KabarNet

Aktual Tajam

Dukung Pemimpin Muslim, Puluhan Ribu Umat Islam Banjiri Istiqlal

Posted by KabarNet pada 19/09/2016

Jakarta – KabarNet: Tabligh Akbar dan Doa Keselamatan untuk Kepemimpinan Ibu Kota yang digelar Aliansi Peduli Umat dan Bangsa (APUB) di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad 18 September 2016, dihadiri puluhan ribu umat Islam dari berbagai kalangan.

istiqlal

Dalam acara ini menghasilkan kesepakat bersama yang disebut “Risalah Istiqlal”. Risalah Istiqlal lahir untuk mengawal dan mengarahkan umat islam agar memilih pemimpin muslim di pilkada DKI Jakarta 2017.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab menolak pernyataan “lebih baik pemimpin kafir asal jujur dan adil dari pada pemimpin muslim korup dan khianat”.

Menurutnya, kalimat seperti itu sangat berbahaya karena mengandung unsur pendangkalan akidah, penyesatan umat dan pembodohan masyarakat. “Kalau ini kita biarkan, nanti akan lahir lagi kalimat yang lebih bahaya, misalnya “lebih baik punya suami kafir asal setia daripada suami muslim yang khianat”. Ini kan bahaya karena haram hukumnya menikah dengan orang kafir,” kata Habib Rizieq saat berceramah dalam acara Tabligh Akbar dan Doa Keselamatan untuk Kepemimpinan Ibu Kota di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad 18 September 2016.

“Bahkan bisa lebih bahaya lagi, anak-anak muda yang kurang ilmu agama nanti bisa mengatakan “lebih baik jadi orang kafir asal kaya daripada muslim tapi miskin”. Innalillahi wainna ilai rojiun,” tambahnya.

Kata Habib Rizieq, perbandingan tersebut tidak sebanding atau istilah sekarang tidak ‘aple to aple’. “Kenapa giliran yang kafir dikasih yang bagus sementara yang muslim dicap jelek, inikan tidak adil. Kalau mau sebanding, yang jujur bandingkan dengan yang jujur dong,” katanya.

Selain itu, ia juga tidak rela gara-gara oknum pejabat muslim yang korup lalu semua pejabat muslim dianggap jelek semua, padahal pejabat muslim yang jujur, bersih, cerdas, itu jauh lebih banyak. “Dan sebenarnya, orang kafir yang penjahat juga banyak. Jadi jangan muslim aja dicap jelek sementara yang kafir bagus-bagus,” ujarnya.

Oleh karena itu, Habib Rizieq meminta umat Islam di Jakarta untuk terus berjuang menghadirkan pemimpin Muslim dan tidak terpedaya dengan pernyataan sesat seperti itu.

Tabligh Akbar dan Doa Keselamatan untuk Kepemimpinan Ibu Kota ini dihadiri oleh sejumlah ulama, tokoh dan pimpinan Ormas Islam. Selain Habib Rizieq, hadir juga mantan Ketua Umum Baznas Prof Dr KH Didin Hafiduddin, Pimpinan Perguruan Islam As-Syafiiyah KH Abdul Rasyid AS, dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah  dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Prof Dr Amien Rais.

Hadir pula Wakil Ketua MPR yang juga Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Dr HM Hidayat Nur Wahid, pakar hukum Tata Negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum FORKABI Mayjen (Purn) Nachrowi Ramli, Ulama Betawi KH Fachrurozy Ishaq, Sekjen FUI KH M Al Khaththath, Sekjen MIUMI Ustaz Bachtiar Nasir, Ketua Umum Wahdah Islamiyah KH M Zaitun Rasmin, Ketua AFKN Ustaz Fadzlan Garamatan dan tokoh-tokoh umat Islam lainnya.

Sementara itu, sekretaris Jend Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Bachtiar Nasir membacakan risalah Istiqlal, Ahad 18 September 2016, untuk mencari pemimpin DKI Jakarta. Berikut 9 butir hasil doa bersama umat muslim di Masjid Istiqlal Jakarta:

  1. Kepada seluruh umat islam merapatkan barisan untuk memenangkan pemimpin muslim yang lebih baik.
  2. Diserukan kepada partai pro rakyat agar berupaya maksimal untuk menyepakati satu calon pasangan calon gubernur muslim.
  3. Diserukan kepada seluruh umat islam untuk beramai-ramai menggunakan hak pilihnya dalam pilkada DKI 2017.
  4. Diserukan kepada seluruh umat islam untuk berpegang kukuh kepada agamanya dengan hanya memilih calon muslim, dan haram memilih non muslim dan haram pula golput.
  5. Diserukan kepada kaum muslimin untuk menolak melawan dan melaporkan segala bentuk suap baik itu berbentuk money politic maupun serangan fajar.
  6. Pentingnya partai politik pro rakyat untuk memaksimalkan daya yang mereka miliki, serta melibatkan seluruh potensi atau elemen umat untuk memenangkan pasangan cagub cawagub yang disepakati umat.
  7. Mengokohkan ukhuwah dan mewaspadai segala bentuk fitnah dan adu domba yang ditujukan kepada calon yang diusung oleh umat.
  8. Mengingatkan seluruh pengurus KPUD DKI RT/RW yang ditugaskan sebagai KPPS untuk mengawal dan mengawasi jalannya Pilkada, agar terwujud Pilkada DKI yang jujur dan adil.
  9. Mengimbau kepada partai yang mendukung calon non-muslim untuk mencabut dukungannya. Apabila tidak mengindahkan imbauan ini, maka diserukan kepada umat untuk tidak memilih partai tersebut.

Sembilan butir ini, kata Nasir belum bisa menyebutkan siapa calon yang akan diusungnya untuk Pilkada DKI. Pasalnya, dari nama-nama calon muslim yang ada saat ini masih dilakukan komunikasi dan akan dilakukan perembukan. “Kita juga akan terus berkomunikasi dengan semua partai. Agar calon yang kita sepakati menemui titik temunya. Demikian risalah istiqlal,” pungkasnya.

Seperti diketahui sejumlah tokoh agama dan politik turut hadir dalam acara doa bersama untuk mencari pemimpin DKI Jakarta, seperti Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, FPI (Front Pembela Islam) Muhammad Rizieq Shihab dan tokoh muslim lainya. [ts]

Seperti diketahui, kondisi ibu kota negara menjadi sorotan utama publik Nasional dan internasional, maka apapun kondisi Ibu kota akan menjadi barometer kondisi NKRI.

Maka Ibu kota Negara harus diselamatkan dari pemimpin yang gemar mengumbar amarah, membuat sengsara dan menderita rakyat kecil, penebar permusuhan & keresahan, arogan, zalim, dan tidak beradab. Ibukota negara butuh pemimpin amanah, penebar kedamaian, mensejahterakan rakyat kecil, dan beradab.

Bukan hanya di Istiqlal, gerakan massa dari elemen masyarakat lain juga berkumpul di Museum Fatahillah Jakarta Pusat, Ahad 18 September 2016, pagi. Acara tersebut dinamakan Musyawarah Besar Warga Jakarta.

Semua lapisan masyarakat berdoa, Istigotsah bersama untuk keselamatan bangsa dan Ibukota Jakarta, agar Jakarta tak lagi dipimpin oleh Gubernur DKI yang tak dikehendaki warga Jakarta. [SI/KabarNet/Slm]

2 Tanggapan to “Dukung Pemimpin Muslim, Puluhan Ribu Umat Islam Banjiri Istiqlal”

  1. Paulus Nabi Palsu said

    Intinya umat islam pada umumnya dan muslim DKI khususnya harus MEMBUANG JAUH2x EGOnya masing2x, sebab tanpa PERSATUAN mustahil dapat mengalahkan cagub kafir dimana persatuan, kekompakan, dana dan koneksi yg SANGAT SOLID dan SUDAH TERUJI, untuk menjaga semua kepentingan dan kelangsungan bisnis mereka. Jagalah silaturahmi dan ukhuwah islamiah, jangan gara2x 3P ( Pangkat, Perut dan Perempuan) kelen korbankan kepentingan umat karena motto 3P itu jargonya orang KAFIR sm orang MUNAFIK)

    Kalo ada yg galau keluarin aja unek2xnya ye.

  2. […] Dukung Pemimpin Muslim, Puluhan Ribu Umat Islam Banjiri Istiqlal […]

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: