KabarNet

Aktual Tajam

Membunuh WNI, Warga Arab Saudi Dipancung

Posted by KabarNet pada 23/04/2015

bendera arab saudiJakarta – KabarNet: Seorang warga negara Arab Saudi dieksekusi mati (Qishas) di penjara kota Abha pada 21 April 2015 karena membunuh seorang TKW bernama Kikim Komalasari atau Keken Nurjanah. Warga Arab Saudi tersebut bernama Syai Ali al Qahtani yang melakukan pembunuhan secara keji pada tahun 2010.

Kasus Kikim Komalasari telah menjadi perhatian publik terutama media baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi. Pemberitaan media di tanah air yang menyudutkan Pemerintah Arab Saudi sempat menghambat proses penanganan hukum dan pemulangan jenazah Kikim.

Pemulangan jenazah Kikim bahkan tertunda lama karena paspor yang bersangkutan dinyatakan hilang yang disinyalir merupakan salah satu upaya penghilangan barang bukti yang akan berpengaruh pada proses hukum Syai Ali Al Gahtani sebagai tersangka.

Berbagai kendala tersebut tidak menyurutkan upaya Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di Jeddah dalam penanganan kasus Kikim Komalasari. Yakni, baik untuk mendapatkan akses kekonsuleran maupun dalam mengawal proses hukum dan proses pemulangan jenazah.

Upaya diplomasi kepada pemerintah setempat maupun Kedutaan Arab Saudi di Jakarta terus dilakukan disamping bantuan hukum dengan penunjukan pengacara Abdul Rahim Mohammad Al Hindi untuk mengawal proses hukum kasus Kikim Komalasari. Jenazah Kikim kemudian dapat dipulangkan setelah dipastikan bahwa proses hukum terhadap Syai Ali Al Gahtani berjalan sesuai ketentuan.

Kikim Komalasari diberangkatkan ke Arab Saudi pada 15 Juni 2009 dan bekerja di keluarga Shaya Said Ali Al Gahtani di Kota Abha sebagai TKI Penata Laksana Rumah Tangga. Ia ditemukan tewas pada tanggal 11 November 2010 di di pinggir jalan Serhan, bagian dari Mainroad Gharah, Abha, Arab Saudi. Dari hasil otopsi yang telah dilakukan terbukti bahwa penyebab kematiannya adalah akibat penganiayaan yang dilakukan oleh majikan, Syai Ali Al Gahtani dengan cara digorok lehernya. Sejak saat itu proses hukum kematiannya selalu dikawal oleh pemeritah.

Jenazah Kikim Komalasari, tiba di tanah air pada hari Kamis, 29 September 2011 pukul 10.00 WIB. Jenazah diantar langsung oleh Direktur Perlindungan WNI BHI, Kemlu ke tempat kediaman keluarga di Cianjur dan diserahterimakan kepada keluarga melalui Pemda Kabupaten Cianjur. [KbrNet/OKE/DTC]

2 Tanggapan to “Membunuh WNI, Warga Arab Saudi Dipancung”

  1. Paulus Nabi Palsu said

    Ini baru sesuai dgn hukum mata balas mata, nyawa balas nyawa bukan ajaran kasihan dilarang menghakimi pembunuh, perampok dan pemerkosa.

    Gitu aza kok repot

  2. terbukti kalau pemerintah saudi tidak tebang pilih dalam menerapkan syariatnya, sapapun yang bersalah baik WNA maupun warga saudi ,,akan terkena hukuman

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: