KabarNet

Aktual Tajam

Ironis! Masjid Syaichona Cholil Disita KPK

Posted by KabarNet pada 25/03/2015

Masjid Kyai CholilJakarta – KabarNet: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyita Masjid Syaichona Cholil Martajasah di Bangkalan, Jawa Timur. Masjid tersebut disita lantaran terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan ketua nonaktif DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron. 

“Saya minta KPK cermat. Jangan semua yang berbau Fuad (tersangka korupsi gas Bangkalan) dibilang korupsi. Jadi, jangan main disita,” ujar Ketua PBNU Slamet Effendi Yusuf, saat dikonfirmasi, Selasa 24 Maret 2015.

Ia menjelaskan, Masjid Syaichona Cholil Martajasah sudah ada sejak lama, sebelum Fuad Amin menjadi Bupati Bangkalan. Sehingga, dia tidak percaya jika masjid bersejarah tersebut hasil dari uang korupsi Ketua DPRD Bangkalan ini. “Itu masjid lama, tidak mungkin hasil korupsi, sekali pun Fuad cucunya. Masjid itu ada jauh sebelum Fuad jadi bupati,” tuturnya.

Menurut dia, nama Masjid tersebut diambil dari nama seorang pemuka agama yang tersohor di Jawa Timur, yakni Kiai Cholil. Dia adalah tokoh yang dipuja warga Nahdliyin dan almarhum dimakamkan di kompleks masjid tersebut. “Kiai Cholil itu pujaan NU (Nahdlatul Ulama), guru dari pendiri NU. Ada makam Beliau juga di sana banyak orang yang datangi dari seluruh Jawa,” ungkapnya.

Slamet berharap KPK tidak memunculkan stigma di masyarakat bahwa makam pemuka agama dan seorang yang berjasa dalam berdirinya NU itu berada di dalam bangunan hasil dugaan korupsi Fuad Amin. “Jangan sampai terkesan makam Kiai Cholil berada di dalam bangunan hasil korupsi. Kalau ada tambahan bangunan, mungkin saja,” jelasnya.

Sebelumnya, mantan Bupati Bangkalan dua periode, Fuad Amin Imron, mengungkapkan kekecewaan karena KPK menyita masjid tersebut. “Terpuruk saya. Aset moyang saya dari 1925 dirampas. Harta keluarga besar, terutama milik teman-teman dirampas dan disita juga. Masjid Syaichona Cholil disita karena tanahnya atas nama saya, termasuk bangunan di atasnya,” ujar Fuad usai mengikuti sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin 23 Maret 2015. [KbrNet/Slm]

Source: OkeZone.COM

8 Tanggapan to “Ironis! Masjid Syaichona Cholil Disita KPK”

  1. Anonim said

    Sembarangan main sita masjid, sdh wajar jika dana pembangunan masjid berasal dari para donatur dan donatur ini khan macam2 ada yg dari hasil berdagang, pengusaha, petani dan tdk semuanya hasil korupsi. Sekecil apapun pasti ada dana pembangunan masjid berasal dari solidaritas umat Islam. Masak tetap juga digebyah uyah hasil korupsi?

  2. Anonim said

    Walah,,,, gemana ini seingat saya tahu 1993 saya pernah belajar di sana masjid itu sudah bagus dan megah,,,, hemmmm ana ana wahe,,,,

  3. Alwi said

    Maksud KPK nantinya dilelang ?

  4. Anonim said

    KPK sama tuh masjid umurnya tua-an mana ya ?

    Kalau faktanya tua-an masjid ….. ya gak mungkin lah hasil korupsi.

  5. polenk said

    Bubarkan kpk . Gk adil booos

  6. polenk said

    Bubarkan kpk. Percuma berdiri tpi tidak pintar .. Tpi pda bodoh

  7. Anonim said

    KPK goblik

  8. Anonim said

    goblok tu KPK

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: