KabarNet

Aktual Tajam

Dari Presiden hingga Menteri Tak Kompak soal Sumber Dana “Kartu Sakti” Jokowi

Posted by KabarNet pada 09/11/2014

Jakarta – KabarNet: Sumber pendanaan tiga kartu yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), masih menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya, mulai dari menteri hingga Presiden tak satu suara kalau ditanya soal sumber pendanaan kartu-kartu tersebut.

Misalnya. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan bahwa sumber pendanaan itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015. “Semua dari APBN, itu kan ada BPJS. Kartu Indonesia Pintar kan, dari wajib belajar dibiayai oleh negara, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) memang ada anggarannya tahun ini Rp 5 triliun,” ujar JK di Jakarta, Sabtu 8 Nopember 2014.

JK membantah bahwa sumber pendanaan itu berasal dari dana tanggung jawab sosial (CSR) badan usaha milik negara (BUMN). “Tidak ada itu. Bahwa BUMN mau ya silakan saja,” ungkap JK.

Namun sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengaku sumber dana pencetakan ketiga kartu itu bukan dari APBN, melainkan dari dana CSR BUMN sehingga ia menilai pemerintah tidak perlu berhubungan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Itu kan sudah jalan, tapi itu kan bantuan dari berbagai pihak. Itu CSR dari BUMN, tidak masuk APBN,” ujar Pratikno, saat dijumpai di Hotel Grand Clarion, Makassar, seusai mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan blusukan yang diliput puluhan wartawan dari berbagai media, Rabu (5/11/2014) malam.

Lain lagi halnya dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Ia engatakan bahwa sumber pendanaan ketiga kartu berasal dari dana bantuan sosial yang masuk dalam APBN. Nilainya mencapai Rp 6,4 triliun.

Berbeda lagi dengan Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan kartu-kartu itu berasal dari APBN (bukan APBN-P seperti yang dikatakan Wapres Jusuf Kalla). Namun, Jokowi tidak mengetahui persis komponen yang dipakai dalam anggaran itu.

Tak hanya itu, PDI-P sebagai partai pemerintah pun memastikan anggaran itu berasal dari APBN. PDI-P menilai tidak ada masalah dalam anggaran yang digunakan untuk kartu tersebut.

Meski menggunakan APBN, Jokowi menilai dirinya tidak perlu meminta izin dari DPR. “Kita ini ya, maunya kerja cepat, kerjanya cepat. Kalau kerja lambat, nanti begini (sambil tangannya memeragakan gerakan simbol orang bicara). Eh, sudah kerja cepat, masih begini juga (melakukan gerakan yang sama),” kata Jokowi.
Kalaupun harus ke DPR, Jokowi mengaku bahwa kondisi DPR saat ini serba sulit. “Ke DPR, saya harus ke mana? Ketemu dengan siapa? Ke komisi yang mana? Alat kelengkapan Dewan yang mana? Apa saya harus menunggu terus?” jawab dia.

Lalu, dari manakah sebenarnya sumber pendanaan tiga “kartu sakti” Jokowi itu? [KbrNet/Kompas/adl]

7 Tanggapan to “Dari Presiden hingga Menteri Tak Kompak soal Sumber Dana “Kartu Sakti” Jokowi”

  1. Anonim said

    —–
    Meski menggunakan APBN, Jokowi menilai dirinya tidak perlu meminta izin dari DPR. “Kita ini ya, maunya kerja cepat, kerjanya cepat. Kalau kerja lambat, nanti begini (sambil tangannya memeragakan gerakan simbol orang bicara). Eh, sudah kerja cepat, masih begini juga (melakukan gerakan yang sama),” kata Jokowi.
    Kalaupun harus ke DPR, Jokowi mengaku bahwa kondisi DPR saat ini serba sulit. “Ke DPR, saya harus ke mana? Ketemu dengan siapa? Ke komisi yang mana? Alat kelengkapan Dewan yang mana? Apa saya harus menunggu terus?” jawab dia.
    —–
    Kelaut aja ngobrol tanya sama ikan teri …
    Model kerja asal cepat seperti ini ujungnya nanti masalah numpuk di belakang, apa iya di beri cukup umur oleh Allah Swt pemilik semesta alam ini utk melunasi yg telah dijanjikan dan tdk meninggalkan masalah?

  2. isa said

    BPJS vs Kartu Indonesia Sehat, bagi org yg cerdas tetap pilih BPJS.

  3. dagelan said

    ini kayanya situs ini mah semua di jelek2in, org bkin baik salamh ga bikin salah trus lo maunya apa??

  4. lelucon said

    ini kayanya situs KOMPAS ini mah semua di jelek2in, org bkin baik salamh ga bikin salah trus lo KOMPAS maunya apa??

    http://nasional.kompas.com/read/2014/11/08/16365421/Presiden.hingga.Menteri.Tak.Kompak.soal.Sumber.Pendanaan.Kartu.Sakti.Jokowi

  5. badut said

    ini kayanya situs OKEZONE.COM ini mah semua di jelek2in, org bkin baik salamh ga bikin salah trus lo OKEZONE.COM maunya apa??

    http://news.okezone.com/read/2014/11/09/337/1062920/menteri-jokowi-tak-kompak-soal-kartu-sakti

  6. lawakan said

    ini kayanya situs SUARA MERDEKA ini mah semua di jelek2in, org bkin baik salamh ga bikin salah trus lo SUARA MERDEKA maunya apa??

    http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/menteri-tak-kompak/

  7. mau lagi? masih ada puluhan! said

    ini kayanya situs TRIBUNNEWS ini mah semua di jelek2in, org bkin baik salamh ga bikin salah trus lo TRIBUNNEWS maunya apa??

    http://bit.ly/1AOpMMu

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: