KabarNet

Aktual Tajam

Sebut Pikiran Kivlan Zen Berkarat, Bos Tempo Gunawan Muhammad Ditantang Debat Terbuka

Posted by KabarNet pada 20/05/2016

Kivlan zen vs GM

Jakarta – KabarNet: Bos Media Tempo, Gunawan Muhammad, kembali bikin ulah. Lewat cuitan di akun Twitternya @gm_gm menyebut bahwa pikiran Mayjend (Purn) Kivlan Zen sudah berkarat, Selasa (17/5/2016). Berikut kutipannya

Nasihat utk Kivlan Zen:
berhentilah memakai pikiran yg sudah berkarat utk melawan ideologi yg sudah berkarat.

Hal ini diungkapkan oleh Gunawan Muhammad untuk menanggapi pernyataan Kivlan Zen yang menyebut bahwa Budiman Sudjatmiko (kader partai PDIP, Mantan ketua PRD) telah membangkitkan kembali PKI.

Sontak saja, pernyataan ini langsung ditanggapi oleh Kivlan Zen. Lewat akun Facebook resminya, ia langsung membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Gunawan Muhammad. Berikut kutipan lengkapnya:

Kepada
Gunawan Muhammad
(Yang telah menuliskan Nasehat untuk saya)

Seharusnya anda jangan menyebutkan bahwa fikiran Kivlan Zen sudah berkarat. Itu artinya bahwa anda telah menyerang pribadi saya dan bisa saja dituntut secara hukum. Kalau anda tidak setuju dan tidak senang dengan cara saya berfikir dan bertindak khususnya dalam menghadapi bangkitnya Komunisme di Indonesia, terutama tulisan pada majalah tempo yang terus berusaha menghidupkan kembali komunis dan juga partainya di Indonesia yang SEOLAH-OLAH tidak bersalah dalam kudeta G30S PKI pada tahun 1965 serta menyatakan bahwa tragedi itu dilakukan oleh Jenderal Soeharto dan TNI AD khususnya.

Kalau anda tidak setuju dengan fikiran dan tindakan saya, maka berikanlah kesempatan pada saya agar bisa BERPOLEMIK DENGAN ANDA DAN REKAN-REKAN DARI TEMPO.

Mari kita berdiskusi dan berdebat terbuka baik anda maupun seluruh awak media dan penulis yang ada di TEMPO.

Atau berikan kesempatan kepada saya agar fikiran ini bisa saya tuangkan di majalah TEMPO. Karena ada seorang wartawati TEMPO yang bernama NOVI mau mewawancarai saya tentang Komunis, namun saat itu saya sedang berada di Filiphina, akan tetapi sangat di sayangkan ketika saya kembali ke tanah air, saya kontak kembali berkali-kali saudari novi namun tidak ada respon.

Sekali lagi bung Gunawan Muhammad saya sampaikan ; “Mari Kita Berpolemik Secara Intelektual”.

Kalaulah fikiran saya Berkarat, tentu masih bisa dibuat mengkilap dengan cara dibraso, namun orang-orang Komunis fikirannya itu seperti batu, tak bisa jika hanya dibraso, tapi masih tetap bisa dirubah dengan cara diasah, dipahat, dan digerinda setelah itu baru terbentuklah wujud yang baru. Mudah-mudahan anda tidak termasuk orang yang fikirannya seperti Batu.

Saya sangat menunggu dan menanti Undangan untuk mewawancarai saya dan tentunya juga BERPOLEMIK dan BERDEBAT dengan ANDA serta AWAK MEDIA TEMPO secara Terbuka dan Live di semua Stasion TV dan Radio.

Karena anda yang memulai menyerang saya secara pribadi maka anda pulalah yang mengakhiri dengan cara debat terbuka.

Terima kasih semoga Tempo tidak buang-buang Tempo. Semoga anda mendapat Rahmat dan Shalawat NABI MUHAMMAD SALALLAHU ‘ALAIHI WASSALAM, karena nama Beliau anda pakai dan selalu di ucapkan Shalawat oleh ALLAH, MALAIKAT-MALAIKATNYA & UMAT MUSLIM ketika menyebutkannya. Berbahagialah anda karena telah memakai nama RASULULLAH SHALALLAHU ‘ALAIHI WASSALAM.

Apakah Gunawan Muhammad berani menerima tantangan Kivlan Zen? Mari kita tunggu.

3 Tanggapan to “Sebut Pikiran Kivlan Zen Berkarat, Bos Tempo Gunawan Muhammad Ditantang Debat Terbuka”

  1. rusul said

    ” Era Reformasi melahirkan, memberanikan diri tokoh2 pro pki utk unjuk gigi “..siapa yg ” memberi angin”tokoh2 ini ?????(tanda tanya besar). SAATNYA TNI, pelototi semua gerakan2 a.n demokrasi kebablasan.HARI KEBANGKITAN NASIONAL momentumnya.

  2. Anonim said

    Kagak akan berani si Gunawan melawan dengan debat terbuka, NKRI ini memang sudah di rasuki oleh gerombolan-gerombolan PKI, jangan di berikan ruang gerak kepada PKI !!! mereka telah membunuh banyak para ulama, para TNI, para Santri dan rakyat indonesia.
    Hei.. Broo Gunawan ! anda jangan berkoar-koar aja, hadapi beliau (kivlan Zen) kalo memang anda intelektual !!

  3. rusuli said

    Era reformasi, bebas menyatakan ide, identitas, kelompok, paham, isme dll. Tetapi PANCASILA tetap DASAR NEGARA. Sudah terlalu banyak pengalaman, pengorbanan jiwa anak bangsa dalam mempertahankan PANCASILA. WASPADA terhadap usaha
    -usaha penyusupan paham lain lewat berbagai cara. TNI HARUS mengawasi pergerakan2 yang tampak maupun yang tidak tampak. SANGAT TERANG sekali dalam mengetahui SIAPA BERADA DIMANA.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: