KabarNet

Aktual Tajam

Aldo Anak Driver Go-Jek: Ayah Mama Mana ?

Posted by KabarNet pada 20/09/2015

Jakarta – KabarNet: Kondisi Ghiraldo Banu Seprizky atau Aldo (8) bocah malang yang ikut menjadi korban kecelakaan Kopaja dan Go-Jek kini sudah mulai membaik. Kini ia menjadi yatim piatu karena kecelakaan tersebut telah merenggut ayah dan ibunya. Hingga kini bocah Aldo belum tahu bahwa ia harus terpisah selamanya dari kedua orangtuanya.

Ditemui di RSCM ruang BCH rawat inap anak, paman Aldo, Dondon Suryana mengatakan kondisi Aldo telah siuman dan sudah bisa berinteraksi dengan keluarga. Ia pun bertanya kemana kedua orang tuanya pergi. “Alhamdulillah sudah sadar dan membaik. Tadi pagi pas sadar ia sempat tanya kemana bapak ibunya,” kata Dondon paman Aldo, di RSCM seperti dikutip detikcom, Sabtu 19 September 2015.

Dondon mengakui bingung harus menjawab apa. Dondon tidak ingin membuat Aldo shock dan trauma. Ia pun berjanji akan mengajak Aldo bertemu ayah dan ibunya di suatu tempat. “Saya bingung ditanya Aldo kemana ibu bapaknya. Jadi saya berjanji suatu saat nanti kita akan pergi kunjungi tempat ayah sama ibu kamu,” tutur Dondon dengan lirih.

Dondon bermaksud akan membawa Aldo ke pemakaman tempat ayah dan ibunya bersemayam. Kini, keluarga berusaha bergantian untuk menjaga dan merawat bocah malang itu di RSCM. Kakak Aldo yang bersekolah di Pesantren juga telah hadir di sisi Aldo untuk menjaganya.

Asep, yang juga paman Aldo mengatakan, begitu siuman anak driver Gojek langsung menanyakan kedua orangtuanya. “Saat siuman dia mulai nanya, ayah mama mana,” ujar Asep kepada wartawan saat ditemui di rumah duka Jl Warung Buncit, Kalibata Pulo, Jakarta Selatan.

Mendengar pertanyaan lemah dari anak kecil yang mulutnya tertutup selang, kepalanya diperban dan lehernya disangga alat khusus, Asep mengaku hampir meneteskan air mata.

Pertanyaan anak yang saat ini sudah menjadi yatim piatu itu, Asep mengaku tidak bisa menjawabnya. Alasannya, tak ingin bercerita banyak dan tak akan memberitahu kondisi orangtua Aldo yang telah tewas akibat kecelakaan maut tersebut.

Jenazah Dua Orangtua Aldo

Asep mengaku saat itu hanya bisa menjawab pertanyaan Aldo menangis, sebab matanya langsung sembab begitu mendengar pertanyaan tersebut. “Akulah jadi ayah Aldo. Dari situ dia mulai menangis dan enggak tega bilang orangtuanya meninggal,” lirih Asep.

Terlihat sejak pagi tadi, Aldo ingin bertemu kedua orangtuanya. Dia ingin melihat adik kecilnya yang masih di dalam perut, sebab tiap pagi dia sering mengusap perut ibunya yang tengah mengandung delapan bulan. “Alhamdulillah dia sudah baik itu saja, saya enggak tega lihat kondisi dia apalagi memberitahu kondisi orangtuanya. Saya akan menghidupi Aldo demi orangtuanya,” ujar Asep.

Bantuan Terus Mengalir
Bantuan tiada hentinya terus mengalir dari rekan-rekan ayahnya sesama Go-Jek untuk biaya pengobatan Aldo yang tidak sedikit.

Dondon Suyarna paman Aldo, berterimakasih atas segala bantuan dan sumbangan rekan-rekan driver Go-Jek yang terus mengalir untuk Aldo. Banyak diantaranya datang hanya sekedar berbela sungkawa maupun memberikan santunan. “Terima kasih dan jujur luar biasa bantuan dari rekan-rekan Go-Jek terus mengalir hingga saat ini. Banyak dari rekan-rekan Go-Jek yang turut berbela sungkawa atau memberikan santunan sumbangan,” kata Paman Aldo.

Dari semua sumbangan yang diterima Aldo baik dari Jasa Raharja maupun Go-Jek sudah sepenuhnya diterima untuk biaya pengobatan dan perawatan Aldo. Meski begitu, sumbangan dari pihak Kopaja yang telah merenggut ayah dan ibu Aldo untuk bertanggung jawab belum ada. “Dari Jasa Raharja sudah beres untuk biaya perawatan RS Aldo, semuanya sudah beres. Kalau dari Kopaja belum ada bahkan pihak-pihak yang bertanggung jawab belum ada,” papar Dondon Paman Aldo.

Meski begitu, keluarga tidak terlalu memusingkan hal itu. Karena fokus keluarga adalah untuk penyembuhan dan pemulihan trauma yang dialami Aldo. “Sekarang fokusnya untuk penyembuhan dulu dan traumanya. Saya dan keluarga besar juga sudah mencoba untuk mengurangi rasa khawatirnya, biar Aldonya terbiasa dulu,” imbuh Paman Aldo.

Sebelumnya Aldo bersama ayahnya Gunawan yang berprofesi sebagai driver Go-Jek dan ibunya, ditabrak oleh kopaja yang ugal-ugalan di jalur masuk TransJakarta di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu 16 September 2015. Gunawan meninggal di tempat setelah tertabrak, sementara ibu dan bayi yang dikandungnya tidak tertolong hingga meninggal di rumah sakit. [KbrNet/Slm]

Source: Detik/harianterbit

9 Tanggapan to “Aldo Anak Driver Go-Jek: Ayah Mama Mana ?”

  1. Korban pemboman pesawat koalisi Salibis-Shafawi pada awam kaum muslimin di kota Kubaysah
    http://justpaste.it/kasefkbees

    shafawi = syiah rafidhah Iraq

  2. Sedih baca nya … semoga yang terbaik ajah buat semua nya

  3. bukti bhw syiah itu kafir
    mantan perdamana mentris siyah iraq, menyatakan bhw karbala layak dijadikan Qiblat umat ISLAM
    karena di kota tsb ada kuburannya imam husein

    Iraq PM Maliki says “KARBALA is the new QIBLA”

  4. KOALISI SADIS, ARAB – SALIBIS

  5. KOALISI SADIS,ARAB -SALIBIS

  6. Semoga dengan kejadian ini memberikan hikmah dan pelajaran akan pentingnya berbagi dan berhati-hati dalam setiap berbuat

  7. Semoga Aldo selalu dalam lindungan-Nya. Amin..

  8. irna said

    Turut berduka cita

  9. irna said

    Turut berduka

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: