KabarNet

Aktual Tajam

Strategi Cina Kuasai RI Melalui Ahok, Hary Tanoe dan Setnov

Posted by KabarNet pada 18/07/2016

hatta taliwangJakarta – KabarNet: Indonesia  telah lama menjadi target untuk dijadikan tanah baru mereka.  Karenanya China di Indonesia dan  para China perantauannya sudah mulai masuk dalam pertarungan politik praktis dengan mendirikan  partai politik dan bahkan  menguasai partai politik lainnya dengan tujuan politik untuk Presiden Indonesia. Demikian dikatakan Direktur Institute Soekarno Hatta, Hatta Taliwang kepada suaranasional, Ahad 17 Juli 2016.

Kata Hatta, warga keturunan China ingin menguasai Indonesia melalui kegiatan politik di antanya Ahok, Harry Tanoesoedibiyo, dan Setya Novanto. Kekhawatiran terhadap China perantauan ini terutama karena RRC menganut paham dwikewarganegaraan (ius sanguinis). “Sekalipun Ahok misalnya Warga Negara Indonesia, namun bagi RRC dia juga warga negaranya. Sehingga loyalitas ganda ini lebih banyak merugikan Indonesia yang menganut azas kewarganegaraan ius solli ( loyalitas pada satu negara dimana dia dilahirkan),” ungkap Hatta.

Menurut Hatta, bagi Indonesia keturunan Arab, India, Pakistan, dan Persia tidak ada masalah karena negaranya menerima azas ius solli apalagi mereka umumnya sudah berbaur dalam budaya dan agama dengan pribumi Indonesia.

“Etnis China di Indonesia, berperan dari bermain di belakang layar hingga tampil langsung untuk mendominasi politik kekuasaan Indonesia. Dengan perkataan lain Etnis Cina di Indonesia sedang berusaha keras untuk menggeser posisi politik Pribumi Nusantara sebagai penguasa nasional,” papar Hatta.

Kata Hatta, Indonesia diperkirakan menjadi negara yang paling banyak perantau China-nya. Menurut Kompas lk 8.000.000 orang sementara Prof DR. Sri Bintang Pamungkas menduga lk 25 juta,” jelas Hatta.

Hatta mengatakan, di Indonesia secara kasar dikategorikan ada China Totok atau China Singke, China kelahiran Indonesia, dan China keturunan, serta Cina yang telah berasimilasi dengan Pribumi Nusantara. China yang mau berasimilasi secara pisik ( kawin mawin dengan Pribumi) dan menyesuaikan diri dengan adat istiadat dan budaya setempat, tidak hidup secara ekslusif. Mereka ini sudah masuk dalam kategori bumiputera atau pribumi. Demikian temuan penelitian Dr. M.Dahrin La Ode, M.Si seorang ahli politik etnisitas, juga Dosen Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan).

“Di satu sisi masih banyak pula China yang menolak untuk berasimilasi secara pisik dan budaya, tetap mempertahankan cara hidup eksklusif, merasa dirinya lebih terhormat dari pada Pribumi dengan perkataan lain orang China menganggap dirinya superior sedangkan Pribumi adalah inferior,” jelas Hatta.

Menurut Hatta, sikap psikologis sosial orang China seperti itu merupakan bagian dari stratifikasi kolonial Belanda dahulu, yakni stratifikasi pertama Kolonial Belanda, stratifikasi kedua orang China, dan stratifikasi ketiga adalah Pribumi yang dijajah oleh Belanda.

“Di samping itu, juga karena kebijakan ekonomi Orba membuat orang China tumbuh pesat pada aspek ekonomi sehingga banyak orang China yang jadi kaya raya. Dari hasil itu, membuat sikap psikologis sosial semakin ekslusif,” kata Hatta.

Dengan kekuatan ekonominya yang dominan itu, maka ada kekhawatiran China akan mengakuisi atau menguasai Indonesia secara mutlak. Apalagi sekarang China singke atau China Totok yang tidak mau berasimilasi umumnya yang tergolong dalam 9 NAGA itu sudah mempunyai ambisi untuk menguasai politik Indonesia.

Menurut Hatta, secara informal mereka sudah mengatur kekuasaan dari belakang layar terutama sejak Orba dan makin menjadi lebih kuat sejak era Reformasi. Di era Orba mereka hanya mempengaruhi Soeharto dalam bidang ekonomi. Namun di era Reformasi mereka telah mengatur dari belakang layar. Sekarang mereka ingin tampil langsung mengatur kekuasaan.

“Di beberapa daerah mereka sudah berkuasa. Baik yang China totok maupun yang China campuran. Dengan kekuatan ekonomi ditangan mereka secara telak dan ambisi politik RRC serta ambisi politik China rantau siapa yanh jamin dalam beberapa tahun ke depan terjadi politik apartheid atau penjahahan oleh China terhadap Indonesia?” tanya Hatta.

Source: suaranasional.com

15 Tanggapan to “Strategi Cina Kuasai RI Melalui Ahok, Hary Tanoe dan Setnov”

  1. Ganti keturunan Arab saja. Lebih enak dan puas bisa diajak ke sorga ditunggu 72 bidadari perawan abadi.

  2. Ganti keturunan Arab saja. Lebih enak dan puas bisa diajak ke sorga ditunggu 72 bidadari perawan abadi.

  3. Jhon Son said

    Saya heran sama orang-orang yang suka ngomong RASIS dan SARA
    Harusnya, kalau pribumi merasa kalah start sama orang China dalam hal apapun
    yang perlu digalakkan itu adalah spiritualitasnya

    orang Pribumi jangan sampe kalah semangatnya dengan mereka-mereka yang keturunan Tionghoa
    kalau ada orang China yang sukses dalam bidang usaha misalnya, ya orang pribumi jangan sampe kalah lah
    mereka harus berusaha sekuat tenaga agara usahanya juga sukses seperti orang2 keturunan China

    Bukan teriak-teriak ngomong RASIS dan SARA
    mereka juga punya hak untuk hidup di Indonesia

  4. MYUSUFHRP AYAH AULIA ALWI said

    Hanya satu strategi mengalahkan ekonomi china di indonesia,jangan mau beli produk dan dagangan mereka,buat syiar dan ceramah di mesjid mesjid,pengajian,sekolah sekolah islam,hanya kekuatan islam yg dapat mengalahkan hegemoni china di indonesia ini.buat ijma ulama,bahwa haram membeli produk dan dagangan china

  5. CUCU ATLANTIS said

    Banyak jalan MENUJU INDONESIA MAKMUR, salah satu caranya adalah dengan MENJADIKAN KEMAJEMUKAN sebagai POTENSI atau MODAL TAMBAHAN untuk MENSUKSESKAN USAHA serta JATI DIRI INDONESIA SEBAGAI BANGSA.
    Dengan adanya KEMAJEMUKAN, Indonesia bisa mengatasi kekurangan-2 yang ada sebagai bangsa dengan mentransfer masuk SKIL DAN PENGETAHUAN mereka.

    Sebagai keturunan IMPERIUM LEMURIA, ATLANTIS, NABI DAUD AS, NABI SULAIMAN AS, MAJAPAHIT, SRIWIJAYA dan KERAJAAN-2 BESAR lainnya, bangsa Indonesia harus sadar bahwa nenek moyang mereka justru menjadi bangsa-2 yang sukses sebagai BANGSA YANG BESAR hingga mampu menjadi POROS DAN IMPERIUM BESAR DI DUNIA di jamannya adalah karena MAMPU MEMELIHARA DAN MEMANAJEMEN DENGAN BAIK KEMAJEMUKAN yang ada dan tersu bertambah di dalam bangsanya. Sangat masuk akal, karena berkumpulnya berbagai bangsa yang memiliki kelebihan-2 masing-2 akan MENYATUKAN BERBAGAI KEMAMPUAN DAN PENGETAHUAN YANG AMAT BERHARGA bagi kemajuan suatu bangsa yang memiliki cita-2 besar untuk menjadi YANG TERMAJU DI DUNIA.

    Jadi sebaiknya kita jangan menjadi BODOH dalam menyikapi KEMAJEMUKAN SEBAGAI BANGSA, tapi sebaliknya MENJADI YANG PALING CERDAS dalam menyikapinya untuk KEMAJUAN BANGSA yang bercita-2 luhur untuk menjadi BANGSA YANG BESRA DAN MAJU DI DUNIA seperti nenek-2 moyangnya terdahulu.

    HIDUP INDONESIA !!!

  6. http://mojok.co/2016/07/mengapa-selalu-nyinyir-dengan-cina/

  7. Anonim said

    selama ini kaum pribumi selalu diam, tapi dikadalin terus
    ketika mau balik melawan orang2 keturunan china gampang amat dikit2 nuduh RASIS kpd pribumi
    masalahnya bukan kalah ato menang
    tapi orang2 keturunan cina ingin menguasai indonesia spt singapura
    dimana pribumi tersingkirkan
    wajar pribumi melawan dan itu bukan RASIS

  8. selama ini kaum pribumi selalu diam, tapi dikadalin terus
    ketika mau balik melawan orang2 keturunan china gampang amat dikit2 nuduh RASIS kpd pribumi
    masalahnya bukan kalah ato menang
    tapi orang2 keturunan cina ingin menguasai indonesia spt singapura
    dimana pribumi tersingkirkan
    wajar pribumi melawan dan itu bukan RASIS

  9. CUCU IMPERIUM said

    Kalo berpatokan pda jumlah dan semanga nasionalisme sih sudah terbukti kuat selama 450 tahun dijajah bule, tapi seiring dengan kemajuan jaman, maka sekarang harus sedikit lebih cerdas dalam menyikapi kemajemukan, yakni MANFAATKANLAH BERBAGAI KELEBIHAN DARI KEMAJEMUKAN yang ada untuk MENUTUPI KEKURANGAN yang ada, karena justru jauh lebih lampau lagi, NENEK MOYANG INDONESIA, seperti : LEMURIA, ATLANTIS, NABI DAUD AS, NABI SULAIMAN AS, MAJAPAHIT, SRIWIJAYA, PADJAJARAN, DAN WALISONGO SANGAT JAYA IMPERIUMNYA DAN BESAR NAMANYA adalah karena cerdas dalam menyikapi kemajemukan, yakni MEMANAJEMEN (MEMANFAATKAN) UNTUK MENAMBAH KEKUATAN DIRI sebagai bangsa yang bertujuan dan bercita-2 besar dan mulia.

  10. CUCU IMPERIUM said

    JADI MANFAATKAN KEMAJEMUKAN UNTUK MENUTUPI KEKURANGAN

  11. Paulus Nabi Palsu said

    Pada hakekatnya para cina – cina ini sekarang sedang menggali lubang untuk kuburanya sendiri. Semakin agresif sepak terjang mereka maka semakin dalam lubang yg mereka buat tinggal nunggu bom waktu yg sedang menghitung mundur saja ketika momen itu datang maka semuanya sudah terlambat mungkin seperti kerusuhan Mei jilid II cuman ditambah dgn pencabutan warganegara dan pengusiran seperti yg dialami muslim rohingya di nyanmar.

  12. Paulus Nabi Palsu said

    Pada hakekatnya para cina – cina ini sekarang sedang menggali lubang untuk kuburanya sendiri. Semakin agresif sepak terjang mereka maka semakin dalam lubang yg mereka buat tinggal nunggu bom waktu yg sedang menghitung mundur saja ketika momen itu datang maka semuanya sudah terlambat mungkin seperti kerusuhan Mei jilid II cuman ditambah dgn pencabutan warganegara dan pengusiran seperti yg dialami muslim rohingya di nyanmar.

  13. Paulus Nabi Palsu said

    Pada hakekatnya para cina – cina ini sekarang sedang menggali lubang untuk kuburanya sendiri. Semakin agresif sepak terjang mereka maka semakin dalam lubang yg mereka buat tinggal nunggu bom waktu yg sedang menghitung mundur saja ketika momen itu datang maka semuanya sudah terlambat mungkin seperti kerusuhan Mei jilid II cuman ditambah dgn pencabutan warganegara dan pengusiran seperti yg dialami muslim rohingya di nyanmar.

  14. DEAR KAWAN-KAWAN PAK AHOK, Semua orang harus tahu. Kalau belum tahu: Pak Ahok tokoh Gubernur yang paling FORMIDABEL, FENOMENAL, FLAMBOYAN, FANTASTIK dan FUTURISTIK (5 F)!
    Pak Ahok ternyata berhasil memborong semua Piala Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2016 yang ada dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai provinsi terbaik di Indonesia! Pemprov DKI dinilai memiliki perencanaan terbaik, perencanaan paling Inovatif, perencanaan paling Progresif, serta pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) tertinggi tahun 2015. Empat penghargaan sekaligus ini membuat pak AHOK kaget sebab baru pertama kali diperoleh dalam sejarah.
    Tokoh agama paling terkemuka seperti Azyumardi Azra, Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), Din Syamsuddin, Ahmad Syafii Ma’arif (Buya), Nusron Wahid dll merupakan pendukung Pak AHOK,yang lengkapnya bernama BASUKI TJAHAYA PURNAMA atau BTP:
    B = Berani, Bersih dan Brilyan
    T = Transparan, Tegas dan Tuntas
    P = Profesional, Piawai dan Pahlawan (anti korupsi).

    Pak Ahok LOYAL teristimewa terhadap semua warga ibukota, lebih dari pada parpol sendiri (seperti Gerindra, PDIP). Juga loyal dan konsisten pada keyakinan dan agamanya.

    Beliau keras dan kasar teristimewa pada orang-orangnya yang malas, tak becus ngeyel terus, menghadapi penipu, pencuri uang rakyat (para koruptor), Akan tetapi lebih baik pemimpin yang kadang-kadang amat keras dan kasar, tapi anti-korupsi, ketimbang pemimpin yang selalu lemah-lembut dan sopan-santun, tapi suka korupsi.

    Korupsi musuh terbesar nomer satu bangsa Indonesia.”Hancurkanlah musuh kita, itu Inggeris dan Amerika!” lagu perjuangan kemerdekaan70 tahun lalu melawan tentara kolonialis gabungan. Sekarang disesuaikan sikon, diubah menjadi: “Hancurkanlah musuh kita, itu korupsi merajalela!” Janganlah kita pilih koruptor dari partai korup untuk memimpin DKI Jakarta.

    Pak AHOK mendapat penghargaan YAP THIAM HIEN dan GUS DUR awards karena berani, tegas dan konsisten memberantas korupsi. Ia bukan SUPERMAN, melainkan pengayom masyarakat ibukota

    Segenap jiwa raganya ia abdikan untuk menjadikan Jakarta MAJU, Jakarta BARU! Berjuang terus, Pak AHOK Menuju DKI I.! Anak-anak, Remaja, Pemuda dan Semua yang berkemauan baik mendambakan Pak AHOK menjadi suri teladan Pemimpin Panutan Bangsa Indonesia!

  15. Hendi said

    Komentar itu harus mengerti isi ts nya. Yang di titik beratkan itu kewarganegaraan yang ganda, masuk warga china iya masuk warga indonesia juga iya. Suatu saat apabila terjadi misalkan peperangan yang tidak di inginkan anatara china dan indonesia mungkin saja ada suatu penyebab karena kita tidak tahu kedepannya. Siapa yg mereka pilih? Nah itu hanya salah satunya saja. Rasa patriotisme dan nasionalisme terhadap bangsa sudah jelas hilang atau berkurang.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: