KabarNet

Aktual Tajam

IRONIS, Umat Islam Kian Terkekang

Posted by KabarNet pada 16/11/2014

Jakarta – KabarNet: Indonesia adalah negara muslim terbesar dan terluas serta terbanyak penduduk muslimnya di dunia, namun IRONIS aneka kebathilan dan kekafiran mendominasi, antara lain :

1. TAKBIR KELILING di malam Hari Raya untuk agungkan Allah SWT habis-habisan DIKECAM dan DILARANG dengan dalih macetkan Lalu Lintas. Namun Arak-arakan Presiden dan Wakilnya hingga jalan protokol ditutup total, tidak mengapa, bahkan dipuji dan diapresiasi.

2. QURBAN di Jakarta dilarang karena dianggap mengotori Jakarta, tapi serakan KONDOM bekas Zina di malam Tahun Baru Masehi dan puluhan Ton TUMPUKAN SAMPAH Pesta Rakyat arak Presiden di jalan utama Ibu Kota tidak mengapa dan tidak dianggap mengotori Jakarta.

3. FPI Menolak Pemimpin Kafir, lalu FPI disebut DISKRIMINASI dan LANGGAR HAM serta INKONSTITUSIONAL, tapi AHOK menggusur Masjid, melarang Qurban dan menolak Busana Muslim di sekolah, tidak disebut Diskriminasi dan pelanggaran HAM, bahkan dinilai Konstitusional.

4. Seorang MUSLIM tidak boleh jadi Gubernur di BALI yang mayoritas Hindu, dan tidak boleh juga jadi Gubernur di NTT yang mayoritas Nashrani. Tapi orang KAFIR boleh jadi Gubernur di KALBAR dan KALTENG yang warga kedua daerah tersebut mayoritas muslim yaitu lebih dari 70%. Dan kini Si Kafir Ahok pun ingin jadi Gubernur Jakarta yang mayoritas warganya muslim.

5. Jika Anggota FPI atau anggota ORMAS ISLAM lainnya lakukan kesalahan, maka itu adalah kesalahan Institusi Organisasinya sehingga harus DIBUBARKAN, tapi jika anggota ORMAS NON ISLAM /PARPOL/ DEWAN/ TNI/ POLRI/ PEJABAT PEMERINTAH lakukan kesalahan, maka itu hanya ulah OKNUM sehingga Institusi Organisasinya tidak boleh disentuh, apalagi dibubarkan.

6. Umat Islam tuntut Tutup TEMPAT MA’SIAT setidaknya di Bulan Ramadhan dan Hari Besar Islam, tapi ditolak dengan dalih Indonesia bukan Negara Islam. Tapi di Bali tiap Hari Raya Nyepi semua Tempat Hiburan dilarang buka, dan PLN harus padam, serta Bandara Internasional harus tutup, bahkan ketika Nyepi berbarengan dengan Idul Fitri maka umat Islam di Bali tidak boleh berhari raya.

7. Masih soal Bali. Hingga kini bangun Masjid di Bali TIDAK BOLEH. Jika pun boleh, maka proses perizinannya bisa mencapai 40 tahun lebih. Bahkan Jilbab pun mulai dilarang di sekolah-sekolah negeri di Bali. Tapi Pura Hindu Bali berserakan di daerah-daerah muslim, bahkan di tiap halaman rumah Hindu Bali ada Pura. Dan mereka pun bebas memakai pakaian adat dan ritual mereka.

8. Saat umat Islam menolak pembangunan rumah ibadat umat lain di wilayah muslim langsung dituduh INTOLERANSI. Namun saat pembangunan Masjid dilarang di Bali dan NTT serta wilayah non muslim lainnya, maka dimaklumi dengan dalih untuk menjaga KEARIFAN LOKAL (Local Wisdom).

9. Seluruh Negeri Islam atau yang berpenduduk mayoritas muslim menggunakan HILAL MERAH untuk lambang kesehatannya, kecuali Indonesia yang masih menggunakan SALIB MERAH.

10. Di Indonesia libur HARI AHAD telah memberi Umat Nashrani keleluasaan untuk hidupkan KEBAKTIAN GEREJA dengan pakaian rapih dan wewangian serta tanpa macet di jalan. Sedang Umat Islam dipaksa kerja HARI JUM’AT, sehingga tidak maksimal menghidupkan Jum’at dengan segala Adab dan Sunnahnya, karena mereka lelah, capek, pakaian lecak, berkeringat, bau badan, ngantuk, ditambah macet dan panasnya jalan.

11. Saat seorang muslim jadi pejabat dituntut habis-habisan untuk bagi-bagi jabatan kepada non muslim dengan dalih kemajemukan dan keadilan. Namun saat non muslim jadi pejabat, maka dengan leluasa dia bagi-bagi jabatan kepada non muslim seenaknya, tanpa peduli dengan Asas Proporsional.

12. Pengkhianatan PKI dan Pembangkangan PRRI serta Pemberontakan DI / TII dimuat dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia, tapi pemberontakan dan pengkhianatan PO AN TUI (nama Laskar Cina Indonesia bentukan Penjajah Belanda) terhadap negara RI serta kebiadabannya terhadap Pribumi disembunyikan.

13. Tabligh Akbar dan Kegiatan Da’wah selalu diawasi Aparat, bahkan di daerah banyak yang ditakut-takuti dan dipersulit “izin”-nya, sedang pertunjukkan Musik Syetan dan Dangdut Koplo yang tampilkan Pornografi dan Pornoaksi dipermudah dan dijamin keamanannya.

14. Topeng Monyet dan Ondel-Ondel adalah Hiburan anak-anak Betawi, tapi dilarang Ahok, sedang Barongsai Cina bagian dari Ritual Dewa Cina dibesar-besarkan.

15. Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang kini disebut Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) mulai dinodai. Saat parade pembukaan STQ di Ambon ada KOTEKA ikut parade, dan di STQ di Jambi dibuka dengan BARONGSAI.

16. Jika seorang muslim sekedar mendukung ISIS langsung dituduh TERORIS, dikejar dan ditangkap, walau tidak lakukan tindakan apa pun. Tapi jika orang Kafir dukung RMS dan OPM, bahkan lakukan pembantaian terhadap muslim di Sambas, Sampit, Ambon dan Poso, tidak disebut Teroris, dan tidak dikejar serta tidak ditangkap, bahkan para pelakunya hingga saat ini tidak tersentuh hukum sama sekali.

17. Ketika Osamah mengancam untuk membunuh Obama maka Dunia termasuk Indonesia menyebutnya sebagai KEJAHATAN, namun ketika Obama mengancam untuk membunuh Osamah disebut KEBIJAKAN.

18. Ketika HAMAS lakukan perlawanan membela Islam dan Palestina maka Dunia termasuk Liberal Indonesia menyebutnya sebagai TERORIS, namun ketika ISRAEL membombardir dan membantai warga Palestina disebut BELA NEGARA.

19. Ketika ada pelarangan pembangunan rumah ibadah kafir, apalagi pembunuhan terhadap SEORANG kafir saja di negeri atau wilayah muslim, langsung para pendekar HAM berteriak keras dan menyerang ISLAM, namun sebaliknya ketika ada pembakaran masjid dan pembantaian RIBUAN umat Islam di wilayah kafir, para pendekar HAM bungkam seribu bahasa.

20. Ketika ada Kyai atau Da’i seperti AA Gym yang menikah resmi dan berpolygami secara HALAL, semua Media Liberal mem-BULI-nya habis-habisan, namun ketika ada Artis yang berzina dan bernarkoba hingga divonis penjara, berbagai Media Liberal membelanya habis-habisan, bahkan saat Si Artis keluar penjara disambut media dengan gegap gempita bak pahlawan hingga dijadikan pembawa acara unggulan di TV mereka.

Innaa Lillaahi Wa Innaa ilaihi Rooji’uun …..

Hasbunallaahu Wa Ni’mal Wakiil …. Ni’mal Maulaa Wa Ni’man Nashiir …

Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaahil ‘Aliyyil ‘Azhiim…

Habib Muhammad Rizieq Syihab

Source: fpi.or.id

17 Tanggapan to “IRONIS, Umat Islam Kian Terkekang”

  1. Paulus Nabi Palsu said

    Bagus sekali tausyiahnya, semoga dapat menyadarkan hati seluruh umat islam sehingga dapat bersatu, saling tolong menolong, peduli, solidaritas serta bangkit berjihad demi kejayaan islam.

    Cobalah unt mengapplikasilkan nilai2x islam dlm kehidupan sehari2x agar pertolongan Allah datang kepada kita semua.

    Wasalam

  2. Anonim said

    SDM kurang gampang di kasih duit

  3. Ngga bisa dibayangkan di zaman sekarang ini seandainya jakarta ngga ada fpi.waduucchhhhh…,para kafir semakin leluasa nginjak2 agama

  4. Anonim said

    berarti islam benar.

  5. Mazon said

    Sebenarnya masih ada kekurangan 118 poin lagi yang seharusnya dapat ditulis agar pembaca dapat lebih jelas permasalahan yang terjadi

  6. Kebenaran said

    Kalo ga puas, bikin negara sendiri aja..Indonesia negara berdasarkan Pancasila walaupun penduduknya mayoritas Islam..negara kita adalah unik..jangan membuat keadaan spertinya islam tertekan, terindaslah, dizolimi lah dll….hargai keragaman.. tulisan ini dibuat karena anda mimpi membuat indonesia menjadi negara berdasarkan syariah dan camkan ini : ITU TIDAK AKAN PERNAH TERJADI!!!

  7. Anonim said

    Pemikiran Sempit Orang Yang Penuh Dendam..
    Pikir dengan jernih..
    Saya orang bali..
    siapa bilang di bali gak ada masjid..siapa bilang di bali gak boleh pake jilbab..????

    itu menandakan yang nulis berita ini gak pernah ke bali dan nulis berita yg bersumber dari omongan2 orang..

    itu bisa jadi FITNAH namanya..
    ISLAM gak pernah ngajarin itu kawan..

  8. ONANImous said

    Dakwatuna.com: Saat Minoritas, Umat Islam Juga Sulit Bangun Masjid

  9. ONANImous said

    Viva.co.id: Bangun Masjid Juga Sulit di Bali

  10. ONANImous said

    MUI: Sikap Raja Bali Melarang Qurban Sapi Menodai Toleransi

  11. ONANImous said

    Republika: Komnas HAM Serukan Umat Bersatu Sikapi Larangan Jilbab di Bali

  12. ONANImous said

    Salam Online: Soal Larangan Jilbab di Hypermart, Dirjen Bimas Hindu Minta ‘Hargai Eksistensi Agama Mayoritas di Bali

  13. ONANImous said

    Republika: “Demi Seragam, 21 Sekolah di Bali Larang Jilbab”

  14. ONANImous said

    Anonymous no.7

    mau lagi?
    masih banyak kalo mau lagi.

  15. Anonim said

    semua berita bisa dtulis..
    datang sekarang ke bali cek di gang poppies lane 2 ada masjid dsana..
    itu berita kapan kawan..
    jangan menghina warga bali..

  16. Anonim said

    Berita menyesatkan dan berbau provokasi dan SARA.

  17. taUbat said

    12 YANG DIBUNUH, HEBOH, RATUSAN RIBU MUSLIM DIBANTAI, BUNGKAM!

    SENIN, 21 RABIUL AWWAL 1436 H / 12 JANUARI 2015 09:36

    SALAM-ONLINE: JUDUL DI ATAS BUKAN MENGADA-ADA, TAPI KENYATAAN YANG KITA LIHAT DAN SAKSIKAN HARI INI. UNTUK BELASAN ORANG YANG TERBUNUH, PARA ‘PEMIMPIN DUNIA’ BERKUMPUL MENGGALANG SOLIDARITAS DI PARIS, PRANCIS, AHAD (11/1) KEMARIN.

    BAHKAN PEMIMPIN NEGARA MUSLIM PUN IKUT LARUT DALAM AKSI PAWAI DUKUNGAN TERHADAP PARA PELECEH ISLAM DAN NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM YANG DIEKSEKUSI MATI OLEH PENYERANGNYA DI KANTOR MAJALAH ITU, CHARLIE HEDBO, RABU (7/1) LALU.

    PARADOKS! SATU KATA INI CUKUP UNTUK MENGUNGKAP KELAKUAN MEREKA YANG DISEBUT SEBAGAI PARA ‘PEMIMPIN DUNIA’ ITU. LEBIH DARI 40 ‘PEMIMPIN DUNIA’ DIBERITAKAN MENGIKUTI AKSI SOLIDARITAS BERSAMA RATUSAN RIBU–BEBERAPA MEDIA MENYEBUTNYA SATU JUTAAN–MASSA ITU.

    SELAIN TUAN RUMAH, PRESIDEN DAN PERDANA MENTERI PRANCIS, JUGA ADA PERDANA MENTERI ITALIA, PM INGGRIS, KANSELIR JERMAN, PRESIDEN OTORITAS PALESTINA MAHMOUD ABBAS, PM PENJAJAH ZIONIS BENJAMIN NETANYAHU, DAN LAINNYA.

    MEREKA BERGANDENGAN TANGAN, SEAKAN SALING MENGUATKAN.

    PARADOKS! MAHMOUD ABBAS ‘SATU AKSI BERSAMA’ DENGAN PEMIMPIN ZIONIS YANG MENJAJAH PALESTINA.

    BISA-BISANYA DIA BERSAMA PEMIMPIN PENJAJAH NEGERINYA YANG BARU BEBERAPA BULAN LALU MEMBANTAI RIBUAN RAKYAT PALESTINA, KHUSUSNYA DI GAZA.

    BAGAIMANA PERASAAN ABBAS, ATAU DIA MEMANG SUDAH HILANG RASA KETIKA BERSAMA-SAMA PEMBUNUH RAKYATNYA.

    PARADOKS! KEHEBOHAN YANG LUAR BIASA. HANYA LANTARAN BELASAN YANG DIBUNUH, SEMENTARA RATUSAN RIBU UMAT ISLAM YANG DIBANTAI, DI SURIAH, PALESTINA, MYANMAR, AFRIKA TENGAH, MESIR, IRAK, DAN LAINNYA, MEREKA SEMUA GAGAP, KEGIGIT LIDAH, KALAU TAK BISA DIBILANG BUNGKAM SEJUTA BAHASA! PERNAHKAH MEREKA, PARA BEGUNDAL, YANG DISEBUT SEBAGAI ‘PEMIMPIN DUNIA’ ITU BERKUMPUL UNTUK MENGGALANG SOLIDARITAS PEMBANTAIAN RATUSAN RIBU MUSLIM?

    PARADOKS! TAK ADA HAK ASASI MANUSIA (HAM), LANTARAN YANG DIBUNUHI ADALAH MUSLIM. APA PERAN MEREKA KETIKA MUSLIM AFRIKA TENGAH DIBANTAI? MANA SUARA MEREKA SAAT PREMAN MESIR AL-SISI DENGAN ENAKNYA MENGELUARKAN PERINTAH BIADAB UNTUK MENYEMBURKAN DARAH MUSLIM? KE MANA MATA MEREKA DIPALINGKAN SAAT RIBUAN BAHKAN RATUSAN RIBU MUSLIM SURIAH TERLANTAR DAN DIBANTAI REZIM JAHAT SYIAH NUSHARIYAH PIMPINAN BASYAR ASAD?

    PARADOKS! DI MANA OTAK MEREKA KETIKA PENJAJAH ZIONIS MENGGEMPUR DAN MEMORAKPORANDAKAN GAZA, SERTA MELAHIRKAN BANYAK YATIM-PIATU, LANTARAN PARA ORANG TUA DARI ANAK-ANAK ITU HARUS MENUTUP MATA UNTUK SELAMANYA? MANA WAJAH MEREKA DI KALA MUSLIM ROHINGYA TERTATIH-TATIH DAN TERLANTAR MENANGGUNG PENDERITAAN YANG TERAMAT PARAH, TERUSIR DARI TANAH AIR MEREKA SENDIRI, AKIBAT PEMBERSIHAN ETNIS YANG DILANCARKAN PENGUASA DAN EKSTREMIS BUDHIS MYANMAR? KE MANA NURANI MEREKA KETIKA MUSLIM UIGHUR DIKEKANG DAN TAK BOLEH MELAKSANAKAN SYARIAT ISLAM?

    PARADOKS! 12 YANG DIBUNUH, HEBOH! RATUSAN RIBU MUSLIM DIBANTAI, BUNGKAM! (*)

    REDAKSI

    salam-online.com/2015/01/12-yang-dibunuh-heboh-ratusan-ribu-muslim-dibantai-bungkam.html

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: