KabarNet

Aktual Tajam

IPW: Usut Tuntas Kasus Penyerbuan Polisi ke Mushalla

Posted by KabarNet pada 02/12/2014

Jakarta – KabarNet: Indonesia Police Watch (IPW) meminta dua kasus yang menyeret polisi agar diusut tuntas. Dua kasus itu adalah aksi demo mahasiswa di Makassar yang menyebabkan satu warga sipil meninggal. Kasus kedua, berkaitan dengan pelecehan terhadap Islam di Pekanbaru.

Polisi saat mengejar mahasiswa masuk Mushalla RRI Pekanbaru tanpa melepas sepatu dan memukuli pengunjukrasa

Polisi saat mengejar mahasiswa masuk Mushalla RRI Pekanbaru tanpa melepas sepatu 

Sikap arogan dan represif polisi, kata Neta, sudah sangat kentara dalam kasus meninggalnya masyarakat sipil di Makassar ini. “Karena sikap inilah, Makassar harus kehilangan salah satu warganya dalam demo kenaikan BBM tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Republika Online, Senin 1 Desember 2014.

Ironisnya, ujar Neta, warga ini meninggal saat yang melakukan demo tersebut sebagian besar dari kalangan mahasiswa. [Saksikan Juga: Video Tewasnya Muhammad Arif Saat Tolak Kenaikan BBM]

Alm Muhammad Arif, diduga kuat ditembak kepalanya oleh polisi

Menurut Neta, penyebab kematian warga sipil tersebut masih simpang siur. Ada yang mengatakan ditabrak watter cannon polisi. Selain itu, ada pula yang mengatakan dipukuli dan tertembak. Ia meminta pemerintah untuk segera mengusut kasus tersebut. “Jokowi perlu membentuk tim independen untuk menginvestigasi kasus ini,” kata Neta.

Dalam kasus pelecehan terhadap Islam, terjadi saat anggota Polisi masuk dan memukul para mahasiswa di mushalla tanpa membuka sepatu. “Tindakan ini tentu merupakan sikap represif yang telah menimbulkan banyak protes terutama dari kalangan umat Islam di Indonesia,” ujarnya.

Polisi memukul mundur mahasiswa pengunjuk rasa dan mengejarnya hingga masuk Mushalla (Foto: Antara)

Polisi memukul mundur mahasiswa pengunjuk rasa dan mengejarnya hingga masuk Mushalla (Foto: Antara)

Karena itu, kata Neta, IPW meminta pemerintah Jokowi agar membentuk tim independen untuk investigasi. Tim ini perlu mengusut tuntas kasus penyerbuan polisi ke mushalla di Pekanbaru. “Yang kemudian membawa pelakunya ke pengadilan,” tegasnya.

Source: ROL/salam-online

5 Tanggapan to “IPW: Usut Tuntas Kasus Penyerbuan Polisi ke Mushalla”

  1. Pembeda said

    Kata jokowi: Itu bukan urusan saya!

    Dasar persiden monyet!
    Tdk mengerti ttg tanggung jwb pemimpin, smg disegerakan laknat buat kamu wik !
    Jg buat para polisi biadab yg tak punya hati !
    80% polisi dididik anti Islam!
    Terlaknat!

  2. Anonim said

    Biadab sdh keterlaluannn…. Polisi harus di bawah Mendagri . Begini kalo di bawah Presiden … Harus revisi UU nya ke mk ..

  3. Anonim said

    Coba buka-buka lagi arsip, sudah berapa kali polri khususnya densus88 membunuh orang sesukanya. Di Masjid, di halaman Masjid, orang habis shalat dll.

    Nampaknya sudah jadi kebiasaan polri untuk menjadi tukang jagal. Harusnya pelakunya diseret ke pengadilan.

  4. Paulus Nabi Palsu said

    Maklum aza, beraninya sm mahasiswa, coba lawan isis atau hamas atau taliban, gue jamin pade kencing di celano semua tuh polisi 2x pengecut.

    Gitu aza kok repot

  5. Anonim said

    kalau yang ini jelas sudah halal membunuh anjing-anjing rezim!!!! REVOLUSI!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: