KabarNet

Aktual Tajam

Jokowi Restui Warga Negara Asing Jadi Dirut BUMN

Posted by KabarNet pada 17/12/2014

Jakarta – KabarNet: Menko Perekonomian Sofyan Djalil menilai wacana merekrut warga negara asing untuk duduk di jajaran direksi atau Direktur Utama (Dirut) di perusahaan BUMN merupakan hal yang sah-sah saja dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Sofyan juga mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah merestui wacana Menteri BUMN untuk menempatkan warga negara asing pada jabatan direktur utama di sejumlah BUMN.

Sofyan mengatakan, tidak menutup kemungkinan pemerintah akan mempekerjakan WNA di tubuh perusahaan pelat merah, karena adanya kebutuhan akan sosok ekspatriat (tenaga kerja asing) dalam bidang-bidang tertentu.

“(Direksi BUMN asing) boleh, bukan hal yang tabu dalam bidang-bidang tertentu tidak menutup kemungkinan cari ekspatriat karena Presiden Joko Widodo enggak keberatan,” ucap Sofyan di kantornya, Jakarta Selatan, seperti dikutip MetroTvNews.com, Selasa 16 Desember 2014.

Menurut Sofyan, perekrutan warga negara asing bukan berarti menjual BUMN. Negara, kata dia, secara profesional akan mempekerjakan asing, yakni memenuhi hak-haknya. Sementara BUMN dapat mengambil keuntungan dari pekerjaan maupun kemampuan manajerialnya.

“Bukan menjual, itu kan eksekutif. Mereka kita bayar karena bekerja pada kita. Kita bisa mendapatkan teknologi, kemampuan manajerial, mendidik,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menempatkan warga negara asing sebagai salah satu direkturnya, yaitu Direktur Teknik dan Pengawasan. Diakui Sofyan, kinerja orang asing sangat bagus.

“Hasil kerja mereka disiplin, luar biasa dan kita bisa belajar banyak. Kalau di Singapura, Malaysia sudah biasa, talent diperebutkan secara global. Orang kita bisa jadi Direktur di Eropa, Tiongkok, Amerika Serikat (AS) atau perusahaan multinasional lain,” papar dia.

Meski demikian, tambahnya, pemerintah tidak akan langsung merekrut warga negara asing dalam jumlah banyak untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah BUMN.

“Bukan berarti semua orang asing, karena kita memerlukan orang terbaik yang tidak ada di dalam negeri. Jadi hanya bidang-bidang tertentu saja,” tegasnya. [KabarNet/ http://kabarnet.in /MetroTvNews.com/adl]

4 Tanggapan to “Jokowi Restui Warga Negara Asing Jadi Dirut BUMN”

  1. taUbat said

    Bukannya Pemerintah sedang dalam Proses amandemen Kontrak Karya SDA yang akan di Nasionalisasikan (berpihak pada hajat hidup bangsa dan negara)

    Warga Negara Asing akan dijadikan Direktur BUMN ?

    Nasionalisnya mana ………

  2. nasionalismenya tuh disini………………….dubrak

  3. Mungkin perlu di hayati oleh penguasa bahwa BUMN itu adalah Milik Negara. Kalau Milik Negara saja bisa diatur Asing kenapa tdk sekalian Negara ini anda serahkan kpd Asing utk diaturnya biar sekalian maju walaupun kita sdh tdk berdaulat lagi……kalau kita berfikir dn sebagai antek-anteknya Asing !!!

  4. taUbat said

    JK SEBUT SUDAH BIASA WARGA ASING JADI BOS BUMN

    KAMIS, 18 DESEMBER 2014 18:31

    MERDEKA.COM – WAKIL PRESIDEN JUSUF KALLA MENILAI, WACANA PENGANGKATAN DIREKTUR UTAMA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN BUMN DARI KALANGAN EKSPATRIAT ATAU NON WARGA NEGARA INDONESIA (WNI), BUKAN HAL BARU.

    MENURUT JK, BUKAN SOAL EKSPATRIAT ATAU WNI YANG MENJADI PERTIMBANGAN, NAMUN KEMAMPUAN DALAM MEMBAWA PERUSAHAAN BUMN MENJADI LEBIH MAJU YANG MENJADI PERTIMBANGAN.

    “ITU BUKAN HAL YANG BARU KARENA YANG DIBUTUHKAN BUKAN ASING ATAU DALAM NEGERI TETAPI SUATU YANG MEMPUNYAI KEAHLIAN TERTENTU BARU PROFESIONALISME,” KATA JK DI HOTEL BIDAKARA, JAKARTA SELATAN, KAMIS (18/12).

    JK MENILAI, SUDAH BEBERAPA BUMN SUDAH MEMILIKI EKSPATRIAT DI TUBUH PERUSAHAAN. HAL INI DIDASARI OLEH KEMAMPUAN INDIVIDU TERSEBUT. APABILA ADA WNI YANG MEMILIKI KEMAMPUAN DAN PROFESIONALISME YANG MUMPUNI, JK MENGATAKAN, PEMERINTAH TENTU AKAN MEMPERTIMBANGKANNYA.

    “KALAU ADA YANG MEMANG KITA (WNI PROFESIONAL) KURANG YA UNTUK KEBUTUHAN YA TENTU BISA SAJA, BISA SAJA. BELUM TENTU HARUS (EKSPATRIAT). KAYAK DI PERTAMINA DULU BANYAK ORANG ASING YANG KERJA,” TUTUR JK.

    SEBELUMNYA KEBIJAKAN PEMERINTAHAN JOKOWI UNTUK MENGANGKAT WARGA ASING JADI BOS BUMN MENUAI POLEMIK. KUBU PRABOWO MENILAI JOKOWI TAK MENGHARGAI KEMAMPUAN WARGA INDONESIA.

    IAN

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: