KabarNet

Aktual Tajam

Rupiah Hancur, Pengamat: Kita Bisa Jadi Negara “Kere”

Posted by KabarNet pada 05/03/2015

Jakarta – KabarNet: Pakar Ekonomi Universitas Indonesia, Prof. Didik J. Rachbini memberikan peringatan kepada rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang menembus Rp 13.000. Apabila nilai tukar tupiah terus merosot, Didik khawatir Indonesia akan masuk kembali menjadi negara miskin.

“Pemerintah Jokowi ini harus benar-benar menjaga stabilitas rupiah, jangan dibiarkan seperti ini. Prestasi kita bisa turun, Ini bisa keluar dari negara G20, dan pendapatan kita rendah dan bisa kere lagi kita,” ujar Didik seperti dikutip Kompas di Jakarta, Senin 2 Maret 2015.

Didik menjelaskan, akibat merosotnya nilai tukar rupiah maka akan berdampak kepada pendapatan negara. Nantinya, pendapatan Indonesia pun bisa merosot yang saat ini 1 triliun dollar. Apalagi kata dia, nilai ekspor Indonesia juga terus mengalami kemerosotan. Hal itu dinilai menjadi salah satu penyebab melempemnya rupiah.

Lalu, Didik juga menyoroti investor asing yang gemar menyimpan hasil investasinya di luar negeri. Padahal, para investor itu memanfaatkan sumberdaya alam dan manusia Indonesia.

Pakar Ekonomi, Prof Didik J. Rachbini

“Tidak hanya investasi asing, ekspor kita juga dibawa keluar oleh eksportir itu. Enggak bisa itu para eksportir yang pakai sumber daya alam dalam negeri, SDM dalam negeri tapi menyimpan devisanya di luar. Harus di dalam negeri, kalau kita punya devisa di luar negeri ya pasti lah kita merosot,” kata Didik.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah masih dibayangi pelemahan di awal pekan ini, Senin (2/3/2015). Pada awal perdagangan di pasar spot, rupiah melemah hingga menyentuh level 13.000. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda ini dibuka melemah ke posisi Rp 12.976 per dollar AS, dibanding penutupan akhir pekan lalu pada 12.932. Pada pukul 08.51, rupiah bahkan menyentuh posisi 13.000.

Namun rupiah berhasil kembali berada di bawah level 13.000, dan hingga pukul 16.00 WIB berada di posis Rp 12.970 per dollar AS, atau melemah 38 poin dibanding penutupan kemarin pada 12.932.

Sementara kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia hari ini dipatok pada Rp 12.993 per dollar AS, melemah dibanding akhir pekan lalu di posisi 12.863. [KabarNet/ /Kompas/adl]

3 Tanggapan to “Rupiah Hancur, Pengamat: Kita Bisa Jadi Negara “Kere””

  1. adem said

    Ya gini deh kl jd presiden dengan hasil curang, makin ancur aja ni negara

  2. Anonim said

    sudah kere tinggal kolapsnya … yg kaya itu mentri lautnya sama bandar mebel …

  3. pengamatan yanga bagus sekali

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: