KabarNet

Aktual Tajam

Ketum PBNU Sebut Pemakai Gamis, Berjenggot, Jidat Hitam, lalu ucapkan Allahu Akbar, adalah Anti Perbedaan

Posted by KabarNet pada 30/08/2015

Jakarta – KabarNet: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj menyatakan bahwa dalam hal perbedaan, Islam dengan agama lain seperti Kristen (Protestan dan Katolik), dan Hindu serta Budha bagi warga NU telah final. Hal ini tidak perlu dibahas atau dipersoalkan.

“Perbedaan agama bagi Nahdlatul Ulama (NU) sudah final,” ucapnya pada saat Halaqah Kebangsaan yang diadakan di gedung PBNU, Rabu 26 Agustus 2015 di Jakarta.

Menurut Aqil, jika ada orang yang mengaku beragama Islam, dan belajar di pesantren tetapi masih saja menganggap perbedaan agama adalah persoalan, maka ia memastikan bahwa mereka bukanlah lulusan pesantren murni.

“Saya murni lulusan pesantren. Dengannya kami pahami Al-Qur’an secara komprehensif. Tidak dengan mereka yang mempersoalkan perbedaan, pesantrennya sebentar,” kata Ketua Umum PBNU dua periode ini.

Namun, di lain sisi Aqil menyentil saudaranya sesama muslim, dengan mengatakan bahwa orang-orang yang anti keberagaman dapat terlihat jelas dari fisiknya. “Yang berjenggot, pake gamis, dan jidat hitam. Lalu mereka yang ucapkan Allahu akbar,” sindirnya yang disambut tawa audiens.

Acara dihadiri beberapa perwakilan tokoh agama. Diantaranya dari Kristen Protestan, Kristen Katolik, dan Hindu. [KabarNet/ kabarnet.in /voa-islam/adl]

13 Tanggapan to “Ketum PBNU Sebut Pemakai Gamis, Berjenggot, Jidat Hitam, lalu ucapkan Allahu Akbar, adalah Anti Perbedaan”

  1. luaydpk said

    semua tahu aturan, mau pakai sarung, gamis, atau apa saja yang penting sopan, biksu juga pakaian seperti itu tak dipersoalkan, katanya tak usah urusi cara orang berpakaian? …

  2. Anonim said

    Saya kurang setuju,tiddak semua yang pakai gmis jenggot pajang anti perbedan, justru orang itulah yang Mencitai rosul dan aganya

  3. Anonim said

    Salah satu cirinya:
    “mereka yang ucapkan Allahu akbar”
    Pak Kyai ga pernah sholat?????

  4. Anonim said

    Layak dibunuh

  5. rizalmorrowi said

    semoga nih orang dapat hidayah. hidayah itu mahal harganya dan hidayah itu hanya milik allaah semata.

  6. Soenarko said

    Orang ber jidat karena seringnya sholat baik itu sholat wajib maupun sunah .. kalau muslim tidak berjidat berarti jarang sholat

  7. Soenarko said

    Orang berjidat itu karena seringnya sholat kalau muslim jarang sholat ya mulus2 saja .. seperti itulah maunya

  8. adut said

    Mental tiarap, gengsi selangit nih orang.. biar goblok asal tenar.. haadeehh

  9. anti perbedaan…!?!?
    kalo perbedaan hanya dlm masalah furu’iyyah
    itu gak masalah

    tapi kalo perbedaan dlm masalah USHUL
    seperti AQIDAH, TAUHID, SUNNAH
    ya jelas harus anti
    kenapa?
    ya wajar
    masak ISLAM disamakan dg ajaran setan yg penuh dg SYIRIK
    seperti budha, hindu, kristen

  10. Paulus Nabi Palsu said

    Inilah salah satu bukti dr sekian byk bukti kl NU sdh disusupi oleh oknum2x liberal dgn topeng islam. Meskipun mengaku asli tamatan pesantren tapi mental ketum NU ini sama seperti mental tamatan sekolah Theologi yg anti sm janggut, baju gamis dan berjidat hitam serta mengucap Allah Tuhan semesta alam Yang Maha Besar.

    Gue prihatin sm lo kil, mending lo syahadat lg dah.

    Gitu aza kok repot

  11. NU Orisinil said

    NU Orisinil

  12. Anonim said

    jan mbelgedes tenan orang satu ini, propesor oon.

  13. Anonim said

    Jidat hitam hanya untk gaya2an.Malaikat mungkar nankir di akhirat tidak menanyakan jidat kamu kapalan gak?.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: