KabarNet

Aktual Tajam

Sejak Rezim Jokowi, Kegiatan Umat Islam Kian Dikebiri

Posted by KabarNet pada 16/10/2015

Mohon Ijinkan Kami Menyelenggarakan Majelis di Monas

Jakarta – KabarNet: Saya pada khususnya dan para pemuda serta para pemudi di berbagai wilayah baik yang berada di wilayah jakarta maupun dari luar wilayah jakarta sangat mengharapkan untuk dapat diberikan ijin melaksanakan acara pengajian di lapangan monas yang insyaAlloh akan diselenggarakan pada bulan November 2015 dan seterusnya (untuk acara besar) dengan berbagai pertimbangan diantaranya adalah:

  1. Tujuan Monas didirikan oleh presiden RI pertama Soekarno pada tahun 1961 adalah untuk mengenang perjuangan rakyat, dan kami adalah merupakan bagian dari rakyat Indonesia yang ingin melaksanakan kegiatan positif.
  2. Tugu monas yang dimahkotai dengan lidah api yang dilapisi emas sumbangan warga muslim saudara kami dari Aceh adalah melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala, hal ini sangat sinkron dengan acara yang akan kami laksanakan adalah untuk memberikan spirit para pemuda dan pemudi untuk terus berperilaku baik dan positif serta untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan yang negatif.
  3. Majelis yang akan diselenggarakan membutuhkan tempat yang luas untuk menampung para jamaah yang hadir, mengingat para jamaah yang hadir berjumlah ribuan dan bahkan lebih dari itu.
  4. Mayoritas jamaah adalah merupakan warga jakarta, bukankah kami adalah bagian dari jakarta, yang sejatinya kami sangat mengharapkan untuk diberikan kesempatan menggunakan dan memanfaatkan hanya sebagian dari lapangan monas dan hanya beberapa saat saja.
  5. Kenapa panggung-panggung hiburan dan berbagai panggung promosi lainnya diijinkan, tetapi kami sampai dengan saat ini masih belum juga diijinkan.

Ada yang salahkah dengan kami ?

  • Bukankah kami merupakan bagian dari warga jakarta dan rakyat Indonesia ?
  • Bukankah acara yang akan kami laksanakan sesuai dengan tujuan didirikannya monas ?
  • Bukankah kami disana akan mendoakan para pahlawan bangsa ini yang telah wafat ?
  • Ataukah yang hanya diijinkan menggunakan dan memanfaatkan lapangan monas adalah hanya yang menggelar berbagai promosi dan panggung-panggung hiburan tanpa mendoakan para pahlawan kita ?

Semoga bapak dan ibu para pemangku kepentingan Monas dapat memberikan ijin yang hanya sesaat saja kami harapkan.

MEMPETISI KE
Bapak Presiden RI Bapak Joko Widodo
Bapak wakil presiden RI,Ketua Dewan Masjid Indonesia Bapak Muhammad Jusuf Kalla
Kemenag RI Bapak Lukman Hakim Saifuddin
Bapak Gubernur DKI Jakarta Bapak Basuki Tjahaja Purnama
Kepala UPT Monas Ibu Rini Hariyani

Mohon ijinkan kami untuk menyelenggarakan majelis di Monas

Dukung/ Tandatangani Petisi (DISINI)

22 Tanggapan to “Sejak Rezim Jokowi, Kegiatan Umat Islam Kian Dikebiri”

  1. rakyat yang muslim yang yumbang dan memilih jokowi lihat anda sudah di bodohi

  2. Anonim said

    umat islam gak selalu memfitnah hanya utk kepentingannya sendiri dan golongan.

  3. Anonim said

    media itu harus mencerahkan dan dapat dipertanggung jawabkan bukan untuk memprovokasi umat yg lain

  4. Anonim said

    Hmm… Media provokatif ya…
    Intinya, jadi mayoritas tu jangan arogan deh…
    Malu q sbg muslim melihat kelakuan kalian yg ky anak kecil, gak dituruti trs merajuk. Q rasa ne jg bukan ajaran almarhum Habib Munzir yg welas asih. Jgn2 ne ditunggangi politik pilkada yee…

  5. Anonim said

    Salah kalian spa suruh pilih pemimpin yg suka pencintraan,kyak artis sinetron ajaa…
    Di tv…tapi klw di dunia nyata heemmm…jngan ngomong..!! Sombong nya mintak ampun

  6. Cepat-cepat bergabung dengahg ISIS saja!

  7. Tukang Comment said

    1. Tujuan Monas didirikan oleh presiden RI pertama Soekarno pada tahun 1961 adalah untuk mengenang perjuangan rakyat | perdayakanlah terlebih dahulu para pejuang pahlawan yg saat ini masih hidup bukan malah menelantarkan mereka seperti sampah djalanan.

    2. Bukankah kami disana akan mendoakan para pahlawan bangsa ini yang telah wafat ? | Apakah benar demikian dengan pernyataan media ini bahwa kalian akan mendoakan para pahlawan di alam sana.

    Jadilah media yang lebih berimbang, netral apa adanya. Islam itu agama yang mudah dan indah. Jika sekedar ingin mendoakan para pahlawan dengan melakukannya di monas, lakukanlah di masjid / mushola terdekat dengan khusyu + sholat 5 waktu. karena sebenarnya itulah rumah ALLAH SWT

  8. Anonim said

    Yg percaya ama media2 gk masuk akal gini udah sakit jiwa kali yah..

  9. Tori said

    Tentu ada solusinya, jika tujuannya baik, sampaikan secara baik2, Agar komunikasinya nyambung jangan menunjukan kebencian dg kata kotor, atau menghujat… jika tetap ditolak alsannya logis apa tidak …

  10. Anonim said

    Makanya, pilih yang bener ……..

  11. Apa pun dan bagai mana pun, moga ada solosi nya ….

  12. Semoga ada sesuatu hal yang merubah kebijakan dan pola pandang terhadap umat Islam, Umat Islam umat mayoritas di negeri ini, jangan di dzolimi karena Allah yang menjaganya,

  13. Jangan khawatir umat islam akan di jaga dan diraksa oleh Allah SWT.

  14. Paulus Nabi Palsu said

    Gue cuman mo memperjelas hal yg sdh terbukti kejelasanya bahwasanya dalam setahun ini pemerintah GAK KERJA 2x karena memang gk ada prestasinya malah sebaliknya negara makin terpuruk di segala bidang, rakyat semakin terpuruk dan terjepit, makin byk pengkhianat bangsa, elit2x politik sibuk pencitraan dan blusukan, makin byk penjilat dan manusia pragmatis, dan yg paling mengherankan adalah BANYAK PEMIMPIN 2x YG BAIK yg tau dengan keadaan ini tapi DIAM MEMBISU tanpa berani melakukan APAPUN, padahal kemungkaran tidak akan musnah jika orang2x baik tdk melawan kemungkaran, indonesia tdk akan merdeka jika para mujahidin tdk melakukan perlawanan pd penjajah, penjajah skrg adalah kezaliman ketidakadilan kepada rakyat, bahkan oleh orang munafik yg ngaku2x muslim tp kelakuan dan prilakunya sam dgn orang kafir, sok bawa agama tapi penafsiranya ngaco semua. Bagi para jongos jokowi, gk usah byk bacot lo semue, udeh terbukti ngatasin asep aza kagak bise apalagi ngurus rakyat!

    Gitu aza kok repot

  15. betul untuk syiar masa ga boleh, kalau dilihat dari sejarah terlahirnya tempat bersejarah monas ini, banyak perjuangan umat islam di situ. kalau seandainya pemerintah sampati tidak memeberi izin, sungguh keterlaluan.

  16. Anonim said

    CUKUP SEKALI INISAJA MEMILIH YG NON MUSLIM SIAPAPUN YG NON MUSLIM NGAK KAN BEDA PASTI SAMA,,, DARI PADA BYK DOSA LNH BAIK PILIH YG SEIMAN DGN KITA,,,SATU SYARAT PILIH YG TAKUT SAMA ALLAH,,,

  17. KATAK DALAM TEMPURUNg ISLAMMYA SELALU MENGATAKAN TEMPURUNGNYA PALING BAIK DIDIUNIA. YG BERAGAMA iSLAM PASTI BAIk YG TIDAK BERAGAMA PASTI JAKAT (PKI). Padahal puluhan juta orang islam denga pimpinan Islam yg kelaparan minta makan dengan bacot besar ke negara-negara kafir di Amerika,Erpopa dan Australia sambil meninggakan negara rahmata lil alaminya. Ayo bantah!

  18. tebo handoyo said

    do ngopo to le le…?!
    nguyuh rung jejeg we wes ngguroni…!!?
    do ajaro nguyuh sing jejeg sek, nek wes iso lagi ngomong….

  19. safrini said

    Salah tempat
    Masjid istiqlal ada
    Bisa menampung ribuan umat
    Kenapa mesti di monumen
    Yang notabene Umum @

  20. bujang keling said

    Kebodohan umat islam adalah mudah dan gampang di provokasi…sy malu dan sedih pada saudara saya yg sudah terkena hasusatan ini.

  21. Umar said

    Gelora bung karno tuh sanggup menampung ratusan ribu umat bahkan ada tempat duduknya kenapa maksa pake monas yg adalah taman kota yg biaya perawatannya mahal kelihatanya ada unsur lain kok memaksakan sekali utk diadakan di monas.

  22. Bangsa Indonesia pendidikannya sangat rendah karena itu mayoritasnya BODOH.Sebab itu pul mayoritas bangsa Indonesia agamanya Islam.Ada bukti lain?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: