KabarNet

Aktual Tajam

Demonstran Dibunuh Aparat, Jokowi : Itu urusan polisi !

Posted by KabarNet pada 29/11/2014

Bogor – KabarNet: Presiden Joko Widodo (Jokowi) diberi laporan adanya aksi demo mahasiswa bersama warga menolak kenaikan harga BBM yang memakan korban bernama Muhammad Arif yang tewas terbunuh oleh aparat kepolisian di Makassar. Menanggapi laporan tersebut, Jokowi menyebut itu adalah urusan polisi.

“Itu kan sebenernya urusan di kepolisian,” ujarnya di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat 28 Nopember 2014.

Jokowi mengatakan, selain ditangani oleh kepolisian, pengamanan demo kenaikan BBM juga dibantu oleh TNI.

“Ada dari TNI yang melakukan tugas pembantuan,” singkatnya.

Reaksi Jokowi yang terkesan lepas tangan atas peristiwa tersebut langsung menuai kecaman dari berbagai kalangan, antara lain dilontarkan oleh pengamat politik Hazmi Fitriyasa. Di laman Facebook pribadinya Hazmi mengatakan, sebagai penanggung jawab tertinggi negara, Jokowi tidak sepantasnya melepaskan tanggung jawab dengan begitu saja atas kejadian terbunuhnya seorang pengunjuk rasa oleh aparat kepolisian. Hal itu lantaran kepolisian bertangung jawab langsung kepada presiden.

“Di negara kita, polisi bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Salah satu tugas utama Presiden adalah membina kepolisian,” tulis Hazmi.

Selanjutnya Hazmi menyerukan kepada masyarakat agar mengirimkan pesan konkrit melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter, kepada Presiden Joko Widodo untuk mengingatkan bahwa presiden bertanggung jawab atas kepolisian. Oleh karena prinsip “command responsibility” yang berlaku di seluruh dunia, masyarakat harus mengingatkan Presiden Jokowi bahwa ia tidak boleh lepas tangan begitu saja atas tragedi pembunuhan Muhammad Arif oleh aparat kepolisian.

Berikut ini adalah seruan pengamat politik Hazmi Fitriyasa yang ditulis pada laman pribadinya di Facebook:

 

Di negara kita, polisi bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Salah satu tugas utama Presiden adalah membina kepolisian.

Kemarin, saudara kita Muhammad Arif – mahasiswa di UMI Makassar – tewas ditembak oleh polisi saat melakukan unjuk rasa menolak keputusan Presiden Jokowi untuk menaikkan harga BBM. Berikut kronologi lengkapnya:

http://makassar.tribunnews.com/2014/11/28/arif-tewas-ditembak-dari-atas-water-canon

Atas penembakan yang menewaskan Arif, Presiden Jokowi mengatakan: “Bukan urusan saya. Urusan polisi.” Berikut selengkapnya:

http://m.merdeka.com/peristiwa/dilapori-ada-yang-tewas-saat-demo-bbmjokowi-sebut-urusan-polisi.html

Mari kita sama-sama lakukan twit, update status Facebook dengan pesan: #SelamatJalanArif – untuk mengenang perjuangan Arif dalam melawan kebijakan pemerintah yang keliru, dan mengirimkan pesan konkrit kepada Presiden Jokowi bahwa Presiden bertanggung jawab atas kepolisian – dan oleh karena prinsip “command responsibility” yang berlaku di seluruh dunia, mengingatkan Presiden Jokowi bahwa ia tidak boleh lepas tangan atas pembunuhan Arif.

Sebelumnya berbagai media sudah ramai memberitakan tewasnya Muhammad Arif saat mahasiswa bersama warga di Makassar melakukan aksi unjuk rasa menolak langkah pemerintah Presiden Joko Widodo yang menaikkan harga BBM bersubsidi. Arif diberitakan terjatuh saat melakukan aksi demo karena ditembak oleh aparat kepolisian dari atas kendaraan taktis, dan setelah jatuh tubuhnya dilindas oleh mobil water canon milik Polrestabes Makassar. [KabarNet/http://kabarnet.in/Merdeka/Tribun/ adl]

6 Tanggapan to “Demonstran Dibunuh Aparat, Jokowi : Itu urusan polisi !”

  1. Ah kayak gak tahu saja …. andai saja polisi mogok gak nau kerja? Pasti serba salah!

  2. Anonim said

    Yang benar memang begitu TOLO…Yang bunuh Polisi yang tanggung jawab Ya Polisi..bukan Jokowi….Jaokowi gak pernah memerintah Polisi membunuh Rakyat TOLOL…

  3. Anonim said

    Wkkkk udh ada penggemar Sarimin marah2…,si Sarimin ngelawak..eh ternyata gak lucu, penonton kecewa..wkkk kera….kera…

  4. fritz said

    jawaban yg tidak relefan…

  5. Anonim said

    Keadilan dan kebenaran memang cuma akan tegakkalo sang Ratu Adil sudah muncul ditengah-2 masyarakat dunia.

  6. Anonim said

    yg komen ratu adil, stop berpikiran fiksi. dulu satrio pininggit yg dihebohkan, setelah satrio kodok pininggit muncul malah ngancurin rakyat. sekarang ngayal ratu adil lagi… siapa tuh ratu adil? istri kodok ya?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: