KabarNet

Aktual Tajam

Setelah Abraham, 21 Penyidik KPK Terancam Jadi Tersangka

Posted by KabarNet pada 18/02/2015

Jakarta – KabarNet: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Sulawesi Selatan dan Barat.

Abraham Samad pun menggelar konferensi pers setelah penetapan dirinya sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan dokumen pengurusan paspor milik Feriyani Lim yang disebut sebagai kenalannya.

Dalam kesempatan tersebut, Samad menegaskan dirinya tak pernah mengenal sosok Feriyani Lim. Pendiri LSM Anti Coruption Committee itu juga mengaku tahu dugaan kasus yang dituduhkan kepadanya. “Saya tegaskan bahwa saya tidak mengenal seorang wanita yang bernama Feriyani Lim. Kemudian saya juga tidak tahu persis yang dituduhkan pemalsuan dokumen,” ujar Abraham Samad dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta 17 Februari 2015.

Orang nomor 1 di lembaga antirasuah tersebut mengaku bingung dengan alamat yang dituliskan dalam tuduhan pemalsuan dokumen. Sebab alamat yang ditulis tersebut bukanlah alamat rumahnya. “Karena alamat tadi yang disampaikan sejak 1999 saya beralamat di rumah saya di Jalan Mapala. Saya pribadi bingung dengan KK yang dimaksud, karena itu adalah ruko, karena itu, berdasarkan itu, saya belum mengerti apa maksud tuduhan dan persangkaan yang dialamatkan kepada saya,” imbuh Samad.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi, penetapan Abraham sebagai tersangka berdasarkan pengembangan dari laporan LSM Lembaga Peduli KPK dan Polri terhadap Feriyani Lim yang diduga memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Kemudian, Feriyani Lim yang telah ditetapkan menjadi tersangka melaporkan Abraham Samad ke Bareskrim Polri. Kasus ini lalu dilimpahkan kepada Polda Sulselbar.

Perlu diketahui, dugaan pemalsuan itu terjadi pada 2007 lalu. Saat itu, Feriyani yang merupakan warga Pontianak, Kalimantan Barat, mengajukan permohonan pembuatan parpor di Makassar. Nama Feriyani pun dimasukkan ke dalam Kartu Keluarga Abraham Samad yang beralamat di Boulevard, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Kemudian, pada 29 Januari 2015 lalu Ketua LSM Lembaga Peduli KPK dan Polri, Chairil Chaidar Said, melaporkan Feriyani ke Bareskrim Polri.

“Dari pemeriksaan 23 saksi diperoleh hasil bahwa AS diduga keras melakukan pengurusan surat urus paspor Feriyani yakni KTP dan KK. Surat panggilan sudah kami layangkan hari ini untuk diperiksa 20 Februari nanti. Tidak akan dilimpahkan lagi ke Bareskrim Polri. Kita tangani sendiri,” jelas Endi.

Abraham Samad dalam kasus ini terancam hukuman 8 tahun penjara. “Pasal yang dikenakan itu juncto pasal 93 UU RI Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan yang telah diperbaharui dengan UU nomor 24 tahun 2013 dengan ancaman hukuman 8 tahun,” lanjut Endi.

Selain itu, Abraham Samad juga dikenakan pasal Pasal 264 ayat (1) KUHP yang menyebutkan bahwa ‘Pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun, jika dilakukan terhadap akta-akta otentik.

Sementara itu Abraham Samad mengatakan, dirinya siap mengikuti proses hukum yang berlaku meski dia mengaku tak menerima tuduhan lantaran pemalsuan dokumen itu tidak benar. “Sebagai warga negara yang baik saya menghormati proses hukum, meski dalam hati kecil saya, saya tidak dapat menerima, karena apa yang dituduhkan kepada saya. Saya sama sekali tidak pernah melakukan dan tidak mengetahui persangkaan ini,” ujar Abraham Samad dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 17 Februari 2015 malam.

Samad menambahan, kasus yang tengah menjeratnya ini merupakan risiko dalam melakukan pemberantasan korupsi. Dia mengaku siap untuk menghadapi proses hukum, lantaran dia telah berkomitmen mewakafkan diri sejak bergabung KPK. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT tetap memberikan pencerahan kepada kita semua, agar supaya kita bisa melihat kebenaran itu. Walaupun kebenaran itu akan kita temukan di dalam kegelapan,” tutur dia.

Tak hanya pimpinan KPK yang dihabisi, sebanyak 21 penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun terancam menjadi tersangka terkait dugaan kepemilikan senjata api (senpi) ilegal yang dulu bekerja di kepolisian.

Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso, menyatakan telah meminta jajarannya untuk menyelidiki dugaan kepemilikan senjata ilegal tersebut. Dirinya tak takut untuk menjadikan 21 penyidik itu menjadi tersangka dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. “Jelas salah bila sudah menguasai senjata ilegal, UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 12 tahun penjara,” ujar Budi kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa 17 Februari 2015.

Menurut Budi, alasan kepolisian menyelidiki kasus ini karena izin kepemilikan senjata milik 21 penyidik KPK sudah kadaluarsa. “Ya, izinnya tidak diperpanjang. Terakhir ada yang 2012, tapi rata-rata 2011 sudah mati,” jelasnya.

Mantan Kapolda Gorontalo itu menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus ini terhadap para penyidiknya. Menurutnya, penyelidikan kasus ini berasal dari adanya laporan masyarakat yang mengadukan masalah ini kepada Bareskrim Polri. Namun Budi enggan menyebutkan siapa pelapor tersebut.

Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulselbar menetapkan Abraham Samad sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen teman dekatnya, Feriyani Lim. Penetapan Abraham Samad sebagai tersangka berdasarkan bukti yang disita penyidik, berupa kartu keluarga (KK), KTP Feriyani Lim, dan paspor Feriyani Lim yang diduga dipalsukannya. [KbrNet/Liputan6]

8 Tanggapan to “Setelah Abraham, 21 Penyidik KPK Terancam Jadi Tersangka”

  1. Pembeda! said

    Abraham S dan Johan budi dkk mmg harus diperkarakan, byk sekali penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran kode etik antirasuah yg dia lakukan,pokoknya kl org2 KPK yg skrg tdk diganti semua, maka BUBARKAN saja KPK !

    Pak Surya Darma Ali dan Anas Urbaningrum Serta Pak Akil mochtar dan pejabat2 baik putra terbaik bangsa lainya adlh bagian dari contoh KORBAN2 dr sepak terjang politik Abraham S dkk dibalik intitusi KPK nya.

    Abraham S dkk telah banyak membunuh karir2 politik putra-putri pribumi terbaik calon pemimpin bangsa kita.
    Hancur nama baik calon pemimpin Pribumi dibuatnya oleh fitnahan oknum yg memanfaatkan Institusi KPK tsb!
    Sementara kasus BLBI dan Century yg jelas2 pelaku korupnya kebanyakan melibatkan cukong2 China bebas melanggang melalang buana tanpa tersentuh hingga berpuluh2 tahun.

    (Ini adlh bukti bhw KPK hanya jd alat Konspirasi dan Propaganda).

    Oknum KPK menetapkan tersangka hanya utk membunuh karakter lawan politik dan pesanan politik serta balasan sakit hati!

    Kl KPK menetapkan tersangka hanya utk membunuh karakter lawan politik dan pesanan politik mah KPK mogok ga masalah, kl bisa ya mogok selama2nya,sebaiknya mmg KPK dibubarkan saja, sbb semenjak KPK dikendalikan Abraham S,negeri ini makin hancur! Citra bangsa jadi buruk!
    Yg benar2 korupsi tdk disentuh(BLBI-Century).
    Yg tdk korupsi dituduh korupsi.
    Zaman fitnah dajal dan pembunuhan karakter org2 baik!

    KPK tdk kebal hukum!
    Tangkap org2 yg kotor didalamnya.
    Untung ada Institusi Polri yg berani memeriksa KPK, coba kalo tdk, seumur hidup org2 KPK bisa menipu Rakyat dg mengatasnamakan keagungan Institusinya, mereka akan bebas korupsi dan menuduh lawan politiknya sbg koruptor sepuas2nya tanpa ada yg menyangka dan memeriksa!

    Polri , TNI dan KPK saat jelang pilpres kemarin telah melanggar kode etik masing2 dg mendekati koalisi mega paloh, hasil dr itu semua, KPK menyerang kubu koalisi Prabowo (KMP) dg mentersangkakan SDA dg tuduhan yg dibuat2(fitnah).
    Sepak terjang Abraham S dan Johan budi Ini sangat berbahaya dlm membunuh karakter dan nama baik manusia dihadapan Rakyatnya.

    Sekarang mereka berperang semua, mereka saling membuka aib masing2 yg selama ini mereka rahasia2kan, skrg Allah SWT telah memberitahu Rakyat akan sepak terjang oknum2 lembaga kebanggaan kita tsb.

    So,saatnya dengungkan:
    Save Polri- Save KPK! Save TNI .
    Pecat BG dr institusi Polri!
    Pecat Abraham S dan Johan budi dr institusi KPK.
    Sidangkan Moeldoko yg menyalahgunakan wewenang TNI!
    Dan Boikot suara utk PDIP selama2nya!

  2. Penonton kecewa said

    Sabar, sabar bang …….

    Sbg penonton yang kecewa, sebaiknya kita melihat dagelan politik negeri ini dgn kacamata yg jernih (bukan kudalumping) lho. Karena salah-2 jadi pusing sendiri.

    Memang negeri ini terancam berada diambang kehancuran jika orang-2 pinternya udah mulai pada keblinger karena merasa “SOK” semua. Pokoknya SOK-SOK-an lah ……… yang akibatnya jadi pada lupa sama SUMPAH JABATAN nya, sama JANJI-JANJINYA waktu masih berpredikat CALON. Padahal yang namanya SUMPAH JABATAN, apalagi diucapkan DIBAWAH KITAB SUCI yang notabene BERJANJI PADA TUHAN itu berpotensi BERAKIBAT KARMA baik pada dirinya maupun orang-2 terdekatnya, tidak sekarang bisa jadi nanti di alam kubur, tidak pada dirinya bisa jadi pada keturunannya. Pokoknya yang namanya melanggar SUMPAH PADA TUHAN (ALLAH SWT) itu harus bersiap-siap menanggung konsekuensi beratnya JIKA NYATA-2 DENGAN PENUH KESADARAN DILANGGARNYA. Karena apa ? Karena Tuhan (Allah SWT) dianggap apa oleh sipelanggar, apalagi Tuhan TIDAK MENGENAL KATA TIDUR !

    Contoh :

    Lalakon 1 bersumpah :
    “DEMI TUHAN (ALLAH), saya bersumpah (berjanji) AKAN MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI ………….. dengan sebenar-benarnya dan bla, bla, blia ………………………………………..”

    Lalakon 2 bersumpah :
    ‘DEMI TUHAN (ALLAH), saya bersumpah (berjanji) AKAN MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI …………… dengan sebenar-benarnya dan bla. bla, bla ………………………………………… ”

    Coba banyangin bang, bergitu mudahnya ya mengucapkan SUMPAH JABATAN PADA RAKYAT DIBAWAH KESAKSIAN TUHAN (ALLAH) kalo melihat dagelan-dagelan yang sedang merongrong kewibawaan negeri tercinta ini.

    Intinya padahal CUMA DEMI URUSAN DUNIAWI YANG BERSIFAT SEMENTARA belaka !!!

    Tapi akibatnya kalo tidak dijalankan DIJALAN YANG LURUS ATAU DI JALAN YANG DIRIDHOI OLEH ALLAH SWT adalah hancurnya kewibawaan negeri, hancurnya kepercayaan rakyat, hancurnya kehidupan yang dicita-citakan bangsa sebagaimana tercantum dalam PEMBUKAAN UUD 1945. Apalagi kalo memikirkan URUSAN AKHERAT, wow jangan ditanya deh AKIBATNYA. NGERIIIIIIIIIII !!!!!!!

    Untuk itu bang, mari sama-sama kita BERDOA KEPADA YANG MAHA KUASA dan SALING MENGINGATKAN SESAMA agar segera, secepat-2nya sadar bahwa semua KESENANGAN DUNIA YANG MELENAKAN itu adalah semata ujian (godaan syeitan yang sedang berusaha menjerumuskan) kita ke dalam kehancuran. Syeitan dan anteknya AKAN TERTAWA TERBAHAK-BAHAK manakala bangsa ini akhirnya menjadi saling gontok-gontokan, saling menuding, saling memfitnah, saling menggebuk HANYA SEKEDAR UNTUK MEMUASKAN HAWA NAFSU DUNIANYA yang tak akan pernah secuilpun bisa dibawa mati olehnya kelak !

  3. gimana mau beres NKRI
    lha wong Al-Qur’an fungsinya cuma 3
    1.untuk KONTES siapa yg paling bagus bacanya, orang bilang musabaqah tilawatil qur’an
    mirip seperti kontes nyanyi ato ajang pencarian bakat
    2.untuk HIASAN di dinding rumah/ato masjid
    3.dan untuk SUMPAH JABATAN

    Al-QUr’an itu dibaca, dimengerti dan yg paling penting adalah dipraktekkan/diamalkan
    ini yg jadi inti masalahnya
    sbg contoh
    dlm menegakkan hukum di Indonesia, sumber hukum bukan berasal dr Al-Qur’an
    tapi hukum2 buatan setan (dr kalangan manusia) seperti KUHP, KUHAP, undang2, tap MPR, keppres, adat istiadat dlsbg
    sedangkan hukum ALLAH yg terdapat dlm Al-Qur’an maupun hadist serta ‘Ijma para sahabat
    justru dilarang untuk diberlakukan
    alasannya: ini indonesia bukan indonistan, ato bukan di arab dlsbg

    dr bidang ekonomi
    praktek RIBA merajalela dan bahkan justru dibuat hukum yg membolehkannya
    bahkan pemerintah juga ikut mempraktekkan RIBA
    padahal RIBA itu dosanya sangat besar dan membawa malapetaka

    makanya musibah selalu datang di indonesia
    mulai dr musibah/bencana alam spt: banjir, gempa, tanah longsor, gunung meletus, tsunami dll
    sampe musibah/bencana yg datang dr tangan2 manusia seperti
    ketidakadilan, kesenjangan, kemiskinan, miras, pelacuran, degradasi moral, kerusakan akhlak dlsbg

  4. Anonim said

    Abraham samad katanya mau panggil Megawati, setelah Lebaran nyata nya bohong….. Kasus TransJakarta , APBD solo, KPK dimanaaa…..

  5. stop kriminalisasi Kpk.!

  6. @penonton kecewa
    wajar aja NKRI hancur lebur
    soalnya Al-Qur’an fungsinya cuma ada 3
    1.untuk KONTES perlombaan siapa yg paling bagus bacaannya (tilawatil Qur’an)
    mirip kayak kontes ajang pencarian bakat, ato idol
    2.untuk HIASAN rumah, masjid, warung dll
    3.dan untuk SUMPAH JABATAN

    Al-Qur’an itu dibaca, dimengerti dan yg paling penting diamalkan/dipraktekkan
    nah mengamalkan Al-Qur’an secara keseluruhan itulah yg paling penting
    tapi di Indonesia mengamalkan Al-Qur’an DILARANG dan DICEGAH
    contoh:
    menegakkan hukum ISLAM secara kaffah, bukan secuil2 dan itupun harus mendapatkan persetujuan DPR/MPR, pemerintah pusat/daerah dll
    hukum QISHASH, hukum HAD, melarang RIBA dlsbg
    pindah agama hukumannya mati, pencuri potong tangan, dukun hukumannya mati, dlsbg
    pasti dilarang dan dicegah
    dan masih banyak lagi

    makanya indonesiakena musibah mulu

  7. taUbat said

    Menjadikan tersangka kepada KPK , ada kaitannya dengan ….

    https://kabarnet.in/2014/08/28/kasus-blbi-kpk-kembali-berjanji-panggil-megawati/comment-page-1/#comment-257123

  8. Pembeda said

    Bukti konkrit jokowi itu komunis(PKI)!
    http://chirpstory.com/li/219069

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: