KabarNet

Aktual Tajam

MUI: Gerakan Membungkam Islam Semakin Kelihatan

Posted by KabarNet pada 01/04/2015

Wakil Sekjen MUI, Tengku Zulkarnain

Jakarta – KabarNet: Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mengatakan, upaya penutupan situs-situs Islam sama saja dengan gerakan membungkam Islam.

“Saya lihat gerakan membungkam Islam semakin kelihatan di Indonesia. Apalagi, ada upaya situs-situs Islam diberangus dengan alasan ada yang mendukung ISIS,” ujar Tengku, Selasa 31 Maret 2015.

Ini, kata Tengku, hanya alasan untuk membunuh Islam dan gerakan Islam di Indonesia. Sementara gerakan PKI dan atribut PKI dibiarkan semakin marak di mana-mana.

Padahal, dalam TAP MPR larangan PKI tidak pernah dicabut. Namun gerakan PKI dibiarkan begitu saja. “Semakin kuatlah dugaan saya bahwa negeri ini sudah dikuasai PKI dan kaum liberal antek asing,” ujarnya.

Sebelum ini, pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) mengakui telah memblokir 22 website sejak Ahad (29/3) lalu.

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemkominfo, Ismail Cawidu, ke-19 website itu dilaporkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai website yang menyebarkan paham atau simpatisan radikalisme.

Sebelumnya, lanjut Ismail, sudah ada tiga website yang diblokir oleh Kemkominfo. Maka dengan adanya tambahan permintaan blokir terhadap 19 website ini, kata Ismail, jumlahnya mencapai 22 website.

“Pertama, tiga, lalu 19. Jadi, 22 (website). Dikategorikan sebagai website penggerak radikalisme,” ujar Ismail Cawidu saat dihubungi Republika, di Jakarta, Senin (30/3).

Ismail melanjutkan, pihaknya hanya menindaklanjuti laporan dari BNPT. Melalui surat bernomor No 149/K.BNPT/3/2015 Tentang Situs/Website Radikal, BNPT meminta Kemkominfo menambahkan sebanyak 19 website ke dalam daftar blokir.
Ismail tidak bisa memastikan, apakah situs-situs ini terbukti merupakan wadah rekrutmen simpatisan ISIS di Indonesia. “BNPT yang mengusulkan dan lebih paham. Saya sendiri belum membuka situs-situs tersebut. Sekarang, (ke-19 situs tersebut) masih dalam proses pemblokiran,” kata Ismail.

Berikut 22 situs yang diblokir Kemekominfo:

1. arrahmah.com

2. voa-islam.com

3. ghur4ba.blogspot.com

4. panjimas.com

5. thoriquna.com

6. dakwatuna.com

7. kafilahmujahid.com

8. an-najah.net

9. muslimdaily.net

10. hidayatullah.com

11. salam-online.com

12. aqlislamiccenter.com

13. kiblat.net

14. dakwahmedia.com

15. muqawamah.com

16. lasdipo.com

17. gemaislam.com

18. eramuslim.com

19. daulahislam.com

20. shoutussalam.com

21. azzammedia.com

22. indonesiasupportislamicatate.blogspot.com

Adapun ketiga website yang disebut terakhir, bukan termasuk usulan BNPT. [KabarNet/ http://kabarnet.in /Republika/VivaNews/adl]

5 Tanggapan to “MUI: Gerakan Membungkam Islam Semakin Kelihatan”

  1. boynusa said

    cara2 rezim lama mau dihidupkan lagi? untuk mengalihkan persoalan bangsa sesungguhnya!

  2. Paulus Nabi Palsu said

    22 ditutup ya buat lagi yg baru dgn isi yg sama.

    Gitu aza kok repot.

  3. Anonim said

    Di era keterbukaan ini, semua harus jelas dan terang, tidak boleh ada bias.

    Semua harus didudukan pada persoalannya. Jika yang dipersoalkan adalah masalah radikalisme, apalagi yang lebih spesifik, maka definsinya harus jelas agar tidak menimbulkan mis-interprestasi yang justru malah berpotensi menimbulkan masalah baru yang lebih kompleks.

    Pertama, diperjelas apa yang dipersoalkan.
    Kedua, oleh dan terhadap siapa
    Dan seterusnya.

    Karena kalau berbicara masalah gerakan yang mengandung unsur kekerasan, maka penayangan informasi tentang kepahlawanan, film-2 action superhero, tanyangan-2 tentang konflik-2 militer di sejumlah negara, bahkan film kartun fiksi itu juga bisa menjadi bias dipersepsikan sebagai penayangan contoh-2 radikalisme terhadap anak-anak usia dini (tidak memberikan efel pendidikan yang baik bagi bangsa dan negara)

    Belum lagi mengingat keberadaan aturan yang menjamin kebebasan dalam menyampaikan pendapat di era keterbukaan ini, jangan sampai memusingkan karena dianggap berseberangan dengan hal-2 yang dibuat kemudian.

    Jadi disarankan untuk duduk bersama sebagai pilar-2 bangsa demi kebaikan bersama bangsa dan negara Indonesia seutuhnya yang berbhineka tunggal ika.

    Hidup Indonesia !

  4. Lusimin said

    Sudah semakin jelas bahwa negara kita tengah memasuki rezim kebodohan, di mana banyak orang2 bodoh yang mengatur negara ini.

  5. KeadiLaN said

    Reblogged this on ReFoRmAsI HUKUM..

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: