KabarNet

Aktual Tajam

Habis BBM, Kini Jokowi-JK Naikkan Listrik Rumah Tangga

Posted by KabarNet pada 05/12/2014

Jakarta – KabarNet: Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dipastikan akan menaikkan tarif PLN bagi rakyat pelanggan listrik untuk rumah tangga. Kenaikan tersebut dilakukan dengan cara mencabut subsidi listrik untuk 12 golongan pelanggan tertentu termasuk pelanggan rumah tangga 1.300 VA ke atas terhitung mulai 1 Januari 2015.

Alasan pemerintah sama persis seperti ketika menaikkan harga BBM baru-baru ini, yakni langkah ini diambil untuk mendorong subsidi listrik yang lebih tepat sasaran.

Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman menerangkan, di awal tahun hanya empat golongan yang pembayaran tarif listriknya tidak disubsidi. Namun dengan peraturan baru yang dikeluarkan kementerian ESDM, mulai 1 Januari 2015, akan ada 12 golongan pelanggan listrik non-subsidi yang akan mengikuti penerapan tariff adjutment (penyesuaian tarif).

“Tariff adjustment pada 12 golongan tersebut akan berlaku mulai 1 Januari 2015. Tariff adjustment akan mengacu pada tiga indikator yaitu kurs rupiah, harga minyak dan inflasi,” terang Jarman di Jakarta, Kamis 4 Desember 2014.

Sementara penyesuaian tarif akan diperbarui secara rutin setiap bulan per tanggal 1. “Ya pelanggan tersebut akan membayar tarif sesuai dengan harga keekonomiannya,” kata Jarman.

Sementara itu, Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun mengatakan pihaknya menghitung besaran tarif adjustment mengacu pada sejumlah sumber. Data dari Bank Indonesia digunakan untuk melihat besaran nilai kurs rupiah, data dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM guna mengetahui besaran ICP, serta data dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melihat tingkat inflasi. “Lalu kami formulasikan besaran tarifnya dan masuk ke aplikasi billing (tagihan). Kami juga laporkan ini ke menteri,” kata Benny.

Benny menjamin tidak akan ada manipulasi tagihan listrik bagi pelanggan yang terkena tarif adjusment. Menurutnya pelanggan golongan ini bisa beralih menggunakan listrik prabayar untuk mengontrol pemakaian daya. Pelanggan tersebut cukup membeli voucher listrik atau yang dikenal dengan token.

Maka sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 31 Tahun 2014 tentang tarif tenaga listrik yang disediakan oleh PT. PLN (Persero), berikut 12 golongan pelanggan tarif non-subsidi yang akan dikenakan tarif adjustment:

1. Rumah Tangga R-1/TR daya 1.300 VA

2. Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA

3. Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500-5.500 VA

4. Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas

5. Bisnis B-2/TR daya 6.600 VA-200k VA

6. Bisnis B-3/TM daya di atas 200k VA

7. Industri I-3/TM daya di atas 200k VA

8. Industri I-4/TM daya di atas 30.000k VA

9. Kantor Pemerintah P-2/TM daya 6.600 VA-200k VA

10. Kantor Pemerintah P-2/TM daya di atas 200k VA

11. Penerangan jalan umum P-3/TR

12. Layanan khusus TR/TM/TT [KabarNet/ http://kabarnet.in /Liputan6/BeritaSatu/adl]

10 Tanggapan to “Habis BBM, Kini Jokowi-JK Naikkan Listrik Rumah Tangga”

  1. taUbat said

    Masyarakat selalu dikorbankan …..

    Setelah kenaikan BBM diikuti Listrik, Transport, Air (PAM), Sembako, Tol dll,

    Tidak sebanding dengan penghasilan yang masih dibawah rata2 dunia (GDP) dan ICP nya yang sedang turun semestinya Subsidi BBM berkurang, sisa subsidinya dapat didistribusikan pada yang lain.

    Bukannya rakyat yang harus diperlakukan penindasan yang semena-mena dengan menaikkan Harga BBM……. (sangat DZOLIM)

  2. Paulus Nabi Palsu said

    REVOLUSI satu2xnya solusi

  3. Anonim said

    Sengsara kan asli pribumi, senang kan dan bahagia kan asing dan asong mata sipit… Jokowi PDIP hebat…

  4. wes wes wes….menyesuaikan….mantep semoga rakyat indonesia semakin sabar…

  5. Anonim said

    Barukali ini presiden RI jokowi mebebankan hutan negara kpd rakyatnya,& tak memihak sama rakyatnyanhanya mementingkan pejabat,partai yg di usungkan,cina & orang asing.hanya doa dari rakyatnya yg terdolimi oleh pemimpinya semoga jowokowi merasakan keperihan dari rakyatnya bahkan bagaimana merasakan terimidasi dari pemimpin yg dolim.hanya ALLOH yg tahu kehancuran mu pemimpin ku pak jokowi.

  6. Pemburu07 said

    Yah MakanPencitraan lg.. Kt mau aplg?? Nyesekk dada..

  7. adem said

    Sedih melihat rakyat miskin dimusnahkan secara perlahan” oleh pemerintahan joko dgn menghilangkan smua subsidi…..

  8. ”jangan mempersalah Jokowi, walaupun harga BBM naik, kami lg pusing apa sbnr nya salah siapa,,,,waa, jokowi di langit menjdi presiden RI hanya se minggu aja bisa naik harga BBM, pemerintah jangan membodohi kpd masyarakat , z melihat tu bukan dri jokowi tetapi dari SBY

  9. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Hukum,
    menurut saya Kekuatan hukum merupakan bidang yang
    sangat menarik juga banyak hal yang bisa dipelajari
    di Dunia Hukum.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai
    Perhukuman yang bisa anda kunjungi di
    komunitas Hukum

  10. tai said

    aasula ternyata gini la mas jokwoi,alasanya selalu menghemat subsidi dan slalu mengorbankan masy,dah menderita tambah menderita vkckckkc

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: