KabarNet

Aktual Tajam

Tenggak Minuman Keras, 16 Warga Garut Tewas

Posted by KabarNet pada 04/12/2014

Garut – KabarNet: Minuman keras (miras) oplosan memakan korban tewas 16 orang dan 5 lainnya yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Slamet Kabupaten Garut, Jawa Barat. Keluarga masing-masing korban tewas menolak jenazah diautopsi. Mereka mengaku malu karena itu dianggap aib.

Menurut dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat, RSUD Dr. Slamet, dr. Irwan Setiadi, saat bertanya kepada keluarga korban, mereka enggan dilakukan autopsi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kematian 16 orang itu akibat overdosis miras oplosan. “Kami tak bisa apa-apa jika memang pihak keluarga korban enggak mau dilakukan autopsi,” ujarnya, Kamis, 4 Desember 2014.

Sementara itu aparat Kepolisian Resor Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah menggerebek kios penjual minuman keras tersebut. Di dalam kios, Polisi menemukan miras oplosan yang dikemas dalam 53 kantong plastik. Polisi juga menemukan satu galon miras yang belum lama dioplos dan belum dikemas ke dalam kantong-kantong plastik. Di tempat yang sama, ada juga tiga buah alat pengoplos miras.

Warga di sekitar kios mengenal miras oplosan itu dengan sebutan “Cherrybell”. Harganya hanya Rp5.000 per kantong. Harga yang cukup terjangkau, menurut warga, membuat miras itu banyak peminatnya, terutama kalangan remaja/pelajar. “Memang murah sekali, banyak penggemarnya, bahkan para ABG (anak baru gede/remaja),” ucap Asep, warga setempat.

Dalam penggerebekan itu, polisi tak menemukan pemilik kios yang juga penjual sekaligus peracik miras itu. Dia kabur setelah menutup kiosnya dua hari lalu. Tapi Polisi sudah mengetahui identitasnya, yakni berinisial Ag. Kini kios penjual minuman keras (miras) oplosan maut itu telah disegel oleh aparat Kepolisian Resor (Polres) Garut, Jawa Barat, Kamis, 4 Desember 2014.

Kios yang terletak di Jalan Guntur Melati itu telah dikelilingi garis Polisi yang menandakan dilarang dilintasi masyarakat umum. Sejauh ini penjual dan peracik miras oplosan itu masih buron dan diburu petugas. Sementara korban tewas terus bertambah hingga mencapai 16 orang. Jumlah korban tewas miras oplosan sebelumnya dilaporkan ada 10 orang meninggal dunia, namun kini bertambah 6 orang sehingga total menjadi 16 orang.

Menurut dokter jaga pada Instalasi Gawat Daruat RSUD Dr Slamet Garut, Idam Juanda, rata-rata para korban datang dalam kondisi kritis akibat overdosis. Korban mengalami kejang-kejang, muntah dan sesak napas. Dia berharap empat orang yang masih dirawat dapat diselamatkan.

Berikut ini adalah daftar korban tewas dan masih dirawat yang dirilis VivaNews, Kamis 4 Desember 2014:

Korban tewas:

  1. Budiman, warga Kecamatan Garut Kota
  2. Erwin, warga Kecamatan Garut Kota
  3. Dani, warga Kecamatan Garut Kota
  4. Subur, warga Kecamatan Garut Kota
  5. Yayan, warga Kecamatan Garut Kota
  6. Sudar, warga Kecamatan Garut Kota
  7. Andri, warga Kecamatan Tarogong Kidul
  8. Asep, warga Kecamatan Samarang
  9. Ripal, warga Kecamatan Bayongbong
  10. Denis, warga Kecamatan Cibatu
  11. TB Firmansyah, warga Kecamatan Wanaraja
  12. Agus, warga Kecamatan Wanaraja
  13. Taryana, warga Kecamatan Wanaraja
  14. Engkus, warga Kecamatan Leles
  15. Uci Sanusi, warga Kecamatan Cibatu (meninggal dunia di Puskesmas Cibatu)
  16. Deden, warga Kecamatan Leles

Korban masih dirawat:

  1. Romi, warga Kecamatan Garut Kota
  2. Roni, warga Kecamatan Garut Kota
  3. Yanwar, warga Kecamatan Leles
  4. Irfan, warga Kecamatan Wanaraja

[KbrNet/VivaNews]

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: