KabarNet

Aktual Tajam

Novel Baswedan akan Diperiksa sebagai Tersangka

Posted by KabarNet pada 18/02/2015

Penyidik KPK, Novel Baswedan

Jakarta – KabarNet: Bareskrim Mabes Polri kembali membuka kasus ‎yang melibatkan penyidik madya KPK, Novel Baswedan saat masih menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Bengkulu pada 2004. Kasus ini pernah kembali menyeruak pada tahun 2012, saat kasus Irjen Djoko Susilo digarap KPK, namun saat itu Presiden SBY memerintahkan agar Kapolri Jenderal Timur Pradopo menghentikan kasus itu.

Polisi, menurut sejumlah informasi, sudah memanggil Novel untuk diperiksa Badan Reserse Kriminal Polri sebagai tersangka pada Jumat, 20 Februari 2012.

Informasi yang didapat Detik.com, Selasa 17 Februari 2015, Bareskrim memutuskan untuk kembali mengusut kasus Novel Baswedan. Padahal, kasus ini sebenarnya sudah selesai sejak dulu kala.

Bareskrim juga sudah melayangkan panggilan untuk Novel. Soal kasusnya yang kembali diusut, Novel mengaku tak kaget.

“Saya sudah sangat sadar bahwa ada resiko dalam menegakkan hukum, sehingga akan saya hadapi,” kata Novel saat berbincang.

Tak hanya Novel yang akan diperiksa, Bareskrim juga memanggil salah satu penyidik KPK yakni Yuri Leonard. Yuri akan diperiksa sebagai saksi untuk Novel.

Untuk diketahui, pada tahun 2012 polisi memang pernah akan kembali mengusut kasus ini. Kasus ini yang dijadikan alat bnagi polisi untuk ‘menggeruduk’ kantor KPK.

Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie yang dikonfirmasi mengaku belum tahu soal kasus ini. “Saya tanyakan dulu ke penyidik,” tegas Ronny.

Tak hanya Novel Baswedan, Polri juga membidik 21 penyidik KPK dalam kaitan dengan kepemilikan senjata api. Sedangkan Novel Baswedan dibidik terkait kasus dugaan penganiayaan semasa dia menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu pada 2004.

Perkara ini semula ditangani oleh Polda Bengkulu. Namun Mabes Polri kemudian mengambil alih kasus ini.

Kasus Novel mencuat pada 2012. Ketika itu Novel menjadi penyidik utama kasus korupsi Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Djoko Susilo. Banyak kalangan yang menilai penetapan tersangka itu sebagai serangan balik polisi karena saat itu KPK baru saja menetapkan Djoko sebagai tersangka.

Polisi pun sempat menggeruduk KPK untuk menangkap Novel. Kasus ini dihentikan sementara setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melerai perseteruan KPK-Polri ketika itu.

Kasus yang dituduhkan polisi kepada Novel terjadi pada 2004. Novel dituduh menganiaya seorang pencuri sarang burung walet hingga tewas. Investigasi KPK menemukan bahwa pencuri itu tewas di rumah sakit setelah dihajar anggota Polres Bengkulu. Novel membantah terlibat dalam penganiayaan itu. [KabarNet/ http://kabarnet.in /DetikNews/Tempo/adl]

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: