KabarNet

Aktual Tajam

Monitoring FPI Makassar Temukan Miras dan Banci

Posted by KabarNet pada 09/05/2016

Sabtu, 07 Mei 2016

Makassar – Usai kegiatan  Ta’lim/pengajian  rutin DPD  FPI Sulawesi Selatan di Kota Makassar , Puluhan Laskar Pembela Islam (LPI) Makassar bersama warga   kota Makassar melakukan konvoi untuk monitoring   sejumlah tempat-tempat maksiat . Sabtu (7/5).

IMG_20160508_203049

Aksi monitoring FPI kali ini menyusul kekhawatiran terhadap peredaran Miras yang semakin merajalela dan menimbulkan banyaknya tindakan kriminal yang begitu meresahkan seperti  begal, pencurian  dan kasus pemerkosaan berujung kematian yang menimpa  Yuyun yang tengah ramai diperbincangkan.

Aksi Laskar Pembela Islam (LPI) kali ini  dipimpin oleh Ustadz  Hanif Muslim dibantu oleh dua orang Koordinator lapangan  (Korlap) ,  Ustad Bojes dan Ustad Iqbal Dg. Gassing diikuti oleh puluhan Laskar khusus (Laksus) yang bertugas mengamankan jalannya aksi tersebut  agar tetap kondusif.

Ketika melewati Jalan Penghibur (Nusantara) yang di dalamnya terdapat  dua tempat Prostitusi yang sangat besar , Massa LPI mendapati seseorang tengah membawa dua  dus Miras merk Anker dan Bintang  di depan salah satu  kios.

Melihat orang yang sedang membawa miras  secara terang-terangan di depan umum terlebih banyak anak-anak yang melihat, spontan para Laskar FPI   turun dari kendaraannya dan  mengambil  miras tersebut dan dibawa ke Markas DPD FPI Sulawesi Selatan untuk dimusnahkan dengan ditumpahkan isinya.

Setelah selesai ‘mengeksekusi’ miras yang didapat ,para Laskar meninggalkan markasnya untuk pulang dengan tertib ,namun ketika  melintasi jalan Ratulangi mereka mendapati gerombolan waria yang tiap malamnya rutin menunggu

pelanggan di samping Pengadilan Negri Makassar.  kembali Laskar membubarkan para waria tersebut serta menyita sejumlah  tenda dan sarung yang diduga menjadi alat praktik prostitusi . Massa kemudian  membawa  barang-barang  tersebut ke Markas Daerah (Madar) FPI Sulawesi Selatan dan membakar peralatan ‘najis’ itu.

Ustadz Hanif Muslim selaku pemimpin srkaligus penanggung jawab aksi menuturkan pihaknya akan terus menuntut kepada pemerintah kota Makassar  agar menutup tempat prostitusi yang dipenuhi kumpulan waria agar kota Makassar terhindar dari musibah akibat kemaksiatan dan LGBT. “Kami akan tetap menagih janji Pemkot

Makassar untuk menutup tempat prostitusi tersebut, kami juga sampaikan agar pekerja bencong komersial itu tetap dikontrol serta Satpol PP Harus mengambil tindakan agar tidak  menularnya virus LGBT karena kami tak ingin adanya Musibah melanda Kota ini sebagaimana Zaman Nabi Luth AS.” Kata Uztadz Hanif . Sabtu (7/5).

Ustadz Hanif menambahkan bahwa peredaran Miras yang merupakan sumber dari segala bentuk kejahatan harus segera dihentikan terlebih saat menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. “Jika Makassar ingin tentram, aman dari Begal maka hentikan peredaran Miras di kota Makassar Apalagi Bulan Suci Ramadhan semakin dekat.”  Tambah Ustadz Hanif.

Jika peredaran miras dan prostitusi masih marak , kata lanjut Ustadz Hanif , maka masyarakat khususnya Umat Islam berhak mengambil langkah-langkah tegas untuk memerangi kemaksiatan.

“Jika itu tak terealisasikan maka kami Umat Islam berhak bersikap tegas guna kota Makassar Menjadi Kota Rahmatan Lil Alaamiin .” Pungkasnya.

Satu Tanggapan to “Monitoring FPI Makassar Temukan Miras dan Banci”

  1. luaydpk said

    aparat diam rakyat bergerak dilarang, jadi maunya pajak dari barang merusak?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: