KabarNet

Aktual Tajam

Maling Uang Rakyat di KIH & KMP Akur Korupsi Berjamaah

Posted by KabarNet pada 18/12/2014

Palangka Raya – KabarNet: Para bajingan politik dan maling uang rakyat yang menyusup sebagai kader partai di Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) akhirnya ditangkap polisi karena kasus dugaan korupsi.

Polda Kalteng resmi menahan tujuh anggota DPRD Kapuas, yaitu Wakil Ketua DPRD Timothius Mahar (PDIP), Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Rony S. Rambang, Ketua Fraksi Partai Gerindra Epok Baharudin Manting, ketiganya tertangkap tangan saat mereka melakukan pembagian uang suap.

Kemudian, Ketua DPRD Mahmud Iip Syarifudin (Partai Golkar), Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tommy, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Romy Adam, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Zainal Makmur, dan terakhir Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kapuas, Edy Fahriansyah.

Sebelumnya, Timothius Mahar, Romy Adam, Rony S. Rambang, Epok Baharudin Manting, Mahmud Iip Syarifudin, dan Tommy, sudah terlebih dahulu ditangkap polisi.

Sedangkan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Kapuas Zainal Makmur ditangkap pada Rabu 17 Desember 2014 menyusul keenam rekannya. Zainal akhirnya resmi mengenakan seragam tahanan Polda Kalteng. Itu setelah penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng mengeluarkan perintah penahanan terhadap dirinya. Menurut pantauan Kalteng Pos, Zainal Makmur terlihat telah mengenakan seragam tahanan sekitar pukul 21.00 WIB. Dia akan menghuni ruang tahanan Polda Kalteng selama 20 hari ke depan.

Diberitakan sebelumnya, Zainal Makmur ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD di DPRD Kapuas. Ia diduga telah menerima uang suap sebanyak ratusan juta rupiah.

“Sesuai surat perintah Direktur, Saudara Zainal Makmur ditahan mulai hari ini,” kata Kasubdit Tipikor AKBP Jukiman Situmorang di Mapolda Kalteng.

Sedangkan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kapuas, Edy Fahriansyah, akhirnya pun menyusul tujuh rekannya menjadi tahanan Polda Kalteng. Hal itu setelah Edy dijemput paksa di kediamannya di Kuala Kapuas oleh petugas Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tidpikor) Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng, Kamis 18 Desember 2014 pagi.

“Saudara Edy Fahriansyah memang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB dijemput di rumahnya di Kuala Kapuas,” kata Kapolda Kalteng Brigjen Bambang Hermanu, di Palangka Raya, seperti dilansir Kalteng Pos, Kamis (18/12).

Menurut Bambang, Edy Fahriansyah akan dibawa ke Palangka Raya hari ini juga dan selanjutnya akan ditahan di ruang tahanan Mapolda Kalteng. “Mungkin sekarang sudah dalam perjalanan menuju Palangka Raya dan tiba sore ini,” ujarnya.

Edy Fahariansyah sebelumnya sempat mangkir beberapa kali dari panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Kalteng, hingga akhirnya dijemput paksa. Dia salah seorang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan suap pembahasan RAPBD Kabupaten Kapuas tahun anggaran 2015.

Selengkapnya, inilah nama-nama kader partai yang tergabung dalam KIH dan KMP yang kini meringkuk di tahanan Polda Kalteng:

1. Wakil Ketua DPRD, Timothius Mahar (PDIP),

2. Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Romy Adam (PDIP)

3. Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Zainal Makmur. (PKB)

4. Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Tommy (PPP).

5. Ketua DPRD Mahmud Iip Syarifudin (Partai Golkar),

6. Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional, Rony S. Rambang, (PAN)

7. Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, Epok Baharudin Manting, (Gerindra)

8. Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edy Fahriansyah (Demokrat)

Selain itu, polisi juga menahan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas, Imanuah. [KabarNet/ http://kabarnet.in /JPNN/KaltengPos/adl]

3 Tanggapan to “Maling Uang Rakyat di KIH & KMP Akur Korupsi Berjamaah”

  1. taUbat said

    Korupsi berjamaah …… ternyata hanya di oknum2 partainya saja.

    Bukan di antara atau salah satu kubu saja

    Terindikasi oleh KPK sepertinya banyak tinggal keberaniannya (tidak memihak)

  2. (1) Belum lengkap jika belum dijelaskan secara tuntas siapa penyuapnya dan apa tindakan hukum terhadapnya. Alangkah lucunya hukum di negeri ini jika penerima suap ditangkap dan diadili sedangkan pemberi suap tidak pernah diketahui juntrungannya.

    (2) KIH dan KMP hanyalah urusan elit di Jakarta, yang barangkali tak lama lagi akan babak belur tak hanya dengan penerapan politik belah bambu oleh pemerintah. Di kedua sisi (KIH dan KMP) pastilah banyak orang dengan karakteristik “musuh Indonesia” karena (misalnya) tak sepi dari catatan korupsi. Jika hukum ditundukkan untuk kepentingan KIH dan hanya menangkapi orang-orang KMP, tentulah bisa dihitung berapa hari atau berapa bulan usia solidaritas KMP ke depan.

    (3) Orang-orang yang tertangkap ini saya kira bukanlah orang-orang khilaf. Sebab jika ditelusuri bagaimana mereka bisa memenangi pemilu di dapilnya dalam sebuah pemilu yang begitu bobrok, maka kita menjadi sadar bahwa dari sononya memang sudah bobrok. Artinya, sistem sudah sangat rusak. Korupsi, termasuk sogok, sebetulnya bukanlah sesuatu yang harus digembar-gemborkan lagi mengingat dengan membentuk lembaga sehebat KPK pun hasilnya tidak ada. Kini malah KPK sibuk mau buka cabang, yang menandakan mrk sudah mengakui gagal total tetapi akan menambah kegagalannya lagi. Berilah kekuasaan dan kewenangan seperti yang dimiliki oleh KPK kepada Kepolisian dan Kejaksaan. Jangan malah diskreditkan kedua institusi penegak hukum konvensional ini.

    (4) Indonesia rusak secara sistemik. Di negara seperti ini lazimnya ada sebuah pantangan: “Jangan pernah percaya orang yang berteriak korupsi, karena boleh jadi ia berteriak tak lebih seperti maling teriak maling”.

    (5) Jadi, ini bukan masalah KIH dan KMP, dan urusan memperbaiki Indonesia tak ada hubungannya dengan KIH dan KMP

  3. Ricky.TJ said

    Lucu kan….orang-orang yang diberi amat oleh rakyat berkhianat…..dalam pakai yang rapi tersimpan ambisi untuk memperkaya diri untuk korupsi….kapan pemerintah kita ini sanggup memberi hukuman mati untuk orang-orang yang telah menghilangkan harapan rakyat ini…….

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: