KabarNet

Aktual Tajam

Sadis ! ISIS Bakar Hidup-Hidup Pilot Yordania

Posted by KabarNet pada 04/02/2015

Amman – KabarNet: Sebuah video kejam dari kelompok militan ISIS beredar di internet pada Selasa 3 Februari 2015. Video tersebut menampilkan pembunuhan pilot Yordania, Muath al-Kaseasbeh.

Pilot Yordania, Muath al-Kaseasbeh Saat  Dibakar ISIS - Foto: blitzquotidiano

Pilot Yordania, Muath al-Kaseasbeh Saat Dibakar oleh ISIS – Foto: blitzquotidiano

Video itu menunjukkan sang pilot Yordania mengenakan baju berwarna oranye berdiri di dalam penjara dan dibakar hidup-hidup.

Dalam video yang berdurasi lebih dari 20 menit tersebut, ISIS mengutuk keterlibatan Yordania dalam serangan oleh koalisi yang dipimpin Amerika Serikat terhadap kelompok mereka. “Hukuman dan pembalasan dari kami akan setara dengan rasa kehilangan yang dialami warga Yordania,” kata Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yordania, Mamdouh al Ameri, Rabu 4 Februari 2015.

Sementara itu pejabat keamanan Yordania yang tidak mau disebut namanya menyatakan bahwa pemerintahnya akan segera melaksanakan eksekusi mati terhadap dua anggota ISIS yang ditangkap oleh mereka. Hal itu sebagai bentuk balasan karena kelompok militan tersebut telah mengeksekusi pilot Yordania, Muath al Kaseasbeh dengan cara dibakar hidup-hidup.

Hanya beberapa jam, pemerintah Yordania pun mebalas cepat dengan mengeksekusi mati dua tahanan sebagai respons terkait eksekusi mati pilot Muath al Kaseasbeh oleh kelompok militan ISIS. Eksekusi dilakukan tidak lama setelah ISIS mengeksekusi Muath pada Rabu 4 Februari dini hari waktu setempat. “Kami telah mengeksekusi mati dua orang, yaitu Sajida al Rishawi dan Ziad al Karbouli,” ujar Juru Bicara Pemerintah Yordania, Mohammed al Moman, Rabu 4 Februari 2015.

Sajida al Rishawi adalah perempuan anggota ISIS yang ditahan oleh Pemerintah Yordania karena akan meledakkan hotel di Kota Amman, Yordania, pada 2005. Pengadilan Yordania telah menjatuhkan hukuman mati kepadanya pada 2007.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat dan Raja Abdullah II dari Yordania mengadakan pertemuan singkat di Gedung Putih beberapa jam setelah sebuah video yang menayangkan eksekusi pilot Yordania Muath al Kaseasbeh beredar di dunia maya.

Sebelumnya, Pemerintah Yordania telah melakukan perundingan dengan pihak militan dan menyebutkan bersedia menukar anggota ISIS, Sajida al Rishawi, yang menjadi tahanan Yordania, dengan Muath al Kaseasbeh. Namun, tidak ada tanggapan dari pihak ISIS, hingga munculnya video eksekusi sadis. Muath al Kaseasbeh tertangkap oleh militan ISIS saat pesawatnya jatuh di daerah Rakka, Suriah, pada September 2014. [KbrNet/AssociatedPress/okezone]

27 Tanggapan to “Sadis ! ISIS Bakar Hidup-Hidup Pilot Yordania”

  1. Amalia said

    huuh sadisnya

  2. adem said

    Tp knp isis nga pernah ngebela palestina ya??????

  3. brow at brow said

    #_Kenapa Dunia Diam Saat Al-Sisi Membakar Demonstran di Rabiah?

    Eksekusi mati yang dilakukan Daulah Islamiyyah/Islamic State (IS) terhadap pilot jet tempur asal Yordania, Mu’adz Al-Kasesbeh dengan cara dibakar hidup-hidup langsung mendapat kecaman dari para pemimpin Negara Kafir Barat, seperti Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan lain-lainnya.

    Tak hanya para pemimpin Negara Kafir Barat, ternyata sebagian tokoh Islam dan pemimpin negara yang berpenduduk Muslim seperti Lebanon juga menyuarakan hal yang sama seperti para pemimpin Negara Kafir Barat. Sebagian pemimpin negara yang berpenduduk Muslim dan para tokoh Islam beranggapan bahwa eksekusi dengan cara dibakar tidak sesuai Islam.

    Terkait hal itu, tokoh dan dai Mesir, Syaikh Wagdi Ghoneim ikut memberikan tanggapan atas eksekusi mati yang dilakukan IS terhadap pilot Yordania yang telah membombardir wilayah Raqqah dan membumihanguskan banyak bangunan dan membunuh ratusan umat Islam itu. Namun, tanggapan Syaikh Ghoneim bukan masalah fiqih hukum membakar manusia, tapi lebih kepada standar ganda dunia dalam menghadapi masalah serupa.

    Dalam sebuah rekaman video yang diunggah dalam Youtube pada Rabu (4/2/2015), Syaikh Ghoneim mengatakan, “Saat ini ahlul batil sepakat mengecam tindakan IS yang mengeksekusi dengan sangat kejam. Mereka sepakat bahwa membakar orang yang masih hidup adalah perbuatan yang sangat jahat dan brutal”.

    Namun, Syaikh Ghoneim menyayangkan dan mengecam sebagian tokoh Islam dan para pemimpin negara yang diam seribu bahasa tatkala Jenderal “Bengis” Al-Sisi membakar hidup-hidup para demonstran dan warga Mesir yang menuntut keadilan kepada militer yang telah mengkudeta pemerintahan Presiden Mohammad Mursi.

    “Kenapa kalian hanya diam ketika Abdul Fattah Al-Sisi membakari rakyat Mesir hidup-hidup. Bukan hanya satu orang seperti yang dilakukan IS kemarin. Al-Sisi membakari para demonstran hidup-hidup, misalnya di Bundaran Rabiah. Banyak jenazah yang sudah menjadi arang dengan posisi tubuh seperti melindungi diri dari kobaran api. Ada dokumentasinya. Jelas dia mati karena dibakar hidup-hidup. Di Rabiah juga, banyak korban luka yang sedang dirawat di rumah sakit darurat, dan masih mempunyai harapan hidup, dibakari semua oleh Al-Sisi. Belum lagi di Bundaran Nahdha, di markas Paspampres, dan masjid-masjid di Kairo,” ungkapnya.

    “Kalau kalian mengecam orang yang membakar satu orang hidup-hidup, kenapa kalian diam saja saat Al-Sisi membakari ribuan orang? Apakah di mata kalian nyawa manusia itu bertingkat-tingkat kelasnya? Ada yang perlu dilindungi dan ada yang tidak bernilai sama sekali?,” tanya Syaikh Ghoneim

  4. Alwi said

    Knp ga pernah bela palestin ?
    Tanya ke Munarman aja, wakil isis di jkt.

  5. judi said

    @amalia ..Anda tahu hukum qisas ?
    http://asysyariah.com/kajian-utama-indahnya-hukum-qishash/

    Mungkin peradilan telah melakukan peradilan sesuai hukum islam terhadap pilot tersebut dengan bukti kejahatannya.

    Hukum bakar disesuaikan dengan perbuatan pilot menjatuhkan bom dari pesawat dan mengakibatkan kematian .

    Bom yang dijatuhkan membakar penduduk atau jihadis isis sehingga jenis hukum qisas disesuaikan.
    Mata dibayar mata, jiwa dibayar jiwa.
    Itulah hukum islam ……..mau mengingkari ??
    monggo..

  6. iman s said

    Penulis: Syaikh Husen Ibnu Mahmud

    Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

    ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
    Segala puji bagi Allah yang mengatakan di dalam Kitab-Nya:
    ﺇِﺫْ ﻳُﻮﺣِﻲ ﺭَﺑُّﻚَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﻼَﺋِﻜَﺔِ ﺃَﻧِّﻲ ﻣَﻌَﻜُﻢْ ﻓَﺜَﺒِّﺘُﻮﺍ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺳَﺄُﻟْﻘِﻲ ﻓِﻲ ﻗُﻠُﻮﺏِ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﺍﻟﺮُّﻋْﺐَ ﻓَﺎﺿْﺮِﺑُﻮﺍ ﻓَﻮْﻕَ ﺍﻷَﻋْﻨَﺎﻕِ ﻭَﺍﺿْﺮِﺑُﻮﺍ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻛُﻞَّ ﺑَﻨَﺎﻥٍ
    “(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman.” kelak akan Aku berikan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka pukullah di atas leher mereka dan pukullah tiap-tiap ujung jari mereka.” (Al-Anfal: 12).
    Kemudian shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus dengan pedang, yang berbangga diri di tengah manusia dengan ucapannya:
    ( ﺃﻋﻄﻴﺖ ﺧﻤﺴﺎ ﻟﻢ ﻳﻌﻄﻬﻦ ﺃﺣﺪ ﻗﺒﻠﻲ؛ ﻧﺼﺮﺕ ﺑﺎﻟﺮﻋﺐ ﻣﺴﻴﺮﺓ ﺷﻬﺮ …‏) ‏[ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ ‏]
    “Aku diberi lima hal yang tidak pernah diberikan kepada seorangpun sebelumku; aku diberikan pertolongan (Allah) dengan rasa gentar (musuh) pada perjalan sebulan…” (Muttafaq ‘Alaih).
    Amma Ba’du:
    Orang sangat heran terhadap orang-orang yang muncul di layar-layar TV dalam rangka memberikan fatwa kepada manusia dan mereka mengklaim ijma’ di dalam permasalahan yang sangat jelas di hadapan para pencari ilmu yang yunior apalagi di hadapan para ulama!
    Seorang dari mereka mengklaim; bahwa membakar orang itu adalah tindakan yang tidak diakui oleh dien, syari’at dan akal! Begitu klaim mereka, dengan seenaknya mereka lancang terhadap dien ini!
    Seandainya tidak ada nash dan khabar selain firman Allah Ta’ala:
    ” ﻭَﺇِﻥْ ﻋَﺎﻗَﺒْﺘُﻢْ ﻓَﻌَﺎﻗِﺒُﻮﺍ ﺑِﻤِﺜْﻞِ ﻣَﺎ ﻋُﻮﻗِﺒْﺘُﻢْ”
    Dan jika kamu membalas, maka balaslah dengan (balasan) yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepada kalian…” (An-Nahl: 126), tentulah cukup.
    Bom-bom cluster, roket-roket berat dan bahan-bahan radiasi yang ditembakkan orang-orang Amerika terhadap kaum muslimin itu bukankah membakar! bukankah ia itu membakar badan-badan, mencerai-beraikan anggota badan serta menggosongkan kepala-kepala! Maka kenapa para mujahidin tidak memperlakukan mereka dengan tindakan yang sama! -akan datang dalil-dalil yang menjelaskan kebatilan pernyataan mereka itu-.
    Adapun masalah penggantungan mayat di atas jembatan Fallujah, maka Allah Ta’ala telah berfirman tentang orang-orang ahli hirabah (perampok):
    ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺟَﺰَﺍﺀُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﺤَﺎﺭِﺑُﻮﻥَ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟَﻪُ ﻭَﻳَﺴْﻌَﻮْﻥَ ﻓِﻲ ﺍﻷَﺭْﺽِ ﻓَﺴَﺎﺩًﺍ ﺃَﻥْ ﻳُﻘَﺘَّﻠُﻮﺍ ﺃَﻭْ ﻳُﺼَﻠَّﺒُﻮﺍ ﺃَﻭْ ﺗُﻘَﻄَّﻊَ ﺃَﻳْﺪِﻳﻬِﻢْ ﻭَﺃَﺭْﺟُﻠُﻬُﻢْ ﻣِﻦْ ﺧِﻼَﻑٍ ﺃَﻭْ ﻳُﻨْﻔَﻮْﺍ ﻣِﻦَ ﺍﻷَﺭْﺽِ ﺫَﻟِﻚَ ﻟَﻬُﻢْ ﺧِﺰْﻱٌ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﻟَﻬُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﻋَﻈِﻴﻢٌ
    “Hukuman bagi orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di bumi, hanyalah dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara silang, atau diasingkan dari tempat kediamannya. Yang demikian itu kehinaan bagi mereka di dunia, dan di akhirat mereka mendapat azab yang besar.” (Al-ma’idah: 33).
    Bila ini adalah terhadap ahli hirabah -walaupun mereka itu orang-orang muslim yang shalat- maka bagaimana dengan orang-orang kafir yang memerangi lagi menyerang lagi aniaya terhadap darah, kehormatan, dan harta? Ada di dalam “Ahkamul Qur’an” milik Ibnul ‘Arabiy: “Al Qadli radliyallahu ‘anhu berkata: “Dulu di saat aku menjabat sebagai qadli, diadukan kepadaku prihal orang-orang yang membegal serombongan orang, di mana mereka menculik paksa seorang wanita dari suaminya dan dari kaum musllimin yang bersama suaminya di dalam rombongan itu, terus mereka membawanya, kemudian dilakukan pengejaran terhadap mereka dan merekapun bisa tertangkap dan didatangkan, maka sayapun bertanya kepada orang yang dengannya Allah telah menguji saya dari kalangan mufti, maka mereka berkata: “Mereka itu bukan muharibin (ahli hirabah), karena hirabah itu hanyalah pada harta bukan pada kemaluan,” maka saya berkata kepada mereka: “Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, apakah kalian tidak mengetahui bahwa hirabah pada kemaluan itu lebih keji dari hirabah pada harta, dan bahwa manusia seluruhnya rela bila harta mereka lenyap dan dirampok dari tangan mereka asal jangan istri dan puterinya yang diambil, dan seandainya di atas apa yang telah Allah firmankan itu ada hukuman, tentulah ia itu bagi orang yang merampas kemaluan (memperkosa). Cukuplah berteman dengan orang-orang bodoh itu bencana bagi kalian, terutama pada fatwa dan vonis…!!!” Selesai.
    Maka perhatikanlah ucapan Al Qadli rahimahullah: “…dan seandainya di atas apa yang telah Allah firmankan itu ada hukuman, tentulah ia itu bagi orang yang merampas kemaluan (memperkosa)…”
    Saya katakan: Ini prihal ahli hirabah (perampok) dari kalangan yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah Muhammad Rasulullah, maka bagimana dengan orang yang memperkosa kehormatan kaum muslimat di penjara-penjara Baghdad dan yang lainnya dari kalangan Kafir Nasrani, Yahudi Jahat dan orang-orang murtad, apakah mereka itu tidak berhak untuk dibakar, dicincang, disalib dan digantung…?!
    Akan tetapi masalahnya adalah seperti apa yang dikatakan oleh Al Qadli rahimahullah: “…Cukuplah berteman dengan orang-orang bodoh itu bencana bagi kalian, terutama pada fatwa dan vonis…!!!”
    Sesungguhnya penteroran dan pembuatan rasa gentar di hati musuh itu adalah hal yang dituntut secara syari’at dan akal, Allah Ta’ala berfirman:
    ﻭَﺃَﻋِﺪُّﻭﺍ ﻟَﻬُﻢْ ﻣَﺎ ﺍﺳْﺘَﻄَﻌْﺘُﻢْ ﻣِﻦْ ﻗُﻮَّﺓٍ ﻭَﻣِﻦْ ﺭِﺑَﺎﻁِ ﺍﻟْﺨَﻴْﻞِ ﺗُﺮْﻫِﺒُﻮﻥَ ﺑِﻪِ ﻋَﺪُﻭَّ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﻋَﺪُﻭَّﻛُﻢْ ﻭَﺁﺧَﺮِﻳﻦَ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻧِﻬِﻢْ ﻻَ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻧَﻬُﻢُ ﺍﻟﻠﻪُ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻬُﻢْ ﻭَﻣَﺎ ﺗُﻨْﻔِﻘُﻮﺍ ﻣِﻦْ ﺷَﻲْﺀٍ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻳُﻮَﻑَّ ﺇِﻟَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻻَ ﺗُﻈْﻠَﻤُﻮﻥَ
    Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki dan dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; tetapi Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu infakkan di jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dizalimi (dirugikan).” (Al-Anfal: 60).
    Dan berfirman:
    ﺳَﻨُﻠْﻘِﻲ ﻓِﻲ ﻗُﻠُﻮﺏِ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﺍﻟﺮُّﻋْﺐَ ﺑِﻤَﺎ ﺃَﺷْﺮَﻛُﻮﺍ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﻳُﻨَﺰِّﻝْ ﺑِﻪِ ﺳُﻠْﻄَﺎﻧًﺎ ﻭَﻣَﺄْﻭَﺍﻫُﻢُ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﻭَﺑِﺌْﺲَ ﻣَﺜْﻮَﻯ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ
    “Akan Kami masukkan rasa takut ke dalam hati orang-orang kafir, karena mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu. Dan tempat kembali mereka ialah neraka. Dan (itulah) seburuk-buruk tempat tinggal (bagi) orang-orang zalim.” (Ali ‘Imran: 151).
    Dan berfirman:
    ﻭَﺃَﻧْﺰَﻝَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻇَﺎﻫَﺮُﻭﻫُﻢْ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﻣِﻦْ ﺻَﻴَﺎﺻِﻴﻬِﻢْ ﻭَﻗَﺬَﻑَ ﻓِﻲ ﻗُﻠُﻮﺑِﻬِﻢُ ﺍﻟﺮُّﻋْﺐَ ﻓَﺮِﻳﻘًﺎ ﺗَﻘْﺘُﻠُﻮﻥَ ﻭَﺗَﺄْﺳِﺮُﻭﻥَ ﻓَﺮِﻳﻘًﺎ (ﺍﻷﺣﺰﺍﺏ: 26)
    “Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizah) yang membantu mereka (galongan-golongan yang bersekutu) dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut ke dalam hati mereka. Sebagian mereka kamu bunuh dan sebagian mereka kamu tawan.” (Al-Ahzab: 26).
    Penteroran musuh itu adalah hal terpuji di setiap waktu, apalagi bila teror itu di saat peperangan. Ini dia Amerika sekarang berupaya menteror kaum muslimin di Iraq lewat cara penghancuran Fallujah dengan alasan bahwa mujahidin telah memutilasi empat mayat orang Amerika, dan ini adalah pesan yang berisi bahwa barangsiapa yang berani dan melakukan hal ini kepada orang-orang Amerika, maka sesungguhnya kami (Amerika) akan membunuhnya dan membunuh keluarganya, membumi-hanguskan kotanya serta merobohkan tempat-tempat ibadahnya, dan kami tidak akan memiliki belas kasih!
    Amerika yang telah ada di dalam Kitab yang disucikannya: (Siapa yang menampar pipi kananmu, maka berikan kepadanya pipi kirimu) telah memahami hal ini. Dan adapun orang-orang yang telah ada di dalam Kitab mereka:
    “ﻓَﺎﺿْﺮِﺑُﻮﺍ ﻓَﻮْﻕَ ﺍﻷَﻋْﻨَﺎﻕِ ﻭَﺍﺿْﺮِﺑُﻮﺍ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻛُﻞَّ ﺑَﻨَﺎﻥٍ”
    “Maka pukullah di atas leher mereka dan pukullah tiap-tiap ujung jari mereka.”
    Maka dia malah tidak menepati hal itu kepada Allah di dalam menyikapi kami.
    Kami tidak mencela orang-orang Amerika bila mereka melakukan semua itu, karena mereka itu adalah musuh harbiy yang menyerang, yang memiliki ambisi dan permusuhan. Adapun bila ada orang yang malah muncul di hadapan kita seraya mengingkari kaum muslimin yang melakukan tindakan yang semisal dengan apa yang dilakukan orang-orang Amerika, bahkan masih jauh lebih kecil dari itu, maka inilah yang kami sangat ingkari!
    Tidak sepantasnya seseorang berbicara di dalam hal ini dan mengeluarkan fatwa di dalamnya selain para mujahidin yang ada di tsughur, dan siapa yang ingin berfatwa maka hendaklah dia membawa peluru-peluruanya dan hendaklah dia pergi ke front supaya ia melihat apa yang dilakukan orang-orang kafir terhadap kaum muslimin dan muslimah di sana, dan supaya ia melihat akibat serangan bom-bom pada potongan-potongan anggota badan anak-anak kaum muslimin, kemudian setelah itu silahkan ia muncul di hadapan kami dengan fatwanya.
    Adapun apa yang telah dilakukan ikhwan kita di Fallujah, maka ia itu adalah perealisasian firman Allah Ta’ala terhadap orang-orang kafir:
    ﻭَﻇَﻨُّﻮﺍ ﺃَﻧَّﻬُﻢْ ﻣَﺎﻧِﻌَﺘُﻬُﻢْ ﺣُﺼُﻮﻧُﻬُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓَﺄَﺗَﺎﻫُﻢُ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣِﻦْ ﺣَﻴْﺚُ ﻟَﻢْ ﻳَﺤْﺘَﺴِﺒُﻮﺍ ﻭَﻗَﺬَﻑَ ﻓِﻲ ﻗُﻠُﻮﺑِﻬِﻢُ ﺍﻟﺮُّﻋْﺐَ…
    “Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan (siksaan) kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka…” (Al-Hasyr: 2).
    Sungguh terpuji apa yang dilakukan singa-singa Fallujah yang telah mengangkat kepala umat ini dengan ketegaran mereka yang bersejarah lagi agung, kami memohon kepada Allah agar memberikan kepada mereka tambahan tamkin untuk memenggal leher-leher orang-orang kafir dan munafiq.
    Adapun masalah pembakaran:
    Maka, tatkala segolongan orang dari pengikut Abdullah ibnu Saba Al Himyariy -semoga Allah melaknatnya- dibawa kepada Ali Ibnu Abi Thalib radliyallahu ‘anhu, maka salah seorangnya berkata: “Engkau itu Dia” Maka Ali bertanya kepada mereka: “Siapa Dia itu?” Dia berkata: “Engkaulah Allah” Maka Ali radliyallahu ‘anhu menganggap besar hal ini dan beliaupun memerintahkan agar api dinyalakan dan terus membakar mereka dengan api, dan dalam hal itu beliau radliyallahu ‘anhu berkata:
    ﻟﻤﺎ ﺭﺃﻳﺖ ﺍﻷﻣﺮ ﺃﻣﺮﺍً ﻣﻨﻜﺮﺍً… ﺃﺟﺠﺖ ﻧﺎﺭﺍً ﻭﺩﻋﻮﺕ ﻗﻨﺒﺮﺍ
    “Aku dikala melihat urusan itu urusan yang mungkar… Maka aku nyalakan api dan aku panggil si Qunbur”
    Maksudnya adalah Qunbur yang merupakan hamba-sahayanya, dan ia-lah yang bertugas melemparkan mereka ke dalam api. (Al Milal Wan Nihal milik Asy Syhrastaniy)
    Inilah salah seorang Al Khulafa Ar Rasyidin radliyallahu ‘anhu telah membakar orang-orang dengan api. Di dalam Kitab Al Bidayah wan Nihayah milik Ibnu Katsir tentang Hurub Ar Riddah (Perang Menumpas Kemurtaddan), beliau berkata: “Khalid (Ibnul Walid) memanggil Malik Ibnu Nuwairah, terus ia menegurnya dengan keras atas sikapnya mengikuti Sajah dan atas sikap penolakannya dari membayar zakat, dan Khalid berkata: Apa kamu tidak mengetahui bahwa Zakat itu sejawat shalat? Maka Malik berkata: Sesungguhnya teman kalian dulu memang mengklaim itu.” Maka Khalid berkata: “Apakah Ia (Rasulullah) itu teman kami dan bukan temanmu?!, Wahai Dlirar, penggal lehernya,” maka ia dipenggal lehernya, terus Khalid memerintahkan kepalanya itu dijadikan tungku dengan dua batu, dan di atas tiga tungku itu dipasang periuk untuk memasak makanan, kemudian Khalid di malam itu makan dari periuk itu, supaya dengan tindakan itu ia membuat gentar orang-orang arab pedalaman yang murtad dan yang lainnya. Dan dikatakan bahwa rambut Malik itu menjadi bahan bakarnya, sampai daging yang di periuk itu matang dan rambut itu belum habis karena saking banyaknya. Abu Qatadah telah berbicara dengan Khalid tentang apa yang ia lakukan dan keduanya beradu kata dalam hal itu, sampai akhirnya Abu Qatadah pergi dan dan mengadukannya kepada Ash Shiddiq, dan Umar-pun berbicara dengan Abu Qatadah tentang khalid dan berkata kepada Ash Shiddiq: “Pecatlah dia, karena di dalam pedangnya itu terdapat hal yang melelahkan”, Maka Abu Bakar berkata: “Aku tidak akan menarik pedang yang telah Allah hunuskan kepada orang-orang kafir…” (Al Bidayah Wan Nihayah: 6/355)
    Dan Umar radliyallahu ‘anhu telah berkata sesudah memecat Khalid dan melihat apa yang dilakukannya terhadap musuh dengan katibahnya yang berada di garis depan pasukan Abu Ubaidah di Syam: “Semoga Allah merahmati Abu Bakar, sungguh ia lebih mengetahui tentang orang-orang hebat daripadaku, Pedang Allah Abu Sulaiman radliyallahu ‘anhu (Khalid bin Walid, edt.) adalah profesor seni teror Islam dan pembimbing Madrasahnya setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, di mana ia di dalam penteroran itu memiliki perjalanan dan pengalaman banyak yang menghikayatkan keahliannya yang luar biasa dan pengetahuannya yang jeli terhadap metode-metode perang urat syaraf. Dan di dalam Peperangan Ullais -yaitu peperangan antara kaum muslimin dengan Persia Majusi- di mana ia adalah peperangan yang sangat ganas di mana kedua belah pihak menampakkan kehebatannya masing-masing, Khalid berkata: “Ya Allah saya berjanji kepada Engkau, bila Engkau memberikan kepada kami pundak-pundak mereka maka saya tidak akan menyisakan dari mereka seorang-pun yang bisa saya tangkap sampai saya alirkan sungai mereka dengan darah-darah mereka”, kemudian sesungguhnya Allah -‘Azza wa Jalla- mengkaruniakan kepada kaum muslimin pundak-pundak mereka, maka penyeru Khalid menyerukan: “Tawanlah, tawanlah, jangan kalian bunuh kecuali orang yang menolak ditawan”, maka pasukan berkuda-pun datang membawa mereka secara bergelombang lagi digiring begitu saja, dan Khalid telah menugaskan orang-orang untuk memenggal leher-leher mereka di sungai, di mana Khalid melakukan hal itu sehari semalam, dan beliau mengejar mereka pada esok hari dan lusa-nya, setiap didatangkan tawanan maka langsung lehernya dipenggal di sungai, sedangkan air sungai sudah dialihkan ke arah lain. Maka sebagian umara mengatakan kepadanya: “Sesungguhnya sungai itu tidak mengalirkan darah-darah mereka kecuali engkau mengalirkan air ke darah-darah itu sehingga air mengalir dengannya, maka engkaupun menunaikanlah sumpahmu.” Maka Khalid-pun mengalirkannya, sehingga sungai-pun mengalir dengan darah yang kental, oleh sebab itu sampai sekarang sungai itu dinamakan Sungai Darah, maka alat penumbuk gandum-pun berputar dengan aliran air yang bercampur darah kental itu, sehingga mencukupi semua pasukan selama tiga hari, sedangkan jumlah orang-orang yang dibunuh itu mencapai 70.000.” (Al Bidayah wan Nihayah).
    Peperangan Ullais ialah peperangan yang mana Al Khalifah Ar Rasyid radliyallahu ‘anhu berkata sesudahnya:
    يا معشر قريش ، إن أسدكم قد عدا على الأسد ، فغلبه على خراذيله ، عجزت النساء أن تلدن مثل خالد بن الوليد
    “Wahai Bangsa Quraisy, sesungguhnya Singa kalian telah menerkam singa, terus ia mengalahkannya terhadap buruan-nya, para wanita sudah tidak mampu melahirkan orang semisal Khalid Ibnul Walid.”
    Sehingga di antara pengaruh teror model Khalid ini berkatalah Ukaidir di hari Daumatul Jandal kepada kaumnya: “Aku adalah orang yang paling mengetahui Khalid, tidak ada orang yang bisa selamat darinya di dalam peperangan apapun dan tidak ada orang yang lebih keras darinya, dan tidak satu kaum-pun melihat wajah Khalid baik mereka itu sedikit ataupun banyak melainkan mereka pasti kalah darinya, maka taatilah aku dan berdamailah dengan mereka.”
    Adapun kitab-kitab fiqh dan hadits, maka ia telah menyebutkan masalah pembakaran orang-orang kafir di dalam kitab-kitab fiqih dan sirah, di mana telah ada di dalam Nailul Authar milik Asy Syaukaniy (Bab menahan diri dari memutilasi, pembakaran, penebangan pohon dan penghancuran bangunan, kecuali untuk kebutuhan dan mashlahat) di dalam penjelasan hadits Abu Hurairah, bahwa ia berkata:
    “ﺑﻌﺜﻨﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠّﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠّﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺁﻟﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻲ ﺑﻌﺚ ﻓﻘﺎﻝ: ﺇﻥ ﻭﺟﺪﺗﻢ ﻓﻼﻧًﺎ ﻭﻓﻼﻧًﺎ ﻟﺮﺟﻠﻴﻦ ﻓﺄﺣﺮﻗﻮﻫﻤﺎ ﺑﺎﻟﻨﺎﺭ ﺛﻢ ﻗﺎﻝ ﺣﻴﻦ ﺃﺭﺩﻧﺎ ﺍﻟﺨﺮﻭﺝ ﺇﻧﻲ ﻛﻨﺖ ﺃﻣﺮﺗﻜﻢ ﺃﻥ ﺗﺤﺮﻗﻮﺍ ﻓﻼﻧًﺎ ﻭﻓﻼﻧًﺎ ﻭﺇﻥ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻻ ﻳﻌﺬﺏ ﺑﻬﺎ ﺇﻻ ﺍﻟﻠّﻪ ﻓﺈﻥ ﻭﺟﺪﺗﻤﻮﻫﻤﺎ ﻓﺎﻗﺘﻠﻮﻫﻤﺎ”‏ ‏[ ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻭﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﻭﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ‏] .
    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengirim kami dalam rombongan, terus beliau berkata: “Bila kalian mendapatkan si fulan dan si fulan, kepada dua orang pria, maka bakarlah keduanya dengan api”, kemudian beliau di saat kamu hendak keluar berkata lagi: “Sesungguhnya aku telah memerintahkan kalian untuk membakar si fulan dan si fulan, dan sesungguhnya api itu tidak menyiksa dengannya kecuali Allah, bila kalian mendapatkan keduanya maka bunuhlah.” (Diriwayatkan oleh Ahmad, Al Bukhariy, Abu Dawud dan At Tirmidziy)
    Asy Syaukaniy rahimahullah berkata: “Sabdanya: “dan sesungguhnya api itu tidak menyiksa dengannya kecuali Allah” adalah berita dengan makna larangan, dan salaf telah berselisih dalam masalah pembakaran ini, di mana Umar, Ibnu ‘Abbas dan yang lain membenci hal itu secara muthlaq baik dalam sebab kekafiran atau pada kondisi peperangan atau pada qishash, dan Ali, Khalid Ibnul Walid serta yang lainnya membolehkan hal itu”
    Di dalam Kitab Al Hudud Nailul Authar: “Al Baihaqiy telah meriwayatkan juga dari Abu Bakar bahwa beliau mengumpulkan orang-orang untuk membahas seorang pria yang digauli sebagaimana ia menggauli wanita, maka beliau bertanya kepada para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hal itu, maka orang yang paling keras pendapatnya saat itu adalah Ali Ibnu Abi Thalib ‘alaihissalam di mana ia berkata: “Ini adalah dosa yang tidak pernah dilakukan oleh siapapun kecuali satu umat saja yang mana Allah telah memberikan hukuman kepada mereka dengan hukuman yang telah kalian ketahui, kami memandang agar dia itu dibakar dengan api”, maka para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersepakat untuk membakarnya dengan api, maka Abu Bakar menulis surat kepada Khalid Ibnul Walid memerintahkannya untuk membakarnya dengan api”.
    Asy Syaukaniy berkata: “Di dalam Isnadnya ada irsal, dan ia diriwayatkan dari jalur lain dari Ja’far Ibnu Muhammad dari ayahnya dari Ali di dalam kisah ini, berkata: dia dirajam dan dibakar dengan api.”
    Bukankah ucapannya: “…maka para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersepakat untuk membakarnya dengan api…” itu adalah dalil yang menunjukkan bahwa tidak ada ijma terhadap pelarangan membakar…!!!
    Dan ada di dalam Nailul Authar juga, seraya menukil dari Al Mundziriy: “Kaum homo dibakar dengan api oleh Abu Bakar, Ali dan Abdullah ibnu Az Zubair juga Hisyam ibnu Abdul Malik”
    Dan di dalam Fathul Baariy, Al Muhallab berkata: “Ini bukan larangan yang menunjukkan pengharaman, akan tetapi dalam rangka tawadlu’, di mana kebolehan membakar itu telah ditunjukkan oleh tindakan para sahabat, dan Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam sendiri telah menyongkel mata orang-orang Uraniyyin dengan besi panas, Abu Bakar juga telah membakar para pemberontak dengan api di hadapan para sahabat, Khalid Ibnul Walid telah membakar sejumlah orang murtad dengan api, dan mayoritas ulamna Madinah membolehkan pembakaran benteng dan kapal berikut para penumpangnya, ini dikatakan oleh An Nawawaiy dan Al Auza’iy”
    Di dalam Aunul Ma’bud, Al Qasthalaniy berkata: “Salaf telah berselisih dalam masalah pembakaran ini, di mana Umar, Ibnu ‘Abbas dan yang lain membenci hal itu secara muthlaq baik dalam sebab kekafiran atau pada kondisi peperangan atau pada qishash, dan Ali, Khalid Ibnul Walid serta yang lainnya membolehkan hal itu”.
    Saya katakan: Ini bila orang-orang kafir tidak melakukan hal ini kepada kaum muslimin, adapun bila mereka melakukannya maka masalahnya berbeda.
    Masalah ini adalah tergolong masalah yang diperselisihkan oleh sahabat dan salaful ummah, Shiddiq umat ini dan Al Khalifah Ar Rasyid Ali Ibnu Abi Thalib serta sejumlah sahabat telah melakukannya, sehingga tidak ada ijma di dalam masalah ini sebagaimana yang diklaim oleh sebagian orang.
    Sesungguhnya apa yang dilakukan mujahidin di Fallujah adalah setetes di tengah lautan apa yang dilakukan Amerika sejak bertahun-tahun di Iraq, akan tetapi kita sudah terbiasa untuk tidak mendengar suara orang-orang itu kecuali bila ada seorang Amerika mati, adapun bila kaum muslimin dibunuh dan digilas dengan tank-tank serta dibakar dengan roket-roket dan rudal-rudal maka semua diam seribu bahasa!
    Saya katakan kepada mujahidin di Iraq:
    “Bila kalian membakar, maka kalian memiliki pendahulu dari kalangan khalifah umat ini dan para sahabat Nabi kalian, maka lakukanlah terhadap orang-orang kafir itu apa saja yang bisa menanamkan pada hati mereka rasa takut dan teror, dan jangan sampai mereka melihat pada diri kalian sikap pengecut, rasa takut dan bimbang. Lakukan teror kepada mereka dan goncangkan bumi di bawah kaki mereka dan rebutlah hati mereka dari dada mereka supaya hati kaum mu’minin marasa senang”.
    Adapun kaitan tawanan Jepang; maka jepang dengan sikap bantuannya pada Amerika itu telah menjadi Negara Harbiyyah yang sama statusnya dengan Inggris, Spanyol, Australia dan negara lainnya, dan dia-lah yang telah aniaya pada dirinya sendiri, padahal kaum muslimin sudah memberikan peringatan kepadanya namun ia tidak mau mendengar, sehingga para mujahidin boleh membunuh tawanan mereka dan memenggal kepala mereka, dan jangan dihiraukan klaim orang yang mengatakan bahwa tawanan itu adalah warga sipil, karena istilah ini tidak ada di dalam syariat ini, akan tetapi ia adalah istilah orang Barat yang masuk ke tangah umat ini, maka setiap individu laki-laki Jepang yang kafir lagi mampu berperang, maka ia itu boleh dibunuh dan dirampas uangnya…
    Adapun wanita tawanan Jepang; maka saya tidak mengetahui ada ulama yang membolehkan membunuhnya bila dia itu tidak memerangi atau punya peran serta dalam memerangi kaum muslimin -seperti menjadi mata-mata atau punya ide atau hal lainnya-, akan tetapi ia itu menjadi sabaya, bila mujahidin ingin menjadikannya sebagai hamba-sahaya maka boleh atau ingin menukarnya dengan tawanan lain juga boleh atau dengan selain tawanan atau melepaskannya tanpa kompensasi apapun -sesuai perbedaan pendapat prihal kebolehan membebaskan begitu saja dengan sebab telah menjadi sabaya-.
    Para mujahidin bisa menakar mashalahat dan mafsadah yang diakibatkan dari membunuh orang-orang Jepang itu, dan bila mereka memilih membunuhnya maka hendaknya mereka menjelaskan kepada manusia sebab hal itu dan hendaklah mereka mencela pemerintah Jepang yang telah menceburkan bala tentaranya di dalam peperangan yang mereka tidak punya urusan di dalamnya, untuk memusuhi umat Islam yang tidak pernah mengganggu mereka, di mana bala tentara yang berkoalisi itu membunuhi anak-anak bangsa Iraq dan membakar kepala-kepala mereka (dengan bom), sedangkan balasan itu sejenis dengan perbuatan…!!!
    Bila mujahidin memilih untuk membunuh orang-orang jepang itu, hendaknya membunuh dengan pedang atau dengan cara lainnya yang cepat, demi keluar dari perselisihan, dan hendaklah berbuat baik dalam membunuh.
    Sesungguhnya Amerika itu tidak mungkin berani lancang kepada umat Islam bila ia mengetahui bahwa pada umat ini ada pihak yang akan memberikan pembalasan berlipat, karena ia mengetahui bahwa ia itu menginvasi kita dan kita tidak menginvasinya, ia membunuh kita dan kita tidak membunuhnya, serta ia menghancurkan rumah-rumah kita sedang kita tidak berani terhadapnya, ia datang dengan segala perlengkapan perangnya untuk menduduki negeri-negeri kita, memperkosa kehormatan-kehormatan kita, menjarah harta-harta kita dan memerangi kita karena dien yang kita anut.
    Demi Allah seandainya Pedang Allah Khalid Ibnul Walid hidup, tentu ia mati karena kedongkolan terhadap realita yang dialami mayoritas kaum pria umat ini yang tidak cakap berbuat kecuali menangis dan menunggu kematian di rumah.
    Orang-orang kafir tidak akan keluar dari negeri-negeri kaum muslimin kecuali dengan pembunuhan, penteroran dan penebaran rasa takut terhadap mereka, sebagaimana yang terjadi di Afghanistan dan Somalia.
    __________________________
    Diambil dari tulisan Syaikh Husen Ibnu Mahmud, tapi tidak semuanya diterjemahkan, karena hanya saya terjemahkan materi yang berkaitan dengan masalah pembakaran saja (Pent.), dan Bagi yang mau lengkap silahkan buka ini: justpaste.it/j8bh
    Selesai diterjemahkan:
    Abu Sulaiman Al Arkhabiliy
    14 Rabi’ Ats Tsaniy 1436H

  7. ALLAHU AKBAR
    pembakaran Mu’adz Al-Kasesbeh oleh tentara KHILAFAH(ISIS) itu adalah harga yg pantas untuk seekor hewan ternak pendukung teroris kafir amerika
    jangan lupa Mu’adz Al-Kasesbeh sebelumnya udah ngebom wilayah KHILAFAH (ISIS) dg menggunakan pesawat tempurnya dan telah membantai puluhan orang
    termasuk warga sipil
    apa itu bukan tindakan terorisma yg barbar dan sadis…!?!?

    jadi
    siapa suruh pemerintah yordania ambil bagian menjadi pion2-nya teroris kafir amerika dlm memerangi KHILAFAH (ISIS)
    _________

    kalo membakar Mu’adz Al-Kasesbeh dibilang sadis
    lha di Indo banyak maling ayam, maling motor, rampok dll tangkap gebukin trus bakar
    bahkan seorang tukng parkid di kawasan monas dibakar hidup oleh TNI hanya karena menolak membayar upeti sebesar Rp. 50.000
    di Myanmar umat ISLAM dibakar, di Mesir penentang al-sisi dibakar
    bahkan di Iraq sendiri umat ISLAM dibakar oleh setan2 kafir syiah laknatullah
    itu jauh lebih sadis
    tapi gak adayg menyebutnya sbg tindakan terorisme

  8. umat ISLAM (AHLU SUNNAH WAL JAMAAH) di Iraq, dibakar hidup2 oleh tentara setan kafir syiah laknatullah ()hewan ternak peliharaannya teroris kafir amerika
    menit 0:55
    sbg gantinya mujahidin membantai kafir2 syiah laknatullah


  9. Anonim said

    Agama gila !

  10. iman s said

    @anonymous.

    Nih mana yang lebih “gila”
    http://www.sarapanpagi.org/inkuisisi-dalam-sejarah-gereja-vt1554.html

  11. rudi sutaji said

    kalu cuma bakar bakaran indonesia top markotop deh.
    Isis cuma bakar 1 orang aja langsung mendunia …… dihujat sana sini.

    Di Indonesia ….maling ayam , pencuri motor sial ketangkep bisa dibakar orang kampung.

    Jangan cuma itu … ratusan orang dibakar hidup hidup pun belasan tahun lalu pernah terjadi di Indonesia.
    Bayangkan ratusan remaja bodoh dikibuli disuruh menjarah pertokoan…dan setelah itu pintu ditutup dan dibakar hidup hidup.

    Sampai sekarang pelakunya bebas merdeka ,, malah konon jadi tokoh terkenal saat ini.

    Sekarang cuma 1 orang pilot bahlul yang membom orang dan tertangkap , kemudian dibakar eh banyak yang teriak teriak HAM.

    Bahlul….bahlul bahlul …….

  12. taUbat said

    PESAWAT TEMPUR YORDAN BOMBARDIR SURIAH SETELAH ISIS BAKAR PILOT MEREKA HIDUP-HIDUP

    JUM’AT, 17 RABIUL AKHIR 1436 H / 6 FEBRUARI 2015 18:40

    SURIAH (ARRAHMAH.COM) – OTORITAS YORDAN MENGATAKAN PESAWAT TEMPUR MEREKA MELUNCURKAN PULUHAN SERANGAN BARU PADA KAMIS (5/2/2015) TERHADAP WILAYAH SURIAH DENGAN DALIH MELAWAN KELOMPOK “DAULAH ISLAM”, ATAU ISLAMIC STATE (IS) YANG SEBELUMNYA DIKENAL SEBAGAI ISIS, LANSIR AFP.

    MEREKA MENGKLAIM MELUNCURKAN PULUHAN SERANGAN TERSEBUT SEBAGAI RESPON KERAS TERHADAP PEMBAKARAN HIDUP-HIDUP SEORANG PILOT YORDAN YANG DITANGKAP DAN DITAWAN ISIS DI SURIAH.

    PIHAK MILITER YORDAN MENGKLAIM PULUHAN JET TEMPUR MEREKA MENGHANTAM TARGET IS PADA KAMIS (5/2) PAGI, “MENGHANTAM KAMP PELATIHAN SERTA GUDANG SENJATA DAN AMUNISI KELOMPOK TERORIS.”

    PERNYATAAN MILITER TERSEBUT TIDAK MENYATAKAN LOKASI TEPAT TARGET MEREKA, TETAPI MENGATAKAN BAHWA TARGET-TARGET MEREKA HANCUR DAN PESAWAT-PESAWAT TEMPUR YORDAN KEMBALI KE PANGKALAN DENGAN AMAN.

    MILITER YORDANIA BERSUMPAH UNTUK “MENGHANCURKAN KELOMPOK TERORIS INI DAN MEMBUNUH PENJAHAT INI DI TEMPATNYA,” DALAM RANGKA MENGHUKUM IS ATAS ” TINDAKAN KEJI” MEREKA MEMBAKAR SEORANG PILOT YORDAN HIDUP-HIDUP.

    YORDAN TELAH MELAKUKAN OPERASI RUTIN DENGAN DALIH MEMANTAU IS DI SEBERANG PERBATASAN DI SURIAH SEBAGAI BAGIAN DARI KAMPANYE KOALISI SALIBIS PIMPINAN AS TERHADAP KELOMPOK-KELOMPOK MUJAHIDIN SUNNI DI SANA.

    LEBIH DARI 200.000 ORANG TELAH TEWAS SEJAK PROTES ANTI-PEMERINTAH MELETUS DI SURIAH PADA AWAL TAHUN 2011, MELUAS MENJADI PERANG YANG MENGUNDANG MUJAHIDIN DARI PENJURU DUNIA BERDATANGAN UNTUK BERJUANG MEMBELA KAUM MUSLIMIN YANG TERTINDAS DI NEGARA ITU.

    SEMENTARA ITU, SEDIKITNYA 66 ORANG, TERMASUK 12 ANAK-ANAK, DILAPORKAN TERBUNUH AKIBAT SERANGAN UDARA REZIM DAN PENEMBAKAN DI SEKITAR DAMASKUS PADA KAMIS (5/2) MENURUT OBSERVATORIUM SURIAH UNTUK HAK ASASI MANUSIA.

    SERANGAN DI WILAYAH GHOUTA TIMUR JUGA TERJADI SETELAH ADANYA PENEMBAKAN LEBIH DARI 100 ROKET KE KOTA ITU, MEMBUNUH 10 ORANG TERMASUK SEORANG ANAK, KATA KELOMPOK YANG BERBASIS DI INGGRIS TERSEBUT, INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN.

    ALI AKRAM

    arrahmah.com/news/2015/02/06/pesawat-tempur-yordan-bombardir-suriah-setelah-isis-bakar-pilot-mereka-hidup-hidup-b.html

    =====================================

    SENATOR AMERIKA HARAP INDONESIA BANTU REDAM ISIS

    12 AGU 2014 12:40 WIB

    JAKARTA – PENGAMANAN SEKITAR ISTANA NEGARA DIPERKETAT SAAT KEDATANGAN SENATOR AMERIKA SERIKAT, JOHN MCCAIN DAN SHELDON, WHITEHOUSE, BESERTA DELEGASINYA.

    SEJUMLAH ANGGOTA PASPAMPRES SUDAH BERJAGA SEJAK MEMASUKI PINTU KANTOR SEKRETARIAT NEGARA, LENGKAP DENGAN MOBIL PENJINAK BOM DAN ANJING PELACAK.

    TAMU ATAU KARYAWAN PUN DIPERIKSA DENGAN KETAT OLEH ANGGOTA PASPAMPRES DAN KEAMANAN INTERNAL.

    PERTEMUAN PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO DAN SENATOR MCCAIN BESERTA DELEGASI DIGELAR DI DALAM RUANG PERTEMUAN KANTOR PRESIDEN DAN BERLANGSUNG SELAMA SEKITAR 1 JAM.

    MCCAIN JUGA DITEMANI DUTA BESAR AMERIKA SERIKAT UNTUK INDONESIA, ROBERT O BLAKE. SEMENTARA PRESIDEN SBY DIDAMPINGI MENKO POLHUKAM DJOKO SUYANTO, MENTERI LUAR NEGERI MARTY NATALEGAWA, DAN WAKIL MENTERI DINO PATI JALAL.

    USAI PERTEMUAN, JOHN MCCAIN MENJELASKAN, MEREKA MEMBICARAKAN MENGENAI ISU ISLAMIC STATE IRAQ AND SYRIA ATAU ISIS. TERKAIT HAL INI, IA PERCAYA INDONESIA SEBAGAI NEGARA YANG DEMOKRATIS DAN BERPENDUDUK ISLAM TERBESAR, DAPAT MEMBANTU MEREDAM ISU ISIS.

    DELEGASI AMERIKA, JUGA MENYAMPAIKAN APRESIASI TERHADAP PEMILU PRESIDEN 2014 DI INDONESIA, YANG BERJALAN DENGAN BAIK.

    SEMENTARA ITU, STAF KHUSUS PRESIDEN BIDANG HUBUNGAN INTERNASIONAL, TEUKU FAIZASYAH MENYATAKAN, HUBUNGAN BILATERAL ANTARA INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT AKAN TERUS DITINGKATKAN, TERUTAMA MENYELESAIKAN ISU ISU YANG TERTUNDA.

    RZN | MKS

    sindotrijaya.com/news/detail/7178/senator-amerika-harap-indonesia-bantu-redam-isis#.U-t8NaM0aho

  13. Syah, bukan Islam,,,

    syah yahudi, ISIS dukung Israel bantai palesttina

  14. Anonim said

    Klu isis kuasai dunia.kalian juga pasti di bakar.ajaran super gila

  15. taUbat said

    PEMBAKARAN PILOT YORDANIA BELUM SEBERAPA! INILAH KEKEJIAN MILISI SYIAH MEMBAKAR AHLU SUNNAH

    13 FEBRUARI 2015 | 6 HARI LALU

    KIBLAT.NET – “PEMANDANGAN ITU MENYAYAT HATI!” MUNGKIN ITULAH YANG TERUCAP PADA LISAN SEBAGIAN ORANG SAAT MENYAKSIKAN ADEGAN PEMBAKARAN PILOT YORDANIA MUADZ KASASBEH.

    TAPI, TUNGGU DULU. SEJARAH PUNYA KISAH YANG LEBIH MENYAKITKAN. PERISTIWA PEMBAKARAN PILOT YORDANIA INI MENGINGATKAN KITA KEPADA “TUNGKU API AZ-ZAHRA”. SEJARAH KETIKA DAGING RATUSAN KAUM MUSLIMIN IRAQ DIPANGGANG OLEH MILISI SYIAH!

    “KEKEJIAN YANG DILEGALKAN DAN DIDUKUNG OLEH PEMERINTAH,” DEMIKIANLAH WARGA IRAQ MENGUNGKAPKAN PERASAAN MEREKA ATAS EKSEKUSI KASASBEH DI TANGAN DAULAH ISLAM.

    MEREKA MENYESALKAN KEKEJAMAN SEPERTI ITU, SELAIN JUGA MELIHAT BAHWA ITU BELUM SEBERAPA BILA DIBANDINGKAN DENGAN KEJAHATAN MILISI SYIAHSAMPAI HARI INI, SETIAP KALI MENYERANG SUATU KOTA ATAU DESA KAUM MUSLIMIN.

    “TUNGKU API AZ-ZAHRA”, DIKENAL OLEH MASYARAKAT IRAK SETELAH PENDUDUKAN AS, TERUTAMA SETELAH PEMBOMAN KUIL ALI AL-HADI DI SAMARRA, YANG DISUCIKAN KAUM SYIAH, PADA 22 FEBRUARI 2006.

    HARI ITU, MILISI SYIAH MEMBALAS AHLI SUNAH DENGAN CARA KEJI. MEREKA BERKUMPUL PADA MALAM HARI MENGELILINGI TUNGKU API AZ-ZAHRA’ SAMBIL MEMBAKAR AHLU SUNAH.

    AMMAR AL-AZZAWI (34), WARGA AMIRIYAH YANG DIHUNI MAYORITAS SUNNI, MENCERITAKAN KISAH “TUNGKU API ZAHRA” DAN SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB:

    “SELAMA PERIODE PERTAMA PEMERINTAHAN MANTAN PERDANA MENTERI NURI AL-MALIKI, SAYA TINGGAL DI KAIRO, TIMUR BAGHDAD BERBATASAN DENGAN WILAYAH RUSAFAH. SEBELUM SAYA PINDAH KE DISTRIK KARKH, PADA MALAM MUSIM DINGIN, AKU DUDUK SANTAI BERSAMA KELUARGA. KAMI TERKEJUT MENGENDUS BAU DAGING PANGGANG. TETAPI BERBEDA DARI BAU IKAN, AYAM DAN DAGING PANGGANG BIASA. KAMI MENCIUM BAU YANG SAMA SETIAP PUKUL SEPULUH MALAM SAMPAI JAM TIGA PAGI.”

    “RASA INGIN TAHU MENDORONG SAYA UNTUK MENCARI SUMBER BAU ITU! SAYA MEMINTA SEORANG TEMAN DEKAT UNTUK BERSAMA-SAMA MENCARINYA. IA TERNYATA JUGA MERASA ANEH. SAAT ITULAH, KAMI MEMUTUSKAN UNTUK MENCARI SUMBER BAU YANG MENYEBAR SETIAP HARI PADA WAKTU YANG SAMA.”

    “PADA SUATU MALAM, KAMI PERGI KE TEMPAT TEMAN-TEMAN SYIAH MODERAT. KAMI BERTANYA KEPADANYA TENTANG BAU ITU. ‘ITU ADALAH TUNGKU API AZ-ZAHRA’,’ JAWABNYA, YAITU TUNGKU API UNTUK MEMANGGANG DAGING MANUSIA DARI KALANGAN TERORIS DAN WAHHABI,” DEMIKIAN MEREKA MENYEBUTNYA.

    SAYA TIDAK PERCAYA PADA APA YANG SAYA DENGAR! SAYA MEMINTANYA UNTUK MEMBAWA SAYA KE TEMPAT ITU, TETAPI MENOLAK! NAMUN, IA MEMPERLIHATKAN HANDPHONENYA DAN MENUNJUKKAN VIDEO REKAMAN TENTANG CARA SYIAH MEMBUNUH DAN MENYIKSA DENGAN API.

    TAMPAK DALAM VIDEO, SEJUMLAH ELEMEN SYIAH MEMBAKAR ORANG YANG IA PEGANG DENGAN API YANG TIDAK BEGITU BESAR SAMPAI MATI.

    PEMANDANGAN ITU MEMBUAT SAYA TIDAK BISA BERPIKIR LAGI, AKHIRNYA SAYA PINDAH KE IRAQ UTARA. SETELAH AKHIR LIBURAN, SAYA TINGGAL DI DAERAH AMIRIYAH YANG DIDOMINASI SUNNI, JAUH DARI BAU DAGING PANGGANG; JAUH DARI TUNGKU API AZ-ZAHRA’.

    PEMBAKARAN KASASBEH DENGAN CARA SEPERTI ITU MEMANG KEJI, MENGINGATKAN KITA KEPADA PEMBALASAN YANG DILAKUKAN OLEH MILISI SYIAH, TERUTAMA ANTARA 2006-2007,” UNGKAPNYA MENGAKHIRI CERITANYA.

    AGUS ABDULLAH | AL-KHALEEJ

    kiblat.net/2015/02/08/pembakaran-pilot-belum-seberapa-kekejian-milisi-syiah-membakar-ahli-sunnah/

  16. kalo yg ini di Mesir
    umat ISLAM dibakar oleh tentara fir’aun mesir, alsisi
    https://www.facebook.com/video.php?v=1381528848827177

  17. tentara kafir syiah nushairiyah, suriah,
    menyiksa anak2 muslim dg cara disetrum

    https://www.facebook.com/video.php?v=1384876048492457

  18. dedi said

    Who finances ISIS?
    dw.de/who-finances-isis/a-17720149

    ….
    Money from the Gulf States?

    “There is no publicly accessible proof that the government of a state has been involved in the creation or financing of ISIS as an organisation,” said Charles Lister, Visiting Fellow at the Brookings Doha Center in Qatar, a subsidiary of the US think-tank Brookings Institution.

    Others take a different view. Günter Meyer is Director of the Center for Research into the Arabic World at the University of Mainz. Meyer says he has no doubt about where ISIS gets its funding. “The most important source of ISIS financing to date has been support coming out of the Gulf states, primarily Saudi Arabia but also Qatar, Kuwait and the United Arab Emirates,” Meyer told Deutsche Welle. The Gulf states’ motivation in financing groups like ISIS was to support their fight against the regime of President Bashar al Assad in Syria, according to Meyer. Three quarters of the Syrian population are Sunni Muslims, but Syria is ruled by an elite drawn mostly from the Alawite minority. The Alawites are an offshoot of Shiite Islam.

    Recently, however, the government of Saudi Arabia has recognized the dangers of this policy. “Saudi citizens now compose the largest contingent of foreign fighters in ISIS. When those fighters come home, there’s a danger that they might turn against the Saudi regime,” Meyer said. But there are reasons to believe that financing for ISIS continues to flow out of Saudi Arabia, “less from the Saudi government than from rich Saudis”.
    ….

    Wallahualam,

  19. dedi said

    Nasehat Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad Tentang ISIS dan Khilafah Khayalan Mereka
    Oleh: Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd Al Abbad Al Badr hafizhahullah
    konsultasisyariah.com/fitnah-isis-daulah-islam-iraq-dan-syam-dan-kejahatannya/

    Beberapa tahun lalu, di Iraq lahir sebuah kelompok yang menamakan diri mereka دولة الإسلام بالعراق والشام (dalam versi bahasa Inggris: Islamic State of Iraq and Sham; ISIS), dan dikenal juga dengan singkatan [داعش] yang diambil dari huruf-huruf awal nama daulah khayalan tersebut. Sebagaimana dikatakan oleh sebagian pengamat yang mengikuti perkembangan mereka, munculnya daulah khayalan ini diikuti dengan munculnya sejumlah nama: Abu Fulan Al Fulani atau Abu Fulan bin Fulan, yaitu berupa kun-yah yang disertai penisbatan kepada suatu negeri atau kabilah. Inilah kebiasaan orang-orang majhul (orang yang tidak jelas) yang bersembunyi di balik kun-yah dan penisbatan.

    Kemudian setelah beberapa waktu terjadinya peperangan di Suriah antara pemerintah dan para penentangnya, masuklah sekelompok orang dari ISIS ini ke Suriah. Bukan untuk membantu memerangi pemerintah Suriah, namun malah memerangi Ahlus Sunnah yang berjuang melawan pemerintah Suriah dan membantai Ahlus Sunnah. Dan sudah masyhur bahwa cara mereka membunuhi orang-orang yang ingin mereka bunuh seenaknya yaitu dengan menggunakan golok-golok yang merupakan cara terburuk dan tersadis.

    Di awal bulan Ramadhan tahun ini (1435 H) mereka mengubah nama mereka menjadi الخلافة الإسلامية (Al-Khilafah Al-Islamiyah). Khalifahnya yang disebut dengan Abu Bakar Al Baghdadi berkhutbah di sebuah masjid jami’ di Mosul. Diantara yang ia katakan dalam khutbahnya: “Aku dijadikan pemimpin bagi kalian padahal aku bukan orang yang terbaik di antara kalian”. Sungguh ia telah berkata benar, bahwa ia bukanlah orang yang terbaik di antara mereka, karena ia telah membunuhi orang seenaknya dengan golok-golok. Apabila pembunuhan tersebut atas perintahnya, atau ia mengetahuinya atau ia menyetujuinya, maka justru ia adalah orang yang terburuk di antara mereka. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam:

    “Barangsiapa mengajak kepada jalan petunjuk, maka ia mendapatkan pahala semisal pahala orang yang mengikutinya. tanpa mengurangi pahala orang yang mengkutinya itu sedikitpun. Dan barangsiapa mengajak keada kesesatan, maka ia mendapatkan dosa semisal dosa orang yang mengikutinya. tanpa mengurangi dosa orang yang mengkutinya itu sedikitpun” (HR. Muslim, 6804)

    Kalimat yang ia katakan tersebut dalam khutbahnya, sebenarnya adalah kalimat yang telah dikatakan oleh khalifah pertama umat Islam setelah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu’anhu wa ardhaah. Namun beliau adalah orang yang terbaik dari umat ini, dan umat ini adalah umat yang terbaik dari umat-umat yang ada. Beliau berkata demikian dalam rangka tawadhu’ (rendah hati) padahal beliau sendiri tahu dan para sahabat juga tahu bahwa beliau adalah orang yang terbaik di antara mereka berdasarkan dalil-dalil berupa ucapan Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam mengenai hal tersebut. Maka sebaiknya firqah ini (ISIS) sadar diri dan kembali kepada jalan petunjuk sebelum daulah mereka hilang dihembus angin sebagaimana daulah-daulah yang telah ada semisalnya di berbagai zaman.

    Dan suatu hal yang disayangkan, fitnah (musibah) khilafah khayalan yang lahir beberapa waktu yang lalu ini, diterima dan disambut oleh sebagian pemuda di negeri Al-Haramain. Mereka bahagia dan senang terhadap khilafah khayalan ini sebagaimana senangnya orang yang haus ketika mendapatkan minuman. Dan diantara mereka juga ada yang mengaku telah berbai’at kepada khalifah majhul tersebut! Bagaimana mungkin bisa diharapkan kebaikan dari orang-orang yang memiliki pemahaman takfir (serampangan memvonis kafir) dan taqtil (serampangan membunuh orang) dengan cara membunuh yang paling kejam dan sadis?

    Maka yang menjadi kewajiban atas para pemuda tersebut untuk melepaskan diri mereka dari pengaruh para provokator, dan hendaklah mereka ruju’kepada apa yang datang dari Allah ‘Azza Wa Jalla dan Rasul-Nya shallallahu’alaihi wa sallam dalam setiap tindak-tanduk mereka. Karena pada keduanya ada keterjagaan, keselamatan dan kesuksesan di dunia dan akhirat. Dan hendaknya mereka juga ruju’ kepada para ulama yang senantiasa menasihati mereka dan kaum muslimin. Diantara contoh keselamatan dari kesesatan karena ruju’ kepada para ulama adalah sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahih-nya (191) dari Yazid Al Faqir, ia berkata:

    “Dulu aku pernah terpengaruh dan begitu menyukai suatu pemikiran dari pemikiran Khawarij, lalu kami keluar bersama sekelompok orang banyak untuk berhaji. Kami pun keluar bersama orang-orang. Kemudian tatkala kami melewati Madinah, kami mendapati Jabir bin ‘Abdillah tengah duduk di tengah para musafir untuk mengajarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam. Beliau menyebutkan tentang Al Jahannamiyun (orang-orang yang dikeluarkan dari neraka). Aku pun berkata kepada Jabir bin ‘Abdillah, ‘Wahai shahabat Rasulullah, apa yang sedang kau katakan ini? Bukankah Allah berfirman (yang artinya): Wahai Rabb kami, sesungguhnya siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan dia” (QS. Ali ‘Imran: 192). Allah juga berfirman (yang artinya): “Setiap kali mereka (para penghuni neraka) hendak keluar daripadanya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya” (QS. As-Sajdah: 20). Lalu apa yang kalian katakan ini?”. Maka Jabir bin ‘Abdillah pun berkata, “Apakah kau membaca Al Quran?”. Aku menjawab, “Ya”. Jabir berkata, “Lantas apakah kau mendengar tentang kedudukan Muhammad ‘alaihis salam? Yakni kedudukan yang beliau diutus kepadanya?”. Aku menjawab, “Ya”. Jabir “Maka sesungguhnya itulah kedudukan Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang terpuji, yang dengan sebabnya lah Allah mengeluarkan orang yang dikeluarkan dari neraka”. Kemudian Jabir menjelaskan tentang letak shirath dan bagaimana manusia melintasinya. Aku khawatir tidak menghafalnya semua penjelasannya. Hanya saja Jabir mengatakan bahwa ada orang-orang yang dikeluarkan dari neraka setelah mereka berada di dalamnya, dia mengatakan, “Lalu mereka dikeluarkan (dari neraka) seakan-akan mereka itu potongan kayu dan biji-bijian kering yang telah dijemur, lalu mereka dimasukkan ke sebuah sungai dari sungai-sungai surga dan mereka mereka dicuci di situ, lalu dikeluarkan lagi seakan-akan mereka itu kertas yang putih”. Lalu kami pun ruju’, kami mengatakan kepada sesama kami, “Celakalah kalian! Apakah kalian pikir Syaikh (yaitu Jabir bin ‘Abdillah) telah berdusta atas nama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?”. Dan kami pun ruju’, dan demi Allah, tidaklah ada yang keluar dari kelompok kami kecuali seorang lelaki saja. Atau kira-kira demikian yang dikatakan oleh Abu Nu’aim” (HR. Muslim)

    Abu Nu’aim di sini adalah Al Fadhl bin Dukain, ia adalah salah seorang perawi hadits ini. Hadits ini menunjukkan bahwa kelompok yang disebutkan di dalamnya telah mengagumi pemikiran Khawarij, yaitu mengkafirkan pelaku dosa besar dan meyakini mereka kekal di neraka. Namun dengan bertemunya mereka dengan Jabir radhiyallahu’anhu dan dengan penjelasan beliau, akhirnya mereka kemudian mengikuti bimbingan Jabir kepada mereka lalu meninggalkan kebatilan yang mereka pahami. Mereka juga tidak jadi melancarkan pemberontakan yang sudah mereka rencanakan akan dilakukan setelah haji. Inilah faidah terbesar yang akan didapatkan oleh seorang Muslim jika ia ruju’ kepada ulama.

    Bahaya ghuluw (berlebih-lebihan) dalam beragama dan menyimpang dari kebenaran serta menyelisihi pendapat ahlussunnah wal jama’ah juga ditunjukkan oleh sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berikut ini, dari hadits Hudzaifah radhiyallahu’anhu,

    “Sesungguhnya yang paling aku takuti menimpa kalian adalah orang yang membaca Al-Qur’an, yaitu ketika telah terlihat cahaya dalam dirinya dan menjadi benteng bagi Islam, ia pun berlepas diri dari Al Qur’an dan membuangnya di belakang punggungnya. Lalu ia berusaha memerangi tetangganya dengan pedang dan ia menuduh tetangganya itu telah syirik. Aku (Hudzaifah) berkata: ‘Wahai Nabi Allah, (dalam keadaan ini) siapakah yang berbuat syirik, apakah yang menuduh atau yang tertuduh?’. Beliau bersabda: ‘yang menuduh’” (HR. Al-Bukhari dalam At-Tarikh, Abu Ya’la, Ibnu Hibban dan Al-Bazzar, lihat Silsilah Ash Shahihah karya Al-Albani no. 3201).

    Masih belianya usia, merupakan sumber buruknya pemahaman. Ini ditunjukkan oleh hadits yang di riwayatkan oleh Al Bukhari dalam Shahih-nya (4495) dengan sanadnya dari Hisyam bin ‘Urwah, dari ayahnya bahwa ia berkata:

    “Aku berkata kepada Aisyah istri Nabi shallallahu’alaihi wasallam dan aku ketika itu masih berumur muda: Apa pendapatmu tentang firman Allah ta’ala (yang artinya), “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah termasuk syi’ar-syi’ar Allah, maka barangsiapa yang melakukan haji ke Ka’bah atau Umrah, maka tidak ada dosa baginya untuk thawaf pada keduanya”. Maka aku berpendapat bahwa tidak mengapa seseorang tidak melakukan thawaf antara Shafa dan Marwah?. Aisyah berkata: Tidak, andaikan seperti yang engkau katakan maka ayatnya akan berbunyi, “Maka tidak ada dosa baginya untuk ‘tidak’ thawaf pada keduanya”. Hanyalah ayat ini turun ada sebabnya, yaitu tentang kaum Anshar, dulu mereka berihram untuk Manat, dan Manat terletak di Qudaid. Dahulu mereka merasa berdosa untuk melakukan thawaf antara Shafa dan Marwah. Ketika datang Islam, mereka bertanya kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tentang itu, lalu Allah menurunkan ayat, “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah termasuk syi’ar-syi’ar Allah, maka barangsiapa yang melakukan haji ke Ka’bah atau Umrah, maka tidak ada dosa baginya untuk thawaf pada keduanya”” (HR. Al Bukhari)

    ‘Urwah bin Az-Zubair termasuk orang yang utama dari kalangan tabi’in, salah seorang dari 7 fuqoha Madinah di masa tabi’in. Beliau telah menyiapkan‘udzur-nya pada kesalahan pemahaman beliau, yaitu usia beliau yang masih muda ketika bertanya pada Aisyah. Maka jelaslah dari sini bahwa belianya usia meupakan sumber buruknya pemahaman dan bahwa kembali kepada ulama adalah sumber kebaikan dan keselamatan. Dalam Shahih Al Bukhari(7152) dari Jundab bin Abdillah, ia berkata:

    “Sesungguhnya bagian tubuh manusia yang pertama kali membusuk adalah perutnya, maka siapa yang mampu untuk tidak makan kecuali dari yang baik hendaknya ia lakukan. Barangsiapa yang mampu untuk tidak dihalangi antara dirinya dan surga dengan setangkup darah yang ia tumpahkan, hendaknya ia lakukan” (HR. Al Bukhari)

    Al Hafidz Ibnu Hajar berkata dalam Fathul Bari (13/130) : “Diriwayatkan juga secara marfu’ oleh Ath-Thabrani dari jalan Ismail bin Muslim, dari Al Hasan, dari Jundab dengan lafadz: kalian tahu bahwa aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

    ‘Janganlah terhalangi sampai salah seorang dari kalian dengan surga karena setangkup darah seorang muslim yang ia tumpahkan tanpa alasan yang benar, padahal ia sudah melihat surga’

    Hadits ini walaupun tidak secara tegas marfu’ kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam namun dihukumi marfu’ karena tidak mungkin dikatakan berdasarkan pendapat. Sebab di dalamnya ada ancaman yang keras terhadap dosa membunuh seorang muslim tanpa hak” [selesai perkataan Ibnu Hajar].

    Sebagian hadits-hadits dan atsar-atsar ini telah aku sebutkan dalam tulisanku berjudul Biayyi ‘Aqlin wa Diinin Yakuunut Tafjiir wat Tadmiir Jihaadan. Di dalamnya juga terdapat banyak hadits dan atsar yang menjelaskan haramnya bunuh diri dan haramnya membunuh orang lain tanpa hak. Tulisan ini telah dicetak secara tersendiri pada tahun 1424 H, dan dicetak pada tahun 1428 H bersama tulisan lain yang berjudul Badzalun Nush-hi wat Tadzkiir li Baqaayal Maftuuniin bit Takfiir wat Tafjiir yang termasuk dalam Majmu’ Kutub war Rasail milikku (6/225/276).

    Dan kepada para pemuda yang sudah ikut-ikutan mendukung ISIS ini, hendaklah mereka ruju‘ dan kembali kepada jalan yang benar. Dan jangan terfikir sama sekali untuk bergabung bersama mereka, yang akan menyebabkan kalian keluar dari kehidupan ini lewat bom bunuh diri yang mereka pakaikan atau disembelih dengan golok-golok yang sudah jadi ciri khas kelompok ini. Dan (kepada para pemuda Saudi) hendaknya mereka tetap mendengar dan taat kepada pemerintah Arab Saudi yang mereka hidup di bawah kekuasaannya. Demikian pula bapak-bapak dan kakek-kakek juga mereka hidup di negeri ini dalam keadaan aman dan damai. Sungguh negeri ini adalah negeri yang terbaik di dunia ini, dengan segala kekurangannya. Dan diantara sebab kekurangan tersebut fitnah (musibah) para pengikut budaya Barat di negeri ini yang terengah-engah dalam taqlid terhadap negeri Barat dalam perkara yang mengandung mudharat.

    Aku memohon kepada Allah ‘Azza Wa Jalla agar Ia senantiasa memperbaiki kondisi kaum muslimin di manapun berada. Dan semoga Allah memberi hidayah kepada para pemuda kaum Muslimin baik laki-laki maupun wanita kepada setiap kebaikan, semoga Allah menjaga negeri Al Haramain baik pemerintah maupun masyarakatnya dari setiap kejelekan, semoga Allah memberi taufiq kepada setiap kebaikan dan melindungi dari kejahatan orang-orang jahat dan tipu daya orang-orang fajir. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa.

    Wallahualam,

  20. sumber pendanaan KHILAFAH(ISIS) adalah:
    1.persenjataan yg mereka dapatkan setelah menguasai markas2 militer, jadi KHILAFAH(ISIS) gak perlu lagi beli senjata
    2.menguasai kilang2 minyak/gas yg dibangun oleh teroris kafir amerika dan menjual minyak di pasar gelap(pasar tanpa aturan2 dr WTO, IMF, WORLD BANK)
    3.bahkan KHILAFAH(ISIS) menguasai bank2 yg terdapat di kota2 besar, misalkan kota Mosul dg jumlah ratusan milyar dollar (ribuan trilyun rupiah) dan juga berton-ton emas
    4.KHILAFAH(ISIS) menerapkan ZAKAT untuk umat ISLAM (bagi yg mampu) dan JIZYAH buat orang2 kafir yg tinggal di wilayah mereka
    5.KHILAFAH(ISIS) mempu membangun negara(gak kayak FPI, HIZBUT TAHRIR,) dan menguasai/mengelola sumber2 daya ekonomi lainnya
    dlsbg

    ALLAH SWT Maha Kaya

  21. SYI’AH itu bukan ISLAM
    orang2 syiah BUKAN muslim, mereka adalah orang2 kafir yg “menyamar” jadi muslim
    jadi ketika KHILAFAH(ISIS) membantai orang2 syiah, itu bukan membantai muslim
    membantai mereka TIDAK BERDOSA, bahkan berpahala
    sebab orang2 SYIAH jelas2 dan nyata2 telah melakukan pembantaian masal thdp umat ISLAM (AHLU SUNNAH) di Iraq dan Suriah
    orang2 kafir syiah laknatullah di Iraq bekerjasama dg teroris kafir amerika dlm membantai umat ISLAM di Iraq
    kalo di Suriah kerjasama dg Rusia, China

    jangan tertipu
    ______

    KHILAFAH yg didirikan oleh daulah al-islamiyah fi Iraq wa Syam (ISIS)
    adalah KHILAFAH ‘ala minhaj an-nubuwah
    buktinya, liat lah semua orang2 kafir, musyrik, munafiq dan murtad
    semuanya bergabung dan bersatu untuk memerangi KHILAFAH(ISIS)
    mulai dr teroris kafir amerika, teroris kafir israhell, teroris kafir NATO, kafir PBB, kafir rusia, kafir china, kafir syiah rafidhah, kafir syiah nushairiyah, hizbusyaiton, penguasa2 murtad arab(arab saudi, yordania dll), negara2 sekuler,dlsbg

  22. Sunni Irak Diarak & Dibakar Karena Bernama Umar
    http://www.voa-islam.com/read/world-news/2013/06/14/25231/sunni-irak-diarak-dibakar-karena-bernama-umar/

    apa ini bukan teroris?
    setan2 kafir syiah membakar umat ISLAM

  23. TNI adalah teroris
    buktinya ada anggota tni membakar pacarnya

    http://video.viva.co.id/read/44650-oknum-tni-al-tega-bakar-pacar-sendiri_1

    http://news.metrotvnews.com/read/2015/06/07/133739/oknum-tni-al-bakar-pacar-lalu-menendangnya-ke-jurang

  24. kafir budha membakar umat ISLAM
    http://www.voa-islam.com/read/intelligent/2013/07/21/25924/pembantaian-meluas-kafir-buddha-bakar-hiduphidup-muslim-burma/

    kenapa kalian diam saja

  25. inilah alasan
    kenapa si setan mu’adz al-kasxasbeh dibakar oleh junud KHILAFAH (ISIS)

    http://www.azzammedia.net/video-rilisan-daulah-khilafah-islamiyah-islamic-state/alfurqon-penyembuh-dada-kaum-mukminin-healing-believers-chest/

    __________

    silahkan donlot vid-nya

    https://ia802601.us.archive.org/10/items/PilotMuadz/%5BVIDEO%5D%20TERJEMAH%20INDONESIA%20%E2%80%9CPENYEMBUH…%20-%20Khilafah%20Dawla%20Islamiyah%20_%20Facebook.mp4?_=1

  26. setan2 kafir syiah laknatullah membakar pemuda Muslim (sunni) di Iraq

    kalo yg kayak gini
    kabarnet, paulus nabi palsu, FPI dll semuanya pada diam
    dan tidak ada yg mengatakan bhw ini adalah sadis, kejam, teroris

    voa-islam.com/read/world-news/2015/08/28/38866/astaghfirullah-dedengkot-milisi-syiah-irak-panggang-pemuda-sunni-hingga-hangus

  27. KEKEJAMAN SETAN2 KAFIR SYIAH LAKNATULLAH
    setan2 kafir syiah laknatullah membakar pemuda Muslim (sunni) di Iraq

    kalo yg kayak gini
    kabarnet, paulus nabi palsu, FPI dll semuanya pada diam
    dan tidak ada yg mengatakan bhw ini adalah sadis, kejam, teroris

    voa-islam.com/read/world-news/2015/08/28/38866/astaghfirullah-dedengkot-milisi-syiah-irak-panggang-pemuda-sunni-hingga-hangus

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: