KabarNet

Aktual Tajam

Lucunya Munas Golkar Tandingan bikin Prabowo Ngakak

Posted by KabarNet pada 13/12/2014

Jakarta – KabarNet: Agung Laksono akhirnya terpilih sebagai ketua umum Partai Golkar versi Munas Ancol alias Munas Tandingan. Mantan Menko Kesra ini mengalahkan dua rivalnya, Priyo Budi Santoso dan Agus Gumiwang.

Dalam Munas Tandingan yang digelar di Hotel Mercure Ancol ini, Agung memperoleh 147 suara. Sedangkan Priyo 77 suara dan Agus Gumiwang 71 suara, abstain 1 suara dengan total suara 296.

Penyelenggaraan Munas Ancol sendiri diwarnai sejumlah insiden lucu saat pelaksanaannya. Meski demikian, kubu Munas Tandingan ini tetap merasa bahwa mereka yang sah sebagai pewaris tahta partai berlambang pohon beringin itu.

Apa saja insiden lucu tersebut? Berikut kisahnya:

1. Pandangan Umum peserta dilakukan per pulau, bukan per DPD

Salah satu agenda Munas Golkar Tandingan di Ancol penyampaian pandangan umum atas kepemimpinan Aburizal Bakrie (Ical). Namun dalam Munas tandingan, tidak seperti biasanya disampaikan masing-masing DPD, namun pandangan umu dilakukan oleh perwakilan pulau-pulau.

Awalnya panitia Munas Golkar sejak pukul 09.45 WIB sudah meminta peserta memasuki ruang sidang. Tiga kali panitia Munas mengingatkan agenda persidangan akan segera di mulai.

“Perhatian, kepada peserta Munas diharapkan memasuki ruang persidangan. Agenda rapat paripurna segera dimulai,” kata Ketua Sidang Ibnu Munzir di Ballroom Krakatau Hotel Mercure, Jakarta Utara, Minggu 7 Desember 2014 lalu.

Beberapa menit kemudian peserta sidang yang sedang makan langsung bergegas ke ruangan dan sidang ke-2 di buka. Mereka membawa beberapa dokumen di tangan masing-masing.

“Tawaran dari pimpinan sidang, pandangan umum per pulau. Ini untuk mempersingkat waktu,” terang Ibnu Munzir.

Akhirnya, setelah beberapa perdebatan mereka menyepakati usulan pimpinan sidang. Lalu, sidang pun diskors guna memberikan waktu berdiskusi tiap pulau.

“Jadi sidang kita skors 10 menit. Silakan tiap DPD berdiskusi per wilayahnya masing-masing yang Sumatera, Papua, Sulawesi dan seterusnya,” tandas Ibnu Munzir.

2. Rapat di Munas Golkar Tandingan disekat triplek

Saat Munas Golkar Tandingan menggelar sidang ketiga. Sidang komisi ini membahas langkah-langkah strategis partai beringin ke depan.

Pimpinan sidang Leo Nababan menyatakan peserta sidang akan dibagi menjadi tiga komisi. Masing-masing akan membahas tema yang berbeda.

“Komisi A membahas terkait AD/ART dipimpin Andi Sinulingga, Komisi B membahas Program Kerja dipimpin oleh Indra J Piliang. Lalu komisi C membahas Rekomendasi yang dipimpin Yandri Ishak,” kata Leo Nababan.

Menurut Leo, ketiga komisi itu akan dibatasi oleh papan triplek. Hal itu guna menjaga suara agar tidak saling bercampur antar komisi.

“Kita akan sekat antar komisi. Panitia diharap agar memasang sekat yang telah disiapkan,” terang Leo.

Selain itu, semua persidangan di munas ini bersifat terbuka. Rekan media dipersilakan untuk meliput semua kegiatan tanpa terkecuali.

“Lihat Munas hari ini semua terbuka kan? Munas Golkar terbuka dari a sampai z,” ujar Leo.

3. Munas tandingan sepi dan salah tanggal

Sebagai sebuah puncak kontestasi politik partai tertua di Indonesia, Munas tandingan ini tampak sepi, jauh berbeda dengan Munas Partai Golkar di Bali kemarin.

Menurut pantauan wartawan merdeka.com, di lokasi Munas Golkar juga tak banyak dipasang atribut partai. Di antaranya yang terpasang adalah spanduk dan poster-poster dukungan terhadap para calon ketua umum Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, dan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Namun, dari sejumlah atribut itu menunjukkan kesalahan tulis waktu pelaksanaan Munas. Salah satunya spanduk yang dipasang dalam ruang sidang bertuliskan ‘Musyawarah Nasional IX Partai Golkar Jakarta, 5-7 Desember 2014’. Padahal seharusnya 6-7 Desember 2014.

Salah satu panitia, Ani membenarkan kesalahan tulis tersebut. Dirinya mengaku tak tahu pasti penyebab kesalahan itu.

“Iya benar itu salah cetak. Enggak tahu kenapa, mungkin tergesa-gesa nulisnya,” ujar Ani.

4.Kubu Ical sebut Munas Ancol KW2 alias oplosan

Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai musyawarah nasional Golkar ke-IX di Hotel Mercure, Ancol telah melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.

“Apa yang terjadi munas di Ancol telah melanggar AD/ART bab 14 pasal 30, bab 15 pasal 3 dan bab 11 pasal 25. Dan apa yang terjadi itu inkonstitusional,” kata Bambang saat konferensi pers Partai Golkar menanggapi ‘Munas Golkar Tandingan’ di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Minggu (7/12/2014) lalu.

Bambang menegaskan, bahwa munas partai Golkar yang diselenggarakan oleh Presidium Penyelamat Partai Golkar itu telah menyalahi aturan partai dan tak menaati putusan rapat pimpinan nasional di Yogyakarta pada bulan November lalu.

“Maka sebagai gantinya itu munas KW2 atau munas oplosan,” sindir Bambang.

Pihaknya juga berterima kasih kepada mantan ketua umum Golkar Jusuf Kalla yang tak menghadiri munas tandingan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta kemarin.

“Kami berterimakasih kepada pak JK untuk tidak hadir. Karena golkar, suka tidak suka, mahkota golkar ada di JK,” kata Bambang Soesatyo.

5. Munas Tandingan ingin bubarkan KMP, bikin Prabowo ngakak

Calon Ketua Umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Ancol, Agus Gumiwang Kartasasmita berencana akan membubarkan Koalisi Merah Putih (KMP). Menanggapi itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tertawa terbahak-bahak.

Prabowo awalnya enggan menanggapi pertanyaan mengenai diadakannya Munas tandingan Golkar tersebut. Dengan mengenakan kemeja putih dia lekas bergegas memasuki ruang acara. Sebab dia akan memberikan pembekalan dalam rapat kerja nasional (Rakernas) Tunas Indonesia Raya (Tidar) di kantor DPP Partai Gerindra, di Jakarta Selatan, pada Minggu (7/12) lalu.

Namun mantan Danjen Kopassus ini akhirnya menanggapi pertanyaan mengenai rencana pembubaran KMP. Bukan dengan kecaman atau komentar, dia hanya tertawa terbahak-bahak.

“Ha-ha-ha-ha-ha,” tawa Prabowo menanggapi soal keinginan membubarkan KMP.

Tidak hanya sekali dia tertawa, namun sampai tiga kali. Bahkan sejumlah pertanyaan lagi yang dilontarkan wartawan tidak dijawabnya secara lisan, tapi sambil memasuki ruangan Letjen (purn) TNI ini tiba-tiba membalikkan badan dan menunjuk ke arah wartawan sambil tertawa keras. “Ha-ha-ha-ha-ha.” [KabarNet/ http://kabarnet.in /Merdeka.com/adl]

Satu Tanggapan to “Lucunya Munas Golkar Tandingan bikin Prabowo Ngakak”

  1. Mata Elang said

    Belum ada orang gila seperti Agum Gumelar,
    kalau boleh disebut adalah orang tidak waras atau sakit ingatkan,

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: