KabarNet

Aktual Tajam

Ahok Terapkan Larangan Motor di Jalan Protokol Besok

Posted by KabarNet pada 16/12/2014

Jakarta – KabarNet: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan aturan pelarangan sepeda motor melintas di jalan protokol. Aturan ini mulai berlaku besok Rabu 17 Desember 2014.

Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yakin dengan diberlakukannya aturan itu, tidak lantas membuat para pengendara roda dua beralih ke fasilitas bus tingkat gratis.

Bus tingkat gratis disediakan Pemprov DKI Jakarta untuk mengangkut para pengendara sepeda motor saat aturan itu diterapkan.

“Enggak ada yang bisa ngalahin nyamannya naik motor. Kamu percaya, besok enggak akan pada mau naik bus tingkat juga,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 16 Desember 2014.

Walaupun banyak penolakan dari berbagai elemen, terutama para pengguna sepeda motor, Ahok menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak akan membatalkan pelaksanaan aturan itu.

Bagi dia, aturan itu perlu segera diterapkan. Selain untuk mengurangi tingkat kecelakaan pengendara sepeda motor, juga untuk meningkatkan ketertiban di jalan-jalan protokol.

“Kita uji coba aja dulu, nanti paling ribut. Biarin aja jalan dulu terus, nanti kita tinggal perbaikan-perbaikan aja,” ujar Ahok.

Untuk itu, Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, menyiapkan ratusan personilnya untuk dikerahkan di hari sosialisasi larangan melintas di Jalan Protokol, MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat.

Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budiyanto, Selasa 16 Desember 2014, mengatakan bahwa ratusan personil gabungan akan bertugas mengarahkan pengendara motor yang masih melintas di jalan utama, untuk dialihkan ke jalur-jalur alternatif.

“Ada 60 personel dari kepolisian dan 168 personel dari Dishub DKI Jakarta,” ujar Budiyanto seperti dikutip VivaNews, Selasa 16 Desember 2014.

Budiyanto menjelaskan, personil gabungan akan bertugas mengawal pelaksanaan sosialisasi larangan motor melintas di Jalan Protokol selama satu bulan ke depan.

“Pada saat uji coba, tidak akan dilakukan penindakan sanksi tilang, hanya berupa teguran. Penindakan itu baru dapat dilakukan setelah satu bulan kegiatan ujicoba itu berlangsung,” katanya.

Budiyanto menambahkan, pada jalur-jalur alternatif yang sudah disiapkan, pihaknya memastikan para personel yang ditempatkan di jalur alternatif akan siap siaga untuk membantu mengarahkan para pemotor.

“Nanti, pemotor yang akan menuju ke tempat-tempat di sepanjang rute tersebut, dialihkan ke jalur alternatif dan pasti kami arahkan,” ujarnya

Berikut, jalur-jalur yang telah dipersiapkan untuk pengendara sepeda motor:

1. Sisi Barat
Mulai dari Dukuh Bawah dibelokkan ke kiri ke Karet Bivak-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Harmoni, dan seterusnya.

2. Sisi Timur
Jalan Rasuna Said-Jalan Hos Cokroaminoto-Jalan Sam Ratulangi dan seterusnya, atau dari Jalan Hos Cokro Aminoto-Jalan Agus Salim dan seterusnya.

3. Sisi Utara
Motor dari sisi utara dibelokkan ke Jalan Juanda- Pasar Baru-Kantor Pos-Pejambon-Jalab Medan Merdeka Timur dan seterusnya, atau Jalan Juanda memutar ke Jalan Veteran Raya-Jalan Suryopranoto-Cideng dan seterusnya. [KabarNet/ http://kabarnet.in /VivaNews/adl]

4 Tanggapan to “Ahok Terapkan Larangan Motor di Jalan Protokol Besok”

  1. taUbat said

    Jalan Protokol adalah jalan utama di kota-kota besar, jalan yang menjadi pusat keramaian lalu lintas.

    Jalan Protokol ?

  2. taUbat said

    Larangan motor memasuki jalan protokol tidak berkeadilan. (ada solusi)

    Akses untuk memberikan suara “Aspirasi Rakyat” (terisolasi)

    Motor membayar pajak juga.

  3. Anonim said

    http://betbolgs.blogspot.com/2010/10/mengapa-anda-benci-chinese-orang-cina.html?m=1

  4. taUbat said

    7 POLISI TEWAS AMANKAN UJICOBA PELARANGAN MOTOR

    JUMAT, 19 DESEMBER 2014 – 20:39

    JAKARTA – INDOPOS.CO.ID – SELAMA TIGA HARI PELAKSANAAN UJICOBA PEMBATASAN SEPEDA MOTOR DI JALAN MH THAMRIN-MEDAN MEREDEKA BARAT MENELAN KORBAN. SEBANYAK TUJUH POLISI TEWAS SAAT MENGAMANKAN KEBIJAKAN YANG TUJUANNYA MENGURAI KEMACETAN DAN KECELAKAAN ITU.

    PASALNYA, MEREKA TERTABRAK OLEH PARA PELANGGAR YANG TETAP NEKAT MENEROBOS JALUR PROTOKOL YANG DIUJICOBAKAN.

    KASUBDIT GAKKUM DITLANTAS POLDA METRO JAYA, AKBP HINDARSONO MENGATAKAN, SEJATINYA PELAKSANAAN PENERTIBAN LALU LINTAS BERESIKO TINGGI BAGI PETUGAS DI LAPANGAN.

    WALAU SUDAH TIGA HARI PELAKSANAAN UJICOBA PARA PENGENDARA YANG MELANGGAR MASIH NEKAT MELAWAN PETUGAS SAAT HENDAK DITINDAK.

    “ADA TUJUH ORANG ANGGOTA SAYA TERTABRAK SAAT INGIN MENINDAK PARA PENGENDARA YANG DIKETAHUI MELANGGAR.

    SEHINGGA MEREKA MASUK RUMAH SAKIT BAHKAN ADA YANG MENINGGAL DUNIA,” UNGKAP AKP HINDARSONO KEPADA INDOPOS DI MAPOLDA METRO JAYA, JUMAT (19/12).

    DISINGDUNG SIAPA NAMA ANGGOTA POLISI YANG TEWAS DAN DIMANA INSIDEN ITU TERJADI? HINDARSONO ENGGAN MENGUNGKAPKANNYA SECARA RINCI.

    DIA HANYA MENYATAKAN, SEJATINYA PARA ANGGOTANYA SAAT BERTUGAS DI LAPANGAN TELAH MELAKUKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI) SESUAI DENGAN STANDAR PROSEDURAL. KENDATI DEMIKIAN, ENTAH MENGAPA PARA PELANGGAR ITU BERSIKAP HINGGA SENEKAT ITU.

    “PERIHAL TERSEBUT TAK TERJANGKAU DALAM PENGAMATAN MASYARAKAT IBU KOTA,” TANDASNYA.

    PADAHAL, SAMBUNG HINDARSONO, PIHAKNYA TIDAK AKAN MELAKUKAN TILANGAN AKAN TETAPI HANYA MEMBERIKAN TEGURAN.

    PARA PELANGGAR YANG DIKENAKAN SANKSI TILANG APABILA MEREKA TIDAK DILENGKAPI OLEH SURAT-SURAT KENDARAAN SAJA.

    BAHKAN, LANJUTNYA, DALAM PROSEDUR TILANG. TERDAPAT WARNA DALAM SURAT TILANG SEPERTI WARNA BIRU, WARNA ITU APABILA PELANGGAR MENGAKUI KESALAHANNYA TANPA MELALUI PERSIDANGAN.

    MAKA PELANGGAR WAJIB MEMBAYAR DENDA TILANG MELALUI ATM. KEMUDIAN MENGAMBIL BARANG BUKTINYA KE KANTOR POLISI.

    NAMUN, APABILA PELANGGAR TIDAK MENGAKUI KESALAHANNYA MAKA DILIMPAHKAN KE PENGADILAN DENGAN MEMBAWA SURAT TILANGAN BERWARNA MERAH.

    “KALAU MERAH ITU ORANG BELUM MENGAKUI PELANGGARANNYA, MAKANYA DILIMPAHKAN KE PENGADILAN UNTUK DISIDANG,” TERANGNYA, SERAYA MENEGASKAN, BIAYA DARI HASIL PENILANGANPUN DISERAHKAN KE PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNB) DAN BUKAN UNTUK KEPOLISIAN SEMATA.

    SEJATINYA, TAK ADA SEPESERPUN YANG MASUK KE PIHAK POLISI LALU LINTAS.

    KABID HUMAS POLDA METRO JAYA, KOMBES POL RIKWANTO MENGATAKAN, BELUM ADA SANKSI TILANG BAGI PARA PELANGGAR UJICOBA PEMBATASAN MOTOR DI KAWASAN YANG TELAH DITENTUKAN ITU.

    JUSTRU, PETUGAS DI LAPANGAN AKAN MEMBANTU PENGENDARA MOTOR AGAR TIDAK KEBINGUNGAN. ALASAN PENINDAKAN BELUM DILAKUKAN, KARENA KEPOLISIAN MENUNGGU KELUARNYA PERATURAN GUBERNUR (PERGUB) DKI JAKARTA.

    “KALAU SUDAH PERATURANNYA KELUAR, NANTI BARU ADA PENINDAKAN. SOAL APAKAH SANKSI SEPERTI PESAN BERANTAI YANG BEREDAR, YAKNI BERUPA DENDA RP500.000 HINGGA PENCABUTAN SIM, ITU TIDAK ADA,” TUTURNYA.

    HAL ITU DIBENARKAN WAKIL DIREKTUR LALU LINTAS POLDA METRO JAYA, AKBP BAKHARUDDIN MUHAMMAD SYAH. DIA MENGURAIKAN, SELAMA TIGA BULAN MASA UJI COBA ZONA PELARANGAN SEPEDA MOTOR, PELANGGAR HANYA DIKENAKAN TINDAKAN ‘PENGUSIRAN’, YAKNI, DIPERSILAKAN MENINGGALKAN RUAS JALAN MH THAMRIN ATAU MEDAN MERDEKA BARAT UNTUK KEMUDIAN MENCARI JALAN-JALAN ALTERNATIF LAINNYA.

    AEN

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: