KabarNet

Aktual Tajam

KPK Sita Harta Fuad Amin, Total sudah Rp 200 M

Posted by KabarNet pada 07/02/2015

Jakarta – KabarNet: Penyidik KPK berhasil menyita sebuah mobil lagi terkait kasus TPPU mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin. Dalam kurun waktu kurang dari sebulan, total harta Fuad yang berhasil disita KPK mencapai nilai fantastis, lebih dari Rp 200 miliar. “Hari ini penyidik kembali menyita satu mobil di Surabaya,” kata Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat 6 Februari 2015.

Uang sebanyak itu belum juga dihitung dengan jumlah 10 mobil yang berhasil disita. Belum lagi termasuk dua unit ruko, enam rumah dan sebuah apartemen yang tersebar mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Bali hingga Surabaya. Untuk total keseluruhan aset yang berhasil disita, hingga saat ini masih dihitung oleh penyidik. “Masih dihitung secara keseluruhan,” sambung Priharsa.

Aset-aset itu tidak hanya atas nama Fuad Amin semata. Namun Fuad ada juga yang menggunakan nama orang lain. Beberapa di antaranya sudah ada yang diperiksa.

Seperti diketahui, sebelum dijerat dengan pasal TPPU, Fuad telah menerima suap dari PT Medya Karya Sentosa. Uang suap diberikan untuk kongkalikong dalam memainkan jual beli gas alam.

Uang ratusan miliar itu disita dari beberapa rekening milik Fuad dan beberapa anggota keluarganya. Ini merupakan penyitaan dengan jumlah terbesar yang pernah dilakukan KPK dalam proses sekali sita. Diperkirakan, Fuad masih punya uang lain selain ratusan miliar yang kini telah disita.

Selain uang ratusan miliar, KPK juga pernah menyita enam mobil terkait Fuad. Enam mobil itu yakni,‎ Toyota Alphard, Toyota Camry, Oddysey, H1, Honda Mobilio, dan Land Cruiser.

Kasus suap terhadap Fuad Amin sendiri terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Direktur PT Media Karya Sentosa (MKS) Antonio Bambang Djatmiko dan perantara penerima suap yaitu Rauf serta perantara pemberi suap yaitu Darmono pada 1 Desember 2014. Selanjutnya pada Selasa 2 Desember 2014, KPK menangkap Fuad di rumahnya di Bangkalan.

Fuad disangkakan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 dan Pasal 3 ayat (1) UU Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 25 Tahun 2003 KUH Pidana. Penelusuran kasus ini bermula sejak penetapan Fuad sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli gas alam di Bangkalan, Jawa Timur.

dalam penangkapannya KPK menyita tiga koper besar berisi uang lebih dari Rp 3 miliar yang diduga suap dari PT Media Karya Sentosa. PT MKS bermitra dengan PD Sumber Daya dalam menyalurkan gas hasil pembelian dari PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore untuk pembangkit listrik tenaga gas di Gili Timur Bangkalan dan Gresik.

Direktur PT MKS, Antonio Bambang Djatmiko, diduga menyuap Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron yang saat itu menjabat sebagai Bupati Bangkalan terkait jual-beli gas alam oleh PT MKS dari PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore. Gas itu seharusnya dialirkan untuk pembangkit listrik, salah satunya untuk PLTG Gili Timur di Bangkalan. Namun, gas tersebut tidak pernah sampai ke PLTG itu. Meski demikian, PT MKS terus mendapatkan kontrak pembelian dan Fuad menerima jatah uang terima kasih. [KbrNet/Detik.COM]

Satu Tanggapan to “KPK Sita Harta Fuad Amin, Total sudah Rp 200 M”

  1. Anonim said

    Gila banget org beragama apa ini ya ?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: