KabarNet

Aktual Tajam

Habib Rizieq Serahkan Bantuan Rp100 Juta untuk Warga Luar Batang

Posted by KabarNet pada 18/04/2016

Jakarta – KabarNet: Warga Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara sudah ratusan tahun secara turun temurun tinggal di sekitar Masjid Keramat Luar Batang. Mereka heterogen terdiri dari aneka ragam suku. Sehari-hari mereka bekerja sebagai Nelayan.

IB2

Luar Batang, Penjaringan adalah TANAH PUSAKA yang memiliki nilai historis luar biasa bagi sejarah Jakarta dan Indonesia. Masjid Keramat Habib Husein Alaydrus dan Masyarakat di Luar Batang tidak bisa dipisahkan. Semuanya sudah menyatu menjadi bagian CAGAR BUDAYA yang harus dilindungi.

JANJI JOKOWI
Saat Jokowi ikut Pilgub dan Pilpres di Jakarta, secara tertulis membuat KONTRAK POLITIK dengan warga Luar Batang – Penjaringan, yang salah poinnya adalah tidak akan menggusur mereka.

IB3

Namun, kini janji tinggal janji. Ahok secara sewenang-wenang dengan memperalat Polri dan TNI merubuhkan dan meluluh-lantakkan rumah-rumah tinggal dan warung-warung rakyat jelata yang lemah, tanpa belas kasih.

MANUSIA PERAHU
Sejak terjadinya penggusuran biadab terhadap masyarakat miskin Luar Batang di Penjaringan pada tanggal 11 April 2016, banyak warga korban penggusuran bertahan di lokasi dengan tinggal di perahu-perahu milik mereka.
Kini, nasib mereka tidak menentu. Banyak orang tua dan anak-anak yang jatuh sakit. Ada pula wanita hamil tua yang sedang menunggu hari melahirkan. Mereka pun mulai krisis makanan dan minuman.

POSKO KEMANUSIAAN FPI
DPD FPI DKI Jakarta di bawah komando Imam FPI Jakarta, Habib Muhsin bin Zaid Alattas membuka Posko Kemanusiaan di atas perahu agar membaur langsung dengan warga yang tinggal di perahu.

Posko Kemanusiaan FPI membuka Dapur Umum di pelataran parkir Masjid Keramat Luar Batang yang setiap hari memberikan makan pagi, siang dan malam untuk seluruh warga korban penggusuran. Juga menyediakan minuman dan aneka kebutuhan wanita dan anak-anak serta orang tua. Selain itu juga membuka Klinik Darurat yang setiap saat terus melayani warga yang sakit secara gratis.

TUNTUTAN WARGA
Hari ini, jajaran pengurus DPP FPI dipimpin langsung oleh Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab mendatangi Masjid Luar Batang dan langsung meninjau Posko Kemanusiaan FPI di lokasi penggusuran.

Dengan sangat antusias warga korban penggusuran dan masyarakat Luar Batang lainnya menyambut kedatangan Rombongan FPI, dan mereka curhat melaporkan segala penderitaan mereka.

Masyarakat Luar Batang meminta kepada Habib Rizieq dan rombongan agar FPI tidak meninggalkan mereka, dan agar FPI bersama masyarakat melawan kezaliman dan menegakkan keadilan.

JANJI FPI
Imam Besar FPI di hadapan masyarakat secara terbuka menyatakan akan mendukung sepenuhnya perjuangan masyarakat Luar Batang. Di antaranya beliau menyatakan : “Lokasi penggusuran Luar Batang, Penjaringan, harus dibangun RUSUN GRATIS yang baik, bagus dan layak buat seluruh warga yang menjadi korban penggusuran, bukan dibangun Mall dan Apartemen untuk orang kaya, sehingga nantinya warga Luar Batang tetap tinggal di Luar Batang dan tetap menjadi Nelayan disana serta tetap menjadi masyarakat yang memakmurkan Masjid Keramat Luar Batang.”

Selain itu, Habib Rizieq menegaskan bahwa FPI akan tinggal bersama masyarakat di Luar Batang untuk melawan segala bentuk kezaliman dan kebiadaban penguasa yang tidak punya nurani. Masyarakat pun menyambut dengan pekik takbir keharuan.

SUMBANGAN 100 JUTA
Pada saat kunjungan DPP FPI di Luar Batang, Imam Besar FPI menyerahkan sumbangan untuk warga korban penggusuran yang berasal dari para dermawan sebesar 100 juta rupiah. Dan sorenya ada lagi kontak dari sejumlah dermawan lainnya yang akan juga memberi bantuan sebesar 100 juta rupiah.

Siapa yang ingin ikut membantu, silakan datang langsung ke Posko Kemanusiaan FPI di atas perahu atau di lataran parkir Masjid Luar Batang, Bisa juga via transfer Bank Syariah Mandiri (BSM) Nomer Rekening 7001440707 atas nama FPI Rek Kemanusiaan atau kontak langsung pengurus DPD FPI Jakarta :

1. Imam FPI DKI : 087876587227
2. Ketua Tanfidzi FPI DKI : 08158327991

[Tim News FPI]

4 Tanggapan to “Habib Rizieq Serahkan Bantuan Rp100 Juta untuk Warga Luar Batang”

  1. Paulus Nabi Palsu said

    Itulah pemimpin wong licik dukungan partai preman2x di pasar2x.

    Ada yg keberatan kuarin aja unek2xnya yo

  2. yatama said

    koq habib yg ngasih..bukannya FPI juga udah punya gubernur sendiri yang sah…kemana gubernurnya ???

  3. yatama said

    koq habib yg ngasih..bukannya FPI juga udah punya gubernur sendiri yang sah…kemana gubernurnya ???

  4. Muslimedianews.com ~ Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab berharap Nahdlatul Ulama (NU) tetap menjadi rumah besar Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sampai kiamat. Menurut Habib Rizieq, keberaaan NU sebagai rumah besar Aswaja adalah harga mati.

    “Makanya tadi saya katakan, kita harus berjuang, berdo’a, agar Nahdlatul Ulama sampai hari kiamat, tidak bisa tidak. Harga mati. Harus tetap menjadi rumah besar Ahlussunnah wal Jama’ah.”, harap Habib Rizieq dalam sebuah acara Haul di Masjid Al-Awwabin Cilandak Jakarta selatan, Mei 2015 lalu.

    Dalam acara itu, Habib Rizieq mengajak segenap Aswaja untuk merapatkan barisan dan menyatukan potensi sebagai mayoritas kaum muslimin yang ada di Indonesia. Keberadaan Aswaja saat ini, menurut Rizieq, dalam keadaan yang kritis karena serangan berbagai kelompok, seperti Wahhabi, Syi’ah dan Liberal.

    “Saat ini Aswaja berada pada posisi yang sangat kritis dan bahaya. Apalagi disekitar ini muncul kelompok-kelompok yang memang begitu mudah menyesatkan sesama muslim, mengkafirkan, dan ahlussunnah wal jama’ah pun tidak luput daripada takfir mereka.”, tutur Habib Rizieq.

    Habib Rizieq mengajak umat Islam agar mewaspadai kelompok yang menyesatkan aqidah Ahlussuannh wal Jama’ah Asy’ariyah melalui buku-buku yang beredar di tengah-tengah umat Islam, bahkan masuk dalam kurikulum pendidikan agama Islam di madrasah-madrasah.

    “Kemana aqidah Asy’ariyah? kemana aqidah Aswaja?. Kok bisa Trilogi Tauhid, aqidah Tsulatsiyah (Wahhabi) itu masuk dalam kurikulum pendidikan Islam diseluruh Indonesia, (dan) digunakan bukunya?. Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji’un.”, jelasnya.

    Baca: Habib Rizieq: Kurikulum Pelajaran Agama Ajarkan Trilogi Tauhid Wahabi
    Baca: Ini Bahaya Bila Aswaja Tidak Jadi Mayoritas di Indonesia

    Habib Rizieq juga mengingatkan bahwa selama Aswaja menjadi mayoritas dinegeri Indonesia, maka NKRI akan tetap bersatu.

    “Ahlussunnah wal Jama’ah adaah ahlul i’tidal, tawasuth, tawazun. Ahlussunnah wal Jama’ah merupakan kelompok pertengahan yang punya keseimbangan yang tidak mudah mengkafirkan kelompok lain. Kita mau NU diliberalkan, disyi’ahkan, apalagi kalau NU diwahabikan. Dan juga kita tidak mau kalau NU harus memusuhi Syi’ah dan Wahabi. Itu bukan NU saudara…. memusuhi, apalagi mengganggu madzhab diluar Aswaja. Tapi NU tidak boleh diam, mana kala Asy’ariyah digrogoti, dikafir-kafirkan. Masyaallah! karena itu saudara… pada kesempatan malam ini, ingin saya ingatkan, selama Aswaja menjadi mayoritas di Republik ini, Insyaallah NKRI akan tetap bersatu saudara..”, terang Habib Rizieq.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: