KabarNet

Aktual Tajam

Empat Bulan Jokowi jadi Presiden, BBM Naik 3 Kali

Posted by KabarNet pada 29/03/2015

Jakarta – KabarNet: Selama empat bulan masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menaikan tiga kali harga BBM dan dua kali menurunkan harganya.

Pertama, belum sebulan Jokowi menjadi Presiden, BBM naik Rp 2.000 pada 17 November 2014. Meski sempat menurunkan BBM dua kali menjadi Rp 6.600/ liter, pemerintah kembali menaikkan harga BBM 200/liter menjadi Rp 6.800 bulan lalu (28/2). Kini, 28 Maret, Pemerintah kembali naikkan harga bbm ketiga kalinya sebesar Rp 500 menjadi Rp 7.300.

“Kami menyuarakan kepada pemerintah dan memberikan hasil evaluasi kepada DPR. DPR minta apa alasan-alasan kenaikan,” kata Ketua DPR RI, Setya Novanto di dalam acara press gathering media DPR RI di Cipanas, Jawa Barat, Sabtu 28 Maret 2015.

Anggota dewan asal Partai Golkar ini mengatakan, dalam aturan yang berlaku saat ini, harga minyak diserahkan pada pemerintah. Ini sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Ya sekarang kita kan sudah menggunakan aturan undang-undang baru. Kita menyerahkan kepada pemerintah. Tapi itu hanya untuk tahun ini. Tahun berikutnya akan kembali kepada DPR,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja mengatakan, bahwa harga premium naik menjadi Rp 7.300 per liter. Sedangkan, harga solar menjadi Rp 6.900 per liter.

Menurut Wiratmaja, harga BBM jenis premium RON 88 di Wilayah Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali dan jenis minyak solar subsidi, perlu naik harga. Masing-masing sebesar Rp 500 per liter pada Sabtu, 28 Maret 2015 dengan kenaikan Rp 500 per liter. [KabarNet/ http://kabarnet.in /FastNews/adl]

Satu Tanggapan to “Empat Bulan Jokowi jadi Presiden, BBM Naik 3 Kali”

  1. taUbat said

    HARGA MINYAK INDONESIA DIPATOK US$60-70 PER BAREL

    SELASA, 9 JUNI 2015 | 18:55 WIB

    “ANGKA TERSEBUT AKAN DIMATANGKAN DALAM PEMBAHASAN RAPBN 2016”.

    VIVA.CO.ID – PEMERINTAH DAN KOMISI VII DPR MENYEPAKATI KISARAN HARGA MINYAK INDONESIA (INDONESIA CRUDE PRICE/ICP) DI KISARAN US$60-70 PER BAREL.

    ANGKA TERSEBUT, AKAN DIGODOK KEMBALI DALAM PEMBAHASAN RANCANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA (RAPBN) 2016, YANG AKAN DILAKUKAN AKHIR TAHUN INI.

    MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL (ESDM) SUDIRMAN SAID, SELASA 9 JUNI 2015, MENGATAKAN HAL TERSEBUT SESUAI DENGAN ASUMSI PEMERINTAH. BAHKAN, TAHUN DEPAN PEMERINTAH OPTIMISTIS REALISASI ICP SEBESAR US$60 PER BAREL.

    “PREDIKSI SIFATNYA JANGKA PANJANG SEKITAR US$60-80 PER BAREL. KALAU MENYEBUTKAN SATU ANGKA, KAMI ASUMSIKAN US$60 PER BAREL,” KATA SUDIRMAN, DALAM RAPAT KERJA BERSAMA KOMISI VII DI DPR, JAKARTA, SELASA 9 JUNI 2015.

    OPTIMISME TERSEBUT DIDASARI OLEH HARGA MINYAK DUNIA YANG DIPERKIRAKAN MASIH AKAN TERKENDALI HINGGA TAHUN DEPAN. MESKIPUN MERANGKAK NAIK, MELIMPAHNYA PASOKAN GLOBAL DIYAKINI DAPAT MEREDAM KENAIKAN TERSEBUT.

    KETUA KOMISI VII, KARDAYA WARNIKA MERESPONS POSITIF USULAN PEMERINTAH TERSEBUT. NAMUN, MENURUTNYA JARAK ANTARA BATAS ATAS DAN BATAS BAWAH TERLALU JAUH, SEHINGGA DIAJUKAN UNTUK DIKURANGI BATAS ATASNYA.

    HAL TERSEBUT DILAKUKAN AGAR, PEMBAHASANNYA NANTI DALAM RAPBN 2016 DAPAT LEBIH FOKUS. “NILAI TENGAH US$65 PER BAREL INI SUDAH BAGUS, TAPI RANGE ATASNYA KEJAUHAN,”TAMBAHNYA.

    SUDIRMAN MENYETUJUI HAL TERSEBUT. “KALAU KOMISI VII TETAPKAN US$60-70, KAMI SETUJU,” UNGKAPNYA. (ASP)

    RADEN JIHAD AKBAR | ARIE DWI BUDIAWATI

    bisnis.news.viva.co.id/news/read/636020-harga-minyak-indonesia-dipatok-us-60-70-per-barel

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: