KabarNet

Aktual Tajam

Disebut Maling, Ibu Muda Laporkan Ahok ke Polisi

Posted by KabarNet pada 23/12/2015

ibu yusriJakarta – KabarNet: Ibu muda dari Koja, Yusri Isnaeni (32) mengaku kesal dengan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ‘memaki’ dirinya di Balaikota, Jakarta, saat mempertanyakan teknis penggunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Saat itu, Yusri disebut Ahok sebagai maling karena diduga mencairkan dana KJP.

Dari peristiwa itu, Yusri mengaku harus menanggung rasa malu lantaran terus dicemooh para tetangganya. Malah menurut Yusri, tidak hanya dirinya yang menjadi korban cemoohan, putri keduanya A yang duduk di kelas 3 SD Al Khoiriyah, Koja, Jakarta Utara, juga merasakan hal yang sama.

“Ya anak-anak sekarang sudah nonton TV. Mungkin dikasih tahu sama orang tuanya juga kan. Anak saya jadi korban jadinya. Malu juga dia,” kata Yusri saat berbincang seperti dikutip Liputan6.com di Jakarta Utara, Selasa 22 Desember 2015.

Malahan menurut Yusri, A sudah tidak mau bersekolah lagi. Selain malu, putri bontotnya itu juga saat ini cenderung lebih banyak diam. Ia tak mau tinggal diam. Yusri pun mengaku sempat mendatangi ke sekolah A untuk menjelaskan peristiwa sebenarnya ke guru-guru di sekolah dan teman-teman anaknya.

“Dari sebelum libur dia (A) sudah enggak mau masuk sekolah. Dicemooh teman-temannya. Belum lagi teman mainnya di rumah. Saya sih sudah ke sekolahnya juga buat jelasin ke guru-guru di sekolah sama teman-temannya,” beber janda anak dua itu.

Sementara itu Ahok‎ beralasan terkait sebutan maling kepada Yusri Isnaeni, yang menanyakan soal KJP. Saat itu Yusri mengadu ke Ahok lantaran dipotong 10 persen ‎saat mencairkan dana KJP milik anaknya.

Menurut Ahok, sesuai peraturan, uang KJP tidak bisa dicairkan dalam bentuk tunai. Dana bantuan itu hanya bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah anak di tempat-tempat yang telah disediakan.

Alhasil, akhirnya Ahok dilaporkan rakyatnya sendiri ke Mapolda Metro Jaya. Ahok dilaporkan atas tudingan mencemarkan nama baik dengan menyebut warganya sebagai maling.

Ibu muda 32 tahun itu sakit hati disebut maling oleh Ahok di depan publik saat menanyakan perihal Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik anaknya. Ia pun menuntut Ahok meminta maaf kepada dirinya di depan publik.

Ada hal menarik dari kasus dugaan pencemaran nama baik ini. Ahok sempat mengajukan permintaan maaf kepada Yusri atas ucapan tidak pantas kepada rakyatnya. Namun permintaan maaf itu disampaikan melalui ajudan Ahok.

“‎Yang bersangkutan (Ahok) pernah mengajak stafnya bernama Hasanuddin Ismail untuk minta maaf. Ahok nyuruh stafnya untuk minta maaf melalui telepon, katanya staf penyidik dari gubernur,” ujar Yusri usai melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 16 Desember 2015.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 12 Desember ‎2015 sekitar pukul 18.41 WIB. Yusri tiba-tiba mendapat telepon dari orang yang mengaku ajudan Gubernur Ahok. Atas nama Gubernur DKI ia meminta maaf kepada Yusri terkait ucapan maling yang keluar dari mulut Ahok. “Dia bilang, atas nama gubernur meminta maaf, mungkin bapak (Ahok) sedang capek. Dia bicara seperti itu, dan saya tetap tidak terima (permohonan maaf),” tutur dia.

‎Janda muda ini menolak permintaan maaf Ahok lantaran disampaikan melalui telepon. Apalagi, permohonan maaf itu diwakili anak buahnya. Yusri ingin, Ahok menyampaikan permohonan maaf di depan publik, seperti saat dirinya disebut maling. “Pokoknya Ahok harus bicara langsung. Dia menghina dan memfitnah sendiri, kenapa harus minta maaf melalui orang,” tandas Yusri.

Yusri disebut maling oleh Ahok sebanyak 3 kali saat menanyakan soal KJP anaknya, Kamis 10 Desember 2015. Ia sakit hati atas pernyataan tersebut hingga melaporkan Ahok ke Mapolda Metro Jaya dengan tuduhan mencemarkan nama baik. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/5405/XII/2015/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 16 Desember 2015. [KbrNet/Slm]

Source: Liputan6.com

2 Tanggapan to “Disebut Maling, Ibu Muda Laporkan Ahok ke Polisi”

  1. apapun bentuk diskriminasi harus di lawan, tidak terkecuali pimpinan daerah istimewa sekalipun. Allah akan selalu bersama orang yang benar

  2. Paulus Nabi Palsu said

    Selama manajemen negara masih dipegang J&J, apapun yg dilakukan A Hok si mulut kotor pasti aman2x aja, jd percuma ibu ini musti repot2x laporin si A Hok ke polisi yg notabene jongos. Mending ibu ini kasih duit sm geng motor lengkap dgn photo dan alamat si A Hok br nyahok tuh si A Hok.Selesai perkara.

    Gitu aja kok repot

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: