun aje kagak becus, masih ngeles dan ngeyel.
    => ngebuat modus baru, pengguna narkoba didenda spt peng-ilustrasi Hakim Kemin persis Pemain Ketoprak Konyol.
    => Bilang “gue ITB” tapi tdk bisa bedain antara Mata Kuliah dg Jurusan.
    => Pembuat teori Ngibul : DIMANA ADA GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    => Dulu ngakunya Desi (cewek), sekarang bermigrasi menjadi Ujang (cowok), mirip makhluk yg hidup di 2 alam.

    Kesimpulan :
    Sangat tidak layak diajak ber-DEBAT, lebih layak diajak ber-OBAT.
    Udah gue istirahat aje, Xiiee…. Xiiee… Xiie….

    ——-Stop——.

    @Para Pembaca Kabarnet Yth,.
    Lempeng tektonik merupakan suatu teori yang menelaah bagaimana kerak benua dan kerak samudra yang disebut lempeng tersebut bergerak “terpisah” dan “bertubrukan”.
    Tektonik lempeng adalah pergerakan lempeng-lempeng bumi yang menimbulkan lekukan, lipatan, rekahan dan patahan, saat prose kejadian biasanya diiringi dengan “Gempa Bumi”, dlm istilahnya si Ujang (d/h Desi) disebut “Bumi Berguncang”.
    Disinilah cikal bakal dan asal muasal terjadinya gempa bumi tektonik.

    Lain halnya dg gunung api yg akan atau sedang meletus, gunung meletus biasanya menimbulkan suara gemuruh & getaran, hal ini disebabkan oleh desakan / tekanan magma dari perut bumi yg mendorong keatas. Getaran inilah yang biasa kita kenal dengan sebutan gempa vulkanik.
    Jangan lupa, penyebab utama bumi berguncang di gunung, di laut, di daratan adalah akibat aktifitas ekstrim dari perut bumi.

    Jangan juga salah mengatakan:
    DIMANA ADA “GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG,
    Yang benar adalah :
    DIMANA ADA “AKTIFITAS EKSTRIM DARI PERUT BUMI” JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.

    Ringkasnya adalah aktifitas ekstrim dari magma
    1. mengakibatkan patahan / pergeseran / tumbukan lempeng bumi.
    2. mengakibatkan gunung berguncang (gempa vulkanik) / meletus.
    3. magma mengakibatkan bumi bergetar (gempa tektonik).

    Pendek kata, bahwa keguncangan (pake istilahnya si Ujang lagi, baca: kegempaan) yg disebabkan oleh magma, “obyek” sasarannya tidak hanya pada GUNUNG menjadi meletus saja tapi bisa dlm skala yg lebih luas, di lautan terjadi tsunami maupun di daratan terjadi gempa tekntonik hebat, semua ini bisa terjadi.

    Jadi benarkah pernyataan “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Sering Bumi Berguncang..?”.
    Berikut ini ada contoh fakta keberadaan gunung yang “membantah” pernyataan itu, misalnya:
    1. G. Palung (1.116 m) di Kalimantan Barat
    2. G. Bukit Raya (2.278 m) di Kalimantan Tengah
    3. G. Liangpran (2.240 m) di Kalimantan Timur
    4. G. Halau-halau (1.892 m) di Kalimantan Selatan

    Salah satu proses terbentuknya gunung berapi adalah hasil dari batu-batuan cair yang terkumpul di bawah kerak bumi yang kemudian naik kepermukaan.
    Keadaan suhu yang sangat panas di bawah kerak bumi menyebabkan batu-batuan menjadi cair, batu-batuan cair ini dikenali sebagai magma.
    Magma yang mengalir keluar ke permukaan bumi melalui rekahan ini selanjutnya disebut dg lava.
    Setelah melalui proses fisika, lava yang keluar kemudian membeku bisa bersifat masif, solid dan sangat padat. Dengan penambahan volume material yg terus menerus itu maka secara konstruktual tubuh gunung itu besar dan kokoh.
    Besar gunung akan menambah gaya berat gunung untuk melawan gaya angkat magma dari perut bumi, kekokohan akan menjadi pengaku dan penguat thd titik rawan. Dari sinilah manfaat gunung sebagai pasak / pondasi bumi, yg jarang bisa dipahami oleh manusia.
    Tidak bisa dibayangkan apa yang terjadi, bilamana titik-titik rawan yg selalu bergejolak ini, tdk memiliki pemberat (pelawan gaya angkat), pengaku (pelawan gaya geser) semisal gunung.

    @Pembaca kabarnet Yth……
    Krn si Ujang (d/h Desi) sdh diberi penjelasan berulang-ulang tapi tetep kagak paham juga, akibatnya si Ujang (d/h Desi) lantas menjadi kemin kemudian malah berkicau, “BUMI sudah dipasangin GUNUNG kok masih tetep BERGUNCANG.”

    Pernyataan diatas sama linglungnya dengan :
    “RUMAH sudah dipasangi PONDASI kok masih tetep BERGUNCANG.” atau
    “RANGKA ATAP sudah dipasangi PASAK kok masih tetep BERGUNCANG.”

    Padahal jika semua guncangan ini diakibatkan aktifitas magma, maka olah pikir yg cerdas adalah….
    Bagaimana jadinya jika BUMI tanpa GUNUNG..?
    Bagaimana jadinya jika RUMAH tanpa PONDASI..?
    Bagaimana jadinya jika RANGKA ATAP tanpa PASAK..?

  60. LOGIKA said

    KIMOCHI
    …………..
    Loh, jadi anda MEMBANTAH pernyataan bahwa “Allah SWT itu SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka sejak sebelum lahir”?

    Bukannya sebelumnya anda sudah setuju?
    ………….
    ______________________

    Bukan setuju DALAM PENGERTIAN ATAU KESIMPULAN SEPERTI ANDA, yakni bahwa TAKDIR YANG TELAH SELESAI DITENTUKAN ALLAH SWT SEBELUM LAHIR SEOLAH-2 ANDA PASTIKAN TELAH MENUTUP RAPAT-2 PELUANG SESEORANG UNTUK BISA MASUK SURGA, mengingat salah satu sifat Allah SWT dalam ASMAUL HUSNA, yakni MAHA PENGAMPUN bagi hamba-2-Nya YANG BERTAUBAT, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. Az Zumar: 53-54 :

    قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (53) وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ (54)

    Yang artinya :
    “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku YANG MELAMPAUI BATAS TERHADAP DIRI MEREKA SENDIRI, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya ALLAH MENGAMPUNI DOSA-DOSA SEMUANYA. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan KEMBALILAH KAMU KEPADA TUHANMU, DAN BERSERAH DIRILAH KEPADA-NYA SEBELUM AZAB DATANG KEPADAMU KEMUDIAN KAMU TIDAK DAPAT DITOLONG (LAGI).”

    Nah, coba anda perhatikan terutama pada kata-2 yang dikapitalkan, APAKAH MENYIRATKAN MAKNA kalau seorang pendosa seperti : pelaku kemaksiatan, kejahatan, kesesatan dan kekafiran -> SUDAH PASTI TIDAK BERPELUANG MASUK SURGA ???

    JIKA LOGIKA anda JUJUR, maka anda PASTI TIDAK AKAN MEMBANTAH kata-kata saya bahwa PETUNJUK ALLAH SWT DALAM QS. AZ-ZUMAR 53-54 di atas BENAR-2 TIDAK MENUTUP PELUANG HAMBA-2 ALLAH SWT MANAPUN UNTUK BISA MASUK KE DALAM SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT. Bukan begitu Kim ?

    ANDA MASIH TIDAK PERCAYA ???

    Pada ayat lainnya, yakni QS AT-TAUBAH : 104 Allah SWT berfirman :

    أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ

    Yang artinya :
    “Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya ALLAH MENERIMA TAUBAT DARI HAMBA-HAMBA-NYA ?”

    Coba bayangkan KIm, saking MAHA PENAMPUNNYA ALLAH SWT, sampai-2 berfirman demikian. SUBHANAULLAH !!!
    Itu artinya => HANYA MANUSIA-2 YANG BENAR-2 LENGAH SAJA => YANG TIDAK BISA MEMANFAATKAN KESEMPATAN BERHARGA YANG DIBERIKAN OLEH ALLAH SWT SELAMA MASIH HIDUP DI DUNIA ATAU SEBELUM AJAL BELUM MENJEMPUTNYA UNTUK SEGARA BERTAUBAT DAN BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH SWT SEHINGGA BISA TERHINDAR DARI NERAKA JAHANAM DAN MASUK KE DALAM SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT.

    Sekali lagi, pertanyaan logisnya :
    APAKAH FIRMAN ALLAH DALAM QS AT-TAUBAH AYAT 104 DI ATAS MENYIRATKAN TERTUTUPNYA PELUANG SESEORANG UNTUK MASUK KE DALAM SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT MESKIPUN TAKDIR SESEROANG TELAH DITENTUKAN OLEH ALLAH SWT SEBELUM DILAHIRKAN KE DUNIA ???

    Dan untuk yang kesekian kalinya jika anda JUJUR PADA LOGIKA anda, maka anda akan sependapat dengan saya bahwa SAMA SEKALI TIDAK MENYIRATKAN, bukan begitu Kim ?

    Atau apakah anda masih masih kurang yakin juga sehingga BUTUH REFERENSI YANG LEBIH SPESIFIK MENYANGKUT JAMINAN PENERIMAAN TAUBAT ALLAH SWT BAGI PARA PENDOSA YANG SEMPAT BERTAUBAT DAN BERSERAH DIRI KEPADA-NYA ?

    NIh dia ayat sucinya, yakni QS. AN-NISA : 110 :

    وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا

    Yang artinya :
    “Dan barangsiapa YANG MENGERJAKAN KEJAHATAN DAN MENGANIAYA DIRINYA, KEMUDIA IA MOHON AMPUN KEPADA ALLAH, NISCAYA IA MENDAPATI ALLAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG.”

    Nah, bagaimana KIm, apakah anda masih berpendapat kalau REFERENSI YANG ANDA AJUKAN -> BISA DIARTIKAN TELAH MENUTUP RAPAT-2 PELUANG SEORANG PELAKU KEMAKSIATAN, KEJAHATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN UNTUK MASUK SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT ???

    Dan sekali lagi JIKA ANDA JUJUR PADA LOGIKA ANDA, maka seyogyanya anda MULAI MENGAKUI KESIMPULAN ANDA YANG KELIRU tentang MAKNA REFERENSI yang anda ajukan.

    Bahkan KHUSUS UNTUK YANG TERGOLONG KAFIR, Allah SWT memberikan petunjuk YANG SNGAT KHUSUS ATAU SPESIFIK sebagai berikut :

    Dalam QS. AL-MAIDAH AYAT 73, Allah SWT berfirman :

    لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلا إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

    Yang artinya :
    “Sesungguhnya KAFIRLAH ORANG-ORANG YANG MENGATAKAN: “BAHWASANNYA ALLAH SALAH SEORANG DARI YANG TIGA”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, PASTI ORANG-ORANG YANG KAFIR DIANTARA MEREKA AKAN DITIMPA SIKSAAN YANG PEDIH.”

    Dalam QS. AL-MAIDAH AYAT 74, Alllah SWT berfirman :

    أَفَلا يَتُوبُونَ إِلَى اللَّهِ وَيَسْتَغْفِرُونَهُ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

    Yang artinya :
    “Maka MENGAPA MEREKA TIDAK BERTAUBAT KEPADA ALLAH DAN MEMOHON AMPUN KEPADA-NYA ? Dan ALLAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG.” (QS. Al Maidah: 74).

    Nah, sekarang sudah sangat jelas ya KIm, betapa kalimat PENENTUAN TAKDIR SEBELUM DILAHIRKAN tidak menutup rapat-2 PELUANG BAGI SESEORANG UNTUK BISA MASUK SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT dengan syarat :
    1. SEMPAT BERTAUBAT SEBELUM AJAL TIBA
    2. SEGERA BERSERAH DIRI DAN TETAP BERJALAN DI AJALN YANG DIRIDHOI OLEH ALLAH SWT SAMPAI AJAL MENJEMPUT.

    Akhir kata, terbukti bahwa MAKNA SETUJUNYA ANDA TIDAK SAMA DENGAN SAYA.

    KIMOCHI :
    ………………….
    (Logika)
    Tentu saja jawabannya adalah SETUJU, NAMUN DENGAN CATATAN -> TIDAK ADA SIAPAPUN SELAIN ALLAH SWT YANG BISA MEMASTIKAN SIAPA-2 YANG BAKAL MASUK SURGA DAN NERAKA. Dalam hal ini Allah SWT HANYA MEMBERIKAN PETUNJUK TENTANG CIRI-CIRI DARI PARA PENDUDUK SURGA DAN NERAKA KELAK sebagaimana yang pernah saya sampaikan sebelumnya.
    ============================

    Malu ah bro. Masa di depan umum menjilat ludah sendiri.
    ………………….

    ____________________

    MENJILAT LUDAH SENDIRI ???

    Apakah dengan berkata seperti di atas, menurut anda saya terlihat seperti menjilat ludah sendiri ???

    Nein, nein, nein, nein, nein ………………… I DONT THINK LIKE YOU, KIm !

    Jadi kata SETUJUNYA SAYA adalah pada pemahaman bahwa Allah SWT YANG MAHA MENGETAHUI SUDAH PASTI TAHU PERSIS BAGAIMANA NASIB HAMBA-2-NYA KELAK, APAKAH AKAN MASUK SURGA ATAU NERAKA.

    TIDAK SETUJUNYA SAYA adalah pada pemikiran bahwa Allah SWT TELAH MENUTUP PELUANG BAGI SETIAP HAMBA-2-NYA UNTUK BISA MASUK SURGA karena nasibnya telah diketahui dan takdirnya telah selesai ditentukan sebelum lahir.

    Mengapa demikian ?

    Karena jika tidak dikatakan demikian AKAN TERJADI PENCAMPURADUKAN PEMAHAMAN ANTARA SIFAT KEMAHATAHUAN ALLAH SWT akan nasib hamba-2-Nya dengan TAKDIR YANG DITENTUKAN OLEH ALLAH SWT atas nasib hamba-hamba-Nya. Anda tidak lupa bukan kalau JIKA ALLAH SWT MENGHENDAKI, MAKA APAPUN BISA TERJADI, termasuk terhadap NASIB DAN TAKDIR MANUSIA SEBAGAI HAMBA-2-NYA YANG SEMPAT BERBUAT DOSA ketika hidup di dunia, apakah tetap akan berakhir di neraka atau di surga SETELAH SEMPAT BERTAUBAT DAN BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH SWT SEBELUM AJAL MENJEMPUTNYA.

    KIMOCHI
    ……………………
    Kalau Allah SWT ketika sebelum manusia dilahirkan sudah menetapkan dan menciptakan si A menjadi penghuni neraka, BAGAIMANA BISA DIBILANG KESESATAN2 YANG DILAKUKAN SI A BUKAN KEINGINAN ALLAH SWT ?
    BAGAIMANA BISA ALLAH SWT YANG KATANYA MAHA KUASA, TAPI SUDAH MENETAPKAN DAN MENCIPTAKAN SESUATU YANG SAMA SEKALI TIDAK DIA INGINKAN?
    Emangnya waktu sedang menetapkan dan menciptakan manusia itu Allah SWT lagi mabok ya?
    Jadi dia sedang dalam keadaan tidak sadar waktu menetapkan dan menciptakan manusia, sehingga sampai2 dia sudah menciptakan hal yang sama sekali tidak diinginkannya?
    ……………………

    ____________________

    LHA BUKANNYA ANDA SUDAH TAHU BEDANYA KEHENDAK ALLAH SECARA SYARIAH DENGAN KAUNIYAH dan bahkan yang pertama kali menggaungkan di diskusi ini ???

    Kok, MASIH BISA-BISANYA YA BERTANYA seperti di atas, bahkan menambahkan kata-2 YANG TIDAK MENCERMINKAN SEBAGAI PENGIMAN SALAH SATU DARI EMPAT KITAB SUCI ILLAHI, ck, ck, ck, ck ………………….

    Ini baru contoh nyata istilah MENELAN AIR LUDAH SENDIRI,
    Udah tau kalau SECARA SYARIAH ALLAH SWT MENGHENDAKI AGAR SEMUA HAMBA-2-NYA MENJAUHI KEMAKSIATAN, KEJAHATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN, eh kok malah bertanya BAGAIMANA BISA PERBUATAN-2 BURUK TERSEBUT BUKAN SEBAGAI KEINGINAN ALLAH SWT, ck, ck, ck, ck !
    Tentu saja BISA, YAKNI SECARA SYARIAH, sedangkan SECARA KAUNIYAH Allah SWT TETAP MENGIJINKAN (yang berarti tetap menciptakan, mengadakan, mewujudkan) perbuatan-2 buruk tersebut tetap terjadi di dunia, dengan tujuan UNTUK DAPAT DIAMBIL HIKMAHNYA oleh hamba-2-nya yang beriman dan mau berfikir.

    Justru saya yang malah jadi ingin bertanya balik pada anda :

    APA MAKNA HIDUP ANDA SEBAGAI MANUSIA KETIKA ANDA TAHU KALAU DOSA ANDA SUDAH DITANGGUNG OLEH TUHAN DALAM KEYAKINAN ANDA ???

    Santai-santaikah ? Tenang-tenang sajakah ?

    PERNAHKAH TERFIKIR DALAM BENAK ANDA, MENGAPA ANDA TIDAK DIBERI KEKEKALAN HIDUP DI DUNIA, padahal kalau Tuhan anda mau pastinya bisa, bukan ?

    Dalam Islam, jelas DIBERIKANNYA KETIDAKKEKALAN HIDUP pada manusia adalah karena HIDUP ITU SENDIRI BERMAKNA SEBAGAI UJIAN BELAKA UNTUK MENENTUKAN APAKAH SEORANG HAMBA ALLAH SWT LAYAK MASUK SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT ATAU TIDAK. Oleh karena sifatnya yang SEBAGAI UJIAN, maka Allah SWT kemudian telah mentakdirkan TIDAK ADANYA KEKEKALAN HIDUP BAGI MANUSIA DI DUNIA. Oleh karena tidak adanya kekekalan hidup didunia, maka MANUSIA DIPERINTAHKAN UNTUK BERLOMBA-2 MEMANFAATKAN MASA HIDUP SEBAGAI KESEMPATAN UNTUK SEBANYAK-BANYAKNYA BERBUAT KEBAIKAN DAN MENJAUHI PERBUATAN DOSA, seperti : maksiat, jahat, sesat dan kafir.

    UNTUK APA ?

    Tentu saja untuk BISA SELAMAT DARI NERAKA JAHANAM DAN MASUK KE DALAM SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT BAGI ORANG-2 YANG BERIMAN DAN BERTAKW KEPADA-NYA.

    .

  61. Kimochi said

    Bukan setuju DALAM PENGERTIAN ATAU KESIMPULAN SEPERTI ANDA, yakni bahwa TAKDIR YANG TELAH SELESAI DITENTUKAN ALLAH SWT SEBELUM LAHIR SEOLAH-2 ANDA PASTIKAN TELAH MENUTUP RAPAT-2 PELUANG SESEORANG UNTUK BISA MASUK SURGA, mengingat salah satu sifat Allah SWT dalam ASMAUL HUSNA, yakni MAHA PENGAMPUN bagi hamba-2-Nya YANG BERTAUBAT, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. Az Zumar: 53-54 :

    Lah, kalau memang semua tindakan si A sudah ditetapkan dan dia sudah diciptakan sendiri oleh Allah SWT sebagai penghuni neraka, bagaimana si A ini bisa memiliki peluang untuk masuk surga?
    Dengan mengharapkan si A bertobat?

    Bukankah SEMUA tindakan si A itu sudah selesai ditentukan sebelum dia lahir?
    Kalau memang SEMUA tindakan manusia SUDAH SELESAI ditentukan takdirnya, bagaimana mengharapkan seseorang bisa melakukan tindakan lain di luar takdir yang sudah ditetapkan?
    Ini berarti jika si A melakukan pertobatan, tindakan bertobatnya itu pun sudah termasuk dalam takdir yang sudah ditentukan dari awal kan?
    Betul?

    Jadi ketika si A bertobat, lalu mati dan masuk surga, berarti si A ini memang dari dulu sudah ditetapkan dan diciptakan sebagai penghuni surga.
    Amalan2 si A ini sudah dimudahkan oleh Allah SWT untuk melakukan amalan2 penghuni surga.
    Tindakannya dalam bertobat itupun sudah termasuk dalam takdir yang sudah selesai ditetapkan oleh Allah SWT.

    Tapi jika ada si B yang bertobat, lalu melakukan tindakan sesat, mati sebagai kufur dan masuk neraka, berarti si B ini memang dari dulu sudah ditetapkan dan diciptakan sebagai penghuni neraka.
    Amalan2 si B ini sudah dimudahkan oleh Allah SWT untuk melakukan amalan2 penghuni neraka.
    Tindakannya dalam bertobat dan lalu melakukan tindakan sesat itupun sudah termasuk dalam takdir yang sudah selesai ditetapkan oleh Allah SWT.

    Jadi intinya adalah :
    – Allah SWT dari awal memang sudah menetapkan dan menciptakan sebagian manusia masuk neraka dan sebagian lagi masuk surga.
    – Semua amalan/tindakan dari masing manusia ini sudah sesuai dengan apa yang diciptakan oleh Allah SWT bagi mereka dan sudah selesai ditentukan takdirnya. Jadi tindakan pertobatan dan tindakan kesesatan itupun sudah termasuk dalam takdir yang sudah selesai ditentukan oleh Allah SWT.

    Kesimpulan dari 2 hal di atas adalah :
    “Allah SWT dari awal (sejak sebelum manusia diciptakan) memang SUDAH menginginkan sebagian manusia untuk melakukan tindakan2 sesat dan lalu masuk neraka.”

    Sederhananya seperti ini :
    Allah SWT menginginkan si A untuk masuk neraka.
    Berdasarkan keinginannya ini, Allah SWT lalu menetapkan takdir dari semua tindakan2 yang akan dilakukan si A semasa hidupnya.
    Kemudian Allah SWT menciptakan si A, dan berdasarkan keinginan Allah SWT di atas, si A ini diciptakan sebagai penghuni neraka.
    Lalu si A akan menjalankan kehidupannya sesuai dengan ketetapan takdir yang sudah diciptakan oleh Allah SWT. Karena dia diciptakan sebagai penghuni neraka, tentu saja dia akan dimudahkan dalam melakukan amalan2 neraka.
    Dalam satu waktu dia melakukan pertobatan, tapi ini pun sudah termasuk dalam salah satu ‘skenario’ takdir yang sudah ditentukan oleh Allah SWT sebelumnya.
    Dan pertobatannya ini sama sekali tidak mengubah ketetapan2 takdir lain yang sudah ditetapkan Allah SWT baginya. Hal ini sama sekali tidak mengubah keinginan awal Allah SWT yang menginginkannya untuk masuk neraka. Hal ini sama sekali tidak akan mengubah ‘ending’nya, yaitu si A nanti bakal disiksa di neraka.

    Paham?

    Nah, coba anda perhatikan terutama pada kata-2 yang dikapitalkan, APAKAH MENYIRATKAN MAKNA kalau seorang pendosa seperti : pelaku kemaksiatan, kejahatan, kesesatan dan kekafiran -> SUDAH PASTI TIDAK BERPELUANG MASUK SURGA ???

    Saya tidak pernah menyimpulkan bahwa seseorang yang melakukan kemaksiatan, kejahatan, kesesatan dan kekafiran itu “PASTI tidak berpeluang masuk surga”.
    Kapan saya menyimpulkan seperti itu?
    Saya kan pernah menagih bukti2 dari tuduhan anda ini. Mana buktinya sampai sekarang?

    JIKA LOGIKA anda JUJUR, maka anda PASTI TIDAK AKAN MEMBANTAH kata-kata saya bahwa PETUNJUK ALLAH SWT DALAM QS. AZ-ZUMAR 53-54 di atas BENAR-2 TIDAK MENUTUP PELUANG HAMBA-2 ALLAH SWT MANAPUN UNTUK BISA MASUK KE DALAM SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT. Bukan begitu Kim ?

    Ayat di atas memang menunjukkan klaim bahwa Allah SWT itu adalah Maha Pengampun dan menghimbau agar manusia bertobat.
    Tapi apakah ayat di atas bisa menihilkan adanya ajaran takdir yang mengajarkan bahwa Allah SWT SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang menjadi penghuni neraka sebelum orang itu lahir?

    Ayat di atas adalah keinginan Allah SWT secara syariah.
    Tapi apakah keinginan syariah di atas bisa menihilkan adanya keinginan kauniyah qadariyah tentang takdir, bahwa Allah SWT sudah menetapkan & menginginkan seseorang utk menjadi penghuni neraka sejak orang tsb belum diciptakan?

    Sekali lagi, pertanyaan logisnya :
    APAKAH FIRMAN ALLAH DALAM QS AT-TAUBAH AYAT 104 DI ATAS MENYIRATKAN TERTUTUPNYA PELUANG SESEORANG UNTUK MASUK KE DALAM SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT MESKIPUN TAKDIR SESEROANG TELAH DITENTUKAN OLEH ALLAH SWT SEBELUM DILAHIRKAN KE DUNIA ???

    Sekali lagi,
    Ayat di atas memang menunjukkan klaim bahwa Allah SWT itu adalah Maha Pengampun dan menghimbau agar manusia bertobat.
    Tapi apakah ayat di atas bisa menihilkan adanya ajaran takdir yang mengajarkan bahwa Allah SWT SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang menjadi penghuni neraka sebelum orang itu lahir?

    Ayat di atas adalah keinginan Allah SWT secara syariah.
    Tapi apakah keinginan syariah di atas bisa menihilkan adanya keinginan kauniyah qadariyah tentang takdir, bahwa Allah SWT sudah menetapkan & menginginkan seseorang utk menjadi penghuni neraka sejak orang tsb belum diciptakan?

    Nah, bagaimana KIm, apakah anda masih berpendapat kalau REFERENSI YANG ANDA AJUKAN -> BISA DIARTIKAN TELAH MENUTUP RAPAT-2 PELUANG SEORANG PELAKU KEMAKSIATAN, KEJAHATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN UNTUK MASUK SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT ???

    Kapan saya membuat kesimpulan seperti yang anda bilang di atas ini?
    Bisanya cuma teriak2 pake huruf segede2 gajah, ngarang2 kesimpulan fiktif, bikin tuduhan2 kosong.
    Diminta buktinya malah ngacir kemana-mana, pura2 lupa.

    Dan sekali lagi JIKA ANDA JUJUR PADA LOGIKA ANDA, maka seyogyanya anda MULAI MENGAKUI KESIMPULAN ANDA YANG KELIRU tentang MAKNA REFERENSI yang anda ajukan.

    Kesimpulan saya yang mana? Referensi saya yang mana?

    Sekali lagi,
    Ayat di atas memang menunjukkan klaim bahwa Allah SWT itu adalah Maha Pengampun dan menghimbau agar manusia bertobat.
    Tapi apakah ayat di atas bisa menihilkan adanya ajaran takdir yang mengajarkan bahwa Allah SWT SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang menjadi penghuni neraka sebelum orang itu lahir?

    Ayat di atas adalah keinginan Allah SWT secara syariah.
    Tapi apakah keinginan syariah di atas bisa menihilkan adanya keinginan kauniyah qadariyah tentang takdir, bahwa Allah SWT sudah menetapkan & menginginkan seseorang utk menjadi penghuni neraka sejak orang tsb belum diciptakan?

    Nah, sekarang sudah sangat jelas ya KIm, betapa kalimat PENENTUAN TAKDIR SEBELUM DILAHIRKAN tidak menutup rapat-2 PELUANG BAGI SESEORANG UNTUK BISA MASUK SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT dengan syarat :
    1. SEMPAT BERTAUBAT SEBELUM AJAL TIBA
    2. SEGERA BERSERAH DIRI DAN TETAP BERJALAN DI AJALN YANG DIRIDHOI OLEH ALLAH SWT SAMPAI AJAL MENJEMPUT.

    Betul.
    Seseorang yang melakukan kesesatan itu memang belum tentu tidak masuk surga.
    Si A bisa saja melakukan segala macam kesesatan, lalu bertobat, kemudian mati dan masuk surga.
    Ini berarti dari awal si A ini memang sudah ditakdirkan dan diciptakan sebagai penghuni surga oleh Allah SWT.
    Perbuatan2 sesatnya yang dilakukannya itupun sudah termasuk dalam ketetapan takdir yang sudah selesai ditentukan baginya sejak dia belum dilahirkan.
    Endingnya yang masuk surga itu pun sudah termasuk dalam ketetapan takdir tsb.

    Begitu pun sebaliknya.
    Seseorang yang melakukan kebaikan itu belum tentu tidak masuk neraka.
    Si B bisa saja melakukan segala macam kebaikan, lalu sesat, kemudian mati dan masuk neraka.
    Ini berarti dari awal si B ini memang sudah ditakdirkan dan diciptakan sebagai penghuni neraka oleh Allah SWT.
    Perbuatan2 baiknya yang dilakukannya itupun sudah termasuk dalam ketetapan takdir yang sudah selesai ditentukan baginya sejak dia belum dilahirkan.
    Endingnya yang masuk neraka itu pun sudah termasuk dalam ketetapan takdir tsb.

    Ini berarti :
    Allah SWT memang SUDAH MENGINGINKAN semua tindakan masing2 manusia (baik atau buruk, beriman atau kafir) bahkan sejak manusia itu belum diciptakan.

    Kenapa bisa begitu?
    Karena Allah SWT yang menetapkan takdir dari semua tindakan masing2 manusia.
    Karena Allah SWT yang menciptakan masing2 manusia sebagai penghuni neraka atau penghuni surga.
    Karena Allah SWT yang mengarahkan masing2 manusia itu dalam melakukan amalan2 yang sesuai dengan yang sudah diciptakan baginya (penghuni neraka -> amalan neraka, penghuni surga –> amalan surga)

    Jadi kata SETUJUNYA SAYA adalah pada pemahaman bahwa Allah SWT YANG MAHA MENGETAHUI SUDAH PASTI TAHU PERSIS BAGAIMANA NASIB HAMBA-2-NYA KELAK, APAKAH AKAN MASUK SURGA ATAU NERAKA.

    TIDAK SETUJUNYA SAYA adalah pada pemikiran bahwa Allah SWT TELAH MENUTUP PELUANG BAGI SETIAP HAMBA-2-NYA UNTUK BISA MASUK SURGA karena nasibnya telah diketahui dan takdirnya telah selesai ditentukan sebelum lahir.

    Lagi2 ditanya tentang masalah A, malah menjawab tentang masalah B.
    Saya sama sekali tidak bertanya kesetujuan anda tentang “tahu atau tidaknya” Allah SWT akan nasib manusia masuk neraka atau surga.

    Yang saya tanyakan adalah kesetujuan anda tentang konsep ajaran Muhammad :
    Allah SWT SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.

    Anda setuju atau tidak dengan ajaran seperti ini?
    A. SETUJU. Allah SWT memang SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    B. TIDAK SETUJU. Allah SWT TIDAK menetapkan dan TIDAK menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.

    Yang mana bro? A atau B?
    Saya sudah pernah bilang, ketegasan jawaban anda itu sangat penting.
    Makanya kalo jawab itu yang tegas, fokus pada topik pertanyaannya.
    Jangan ditanya tentang masalah A, lalu berminggu-minggu ngacir kesana kemari menjawab tentang masalah B.
    Tapi masalah A-nya sendiri tidak pernah berani dijawab dengan tegas.

    Karena jika tidak dikatakan demikian AKAN TERJADI PENCAMPURADUKAN PEMAHAMAN ANTARA SIFAT KEMAHATAHUAN ALLAH SWT akan nasib hamba-2-Nya dengan TAKDIR YANG DITENTUKAN OLEH ALLAH SWT atas nasib hamba-hamba-Nya. Anda tidak lupa bukan kalau JIKA ALLAH SWT MENGHENDAKI, MAKA APAPUN BISA TERJADI, termasuk terhadap NASIB DAN TAKDIR MANUSIA SEBAGAI HAMBA-2-NYA YANG SEMPAT BERBUAT DOSA ketika hidup di dunia, apakah tetap akan berakhir di neraka atau di surga SETELAH SEMPAT BERTAUBAT DAN BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH SWT SEBELUM AJAL MENJEMPUTNYA.

    Lah kok malah konyol.
    Yang mencampuradukkan antara “tahu tidaknya” Allah SWT dengan “takdir” itu kan anda sendiri.
    Anda sendirilah yang selalu mencampuradukkan dan mengalihkan makna “takdir” dalam topik diskusi ini dengan memahaminya sebagai “Allah SWT hanya mengetahui” dan “tidak menginginkan” perbuatan2 sesat manusia.

    Padahal Muhammad mengajarkan bahwa Allah SWT sendirilah yang sudah menetapkan semua perbuatan2 manusia itu ketika manusia belum diciptakan.
    Allah SWT sendirilah yang menciptakan sebagian manusia sebagai penghuni neraka.
    Allah SWT sendirilah yang sudah menyesatkan orang2 yang diciptakannya sebagai penghuni neraka itu.
    Muhammad dengan tegas mengajarkan bahwa Allah SWT sudah melakukan hal2 di atas, tapi kok malah dibilang bahwa Allah SWT “hanya mengetahui” dan “tidak menginginkan”?

    Haduuh… jangan sampe deh ada hakim yang pake logika ancur anda ini.
    Kalo logika ancur seperti ini dipakai oleh hakim dalam pengadilan, bisa2 dedengkot kriminal yang sudah jelas2 mengaku merencanakan, mengarahkan dan mengeksekusi semua tindakan2 kriminalnya itu bakal bebas semua, bro.

    LHA BUKANNYA ANDA SUDAH TAHU BEDANYA KEHENDAK ALLAH SECARA SYARIAH DENGAN KAUNIYAH dan bahkan yang pertama kali menggaungkan di diskusi ini ???

    Lah, saya dari dulu sampai sekarang memang tahu bedanya dan kesimpulan saya tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang.

    Secara syariyah Allah SWT memang menginginkan manusia bertobat, mengirimkan petunjuk berupa nabi, rasul dan kitab suci.
    Tapi secara kauniyah qadariyah Allah SWT juga sudah menginginkan manusia untuk berbuat kesesatan dengan menciptakan sebagian manusia sebagai penghuni neraka dan lalu menyesatkan mereka.

    Masalahnya justru di anda.
    Andalah yang sudah menyimpulkan bahwa Allah SWT TIDAK menginginkan manusia untuk berbuat sesat.
    Andalah yang sudah menyimpulkan bahwa jika Allah SWT menginginkan manusia bertobat, maka berarti pasti tidak ada keinginan Allah SWT agar manusia berbuat sesat.

    Padahal kan tindakan manusia itu semuanya sudah ditetapkan dalam takdir oleh Allah SWT? “Semua” di sini berarti termasuk perbuatan sesat juga kan?
    Padahal kan seseorang berbuat sesat itu juga karena disesatkan oleh Allah SWT?
    Padahal kan seseorang disesatkan oleh Allah SWT itu karena memang dari awal dia sudah ditetapkan dan diciptakan oleh Allah SWT sendiri agar masuk neraka?

    Makanya lalu saya tanya, bagaimana bisa Allah SWT notabene sudah melakukan hal2 tsb tapi malah dibilang “tidak menginginkan” apa yang sudah ditetapkannya sendiri?
    Bagaimana bisa Allah SWT sebagai pihak yang sudah menetapkan, menakdirkan seseorang untuk melakukan kesesatan dan menciptakannya sebagai penghuni neraka, tapi malah dibilang “tidak menginginkan” hal2 dan kejadian itu?

    Kok, MASIH BISA-BISANYA YA BERTANYA seperti di atas, bahkan menambahkan kata-2 YANG TIDAK MENCERMINKAN SEBAGAI PENGIMAN SALAH SATU DARI EMPAT KITAB SUCI ILLAHI, ck, ck, ck, ck ………………….

    Maka dari itulah saya tanya.
    Tugas kalianlah sebagai pengikut Allah SWT yang harus menjelaskan.

    Kalau menurut anda memang Allah SWT “tidak menginginkan” hal2 & tindakan2 yang diakui merupakan ketetapan2 & tindakan2nya sendiri, kenapa bisa terjadi seperti itu?
    Kan Allah SWT katanya Maha Kuasa? Ketika dia membuat ketetapan2 itu, dia sedang dalam keadaan sadar kan? Tidak dalam keadaan dipaksa atau ditodong kan?
    Lalu kenapa dia sampai membuat ketetapan2 yang isinya sama sekali tidak dia inginkan?
    Apakah lagi mabok? Lagi dihipnotis? Lagi diancam? Lagi ditodong?
    Kalau memang seperti itu keadaannya, ya bisa dimaklumi.

    Udah tau kalau SECARA SYARIAH ALLAH SWT MENGHENDAKI AGAR SEMUA HAMBA-2-NYA MENJAUHI KEMAKSIATAN, KEJAHATAN, KESESATAN DAN KEKAFIRAN, eh kok malah bertanya BAGAIMANA BISA PERBUATAN-2 BURUK TERSEBUT BUKAN SEBAGAI KEINGINAN ALLAH SWT, ck, ck, ck, ck !
    Tentu saja BISA, YAKNI SECARA SYARIAH, sedangkan SECARA KAUNIYAH Allah SWT TETAP MENGIJINKAN (yang berarti tetap menciptakan, mengadakan, mewujudkan) perbuatan-2 buruk tersebut tetap terjadi di dunia, dengan tujuan UNTUK DAPAT DIAMBIL HIKMAHNYA oleh hamba-2-nya yang beriman dan mau berfikir.

    Lah apakah adanya keinginan secara syariah (menjauhi kesesatan) itu berarti bisa menihilkan adanya keinginan secara kauniyah qadariyah (ditakdirkan berbuat sesat & masuk neraka) ?

    Apakah adanya ajaran Islam agar manusia menjauhi kesesatan itu berarti bisa menihilkan adanya ajaran Islam lainnya yang mengajarkan bahwa Allah SWT sudah menakdirkan & menetapkan seseorang untuk berbuat sesat dan menciptakannya sebagai penghuni neraka?

    Silakan anda jawab.
    Bisa menihilkan atau tidak?

    APA MAKNA HIDUP ANDA SEBAGAI MANUSIA KETIKA ANDA TAHU KALAU DOSA ANDA SUDAH DITANGGUNG OLEH TUHAN DALAM KEYAKINAN ANDA ???

    Lagi2 mau digeser topiknya ke arah keyakinan saya.
    Apapun keyakinan saya, sama sekali tidak ada hubungannya dan sama sekali tidak akan mengubah fakta2 apa yang Islam ajarkan melalui Muhammad.

    Seperti yang pernah saya bilang.
    Saya tidak mengimani ajaran takdir. Saya tidak percaya bahwa Tuhan sudah menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    Tapi keyakinan saya ini tidak berarti lalu otomatis Islam melalui Muhammadnya tidak mengajarkan hal konyol seperti itu.

  62. Para Penonton said

    KENAPA INI TIDAK dan ITUPUN (JUGA) TIDAK…..?

    Pada suatu hari Armagedon (Gedon) dan Wawan terlihat ngobrol agak serius, disebuah pojok perempatan jalan.

    Wawan : “Gue perhatiin, sejak dulu kok kagak ada abisnye ngedebatin soal Islam.”
    Gedon : “Kamu kok tahu, Wan..?”

    Wawan : “Denger-denger gitu, siiih..”.
    Gedon : “Terus Kenapa..?”

    Wawan : “Dulu elo ngebahas soal kutukan korban rentenir dan korban Israel, betul..?”
    Gedon : “Betul, Wan…”

    Wawan : “Apakah saat itu, elo setuju kutukan kutukupret..?”
    Gedon : “Tidak..!”

    Wawan : “Ooo… Berarti elo percaya bahwa kutukannya Tidak kutukupret..?”
    Gedon : “Tidak..!”

    Wawan : “Ini tidak dan itu tidak, terus elo yg ngasih pertanyaan sendiri. Maksudnye ape..?
    Gedon : “Jawaban saya soal ini & itu, sejak dulu tetap konsisten yaitu Belum Tentu”.

    Wawan : ”Kok gitu, padahal ngejawab ‘Belum Tentu’ itu sama dengan kagak ngejawab dan kagak ada bobotnye..!”
    Gedon : “Gak apa, kan lebih aman dan yg penting bisa serang sana, serang sini”.

    Wawan manggut-mangut sedikit heran, lalu melanjutkan perbincangannya.

    Wawan : “Beberapa minggu yg lalu elo juga berdebat soal Muktazilah, betul..?”
    Gedon : “Betul, berarti selama ini kamu juga ngikuti ya..!”

    Wawan : “Ape elo seiman dengan pikiran Muktazilah..?”
    Gedon : “Tidak..!”

    Wawan : “Berarti elo sependapat dengan pikiran “Anti” Muktazilah, dong..?
    Gedon : “Tidak, Wan..!”

    Wawan tambah terheran-heran karena topik yg dibahas justru semuanya berawal dari pertanyaan yg dibuat Gedon sendiri. Wawan berpikir, kenapa soal kutukupret jawab TIDAK dan ttg tidak kutukupret jawabnya juga TIDAK, sekarang pun soal Muktazilah atau tidak Muktazilah jawabnnya sama, semua TIDAK.
    Karena semakin penasaran, Wawan bertanya lagi.

    Wawan : “Emang elo tertarik pindah keyakinan atau cuma studi banding aje..?”
    Gedon : “Apapun keyakinan saya, sama sekali TIDAK ada hubungannya dan sama sekali TIDAK akan mengubah FAKTA-FAKTA apa yang Islam ajarkan melalui Muhammad…! Saya TIDAK mengimani ajaran takdir. Saya TIDAK percaya bahwa Tuhan sudah menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka. Tapi keyakinan saya ini TIDAK berarti lalu otomatis Islam melalui Muhammadnya TIDAK mengajarkan hal KONYOL seperti itu.”

    Wawan kaget : “Kalu gitu ngapain elo susah payah ngasih pertanyaan, terus elo sendiri jawabannye ini TIDAK dan itu TIDAK dengan pertanyaan yg elo buat sendiri. Apakah ini perdebatan yang SEHAT..? Trus ape yg elo cari, hah….?
    Gedon : “Saya kan memang KAFIIIR..!”

    Wawan : “Xiieee…. Xiieee… Xiieee…”.
    Gedon : “Pffffffft……!”

  63. kemin said

    Para Penonton said
    04/05/2015 pada 22:10

    kemin said
    02/05/2015 pada 19:51

    Pertama :
    Aduh …..
    BEGOKnya eluuuuu…………………………………….
    “Ring of Fire” itu bukan lempeng tektonik….guobluookkk…..
    itu artinya “cincin api”. bukan lempeng tektonik……
    ( beletttttt polo na……)

    Jawab :
    Elo mempermasalahkan kalimat, “Indonesia sebagai Negara yang berpotensi Gempa & Tsunami di karenakan letak tanah kita yang berada di “Ring of fire” (lempeng tektonik)”.
    Jelas kalau saja yg dimaksud bahwa Ring of Fire = Lempeng Tektonik, maka akan bertentangan dengan penjelasan gue sebelumnya. Sama artinye gue guobluookkk, Min…?
    ———————————————-

    ==========================================
    Lu tambah begok lagi..
    Dimana- mana , kata didalam kurung itu, maknanya mewakili kata di depannya.
    lu pernah sekolah gak sih?
    ==============================

    Padahal maksudnya tdk demikan.
    Pemberian tanda kurung “(…)” yg gue maksudkan itu untuk memberi penjelasan thd suatu kemungkinan (“bisa di ring of fire atau bisa di lempeng tektonik), tanda “(..)” itu bukan mempersamakan kata. Shg penjelasannya menjadi, “Indonesia sebagai Negara yang berpotensi Gempa & Tsunami di karenakan letak tanah kita yang berada di ring of fire atau di lempeng tektonik”.
    Sama seperti dalam kalimat laen yg pernah gue tulis, misalnye “Kenape gunung masih bisa aktif (meletus)..?”.
    Kata “aktif” TIDAK sdg disamakan dengan “meletus”, tanda kurung “(..)” tidak selamanya menjelaskan arti yg sama dengan kata di depannya.
    Lha… soal gini aje kok ribet…!
    ——————————————————

    ===============================
    Aduhhh..
    Kok ada logika hancur begini….
    lu masih waras tidak?
    ==================================

    Kedua :
    Aduhhh bahlul gak ketulungan….
    tanya aja si mamad .. !!
    BUMI sudah dipasangin GUNUNG kok masih tetep BERGUNCANG
    Malah sampai Tsunami lagi kayak di Aceh.

    Jawab :
    Xiiee…. Xiiee… Xiiee…
    Gimane siih… Ujang, udah gue jelasin ee… eh… tetep aje gak paham, sekarang malah tambah genit.
    Gini aje dech, elo liat postingan gue lagi diatas, ttg penyebab kenape gunung bisa berguncang / meletus atau kenape bisa terjadi Tsunami.

    ————————————–

    ===========================================
    Masalah penyebab gunung berguncang , meletus, tsunami,
    itu gue sudah tahu , anak SD juga sekarang udah banyak tahu.
    Masalahnya adalah quran bilang:

    Surah An-Nahl: 15
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    QS. Al-Anbiyaa’: 31
    Dan telah Kami jadikan di bumi ini GUNUNG-GUNUNG YANG KOKOH SUPAYA BUMI ITU (TIDAK) GUNCANG BERSAMA MEREKA, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk

    Itu semua tidak sesuai dg kenyataan alias NGIBUL.. begitu..

    Bukti nyatanya justru di kawasan yg banyak gunungnya sering bumi GUNCANG.

    Quran ngibull kan??
    ===================================

    Ketiga :
    Lhooo…..
    Lu makin belettt wae……
    Lu membantah argumen gue, tetapi lu sendiri malah menjelaskan kebenaran argumen gue.
    Lu gimana sih?… mabok ya……( KEBANYAKAN MAKAN BAKSO CELENG )
    Lu nulis apaa?…..itu yang paling bawah??
    (copas):Indonesia terletak pada kawasan rawan bencana alam dan memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Mengingat hal tersebut tentunya berpotensi sering tertimpa bencana letusan gunung berapi dan bencana gempa bumi. (GEMPA BUMI. GEMPA BUMI.GEMPA BUMI)…………

    Jawab :
    Gue membantah argumen elo, tetapi gue sendiri malah menjelaskan kebenaran argumen elo..?
    Hah yg bener aje….? Ah masaaak siiih… elo beragumen..? Elo ngibul kali..?
    Bukannye elo cuman nyodorin sumber aje, coba liat dibawah ini :
    —————————————————-

    ====================
    Argumen gue banyak ..
    Tuh di atas no 30 ..
    Lu baca lagi….
    Beleetttt na….
    =============================

    kemin said
    29/04/2015 pada 18:20
    Nih … gue “tunjukkan” dua dari puluhan sumber yang ada.
    Lu plototin ya biar lu sadar akan o on lu.!!
    https://noroadityo.wordpress.com/2012/04/14/alasan-sering-terjadinya-gempa-bumi-di-indonesia/
    http://www.penataanruang.com/rawan-letusan-gunung-api-dan-gempa-bumi.html

    Kalimat yg elo copas… “Indonesia terletak pada kawasan rawan bencana alam… dst”, itu kan cuma mengutip dari sumber yg elo sodorin yg sedikit diedit supaya tdk terlalu panjang.
    Elo ngebaca ape mabuk, hah..?
    ——————————————

    =====================
    Asli lu begok..
    Dari judulnya saja sudah menunjukkan ..
    Itu bacaaa……
    Ada kata ” GUNUNG API” dan kata ” GEMPA BUMI”
    Lu kok begok begini sih??
    ================================.

    Maksud mengutip ulang itu untuk meyakinkan adakah “Teori Brilian” elo, yg menjelaskan bahwa “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang”, ee… eh… ternyata kagak ada.
    ———————————–

    ===================
    Gak ada gimana ? lu buta ya…
    Baca judulnya saja sudah tahu mestinya
    Aduhhh….. begoknya eluuuu……
    ======================

    Jadi teori “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang” masuk daftar Teori NGIBUL, Min…!
    ——————————————

    ==============
    NGIBUL gimana????
    Sudah jelas begitu kok lu bilang ngibul?
    Yang NGIBULL tuh quran eluuu…

    Lebah kok makan buah…
    Bumi ditancepin gunung supaya tidak guncang .
    Mana buktinya ????

    NGIBUL kan????
    ================================

    Lagian, elo menulis “GEMPA BUMI. GEMPA BUMI.GEMPA BUMI…………” dengan tulisan buesar-buesar + di ulang2, maksudnye gempa bumi ape..? emang artikel itu ngejelasin “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang”, hah…?
    ———————————————–

    =========================
    Lu buta ya…
    Baca judulnya saja mestinya lu udah ngerti..
    BEGOK sih lu….
    ===============================

    Supaya kagak OOT, gue ulangi lagi yg kemaren….
    Ayoo bisa kagak elo, tunjukin & buktiin suatu teori yg ngejelasin :
    “DIMANA ADA “GUNUNG” JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG…?”
    —————————————-

    ========================
    Lu baca lagi sumber yg gue tunjukkan ….
    BEGOK di piara….
    ============================

    Sudah paham….?
    Betul niih… sudah paham..?

    ——————-

    =========================================
    Lu begok begitu mana paham ..
    Otak lu jejali ajaran si mamad sih ..
    ya rusak jadinya.
    lihat saja ajaran takdir dan syariah nya
    KONYOL begitu..
    ==========================

    Keempat :
    Ngaku kuliah di TEMPAT KULIAHNYA PENDIRI BANGSA INI.
    Ngambil “jurusan” seabreg, tapi tetap BEGOK.
    Cie illeee……
    Melihat satu kesalahan wae GIRANG banget….

    Jawab :
    Girang melihat kesalahan..?
    Elo pernah bilang, “gue ITB” ternyata kagak bisa bedain “Mata Kuliah” dengan “Jurusan” ditambah lagi BEGOK2-in orang laen, sptnya elo ini cuma lulusan Institut Teknologi Badut yg tergabung dlm Paguyuban Swara Ngibul atau jangan-jangan elo cuma Penjual Bakso Celeng Oplosan….di kantin.
    Yaah…. gini ini kalo elo sering mabok minum anggur merah dan KEBANYAKAN MAKAN BAKSO CELENG.
    ———————————————————-

    =================
    Kesalahan kecil begitu lu besar-besarin…
    apa lagi elu…

    Ngaku islam tidak tahu setan diiket di bulan ramadhan.
    Ring of Fire kok Lempeng Tektonik..

    Benar-benar memalukan.( KEBANYAKAN MAKAN BAKSO OPLOSAN)

    Mending gue makan buah anggur merah.
    =============================

    Ingaaat, fakta telah menunjukkan bahwa elo :
    => etung 72/73 x 100 % kagak bener
    => ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => nulis asbabun aje kagak becus, masih ngeles dan ngeyel.
    => ngebuat modus baru, pengguna narkoba didenda spt peng-ilustrasi Hakim Kemin persis Pemain Ketoprak Konyol.
    => Bilang “gue ITB” tapi tdk bisa bedain antara Mata Kuliah dg Jurusan.
    => Pembuat teori Ngibul : DIMANA ADA GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    => Dulu ngakunya Desi (cewek), sekarang bermigrasi menjadi Ujang (cowok), mirip makhluk yg hidup di 2 alam.
    ————————————————

    =========================
    Kasian banget …
    Gak punya modal lain?????
    ============================

    Pendek kata, bahwa keguncangan (pake istilahnya si Ujang lagi, baca: kegempaan)
    ————————————————–

    =======================================
    Wah wah …… benar benar muka badak… gak tahu malu.
    Nuduh orang sembarangan.

    “GUNCANG” itu bukan istilah buatan gue…
    Quran yang ngomomg kok.

    nih baca!!

    Surah An-Nahl: 15
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    QS. Al-Anbiyaa’: 31
    Dan telah Kami jadikan di bumi ini GUNUNG-GUNUNG YANG KOKOH SUPAYA BUMI ITU (TIDAK) GUNCANG BERSAMA MEREKA, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk

    lu buta ya … tuh ada kata GUNCANG, GUNCANG, GUNCANG.
    Masih kurang lagi????

    Kok ada primata belet begini ya….heran….
    ===================================

    Salah satu proses terbentuknya gunung berapi adalah hasil dari batu-batuan cair yang terkumpul di bawah kerak bumi yang kemudian naik kepermukaan.
    Keadaan suhu yang sangat panas di bawah kerak bumi menyebabkan batu-batuan menjadi cair, batu-batuan cair ini dikenali sebagai magma.
    Magma yang mengalir keluar ke permukaan bumi melalui rekahan ini selanjutnya disebut dg lava.
    Setelah melalui proses fisika, lava yang keluar kemudian membeku bisa bersifat masif, solid dan sangat padat. Dengan penambahan volume material yg terus menerus itu maka secara konstruktual tubuh gunung itu besar dan kokoh.
    ————————————————

    ==================================
    Nah semakin terbukti quran NGIBUL kan??
    GUNUNG bukan ditancepin dari atas supaya bumi tidak GUNCANG.
    NGIBULL kan???
    ================

    @Pembaca kabarnet Yth……
    Krn si Ujang (d/h Desi) sdh diberi penjelasan berulang-ulang tapi tetep kagak paham juga, akibatnya si Ujang (d/h Desi) lantas menjadi kemin kemudian malah berkicau, “BUMI sudah dipasangin GUNUNG kok masih tetep BERGUNCANG.”
    ————————————–

    ===============
    Ya ….memang..
    BUKTI NYATANYA memang begitu kan???
    Bumi masih sering GUNCANG walau sudah ditancepin GUNUNG.

    quraN NGIBUL kan????

    DIKIBULIN ARAB SIH……

  64. Ujang said

    Bukan setuju DALAM PENGERTIAN ATAU KESIMPULAN SEPERTI ANDA, yakni bahwa TAKDIR YANG TELAH SELESAI DITENTUKAN ALLAH SWT SEBELUM LAHIR SEOLAH-2 ANDA PASTIKAN TELAH MENUTUP RAPAT-2 PELUANG SESEORANG UNTUK BISA MASUK SURGA, mengingat salah satu sifat Allah SWT dalam ASMAUL HUSNA, yakni MAHA PENGAMPUN bagi hamba-2-Nya YANG BERTAUBAT, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. Az Zumar: 53-54 :
    ———————————————————————-

    =========================================================
    Berarti TAKDIR yang sudah final, sudah di sahkan, kok masih ada peluang BERUBAH dari ketetapan masuk neraka menjadi masuk surga?

    Seandainya ada dua orang ; yg satu bernama LOGILA,
    yang satu lagi bernama ; GILALO.

    LOGILA sudah ditakdirkan dari sebelum lahir sebagai penghuni neraka.
    GILALO sudah ditakdirkan dari sebelum lahir sebagai penghuni surga .

    Dalam perjalanan hidupnya LOGILA sempat jadi TKI di arab saudi dan
    jadi mualaf masuk islam Wahabi , dan mati sebagai Mujahidin di Suriah,
    lalu masuk surga mendapat 72 houry bahenol.

    Kok alloh nya muhammad mencla – mencle begini jadinya , persis si LOGIKA.

    Konsep ajaran Qadariah dan Syariahnya saja sudah melanggar HAM.
    Sebagian orang ditakdirkan masuk surga, sebagian lagi ditakdirkan masuk
    neraka. bener-bener seenak UDEL. Lalu sok-sokan secara syariah menghedaki manusia mengikuti ajarannya. Toh secara Qadariah sebagian
    manusia itu sudah dirancang untuk menjadi penghuni neraka.

    Ini ajaran konyol bin ngibul banget. enak saja mengkapling manusia semaunya.

    Kalau mengikuti prinsipnya si LOGIKA, bahwa orang yg sudah ditakdirkan
    masuk neraka kok masih ada kemungkinan masuk surga, berarti melawan konsep ajaran tekdir dong.

    Wah kalau muhammad masih hidup dan sampai tahu ajaran takdirnya
    DIPELINTIR oleh si LOGIKA, bisa dibayangkan betapa marahnya muhammad.

    Si LOGIKA akan di tuduh SESAT, KAFIR bahkan MUNAFIK .
    Dan bisa dipastikan muhammad bersama sahabat sekaligus mertuanya yg bernama Umar bin Khatab, akan segera menuju rumah si LOGIKA,
    BERTERIAK TAKBIR; AULOOOOOHHHHHHH UAKBARRRRRRRR……….
    dengan mata melotot sambil mengacungkan PEDANG,

    Dan bisa dibayangkan peristiwa apa yg akan terjadi di rumah si LOGIKA.
    COBA RENUNGKAN SEJENAK.

  65. Para Penonton said

    kemin said
    07/05/2015 pada 19:48

    Pertama :
    Lu tambah begok lagi..
    Dimana- mana , kata didalam kurung itu, maknanya “mewakili” kata di depannya.
    lu pernah sekolah gak sih?

    Jawab :
    Haaaaaaaah… tambah BEGOK..?
    Dimana-mana, kata didalam kurung itu, maknanya “MEWAKILI” kata di depannya..?
    Dimana-mana..? Ahhhh…… masak…?
    Berarti :
    Mayor (Laut), maknanya => Laut mewakili Mayor..?
    Kapten (Mar) => Marinir mewakili Kapten..?
    Jendral (Pur) => Purnawirawan mewakili Jendral..?
    Dr. (H.C) => Honoris Causa mewakili Doctor..?
    Spiderman (Part I) => Part I mewakili Spiderman..?
    Kemin Tukang Ngibul (Jilid X) => Jilid X mewakili Kemin Tukang Ngibul..?

    Kedua :
    Masalah penyebab gunung berguncang, meletus, tsunami,
    itu gue sudah tahu , anak SD juga sekarang udah banyak tahu.

    Jawab :
    Ooo…. gitu.
    Kalau anak SD sekarang udah banyak tahu “penyebab” gunung berguncang / meletus & laut timbul tsunami, maka logikanya anak SD sekarang juga tahu bahwa teori “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang” adalah TEORI NGIBUL.
    Kalau elo…?

    Ketiga :
    Asli lu begok..
    Dari “judulnya” saja sudah menunjukkan ..

    Lu buta ya…
    Baca “judulnya” saja mestinya lu udah ngerti..
    BEGOK sih lu….

    Lu baca lagi “sumber” yg gue tunjukkan ….
    BEGOK di piara….

    Jawab :
    Judul : “Kawasan Rawan Letusan Gunung Berapi dan Gempa Bumi”
    Sumber : http://www.penataanruang.com/rawan-letusan-gunung-api-dan-gempa-bumi.html
    Judul : “Alasan sering terjadinya Gempa Bumi di Indonesia”
    Sumber : https://noroadityo.wordpress.com/2012/04/14/alasan-sering-terjadinya-gempa-bumi-di-indonesia/

    Ape hubungannye dg “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang”, Jang..?
    Berdebat kok cuman tunjuk-tunjuk judul ame sumber, weleh kemin… kemin…!
    Judul & sumber milik orang laen kok dianggep argumen elo.
    Elo mau mencoba NGIBUL lagi, hah…?

    Keempat :
    Ngaku kuliah di TEMPAT KULIAHNYA PENDIRI BANGSA INI.
    Ngambil “jurusan” seabreg, tapi tetap BEGOK.

    Kesalahan kecil begitu lu besar-besarin…
    apa lagi elu…

    Jawab :
    Mata Kuliah = Jururusan, dianggap kesalahan kecil di “besar-besar” in..?
    Ah salah itu…. yg bener kesalahan besar di “kecil-kecil” in..!
    Kok bisa…? Lha.. fakta telah menunjukkan bahwa elo itu :
    => etung 72/73 x 100 % kagak bener
    => ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => nulis asbabun aje kagak becus, masih ngeles dan ngeyel.
    => ngebuat modus baru, pengguna narkoba didenda spt peng-ilustrasi Hakim Kemin persis Pemain Ketoprak Konyol.
    => Bilang “gue ITB” tapi tdk bisa bedain antara “Mata Kuliah dg Jurusan”.
    => Pembuat teori Ngibul : “DIMANA ADA GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG”.
    Gimane semua yg diatas itu, betulkan…?

    Naaah…….
    Sekarang kesempatan buat elo untuk ngebuktiin sbg alumni / mahasiswa Institut Teknologi Bandung BUKAN Institut Teknologi Badut.
    Caranya..? cukup dg buat tulisan sedikit ilmiah.

    Supaye kagak ribet gue bantu siapin judul, elo tinggal konsentrasi / fokus tulis makalah.
    Judul : “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang”.
    Sumber : https://ujang.desi.com/dimana-ada-gunung-justru-disitu-bumi-berguncang/
    Sampai disini udah paham, elo…?
    Bener niih, elo sudah paham…?

    catatan :
    Kalau benar, dulu Desi (cewek), sekarang menjadi Ujang (cowok).
    Betul-betul, sangat tidak layak diajak ber-DEBAT, lebih layak diajak ber-OBAT.
    Ck.. ck… ck… Kasian banget.

    Xiiee…. Xiiee….. Xiiee…. Wikikiiik…….

  66. kemin said

    Para Penonton said
    08/05/2015 pada 15:17

    Jawab :
    Haaaaaaaah… tambah BEGOK..?
    Dimana-mana, kata didalam kurung itu, maknanya “MEWAKILI” kata di depannya..?
    Dimana-mana..? Ahhhh…… masak…?
    Berarti :
    Mayor (Laut), maknanya => Laut mewakili Mayor..?
    Kapten (Mar) => Marinir mewakili Kapten..?
    Jendral (Pur) => Purnawirawan mewakili Jendral..?
    Dr. (H.C) => Honoris Causa mewakili Doctor..?
    Spiderman (Part I) => Part I mewakili Spiderman..?
    ——————————————————————————–

    ==============================================

    Wah… lu bukan cuma BEGOK lagi, tapi sudah masuk taraf
    ” Reasoning Flawed”

    Yang lu tulis di atas itu bukan cuma “mewakili” lagi..
    bahkan itu sudah merupakan “satu kesatuan yang utuh”… GUOBLUOKK..
    ( KEBANYAKAN MAKAN BAKSO CELENG OPLOSAN)

    Sedangkan yg lu tulis “Ring of Fire (lempeng tektonik)..”
    Itu sangat tidak nyambung atau keblinger.
    itu namanya BUAHLUULLLL. ( BELET POLO NA)

    Lu ini sekolah dimanaaaa..??

    Setan diiket dibulan ramadhan juga tidak tahu..

    MEMALUKAN (bikin rusak nama ITB saja)
    ===============================================

    Jawab :
    Ooo…. gitu.
    Kalau anak SD sekarang udah banyak tahu “penyebab” gunung berguncang / meletus & laut timbul tsunami, maka logikanya anak SD sekarang juga tahu bahwa teori “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang” adalah TEORI NGIBUL.
    ——————————————————–

    =================================
    Yang bilang teori gue ngibul kan cuma elu..
    fakta nya dimana ada gunung justru di situ bumi sering berguncang.
    itu fakta .

    kalau
    Surah An-Nahl: 15
    Dan DIA MENANCAPKAN GUNUNG-GUNUNG DI BUMI SUPAYA BUMI ITU TIDAK GUNCANG bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

    Nah ini baru NGIBULL..

    AHLI ” PERJANDAAN” SOK BIKIN TEORI GUNUNG.

    LANGIT BERLAPIS 7 LAH ….( gak tahu astronomi)
    BINTANG UNTUK MELEMPAR SETAN LAH…..( gak tahu astronomi )
    BUMI HAMPARAN LAH….(gak ngerti ilmu bumi)
    LEBAH MAKAN BUAH LAH ….(gak tahu biologi)
    BISA BELAH BULAN LAH….(belah janda + anak 6th ?.. mungkin….)

    NAH INI NGIBULL NAMANYA..

    DIKIBULIN ARAB SIH….
    =============================================

  67. LOGIKA said

    KIMOCHI
    …………………………
    Kesimpulan dari 2 hal di atas adalah :
    “Allah SWT dari awal (sejak sebelum manusia diciptakan) MEMANG SUDAH MENGINGINKAN sebagian manusia untuk melakukan tindakan2 sesat dan lalu masuk neraka.”

    Sederhananya seperti ini :
    Allah SWT menginginkan si A untuk masuk neraka.
    Berdasarkan keinginannya ini, Allah SWT lalu menetapkan takdir dari semua tindakan2 yang akan dilakukan si A semasa hidupnya.
    Kemudian Allah SWT menciptakan si A, dan berdasarkan keinginan Allah SWT di atas, si A ini diciptakan sebagai penghuni neraka.
    Lalu si A akan menjalankan kehidupannya sesuai dengan ketetapan takdir yang sudah diciptakan oleh Allah SWT. Karena dia diciptakan sebagai penghuni neraka, tentu saja dia akan dimudahkan dalam melakukan amalan2 neraka.
    Dalam satu waktu dia melakukan pertobatan, tapi ini pun sudah termasuk dalam salah satu ‘skenario’ takdir yang sudah ditentukan oleh Allah SWT sebelumnya.
    Dan pertobatannya ini sama sekali tidak mengubah ketetapan2 takdir lain yang sudah ditetapkan Allah SWT baginya. Hal ini sama sekali tidak mengubah keinginan awal Allah SWT yang menginginkannya untuk masuk neraka. Hal ini sama sekali tidak akan mengubah ‘ending’nya, yaitu si A nanti bakal disiksa di neraka.

    Paham?
    ………………………………

    ___________________________________

    Tentu saja PAHAM SEBAGAI JAWABAN YANG TIDAK LOGIS

    Mengapa ?

    Karena TIDAK SEJALAN DENGAN KETETAPAN-2 ALLAH SWT untuk :
    1. Menurunkan kitab-2 suci : Dzabur, Taurat, Injil dan Al-Quran yang berisikan perintah-2 dan larangan-2 untuk keselamatan hamba-2-Nya.
    2. Menurunkan para Nabi dan Rasul Utusan-Nya yang mengemban amanah untuk mengingatkan kaumnya agar kembali ke jalan yang benar.
    3. Menjadikan SEGALA SESUATU TIDAK KEKAL DI DUNIA termasuk hidup manusia untuk dimintakan pertanggungjawaban setelah dibangkitkan.
    4. Petunjuk-2 Allah SWT tentang PEMBERIAN KESEMPATAN BERUSAHA BAGI HAMBA-2-NYA UNTUK MENGUBAH TAKDIR DAN BERTOBAT SEBELUM AJAL TIBA.

    Jadi yang logis dan relevan dengan kempat butir parameter di atas adalah bahwa WALAUPUN MANUSIA TELAH DITENTUKAN TAKDIRNYA SEBELUM LAHIR, NAMUN ALLAH SWT TETAP :
    1. MEMBERIKAN KESEMPATAN PADANYA UNTUK BERUSAHA MENGUBAH NASIBNYA MENJADI BERUNTUNG DI MATA ALLAH SWT.
    2. BERTAUBAT DAN KEMBALI KE JALAN YANG BENAR SEBELUM AJAL YANG TIDAK TAHU KAPAN DATANGNYA TIBA.
    3. MENGUJI KEIMANAN SESEORANG UNTUK MENETAPKAN APAKAH HAMBA-NYA BENAR-2 LAYAK MASUK SURGA.
    4. MENJADIKAN HIDUP MANUSIA TIDAK KEKAL UNTUK DIMINTAKAN PERTANGGUNGJAWABANNYA SETELAH DIBANGKITKAN.

    Abdulloh bin Mas’ud rodhiyallohu’anhu, dia berkata:
    ”Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda kepada kami dan beliau adalah orang yang selalu benar dan dibenarkan: ’Sesungguhnya setiap orang diantara kamu dikumpulkan kejadiannya di dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk nuthfah(air mani), kemudian menjadi ‘alaqoh(segumpal darah) selama waktu itu juga (empat puluh hari), kemudian menjadi mudhghoh(segumpal daging) selama waktu itu juga, lalu diutuslah seorang malaikat kepadanya, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya dan ia diperintahkan menulis empat kalimat: Menulis rizkinya, ajalnya, amalnya, dan nasib celakanya atau keberuntungannya. Maka demi Alloh yang tiada tuhan selain-Nya, sesungguhnya ada diantara kamu yang melakukan amalan penduduk surga dan amalan itu mendekatkannya ke surga sehingga jarak antara dia dan surga kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya. Dan SESUNGGUHNYA ADA SESEORANG DIANTARA KAMU YANG MELAKUKAN AMALAN PENDUDUK NERAKA DAN AMAL ITU MENDEKATKANNYA KE NERAKA SEHINGGA JARAK ANTARA DUA DAN NERAKA HANYA KURANG DARI SATU HASTA, NAMUN KARENA TAKDIR YANG TELAH DITETAPKAN ATAS DIRINYA, LALU DIA MELAKUKAN AMALAN PENDUDUK SURGA SEHINGGA DIA MASUK KE DALAMNYA.” (HR. Bukhori dan Muslim)[1]

    Nah jelas, bukan bahwa TAKDIR SESEORANG MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA TETAP BISA BERUBAH JIKA ALLAH SWT SUDAH MENGHENDAKINYA, dan hal ini pun sejalan dengan firman Allah SWT berikut :

    لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ (11)

    Artinya:
    Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK AKAN MERUBAH KEADAAN SUATU KAUM SEHINGGA MEREKA MERUBAH KEADAAN YANG ADA PADA DIRI MEREKA SENDIRI. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.(13: 11)

    Jadi ILUSTRASI YANG BENAR adalah seperti ini :
    ====================================

    Pertama :
    ————-
    Katakanlah Allah SWT TELAH MENTAKDIRKAN SI A kelak BAKAL MASUK NERAKA.

    Kedua :
    ———–
    Namun di tengah perjalanan hidupnya, si A ini TERNYATA SEMPAT MELAKUKAN AMALAN-2 CALON PENDUDUK SURGA, YANG ANTARA LAIN ADALAH BERTAUBAT sebelum ajalnya tiba.

    Ketiga :
    ———
    Akibat perbuatan terakhirnya itu, maka dengan kehendak-Nya Allah SWT MEMUDAHKAN JALAN SI-A UNTUK MENJADI CALON PENGHUNI SURGA, yang berarti BATALAH DIA SEBAGAI CALON PENGHUNI NERAKA.

    Ilustrasi inilah yang sesuai dengan keempat point di atas, hadist nabi dan petunjuk-2 Allah SWT.

    KIMOCHI :
    …………….

    Yang saya tanyakan adalah kesetujuan anda tentang konsep ajaran Muhammad :
    Allah SWT SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.

    Anda setuju atau tidak dengan ajaran seperti ini?
    A. SETUJU. Allah SWT memang SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    B. TIDAK SETUJU. Allah SWT TIDAK menetapkan dan TIDAK menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    ……………….

    _____________________

    Tentu saja setuju bro SEPANJANG ANDA TIDAK BERKESIMPULAN BAHWA ORANG YANG SUDAH DITENTUKAN TAKDIRNYA UNTUK MASUK NERAKA ITU DALAM PERJALANAN HIDUPNYA TIDAK PUNYA KESEMPATAN UNTUK MENGUBAH TAKDIRNYA MENJADI CALON PENGHUNI SURGA.

    HOW ARE YOU ……… ANDA PUAS !!!

    INGAT USAHA MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH BISA MENGUBAH TAKDIRNYA DAN ALLAH MEMBERIKAN KESEMPATAN KEPADA HAMBA-2-NYA UNTUK MENGUBAH TAKDIRNYA.

    HOW ?

    JANGAN TERLENA OLEH GEMERLAPNYA DUNIA KARENA MERUPAKAN SURGANYA SETAN

    TAPI

    MANFAATKAN TERLENALAH DENGAN KESEMPATAN YANG TIDAK AKAN DATANG DUA KALI UNTUK MENJADI CALON PENGHUNI SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT.

  68. kemin said

    Para Penonton said
    08/05/2015 pada 15:17

    Naaah…….
    Sekarang kesempatan buat elo untuk ngebuktiin sbg alumni / mahasiswa Institut Teknologi Bandung BUKAN Institut Teknologi Badut.
    Caranya..? cukup dg buat tulisan sedikit ilmiah.

    Supaye kagak ribet gue bantu siapin judul, elo tinggal konsentrasi / fokus tulis makalah.
    Judul : “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Bumi Berguncang”.
    ———————————————————————————————-

    =========================================================

    Ya ya ya sabarrrrr nih gue bikin.

    **********************************************************************************

    judul makalah

    DIMANA ADA GUNUNG DISITU BUMI SERING BERGUNCANG
    ______________________________________________________________

    KATA PENGANTAR
    Segala puji kepada Tuhan yang asli (bukan mahluk hayalan si mamad) atas segala kasihnya, sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang mungkin sangat sederhana. Makalah ini berisikan tentang dimana ada gunung disitu sering bumi berguncang.

    Makalah ini saya buat dalam rangka memenuhi permintaan lawan debat saya yang rada belet polo na . Dan untuk membantah KIBULAN quran yang mengatakan BUMI DITANCEPIN GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG yang ternyata NGIBUL. Tak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dorongan, motivasi, bimbingan, arahan dan saran yang telah diberikan sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik

    Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman dan juga berguna untuk menambah pengetahuan bagi para pembaca agar tidak mudah dikibulin ARAB.

    Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh karena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk bisa membantu MENYADARKAN orang yang otaknya sudah dicuci dengan sabun cap ONTA ARAB.

    Darwin Australia, 9 mei 2015
    Penulis
    Kemin Asal Tasikmalaya Jawa Barat.

    DAFTAR ISI

    Hal
    Kata pengantar ………………………………………

    i
    Daftar Isi ……………………………………………………………………………….

    ii
    BAB I. PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang …………………………………………………………………

    1
    B. Perumusan Masalah ……………………………………………………………

    1
    BAB II. PEMBAHASAN

    A. Pengertian Gempa Bumi ……………………………………………………….

    2
    B. Tipe-tipe Gempa Bumi …………………………………………………………

    2
    C. Patahan …………………………………………………………………………

    4
    D. Proses Terjadinya Gempa bumi ………………………………………………

    5
    E. Gempa Susulan …………………………………………………………………

    6
    F. Daerah yang sering dilanda Gempa bumi……………………………………………

    7
    BAB III. PENUTUP

    A. Kesimpulan …………………………………………………………………….

    9
    B. Saran ……………………………………………………………………………

    9
    Daftar Pustaka ………………………………………………………………………….

    iii

    BAB I
    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang
    Sampai saat ini bumi merupakan satu-satunya planet yang dapat mendukung kelangsungan hidup seluruh makhluk, diantara planet-planet anggota tata-surya lainnya. Oleh karenanya pengetahuan mengenai bumi dianggap sangat vital guna kelangsungan hidup penghuninya termasuk manusia.

    Di jagat raya ini masih banyak pengetahuan yang belum kita kuasai, termasuk pengetahuan mengenai gempa bumi dan cara memprediksinya. Dari hal ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ruang lingkup ilmu kita masih sangat kecil bila dibandingkan dengan luasnya jagat raya.

    Ini juga merupakan bukti bahwa Tuhan maha segalanya, Maha Mengetahui atas segalanya dan kita tidak sepatutnya percaya bahwa Bumi itu HAMPARAN, LANGIT BERLAPIS 7, BINTANG ALAT NIMPUK SETAN,
    dan segala kebahlulan dan KIBULAN si mamad.

    B. Rumusan Masalah
    Dari uraian diatas, kita ambil rumusan masalah sebagai berikut :
    1. Apa Pengertian Gempa Bumi ?
    2. Apa saja Tipe-tipe Gempa Bumi ?
    3. Apa yang dimaksud dengan patahan ?
    4. Bagaimana Proses Terjadinya Gempa bumi ?
    5. Apa yang dimaksud dengan gempa susulan ?
    6. Kawasan yang sering dilanda Gempa Bumi?

    BAB II
    PEMBAHASAN

    A. Pengertian Gempa Bumi

    Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi) dan juga Aktivitas Gunung Berapi.

    Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa bumi yang dialami selama periode waktu. Gempa bumi diukur dengan menggunakan alat seismometer. Moment magnitudo adalah skala yang paling umum di mana gempa bumi terjadi untuk seluruh dunia.

    Skala rickter adalah skala yang dilaporkan oleh observatorium seismologi nasional yang diukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. Kedua skala yang sama selama rentang angka mereka valid. Gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan besarnya 7 lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas, tergantung pada ke dalaman gempa.

    Gempa bumi terbesar bersejarah besarnya telah lebih dari 9, meskipun tidak ada batasan besarnya, Gempa bumi besar terakhir besarnya 9,0 atau lebih besar adalah 9,0 magnitudo. Gempa di Jepang pada tahun 2011 dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai.

    Jepang adalah kawasan yang sangat rawan gempa bumi karena berada
    di jalur cincin api pasifik (Pasific Ring of Fire), yang banyak terdapat gunung api aktif . Keberadaan gunung api inilah yang menyebabkan sering terjadi
    gempa bumi , karena di bawah gunung api terdapat aktifitas magma. Kawasan jalur gunung api ini memiliki potensi ganda tertimpa gempa , bisa gempe tektonik juga gempa vulkanik.

    Gempa bumi tektonik disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng-lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar.

    B. Tipe-tipe Gempa Bumi
    Ada beberapa jenis gempa bumi :
    1. Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi.

    2. Gempa bumi tektonik ; Gempabumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi.

    Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju.

    Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.Gempa bumi tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi.

    Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Gempa bumi tumbukan ; Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi

    3. Gempa bumi runtuhan ; Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

    4. Gempa bumi buatan ; Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.

    C. Patahan
    Adalah bentukan-bentukan alam di muka bumi sebagai akibat adanya proses pematahan (faulting process) pada lapisan batuan pembentuk kulit bumi (litosfera). Proses pematahan lapisan batuan pembentuk litosfera disebut SESAR.

    1. GRABEN/ SLENK
    Adalah patahan dengan arah vertical, dimana posisi daerah tersebut lebih rendah dari daerah sekitarnya, dikarenakan patahan/ sesar yang mengalami penurunan.
    2. HORST
    Adalah patahan dengan arah vertical, dimana posisi daerah tersebut lebih tinggi dari daerah sekitarnya, dikarenakan patahan/ sesar yang mengalami kenaikan.

    3. FLEKSUUR
    Adalah patahan dengan arah vertical, dimana posisi daerah tersebut mengalami penurunan atau kenaikan sebagian saja.

    4. DEKSTRAL
    Adalah patahan dengan arah horizontal, dimana posisi tanah yang ada di depan kita bergeser kearah kanan.

    5. SINISTRAL
    Adalah patahan dengan arah horizontal, dimana posisi tanah yang ada di depan kita bergeser kea rah kiri.

    D. Proses Terjadinya Gempa bumi
    Pada dasarnya, para ahli membagi proses terjadinya gempa bumi atau asal muasal gempa ke dalam tiga kelompok besar yakni:

    1. Teori Pergeseran Sesar
    2. Teori Kekenyalan Elastis atau elastic rebound theory.
    3. Teori Vulcaic.

    Menurut para ahli, gempa yang banyak terjadi disebabkan oleh pergeseran lempengan sepanjang sesar dan terjadi secara tiba-tiba atau dikenal dengan istilah sudden slip. Hal ini terjadi pasa lapisan kerak bumi. Lebih lanjut para ahli berpendapat bahwa penyebab utama bencana gempa bumi prosesnya diawali dengan sebuah gaya pergerakan yang terdapay di titik interior bumi.

    Gaya ini dikenal juga dengan istilah gaya konveksi mantel. Proses gempa bumi ini dimulai dari gaya konveksi mantel yang kemudian menekan bagian kerak bumi yang dikenal juga dengan nama outer layer. Kerak ini memiliki sifat yang rapuh, dengan demikian saat ia tak lagi bisa menahan gaya konveksi mantel ini maka sebagai akibatnya sesar akan bergeser dan dirasakan manusia sebagai sebuah gempa.

    Proses gempa bumi yang satu ini masuk ke dalam jenis gempa tektonik. Tentu jika jenis gempanya vulkanik, buatan, tumbukan serta runtuhan, maka prosesnya akan berbeda.
    Gerakan ini biasanya dirasakan sesaat sebelum sebuah gunung berapi meletus. Untuk jenis gempa buatan yang menggunakan dinamit misalnya, prosesnya terjadi lantaran ada tekanan yang bersumber dari dinamit tersebut. Ledakan dahsyat dari dinamit akan membuat wilayah target terguncang dan terjadilah gempa buatan.

    Sementara itu, proses terjadinya gempa bumi tumbukan selalu dimulai dari adanya benda luar angkasa yang berhasil sampai ke permukaan bumi. Benda ini datang dengan kecepatan luar biasa sehingga saat mencapai badan bumi, tekanan akan dirasasakan dalam bentuk gerakan atau getaran. Tingkatannya tergantung penuh pada kekuatan benda luar angkasa tersebut.

    E. Gempa Susulan
    Gempa susulan adalah gempa bumi yang terjadi di wilayah yang sama dengan gempa utama tetapi memiliki magnitudo yang lebih kecil dan muncul dengan pola yang mengikuti hukum Omori. Hukum Omori (diperbaharui dengan Hukum Omori yang dimodifikasi) adalah rumus empiris yang menghitung skala gempa susulan. Omori mempublikasikan hasil penelitiannya pada 1894mengenai gempa susulan, dimana ia menyatakan bahwa frekuensi gempa susulan menurun berdasarkan resiprokal waktu setelah gempa utama terjadi.
    Hukum lain yang menggambarkan gempa susulan juga dikenal sebagai Hukum Bath yang mengatakan gempa utama umumnya memiliki gempa susulan yang berkekuatan 1 (rata-rata 1,2) magnitudo lebih kecil dari kekuatan gempa utamanya. Urut-urutan gempa susulan juga umumnya mengikuti skala Guttenberg-Richter.
    Gempa susulan sangat berbahaya karena selain tidak bisa diramalkan, dapat berupa sebuah gempat dengan magnitudo besar dan dapat menghancurkan bangunan-bangunan yang rusak dikarenakan gempa utama.
    Gempa besar dapat memiliki gempa susulan yang lebih banyak dan lebih kuat dimana kemunculannya dapat bertahan dalam hitungan tahun atau lebih lama. Contohnya dapat dilihat pada New Madrid Seismic Zone dimana gempa susulan masih bermunculan mengikuti hukum Omori setelah gempa utamanya pada 1811/1812.
    Getaran gempa dari hiposentrum merambat dan menyebar ke segala arah. Getaran itu berupa gelombang primer dan gelombang sekunder. Dari episentrum, juga terjadi rambatan getaran di permukaan bumi dalam bentuk gelombang panjang. Jadi, gelombang gempa dapat dibedakan atas:
    1. gelombang primer (P): merupakan gelombang longitudinal yang merambat di permukaan bumi dengan kecepatan 4-7 km per detik
    2. gelombang sekunder (S): berupa gelombang transversal yang merambat di permukaan bumi dengan kecepatan 2-6 km per detik
    3. gelombang panjang (L): merupakan gelombang permukaan dengan kecepatan lebih lambat.

    F. Dampak Bencana Gempa Bumi
    Pada saat gempa berlangsung terjadi beberapa peristiwa sebagai akibat langsung maupun tidak langsung, di antaranya:

    1. Berbagai bangunan roboh.
    Peristiwa gempa bumi yang banyak terjadi di berbagai tempat di dunia terutama di Indonesia sangat memberikan dampak bagi masyarakat maupun keadaan alam yang ada. Hal utama yang bisa terjadi saat gempa bumi adalah banyaknya bangunan yang roboh, ini membuat kebanyakan orang menjadi panik bahkan ada yang harus kehilangan anggota keluarganya yang tertimbun runtuhan bangunan.

    Dalam hal ini akan mempengaruhi psikologis seseorang yang harus kehilangan keluarganya. Pada sektor ekonomi, hampir semua aktifitas perekonomian terutama di perkantoran dan tempat perbelanjaan terhenti apabila terjadi gempa bumi karena orang lebih mengutamakan keselamatan jiwanya, ini akan mengurangi pendapatan di bidang ekonomi. Bahkan di rumah sakit banyak pasien yang harus dikeluarkan dari rumah sakit untuk keselamatannya dan hal ini secara tidak langsung akan mengurangi layanan kesehatan bagi para pasien. Selain itu banyak bangunan bersejarah misalnya candi yang rusak karena gempa bumi, padahal situs-situs ini sangat berharga bagi kelestarian budaya kita.

    2. Tanah di permukaan bumi merekah, jalan menjadi putus.
    Dampak yang satu ini akan sangat mempengaruhi dalam sektor perhubungan dan berbagai upaya memberi bantuan serta penyelamatan untuk para korban gempa. Hal ini juga akan berdampak pada kelestarian flora dan fauna di sekitar daerah terjadinya gempa karena banyak pepohonan yang tumbang dan hewan-hewan yang panik banyak yang terjatuh dalam belahan tanah yang ada.

    3. Tanah longsor akibat guncangan.
    Tanah longor lebih berdampak pada rusaknya daerah gempa yang bisa mengancam keberadaan manusia maupun flora dan fauna yang ada di sekitarnya. Dengan adanya longsor banyak korban yang meninggal tertimbun tanah longsoran tersebut, pohon tumbang dan banyak hewan yang mati. Ini dapat membuat keadaan sosial di tempat tersebut akan berubah, yang dulunya keluarganya masih utuh kini harus ada yang hilang. Yang dulunya hewan ternak banyak kini tinggal sedikit dan yang dulunya masih banyak pepohonan kini tinggal sedikit karena yang tersisa hanya hamparan tanah saja.

    4. Terjadi banjir, akibat rusaknya tanggul.
    Dengan terjadinya banjir, maka berbagai aspek akan mengalami gangguan bahkan kerusakan. Seperti terendamnya rumah warga, hanyutnya hewan ternak dan yang lebih mengkhawatirkan lagi banjir dapat menimbulkan berbagai penyakit.

    5. Gempa yang terjadi di dasar laut dapat menyebabkan tsunami (gelombang pasang).
    Inilah dampak yang paling membahayakan dari gempa bumi, karena tsunami dapat merusak semua sektor dan unsur yang ada. Dan tsunami juga dapat menambah kerugian yang sudah diakibatkan oleh gempa bumi sebelumnya.

    BAB III
    PENUTUP

    A. Kesimpulan
    Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

    1. Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik.

    2. Ada beberapa jenis gempa bumi , yaitu : Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ), Gempa bumi tektonik, Gempa bumi runtuhan dan Gempa bumi buatan

    3. Adalah bentukan-bentukan alam di muka bumi sebagai akibat adanya proses pematahan (faulting process) pada lapisan batuan pembentuk kulit bumi (litosfera). Proses pematahan lapisan batuan pembentuk litosfera disebut SESAR.

    4. Pada sarnya, para ahli membagi proses terjadinya gempa bumi atau asal muasal gempa ke dalam dua kelompok besar yakni: Teori Pergeseran Sesar dan Teori Kekenyalan Elastis atau elastic rebound theory. Menurut para ahli, gempa yang banyak terjadi disebabkan oleh pergeseran lempengan sepanjang sesar dan terjadi secara tiba-tiba atau dikenal dengan istilah sudden slip.

    5. Gempa bumi paling sering terjadi di kawasan yang banyak terdapat Gunung Api . terutama kawasan cincin api (Ring of Fire)
    Jadi kesimpulannya DIMANA ADA GUNUNG DISITU BUMI SERING BERGUNCANG.

    B. Saran
    * Pembaca diharapkan mampu memahami pengertian dari gempa bumi
    * Pembaca diharapkan mampu mengetahui proses terjadinya Gempa bumi
    * Pembaca diharapkan mampu memahami dampak dari gempa bumi
    * Pembaca diharapkan mengetahui bahwa dimana ada gunung disitu
    sering ada GEMPA BUMI.

    DAFTAR PUSTAKA
    Makalah

    makalah RING OF FIRE
    makalah GUNUNG
    makalah LAVA PIJAR
    makalah LAHAR
    makalah KALDERA
    makalah KEPUNDAN
    makalah WEDUS GEMBEL
    makalah GEMPA BUMI.

    =================================

    NAH SEKARANG GILIRAN ELU BIKIN MAKALAH TENTANG AISHYAH,
    ZAENAB, WANITA YANG DIPEROLEH DALAM PEPERANGAN, JANDA JANDA DLL.
    LU BOLEH PILIH.

    AYOOO BISAAA????

  69. Kimochi said

    KIMOCHI
    …………………………
    Kesimpulan dari 2 hal di atas adalah :
    “Allah SWT dari awal (sejak sebelum manusia diciptakan) MEMANG SUDAH MENGINGINKAN sebagian manusia untuk melakukan tindakan2 sesat dan lalu masuk neraka.”

    Sederhananya seperti ini :
    Allah SWT menginginkan si A untuk masuk neraka.
    Berdasarkan keinginannya ini, Allah SWT lalu menetapkan takdir dari semua tindakan2 yang akan dilakukan si A semasa hidupnya.
    Kemudian Allah SWT menciptakan si A, dan berdasarkan keinginan Allah SWT di atas, si A ini diciptakan sebagai penghuni neraka.
    Lalu si A akan menjalankan kehidupannya sesuai dengan ketetapan takdir yang sudah diciptakan oleh Allah SWT. Karena dia diciptakan sebagai penghuni neraka, tentu saja dia akan dimudahkan dalam melakukan amalan2 neraka.
    Dalam satu waktu dia melakukan pertobatan, tapi ini pun sudah termasuk dalam salah satu ‘skenario’ takdir yang sudah ditentukan oleh Allah SWT sebelumnya.
    Dan pertobatannya ini sama sekali tidak mengubah ketetapan2 takdir lain yang sudah ditetapkan Allah SWT baginya. Hal ini sama sekali tidak mengubah keinginan awal Allah SWT yang menginginkannya untuk masuk neraka. Hal ini sama sekali tidak akan mengubah ‘ending’nya, yaitu si A nanti bakal disiksa di neraka.

    Paham?
    ………………………………
    ___________________________________

    Tentu saja PAHAM SEBAGAI JAWABAN YANG TIDAK LOGIS

    Dimana letak ketidaklogisan dari ilustrasi dan kesimpulan di atas?
    Coba anda tunjukkan dimana ketidaklogisannya.

    Apakah tidak logis jika dikatakan bahwa “Allah SWT menginginkan si A untuk berbuat sesat dan masuk neraka”?
    Apakah tidak logis jika dikatakan bahwa “pertobatan si A itu sudah termasuk juga dalam takdir yang sudah selesai ditetapkan oleh Allah SWT”?
    Apakah tidak logis jika dikatakan bahwa “pertobatan si A (yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT ketika membuat endingnya juga) itu tidak akan mengubah endingnya”?

    Anggaplah sewaktu menetapkan takdir kehidupan si A itu, Allah SWT menetapkan urutan takdirnya seperti ini :
    Mabok2an – berzinah – bertobat – naik haji – berbuat cabul – memperkosa anak kecil – mati dikeroyok – masuk neraka (ending)

    Nah, apakah anda bisa mengharapkan tindakan bertobat si A di atas itu akan dapat mengubah endingnya yang sudah ditetapkan dari awal tsb (masuk neraka)?

    Mengapa ?

    Karena TIDAK SEJALAN DENGAN KETETAPAN-2 ALLAH SWT untuk :
    1. Menurunkan kitab-2 suci : Dzabur, Taurat, Injil dan Al-Quran yang berisikan perintah-2 dan larangan-2 untuk keselamatan hamba-2-Nya.
    2. Menurunkan para Nabi dan Rasul Utusan-Nya yang mengemban amanah untuk mengingatkan kaumnya agar kembali ke jalan yang benar.
    3. Menjadikan SEGALA SESUATU TIDAK KEKAL DI DUNIA termasuk hidup manusia untuk dimintakan pertanggungjawaban setelah dibangkitkan.
    4. Petunjuk-2 Allah SWT tentang PEMBERIAN KESEMPATAN BERUSAHA BAGI HAMBA-2-NYA UNTUK MENGUBAH TAKDIR DAN BERTOBAT SEBELUM AJAL TIBA.

    Jadi ternyata konsep ajaran bahwa ”Allah SWT sudah menginginkan seseorang berbuat sesat dengan menciptakannya sebagai penghuni neraka” itu TIDAK SEJALAN dengan hal2 yang anda sebut di atas ya?

    Jadi yang logis dan relevan dengan kempat butir parameter di atas adalah bahwa WALAUPUN MANUSIA TELAH DITENTUKAN TAKDIRNYA SEBELUM LAHIR, NAMUN ALLAH SWT TETAP :

    1. MEMBERIKAN KESEMPATAN PADANYA UNTUK BERUSAHA MENGUBAH NASIBNYA MENJADI BERUNTUNG DI MATA ALLAH SWT.

    Allah SWT dari awal sudah menetapkan si A untuk masuk neraka.
    Allah SWT dari awal juga sudah menetapkan SEMUA tindakan2 yang bakal dilakukan si A.
    Allah SWT juga dengan sengaja menyesatkan si A.

    Tapi lalu Allah SWT memberi kesempatan si A untuk melakukan sebuah tindakan yang bisa mengubah ketetapan yang sudah Allah SWT tetapkan sendiri?
    Tingkah laku “tuhan” yang super konyol seperti ini anda anggap logis dan anda imani sebagai ajaran agama?

    Dengan cara bagaimana si A bisa mengubah nasibnya?
    Dengan mengharapkan si A untuk melakukan tindakan apa?
    Toh SEMUA tindakannya itu sudah ditetapkan oleh Allah SWT ketika si A itu belum diciptakan.
    Dan ketika Allah SWT menetapkan semua tindakan2nya itu, endingnya pun sudah ditetapkan oleh Allah SWT, yaitu masuk neraka kan?

    Bagaimana si A bisa mengubah nasibnya kalau SEMUA tindakannya sudah selesai ditetapkan oleh Allah SWT dan endingnya pun sudah selesai ditetapkan ketika Allah SWT menetapkan semua tindakan si A tsb?

    2. BERTAUBAT DAN KEMBALI KE JALAN YANG BENAR SEBELUM AJAL YANG TIDAK TAHU KAPAN DATANGNYA TIBA.

    SEMUA tindakan si A sudah selesai ditetapkan sendiri oleh Allah SWT.
    Endingnya pun sudah juga sudah selesai ditetapkan sendiri oleh Allah SWT.
    Bagaimana bisa mengharapkan ada tindakan si A (yang semuanya sudah ditetapkan itu) yang bisa mengubah endingnya?

    Kalau memang si A bertobat, berarti tindakan bertobatnya itu juga sudah ditetapkan sebelumnya oleh Allah SWT kan?
    Tapi toh nyatanya Allah SWT tetap membuat endingnya masuk neraka meskipun Allah SWT menetapkan si A untuk melakukan tindakan bertobat.

    Kalau dalam ‘skenario’ takdir itu memang sudah ditetapkan semua adegan2nya sampai pada endingnya, bagaimana bisa mengharapkan ada sebuah adegan dalam skenario itu yang bisa mengubah endingnya?

    3. MENGUJI KEIMANAN SESEORANG UNTUK MENETAPKAN APAKAH HAMBA-NYA BENAR-2 LAYAK MASUK SURGA.

    Lah,
    Allah SWT sendiri yang sudah menetapkan semua tindakan seseorang.
    Allah SWT sendiri yang menciptakan seseorang menjadi penghuni neraka.
    Allah SWT sendiri yang menyesatkannya sehingga orang itu melakukan tindakan2 sesat.

    Ujian macam apa itu, kalau semua jawaban si peserta ujian itu pun sudah ditetapkan dari awal oleh si pemberi ujian?
    Ujian macam apa itu, kalau hasil ujiannya sudah ditetapkan bahkan sebelum peserta ujian mulai mengerjakannya?
    Ujian macam apa itu, kalau si peserta ujian sengaja diarahkan untuk menjawab jawaban2 yang salah oleh si pemberi ujian?

    4. MENJADIKAN HIDUP MANUSIA TIDAK KEKAL UNTUK DIMINTAKAN PERTANGGUNGJAWABANNYA SETELAH DIBANGKITKAN.

    Lah,
    Allah SWT sendiri yang sudah menetapkan semua tindakan seseorang.
    Allah SWT sendiri yang menciptakan seseorang menjadi penghuni neraka.
    Allah SWT sendiri yang menyesatkannya sehingga orang itu melakukan tindakan2 sesat.

    Allah SWT sendiri yang bertanggung jawab penuh di balik dari semua penyebab sehingga seseorang menjadi sesat dan masuk neraka (bahkan ketika orang tsb belum lahir), kok dia malah meminta pertanggungjawaban orang itu?
    Tuhan macam apa ini?

    Abdulloh bin Mas’ud rodhiyallohu’anhu, dia berkata:
    ”Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda kepada kami dan beliau adalah orang yang selalu benar dan dibenarkan: ’Sesungguhnya setiap orang diantara kamu dikumpulkan kejadiannya di dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk nuthfah(air mani), kemudian menjadi ‘alaqoh(segumpal darah) selama waktu itu juga (empat puluh hari), kemudian menjadi mudhghoh(segumpal daging) selama waktu itu juga, lalu diutuslah seorang malaikat kepadanya, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya dan ia diperintahkan menulis empat kalimat: Menulis rizkinya, ajalnya, amalnya, dan nasib celakanya atau keberuntungannya. Maka demi Alloh yang tiada tuhan selain-Nya, sesungguhnya ada diantara kamu yang melakukan amalan penduduk surga dan amalan itu mendekatkannya ke surga sehingga jarak antara dia dan surga kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya. Dan SESUNGGUHNYA ADA SESEORANG DIANTARA KAMU YANG MELAKUKAN AMALAN PENDUDUK NERAKA DAN AMAL ITU MENDEKATKANNYA KE NERAKA SEHINGGA JARAK ANTARA DUA DAN NERAKA HANYA KURANG DARI SATU HASTA, NAMUN KARENA TAKDIR YANG TELAH DITETAPKAN ATAS DIRINYA, LALU DIA MELAKUKAN AMALAN PENDUDUK SURGA SEHINGGA DIA MASUK KE DALAMNYA.” (HR. Bukhori dan Muslim)[1]

    Nah jelas, bukan bahwa TAKDIR SESEORANG MASUK SURGA ATAU TIDAKNYA TETAP BISA BERUBAH JIKA ALLAH SWT SUDAH MENGHENDAKINYA, dan hal ini pun sejalan dengan firman Allah SWT berikut :

    Lagi2 bisanya cuma mengarang bebas.
    Di bagian mana dalam kata2 yang anda gede2in itu yang menunjukkan bahwa orang yang masuk surga tsb awalnya ditakdirkan masuk neraka?
    Di bagian mana dalam kata2 itu yang menunjukkan bahwa orang2 tsb awalnya ditakdirkan masuk neraka, lalu diubah takdirnya menjadi masuk surga?

    Hadits itu hanya menyebutkan bahwa ada orang2 yang awalnya melakukan amalan penduduk neraka “namun karena takdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk surga”
    Sama sekali tidak disebutkan bahwa orang2 itu awalnya ditakdirkan sebagai penduduk neraka, bro.

    Hadits ini justru mendukung argumen saya sebelumnya :
    ============================
    Seseorang yang melakukan kesesatan itu memang belum tentu tidak masuk surga.
    Si A bisa saja melakukan segala macam kesesatan, lalu bertobat, kemudian mati dan masuk surga.
    Ini berarti dari awal si A ini memang sudah ditakdirkan dan diciptakan sebagai penghuni surga oleh Allah SWT.

    ============================

    Dengan kata lain :
    Si A bisa saja melakukan segala macam kesesatan, “namun karena takdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk surga” dengan cara bertobat, kemudian mati dan masuk surga.

    Begitu pun sebaliknya :
    Si B bisa saja melakukan segala macam kebaikan, “namun karena takdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka” dengan cara melakukan kesesatan, kemudian mati dan masuk neraka.

    Ini menunjukkan bahwa seseorang akhirnya tetap akan melakukan tindakan yang sesuai dengan apa yang sudah diciptakan bagi mereka oleh Allah SWT.
    Orang yang sudah diciptakan sebagai penduduk neraka, meskipun dia mungkin awalnya melakukan kebaikan2, “namun karena takdir yang telah ditetapkan dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya”.

    Paham bro?

    Jadi ILUSTRASI YANG BENAR adalah seperti ini :
    ====================================

    Pertama :
    ————-
    Katakanlah Allah SWT TELAH MENTAKDIRKAN SI A kelak BAKAL MASUK NERAKA.

    Nah loh.
    Berarti benar kan kalo Allah SWT memang sudah menakdirkan seseorang untuk masuk neraka?
    Kalo memang Islam memang mengajarkan seperti itu, lalu kenapa selama ini mati-matian anda bantah?

    Berarti benar kan kalo Allah SWT memang dari awal SUDAH MENGINGINKAN orang yang sudah ditakdirkan masuk neraka tsb untuk berbuat sesat dan masuk neraka?
    A. BENAR.
    B. SALAH.

    Kedua :
    ———–
    Namun di tengah perjalanan hidupnya, si A ini TERNYATA SEMPAT MELAKUKAN AMALAN-2 CALON PENDUDUK SURGA, YANG ANTARA LAIN ADALAH BERTAUBAT sebelum ajalnya tiba.

    Tindakan bertaubat si A ini sudah termasuk dalam “takdir yang sudah selesai ditetapkan sejak zaman azali” atau tidak?
    A. Termasuk.
    B. Tidak termasuk.

    Ketiga :
    ———
    Akibat perbuatan terakhirnya itu, maka dengan kehendak-Nya Allah SWT MEMUDAHKAN JALAN SI-A UNTUK MENJADI CALON PENGHUNI SURGA, yang berarti BATALAH DIA SEBAGAI CALON PENGHUNI NERAKA.

    Ngarang!
    Baca lagi hadits yang anda kutip sendiri sebelumnya itu.
    Perbuatan bertobat di akhir hidupnya itu justru karena dia memang sudah ditakdirkan seperti itu.
    “Namun karena takdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk surga”.

    Dia memang sudah ditakdirkan sebagai penghuni surga, sehingga di akhir masa hidupnya dia ditakdirkan untuk melakukan amalan penghuni surga, mati dan lalu masuk surga.
    Sama sekali tidak ada kata2 yang menunjukkan bahwa awalnya dia diciptakan dan ditakdirkan sebagai penghuni neraka, lalu berubah takdirnya menjadi penghuni surga.
    Kata2 dalam kitab suci sendiri diubah2 maknanya secara konyol. Sekarang kata2 nabi sendiri kok dikarang-karang dan diputarbalikkan seenak udelnya.

    KIMOCHI :
    …………….

    Yang saya tanyakan adalah kesetujuan anda tentang konsep ajaran Muhammad :
    Allah SWT SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    Anda setuju atau tidak dengan ajaran seperti ini?
    A. SETUJU. Allah SWT memang SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    B. TIDAK SETUJU. Allah SWT TIDAK menetapkan dan TIDAK menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    ……………….

    _____________________

    Tentu saja setuju bro SEPANJANG ANDA TIDAK BERKESIMPULAN BAHWA ORANG YANG SUDAH DITENTUKAN TAKDIRNYA UNTUK MASUK NERAKA ITU DALAM PERJALANAN HIDUPNYA TIDAK PUNYA KESEMPATAN UNTUK MENGUBAH TAKDIRNYA MENJADI CALON PENGHUNI SURGA.

    Oke, berarti sudah anda akui sendiri bahwa :
    Allah SWT memang SUDAH menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka.
    Sip!

    Nah, sewaktu Allah SWT menetapkan dan menciptakan seseorang sebagai penghuni neraka itu, Allah SWT menginginkan atau tidak agar orang tsb masuk neraka?
    A. YA. Allah SWT memang menginginkan agar orang tsb masuk neraka.
    B. TIDAK. Allah SWT tidak menginginkan agar orang tsb masuk neraka.

    HOW ARE YOU ……… ANDA PUAS !!!

    Mending pake bahasa Indonesia aja yuk, mas bro. Daripada keren2-an pake bahasa Inggris dengan huruf segede-gede gajah tapi malu2in gini.

    INGAT USAHA MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH BISA MENGUBAH TAKDIRNYA DAN ALLAH MEMBERIKAN KESEMPATAN KEPADA HAMBA-2-NYA UNTUK MENGUBAH TAKDIRNYA.

    Bagaimana seseorang bisa melakukan sebuah tindakan yang mengubah takdirnya kalau SEMUA tindakannya sudah selesai ditetapkan dalam takdir itu sendiri?
    Benar2 logika yang super konyol.
    Sama konyolnya dengan orang yang mengharapkan ada satu chapter dalam sebuah buku yang bisa mengubah isi dan ending dari buku itu sendiri.

    Kalau SEMUA usaha si A itu SUDAH SELESAI ditetapkan ketika endingnya pun sudah ditetapkan oleh Allah SWT sendiri, bagaimana bisa mengharapkan ada salah satu usaha si A itu yang bisa mengubah endingnya?

    Jika dari awal, SEMUA adegan dalam sebuah skenario itu sudah selesai ditetapkan sampai pada endingnya, bagaimana bisa mengharapkan ada adegan dalam skenario tsb yang bisa mengubah endingnya?
    Jika dari awal, SEMUA chapter dalam sebuah buku itu sudah selesai ditulis sampai pada endingnya, bagaimana bisa mengharapkan ada chapter dalam buku tsb yang bisa mengubah endingnya?

    Logika ajaran yang benar2 kacau balau.

    HOW ?

    JANGAN TERLENA OLEH GEMERLAPNYA DUNIA KARENA MERUPAKAN SURGANYA SETAN

    Tindakan seseorang yang terlena oleh gemerlapnya dunia itu pun sudah ditetapkan oleh Allah SWT sejak orang tsb belum dilahirkan.
    Orang itu menjadi terlena pun karena disesatkan oleh Allah SWT.
    Bahkan gemerlapnya dunia dan surganya setan itu pun Allah SWT sendiri yang menciptakan.
    Betul?

    Menetapkan sendiri, menciptakan sendiri, menyesatkan sendiri.
    Eh, tapi lalu mengharap agar yang sudah ditetapkannya dan diciptakannya itu untuk tidak menjadi apa yang sudah ditetapkan dan diciptakannya sendiri?
    Yang kayak gini disembah-sembah sebagai Tuhan?

    TAPI

    MANFAATKAN TERLENALAH DENGAN KESEMPATAN YANG TIDAK AKAN DATANG DUA KALI UNTUK MENJADI CALON PENGHUNI SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT.

    “Manfaatkan terlenalah dengan kesempatan….”
    Apa ini maksudnya?
    Pake bahasa inggris, malu2in. Pake bahasa Indonesia juga kacau balau begini.
    Ditulisnya pake huruf segede-gede gajah lagi semuanya….

  70. Para Penonton said

    kemin said
    11/05/2015 pada 21:02
    Judul makalah
    DIMANA ADA GUNUNG DISITU BUMI SERING BERGUNCANG
    ______________________________________________________________
    KATA PENGANTAR
    Segala puji kepada Tuhan yang asli (bukan mahluk hayalan si mamad) atas segala kasihnya, sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang mungkin sangat sederhana. Makalah ini berisikan tentang dimana ada gunung disitu sering bumi berguncang ……dst…… ….dst…….

    Darwin Australia, 9 mei 2015
    Penulis
    Kemin Asal Tasikmalaya Jawa Barat.

    >>> Dilanjutkan lagi……

    B. Rumusan Masalah
    Dari uraian diatas, kita ambil rumusan masalah sebagai berikut :
    1. Apa Pengertian Gempa Bumi ?
    2. Apa saja Tipe-tipe Gempa Bumi ?
    3. Apa yang dimaksud dengan patahan ?
    4. Bagaimana Proses Terjadinya Gempa bumi ?
    5. Apa yang dimaksud dengan gempa susulan ?
    6. Kawasan yang sering dilanda Gempa Bumi?

    >>> Kemudian dilanjutkan menulis dengan puanjaang…. dan lueebar… ujung-ujungnya……..

    Gempa bumi paling sering terjadi di kawasan yang banyak terdapat Gunung Api . terutama kawasan cincin api (Ring of Fire).
    Jadi kesimpulannya DIMANA ADA GUNUNG DISITU BUMI SERING BERGUNCANG.

    B. Saran
    * Pembaca diharapkan mampu memahami pengertian dari gempa bumi
    * Pembaca diharapkan mampu mengetahui proses terjadinya Gempa bumi
    * Pembaca diharapkan mampu memahami dampak dari gempa bumi
    * Pembaca diharapkan mengetahui bahwa dimana ada gunung disitu sering ada GEMPA BUMI.
    _________________________

    Wikikiiiiiiiiik…………..
    Tulisan itu hasil copas atau karangan sendiri…? atau kombinasi keduanya, Judulnye elo bikin tapi Materinye hasil copas-an..?
    Masak elo kagak liat antara Judul dengan Materi / Rumusan Masalah, pada kagak nyambung…?
    Materi cuman ngebahas seputar pengertian gempa dan dampaknya, tapi elo tempelin judul:
    “Dimana ada gunung disitu bumi SERING berguncang”.
    Elo ini emang lowbatt atau coba-coba ngibul, hah..?

    Dah gini aje supaya kagak berkepanjangan gue punya cara, intinye gue tidak akan protes lagi.
    Elo kagak usah capek-capek mikirin lagi Kata Pengantar, Rumusan Masalah, Kesimpulan dan Saran.
    Percuma, isinye tetep tidak nyambung ame judulnye kan…!

    Caranya sangat simpel, yaitu dg ngebuat pernyataan baru yg masih soal gunung.
    Supaya gak ribet, gue bantu buatin pernyataannya dan elo tinggal copas.
    Pernyataannya begini,


    Pembaca Kabarnet Yth…..
    Kami yang bernama Ujang (d/h Desi) menyampaikan 2 hal sebagai berikut,

    Pertama,
    Teori : “Dimana Ada Gunung Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Kibulan.
    Kedua,
    Teori : “Dimana Ada Peningkatan Aktifitas Gunung Berapi Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Kebenaran.
    …….

    Sampai disini sudah paham..?
    Betul niih, elo sudah paham…?

    Nah selanjutnya, tinggal elo setuju atau tidak.
    Tapi sebelum ngejawab tidak setuju, elo pertimbangkan secara seksama sebab rekam jejak elo pernah dicatat bahwa
    => Etungan 72/73 x 100 % kagak bener
    => Ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => Nulis asbabun aje kagak becus, masih ngeles dan ngeyel.
    => Ngebuat ilustrasi akal-akalan, Hakim memutuskan denda bagi pengguna narkoba.
    => Bilang “gue ITB” tapi tdk bisa bedain antara “Mata Kuliah dg Jurusan”.
    => Bikin teori : “DIMANA ADA GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG” tapi kagak bisa ngejelasin secara ilmiah.

    Nah…. cukup simpel-kan solusinya..!
    Suwer gue kagak akan protes elo lagi, Des…!

  71. kemin said

    Para Penonton said
    13/05/2015 pada 22:46

    Wikikiiiiiiiiik…………..
    Tulisan itu hasil copas atau karangan sendiri…? atau kombinasi keduanya, Judulnye elo bikin tapi Materinye hasil copas-an..?
    Masak elo kagak liat antara Judul dengan Materi / Rumusan Masalah, pada kagak nyambung…?
    ——————————————————————————-

    ================================
    Gak nyambung gimana?
    Lu buta apa belet?
    Memang lu bisa apa??? mana makalah lu yang gue suruh?
    Gak berani ya ? ngelipat ekor ya? Wikikiiiiiiiiik…………..
    Mending lu NUNGGING dulu benturin pale lu di ubin sampai bonyok!!
    Jangan lupa doain si cabul.
    ===============================================

    BELET said

    Materi cuman ngebahas seputar pengertian gempa dan dampaknya, tapi elo tempelin judul:
    “Dimana ada gunung disitu bumi SERING berguncang”.
    Elo ini emang lowbatt atau coba-coba ngibul, hah..?
    ——————————————————————–

    =================================================

    Lu buta ya?? nih materinya.

    B. Rumusan Masalah
    Dari uraian diatas, kita ambil rumusan masalah sebagai berikut :
    1. Apa Pengertian Gempa Bumi ?
    2. Apa saja Tipe-tipe Gempa Bumi ?
    3. Apa yang dimaksud dengan patahan ?
    4. Bagaimana Proses Terjadinya Gempa bumi ?
    5. Apa yang dimaksud dengan gempa susulan ?
    6. Kawasan yang sering dilanda Gempa Bumi?

    Tuh yang no : 6 , lu masih bisa baca atau tidak ? kalau gak bisa baca suruh bapakmu bacain!! (kebanyakan makan bakso celeng oplosan)
    Pantas DONGO.

    ==================================================

    BELET said

    Dah gini aje supaya kagak berkepanjangan gue punya cara, intinye gue tidak akan protes lagi.
    Elo kagak usah capek-capek mikirin lagi Kata Pengantar, Rumusan Masalah, Kesimpulan dan Saran.
    Percuma, isinye tetep tidak nyambung ame judulnye kan…!
    ———————————————————————————————

    ======================================================

    Tidak nyambung gimana ? lu masih punya mata apa tidak??
    Otak lu jejali ajaran si mamad sih, ya rusak jadinya .
    Nih baca lagi ! atau NUNGGING dulu tancepin jidat lu di lantai !! Sudah…?
    Kalau sudah, nih baca sekarang !!

    Jepang adalah kawasan yang sangat rawan gempa bumi karena berada
    di jalur cincin api pasifik (Pasific Ring of Fire), yang banyak terdapat gunung api aktif . Keberadaan gunung api inilah yang menyebabkan sering terjadi
    gempa bumi , karena di bawah gunung api terdapat aktifitas magma. Kawasan jalur gunung api ini memiliki potensi ganda tertimpa gempa , bisa gempe tektonik juga gempa vulkanik.

    B. Tipe-tipe Gempa Bumi
    Ada beberapa jenis gempa bumi :
    1. Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi.

    Udah bisa baca? makanya sekolah yg bener !!!
    Kuliah cuma nongkrong di depan kampus nungguin bakso celeng oplosan .
    BEGOK jadinya.

    ==========================================

    BELET said
    Caranya sangat simpel, yaitu dg ngebuat pernyataan baru yg masih soal gunung.
    Supaya gak ribet, gue bantu buatin pernyataannya dan elo tinggal copas.
    Pernyataannya begini,
    ——————————————————

    ==================================

    Makalah lu mana???
    Bisanya nyuruh orang saja ? BUKTIKAN kalau lu pernah sekolah!!
    (Kok ada mahluk ” muka celeng” gak tahu malu begini ya).
    Begini jadinya kalau otak manusia terkontaminasi ajaran ARAB.

    =============================================

    BELET said…
    Pembaca Kabarnet Yth…..
    Kami yang bernama Ujang (d/h Desi) menyampaikan 2 hal sebagai berikut,
    ——————————————-

    =============================
    Wah ….
    Benar- benar LOGIKA konyol bin BAHLULL.
    Nama satu orang kok ” Kami”
    “Kami” itu Jamak BUAHLLULLL!!! ( asli kebanyakan bakso celeng)
    Saya yang bernama ujang … begitu tong…
    Masak yang gini saja masih gak ngerti? memalukan !!

    Mending NUNGGING lagi, doain lagi si cabul.
    Enak aja, minta didoain terus, gak PD banget , mending ajarannya bagus,
    bisanya bikin RUSUH saja tiap hari saling BOM.
    lu manggut-manggut aja DIKADALIN si mamad.
    Kalau gue lihat lu lagi NUNGGING, persis kayak “BABON” lagi gali umbi- umbian di africa sana . Wikikiiiiiiiiik…………..

    Ingat !! lu jangan lupa bikin Makalah yg gue minta, biar adil!

    DIKADALIN ARAB SIH LU……

    ====================================

  72. Ujang said

    LOGIKA said

    Abdulloh bin Mas’ud rodhiyallohu’anhu, dia berkata:
    ”Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda kepada kami dan beliau adalah orang yang selalu benar dan dibenarkan: ’Sesungguhnya setiap orang diantara kamu dikumpulkan kejadiannya di dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk nuthfah(air mani),
    —————————————————-

    ==================================================

    Wah….. NGIBULL…. mang..

    Selama empat puluh hari dalam bentuk nuthfah(air mani),?????
    Gak salah tuh ??
    Coba cari di “google” tentang perkembangan janin dari minggu ke minggu!
    DiKADALin ARAB mang!!!

    ============================================

    kemudian menjadi ‘alaqoh(segumpal darah) selama waktu itu juga (empat puluh hari), kemudian menjadi mudhghoh(segumpal daging) selama waktu itu juga,

    —————————————————————–

    ==========================================================
    Wah … benar-benar NGIBULL.. MANG!!!!!
    Total sudah 4 bulan kok baru segumpal daging??
    Coba cari di GOOGLE janin umur 4 bulan sudah bisa apa saja dia ??

    DIKADALIN ARAB MANG!!!!

    ===========================================================

  73. LOGIKA said

    KIMOCHI
    …………………
    Dimana letak ketidaklogisan dari ilustrasi dan kesimpulan di atas?
    Coba anda tunjukkan dimana ketidaklogisannya.

    Apakah tidak logis jika dikatakan bahwa “Allah SWT menginginkan si A untuk berbuat sesat dan masuk neraka”?
    Apakah tidak logis jika dikatakan bahwa “pertobatan si A itu sudah termasuk juga dalam takdir yang sudah selesai ditetapkan oleh Allah SWT”?
    Apakah tidak logis jika dikatakan bahwa “pertobatan si A (yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT ketika membuat endingnya juga) itu tidak akan mengubah endingnya”?

    Anggaplah sewaktu menetapkan takdir kehidupan si A itu, Allah SWT menetapkan urutan takdirnya seperti ini :
    Mabok2an – berzinah – bertobat – naik haji – berbuat cabul – memperkosa anak kecil – mati dikeroyok – masuk neraka (ending)

    Nah, apakah anda bisa mengharapkan tindakan bertobat si A di atas itu akan dapat mengubah endingnya yang sudah ditetapkan dari awal tsb (masuk neraka)?
    ………………..

    _____________________

    Dimana LETAK KETIDAKLOGISANNYA ???

    Oh, jadi anda lupa ya dengan penjelasan saya yang lalu, yakni kalau ALLAH SWT TIDAK PERNAH MENYESATKAN HAMBA-HAMBA-NYA KECUALI TERHADAP ORANG-ORANG YANG FASIK !

    Dan disini pulalah sebenarnya LETAK PERMASALAHANNYA, yakni bahwa anda TIDAK PERNAH MAU BERFIKIR POSITIF DAN MENGAKUI KEBENARAN PENJELASAN SAYA sebelumnya soal cuplikan firman Allah SWT di atas, yang berimplikasi bahwa sejak sebelum dilahirkan, maka :

    SECARA SYARIAH
    ————————
    ALLAH SWT TIDAK PERNAH MENGHENDAKI HAMBA-2-NYA TERJERUMUS KE DALAM NERAKA JAHANAM.

    SECARA KAUNIYAH
    ————————-
    ALLAH SWT TETAP MENGIJINKAN TERJERUMUSNYA DIANTARA HAMBA-2-NYA KE DALAM NERAKA JAHANAM JIKA SETELAH DIINGATKAN TETAP NGOTOT MELAKSANAKAN AMALAN-2 BURUK DUNIA YANG BIASA DIPERBUAT OLEH CALON PENDUDUK NERAKA alias GOLONGAN FASIK.

    Dari kedua benang merah ini, JIKA LOGIKA ANDA JUJUR DAN BERSIH dari segala macam HALLO EFECT YANG BERSIFAT NEGATIF terhadap Islam, maka anda tidak menterjemahkan NASIB ATAU GARIS HIDUP MANUSIA YANG TELAH DITENTUKAN OLEH ALLAH SWT SEBELUM IA DILAHIRKAN SEBAGAI KEINGINAN ALLAH SWT, melainkan TAKDIR YANG DITENTUKAN ALLAH SWT KARENA SIFAT KEMAHATAHUAN ALLAH SWT.

    Contoh :

    Kondisi A
    ————
    Si A berbuat dosa atau menjadi kafir, kemudian mati dalam keadaan belum sempat bertobat, dan akhirnya terjerumus ke neraka jahanam (misalnya),

    Kondisi B
    ————

    Si A berbuat dosa atau menjadi kafir, kemudian mati dalam keadaan sempat bertobat dan berserah diri kepada Allah SWT sebelumnya, dan akhirnya selamat masuk ke dalam surga (misalnya),

    dengan SIFAT KEMAHATAHUAN-NYA garis hidup yang menimpa si A baik jika berada pada kondisi A atau B itu memang SUDAH DIKETAHUI ALLAH SWT jauh sebelum Si-A diciptakan-Nya dan dilahirkan ke dunia.

    Jadi jika Si-A yang sudah diketahui oleh Allah SWT berada pada kondisi A dan kemudia tetap berada pada kondisi A (tidak ada usaha untuk bertobat yang dapat merubah takdirnya) hingga akhirnya telah menyebabkannya masuk ke dalam neraka jahanam, maka ENDING MASUKNYA SI-A KE DALAM NERAKA JAHANAM ADALAH BUKAN KEINGINAN ALLAH SWT SECARA SYARIAH, MELAINKAN KEINGINAN ALLAH SECARA KAUNIYAH.

    POLA BERFIKIR SEMPIT ATAU TIDAK LOGIS yang anda paksakan dalam hal ini adalah bahwa ISI DARI GARIS HIDUP ATAU TAKDIR MANUSIA YANG TELAH SELESAI DITENTUKAN ALLAH SEBELUM DILAHIRKAN diartikan juga sebagai KEINGINAN ALLAH SECARA SYARIAH. Dengan demikian anda keukeuh berfikir bahwa :

    JIKA sebelum dilahirkan, takdir si-A SUDAH DITENTUKAN TAKDIRNYA BAKAL MASUK NERAKA, maka si-A pasti tetap akan masuk neraka WALAUPUN IA SEMPAT BERTOBAT sebelum ajal menjemputnya. Jadi MENIMBULKAN DUA HAL YANG TIDAK LOGIS di sini, yakni :

    PERTAMA
    ————-
    Dengan seolah-olah sudah bisa memastikannya anda atas nasib si-A yang bakal masuk neraka oleh sebab perbuatan dosa yang pernah dilakukannya walaupun kemudian ia sempat bertobat tetap anda katakan ia pasti masuk neraka atau percuma bertobat, padahal telah nyata-2 dikatakan bahwa urusan masuk surga atau tidaknya manusia adalah hanya Allah SWT yang mengetahuinya, ini TELAH MENIMBULKAN KETIDAKLOGISAN PERTAMA, yakni bahwa SEOLAH-2 ANDA LEBIH MENGETAHUI DARI ALLAH SWT, =>

    Padahal jelas-2 diajarkan dalam Islam bahwa HANYA ALLAH SWT LAH YANG EMPUNYA URUSAN atas urusan takdir hamba-hamba ciptaan-Nya.

    KEDUA
    ———-
    Dengan tetap keukeuhnya pola fikir anda yang demikian sehingga berimplikasi pada pendapat bahwa PERCUMA SAJA SI-A BERTOBAT karena SEKALI PERNAH BERBUAT DOSA, MAKA WALAUPUN SEMPAT BERTOBAT BAGAIMANAPUN KEPADA ALLAH SWT SUDAH BISA DIPASTIKAN TETAP AKAN MASUK KE DALAM NERAKA, ini telah MENIMBULKAN KETIDAKLOGISAN KEDUA, yakni USAHA PERTOBATAN MANUSIA KEPADA ALLAH SWT SUDAH DIPASTIKAN DIANGGAP TIDAK BERPENGARUH APAPUN ATAU TIDAK DAPAT MENGUBAH TAKDIRNYA UNTUK MASUK KE DALAM NERAKA akibat perbuatan dosa yang telah dilakukannya,

    Padahal jelas-2 diajarkan dalam Islam bahwa ALLAH SWT MEMBERIKAN KESEMPATAN YANG SELUAS-LUASNYA DAN BAHKAN MENYERU KEPADA HAMBA-2-NYA BAIK YANG TERLANJUR BERBUAT DOSA, MAKSIAT, SESAT DAN KAFIR UNTUK BERTAUBAT YANG SUNGGUH-2 KEPADA ALLAH SWT SEBELUM AJAL YANG BISA SETIAP SAAT MENJEMPUTNYA TANPA DISADARI OLEHNYA ITU TIBA dan akhirnya jika diabaikan bakal menyisakan PENYESALAN YANG TIADA HABISNYA karena telah tertutupnya pintu taubat seiring tertutupnya mata.

    Di sini Allah SWT bisa setiap saat MEMBERIKAN HIDAYAH KEPADA SETIAP HAMBA-HAMBA-NYA untuk selamat dari api neraka JIKA ADA KEINGINAN DAN TEKAD YANG SUNGGUH-2 UNTUK BERTAUBAT DAN MENYERAHKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT DAN TETAP BERIMAN KEPADANYA HINGGA AKHIR HAYATNYA.

    KIMOCHI :
    ………………
    Jadi ternyata konsep ajaran bahwa ”Allah SWT sudah menginginkan seseorang berbuat sesat dengan menciptakannya sebagai penghuni neraka” itu TIDAK SEJALAN dengan hal2 yang anda sebut di atas ya?
    ……………..

    ___________________

    YA TEPAT SEKALI !

    Karena yang benar mengatakannya adalah bahwa SECARA KAUNIYAH ALLAH SWT TETAP MENGIJINKAN (BUKAN MENGINGINKAN) seseorang untuk berbuat dosa, maksiat apalagi kafir jika memang ybs setelah diingatkan tetap melakukannya, karena SECARA SYARIAH ALLAH SWT jelas TIDAK MENGINGINKANNYA.

    Secara logika, hal tersebut bisa dibuktikan secara ilmiah relevansi logisnya dengan keberadaan kenyataan sbb :
    1. DIUTUSNYA PARA NABI DAN RASUL UTUSAN-NYA KEPADA MANUSIA SEJAK JAMAN NABI ADAM AS hingga NABI MUHAMMAD SAW.
    2. DITURUNKANNYA PETUNJUK-2 KEBENARAN DARI ALLAH SWT yang antara lain berisikan PERINTAH-2 SERTA LARANGAN-2-NYA.
    3. DIKARUNIAINYA MANUSIA AKAL FIKIRAN sebagai kelebihan AGAR DAPAT MEMAHAMI PETUNJUK-2 ALLAH SWT dan KEAGUNGAN CIPTAAN-NYA.
    4. DITAKDIRKANNYA MANUSIA UNTUK TIDAK HIDUP SELAMANYA DI DUNIA sebagai pertanda AKAN ADANYA HARI PERHITUNGAN / PEMBALASAN.

    Dalam hal ini ALLAH SWT SAMPAI BERSUMPAH dengan mengucapkan “DEMI MASA” DALAM QS. AL-ASHR ayat 1-3 sbb :

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

    Yang artinya :
    Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

    وَالْعَصْرِ (١) إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (٢) إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (٣

    Yang artinya :
    —————–
    1. DEMI MASA[1].
    2. SUNGGUH, MANUSIA BERADA DALAM KERUGIAN,
    3. KECUALI ORANG-ORANG YANG BERIMAN[2] dan MENGERJAKAN AMAL SALEH[3] serta SALING MENASEHATI UNTUK KEBENARAN[4] dan SALING MENASEHATI UNTUK KESABARAN[5].

  74. Para Penonton said

    kemin said
    15/05/2015 pada 20:06

    B. Rumusan Masalah
    Dari uraian diatas, kita ambil rumusan masalah sebagai berikut : 1, 2.. dst….
    6. Kawasan yang sering dilanda Gempa Bumi?
    Tuh yang no : 6 , lu masih bisa baca atau tidak ? kalau gak bisa baca suruh “bapakmu” bacain!! (kebanyakan makan bakso celeng oplosan)
    Pantas DONGO.
    ….
    Jepang adalah kawasan yang sangat rawan gempa bumi karena berada
    di jalur cincin api pasifik (Pasific Ring of Fire), yang banyak terdapat gunung api aktif . Keberadaan gunung api inilah yang menyebabkan sering terjadi
    gempa bumi , karena di bawah gunung api terdapat aktifitas magma. Kawasan jalur gunung api ini memiliki potensi ganda tertimpa gempa , bisa gempe tektonik juga gempa vulkanik.
    ….
    B. Tipe-tipe Gempa Bumi
    Ada beberapa jenis gempa bumi :
    1. Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi.
    …..
    Wah ….
    Benar- benar LOGIKA konyol bin BAHLULL.
    Nama satu orang kok ” Kami”
    “Kami” itu Jamak BUAHLLULLL!!! ( asli kebanyakan bakso celeng)
    Saya yang bernama ujang … begitu tong…
    Masak yang gini saja masih gak ngerti? memalukan !!
    ______________

    Ccckkkk…. ccckkkk…….
    Kemaren-kemaren, nyebut cerewet kayak nenek-nenek trus sekarang urusan sepele gini nyangkut-nyangkutin bapak (orang tua).
    Kagak bisa dibayangin, kelakuan macem ape pula ini, Des…?
    Jangan-jangan otaknye tersumbat krn ngebahas gunung shg panik, stress, dan kalap..?

    Seperti penjelasan sebelumnye, sekali lagi..
    Karena ini masalah sepele, gue ulang dg komentar yg ringkas aje.
    Tujuannye, supaya kagak sulit dipahami.
    Elo kagak perlu sampek hrs NUNGGING, ngelipat EKOR (kecuali berekor) apalagi sampek ngelipat KEMALUAN ini-kan mustahil buat elo.
    Baeklah niiih penjelasannye……….

    Pertama :
    Ape-ape yg udah gue tulis diatas (sebelumnye) tentang gunung adalah bentuk sanggahan.
    Banyak contoh, keberadaan gunung yang tidak mengakibatkan bumi berguncang.
    Logika sederhananya, teori ngibul jika dikatakan bahwa :
    “DIMANA ada gunung disitu bumi SERING berguncang”

    Kedua :
    Copas postingan elo,
    Rumusan masalah, (6). Kawasan yang sering dilanda Gempa Bumi..?
    Gempa bumi paling “sering” terjadi di kawasan yang banyak terdapat “Gunung Api”. terutama kawasan cincin api (Ring of Fire).
    ……disambung dengan……
    Jepang adalah kawasan yang sangat rawan gempa bumi karena berada di jalur cincin api pasifik (Pasific Ring of Fire), yang banyak terdapat gunung api “aktif”. Keberadaan “gunung api” inilah yang menyebabkan sering terjadi gempa bumi, karena di bawah gunung api terdapat “aktifitas magma”.
    ………….

    Elo perhatiin yang diberi tanda kutip “…”.
    Yaa betul sekarang sdh tahu, kan..?
    Dari postingan elo, justru semakin menegaskan bahwa pernyataan :
    “DIMANA Ada Gunung Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Full Ngibul.
    Kenape demikian…?
    1. Tidak semua Gunung disebut “Gunung Api”
    2. Tidak setiap Gunung Api SERING ngebikin Bumi Berguncang.
    3. Bisa atau tidaknya, sering atau tidaknya Gunung Api menguncang bumi (gempa vulkanik), bergantung aktifitas magma.

    Ketiga :
    Jika elo cerdas & jujur, kagak perlu harus “ngibul” sampek jungkir balik bikin makalah yg kagak nyambung.
    Tindakan itu malah semakin menambah ke-bodohan-an elo sendiri.
    Kagak malu dibaca banyak orang, hah…?
    Gue buat penegasan lagi……..
    Besarnya aktivitas magma “TERHADAP” gunung berkorelasi dg terjadinya gempa.
    Semakin besar “Peningkatan Aktifitas Magma” TERHADAP gunung maka semakin besar kemungkinan “bumi berguncang”.
    Duh… akhIrnye hrs gue ulangin berkali-kali, pernyataan yang benar adalah :
    “DIMANA Ada Peningkatan Aktifitas Gunung Berapi Disitu Bumi SERING Berguncang”.

    Keempat :
    Kosa kata “Kami”, tidak masalah elo koreksi…!
    Sebenernye, maksud menulis dg kosa kata “Kami” supaya terkesan santun, kalau elo gak cocok gue ganti.
    Baek-lah, karena alasan penolakan kosa kata “Kami”, maka dengan senang hati gue ubah kosa kata “Kami” menjadi “Saya”.
    Berikut ini adalah pernyataan yg sedikit diubah / disesuaikan,


    Pembaca Kabarnet Yth…..
    Saya yang bernama Kemin alias Ujang (d/h Desi) menyampaikan 2 hal sebagai berikut,

    Pertama,
    Teori : “DIMANA Ada Gunung, Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Kibulan.
    Kedua,
    Teori : “DIMANA Ada Peningkatan Aktifitas Gunung Berapi, Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Kebenaran.

    Floating Island (Indonesia), 16 Mei 2015
    Penulis
    Kemin alias Ujang (d/h Desi)
    Asal Tasikmalaya Jawa Barat.
    …….

    Sampai disini sudah paham..?
    Betul niih, elo sudah paham…?
    Kalau ini tuntas bolehlah ngomongin topik yg laen.

    Nah step selanjutnya, tinggal elo setuju atau tidak.
    Tapi sebelum ngejawab tidak setuju, elo pertimbangkan secara seksama sebab rekam jejak elo pernah dicatat bahwa
    => Etungan 72/73 x 100 % kagak bener
    => Ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => Nulis asbabun aje kagak becus, masih aja ngeles dan ngeyel.
    => Ngebuat ilustrasi akal-akalan, Hakim memutuskan denda bagi pengguna narkoba.
    => Bilang “gue ITB” tapi tdk bisa bedain antara “Mata Kuliah dg Jurusan”.
    => Bikin teori : “DIMANA Ada Gunung Disitu Justru SERING Bumi Berguncang” tapi kagak bisa buat alasan secara konkrit dan nyata.

    Saran :
    Supaya lebih fokus, sebaiknye elo kagak usah ikutan ngomentari orang laen.

    Xiieee….. Xiieee…. Xiieee……

  75. kemin said

    Belet said.

    Dari postingan elo, justru semakin menegaskan bahwa pernyataan :
    “DIMANA Ada Gunung Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Full Ngibul.
    Kenape demikian…?
    ———————————————————-

    ================================================

    Kalau Quran bilang : Bumi dipasangin Gunung supaya tidak GUNCANG.

    a. Ngibull ?
    b. Benar ? (sertakan data ilmiah)

    ====================================================

    1. Tidak semua Gunung disebut “Gunung Api”
    ————————————————————————–

    ==============================

    Yang bilang semua Gunung disebut “Gunung Api” siapa??

    ================================================

    2. Tidak setiap Gunung Api SERING ngebikin Bumi Berguncang.
    ———————————-

    ======================================
    Lho….
    Lu begok lagi ,…..
    Setiap Gunung api meletus pasti terjadi GUNCANGAN, lu gimana sih ?
    Lu beneran pernah kuliah apa tidak?

    Atau gini aja deh , apa di quran ada ayat tentang GUNUNG MELETUS??
    Ayo jawab ! ada apa tidak??

    Kok masalah penting begini sampai tidak ada di quran?
    malah masalah LEBAH cari makan saja sampai di perintah segala oleh mahluk hayalannya si mamad? Dan perintahnya malah salah lagi.
    Ayoo gimana ? Lu bisa jawab??

    =========================================

    3. Bisa atau tidaknya, sering atau tidaknya Gunung Api menguncang bumi (gempa vulkanik), bergantung aktifitas magma.
    —————————————————————————–

    ================================================
    Ya yang ini bener ….
    Tumben lu bener …. nih gue kasi angka 100 buat elu!

    Lu masih “sadar” kan gak lagi “mabok” kan? saat nulis :
    ” Gunung Api menguncang bumi (gempa vulkanik) ”
    ” Gunung Api menguncang bumi (gempa vulkanik) ”

    Jadi bukan ” BUMI di tancepin GUNUNG supaya tidak GUNCANG”, seperti
    KIBULAN quran bukan??

    Nah semakin kelihatan quran NGIBULL kan??

    ==================================================

    Ketiga :
    Jika elo cerdas & jujur, kagak perlu harus “ngibul” sampek jungkir balik bikin makalah yg kagak nyambung.

    ———————————————————————

    ======================================

    Gue sudah tunjukin di atas , mulai dari rumusan , materi sampai kesimpulan .
    semua nyambung kok. Lunya aja yang belet, gue maklum otak lu penuh sesak ajaran Arab .

    ======================================================

    Tindakan itu malah semakin menambah ke-bodohan-an elo sendiri.
    Kagak malu dibaca banyak orang, hah…?
    ———————————————————————-

    =========================================

    Kenapa harus malu?? Semua yang gue tulis, gue cocokkan dengan berbagai sumber kok. Memang dari sekian banyak sumber yang gue temui ada beberapa perbedaan sedikit , namanya sumber berbeda ya maklum lah.

    Mazhab aja banyak , semua berbeda makanya saling BUNUH, kayak di negara2 ONTA.

    Gue kan sudah ngomong di KATA PENGANTAR nya.
    nih baca lagi!!
    __________________
    KATA PENGANTAR
    Segala puji kepada Tuhan yang asli (bukan mahluk hayalan si mamad) atas segala kasihnya, sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang mungkin sangat sederhana. Makalah ini berisikan tentang dimana ada gunung disitu sering bumi berguncang.

    Makalah ini saya buat dalam rangka memenuhi permintaan lawan debat saya yang rada belet polo na . Dan untuk membantah KIBULAN quran yang mengatakan BUMI DITANCEPIN GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG yang ternyata NGIBUL. Tak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dorongan, motivasi, bimbingan, arahan dan saran yang telah diberikan sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik

    Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman dan juga berguna untuk menambah pengetahuan bagi para pembaca agar tidak mudah dikibulin ARAB.

    Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh karena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk bisa membantu MENYADARKAN orang yang otaknya sudah dicuci dengan sabun cap ONTA ARAB.

    Darwin Australia, 9 mei 2015
    Penulis
    Kemin Asal Tasikmalaya Jawa Barat.
    ________________________________________________________________

    Nah lu baca ALINEA terakhir !!!!
    Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang……..dst…

    Dari pada elu BISA APA????
    MANA MAKALAH LU ????
    BACOT AJA GEDE.

    =====================================================

    Gue buat penegasan lagi……..
    Besarnya aktivitas magma “TERHADAP” gunung berkorelasi dg terjadinya gempa.
    ——————————————————-

    ===============================================

    Nah lu bener lagi…. horee…. 100 buat LU…
    Berarti Quran NGIBULL kan ?
    bukan BUMI ditancapin GUNUNG supaya tidak GUNCANG kan??

    Kali ini lu pinter…..gue akui lu pernah kuliah di ITB , bukan jual bakso celeng
    oplosan yang lewat di depan kampus… upst..

    ====================================================

    Semakin besar “Peningkatan Aktifitas Magma” TERHADAP gunung maka semakin besar kemungkinan “bumi berguncang”.
    —————————————————————-

    YES….. YES….. YESSSSS….. 100 Lagi buat lu..
    Wah hebat lu gue salut , bener gak boong gue kagum ama kepinteran lu
    kali ini.. ( kok tidak dari dulu lu pinter gini ya , dulu lu BEGOK kali kau)

    Semakin terbukti quran NGIBULL kan??

    Bukan BUMI dipasangin GUNUNG supaya tidak GUNCANG kan???

    (saat tulis kalimat di atas lu masih sadar kan?)

    ============================================

    Duh… akhIrnye hrs gue ulangin berkali-kali, pernyataan yang benar adalah :
    “DIMANA Ada Peningkatan Aktifitas Gunung Berapi Disitu Bumi SERING Berguncang”.
    ——————————————————————————

    ==============================================

    Ah….. lu bisa aja , padahal maknanya sama aja cuma lu tempeli kata
    Aktifitas doang.

    Makalah lu mana?????
    nih gue kasi judul yang lebih gampang lu pahami.
    judul makalah: BUMI DITANCEPIN GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG.
    Gampang kan??

    Ayooo BISA???

    ==============================================

    Keempat :
    Kosa kata “Kami”, tidak masalah elo koreksi…!
    Sebenernye, maksud menulis dg kosa kata “Kami” supaya terkesan santun,
    ————————————

    ==================================
    Ah…… santun….
    bukan santun tapi SALAH.

    =============================

    DIKADALIN ARAB SIH LU……

  76. fixiau said

    ——- SURAH PERTAMA DALAM QURAN ————–

    Jika kita membaca Quran…, kita beranggapan bahwa SURAH PERTAMA dalam Quran adalah SURAH AL-FATIHAH (QS. 1)…, padahal SURAH PERTAMA dalam Quran adalah SURAH AL-ALAQ (QS. 96), yang konon…., diterima Muhammad dari Jibril di Gua Hira.

    Dalam Surah Al Alaq (qs. 96), Malaikat Jibril memerintahkan Muhammad untuk membaca Quran, dengan perintah “BACALAH”…. (sampe 3x), namun kemudian Muhammad menjawab (sampe 3X), “AKU TIDAK DAPAT MEMBACA” !! (QS. 96:1-5)

    SURAH AL-ALAQ (QS. 96:1-5)
    Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

    PERTANYAANNYA :

    1. Lha…, kok Jibril kagak tahu Muhammad buta huruf.., nyuruh baca Muhammad ??

    2. Lha…., konon katanya awloh swt Maha Mengetahui, Maha Kuasa…, kok milih orang jadi nabi yang buta huruf, tapi dikasih kitab Quran??

    3. Bingung aku !!

  77. Para Penonton said

    @Kemin alias Mang Ujang (d/h Teteh Desi) Yth….
    Berikut ini tanggapan gue thd komentar elo yg ditulis sebelumnye.

    Pernyataan Gue Yang Pertama :
    Dari postingan elo, justru semakin menegaskan bahwa pernyataan :
    “DIMANA Ada Gunung Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Full Ngibul.
    Kenape demikian…?
    1. Tidak semua Gunung disebut “Gunung Api”
    2. Tidak setiap Gunung Api SERING ngebikin Bumi Berguncang.
    3. Bisa atau tidaknya, sering atau tidaknya Gunung Api menguncang bumi (gempa vulkanik), bergantung aktifitas magma.

    Ujang (d/h Desi) :
    Kalau Quran bilang : Bumi dipasangin Gunung supaya tidak GUNCANG.
    a. Ngibull ?
    b. Benar ? (sertakan data ilmiah)

    Tanggapan :
    Ntuh… komentarnya tdk nyambung, akibatnya malah OOT.

    …..
    Pernyataan Kedua :
    1. Tidak semua Gunung disebut “Gunung Api”
    2. Tidak setiap Gunung Api SERING ngebikin Bumi Berguncang.

    Ujang (d/h Desi) :
    Yang bilang semua Gunung disebut “Gunung Api” siapa??
    Lho….
    Lu begok lagi ,…..
    Setiap Gunung api meletus pasti terjadi GUNCANGAN, lu gimana sih ?
    Lu beneran pernah kuliah apa tidak?

    Tanggapan :
    Sebenarnya inipun tdk nyambung juga. Supaya jelas, gue copas ulang postingan elo.
    Rumusan masalah, (6). Kawasan yang sering dilanda Gempa Bumi..?
    Gempa bumi paling sering terjadi di kawasan yang banyak terdapat “GUNUNG API”. terutama kawasan cincin api (Ring of Fire).
    ……disambung dengan……
    Jepang adalah kawasan yang sangat rawan gempa bumi karena berada di jalur cincin api pasifik (Pasific Ring of Fire), yang banyak terdapat “GUNUNG API AKTIF”. Keberadaan “GUNUNG API” inilah yang menyebabkan sering terjadi gempa bumi, karena di bawah “GUNUNG API” terdapat “aktifitas magma”.
    …..

    Elo perhatiin yg di-KAPITAL, naah… betul yg itu.
    Postingan elo pun juga menegaskan, yg sering ngebikin rawan gempa adalah keberadaan GUNUNG API AKTIF.
    Kalau taunye cuman istilah GUNUNG doang, elo lantas mengatakan, “Dimana Ada GUNUNG, Disitu Bumi Sering Berguncang“, sama dengan menampakan ke-BODOH-annya.
    Diperparah lagi, sdh salah tapi masih tetep ngeyel + begok-kan orang laen, semakin sempurna-lah ke-BODOH-an itu.
    Sptnye elo memang TIDAK tau, kalau sebutan “Gunung”, maknanya BUKAN hanya Gunung Api saja tapi juga termasuk yg Tidak Gunung Api.
    Dengan hanya menyebut Gunung Api sbg penyebab rawan bencana-pun juga BELUM cukup sebab Gunung Api itu ada yg Aktif dan Tidak Aktif.
    Gunung Api menjadi aktif sangat bergantung aktifitas magma dari perut bumi.

    Trus, apa hubungannye pernyataan gue diatas dengan komentar elo “Setiap Gunung api meletus pasti terjadi GUNCANGAN”, hah…?
    Sudah ngejawab kagak nyambung dg topiknya, ee.. eh.. malah tanya kuliah beneran atau tidak.
    Weleh-weleh, Ujang.. Ujang…. eh maksudnye Desi.. Desi…

    ……
    Pernyataan Ketiga :
    3. Bisa atau tidaknya, sering atau tidaknya Gunung Api mengguncang bumi (gempa vulkanik), bergantung aktifitas magma.

    Ujang (d/h Desi) :
    Ya yang ini bener ….
    Tumben lu bener …. nih gue kasi angka 100 buat elu!

    Tanggapan :
    Wiikikiiiiiiik…….
    Jadi elo sdh yakin, bahwa faktanya “sering atau tidaknya” bumi berguncang tergantung “Aktifitas Magma”.
    Kalau gitu, teori “Dimana Ada Gunung Disitu Sering Bumi Berguncang”, NGIBUL dong…!
    Ini masalah sepele, elo kagak perlu repot-repot kasih angka segala, Des.
    Elo bisa buat kesimpulan dg bener, gue sdh seneng. Berarti ada peningkatan.

    …..
    Pernyataan Keempat :
    Semakin besar “Peningkatan Aktifitas Magma” TERHADAP gunung maka semakin besar kemungkinan “bumi berguncang”.

    Ujang (d/h Desi) :
    YES….. YES….. YESSSSS….. 100 Lagi buat lu..
    Wah hebat lu gue salut , bener gak boong gue kagum ama kepinteran lu kali ini.. (kok tidak dari dulu lu pinter gini ya, dulu lu BEGOK kali kau)

    Tanggapan :
    Lhaa… yg ini malah salah besar kalau gue dibilang semakin tambah pinter.
    Kemaren-kemaren gue bilang, bahwa gue pernah mendapat mata kuliah Geologi Teknik. Wajar gue tau sedikit soal ini.
    Gue koreksi ye, BUKAN gue yg tambah pinter tapi elo aje emang dasarnye LOW-BATT.

    Elo teriak lagi, “YES….. YES….. YESSSSS…..100 Lagi buat lu..”
    Syukurlah berarti elo tambah sadar, bahwa kalimat, “Semakin besar Peningkatan Aktifitas Magma TERHADAP gunung …..dst” adalah pernyataan yang Benar.
    Logikanya sama, pernyataan “DIMANA Ada Gunung Disitu Bumi SERING Berguncang”, tetep Ngibul dong..!

    …..
    Pernyataan Kelima :
    Duh… akhirnye hrs gue ulangin berkali-kali, pernyataan yang benar adalah :
    “DIMANA Ada Peningkatan Aktifitas Gunung Berapi Disitu Bumi SERING Berguncang”.

    Ujang (d/h Desi) :
    Ah….. lu bisa aja , padahal “maknanya” sama aja cuma lu tempeli kata Aktifitas doang.

    Tanggapan :
    Cuman gue tempeli kata Aktifitas doang, maknanya tetep sama…?
    Jadi makna tulisan “Peningkatan Aktifitas Gunung….” = ”Gunung…”?
    Kalau maknanya sama berarti ditulis atau tidak, sama saja…!

    Masak siih..? coba dech gue analogikan dalam bentuk kalimat yg laen.
    “Setiap ada peningkatan aktifitas G. Merapi, mengakibatkan masyarakat Yogya menjadi gelisah”
    “Setiap ada G. Merapi, mengakibatkan masyarakat Yogya menjadi gelisah.”

    Xiieee… Xiieee…. Xiieee…… Lhaa, kok lucu jadinye.
    Sebenernye elo ini ngibul, nglawak atau emang kagak tau “makna kata” di depan kata benda, Des..?
    Katanye Guru Bahasa Indonesia, kok tambah memble gini..?

    …..
    Pernyataan Keenam :
    Menyoal antara Judul & Kesimpulan yg tidak nyambung dengan Isi Materi.

    Ujang (d/h Desi) :
    Nah lu baca ALINEA terakhir !!!!
    Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang……..dst…
    Dari pada elu BISA APA????
    MANA MAKALAH LU ????
    BACOT AJA GEDE

    Tanggapan :
    Coba dech elo baca lagi Kata Pengantarnya secara keseluruhan, masak Kata Pengantar kayak gituan berani bilang “gue ITB”.
    Ngaku punya kekurangan, mestinya menunjukkan sikap rendah hati bukan malah akrab dg ucapan BACOT-lah, BAHLUL-lah, OTAK ONTA-lah, muka BADAK-lah, penjual CELENG oplosan-lah, DIKADALI-lah dll. Emang gitu kebiasaan elo kalau lagi stress..?

    Selanjutnye.. untuk ape elo mempertanyakan ke gue ttg makalah..?
    Dari ape yg udah gue jelasin diatas termasuk dg memberi banyak contoh dan alasan-alasannya, gue rasa sdh lebih dari cukup. Apalagi cuman dibandingin dg makalah elo.
    Masak elo udah pikun, kenape elo mau jungkir balik ngebuat makalah, hah..?
    Niih gue ingetin…!
    Selama ini, elo ngerasa kalau berdebat soal gunung, elo cuman tunjuk Judul ame Sumbernye aje, kan.
    Naah, oleh karena itu elo ngerasa tertantang ngebuat makalah, setelah tidak berapa lama jadilah makalah itu.
    Sayangnya cuman makalah “jadi2an”. Kenape “jadi2an”…?
    Ternyata setelah dicermati, antara Judul dan Isinya kagak nyambung.
    Simpel-kan..!

    Baek-lah, supaya perdebatan ttg gunung ini “cepat selesai”, maka gue ulangi lagi.
    Karena alasan penolakan kosa kata “Kami”, maka dengan senang hati gue ubah kosa kata “Kami” menjadi “Saya”.
    Berikut ini adalah pernyataan yg sedikit diubah / disesuaikan,

    Pembaca Kabarnet Yth.
    Saya yang bernama Kemin alias Ujang (d/h Desi) menyampaikan 2 hal sebagai berikut,
    Pertama,
    Teori : “DIMANA Ada Gunung, Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Kibulan.
    Kedua,
    Teori : “DIMANA Ada Peningkatan Aktifitas Gunung Berapi, Disitu Bumi SERING Berguncang” adalah Kebenaran.

    Floating Island (Indonesia), 19 Mei 2015
    Disampaikan oleh :
    Kemin alias Ujang (d/h Desi)
    Asal Tasikmalaya Jawa Barat.
    …….

    Sampai disini sudah paham..?
    Betul niih, elo sudah paham…?
    Kalau urusan ini tuntas boleh-lah ngomongin “topik yg laen”, oke..?
    Nah step selanjutnya, tinggal elo setuju atau tidak.
    Tapi sebelum ngejawab TIDAK setuju, elo pertimbangkan secara seksama sebab rekam jejak elo pernah dicatat bahwa
    => Etungan 72/73 x 100 % kagak bener
    => Ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => Nulis asbabun aje kagak becus, masih aja ngeles dan ngeyel.
    => Ngebuat ilustrasi akal-akalan, Hakim memutuskan denda bagi pengguna narkoba.
    => Bilang “gue ITB” tapi tdk bisa bedain antara “Mata Kuliah dg Jurusan”.
    => Bikin teori : “DIMANA Ada Gunung Disitu Justru SERING Bumi Berguncang” tapi kagak bisa buat alasan secara konkrit dan nyata.

    Catatan :
    – Setelah gue renungin, memang elo itu udah tidak layak diajak ber-DEBAT tapi lebih layak diajak ber-OBAT.
    – Di Kabarnet ini sptnya tinggal gue yg masih care ngajak elo debat, mungkin muslim laen pada MUAK ame elo.

  78. Yuk dikaji….

    Menyoal Otentisitas Byble

    C.1. Aspek Sejarah

    Al-Qur’an adalah kitab suci terakhir yang berfungsi sebagai penyempurna dan sekaligus sebagai korektor terhadap perubahan pada kitab suci sebelumnya, akibat dari masuknya otoritas manusia ke dalam kesucian Al-Kitab. Hal ini ditegaskan oleh Allah dalam al-Qur’an:

    Artinya: “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S.Al-Baqarah:79)

    Adalah sesuatu yang benar, baik secara historis maupun dalam pandangan iman seorang muslim bahwa Taurat dan Injil pernah ada dan diperankan oleh tokoh agama (Rasul) bernama Musa dan Isa. Keberadaan kedua tokoh agama ini beserta kitab sucinya adalah merupakan keniscayaan sejarah. Karena itu, Allah mewajibkan kepada Nabi Muhammad dan ummatnya yang notabene sebagai generasi berikutnya untuk mengimani apa yang telah menjadi kenyataan generasi sebelumnya. Akan tetapi keharusan iman kepada kitab-kitab itu tidak buta. Dengan arti kata keimanan itu tidak dengan serta merta mengabaikan berbagai faktor yang telah terjadi di dalam sejarah berkaitan dengan orisinal kitab-kitab itu. Bahkan Allah, melalui Al-Qur’an menghimbau umat Islam untuk bersikap kritis terhadap isi kitab-kitab tersebut setelah rentang sejarah yang begitu panjang.
    Atas dasar inilah muncul beberapa kriteria yang harus diajukan sebagai standar untuk menilai kebenaran Al-Kitab sebagai kitab suci yang Allah haruskan kepada umat Islam untuk mengimani. Kriteria itu antara lain:
    1. Bahwa kitab suci adalah wahyu yang murni datang dari Allah, dan tidak ada campur tangan ulah manusia setinggi apapun otoritasnya termasuk Nabi atau rasul. Tentu saja para rasul dan nabi maksum dari berbuat dusta dan salah. Oleh karena itu mustahil kitab suci itu berubah di dalam lisan para rasul dan nabi.

    Artinya: “Dan tidaklah yang diucapkan itu menurut kemampuan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). (Q.S. An-Najm:3-4).

    Kalau kemudian ada beberapa kitab suci di dalam sejarah perkembangannya terjadi perubahan itu semata-mata dilakukan oleh generasi berikutnya terutama karena hilangnya kepercayaan dan adanya kepentingan subyektif yang seringkali diklaimnya sebagai kepentingan kebenaran yang obyektif. Keimanan mengajarkan bahwa tidak ada kepetingan obyektif melampui firman Tuhan. Singkatnya, kitab suci yang telah berubah dari aslinya tidak sepatutnya untuk disebut sebagai kitab suci lagi. Sebab obyektivitas Tuhan telah direduksi oleh nalar dan kepentingan subyektif.
    2. Ditulis pada masa kitab suci itu turun atas perintah atau konfirmasi dari penerima wahyu. Atau paling tidak telah dihafal oleh orang yang hidup sezaman dan bergaul dengan penerima wahyu. Dan dalam pemindahan atau pembukuan kitab suci itu ada jaminan kesesuaian dengan aslinya. Kriteria ini memberi pemafhuman bahwa kitab suci yang ditulis oleh generasi yang tidak memiliki ketersambungan langsung dengan sumbernya, apalagi jika penulisannya tidak lagi diketahui secara jelas sejarahnya maka tidak saja diragukan, tapi harus ditolak klaimnya sebagai kitab suci.
    3. Seorang penulis atau penghafal wahyu adalah orang yang secara moral dapat diterima oleh masyarakat pemeluk agama. Ada jaminan bahwa para penulis itu tidak berdusta, tidak ada interes pribadi di dalam menuliskannya, dan memiliki kemampuan dan kompeten dalam penulisan kitab tersebut.
    4. Tertulis dalam bahasa asli dimana wahyu saat itu turun. Tarjamah ditolerir selama menyertakan aslinya. Sebab, proses transliterasi tidak mampu merepresantasi keseluruhan makna yang dikandung oleh bahasa aslinya. Dengan demikian bahasa asli adalah jaminan makna dan nilai yang terkandung di dalam sebuah kitab suci.
    5. Tulisan kitab suci itu harus satu isi. Tidak ada perbedaan dan pertentangan satu dengan yang lain. Perbedaan menunjukkan adanya sesuatu yang salah di dalam kitab itu. Kandungan isi harus menjadi kesatuan nilai yang utuh tanpa kontradiksi sekecil apapun. Kitab suci itu konsisten sebagaimana Tuhan sebagai Penciptanya Yang Esa. Ke-Esaan Tuhan menghendaki adanya satu kesatuan yang utuh.
    6. Kandungan isi harus sesuai dengan fakta, hukum sejarah dan kebutuhan manusia akan kebaikan sepanjang sejarah. Dalam arti kebenarannya bersifat universal yang tidak mengundang peluang untuk dilakukan kritik dan perubahan.

    Kriteria minimal ini bisa kita jadikan alat untuk menganalisis apakah Al-Kitab itu otentik atau tidak. Sesuai dengan pengakuan Paulus bahwa ia melakukan komunikasi langsung dengan Nabi Isa setelah Nabi Isa tidak lagi ada di dunia. Bentuk komunikasi ini sulit diterima secara nalar. Bagaimana kita membangun logika komunikasi antara manusia seperti Paulus dengan Nabi Isa yang secara lahir keduanya tidak pernah bertemu. Struktur kebenaran macam apa yang bisa menjawab bahwa komunikasi itu bersifat riil dan nyata. Hal ini lebih menyangsingkan terutama bila kita melihat sikap dan penolakan yang dilakukan oleh Barnabas dan sahabat-sahabatnya yang notabene lebih memiliki otoritas dalam menyampaikan ajaran-ajaran Isa saat itu. Pola komunikasi Paulus dengan Nabi Isa yang sulit dirasionalisasi dan penolakan orang-orang yang lebih kompeten mengajarkan agama Isa terhadap Paulus menjadi suatu kesimpulan betapa sesungguhnya ajaran Paulus yang kemudian diabadikan dalam Al-Kitab itu tidak berhak untuk disebut kitab suci, apalagi disejajarkan dan dibandingkan dengan al-Qur’an. Maka sangat beralasan dan didukung dengan bebagai bukti kalau al-Qur’an sebagaimana disebutkan di atas mengatakan bahwa Al-Kitab bukan murni dari Allah, tetapi sebagian besar ditulis oleh orang-orang karena kepentingannya sendiri. Dalam kontek ini al-Qur’an mengatakan:

    Artinya: “…Mereka merubah kalimat-kalimat dari tempatnya dan mereka melupakan sebagian besar dari (wahyu) yang dengannya mereka telah diperingatkan, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al-Ma’idah: 13).
    Dari proses penulisannya, Al-Kitab bukanlah ditulis di zaman Nabi Musa atau Isa dan bukan pula ditulis oleh orang yang pernah bertemu dan bergaul dengan kedua Nabi tersebut. St. Paul adalah peletak dasar penulisan Al-Kitab, dan ia tidak pernah bertemu dengan Isa. Karena tanpa pertemuan sulit kita bayangkan bahasa Allah melalui Isa dapat ditulis persis sebagaimana apa yang diucapkan Isa. Penyampaian melalui orang-seorang adalah sesuatu yang mustahil untuk terpelihara kata-katanya, apalagi yang setebal Al-Kitab. Kecuali saat itu telah terjadi tradisi menghafal, jaminan itu baru bisa diakui. Akan tetapi, belum pernah ditemukan sampai hari ini seseorang yang hafal Al-Kitab. Lalu apa jaminan kalau Al-Kitab itu adalah Injil dan Taurat yang asli. Pertanyaan ini bersiat retorik yang memberi kesimpulan akan ketidakasliannya.
    Belum lagi banyak pertanyaan tentang St. Paul, khususnya oleh pengikut Nabi Isa pada zaman itu berkaitan dengan keimanan St. Paul. Apakah ia termasuk orang yang beriman kepada Isa secara benar mengingat dosa dan permusuhan yang kejam terhadap para pengikut Isa. Keberatan yang diajukan oleh para pengikut Isa atas Paulus seolah-olah memberi pembenaran atas keraguan imannya. Kontroversi ini adalah pertanda bahwa ia diragukan otoritas moralnya berkaitan dengan penulisan Al-Kitab. Kalau demikian, dari sisi mana umat Islam harus mengimani Al-Kitab sekarang, bila sejarah penulisan dan pelakunya diragukan oleh kalangan mereka sendiri yang notabene tidak kalah atau malah lebih tinggi kompetensinya untuk menuliskan Al-Kitab? Belum lagi kritik terhadap isi -yang akan menjadi kajian bab berikut dalam buku ini- yang tentu saja karena proses penulisannya tidak memenuhi kriteria sebagai kitab suci, maka isinya pun tidak akan mungkin terjamin.
    Dilihat dari aspek isi yang akan menjadi fokus kajian dan analisis dalam buku ini akan kita temukan nanti bagaimana saling ketidaksesuaian dan kontradiksi satu ayat dengan ayat yang lain. Terbitan Al-Kitab satu dengan yang lain dalam periode yang berbeda sekaligus membawa perbedaan yang sangat signifikan. Pertanyaan yang paling sesuai barangkali adalah: masihkah terdapat isi Al-Kitab itu yang otentik? Apakah struktur Al-Kitab yang sarat keraguan menurut standar kitab suci mengikat iman umat Islam sebagaimana yang diwajibkan oleh kitab suci ? Sementara al-Qur’an sendiri telah dengan jelas mengkritiknya dan membongkar kelemahan-kelemahannya. Dari kritik al-Qur’an ini memberi kesimpulan bahwa Al-Kitab bukan lagi kitab suci yang utuh tetapi telah bercampur dengan berbagai bentuk kepentingan yang dalam mengimaninya hanya absah terhadap ayat-ayat yang sesuai dengan al-Qur’an.
    Al-Qur’an dengan tegas menyuruh umat Islam untuk mengimani yang benar dan mengingkari yang salah dalam Al-Kitab. Artinya, begitu jelas bahwa masih tersisa yang benar di dalam Al-Kitab. Berapa besarnya, perlu ada penelitian khusus untuk itu. Tentu saja pembenaran untuk isi Al-Kitab berkaitan dengan hal-hal yang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an perlu juga mendapatkan pengakuan. Demikian karena otentisitas Al-Qur’an sebagai kitab suci dapat diferivikasi secara historis maupun moral. Karena itu, dapat menjadi standar untuk menilai kitab-kitab lain.

    C.2. Aspek Bahasa

    Setiap ungkapan kata dan kalimat selalu menggunakan bahasa. Tidak ada kata dan kalimat yang terungkap tanpa bahasa. Bahasa terkait erat dengan budaya, sebab bahasa adalah anak kandung budaya. Memahami bahasa tidak bisa lepas dari budaya dimana bahasa itu dipakai. Tanpa kesadaran akan budaya bahasa tentu sulit dipahami. Pemahaman akan budaya membantu seseorang untuk mencapai makna yang tertuang dalam bahasa. Di sinilah problem peralihan bahasa akan dirasakan kesulitannya mengingat latarbelakang budaya yang berbeda. Meski bisa dilakukan penterjemahan bahasa satu ke dalam bahasa lainnya, akan tetapi ia tidak akan sepenuhnya dapat mewakili makna bahasa yang diterjemahkannya.
    Al-Kitab semula menggunakan bahasa Ibrani purba kemudian ditarjamahkan ke bahasa Ibrani baru (Aram), lalu ke bahasa Yunani, kemudian ke bahasa Latin. Namun untuk kepentingan syi’ar Al-Kitab kemudian diterjemahkan ke berbagai bahasa yang ada di dunia. Proses tarjamah ini tidak serta merta mengikutkan bahasa aslinya yaitu bahasa Ibrani baik purba maupun Aram. Para pendeta dan agamawan Kristen tidak lagi, atau setidaknya kesulitan untuk menemukan Al-Kitab dalam bahasa aslinya. Yang mereka temukan adalah bahasa lokal. Satu sisi memberi kemudahan, tetapi di sisi lain tentu mereduksi makna yang sebenarnya. Sebaik apapun tarjamah, reduksi pasti terjadi. Lebih ironis lagi tarjamah ini kemudian menjadi Kitab suci yang ditafsir ulang. Tentu langkah ini semakin menjauhkan dari makna dan maksud yang diungkapkan oleh bahasa aslinya.

    C.3. Aspek Perubahan

    Umat Kristiani yakin bahwa Al-Kitab adalah kitab suci yang berasal dari Tuhan. Para penulisnya diyakini selalu mendapat bimbingan dari Roh Kudus, sehingga apa yang ditulisnya itu pasti benar. Ayat-ayatnya pun diyakini tidak mengalami perubahan, penambahan maupun pengurangan. Sebab Al-Kitab sendiri memberi jaminan akan hal itu, sebagaimana ungkapannya:
    Aku kepada setiap yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: Jika seseorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Tuhan akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab nubuat ini. Dan jika seseorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Tuhan akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.(Wahyu 22:18-19).
    Berbeda dengan al-Qur’an yang secara tegas dan didukung proses sejarah pemeliharaan, pengumpulan dan pembukuan memberi jaminan akan keaslian dan jauh dari intervensi manusia di dalamnya, maka ungkapan Al-Kitab sebagaimana di atas bukanlah suatu jaminan, tetapi lebih merupakan ancaman. Dalam bahasa kitab suci, munculnya pinalti atau hukuman ditujukan kepada suatu realitas yang telah atau akan terjadi. Jaminan di atas bukan kepada keutuhan Al-Kitab, sebaliknya lebih menunjukkan jaminan realitas bahwa Al-Kitab akan dirubah, maka perlu mendapatkan rambu-rambu dan tekanan melalui hukum Tuhan.
    Melalui konsili Al-Kitab telah mengalami banyak perubahan. Hal ini sesuai dengan informasi yang diberikan al-Qur’an bahwa Al-Kitab sebagian itu benar dan sebagian yang mengalami penyimpangan.
    Karena perubahan itu maka tanpa disadari telah menimbulkan sejumlah kontradisksi dalam kandungan Al-Kitab itu sendiri. Ayat satu dengan ayat yang lain bertentangan dan tidak konsisten. Diantara ayat yang kontradiksi itu terdapat dalam masalah khitan atau sunat. Di dalam Kitab Kejadian 17:10-12 Al-Kitab menyatakan: Inilah perjanjian-Ku yang harus kamu pegang, perjanjian antara aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki diantara kamu harus disunat; haruslah dikerut kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.
    Dalam ungkapan kitab kejadian di atas menegaskan akan kewajiban khitan sebagai perjanjian Ibrahim dan keturunannya, termasuk Nabi Musa dan Nabi Isa dengan Tuhan. Tetapi berbeda dengan yang ditemukan dalam ungkapan kitab korintus: Kalau seseorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan jika seseorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat. Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting adalah mentaati hukum-hukum Allah. (Korintus 7: 18-19).
    Dalam redaksi korintus ini tidak menganggap sunat sebagai kewajiban bahkan tidak penting. Kedua redaksi Al-Kitab di atas jauh dari sama maksudnya, malah bertentangan satu dengan yang lain. Sunat hanya salah satu contoh saja dari kontradiksi isi Al-Kitab berkaitan dengan hukum. Kalau kita teliti lebih lanjut akan kita temukan banyak sekali kontradiksi-kontradiksi, tidak saja masalah hukum tetapi juga sejarah, moral bahkan teologi.
    Disamping kontradiksi, sejumlah ayat dalam Al-Kitab menyebutkan banyak kisah yang sulit diterima kebenarannya oleh nalar dan moralitas agama. Sebagaimana dalam Kitab Kejadian 9:20-22 diungkapkan: (Nabi) Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. Setelah ia minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya. Maka Ham, bapa Kanaan itu, melihat aurat ayahnya, lalu diceritakannya kepada kedua saudaranya di luar.
    Kisah yang sama-sama sulit dipahami dengan kaca mata agama juga ditemukan dalam kitab kejadian 19: 30-36 yang berbunyi: Pergilah (Nabi) Lot (Luth) dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya. Kata kakaknya kepada adiknya: Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita. Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, maka masuklah mereka yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya tidak mengetahui kalau ayahnya itu tidur dan ketika ia bangun. Keesokan harinya berkatalah adiknya kepada adiknya: tadi malam aku telah tidur bersama ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita. Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka.
    Begitu juga ketika Al-Kitab dalam Samuel 11: 2-27 mengisahkan skandal seks nabi Daud dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Kisah-kisah di atas sungguh jauh dapat dipahami oleh nalar agama yang memposisikan moralitas para nabi yang maksum dan menjadi cermin bagi umatnya. Bagaimana munkin Tuhan menghinakan nabi-nabinya melalui peristiwa-peristiwa hina itu, sementara mereka adalah agen Tuhan yang sengaja dikirim ke bumi sebagai inspirator peradaban. Ini mustahil terjadi kecuali diorientasikan sebagai fitnah. Sayangnya, itu masuk sebagai bagian dari kitab yang dianggap suci.
    Hal di atas memberi ketegasan betapa telah terjadi perubahan terkait dengan isi Al-Kitab sehingga menimbulkan berbagai tambahan dan pengurangan yang membuka lahirnya kontradiksi-kontradiksi, bahkan fitnah. Karena itu menjadi urgen untuk diteliti dan dikoreksi, kemudian didialogkan kemungkinannya untuk diluruskan kembali agar tidak menyesatkan manusia.

    C.4. Kontradiksi-Kontradiksi Dalam Byble

    Diantara kontradiksi dalam Kitab Perjanjian Lama adalah tentang sejarah Nabi Daud dan Harun. Banyak sekali cerita Daud dan Harun dalam Kitab Perjanjian Lama yang kontradikstif satu dengan yang lain. Beberapa cerita kontradiktif dalam Kitab Perjanjian Lama itu antara lain cerita tentang anak Daud dalam II Samuel 3: 2-3 yang berbeda dengan cerita dalam I Tawarikh 3:1.

    Di Hebron lahirlah bagi Daud anak-anak lelaki. Anak sulungnya ialah Amnon, dari Ahinoam, perempuan Yizreel; anaknya yang kedua ialah Kileab, dari Abigail, bekas isteri Nabal, orang Karmel (II Samuel 3: 2-3).

    Sementara dalam I Tawarikh 3:1 disebutkan:

    Inilah anak-anak Daud yang lahir bagi dia di Hebron; anak sulung ialah Amnon, dari Ahinoam, perempuan Yizreel; anak yang kedua ialah Daniel, dari Abigail, perempuan Karnel. (I Tawarikh 3:1).
    Dalam II Samuel 3: 2-3 disebutkan bahwa anak kedua Daud adalah Kileab sedangkan di I Tawarikh 3:1 menyebutkan anak kedua Daud adalah Daniel.
    Kontradiksi juga ditemukan mengenai sekretaris Daud. Satu pasal mengatakan bahwa sekertaris Daud bernama Seraya, pasal lain menuturkan sekertaris Daud adalah Sausa. Berikut ini dituturkan dalam Kitab Perjanjian Lama:

    Demikianlah Daud telah memerintah atas selurug Israel, dan menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya. Yaob, anak Zeruya, menjadi panglima; Yosafat bin Ahilud menjadi kendaraan negara; Zadok bin Ahitub dan Ahimelekh bin Abyatar menjadi imam; seraya menjadi panitera negara. (II Samuel 8: 15-17).

    Bandingkan dengan pasal berikut ini:

    Demikianlah Daud telah memerintah atas seluruh Israel, dan menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya. Yaob, anak Yeruza, menjadi panglima; Yosafat bin Ahilud menjadi bendahara; Zadok bin Ahitub dan Ahimelekh bin Abyatar menjadi imam; Sausa menjadi panitera. (I Tawarikh 18: 14-16).

    Demikian juga dalam kisah wafatnya Harun penulis telah temukan suatu perbedaan. Salah satu pasal meyebutkan Harun dikubur di Mosera, pasal yang lain menyebutkan bahwa Harun mati di gunung Hor. Berikut ini penuturan kedua pasal itu:

    Maka orang Israel berangkat dari baerot Bene-yaakan ke Mosera; di sanalah Harun mati dan dikuburkan, lalu Eleazar, anaknya, menjadi imam menggantikan dia. (Ulangan 10:6)
    Harun berumur seratus dua puluh tahun ketika ia mati di gunung Hor. (Bilangan 33:39).

    Dalam kontradiksi-kontradiksi di atas mungkinkah dapat disatukan? Adakah kemungkinan bahwa anak kedua Daud memiliki dua nama yaitu Daniel dan Kileab? Bisakah dipahami bahwa sekretaris Daud itu dipanggil dengan dua sebutan yaitu Seraya dan Sausa? Dan mungkinkah juga tempat wafatnya Harun memiliki dua sebutan yaitu Mosera dan Gunung Hor? Kalau toh jawabannya adalah mungkin, mari kita perhatikan satu lagi kontradiksi mengenai jumlah tentara berkuda yang ditawan daud berikut ini.

    Daud menawan dari padanya seribu tujuh ratus orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (II Samuel 8:4).

    Bandingkan dengan I Tawarikh 18:4 berikut ini:

    Daud merebut dari padanya seribu kereta, tujuh ribu orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (I Tawarikh 18:4).

    Yang pertama menyebutkan tawanan Daud itu berjumlah 1.700 orang dan yang kedua berjumlah 7000 orang. Apakah kedua jumlah tawanan dengan angka yang berbeda bahkan nterpaut sangat jauh sekali bisa dipahami sama? Tafsir manapun akan sulit memahami kesamaan jumlah angka itu. Ini sekaligus menegaskan bahwa kontradiksi-kontradiksi yang sebagian telah penulis sebutkan di atas adalah nyata, bukan sekedar perbedaan penyebutan. Kontradiksi-kontradiksi ini membuka peluang dan semangat para pengkaji Kitab Perjanjian Lama untuk melakukan penelitian dan mempertanyakan status keotentikannya sebagai kitab suci. Penemuan ini memberi kesimpulan sementara bahwa Kitab Perjanjian Lama itu bermasalah bila dikatagorikan seluruhnya sebagai kebenaran berstandar kitab suci. Lalu bagaimana kita bersikap terhadap Kitab Perjanjian Lama tersebut? Mengingat bahwa di dalam Kitab Perjanjian Lama sebagian terdapat kebenaran, sebagiannya lagi telah diintervensi oleh tangan-tangan manusia sehingga terjadi perubahan, malah pertentangan. Menemukan fakta seperti ini kita dituntut untuk bersikap kritis dan hati-hati, tidak menerima seluruhnya, tapi juga tidak menolak seluruhnya. Sikap ini telah diajarkan oleh al-Qur’an berikut ini:

    Artinya: “Hai rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, Yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:”Kami telah beriman”, Padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (orang-orang Yahudi itu) Amat suka mendengar (berita-berita) bohong[415] dan Amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu[416]; mereka merobah[417] perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. mereka mengatakan: “Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka) kepada kamu, Maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini Maka hati-hatilah”. Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, Maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada Allah. mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.” (Q.S. Al-Maidah: 41).

    Sikap hati-hati dan kritis adalah keniscayaan dalam menghadapi suatu keraguan terhadap Kitab Perjanjian Lama yang telah bercampur kandungan isinya dengan paham dan pikiran manusia. Kebenaran mutlak wahyu harus secara obyektif dicari sebelum menjadi jelas untuk kemudian diambil sebagai rujukan.
    Tidak saja kita temukan kontradiksi-kontradiksi di dalam Kitab Perjanjian Lama, Kitab Perjanjian Baru juga memiliki nasib yang sama. Intervensi manusia hadir dan melakukan perubahan, bahkan pemalsuan di dalamnya. Kontradiksi-kontradiksi itu dapat kita temukan di banyak tempat diantaranya mengenai kelahiran Isa. Ada yang menyebutkan bahwa kelahiran Isa (Yesus) itu pada zaman Herodes, ada juga ditemukan kelahiran Isa (Yesus) itu pada zaman Kaisar Agustus. Berikut ini penuturan keduanya dalam Kitab Perjanjian Baru:

    Sesudah Yesus dilahirkan di Bethlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem. (Matius 2:1).
    Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia…Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. (Lukas 2:1-7).

    Injil Matius menyebutkan bahwa Isa lahir pada zaman Herodes dan Injil Lukas menulis kelahiran Isa pada zaman Kaisar Agustus. Keduanya, yaitu Herodes dan Kaisar Agustus hidup dalam rentang waktu yang cukup jauh. Herodes hidup tahun 73/74 SM, sedangkan Kaisar Agustus memiliki sensus tentang kelahiran Isa tahun 7 M. Kontradiksi ini sangat serius tidak saja karena disebutkan dan menjadi bagian dari Injil, lebih dari itu kelahiran Isa merupakan titik sentral lahirnya suatu dogma keagamaan bagi agama Kristiani.
    Selain kontradiksi menyangkut kelahiran, kontradiksi juga ditemukan di dalam Injil terkait dengan penangkapan, penyaliban dan kematian Isa. Berikut ini penulis sajikan kronologi proses penangkapan Isa sampai penyalibannya sebagaimana tertuang dalam Injil.
    “Maka ia maju sedikit, lalu sujud dan berdo’a, katanya: “Ya Bapaku, kalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini dari padaku, tetapi janganlah apa yang aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.” (Matius 14:36).
    “Ya Bapaku, jikalau Engkau mau, ambilah cawan ini dari padaku; tetapi bukanlah kehendakku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi”. (Lukas 22:42).

    Kedua ungkapan Injil Matius dan Lukas di atas, meski dengan perbedaan redaksi yang mencolok, secara substansi memiliki kesamaan cerita bahwa Isa berdo’a sebelum ditangkap oleh tentara Roma. Dalam do’a Isa pasrah atas keputusan dan kehendak Bapa. Otoritas takdirnya diserahkan sepenuhnya kepada Bapa. Coba bandingkan dengan ungkapan Injil Yohanes berikut ini:

    “Sekarang jiwaku terharu dan apakah yang akan kukatakan? Bapa, selamatkanlah aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah aku datang ke dalam saat ini”. (Yohanes 12:27).
    “Hatiku cemas; apa yang harus kukatakan sekarang? Haruskah aku mengatakan, Bapa, lupakanlah aku dari saat ini? Tetapi justru untuk mengalami saat penderitaan inilah aku datang”. (Yohanes 12:27; BISLAI 1985).

    Kedua ungkapan dalam Injil Yohanes di atas Isa menegaskan takdirnya untuk datang mengambil resiko penderitaan tanpa berkonsultasi, berdo’a atau menyerahkan masalahnya kepada Bapa. Dengan rasa haru Isa seolah menemukan kesempatan yang tepat untuk menyambut penderitaan. Jika dibandingkan dengan ungkapan Injil Matius dan Lukas sebelumnya, maka apa yang disebutkan dalam Injil Yohanes ini jauh dari bersinerji. Lalu mana yang benar diantara keduanya? Hal ini diperlukan penelitian lebih lanjut dan lebih teliti lagi. Yang jelas tidak mungkin kedua-duanya benar. Malah sebaliknya, kedua-duanya ada kemungkinan untuk salah.
    Kontradiksi juga ditemukan dalam kaitanya dengan penangkapan Isa. Berikut ini Injil menuturkan:

    “Orang yang menyerahkan Yesus telah memberitahukan tanda ini kepada mereka:”orang yang akan kucium, itulah Yesus, tangkaplah dia.” Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi,” lalu mencium dia. Tetapi Yesus berkata kepadanya: ”Hai teman, untuk itukah engkau datang?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkapnya”.(Matius 26: 48-50).
    “Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, sedang muridnya yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk menciumnya. Maka kata Yesus kepadanya: “Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak manusia dengan ciuman?”.(Lukas 22: 47-48).

    Dalam Injil Matius dan Lukas, keduanya menyebutkan bahwa sebelum peristiwa penangkapan Isa dicium lebih dahulu oleh Yudas, salah satu dari dua belas murid Isa. Ciuman ini dijadikan tanda bahwa orang itu adalah Isa yang sedang dicari dan akan ditangkap oleh tentara Romawi. Mari kita bandingkan dengan redaksi Injil lain berikut ini:

    “Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata. Maka Yesus yang tahu semua yang akan menimpa dirinya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: “Siapakah yang kamu cari?” Jawab mereka:”Yesus dari Nazarett.” Katanya kepada mereka: “Akulah dia.” Yudas yang menghianati dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka. Ketika ia berkata kepada mereka: “Akulah dia,” mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. Maka ia bertanya pula:”Siapakah yang kamu cari?” Kata mereka:”Yesus dari Nazaret.” Jawab Yesus:”Telah kukatakan kepadamu, akulah dia. Jika aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi.” Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakannya:”Dari mereka yang Engkau serahkan kepadaku, tidak seorangpun yang kubiarkan binasa. Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus. Kata Yesus kepada Petrus:”Sarungkan pedangmu itu; bukankah aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepadaku?” Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan membelenggu dia.” (Yohanes 18: 3-12)

    Injil Yohanes di atas menjelaskan bahwa penangkapan Isa telah ditunggu olehnya. Isa sudah siap untuk memenuhi penangkapan itu. Sedangkan Injil Matius dan Lukas lebih menonjolkan sisi penghianatan Yudas dengan adegan ciuman tersebut. Ini sungguh beda. Perbedaan ini sulit untuk dicari titik temunya. Satu peristiwa tapi beda versinya.
    Kontradiksi selanjutnya ditemukan berkaitan dengan memikul salib. Berikut ini penuturannya dalam Injil:

    “Sambil memikul salibnya ia (Yesus) pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.”(Yohanes 19:17).
    “Yesus keluar dengan memikul sendiri salibnya ke tempat yang bernama “Tempat Tengkorak (Di dalam bahasa Ibrani disebut Golgota)”. (Yohanes 19:17, BIS-LAI 1985).
    Injil Yohanes di atas mengungkapkan bahwa setelah Isa ditangkap, Isa langsung disalib dan berjalan membawa salibnya ke Tempat Tengkorak atau Golgota. Coba bandingkan dengan ungkapan Injil lain berikut ini:
    “Sesudah mengolok-olokkan dia, mereka menanggalkan jubah itu dari padanya dan mengenakan pula pakaiannya kepadanya. Kemudian mereka membawa dia ke luar untuk disalibkan. Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.” (Matius 27:31-32).
    “Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.”(Markus 15:21).
    “Ketika mereka membawa Yesus, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib itu di atas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus.”(Lukas 23:26).

    Matius, markus dan Lukas menyebutkan dalam Injil mereka bahwa Isa tidak membawa salibnya sendiri, tetapi Simon, orang dari Kirenelah yang membawanya. Berbeda dengan apa yang diungkapkan dalam Injil Yohanes sebelumnya bahwa yang Isalah yang membawa salib itu.
    Kontradiksi-kontradiksi dalam Injil masih banyak lagi untuk bisa ditemukan, tidak saja perbedaan redaksional, terlebih lagi adalah perbedaan secara substansial. Hal ini perlu kaijian lebih dalam. Dalam buka ini pengungkapan hanya bertujuan untuk mempertegas kesimpulan bahwa Al-Kitab adalah kitab suci yang sarat dengan problem internal sehingga sulit memenuhi kriteria sebagai kitab suci karena tidak memenuhi persyaratan otentisitas.

    D. Penutup

    Dari uraian di atas kita dapat memperoleh pemahaman bahwa Al-Kitab atau Byble yang ada sekarang ini yang sarat intervensi manusia, tidak memenuhi kriteria sebagai obyek iman umat Islam. Begitu banyak telah terjadi perubahan dari kitab aslinya yakni Taurat dan Injil. Perubahan inilah yang menggeser status nilai dari pedoman hidup menjadi obyek ilmiah yang secara bebas dibenarkan untuk melontarkan kritik, selama itu dilakukan dengan cara yang baik, sopan, adil dan obyektif. Meski demikian, tidak berarti seluruh isi Al-Kitab salah. Sisi benar dan baiknya dapat menjadi referensi keimanan dan menjadi bagian dari sebuah nasehat. Namun buku ini membatasi pada kajian Al-kitab yang oleh al-Qur’an dianggap keliru dan menyimpang serta tidak mendasar secara logika dan bertentangan dengan bukti-bukti historis. Sebagaimana secara cukup memadai dijelaskan di atas bahwa penyimpangan itu terkait masalah aqidah, syari’at dan sejarah. Dalam masalah-masalah yang jelas kekeliruannya menurut al-Qur’an tersebut menjadi daerah terlarang bagi umat Islam untuk mengimaninya dan berkewajiban untuk saling mengingatkan atas kebenaran dengan sebijak mungkin. Ini menjadi bagian dari tugas dakwah. Akan tetapi menjadi prinsip yang harus dipegang dalam Islam, betapapun kita tahu akan banyak kekeliruan di dalam Al-Kitab yang disertakan pada kita keharusan berdakwah, tidak dihalalkan bagi kita menghina dan membenci para pemeluk Kristiani, serta mencabut sikap toleran dalam hidup kita. Betapapun kita tidak menerima sebagian kandungan Al-Kitab sebagai kebenaran yang diimani, toleransi harus selalu ditawarkan sebagai bagian dari ukhuwah insaniyah. Islam adalah rahmat. Bagaimana rahmat ini dapat dirasakan oleh semua manusia dengan sikap toleran yang kita usung dan kita tawarkan kepada semua manusia tanpa merubah substansi keimanan yang kita miliki.

    Dikutip dari sebagian sumber

  79. Menyoal Otentisitas Byble

    C.1. Aspek Sejarah

    Al-Qur’an adalah kitab suci terakhir yang berfungsi sebagai penyempurna dan sekaligus sebagai korektor terhadap perubahan pada kitab suci sebelumnya, akibat dari masuknya otoritas manusia ke dalam kesucian Al-Kitab. Hal ini ditegaskan oleh Allah dalam al-Qur’an:

    Artinya: “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S.Al-Baqarah:79)

    Adalah sesuatu yang benar, baik secara historis maupun dalam pandangan iman seorang muslim bahwa Taurat dan Injil pernah ada dan diperankan oleh tokoh agama (Rasul) bernama Musa dan Isa. Keberadaan kedua tokoh agama ini beserta kitab sucinya adalah merupakan keniscayaan sejarah. Karena itu, Allah mewajibkan kepada Nabi Muhammad dan ummatnya yang notabene sebagai generasi berikutnya untuk mengimani apa yang telah menjadi kenyataan generasi sebelumnya. Akan tetapi keharusan iman kepada kitab-kitab itu tidak buta. Dengan arti kata keimanan itu tidak dengan serta merta mengabaikan berbagai faktor yang telah terjadi di dalam sejarah berkaitan dengan orisinal kitab-kitab itu. Bahkan Allah, melalui Al-Qur’an menghimbau umat Islam untuk bersikap kritis terhadap isi kitab-kitab tersebut setelah rentang sejarah yang begitu panjang.
    Atas dasar inilah muncul beberapa kriteria yang harus diajukan sebagai standar untuk menilai kebenaran Al-Kitab sebagai kitab suci yang Allah haruskan kepada umat Islam untuk mengimani. Kriteria itu antara lain:
    1. Bahwa kitab suci adalah wahyu yang murni datang dari Allah, dan tidak ada campur tangan ulah manusia setinggi apapun otoritasnya termasuk Nabi atau rasul. Tentu saja para rasul dan nabi maksum dari berbuat dusta dan salah. Oleh karena itu mustahil kitab suci itu berubah di dalam lisan para rasul dan nabi.

    Artinya: “Dan tidaklah yang diucapkan itu menurut kemampuan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). (Q.S. An-Najm:3-4).

    Kalau kemudian ada beberapa kitab suci di dalam sejarah perkembangannya terjadi perubahan itu semata-mata dilakukan oleh generasi berikutnya terutama karena hilangnya kepercayaan dan adanya kepentingan subyektif yang seringkali diklaimnya sebagai kepentingan kebenaran yang obyektif. Keimanan mengajarkan bahwa tidak ada kepetingan obyektif melampui firman Tuhan. Singkatnya, kitab suci yang telah berubah dari aslinya tidak sepatutnya untuk disebut sebagai kitab suci lagi. Sebab obyektivitas Tuhan telah direduksi oleh nalar dan kepentingan subyektif.
    2. Ditulis pada masa kitab suci itu turun atas perintah atau konfirmasi dari penerima wahyu. Atau paling tidak telah dihafal oleh orang yang hidup sezaman dan bergaul dengan penerima wahyu. Dan dalam pemindahan atau pembukuan kitab suci itu ada jaminan kesesuaian dengan aslinya. Kriteria ini memberi pemafhuman bahwa kitab suci yang ditulis oleh generasi yang tidak memiliki ketersambungan langsung dengan sumbernya, apalagi jika penulisannya tidak lagi diketahui secara jelas sejarahnya maka tidak saja diragukan, tapi harus ditolak klaimnya sebagai kitab suci.
    3. Seorang penulis atau penghafal wahyu adalah orang yang secara moral dapat diterima oleh masyarakat pemeluk agama. Ada jaminan bahwa para penulis itu tidak berdusta, tidak ada interes pribadi di dalam menuliskannya, dan memiliki kemampuan dan kompeten dalam penulisan kitab tersebut.
    4. Tertulis dalam bahasa asli dimana wahyu saat itu turun. Tarjamah ditolerir selama menyertakan aslinya. Sebab, proses transliterasi tidak mampu merepresantasi keseluruhan makna yang dikandung oleh bahasa aslinya. Dengan demikian bahasa asli adalah jaminan makna dan nilai yang terkandung di dalam sebuah kitab suci.
    5. Tulisan kitab suci itu harus satu isi. Tidak ada perbedaan dan pertentangan satu dengan yang lain. Perbedaan menunjukkan adanya sesuatu yang salah di dalam kitab itu. Kandungan isi harus menjadi kesatuan nilai yang utuh tanpa kontradiksi sekecil apapun. Kitab suci itu konsisten sebagaimana Tuhan sebagai Penciptanya Yang Esa. Ke-Esaan Tuhan menghendaki adanya satu kesatuan yang utuh.
    6. Kandungan isi harus sesuai dengan fakta, hukum sejarah dan kebutuhan manusia akan kebaikan sepanjang sejarah. Dalam arti kebenarannya bersifat universal yang tidak mengundang peluang untuk dilakukan kritik dan perubahan.

    Kriteria minimal ini bisa kita jadikan alat untuk menganalisis apakah Al-Kitab itu otentik atau tidak. Sesuai dengan pengakuan Paulus bahwa ia melakukan komunikasi langsung dengan Nabi Isa setelah Nabi Isa tidak lagi ada di dunia. Bentuk komunikasi ini sulit diterima secara nalar. Bagaimana kita membangun logika komunikasi antara manusia seperti Paulus dengan Nabi Isa yang secara lahir keduanya tidak pernah bertemu. Struktur kebenaran macam apa yang bisa menjawab bahwa komunikasi itu bersifat riil dan nyata. Hal ini lebih menyangsingkan terutama bila kita melihat sikap dan penolakan yang dilakukan oleh Barnabas dan sahabat-sahabatnya yang notabene lebih memiliki otoritas dalam menyampaikan ajaran-ajaran Isa saat itu. Pola komunikasi Paulus dengan Nabi Isa yang sulit dirasionalisasi dan penolakan orang-orang yang lebih kompeten mengajarkan agama Isa terhadap Paulus menjadi suatu kesimpulan betapa sesungguhnya ajaran Paulus yang kemudian diabadikan dalam Al-Kitab itu tidak berhak untuk disebut kitab suci, apalagi disejajarkan dan dibandingkan dengan al-Qur’an. Maka sangat beralasan dan didukung dengan bebagai bukti kalau al-Qur’an sebagaimana disebutkan di atas mengatakan bahwa Al-Kitab bukan murni dari Allah, tetapi sebagian besar ditulis oleh orang-orang karena kepentingannya sendiri. Dalam kontek ini al-Qur’an mengatakan:

    Artinya: “…Mereka merubah kalimat-kalimat dari tempatnya dan mereka melupakan sebagian besar dari (wahyu) yang dengannya mereka telah diperingatkan, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al-Ma’idah: 13).
    Dari proses penulisannya, Al-Kitab bukanlah ditulis di zaman Nabi Musa atau Isa dan bukan pula ditulis oleh orang yang pernah bertemu dan bergaul dengan kedua Nabi tersebut. St. Paul adalah peletak dasar penulisan Al-Kitab, dan ia tidak pernah bertemu dengan Isa. Karena tanpa pertemuan sulit kita bayangkan bahasa Allah melalui Isa dapat ditulis persis sebagaimana apa yang diucapkan Isa. Penyampaian melalui orang-seorang adalah sesuatu yang mustahil untuk terpelihara kata-katanya, apalagi yang setebal Al-Kitab. Kecuali saat itu telah terjadi tradisi menghafal, jaminan itu baru bisa diakui. Akan tetapi, belum pernah ditemukan sampai hari ini seseorang yang hafal Al-Kitab. Lalu apa jaminan kalau Al-Kitab itu adalah Injil dan Taurat yang asli. Pertanyaan ini bersiat retorik yang memberi kesimpulan akan ketidakasliannya.
    Belum lagi banyak pertanyaan tentang St. Paul, khususnya oleh pengikut Nabi Isa pada zaman itu berkaitan dengan keimanan St. Paul. Apakah ia termasuk orang yang beriman kepada Isa secara benar mengingat dosa dan permusuhan yang kejam terhadap para pengikut Isa. Keberatan yang diajukan oleh para pengikut Isa atas Paulus seolah-olah memberi pembenaran atas keraguan imannya. Kontroversi ini adalah pertanda bahwa ia diragukan otoritas moralnya berkaitan dengan penulisan Al-Kitab. Kalau demikian, dari sisi mana umat Islam harus mengimani Al-Kitab sekarang, bila sejarah penulisan dan pelakunya diragukan oleh kalangan mereka sendiri yang notabene tidak kalah atau malah lebih tinggi kompetensinya untuk menuliskan Al-Kitab? Belum lagi kritik terhadap isi -yang akan menjadi kajian bab berikut dalam buku ini- yang tentu saja karena proses penulisannya tidak memenuhi kriteria sebagai kitab suci, maka isinya pun tidak akan mungkin terjamin.
    Dilihat dari aspek isi yang akan menjadi fokus kajian dan analisis dalam buku ini akan kita temukan nanti bagaimana saling ketidaksesuaian dan kontradiksi satu ayat dengan ayat yang lain. Terbitan Al-Kitab satu dengan yang lain dalam periode yang berbeda sekaligus membawa perbedaan yang sangat signifikan. Pertanyaan yang paling sesuai barangkali adalah: masihkah terdapat isi Al-Kitab itu yang otentik? Apakah struktur Al-Kitab yang sarat keraguan menurut standar kitab suci mengikat iman umat Islam sebagaimana yang diwajibkan oleh kitab suci ? Sementara al-Qur’an sendiri telah dengan jelas mengkritiknya dan membongkar kelemahan-kelemahannya. Dari kritik al-Qur’an ini memberi kesimpulan bahwa Al-Kitab bukan lagi kitab suci yang utuh tetapi telah bercampur dengan berbagai bentuk kepentingan yang dalam mengimaninya hanya absah terhadap ayat-ayat yang sesuai dengan al-Qur’an.
    Al-Qur’an dengan tegas menyuruh umat Islam untuk mengimani yang benar dan mengingkari yang salah dalam Al-Kitab. Artinya, begitu jelas bahwa masih tersisa yang benar di dalam Al-Kitab. Berapa besarnya, perlu ada penelitian khusus untuk itu. Tentu saja pembenaran untuk isi Al-Kitab berkaitan dengan hal-hal yang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an perlu juga mendapatkan pengakuan. Demikian karena otentisitas Al-Qur’an sebagai kitab suci dapat diferivikasi secara historis maupun moral. Karena itu, dapat menjadi standar untuk menilai kitab-kitab lain.

    C.2. Aspek Bahasa

    Setiap ungkapan kata dan kalimat selalu menggunakan bahasa. Tidak ada kata dan kalimat yang terungkap tanpa bahasa. Bahasa terkait erat dengan budaya, sebab bahasa adalah anak kandung budaya. Memahami bahasa tidak bisa lepas dari budaya dimana bahasa itu dipakai. Tanpa kesadaran akan budaya bahasa tentu sulit dipahami. Pemahaman akan budaya membantu seseorang untuk mencapai makna yang tertuang dalam bahasa. Di sinilah problem peralihan bahasa akan dirasakan kesulitannya mengingat latarbelakang budaya yang berbeda. Meski bisa dilakukan penterjemahan bahasa satu ke dalam bahasa lainnya, akan tetapi ia tidak akan sepenuhnya dapat mewakili makna bahasa yang diterjemahkannya.
    Al-Kitab semula menggunakan bahasa Ibrani purba kemudian ditarjamahkan ke bahasa Ibrani baru (Aram), lalu ke bahasa Yunani, kemudian ke bahasa Latin. Namun untuk kepentingan syi’ar Al-Kitab kemudian diterjemahkan ke berbagai bahasa yang ada di dunia. Proses tarjamah ini tidak serta merta mengikutkan bahasa aslinya yaitu bahasa Ibrani baik purba maupun Aram. Para pendeta dan agamawan Kristen tidak lagi, atau setidaknya kesulitan untuk menemukan Al-Kitab dalam bahasa aslinya. Yang mereka temukan adalah bahasa lokal. Satu sisi memberi kemudahan, tetapi di sisi lain tentu mereduksi makna yang sebenarnya. Sebaik apapun tarjamah, reduksi pasti terjadi. Lebih ironis lagi tarjamah ini kemudian menjadi Kitab suci yang ditafsir ulang. Tentu langkah ini semakin menjauhkan dari makna dan maksud yang diungkapkan oleh bahasa aslinya.

    C.3. Aspek Perubahan

    Umat Kristiani yakin bahwa Al-Kitab adalah kitab suci yang berasal dari Tuhan. Para penulisnya diyakini selalu mendapat bimbingan dari Roh Kudus, sehingga apa yang ditulisnya itu pasti benar. Ayat-ayatnya pun diyakini tidak mengalami perubahan, penambahan maupun pengurangan. Sebab Al-Kitab sendiri memberi jaminan akan hal itu, sebagaimana ungkapannya:
    Aku kepada setiap yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: Jika seseorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Tuhan akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab nubuat ini. Dan jika seseorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Tuhan akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.(Wahyu 22:18-19).
    Berbeda dengan al-Qur’an yang secara tegas dan didukung proses sejarah pemeliharaan, pengumpulan dan pembukuan memberi jaminan akan keaslian dan jauh dari intervensi manusia di dalamnya, maka ungkapan Al-Kitab sebagaimana di atas bukanlah suatu jaminan, tetapi lebih merupakan ancaman. Dalam bahasa kitab suci, munculnya pinalti atau hukuman ditujukan kepada suatu realitas yang telah atau akan terjadi. Jaminan di atas bukan kepada keutuhan Al-Kitab, sebaliknya lebih menunjukkan jaminan realitas bahwa Al-Kitab akan dirubah, maka perlu mendapatkan rambu-rambu dan tekanan melalui hukum Tuhan.
    Melalui konsili Al-Kitab telah mengalami banyak perubahan. Hal ini sesuai dengan informasi yang diberikan al-Qur’an bahwa Al-Kitab sebagian itu benar dan sebagian yang mengalami penyimpangan.
    Karena perubahan itu maka tanpa disadari telah menimbulkan sejumlah kontradisksi dalam kandungan Al-Kitab itu sendiri. Ayat satu dengan ayat yang lain bertentangan dan tidak konsisten. Diantara ayat yang kontradiksi itu terdapat dalam masalah khitan atau sunat. Di dalam Kitab Kejadian 17:10-12 Al-Kitab menyatakan: Inilah perjanjian-Ku yang harus kamu pegang, perjanjian antara aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki diantara kamu harus disunat; haruslah dikerut kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.
    Dalam ungkapan kitab kejadian di atas menegaskan akan kewajiban khitan sebagai perjanjian Ibrahim dan keturunannya, termasuk Nabi Musa dan Nabi Isa dengan Tuhan. Tetapi berbeda dengan yang ditemukan dalam ungkapan kitab korintus: Kalau seseorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan jika seseorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat. Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting adalah mentaati hukum-hukum Allah. (Korintus 7: 18-19).
    Dalam redaksi korintus ini tidak menganggap sunat sebagai kewajiban bahkan tidak penting. Kedua redaksi Al-Kitab di atas jauh dari sama maksudnya, malah bertentangan satu dengan yang lain. Sunat hanya salah satu contoh saja dari kontradiksi isi Al-Kitab berkaitan dengan hukum. Kalau kita teliti lebih lanjut akan kita temukan banyak sekali kontradiksi-kontradiksi, tidak saja masalah hukum tetapi juga sejarah, moral bahkan teologi.
    Disamping kontradiksi, sejumlah ayat dalam Al-Kitab menyebutkan banyak kisah yang sulit diterima kebenarannya oleh nalar dan moralitas agama. Sebagaimana dalam Kitab Kejadian 9:20-22 diungkapkan: (Nabi) Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. Setelah ia minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya. Maka Ham, bapa Kanaan itu, melihat aurat ayahnya, lalu diceritakannya kepada kedua saudaranya di luar.
    Kisah yang sama-sama sulit dipahami dengan kaca mata agama juga ditemukan dalam kitab kejadian 19: 30-36 yang berbunyi: Pergilah (Nabi) Lot (Luth) dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya. Kata kakaknya kepada adiknya: Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita. Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, maka masuklah mereka yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya tidak mengetahui kalau ayahnya itu tidur dan ketika ia bangun. Keesokan harinya berkatalah adiknya kepada adiknya: tadi malam aku telah tidur bersama ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita. Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka.
    Begitu juga ketika Al-Kitab dalam Samuel 11: 2-27 mengisahkan skandal seks nabi Daud dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Kisah-kisah di atas sungguh jauh dapat dipahami oleh nalar agama yang memposisikan moralitas para nabi yang maksum dan menjadi cermin bagi umatnya. Bagaimana munkin Tuhan menghinakan nabi-nabinya melalui peristiwa-peristiwa hina itu, sementara mereka adalah agen Tuhan yang sengaja dikirim ke bumi sebagai inspirator peradaban. Ini mustahil terjadi kecuali diorientasikan sebagai fitnah. Sayangnya, itu masuk sebagai bagian dari kitab yang dianggap suci.
    Hal di atas memberi ketegasan betapa telah terjadi perubahan terkait dengan isi Al-Kitab sehingga menimbulkan berbagai tambahan dan pengurangan yang membuka lahirnya kontradiksi-kontradiksi, bahkan fitnah. Karena itu menjadi urgen untuk diteliti dan dikoreksi, kemudian didialogkan kemungkinannya untuk diluruskan kembali agar tidak menyesatkan manusia.

    C.4. Kontradiksi-Kontradiksi Dalam Byble

    Diantara kontradiksi dalam Kitab Perjanjian Lama adalah tentang sejarah Nabi Daud dan Harun. Banyak sekali cerita Daud dan Harun dalam Kitab Perjanjian Lama yang kontradikstif satu dengan yang lain. Beberapa cerita kontradiktif dalam Kitab Perjanjian Lama itu antara lain cerita tentang anak Daud dalam II Samuel 3: 2-3 yang berbeda dengan cerita dalam I Tawarikh 3:1.

    Di Hebron lahirlah bagi Daud anak-anak lelaki. Anak sulungnya ialah Amnon, dari Ahinoam, perempuan Yizreel; anaknya yang kedua ialah Kileab, dari Abigail, bekas isteri Nabal, orang Karmel (II Samuel 3: 2-3).

    Sementara dalam I Tawarikh 3:1 disebutkan:

    Inilah anak-anak Daud yang lahir bagi dia di Hebron; anak sulung ialah Amnon, dari Ahinoam, perempuan Yizreel; anak yang kedua ialah Daniel, dari Abigail, perempuan Karnel. (I Tawarikh 3:1).
    Dalam II Samuel 3: 2-3 disebutkan bahwa anak kedua Daud adalah Kileab sedangkan di I Tawarikh 3:1 menyebutkan anak kedua Daud adalah Daniel.
    Kontradiksi juga ditemukan mengenai sekretaris Daud. Satu pasal mengatakan bahwa sekertaris Daud bernama Seraya, pasal lain menuturkan sekertaris Daud adalah Sausa. Berikut ini dituturkan dalam Kitab Perjanjian Lama:

    Demikianlah Daud telah memerintah atas selurug Israel, dan menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya. Yaob, anak Zeruya, menjadi panglima; Yosafat bin Ahilud menjadi kendaraan negara; Zadok bin Ahitub dan Ahimelekh bin Abyatar menjadi imam; seraya menjadi panitera negara. (II Samuel 8: 15-17).

    Bandingkan dengan pasal berikut ini:

    Demikianlah Daud telah memerintah atas seluruh Israel, dan menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya. Yaob, anak Yeruza, menjadi panglima; Yosafat bin Ahilud menjadi bendahara; Zadok bin Ahitub dan Ahimelekh bin Abyatar menjadi imam; Sausa menjadi panitera. (I Tawarikh 18: 14-16).

    Demikian juga dalam kisah wafatnya Harun penulis telah temukan suatu perbedaan. Salah satu pasal meyebutkan Harun dikubur di Mosera, pasal yang lain menyebutkan bahwa Harun mati di gunung Hor. Berikut ini penuturan kedua pasal itu:

    Maka orang Israel berangkat dari baerot Bene-yaakan ke Mosera; di sanalah Harun mati dan dikuburkan, lalu Eleazar, anaknya, menjadi imam menggantikan dia. (Ulangan 10:6)
    Harun berumur seratus dua puluh tahun ketika ia mati di gunung Hor. (Bilangan 33:39).

    Dalam kontradiksi-kontradiksi di atas mungkinkah dapat disatukan? Adakah kemungkinan bahwa anak kedua Daud memiliki dua nama yaitu Daniel dan Kileab? Bisakah dipahami bahwa sekretaris Daud itu dipanggil dengan dua sebutan yaitu Seraya dan Sausa? Dan mungkinkah juga tempat wafatnya Harun memiliki dua sebutan yaitu Mosera dan Gunung Hor? Kalau toh jawabannya adalah mungkin, mari kita perhatikan satu lagi kontradiksi mengenai jumlah tentara berkuda yang ditawan daud berikut ini.

    Daud menawan dari padanya seribu tujuh ratus orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (II Samuel 8:4).

    Bandingkan dengan I Tawarikh 18:4 berikut ini:

    Daud merebut dari padanya seribu kereta, tujuh ribu orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (I Tawarikh 18:4).

    Yang pertama menyebutkan tawanan Daud itu berjumlah 1.700 orang dan yang kedua berjumlah 7000 orang. Apakah kedua jumlah tawanan dengan angka yang berbeda bahkan nterpaut sangat jauh sekali bisa dipahami sama? Tafsir manapun akan sulit memahami kesamaan jumlah angka itu. Ini sekaligus menegaskan bahwa kontradiksi-kontradiksi yang sebagian telah penulis sebutkan di atas adalah nyata, bukan sekedar perbedaan penyebutan. Kontradiksi-kontradiksi ini membuka peluang dan semangat para pengkaji Kitab Perjanjian Lama untuk melakukan penelitian dan mempertanyakan status keotentikannya sebagai kitab suci. Penemuan ini memberi kesimpulan sementara bahwa Kitab Perjanjian Lama itu bermasalah bila dikatagorikan seluruhnya sebagai kebenaran berstandar kitab suci. Lalu bagaimana kita bersikap terhadap Kitab Perjanjian Lama tersebut? Mengingat bahwa di dalam Kitab Perjanjian Lama sebagian terdapat kebenaran, sebagiannya lagi telah diintervensi oleh tangan-tangan manusia sehingga terjadi perubahan, malah pertentangan. Menemukan fakta seperti ini kita dituntut untuk bersikap kritis dan hati-hati, tidak menerima seluruhnya, tapi juga tidak menolak seluruhnya. Sikap ini telah diajarkan oleh al-Qur’an berikut ini:

    Artinya: “Hai rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, Yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:”Kami telah beriman”, Padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (orang-orang Yahudi itu) Amat suka mendengar (berita-berita) bohong[415] dan Amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu[416]; mereka merobah[417] perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. mereka mengatakan: “Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka) kepada kamu, Maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini Maka hati-hatilah”. Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, Maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada Allah. mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.” (Q.S. Al-Maidah: 41).

    Sikap hati-hati dan kritis adalah keniscayaan dalam menghadapi suatu keraguan terhadap Kitab Perjanjian Lama yang telah bercampur kandungan isinya dengan paham dan pikiran manusia. Kebenaran mutlak wahyu harus secara obyektif dicari sebelum menjadi jelas untuk kemudian diambil sebagai rujukan.
    Tidak saja kita temukan kontradiksi-kontradiksi di dalam Kitab Perjanjian Lama, Kitab Perjanjian Baru juga memiliki nasib yang sama. Intervensi manusia hadir dan melakukan perubahan, bahkan pemalsuan di dalamnya. Kontradiksi-kontradiksi itu dapat kita temukan di banyak tempat diantaranya mengenai kelahiran Isa. Ada yang menyebutkan bahwa kelahiran Isa (Yesus) itu pada zaman Herodes, ada juga ditemukan kelahiran Isa (Yesus) itu pada zaman Kaisar Agustus. Berikut ini penuturan keduanya dalam Kitab Perjanjian Baru:

    Sesudah Yesus dilahirkan di Bethlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem. (Matius 2:1).
    Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia…Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. (Lukas 2:1-7).

    Injil Matius menyebutkan bahwa Isa lahir pada zaman Herodes dan Injil Lukas menulis kelahiran Isa pada zaman Kaisar Agustus. Keduanya, yaitu Herodes dan Kaisar Agustus hidup dalam rentang waktu yang cukup jauh. Herodes hidup tahun 73/74 SM, sedangkan Kaisar Agustus memiliki sensus tentang kelahiran Isa tahun 7 M. Kontradiksi ini sangat serius tidak saja karena disebutkan dan menjadi bagian dari Injil, lebih dari itu kelahiran Isa merupakan titik sentral lahirnya suatu dogma keagamaan bagi agama Kristiani.
    Selain kontradiksi menyangkut kelahiran, kontradiksi juga ditemukan di dalam Injil terkait dengan penangkapan, penyaliban dan kematian Isa. Berikut ini penulis sajikan kronologi proses penangkapan Isa sampai penyalibannya sebagaimana tertuang dalam Injil.
    “Maka ia maju sedikit, lalu sujud dan berdo’a, katanya: “Ya Bapaku, kalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini dari padaku, tetapi janganlah apa yang aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.” (Matius 14:36).
    “Ya Bapaku, jikalau Engkau mau, ambilah cawan ini dari padaku; tetapi bukanlah kehendakku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi”. (Lukas 22:42).

    Kedua ungkapan Injil Matius dan Lukas di atas, meski dengan perbedaan redaksi yang mencolok, secara substansi memiliki kesamaan cerita bahwa Isa berdo’a sebelum ditangkap oleh tentara Roma. Dalam do’a Isa pasrah atas keputusan dan kehendak Bapa. Otoritas takdirnya diserahkan sepenuhnya kepada Bapa. Coba bandingkan dengan ungkapan Injil Yohanes berikut ini:

    “Sekarang jiwaku terharu dan apakah yang akan kukatakan? Bapa, selamatkanlah aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah aku datang ke dalam saat ini”. (Yohanes 12:27).
    “Hatiku cemas; apa yang harus kukatakan sekarang? Haruskah aku mengatakan, Bapa, lupakanlah aku dari saat ini? Tetapi justru untuk mengalami saat penderitaan inilah aku datang”. (Yohanes 12:27; BISLAI 1985).

    Kedua ungkapan dalam Injil Yohanes di atas Isa menegaskan takdirnya untuk datang mengambil resiko penderitaan tanpa berkonsultasi, berdo’a atau menyerahkan masalahnya kepada Bapa. Dengan rasa haru Isa seolah menemukan kesempatan yang tepat untuk menyambut penderitaan. Jika dibandingkan dengan ungkapan Injil Matius dan Lukas sebelumnya, maka apa yang disebutkan dalam Injil Yohanes ini jauh dari bersinerji. Lalu mana yang benar diantara keduanya? Hal ini diperlukan penelitian lebih lanjut dan lebih teliti lagi. Yang jelas tidak mungkin kedua-duanya benar. Malah sebaliknya, kedua-duanya ada kemungkinan untuk salah.
    Kontradiksi juga ditemukan dalam kaitanya dengan penangkapan Isa. Berikut ini Injil menuturkan:

    “Orang yang menyerahkan Yesus telah memberitahukan tanda ini kepada mereka:”orang yang akan kucium, itulah Yesus, tangkaplah dia.” Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi,” lalu mencium dia. Tetapi Yesus berkata kepadanya: ”Hai teman, untuk itukah engkau datang?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkapnya”.(Matius 26: 48-50).
    “Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, sedang muridnya yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk menciumnya. Maka kata Yesus kepadanya: “Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak manusia dengan ciuman?”.(Lukas 22: 47-48).

    Dalam Injil Matius dan Lukas, keduanya menyebutkan bahwa sebelum peristiwa penangkapan Isa dicium lebih dahulu oleh Yudas, salah satu dari dua belas murid Isa. Ciuman ini dijadikan tanda bahwa orang itu adalah Isa yang sedang dicari dan akan ditangkap oleh tentara Romawi. Mari kita bandingkan dengan redaksi Injil lain berikut ini:

    “Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata. Maka Yesus yang tahu semua yang akan menimpa dirinya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: “Siapakah yang kamu cari?” Jawab mereka:”Yesus dari Nazarett.” Katanya kepada mereka: “Akulah dia.” Yudas yang menghianati dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka. Ketika ia berkata kepada mereka: “Akulah dia,” mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. Maka ia bertanya pula:”Siapakah yang kamu cari?” Kata mereka:”Yesus dari Nazaret.” Jawab Yesus:”Telah kukatakan kepadamu, akulah dia. Jika aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi.” Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakannya:”Dari mereka yang Engkau serahkan kepadaku, tidak seorangpun yang kubiarkan binasa. Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus. Kata Yesus kepada Petrus:”Sarungkan pedangmu itu; bukankah aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepadaku?” Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan membelenggu dia.” (Yohanes 18: 3-12)

    Injil Yohanes di atas menjelaskan bahwa penangkapan Isa telah ditunggu olehnya. Isa sudah siap untuk memenuhi penangkapan itu. Sedangkan Injil Matius dan Lukas lebih menonjolkan sisi penghianatan Yudas dengan adegan ciuman tersebut. Ini sungguh beda. Perbedaan ini sulit untuk dicari titik temunya. Satu peristiwa tapi beda versinya.
    Kontradiksi selanjutnya ditemukan berkaitan dengan memikul salib. Berikut ini penuturannya dalam Injil:

    “Sambil memikul salibnya ia (Yesus) pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.”(Yohanes 19:17).
    “Yesus keluar dengan memikul sendiri salibnya ke tempat yang bernama “Tempat Tengkorak (Di dalam bahasa Ibrani disebut Golgota)”. (Yohanes 19:17, BIS-LAI 1985).
    Injil Yohanes di atas mengungkapkan bahwa setelah Isa ditangkap, Isa langsung disalib dan berjalan membawa salibnya ke Tempat Tengkorak atau Golgota. Coba bandingkan dengan ungkapan Injil lain berikut ini:
    “Sesudah mengolok-olokkan dia, mereka menanggalkan jubah itu dari padanya dan mengenakan pula pakaiannya kepadanya. Kemudian mereka membawa dia ke luar untuk disalibkan. Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.” (Matius 27:31-32).
    “Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.”(Markus 15:21).
    “Ketika mereka membawa Yesus, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib itu di atas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus.”(Lukas 23:26).

    Matius, markus dan Lukas menyebutkan dalam Injil mereka bahwa Isa tidak membawa salibnya sendiri, tetapi Simon, orang dari Kirenelah yang membawanya. Berbeda dengan apa yang diungkapkan dalam Injil Yohanes sebelumnya bahwa yang Isalah yang membawa salib itu.
    Kontradiksi-kontradiksi dalam Injil masih banyak lagi untuk bisa ditemukan, tidak saja perbedaan redaksional, terlebih lagi adalah perbedaan secara substansial. Hal ini perlu kaijian lebih dalam. Dalam buka ini pengungkapan hanya bertujuan untuk mempertegas kesimpulan bahwa Al-Kitab adalah kitab suci yang sarat dengan problem internal sehingga sulit memenuhi kriteria sebagai kitab suci karena tidak memenuhi persyaratan otentisitas.

    D. Penutup

    Dari uraian di atas kita dapat memperoleh pemahaman bahwa Al-Kitab atau Byble yang ada sekarang ini yang sarat intervensi manusia, tidak memenuhi kriteria sebagai obyek iman umat Islam. Begitu banyak telah terjadi perubahan dari kitab aslinya yakni Taurat dan Injil. Perubahan inilah yang menggeser status nilai dari pedoman hidup menjadi obyek ilmiah yang secara bebas dibenarkan untuk melontarkan kritik, selama itu dilakukan dengan cara yang baik, sopan, adil dan obyektif. Meski demikian, tidak berarti seluruh isi Al-Kitab salah. Sisi benar dan baiknya dapat menjadi referensi keimanan dan menjadi bagian dari sebuah nasehat. Namun buku ini membatasi pada kajian Al-kitab yang oleh al-Qur’an dianggap keliru dan menyimpang serta tidak mendasar secara logika dan bertentangan dengan bukti-bukti historis. Sebagaimana secara cukup memadai dijelaskan di atas bahwa penyimpangan itu terkait masalah aqidah, syari’at dan sejarah. Dalam masalah-masalah yang jelas kekeliruannya menurut al-Qur’an tersebut menjadi daerah terlarang bagi umat Islam untuk mengimaninya dan berkewajiban untuk saling mengingatkan atas kebenaran dengan sebijak mungkin. Ini menjadi bagian dari tugas dakwah. Akan tetapi menjadi prinsip yang harus dipegang dalam Islam, betapapun kita tahu akan banyak kekeliruan di dalam Al-Kitab yang disertakan pada kita keharusan berdakwah, tidak dihalalkan bagi kita menghina dan membenci para pemeluk Kristiani, serta mencabut sikap toleran dalam hidup kita. Betapapun kita tidak menerima sebagian kandungan Al-Kitab sebagai kebenaran yang diimani, toleransi harus selalu ditawarkan sebagai bagian dari ukhuwah insaniyah. Islam adalah rahmat. Bagaimana rahmat ini dapat dirasakan oleh semua manusia dengan sikap toleran yang kita usung dan kita tawarkan kepada semua manusia tanpa merubah substansi keimanan yang kita miliki.

  80. Jengglot said

    fixiau said
    20/05/2015 pada 07:35
    Bingung aku !!

    @Fixiau
    Begitu saja bingung.
    Kamu akan semakin bingung, jika ada 3 Tuhannya tapi ngakunya 1
    Semacam Three in One, gitu loh.

  81. fixiau said

    @ para penonton.

    Lu jangan kebanyakan BACOT !!! Tanpa ada karya sedikitpun.
    dari ocehan lu semua , lu cuma bisa menyalahkan sesuai kemauan lu saja.
    Sementara pernyataan2 gue tantang NGIBULLnya quran tak ada yg lu tanggapi.

    * Lu ngaku pernah belajar Geologi, tidak tahu mana “Lempeng Tektonik”, mana “Ring of Fire”,

    * Ngaku islam tapi tidak tahu “setan diiket di bulan ramadhan”.

    * Bahas LEBAH MAKAN BUAH tidak bisa.
    * Bahas BUMI DITANTAPI GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG tidak bisa.

    * Bahas As BABON nuzul q 33;50-51 juga tidak bisa.

    DIKADALIN ARAB SIH LU.

  82. Ujang said

    Ahmad Muzzaki. said

    Al-Qur’an adalah kitab suci terakhir yang berfungsi sebagai penyempurna dan sekaligus sebagai korektor terhadap perubahan pada kitab suci sebelumnya, akibat dari masuknya otoritas manusia ke dalam kesucian Al-Kitab. Hal ini ditegaskan oleh Allah dalam al-Qur’an:
    ———————————————————————

    ===============================================

    Al-Quran yang mana bro ? yang terakhir dan sempurna.
    Qurannya SUNNI , SHYIAH, AHMADYAH, WAHABI, atau yang mana ?
    Kan banyak versi , saling MENGKAFIRKAN saling BUNUH juga.
    Saling BOM masjid pula.
    Yang mana bro??

    ====================================================

    Artinya: “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S.Al-Baqarah:79)
    ——————————————————————————

    =============================================================

    Lho.. bukannya quran ditulis tangan juga, bukan dijatuhkan dari langit bukan?
    Dititip lewat jibril, yang dituju muhammad yang BUTA HURUF , ditulis oleh
    anak buahnya , berserakan lagi, ditulis diatas kulit kayu ,daun, dll.
    Kok wahyu penting begini diturunkan secara serampangan begitu??

    Allohnya ngaku mau menjaga keasliannya , kok ternyata tidak mampu menjaga
    keasliannya , malah banyak versi , banyak mazhab, saling mengkafirkan, saling bom begitu?

    Mana ada Agama lain KACAU BALAU begini?

    Baru dua soal saja sudah kelihatan NGIBULL

    DIKADALIN ARAB SIH ENTE.

    ===============================================

  83. Ahmad muzaki said

    Fakta 1.
    IBLIS gila disembah

    Matius 4:8-9
    Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya:”Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”
    Pernyataan Muhammad yang mengindikasikan Awlohnya GILA DISEMBAH seperti karakter Iblis di atas:

    Hadist Sahih Muslim Jilid 3 Nomor 4360
    “Ya Allah, capailah untuk aku apa yang Engkau telah menjanjikan aku ! Ya Allah, bawalah apa yang Engkau telah janjikan dulu, Ya Allah! Jika kumpulan Muslim yang kecil ini terhapus, Engkau tidak akan disembah di Bumi ini.”

    Hadist Sahih Bukhari Vol 9, Book 93. Hadith 579
    Diriwayatkan oleh Abu Dharr : Nabi berkata, Jibril datang padaku dan memberi aku kabar baik bahwa siapa saja yang mati tanpa menyembah apapun selain Allah akan masuk surga. Aku bertanya (pada Jibril),”Walaupun dia mencuri, walaupun dia berzinah?” Dia menjawab, “(Ya), Walaupun dia mencuri, dan walaupun dia berzinah.”
    Ayat-ayat Alquran yg dimaksudkan sebagai perkataan/permintaan Awloh agar dirinya disembah:

    QS 20:14
    “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Akudan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.”

    QS 21:92
    “Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.”

    Fakta 2.
    IBLIS akan memberi kita HARTA BENDA DUNIA bila kita SUJUD MENYEMBAHNYA

    Matius 4:8-9
    Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya:”Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”
    Muhammad mengaku bahwa dirinya telah menerima KUNCI-KUNCI HARTA BENDA DUNIA di tangannya:

    Hadis Sahih Muslim, Book 004, Number 1066:
    Abu Huraira melaporkan: Rasul Allah berkata aku telah dibantu teror (dalam hati musuhnya); aku telah menerima firman2 yang pendek tapi jelas artinya, dan ketika aku tidur aku diberikan kunci2 harta benda dunia yang diletakkan di tanganku.

    Dengan pernyataannya itu mengindikasikan bahwa Muhammad telah SUJUD MENYEMBAH Iblis, sehingga HARTA BENDA DUNIA dikaruniakan kepadanya, sebagaimana janji Iblis kepada Isa Almasih.

    Pernyataan Awloh yang serupa seperti iming-iming Iblis dalam Matius 4:8-9

    QS 29:56
    “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, makasembahlah Aku saja.”

    Fakta 3.
    IBLIS membenci umat Yahudi dan umat Kristen

    Wahyu 12:17
    Maka marahlah naga itu (=IBLIS) kepada perempuan itu (=Umat Israel), lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus (=orang-orang Kristen).
    Perkataan Awloh dan Muhammad yg mengindikasikan KEBENCIAN yang mendalam terhadap kedua umat itu:

    QS 98:6
    ”Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab (=Yahudi & Nasrani) dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu seburuk-buruk makhluk.”

    QS 8:55
    Sesungguhnya binatang yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

    Nabi Muhammad saw juga bersabda: “Demi Dzat yang menguasai jiwa Muhammad, tidak ada seorang pun baik Yahudi maupun Nashrani yang mendengar tentang diriku dari Umat Islam ini, kemudian ia mati dan tidak beriman terhadap ajaran yang aku bawa kecuali ia akan menjadi penghuni neraka.” (HR Muslim)

    Fakta 4.
    IBLIS menggerakkan manusia sebagai tentaranya untuk memerangi umat Yahudi dan umat Kristen

    Wahyu 12:17
    Maka marahlah naga itu (=IBLIS) kepada perempuan itu (=Umat Israel), lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus (=orang-orang Kristen).

    Wahyu 20:8-9
    dan ia (=Iblis) akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut. Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu.
    Pernyataan Muhammad yang SELARAS dengan NUBUAT tentang apa yang akan dilakukan Iblis di akhir zaman nanti:

    Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
    Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Kiamat tidak akan terjadi sebelum kaum muslimin memerangi orang-orang Yahudi, lalu kaum muslimin dapat mengalahkan (membunuh) mereka, sampai-sampai seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon lalu batu dan pohon itu berseru: Hai orang muslim, hai hamba Allah, ini seorang Yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah dia! Kecuali pohon gharqad (sejenis pohon cemara atau pohon berduri), karena pohon itu adalah pohon orang Yahudi

    Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
    Dari Nabi saw. bersabda: Kamu sekalian pasti akan memerangi orang-orang Yahudi, lalu kamu akan membunuh mereka, sehingga batu berkata: Hai muslim, ini orang Yahudi, kemari dan bunuhlah dia!
    Perintah-perintah Awloh dalam Alquran yang SATU PIKIRAN dengan PIKIRAN IBLIS, yaitu menjadikan manusia sebagai jongos-jongosnya untuk memerangi umat lain:

    QS 2:216.
    Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.

    QS 9:14
    Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,

    QS 9:29
    Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Islam), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

    QS 9:123
    Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

    QS 2:191
    Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu; dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

    QS 4:89
    Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,

    QS 4:91
    Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman daripada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun ke dalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dimana saja kamu menemui mereka, dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka.

    QS 8:12
    Ingatlah, ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yg telah beriman”. Kelak aku akan jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka PENGGALLAH KEPALA MEREKA dan PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA

    QS 3:56
    Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.

    QS 9:39
    Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

    QS 48:29
    Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.

    Fakta 5.
    IBLIS adalah RAJA PENDUSTA

    Yohanes 8:44
    Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia (=Iblis) adalah pendusta dan bapa segala dusta.
    Pengakuan Awloh sendiri bahwa dia adalah SANG RAJA DUSTA (=KHAIRU MAKERIIN):

    QS 8:30. Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah adalah Pembuat Tipu Daya yang Paling Lihai.

    QS 3:54. Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah adalah pembuat tipu daya yang paling lihai.

    Bagaimana? DAHSYAT, bukan?
    Ternyata dari INJIL terungkap bahwa yang disembah Muhammad itu sebenarnya adalah IBLIS.

    Dan ini lagi,
    DALAM ALQURAN: IBLIS & AWLOH adalah SAMA SAJA

    Karena Awloh itu IBLIS, maka tidak mengherankan, mengapa di dalam Quran, KARAKTER IBLIS dan KARAKTER AWLOH sangat serupa dan tidak ada perbedaannya.

    SEBAGAI PENYESAT

    Kata-kata Iblis:

    QS 15:39. Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku (=Iblis) akan menyesatkan mereka semuanya

    QS 38:82. Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku (=Iblis) akan menyesatkan mereka semuanya,

    Kata-kata Awloh:

    QS 47:1. Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka

    QS 40:74. (yang kamu sembah) selain Allah?” Mereka menjawab: “Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu.” Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir.

    QS 40:34. Dan sesungguhnya telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan, tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika dia meninggal, kamu berkata: “Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu.

    MARAH KALAU DIPERSEKUTUKAN

    Kata-kata Iblis:

    QS 14:22
    Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku (=Syaitan/Iblis) tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.

    Kata-kata Awloh:

    QS 22:26
    Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku’ dan sujud.

    QS 4:116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.

    MENIMBULKAN PERMUSUHAN & KEBENCIAN DI ANTARA MANUSIA

    Iblis:

    QS 5:91
    Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

    Kata-kata Awloh:

    QS 5:14
    Dan di antara orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani”, ada yang telah Kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami (=Awloh) timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang selalu mereka kerjakan.

    QS 5:64
    Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. DanKami (=Awloh) telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.

    MEMBUAT KEMAKSIATAN

    Kata-kata Iblis:

    QS 15:39
    Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku (=Iblis) akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,

    Kata-kata Awloh:

    QS 19:83
    Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?

    Dan ini yang paling dahsyat, sebuah pernyataan langsung dari bibir Muhammad bagaimana caranya dia menerima wahyu:

    Sahih Bukhari Volume 1, Book 1, Number 2:
    Dikisahkan ‘Aisha:
    Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasul Allah, “O Rasul Allah! Bagaimana caranya inspirasi illahi diturunkan padamu?” Rasul Allah menjawab, “Kadang2 terasa seperti deringan BEL (lonceng), inspirasi seperti ini adalah yang paling kuat terasa dibandingkan inspirasi yang lain … ”

    Ini komentar Muhammad tentang bel:

    Sahih Muslim Book 024, Number 5279:
    Abu Huraira mengisahkan bahwa Rasul Allah berkata, “Bel adalah alat musik setan.”

    Sunan Abu Dawud, Book 34, Number 4218
    Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab:
    Ibn az-Zubayr berkata bahwa seorang wanita langganannya membawa anak perempuan az-Zubayr kepada Umar ibn al-Khattab dan dia mengenakan bel di kakinya. Umar memotongnya (bell itu) dan berkata bahwa dia mendengar Rasul Allah berkata: Terdapat setan di setiap bell.

    Dengan membaca pernyataan Muhammad sendiri mengenai bel, jadi siapa sebenarnya yang telah memberinya WAHYU?

    Fakta-fakta di atas baru sebagian fakta saja. Dari banyak fakta yang ada, terbukti sudah bahwa yang disembah Muhammad sesungguhnya bukanlah TUHAN.
    Yang disembah Muhammad sesungguhnya adalah IBLIS.
    Iblis itulah yg menggunakan Nickname “ALLOH” di dalam Alquran.

    Kita tidak perlu ragu lagi dalam memastikan ini, karena SUDAH PASTI, awloh adalah IBLIS. Fakta-fakta di atas merupakan JAWABAN kenapa muslim yg taat kepada Awloh menjadi JAHAT & BERINGAS.

    Kalau kita masih ragu dengan kenyataan bahwa AWLOH itu sebenarnya adalah IBLIS,
    Coba tanyakan ini sebagai penalaranmu:
    Jika sekiranya Awloh bukan Iblis, kenapa muslim semakin taat kepadanya, bukannya tambah pintar, baik dan bermoral, tapi malah tambah go-blok, jahat, beringas dan tidak bermoral?

  84. Para Penonton said

    Fixiau alias Kemin alias Ujang (d/h Desi) said
    21/05/2015 pada 07:31

    Lu jangan kebanyakan BACOT !!! Tanpa ada karya sedikitpun.
    dari ocehan lu semua , lu cuma bisa menyalahkan sesuai kemauan lu saja.
    Sementara pernyataan2 gue tantang NGIBULLnya quran tak ada yg lu tanggapi.

    * Lu ngaku pernah belajar Geologi, tidak tahu mana “Lempeng Tektonik”, mana “Ring of Fire”,
    * Ngaku islam tapi tidak tahu “setan diiket di bulan ramadhan”.
    * Bahas LEBAH MAKAN BUAH tidak bisa.
    * Bahas BUMI DITANTAPI GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG tidak bisa.
    * Bahas As BABON nuzul q 33;50-51 juga tidak bisa.

    DIKADALIN ARAB SIH LU.
    _____________

    Gue itu punya prinsip, kagak demen pindah topik kalau blm tuntas.
    Terserah elo mau ngoceh atau jungkir balik atau merengek-rengek atau ape-lah.
    Emang gue pikirin..!

    Soal Lempeng Tektonik dan Ring of Fire, sdh gue jelasin berikut alasan & contohnye.
    Intinya jelas, gue tdk mempersamakan Lempeng Tektonik dg Ring of Fire.
    Faktanya elo kagak mau terima-kan, ya udah. Trus mau diapain.
    Tapi secara prinsip gue sdh kupas topik utamanye, antara laen :
    1. Manfaat Gunung secara fisik.
    2. “Dimana Ada Gunung Disitu Sering Bumi Berguncang”, adalah Full Ngibul.

    Sekarang liat yg laen, gimana siih… kualitas karya elo yg disebut makalah…?
    Makalah yg elo banggain itu, kagak lebih cuman kliping-an doang.
    Kalimat-kalimat yg elo “masukin” ke makalah, terdapat pada :
    http://www.academia.edu/5620362/Gempa_bumi_adalah_getaran_atau_guncangan_yang_terjadi_di_permukaan_bumi_akibat_pelepasan_energi_dari_dalam_secara_tiba
    http://belajarilmugeografi.blogspot.com/2013/04/mengurai-proses-terjadinya-gempa-bumi.html
    http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_susulan
    Dan masih banyak lagi…

    Sumber yg gue sebut diatas itu, semua pade kasih tema ttg “Gempa”.
    Elo aje yg kreatip nempeli Judul : “Dimana Ada Gunung Disitu Bumi Sering Berguncang”.

    Supaya tambah meyakinkan, elo sisipi kalimat (lihat tanda =>) pd bag. Kesimpulan & Saran :
    Kesimpulan : 1…s/d 4..
    5. Gempa bumi paling sering terjadi di kawasan yang banyak terdapat Gunung Api . terutama kawasan cincin api (Ring of Fire)
    => Jadi kesimpulannya DIMANA ADA GUNUNG DISITU BUMI SERING BERGUNCANG”.

    B. Saran
    * Pembaca diharapkan mampu memahami pengertian dari gempa bumi
    * Pembaca diharapkan mampu mengetahui proses terjadinya Gempa bumi
    * Pembaca diharapkan mampu memahami dampak dari gempa bumi
    => * Pembaca diharapkan mengetahui bahwa dimana ada gunung disitu sering ada GEMPA BUMI.

    Inga’… inga’… ting…
    – Salah buesar kalo gue yang DIKADALI Arab, yg bener itu elo-lah yg coba-coba KADALI gue.
    – Salah buesar kalo gue yang DIKIBULI Arab, yg bener itu elo-lah yg coba-coba KIBULI gue.

    Catatan (Tayang Ulang) :
    – Setelah gue renungin lagi, emang elo itu udah tdk layak diajak ber-DEBAT tapi lebih layak diajak ber-OBAT.
    – Di Kabarnet ini sptnya tinggal gue yg masih care ngajak elo debat, mungkin muslim laen pada MUAK ame elo.

    Xiieee….. Xiieee…. Xiieee….

  85. kemin said

    @ para penonton

    Ini dialog religi kong!!
    bukan dialog GEOLOGI.

    Yang gua tanya mana bahasan lu tentang religi.
    seperti yg gue tanya diatas

    AYOO BISAAA????

  86. Paulus said

    Kalau bahasa Indonesia, mau jatuh arah kemanapun tetap dengan kata JATUH, begitu pula bahasa Ingris FALL. Bahasa Jawa mempuyai sebutan dllm menerangkan jatuh dari berbagai sudut.
    Jatuh ke belakang : NGGEBLAK
    Jatuh kedepan : NYUNGSEP
    Jatuh dari atas : CEBLOK
    Jatuh terlempar : NJUNGKEL
    Jatuh karena tersandung : KEJLUNGUP
    Jatuh terus meluncur : NDLOSOR.

    Selain itu bahasa Jawa juga mempunyai sebutan untuk nama Anak Binatang.
    Anak Ayam : KUTHUK, Anak Bebek : MERI,
    Anak Kerbau : GUDEL, Anak Sapi : PEDHET,
    Anak Kambing : CEMPE, Anak Kuda : BELO,
    Anak Gajah : BLEDUG, Anak Cecak : SAWIYAH,
    Anak Tikus : CINDIL, Anak Anjing : KIRIK,
    Anak Burung : PIYIK, Anak Angsa : BLENGUR
    Anak Babi : GENJIK sedangkan Anak Celeng (Babi Hutan) : KEMIN

    Semoga bemanfaat

  87. kemin said

    Inga’… inga’… ting…
    – Salah buesar kalo gue yang DIKADALI Arab, yg bener itu elo-lah yg coba-coba KADALI gue.
    – Salah buesar kalo gue yang DIKIBULI Arab, yg bener itu elo-lah yg coba-coba KIBULI gue.
    ———————————–

    =================================

    Ahh…… lu gak lihat ya negara2 yg sudah sukses dikadalin ARAB
    LIHAT TUH PARA PENGUNGSI berhamburan dari negara2 jajahan ARAB.

    ========================================

    Catatan (Tayang Ulang) :
    – Setelah gue renungin lagi, emang elo itu udah tdk layak diajak ber-DEBAT tapi lebih layak diajak ber-OBAT.
    ——————————————————————

    =============================================

    Bukan gak layak , malah lu yg selalu menghindar dari masalah AGAMAMU sendiri
    mana lu berani membahas tentang ayat2 yg gue ajukan ke elu.
    sementara kafir selalu kesatria menjawab pertanyaan lu lu pade.

    ========================================================

    – Di Kabarnet ini sptnya tinggal gue yg masih care ngajak elo debat, mungkin muslim laen pada MUAK ame elo.

    Xiieee….. Xiieee…. Xiieee….
    ———————————————————————————

    Bukan muak, kebanyakan mereka ngacir setelah ditunjukkan bukti2 QURAN NGIBULL.dan nabinya CABULLL.

    DIKIBULIN & DIKADALIN ARAB SIH ….

  88. Para Penonton said

    KEMIN said
    17/04/2015 pada 18:51GUE BILANG APA???
    DIMANA ADA GUNUNG “JUSTRU” DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.

    kemin said
    08/05/2015 pada 19:54
    GUOBLUOKK..
    (KEBANYAKAN MAKAN BAKSO CELENG OPLOSAN)

    kemin said
    26/05/2015 pada 07:39
    Ini dialog religi kong!!
    bukan dialog GEOLOGI.
    Yang gua tanya mana bahasan lu tentang religi.
    seperti yg gue tanya diatas
    AYOO BISAAA????
    _______________

    GUOBLUOKK, KEBANYAKAN MAKAN BAKSO “CELENG” OPLOSAN..?
    Hua… Hua…. Hahaha…….. Hahahahahahahaa……

    Ntuh liat ape yg dibilang Paulus (26/05/2015 pada 21:59),
    “Anak Celeng (Babi Hutan) : KEMIN”.

    Gue pertama kagak percaya.
    Setelah gue liat di beberapa sumber ternyata benar ape yg dibilang Paulus, bahwa si Kemin itu Anaknya Celeng..!
    Kagak heran kelakuannye kayak gitu…!
    Awas lo, kalau macem-macem gue oplos pake formalin…!
    Hua… Hua…. Hahaha…….. Hahahahahahahaa……

    Baek-lah, gue coba serius dikit walau dg sedikit perut mules krn ngakak.
    Perhatiin jangan OOT.
    Ketika sdr. @Logika nerangin ttg QS. An-Nahl: 15, elo-kan kagak mau percaya lantas elo ngebantah, inget kagak..?
    Supaye tdk pikun gue copas bantahan elo :

    …..
    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG ..

    KEMIN said
    17/04/2015 pada 18:51
    GUE BILANG APA???
    DIMANA ADA GUNUNG “JUSTRU” DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    …..

    Berkaitan dg tema “Dialog Religi”, elo pikir emangnye isi bantahan elo diatas itu ada kaitannye dg nilai-nilai “Religi”..? ataukah mempunyai nilai “Ilmiah”-nya, hah…?
    Padahal bantahan2 elo pun juga sama sekali TIDAK ada unsur ilmiah.
    Sesuaii kajian dan ulasan dg tetep berpedoman dari berbagai sumber (termasuk sumber yg elo postingin-pun), terbukti bahwa “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Sering Bumi Berguncang”, adalah KIBULAN.

    Karena sdh kepepet, panik, tdk bisa berkutik tapi mau NGACIR kepalang tanggung, akhirnya elo coba-coba ngalihin perhatian alias MELENG.
    Taktiknye bikin pernyataan, “Ini dialog religi kong!! bukan dialog GEOLOGI.”
    Nah… akibatnya malah semakin menambah daftar panjang ke-BODOH-an saja..

    Dah gini aja, elo ingin ganti topik…?
    Kalau emang gitu, yaa udah elo kagak usah muter-muter cari alasan kesana-kemari sampek pontang-panting, jungkir balik, merengek-rengek dan mengiba bahkan sampek kibul sana kibul atau kadal sana kadal sini segala.

    Solusinye simpel, akui saja bahwa “DIMANA ADA GUNUNG JUSTRU DISITU SERING BUMI BERGUNCANG” adalah KELIRU.
    Kemudian debat gunung-gunungan, gue anggep selesai…!
    Elo inget-inget lagi, gue KAGAK demen pindah topik kalau belum tuntas.

    Selama elo kagak bisa nunjukin argumentasi yg berbobot, gue anggep elo LOW-BATT.
    Debat memble kayak gini kalau diterusin malah buang-buang energi, waktu dan pikiran.
    Lagian semua udah pade kagak percaya, elo-lah si Tukang KIBUL alias Tukang KADAL.

    Elo sudah paham…?
    Betul nih, sudah paham…?
    Kalau urusan ini tuntas boleh-lah ngomongin “topik yg laen”, oke..?
    Nah sekarang step selanjutnya, tinggal elo setuju atau tidak.

    Tapi sebelum ngejawab TIDAK setuju, elo pertimbangkan secara seksama sebab rekam jejak elo masih dicatat (s/d hari ini)
    => Etungan 72/73 x 100 % kagak bener
    => Ngaku guru bahasa indonesia tapi kagak bisa berbahasa Indonesia dg bener
    => Nulis asbabun aje kagak becus, masih aja ngeles dan ngeyel.
    => Ngebuat ilustrasi akal-akalan, Hakim memutuskan denda bagi pengguna narkoba.
    => Lebih meng-GELI-kan bilang “gue ITB” tapi tdk bisa bedain antara “Mata Kuliah dg Jurusan”.
    => Sok-sokan berteori : “DIMANA Ada Gunung Disitu Justru SERING Bumi Berguncang” tapi kagak bisa buat alasan secara konkrit dan nyata.
    => Nyombongin bikin makalah ttg GUNUNG, ee… eh… ternyata Judul dg Isi kagak nyambung. Setelah ditelusuri ternyata isinya cuman kliping-an alias oplosan doang.
    => Ngaku ITB, ternyata tdk tahu makna kata keterangan di depan benda, disangka “Aktifitas G. Merapi” = “G. Merapi”, ini-kan KONYOL

    Catatan :
    1. Biarpun gue dibilang muka BADAK-lah, penjual bakso CELENG oplosan-lah, BEGOK-lah, OON-lah dll gue TETEP semangat. Tapi setelah tau nama “Kemin” itu sebutan Anak Celeng, gue menjadi kagak selera berdebat.
    2. Gue pikir, elo udah tidak layak diajak ber-DEBAT tapi lebih layak diajak ber-OBAT.
    3. Di Kabarnet ini sptnya tinggal gue yg masih care ngajak elo debat, semua muslim pade NGACIR krn pada MUAK ame elo.
    4. Berdebat ttg hal-hal yg bersifat umum, otak elo sering BUNTU. Gimana kalau debat ttg agama…?

    Dasar Kemiiin…………….!
    Xiieee….. Xiieee… Xieee…

  89. kemin said

    @ Para penonton.

    LU kok ngomong ngalor ngidul gak jelas ..

    Mana MAKALAH lu ????

    Tentang ” BUMI DIPASANGIN GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG”??

    GUE sudah layani tantangan lu bikin makalah.
    Sekarang giliran lu , mana makalahnya???

    BUKTIKAN !! KALAU LU PERNAH SEKOLAH.!!!!!

  90. kemin said

    Para Penonton said
    27/05/2015 pada 16:51

    KEMIN said
    17/04/2015 pada 18:51GUE BILANG APA???
    DIMANA ADA GUNUNG “JUSTRU” DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    ——————————————————

    ==========================

    MENURUT QURAN BUMI DITANCEPIN GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG.
    COBA BIKIN MAKALAHNYA !! AYOO BISA???

    ==================================================

    kemin said
    08/05/2015 pada 19:54
    GUOBLUOKK..
    (KEBANYAKAN MAKAN BAKSO CELENG OPLOSAN)
    —————

    ===========
    PAS ITULAH LU, MAKANYA JNGAN KEBANYAKAN.
    =======================

    kemin said
    26/05/2015 pada 07:39
    Ini dialog religi kong!!
    bukan dialog GEOLOGI.
    Yang gua tanya mana bahasan lu tentang religi.
    seperti yg gue tanya diatas
    AYOO BISAAA????
    _______________

    GUOBLUOKK, KEBANYAKAN MAKAN BAKSO “CELENG” OPLOSAN..?
    Hua… Hua…. Hahaha…….. Hahahahahahahaa……
    ———————————–

    ====================

    WAH KETAWANYA PERSIS KAYAK HABIS MAKAN BAKSO CELENG OPLOSAN.
    =====================

    Ntuh liat ape yg dibilang Paulus (26/05/2015 pada 21:59),
    “Anak Celeng (Babi Hutan) : KEMIN”.
    ————–

    ====================================
    OK GUE ANAK CELENG , LU COCOKNYA ANJING .
    ===============================================

    Gue pertama kagak percaya.
    Setelah gue liat di beberapa sumber ternyata benar ape yg dibilang Paulus, bahwa si Kemin itu Anaknya Celeng..!
    Kagak heran kelakuannye kayak gitu…!
    Awas lo, kalau macem-macem gue oplos pake formalin…!
    Hua… Hua…. Hahaha…….. Hahahahahahahaa……
    ———————————————————–

    ======================
    KELAKUAN LU JUGA , PERSIS ANJING.
    =================================

    Baek-lah, gue coba serius dikit walau dg sedikit perut mules krn ngakak.
    Perhatiin jangan OOT.
    Ketika sdr. @Logika nerangin ttg QS. An-Nahl: 15, elo-kan kagak mau percaya lantas elo ngebantah, inget kagak..?
    Supaye tdk pikun gue copas bantahan elo :

    …..
    Ujang said
    09/04/2015 pada 16:16
    TERBALIK MANG JUSTRU KEBERADAAN GUNUNG BERAPI ITU
    MENYEBABKAN GEMPA BUMI MANG ..

    KEMIN said
    17/04/2015 pada 18:51
    GUE BILANG APA???
    DIMANA ADA GUNUNG “JUSTRU” DISITU SERING BUMI BERGUNCANG.
    …..

    Berkaitan dg tema “Dialog Religi”, elo pikir emangnye isi bantahan elo diatas itu ada kaitannye dg nilai-nilai “Religi”..? ataukah mempunyai nilai “Ilmiah”-nya, hah…?
    —————————-

    =================

    LHA … EMANGNYA BUMI DIPASANGIN GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG
    SESUAI DENGAN KENYATAAN?? APA ILMIAH???
    COBA BIKIN MAKALAHNYA ?
    BISA??
    KALO GAK BISA NUNGGING DULU BENTURIN JIDAT LU DI LANTAI
    ( kayak babon gali umbi-umbian)
    JANGAN BACOT AJA GEDE!!!
    ================================================

    Padahal bantahan2 elo pun juga sama sekali TIDAK ada unsur ilmiah.
    Sesuaii kajian dan ulasan dg tetep berpedoman dari berbagai sumber (termasuk sumber yg elo postingin-pun), terbukti bahwa “Dimana Ada Gunung Justru Disitu Sering Bumi Berguncang”, adalah KIBULAN.
    ———————————

    ===========================
    KALO BUMI DITANCEPIN GUNUNG SUPAYA TIDAK GUNCANG ,
    APA BENAR COBA BIKIN MAKALAHNYA !!
    KALO GAK BISA NUNGGING DULU BENTURIN JIDAT LU DI LANTAI
    ( kayak babon gali umbi-umbian)
    JANGAN BACOT AJA GEDE!!!
    ===========================================

    Karena sdh kepepet, panik, tdk bisa berkutik tapi mau NGACIR kepalang tanggung, akhirnya elo coba-coba ngalihin perhatian alias MELENG.
    Taktiknye bikin pernyataan, “Ini dialog religi kong!! bukan dialog GEOLOGI.”
    Nah… akibatnya malah semakin menambah daftar panjang ke-BODOH-an saja..
    ————————————–

    ===================
    AH YANG MELENG TUH ELU…BUKAN GUE…..
    MANA MAKALAH LU????
    BISA????
    KALO GAK BISA NUNGGING DULU BENTURIN JIDAT LU DI LANTAI
    ( kayak babon gali umbi-umbian)
    JANGAN BACOT AJA GEDE!!!
    ===========================================

    Dah gini aja, elo ingin ganti topik…?
    Kalau emang gitu, yaa udah elo kagak usah muter-muter cari alasan kesana-kemari sampek pontang-panting, jungkir balik, merengek-rengek dan mengiba bahkan sampek kibul sana kibul atau kadal sana kadal sini segala.
    ———————————————

    ===========================
    BUKAN GUE YANG MUTER2 . ELU TUH SELALU MENGHINDAR
    MANA MAKALAH LU ???
    BISA?????
    KALO GAK BISA NUNGGING DULU BENTURIN JIDAT LU DI LANTAI
    ( kayak babon gali umbi-umbian)
    JANGAN BACOT AJA GEDE!!!
    ===========================================

  91. Para Penonton said

    kemin said
    31/05/2015 pada 17:39
    OK GUE ANAK CELENG, LU COCOKNYA ANJING.

    Jawab :
    Ah… masak…?
    Elo ngaku sendiri Anak Celeng, lantas gue dicocokin ame Anjing…?
    Emang yg nyebutin Kemin Anak Celeng, gue…?
    OK No Problem, gue dibilang Anjing.
    Emang ada critanye Anak Celeng menang lawan Anjing…?
    Bosnya Celeng pun kalau ketemu Anjing Kampung, pada ngacir.
    Xiieee…. Xiieee…. Xiieee….
    ……..

    Kemin :
    GUE sudah layani tantangan lu bikin makalah.
    Sekarang giliran lu , mana makalahnya???
    BUKTIKAN !! KALAU LU PERNAH SEKOLAH.!!!!!

    Jawab :
    Tantangan bikin makalah..?
    Emang kemaren topiknye “Pertandingan” bikin makalah…?
    Masak udah pikun, alasan elo bikin makalah, hah…?
    Gue sekolah atau kagak, itu tidak penting. Gue kagak butuh apresiasi dari elo.
    Yang penting, gue udah buktiin.
    “Dimana Ada GUNUNG Justru Disitu Sering Bumi Berguncang”, adalah NGIBUL.
    ……

    Kemin :
    BUKAN GUE YANG MUTER2 . ELU TUH SELALU MENGHINDAR
    MANA MAKALAH LU ???

    Jawab :
    Gue menghindar..? emang gue janji ngebikin makalah..?
    Elo bilang, “Ini dialog religi kong!! bukan dialog GEOLOGI”, maksudnye ape..?
    Oo…. elo sdh kagak mampu nerusin lagi ngebahas “Dimana Ada GUNUNG Justru Disitu Sering Bumi Berguncang”…?
    Yaa…. udah, kagak mampu masak gue paksain. Kasian dong.

    Lagian ape perlunye gue ngebikin makalah…?
    Penjelasan, uraian2, alasan2 dan contoh-contoh ttg kemanfaatan Gunung yg gue tulis diatas, lebih dari sekedar makalah.
    Elo aja, yg LOW-BATT.
    Ngaku dari ITB, ternyata tdk tahu makna kata keterangan di depan benda, akibatnya “Aktifitas G. Merapi” = “G. Merapi”, ini-kan KONYOL.
    Hal sepele saja logikanye kagak jalan, gimane berdebat ttg agama…?

    Sekarang ngapaiin mikirin makalah, INI-KAN DIALOG RELIGI KONG….!
    Gue bisa tidur pules kagak mikirin ape-ape, selanjutnye terserah elo.
    Mau jungkir balik semalaman, merengek-rengek, mengiba dan lari pontang panting 1.000 kali minta gue bikin makalah atau ganti topik, emang gue pikirin.
    Priiiittttttt……. Priiiiiitttt….. waktunya abis.
    Xiieee… Xiieee…. Xiieee…

    Zzzz…. ZZsss….. ZZZZZzzzzz…..

  92. kemin said

    Para Penonton said
    01/06/2015 pada 21:19

    kemin said
    31/05/2015 pada 17:39
    OK GUE ANAK CELENG, LU COCOKNYA ANJING.

    Jawab :
    Ah… masak…?
    Elo ngaku sendiri Anak Celeng, lantas gue dicocokin ame Anjing…?
    Emang yg nyebutin Kemin Anak Celeng, gue…?
    ——————————————————-

    =========================

    siapa ;agi kalo bukan elu.
    (taqiyah)

    =======================================

    OK No Problem, gue dibilang Anjing.
    Emang ada critanye Anak Celeng menang lawan Anjing…?
    Bosnya Celeng pun kalau ketemu Anjing Kampung, pada ngacir.
    Xiieee…. Xiieee…. Xiieee….
    ……..——————————

    =================================
    Wah… cocok banget..
    lu persis anjing kampung kudisan.
    hik hik hik….

    ================================

    Kemin :
    GUE sudah layani tantangan lu bikin makalah.
    Sekarang giliran lu , mana makalahnya???
    BUKTIKAN !! KALAU LU PERNAH SEKOLAH.!!!!!

    Jawab :
    Tantangan bikin makalah..?
    Emang kemaren topiknye “Pertandingan” bikin makalah…?
    Masak udah pikun, alasan elo bikin makalah, hah…?
    Gue sekolah atau kagak, itu tidak penting. Gue kagak butuh apresiasi dari elo.
    Yang penting, gue udah buktiin.
    “Dimana Ada GUNUNG Justru Disitu Sering Bumi Berguncang”, adalah NGIBUL.
    ……
    ———————————————-

    ============================
    Ternyata lu emang PENGECUT .
    udah ….. NUNGGING dulu gosok gosokkan pale lu di lantai.
    sampai bonyok.!!!!
    ==============================

    Kemin :
    BUKAN GUE YANG MUTER2 . ELU TUH SELALU MENGHINDAR
    MANA MAKALAH LU ???

    Jawab :
    Gue menghindar..? emang gue janji ngebikin makalah..?
    Elo bilang, “Ini dialog religi kong!! bukan dialog GEOLOGI”, maksudnye ape..?
    Oo…. elo sdh kagak mampu nerusin lagi ngebahas “Dimana Ada GUNUNG Justru Disitu Sering Bumi Berguncang”…?
    Yaa…. udah, kagak mampu masak gue paksain. Kasian dong.
    ————————————————-

    =============================================
    kalo gue dialog apa saja OK. gak takut dan banci kayak elu!!
    pembaca kabarnet pasti bisa menilai lu yg PENGECUT itu!!
    ================================================

    Lagian ape perlunye gue ngebikin makalah…?
    Penjelasan, uraian2, alasan2 dan contoh-contoh ttg kemanfaatan Gunung yg gue tulis diatas, lebih dari sekedar makalah.
    ————————————————————————

    ======================================
    Itu kan alasan lu karena tidak MAMPU bikin makalah,
    yg mendukung kibulan quran.
    jadi lu ngeles sana sini menghidar . (pengecut banget)
    ============================================

    Elo aja, yg LOW-BATT.
    Ngaku dari ITB, ternyata tdk tahu makna kata keterangan di depan benda, akibatnya “Aktifitas G. Merapi” = “G. Merapi”, ini-kan KONYOL.
    Hal sepele saja logikanye kagak jalan, gimane berdebat ttg agama…?
    —————————————-

    ===================================
    JANGAN PAMERIN GUOBLOK LU’.
    ===========================================
    ——–

    Sekarang ngapaiin mikirin makalah, INI-KAN DIALOG RELIGI KONG….!
    Gue bisa tidur pules kagak mikirin ape-ape, selanjutnye terserah elo.
    Mau jungkir balik semalaman, merengek-rengek, mengiba dan lari pontang panting 1.000 kali minta gue bikin makalah atau ganti topik, emang gue pikirin.
    Priiiittttttt……. Priiiiiitttt….. waktunya abis.
    Xiieee… Xiieee…. Xiieee…

    Zzzz…. ZZsss….. ZZZZZzzzzz…..
    ———————————————————-

    ===============================
    DASAR PENGECUT.!!!
    PANTES NEGARA2 ONTA TIAP HARI SALING BOM,
    BISANYA BIKIN RUSUH, ONAR, ANARKIS.
    PERSIS KELAKUAN NABI CABULNYA.

    ==================================================

  93. LOGIKA said

    INFO TERKINI TENTANG SITUS GUNUNG PADANG
    ========================================

    LUAR BIASA !!!

    Belakangan diketahui bahwa SETIAP BONGKAH BATU di situs yang diduga tertua di dunia karena diprediksi melalui ANALISA KARBON telah berusia 109 abad itu MENGANDUNG ENERGI LISTRIK !!!

    LOGIKA
    =======

    A -> Situs Gunung Padang = GUNDUKAN BATU NON ALAMIAH karena berstruktur hasil olahan manusia.

    B -> Setiap bongkah batu Situs Gunung Padang = MENGANDUNG LISTRIK karena menggerakan jarum AMPER METER.

    C -> Disekeliling Situs Gunung Padang = TERDAPAT SUNGAI KECIL yang mengelilingi Situs Gunung Padang.

    D -> Di dalam Situs gunung Paadang = TERDAPAT RUANG BERUKURAN BESAR karena berton-ton air yang dialirkan selalu habis.

    E -> Disekitar Situs Gunung Padang = MENUNJUKAN GEJALA ANOMALI MAGNETIK dari alat pengukur untuk itu.

    F -> Diketahui setiap komponen Situs = MENANDUNG KADAR BESI YANG TINGGI.

    RASIONALISASI -> FAKTA -> PERBANDINGAN -> LOGIKA -> MISTERI
    =======================================================

    Hasilnya patut diduga bahwa 109 ABAD YANG LALU SITUS GUNUNG PADANG ADALAH PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ELEKTROMAGNETIK RAKSASA !!!

    Bagaimana logikanya ?

    SETIAP BATU = mengandung besi berkadar tinggi.
    SETIAP BESI = menghantarkan arus listrik kuat.
    GABUNGAN SETIAP BATU = menggabungkan arus listrik.
    ANOMALI ELEKTROMAGNETIK = erat hubungannya dengan KEBANGKITAN ENERGI LISTRIK
    RUANG BESAR = dibutuhkan untuk PENEMPATAN TURBIN PEMBANGKIT LISTRIK.
    SUPLAI AIR YANG MENGALIR = Dibutuhkan sebagai pendingin REAKTOR PEMBANGKIT LISTRIK.

    Pertanyaan besarnya :

    JIKA BENAR Situs Gunung Padang ADALAH REAKTOR PEMBANGKIT LISTRIK PURBA 109 ABAD YANG LALU dan bukan SEBUAH ISTANA KERAJAAN , maka :
    1. DIBUAT OLEH SIAPA ?
    2. DIBANGKITKAN OLEH APA ?
    3. HASILNYA UNTUK SIAPA ?

    Pertanyaan nomor satu berimplikasi pada KEMAJUAN TEKNOLOGI !

    Pertanyaan nomor 2 berimplikasi pada SUMBER ENERGI MISTERIUS !

    Pertanyaan nomor 3 berimplikasi pada BANGSA DAN IMPERIUMNYA !

    Pertanyaan logisnya :
    MUNGKINKAH PEMBANGKIT LISTRIK YANG SANGAT BESAR hanya untuk melistriki area seluas KABUPATEN CIANJUR atau JAWA BARAT atau PULAU JAWA ???

    Negatif pertanyaannya :
    TIDAKKAH LOGIS JIKA KEMAMPUAN PEMBANGKIT LISTRIK SEBESAR 4 KALI PIRAMIDA MESIR ITU MAMPU MELISTRIKI SATU BENUA SEBESAR BENUA ASIA ???

    Jika yang logis adalah yang kedua maka MUNGKINKAH 109 ABAD YANG LALU PULAU JAWA BERSATU DENGAN PULAU-2 LAINNYA DI INDONESIA BAHKAN BERSATU DENGAN BENUA ASIA ???

    Pertanyaan seterusnya :
    ADAKAH DUGAAN WILAYAH NUSANTARA PURBA SATU DARATAN DENGAN BENUA ASIA 109 ABDA ATAU 10.900 TAHUN YANG LALU ITU BERHUBUNGAN DENGAN JAMAN-2 YANG DICERITAKAN DALAM KITAB-2 SUCI ILAHI ???

    Cepat atau lambat SEIRING DENGAN PERJALANAN WAKTU, dunia akan mengetahui APA JAWABAN DARI KETIGA PERTANYAAN LOGIS di atas => JIKA DAN HANYA JIKA => Situs Gunung Padang adalah REAKTOR PEMBANGKIT LISTRIK PURBA.

  94. LOGIKA said

    Masih seputar SITUS GUNUNG PADANG
    ================================

    Seperti diketahui bahwa :

    PERTAMA :
    ————-
    SITUS GUNUNG PADANG ternyata dibangun oleh manusia dengan bahan dasar BATUAN DENGAN KONSENTRAT BESI TINGGI YANG BERARUS LISTRIK.

    KEDUA :
    ———-
    SITUS GUNUNG PADANG diselimuti oleh keadaan alam yang menimbulkan gejala ANOMALI ELEKTROMAGNETIK.

    Pertanyaan logisnya adalah APA RELEVANSINYA ???

    PREMIS 1 :
    ————
    Setiap logam pada dasarnya DAPAT MENGHANTARKAN LISTRIK sehingga disebut PENGHANTAR ARUS LISTRIK.

    PREMIS 2 :
    ————
    ELEKTROMAGNETIK adalah suatu keadaan dimana terdapat TERDAPAT MEDAN LISTRIK DAN MEDAN MAGNET SECARA BERSAMA-SAMA DALAM SUATU RUANG.

    Menurut teori :
    A) Arus lisrtik pada suatu penghantar listrik (besi) dapat MENIMBULKAN MEDAN MAGNET.
    B) Medan magnet yang berubah-ubah dapat MENIMBULKAN MEDAN LISTRIK.
    C) Medan listrik yang berubah-ubah dapat MENIMBULKAN MEDAN MAGNET.
    D) Medan listrik dan medan maget yang terdapat DALAM SUATU RUANG MENIMBULKAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK.

    Dari kedua PREMIS di atas didapat HUBUNGAN LOGIS sbb :

    JIKA BESI ADALAH PENGHANTAR LISTRIK YANG BAIK DAN GELOMBANG ELEKTROMEGNETIK ITU DAPAT DIBANGKITKAN OLEH MEDAN MAGNET YANG BERUBAH-2 KARENA ADANYA ARUS LISTRIK TERTENTU, MAKA DISEKITAR BESI YANG BERARUS LISTRIK BISA TERDAPAT GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK.

    =======================================================================================================
    JIKA hubungan logis ini diterapkan dengan kondisi SITUS GUNUNG PADANG, maka TERNYATA AMAT RELEVAN jika disekitar Situs warisan dunia YANG BAKAL JADI YANG TERBESAR, TERTUA DAN TERMAJU DI DUNIA ini terdapat atau diselimuti oleh MEDAN ELEKTROMEGNETIK !!!
    =======================================================================================================

    Cukupkah kita mengetahui sampai di sini ???

    Betul sekali, tidak !

    Karena PERTANYAAN BESAR YANG SEBENARNYA adalah APA YANG MEMBANGKITKAN ARUS LISTRIK DISEKITAR BEBATUAN PEMBENTUK SITUS GUNUNG PADANG YANG UKURANNYA DIDUGA MENCAPAI 4 KALI BESARNYA PIRAMIDA TERBESAR DI DUNIA yang ada saat ini !

    Menurut Teori :
    Arus listrik terjadi karena adanya pergerakan elektron-2 yang bergerak dengan pola acak namun tetap mengarah ke arah yang berlawanan dengan medan magnet disepanjang penghantar listrik.

    Pertanyaan logisnya ?
    APA YANG MENIMBULKAN ATAU DAPAT MENYEBABKAN ELEKTRON-2 BERGERAK sehingga menimbulkan arus listrik ?

    Menurut hasil temuan manusia di abad modern ini jawabannya adalah PENYIMPAN ATAU PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK !

    Contoh penyimpan energi atau tenaga listrik :
    1. Baterai.
    2. Accu.

    Contoh pembangkit energi listrik :
    1. Aliran Air
    2. Uap air
    3. Tekanan Gas
    4. Atom

    Penyimpan energi berarti bukan pembangkit energi, sehingga bersifat dapat habis jika tidak diisi kembali cairan kimia khusus pembangkit arusnya.

    Pembangkit energi berarti bukan penyimpan energi, sehingga untuk menyimpan energi yang dibangkitkan membutuhkan bantuan alat penyimpan energi seperti : baterai atau Accu.

    JADI BAGAIMANA DENGAN SITUS GUNUNG PADANG ???

    Mengingat kondisi Situs Gunung Padang yang memiliki kriteria berikut :
    1. Terbangun dari batuan yang mengandung konsentrat besi tinggi.
    2. Dibangun disekitar aliran air yang mengelilinginya
    3. Memiliki ruang besar di dalamnya.
    4. Mengandung radiasi elekrtomagnetik

    Maka PATUT DIDUGA kalau :
    1. Aliran air disekityas situs ini tidak DIGUNAKAN SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK.
    2. Air disekitar Situs ini HANYA DIGUNAKAN SEBAGAI PENDINGIN beraliran alami.
    3. Medan elektromagnetik di sekitar situs ini ditimbulkan oleh ARUS LISTRIK.
    4. Arus listrik di sekitar Situs ini boleh jadi DITIMBULKAN OLEH ENERGI YANG TERSIMPAN.
    5. Karena bertahan sangat lama, boleh jadi sumber energi situs ini BUKAN SEKEDAR PENYIMPAN.
    6. Jika sumber energi di Situs ini BUKAN SEKEDAR PENYIMPAN, maka juga sebagai PEMBANGKIT.

    Dan akhirnya RAJA PERTANYAAN DARI SEGALA PERTANYAAN yang ada jika Situs GUnung Padang adalah PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK PURBA NAMUN CANGGIH ini adalah :

    SUMBER ENERGI MACAM APAKAH YANG TERKANDUNG DI DALAM PERUT SITUS GUNUNG PADANG SEHINGGA MAMPU MENGHASILKAN ENERGINYA SENDIRI SECARA MANDIRI DAN BERTAHAN SELAMA RIBUAN TAHUN ???

    ADA YANG BISA JAWAB ???

    JIka tidak, MUNGKINKAH ENERGI INI ADALAH SEMACAM ENERGI KRISTAL yang selama ini ada di dalam kisah-2 pengantar tidur warisan EYANG PLATO, yakni ENERGI KRISTAL DARI KERAJAAN ATLANTIS ???

    Sekali lagi,
    HANYA PERJALANAN WAKTU YANG AKAN MENJAWABNYA KELAK.

  95. LOGIKA said

    SITUS GUNUNG PADANG – MEGA MISTERI TAK ADA HABIS-HABISNYA
    ========================================================

    Kabarnya hasil penginderaan menunjukan bahwa di kedalaman 40 – 100 meter di Situs ini BERWARNA BIRU yang berarti mengandung SESUATU YANG TIDAK BIASA.

    BIRU bisa berarti AIR !

    Pertanyaannya :
    APAKAH keberadaan air dalam Situs Gunung Padang DAPAT MEMBANGKITKAN ENERGI ELEKTROMAGNETIK ?

    Tentu saja BISA, namun JIKA DAN HANYA JIKA ADA AIR YANG TERUS-MENERUS MENGALIR DERAS untuk menggerakan TURBIN PEMBANGKIT LISTRIK di dalamnya. So pasti secara logika harus BERISIK DAN BERGEMURUH !

    Kenyataanya ?

    TIDAK TERDENGAR ADANYA AKTIVITAS TURBIN atau GENERATOR PEMBANGKIT di dalam Situs ini yang luasnya diprediksi mencapai 11.000 meter persegi, tinggi lebih dari 110 meter dan usia lebih dari 109 abad ini. KEADAANNYA SANGAT AMAT SUNYI SENYAP hingga tidur pulas[u tak perlu susah-susah payah diupayakan oleh setiap orang di puncak situs MAHA KARYA NENEK MOYANG ini.

    Jadi, apakah gerangan YANG DICITRAKAN OLEH PENGINDERAAN CANGGIH BERNUANSA WARNA BIRU itu ya ? KOK BISA-BISANYA TETAP MENIMBULKAN MEDAN ELEKTROMAGNETIK walau dalam keadaan SUNYI SENYAP ???

    Yang jelas,
    MEDAN ELEKTROMAGNETIK HANYA TERJADI PADA WILAYAH YANG MENGANDUNG ENERGI LISTRIK KUAT !

    Untuk bisa menimbulkan MEDAN ELEKTROMEGNETIK SEBESAR SITUS GUNUNG PADANG secara logika HARUS DIBANGKITKAN OLEH ENERGI LISTRIK YANG CUKUP KUAT juga, sangat kuat malah !

    Namun kembali ke BASED PERTANYAAN, mengapa keadaan di situs ini tetap SANGAT SUNYI SENYAP ya sehingga tidak seperti layaknya keadaan SUATU PEMBANGKIT LISTRIK ?

    APAKAH KITA BOLEH BERIFKIR ADANYA ENERGI HANTU ???

    Oalaaah ……….. cuma orang SUPERBODOH yang befikir seperti itu.

    Jadi jelas, jika KEBERADAAN MEDAN ELEKTROMAGNETIK yang menyelimuti Situs Gunung Padang hingga jutaan bebatuan penyusunnyapun sampai TERKONTAMINASI ARUS LISTRIK yang menggerakan AMPERE METER itu NAMUN TETAP SUNYI SENYAP, makin mendekatkan DUGAAN bahwa di dalam Situs luar biasa KARYA LELUHUR BANGSA INDONESIA ini 109 abad yang lalu TERDAPAT SESUATU YANG SANGAT SPESIAL !!!

    Bahkan bisa dianggap jauh lebih spesial dibandingkan emas sekalipun !

    Ya, karena BISA JADI CUMA ADA SATU-SATUNYA DI DUNIA sampai manusia bisa menemukan hal serupa dengan Situs ini lagi, YANG ENTAH KAPAN ATAU MUNGKIN.

    APAKAH ITU ???

    JIka benar Yang Maha Kuasa memang telah mentakdirkan bangsa ini sebagai pewarisnya, maka bisa jadi BANGSA INDONESIA MEWARISI SUMBER ENERGI YANG TAK PERNAH DITEMUKAN LAGI SETELAH 10.000 TAHUN LALU. Dialah ENERGI KRISTAL yang cuma ada di dalam kisah pengantar tidur warisan ENGKONG PLATO. Mungkinkah ? Walahualam.

    DINGIN, SUNYI NAMUN BERDAMPAK SANGAT DASYAT itulah energi yang bersesuaian dengan keadaan YANG DICERITAKAN DALAM KISAH MEGA MISTERIUS DUNIA, yang telah menelurkan lebih dari 5000 buah buku karangan manusia yang mengisahkan tentang kerajaan yang amat besar dan maju di masa lalu, yakni KERAJAAN ATLANTIS – YANG HILANG !!!

    Karena konon menurut cerita, KERAJAAN ATLANTIS YANG HILANG itu DIJAYAKAN AKTIVITAS PERADABANNYA yang luar biasa itu antara lain OLEH SEBUAH ENERGI yang disebut ENERGI KRISTAL. Kabarnya energi ini MAMPU MENERANGI (baca : MELISTRIKI) KERAJAANNYA YANG MELIPUTI DARATAN YANG SANGAT LUAS, yang diprediksi sebesar gabungan BENUA AUSTRALIA, INDONESIA DAN BENUA ASIA.

    JIKA PREDIKSI ATAU DUGAAN ini benar, maka INDONESIA AKAN MEMILIKI PEMBANGKIT ENERGI YANG TERBESAR DI DUNIA NAMUN SANGAT RAMAH LINGKUNGAN karena tidak menimblkan bising, polusi, radiasi dll sebagaimana layaknya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau uap atau lainnya. bahkan juka MIMPI SAINS ini jadi kenyataan, maka bisa jadi PEMANGKIT INI MENJADI SATU-SATUNYA PEMBANGKIT ENERGI YANG TAK PERNAH HABIS ATAU ABADI, hingga setelah 109 abad pun masih mampu menimbukan MEDAN ELEKTROMAGNETIK disekitarnya. Mudah-mudahan.

    Bahkan tak salah jika membayangkan, bagaimana seandainya cipratan energi ini dijadikan sebagai ENERGI untuk menjalankan KENDARAAN, PESAWAT, KAPAL dan sebagainya ?

    Bisa diduga kendaraan, pesawat, kapal atau mesin-mesin akan bekerja LUAR BIASA ! Bahkan mungkin jika UFO dalam mimpi sebagian orang pun ternyata AKAN MUDAH MENGANGKASA DENGAN KECEPATAN CAHAYA jika ditenagai oleh ENERGI yang misterius ini.

    Namun sekali lagi, itu kalau WARNA BIRU dari penginderaan jauh tersebut berarti sebagai SUMBER ENERGI YANG ABADI, seperti ENERGI KRISTAL dalam dongeng Plato.

    Anggaplah saat ini, cuma sekedar cerita pengantar tidur, tapi entah besok atau lusa ya ?

    Namun HAL YANG MEMANG PANTAS DIJADIKAN PERHATIAN dari hal ini adalah kalau KERAJAAN ATLANTIS YANG HILANG dalam petunjuk Plato adalah memiliki ciri-ciri antara lain :

    PERTAMA
    ————-
    Merupakan kerajaan besar yang memiliki WILAYAH DARATAN YANG SANGAT LUAS YANG DIAPIT OLEH DUA PILAR BESAR.
    Indonesia dahulu kala diprediksi merupakan daratan yang luas jauh lebih luas yang kemudian tenggelam dalam bencana alam banjir dasyat setelah banjir NUH hingga memisahkan daratannya menjadi 17.000 ribuan pulau saat ini yang diapit oleh BENUA BESAR AUSTRALIA DAN BENUA ASIA.
    Jadi bida diduga kalau pengertian 2 PILAR DISINI = DUA BENUA. Pilar adalah penyangga kuat yang menahan sesuatu dengan baik dan DUA BENUA BESAR adalah dua penahan yang terbaik bagi daratan di tengahnya yang diprediksi sebagai NEGERI ATLANTIS.

    KEDUA
    ———-
    Merupakan kerajaan besar yang memiliki TANAH YANG SUBUR dengan MODEL PERTANIAN TERAS SERING.
    Indonesia memiliki tanah yang subur oleh aktivitas ratusan Gunung Berapinya yang disebut RING OF FIRE dan memiliki sistem SAWAH TERAS SERING SEJAH RATUSAN TAHUN YANG LALU.

    KETIGA
    ———-
    Merupakan kerajaan besar yang memiliki kekayaan EMAS DAN PERAK yang luar biasa, hingga kerajaannya pun BERLAPIS EMAS DAN PERAK.
    Indonesia merupakan negeri yang memiliki kandungan emas dan perak terbesar di dunia, yang diuktikan dengan penambangan yang tak pernah habis setelah ratusan tahun di pulau paling timur.

    KEEMPAT
    ————
    Merupakan kerajaan yang memiliki keragaman mahluk hidup yang terbanyak di dunia.
    Indonesia terbukti memiliki jumlah suku bangsa, bahasa dan budaya yang terbanyak (termajemuk) di dunia, bahkan dari sisi spesies fauna Indonesia adalah negeri pemilimk jumlah spesies yang terbanyak di dunia hampir di setiap jenis flora faunanya.

    KELIMA
    ———-
    Merupakan negeri yang memiliki DUA MUSIM YANG BERGANTIAN SECARA TERATUR DALAM DERAJAT TIDAK EKSTRIM bagi kehidupan karena dilewati oleh ANGN MUSON.
    Indonesia merupakan negeri yang cuma MEMILIKI 2 MUSIM yang bergantian datangnya secara teratur dan tidak ekstrim, yakni MUSIM HUJAN DAN MUSIM KEMARAU serta dilewati oleh ANGIN MUSON.

    KEENAM
    ———–
    Merupakan kerajaan besar yang memiliki bala tentara yang kuat dengan persenjataan yang canggih. Kemiliteran yang kuat dan canggih IDENTIK dengan penggunaan BESI YANG BESAR.
    Indonesia memiliki bijih besi yang banyak dan berlkualitas terbaik di dunia hingga mampu dijadikan sebagai bahan pembuat dinding pesawat antariksa. Keris adalah salah satu senjata tradisional nenek moyang suku Jawa yang terbuat dari besi dengan kualitas terbaik di dunia.

    KETUJUH
    ————
    Merupakan kerajaan besar yang memiliki bakat alam yang luar biasa.
    Indonesia terkenal sebagai bangsa yang memiliki nenek moyang berkepandaian PAHAT LOGAM, BATU, TEMBIKAR, SENI.

    KEDELAPAN
    —————-
    Merupakan kerajaan besar yang memiliki jumlah kekayaan alam dan kayu yang luar biasa.
    Indonesia adalah negeri yang memiliki keragaman bahan tambang dan kayu berkualitas terbaik di dunia.

    KESEMBILAN
    —————–
    Merupakan kerajaan besar yang sangat menguasai dunia KEMARITIMAN.
    Indonesia terkenal dengan nenek moyang yang mampu membuat perahu berdaya jelajah jauh yang berarti sangat menguasai dunia kemaritiman saat itu.

    KESEPULUH
    —————–
    Merupakan kerajaan yang memiliki STRATEGI DAN TAKTIK yang luar biasa.
    Indonesia pernah memiliki KERAJAAN-KERAJAAN BESAR yang imperiumnya mencapai benua-benua terdekat disekitarnya.

    KESEBELAS
    —————-
    Merupakan negeri yang disukai oleh semua jenis mahluk hidup
    Indonesia merupakan negeri yang terletak persis di JAMRUD KHATULISTIWA pada persimpangan jalur lintas laut dunia dengan keseimbangan cuaca dan suhu yang baik bagi kehidupan mahluk hidup apapun, bahkan yang bersifat ghoib sekalipun hingga disinilah terdapat beragam jenis mahluk ghoib yang sering disalahgunakan oleh segelintir orang untuk urusan keduniawian, seperti : kesaktian, ajian kekuatan dan supranatural. Nabi Sulaiman AS pun diduga pernah menaklukan jin dengan seijin Sang Maha Pencipta untuk membantunya membangun bangunan luarbiasa yang terbuat dari pahatan batu yang kuat seperti Candi Borobudur.

    KEDUABELAS
    ——————
    Merupakan kerajaan yang penghuninya sangat ramah tamah dan bersifat religius.
    Indonesia terkenal dengan keramahtamahan dan toleransinya terhadap beragam kebudayaan dan kepercayaan, sehingga di negeri ini terdapat ratusan suku bangsa, bahasa, budaya dan keyakinan yang hidup berdampingan secara damai dalam suasan KEBHINEKATUNGALIKAAN.

    Kesimpulanya :
    ===========
    WARNA BIRU boleh jadi MERUPAKAN AIR YANG MENDINGINKAN REKATOR BERSUMBER ENERGI MISTERIUS yang bertahan ribuan tahun hingga menimbukan MEDAN ELEKTROMAGNETIK disekitar Situs Gunung Padang.

    BOLEH JADI = MUNGKIN = PANTAS DIDUGA atau DIBAYANGKAN atau DIPREDIKSI.

    Kemnbali, waktu jua yang akan menjawabnya.

  96. Wahabi melarang keras pengkultusan terhadap diri Baginda Nabi SAW, akan tetapi mereka sendiri melakukan pengkultusan terhadap diri Syekh al-Utsaimin. Mereka membid’ahkan peringatan haul seorang ulama atau wali, akan tetapi belakangan mereka juga menghelat semacam haul untuk Syekh al-Utsaimin dengan nama‘Haflah Takrim.” Betapa ganjilnya sikap kelompok Wahabi ini.

    ‘Haul’ al-Utsaimin mereka adakan pada bulan Januari 2010 lalu di sebuah hotel di Kairo di bawah naungan Duta Besar Saudi di Kairo, Hisham Muhyiddin. Rangkaian acara haul itu dibuka dengan pembacaan ayat-ayat Quran, dilanjutkan sambutan-sambutan berisi pujian terhadap almarhum. Sambutan pertama disampaikan Ketua yayasan ar-Rusyd sekaligus Presiden Asosiasi Penerbit Saudi, yang memuji peran Syekh Utsaimin dalam penyebaran agama Islam. Sambutan selanjutnya disampaikan Abdullah, putra Utsaimin, kemudian Atase Kebudayaan Saudi Muhammad bin Abdul Aziz Al-Aqil. Yang disebutkan belakangan ini banyak mengulas manakib Syekh al-Utsaimin dengan menjelaskan tahun lahir dan wafatnya. “Perayaan ini adalah sedikit yang bisa kami persembahkan untuk mendiang Syekh Utsaimin,” ujarnya.

    Acara haul ditutup dengan saling tukar tanda kehormatan antara Yayasan ar-Rusyd, Yayasan Utsaimin, Atase Kebudayaan dan Deputi Menteri Kebudayaan dan Informasi. Begitu pentingnya perayaan untuk Utsaimin ini sampai-sampai seorang pengagumnya menggubah sebuah syair:
    وَاللهِ لَوْ وَضَعَ اْلأَناَمُ مَحَافِلاَ # مَاوَفَتِ الشَّيْخَ اْلوَقُورَحَقَّهُ

    “Demi Allah, Seandainya segenap manusia membuat banyak perayaan untuk Syeikh Utsaimin, hal itu tidaklah mampu memenuhi hak beliau.”

    Syair itu menunjukkan pengkultusan orang-orang Wahabi terhadap Syekh Utsaimin. Pengagungan yang kebablasan juga mereka berikan kepada pendiri aliran Wahabi, Muhammad bin Abdul Wahab. Seorang Mahasiswa Universitas Riyadh pernah memprotes dosennya, Dr. Abdul Adhim al-Syanawi, karena memuji Rasulullah SAW. Sang dosen menanyakan apa penyebab si mahasiswa membenci Nabi SAW? Mahasiswa itu menjawab bahwa yang memulai perang kebencian adalah Baginda Nabi sendiri (sambil menyitir hadits seputar fitnah yg muncul dari Najed, tempat kelahiran Muhamad bin Abdul Wahab). “Kalau begitu, siapa yang kamu cintai?” tanya sang dosen. Lalu si mahasiswa menjawab bahwa yang dicintainya adalah Syekh Muhammad bin Abdul Wahab. Selanjutnya sang dosen menanyakan alasan kecintaan mahasiswanya itu. “Karena Syekh Muhammad Abdul Wahab menghidupkan sunnah dan menghancurkan bid’ah,” Jawab mahasiswa itu. (kisah ini dicatat Ibrahim Abd al-Wahid al-Sayyid,dalam kitabnya, Kasf al-Litsam ‘an Fikr al-Li’am hlm.3-4.)

    Sungguh benar Baginda Nabi SAW. yang dalam salah satu hadits beliau mengisyaratkan bahwa akan ada fitnah (Wahabi) yang bakal muncul dari Najed. Isyarat itu menjadi nyata semenjak munculnya Muhammad bin Abdul Wahab dari Najed yang dengan bantuan kolonial Inggris mencabik-cabik syariat Islam.

    Syekh Utsaimin adalah salah satu penerus Muhammad bin Abdul Wahab. Ia juga gencar menyebarkan fitnah lewat tulisan-tulisannya. Salah satu fitnah itu seperti tertera di dalam karyanya, al-Manahi al-Lafdziyyah hal 161. Di situ ia menulis:
    وَلاَ أَعْلَمُ إِلىَ سَاعَتيِ هَذِهِ اَنَّهُ جَاءَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَفْضَلُ اْلخَلْقِ مُطْلَقاً فيِ كُلِّ شَئٍْ

    “Dan saya tidak mengetahui sampai detik ini bahwa Muhammad adalah makhluk Allah yang lebih utama dari segala makhluk apa pun secara mutlak.” Agaknya kalimat inilah yang membuat penganut Wahabi lebih mengagungkan Utsaimin dari pada Baginda Rasulullah SAW….! Ibnu KhariQ

    Sumber :
    Majalah Cahaya Nabawiy edisi 96 Juli 2011/Sya’ban 1432 H

    http://www.forsansalaf.com/2011/di-balik-pemujaan-wahabi/

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: