KabarNet

Aktual Tajam

Sang Pembela Rasulullah SAW telah Dihukum Mati

Posted by KabarNet pada 05/03/2016

IMG-20160305-WA0001

As-Syahid Mumtaz Qadri

Pakistan – KabarNetPemerintah Pakistan menghukum mati seorang pria, yang membunuh Gubernur Punjab atas seruannya mengubah undang-undang  penistaan agama, dengan ancaman hukuman mati karena menghina Islam.

Namanya Malik Mumtaz Hussain Qadri, atau dikenal dengan Mumtaz Qadri, seorang tentara pengawal pribadi Gubernur Punjab, Pakistan.

5 tahun lalu, ia telah membunuh Gubernur bernama Salman Tasir di Wilayah Punjab, Pakistan.

Setelah penangkapannya, Qadri mengatakan kepada polisi bahwa ia membunuh Tasir karena gubernur tersebut  menentang  tuntutan hukuman mati bagi seorang perempuan Nasrani bernama Asia Bibi yang telah menginjak Al-Qur’an dalam perkara penghinaan agama Islam.

Gubernur tersebut membela si penista Islam dan mengatakan bahwa undang-undang Pakistan yang menegaskan hukuman bagi orang yang menghina Rasulullah SAW dan penistaan agama dengan hukuman mati, merupakan undang-undang gelap yang harus diamandement. Ia juga mencaci maki dan menghina Rasulullah SAW di depan puluhan orang, yang membuat Mumtaz Qadri spontan membunuh gubernur tersebut dengan 40 tembakan bertubi-tubi, karena tidak rela Nabinya dihina.

IMG-20160305-WA0006

Salman Tasir –  Penghina Nabi SAW

Kuasa hukum Qadri, Ghulam Mustafa Chaudhry mengatakan kliennya tidak menyesal telah membunuh gubernur itu. “Saya bertemu dengannya dua kali di penjara. Ia mengatakan bahwa meskipun Allah memberinya 50 juta nyawa, saya akan tetap mengorbankan seluruh nyawa itu,” kata Ghulam Mustafa Chaudhry, seperti dikutip Aktual.com, Senin 29 Februari 2016.

Setelah pembunuhan itu pemerintah Pakistan memenjarakan Mumtaz Qadri dan memvonisnya dengan  hukum gantung. Ekskusi mati telah dilaksanakan di penjara Adiala, kota Rawalpindi pada hari Senin tanggal 20 Jumadil Ula 1437 Hijriyyah, bertepatan dengan 29 Februari 2016 lalu, sekitar pukul 4:30 pagi hari.

As-Syahid Mumtaz Qadri dibawa dari tiang gantung dalam keadaan tersenyum. Karena sebelumnya ia telah bermimpi bertemu Rasulullah SAW saat berada di dalam penjara. Jutaan umat Islam mengiringi jenazahnya.

Selamat bertemu Sang Kekasih di Surga Ya Syahidal ‘Isyqi Bi Rasulillah…!

Berikut tayangan jutaan Umat Islam iringi jenazah As-Syahid Mumtaz Qadri

[KbrNet/Slm]

10 Tanggapan to “Sang Pembela Rasulullah SAW telah Dihukum Mati”

  1. Paulus Nabi Palsu said

    Subhaanallaah, cintanya Mumtaz Qadri kepada Allah SWT dan RasulNya melebihi cintanya pada diri sendiri yg membuatnya tersenyum disaat menemui Allah SWT karena rahmatNya sebaliknya si Salman Tasir pasrah lg dirodam sm Nungkar Nangkir sebagai pemanasan sebelum diserahterimakan sm Malik sebagai mimpi buruk tak terlupakan yg jd kenyataan unt selama lamanya.

  2. saiful rohman said

    Semoga allah tempatkan ruh nya di sisi yg paling mulia

  3. Anonim said

    Kecintaannya pada Nabi telah dibuktikan. Allah… Allah…

  4. jakfar yacob said

    SEMOGA ALMARHUM DITERIMA DISISI ALLAH SWT DAN MENJADI PENGHUNI SYURGA JANNATUL NA’IM.Amiin

  5. ajrul amin said

    Subhanallah semoga ada pengikut yang lain

  6. Anonim said

    Koruptor bila dihukum mati terlalu enak. Dia tidak merasakan penderitaan yg setimpal dg perbuatannya. Saya lebih setuju bila koruptor dihukum seumur hidup biar mereka ngalami penderitaan selama dalam penjara.

  7. Suharto said

    Motivasi dan inspirasi sejauh mana ke cintaan kita kepada, Allah SWT, Rasulullah Muhammad SAW dan kitabullah Al Qur’an serta tindak lanjutnya, terhadap siapa pun Penistanya…

  8. Rina said

    Subhanalloh subhanalloh subhanalloh…

  9. Anonim said

    Indonesia dan pakistan sudah beda hukumnya…kita tunduk.patuh pada Allah sebagai orng islam..tp lihat keberadaan kita pada daerah mana dan hukumnya..tidakada asap kl tidak ada api…kl pingin spt itu hukumnya ..mk indonesia hrs pula diubah hukumnya spt di pakistan.

  10. Toto said

    Yaa smg syahid.
    Kayaknya akan lebih bagus lagi kalo beliau membunuh terdakwa penistaan agama dulu. Kalo begini jadi sesama muslim saling membunuh. Ini penilaian dr info itu ajah ya bukan atas informasi dr Pakistan tentunya jd salah harapan saya.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: