KabarNet

Aktual Tajam

Paguyuban Alumni SMPN86 Angkatan 88 Sambangi Rumah Lilis

Posted by KabarNet pada 03/10/2016

ps4.png

Rivai-Lilis & Putra-putrinya. Foto: KabarNet

Jakarta – KabarNet: Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang roboh di Pasar Minggu – Jakarta, pada Sabtu 24 September 2016, pekan lalu menelan 10 korban. Tercatat, tiga orang meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.10 WIB, diduga akibat angin kencang.

Salah satu korban meninggal dunia, adalah Lilis Lestari Pancawati (43), warga Jl Sono Keling II No. 234, asal Depok, yang bersuamikan Nur Rivai, Alumni SMPN 86 Angkatan 88. Tentu berita duka ini membuat kaget rekan-rekan sejawatnya.

Pada hari Sabtu 1 Oktober 2016 kemarin, rumah duka mendapat kunjungan sahabat-sahabat almarhumah dari alumni SMPN 86 Angkatan 88 yang tergabung dalam Paguyuban Pannam 88. Rombongan ini dipimpin oleh Ketua Harian Bakti Sosial Sdr. Suparmin, SE yang didampingi oleh Ketua Paguyuban K. Fachry ST.

Pada kunjungan tersebut, rombongan mengadakan kegiatan “Tali Kasih Nur Rivai-Lilis Lestari Pancawati”, yang secara kebetulan Nur Rivai (suami dari almarhumah Lilis) juga Alumni SMPN 86 Angkatan 88.

Setahun sebelumnya, suami almarhumah, Nur Rivai telah terlebih dulu meninggal dunia akibat sakit. Pasangan suami – istri ini meninggalkan 3 orang anak yang masih kecil, Syahne Maida Murliyam (12), Syahmil Gaza (11) dan Syabil (2,8). Kini ketiganya menjadi yatim-piatu, sehingga Pemprov DKI Jakarta hendaknya tidak menutup mata terhadap nasib masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya beban hidup keluarga yang ditinggalkan.

“Kami hadir kerumah Lilis hari ini untuk sekedar memberikan uluran tangan dari teman teman Alumni SMPN 86 Angkatan 88 untuk anak-anak almarhumah, mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan” kata Suparmin SE, kepada KabarNet, Minggu 2 Oktober 2016.

ps5.png

Putra-putri Rivai dan Lilis yang kini Yatim Piatu. Foto : KabarNet

Menurut Suparmin, akibat fasilitas umum yang kurang terawat, masyarakat akhirnya menjadi korban bencana yang semestinya bisa dihindari. “Seharusnya Pemprov DKI Jakarta melakukan evaluasi dan perawatan terhadap fasilitas publik” tambahnya.

Hal senada juga diucapkan oleh Ketua Paguyuban K. Fachry ST di akhir kunjungan, seharusnya Pemprov DKI Jakarta secara rutin melakukan pemeriksaan pada seluruh Fasum yang ada di Jakarta, khususnya yang berkenaan dengan kelayakan dan pemeliharaan agar peristiwa ini tidak terulang kembali. “Kami berharap cukuplah Lilis korban terakhir untuk kejadian seperti ini” tutur K. Fachry di halaman rumah duka sambil berlalu.

KabarNet

2 Tanggapan to “Paguyuban Alumni SMPN86 Angkatan 88 Sambangi Rumah Lilis”

  1. S.Yacoeb Ismail said

    Semoga musibah seperti ini dan semisal nya dapat membuka mata dan hati mereka2 yg mengklaim telah membangun dan memperbaiki ibu kota,media ibu kota pun akan lebih bermanfaat utk warga apabila tidak hanya meliput yg populer saja,namun juga meliput minus2 yg ada di ibu kota supaya menjadi lebih berguna bagi warga

  2. tolong webnya lebih update ea?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: