KabarNet

Aktual Tajam

Rupiah Terus Anjlok, Krisis Moneter diambang Pintu

Posted by KabarNet pada 11/03/2015

Mataram – KabarNet: Anggota Komisi IX DPR, Willgo Zainar, mengatakan krisis moneter sudah di ambang pintu jika melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak segera ditanggulangi.

Depresiasi nilai tukar rupiah yang sudah menembus level Rp13ribu per dolar AS akan mempengaruhi peningkatan harga impor.

Menurut Willgo, terdapat beberapa faktor yang nantinya memberikan dampak buruk bagi jatuhnya nilai rupiah. Pemerintah tentunya tidak dapat memungkiri kenaikan harga barang, seperti pangan dan kebutuhan industri yang masih di impor.

“Pangan saja masih kita impor, jadi tentunya harga impor pasti akan naik. Perusahaan domestik seperti textil, pewarna benangnya semua berasal dari luar negari juga. Nah ini nantinya akan meningkatkan harga produksi,” katanya, saat di temui pada acara deklarasi 100.000 penyalahgunaan narkoba di Mataram, Selasa 10 Maret 2015.

Kekhawatiran itu, ujar Wilgo, semoga saja tidak terjadi jika negara memiliki fundamental yang kuat.

“Tetapi kalau kita lemah, krisis moneter di tahun 1998 dulu bisa-bisa di ambang pintu,” ungkapnya.

Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini mengatakan, melemahnya nilai tukar rupiah juga menyebabkan menurunnya nilai investasi. Sebab, saat ini negara masih tergantung dengan barang-barang impor.

Menurutnya, memang ada investasi yang berasal dari barang expor, tetapi saat ini sebagiannya juga bersumber dari bahan mentah impor.

“Jadi jelas ada pengaruhnya terhadap investasi. Investasi pasti akan menurun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Willgo menuturkan, Bank Indonesia (BI) sudah mengintervensi pasar guna melakukan stabilitas kurs rupiah. Karenanya, perlu dibahas Undang-Undang lalu lintas devisa, di mana faktanya banyak uang negara yang terkirim ke luar negeri.

Dia menjelaskan, keadaan ini juga membuat banyak utang pemerintah dan perusahaan swasta yang jatuh tempo. Hingga tak bisa dipungkiri hukum pasar berlaku.

Di kala negara membutuhkan dolar, ungkapnya, maka dolar akan dicari meski saat itu nilai tukar rupiah anjlok.

“Sangat mengkhawatirkan jika hal tersebut tidak dikelola dengan baik, maka ancaman krisis moneter 1998 akan kembali terjadi. Krisis moneter tahun itu awal jatuhnya harga rupiah kita,” ungkapnya. [KabarNet/ http://kabarnet.in /VivaNews/adl]

Satu Tanggapan to “Rupiah Terus Anjlok, Krisis Moneter diambang Pintu”

  1. Anonim said

    Turut berduka cita bagi terbukanya peluang internasional untuk terus menjatuhkan daya beli konsumen dalam negeri.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: