KabarNet

Aktual Tajam

Mahasiswa: Jokowi Presiden Paling Banyak Bohong!

Posted by KabarNet pada 04/11/2014

Pekanbaru – KabarNet: Aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau mengkritik keras kebijakan Presiden Joko Widodo atas rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM), Senin 3 Nopember 2014.

Mahasiswa pun memberikan dua predikat “rekor MURI” kepada Jokowi atas kebijakan Jokowi di awal masa pemerintahannya itu. Penghargaan tersebut adalah “rekor Muri” untuk Presiden RI Joko Widodo sebagai presiden paling banyak berjanji dan “rekor Muri” sebagai presiden yang paling banyak berbohong.

Dari pantauan jurnalis TribunNews dilapangan, dua penghargaan Muri versi BEM UR tersebut dibingkai dengan rapi dengan desain formal selayaknya penghargaan pada umumnya.

Setelah puas berorasi, penghargaan yang diperlihatkan saat mahasiswa memblokir pintu masuk SPBU tersebut langsung dikirim melalui Kantor Pos di Jalan Soebrantas.

BEM Riau saat berunjuk rasa menentang kebijakan Presiden Joko Widodo terkait rencana menaikkan harga BBM

“Rencana kenaikan BBM yang akan dilakukan Presiden Jokowi adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat. Tidaklah mungkin mungkin presiden pro rakyat justru menyengsarakan rakyat,” pekik seorang pendemo dalam orasinya yang berapi-api. [KbrNet/TribunNews/adl]

5 Tanggapan to “Mahasiswa: Jokowi Presiden Paling Banyak Bohong!”

  1. Anonim said

    Waktu Pilpres pro wong cilik, begitu jadi Presiden pro asing…

  2. PemburuDajjal said

    Sualam gigit jari..

  3. Fx Hananto said

    Mahkamah Konstitusi yang telah menguji Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Mahkamah Konstitusi pada 15 Desember 2004 mengeluarkan putusan, menyerahkan harga minyak pada mekanisme pasar bebas adalah bertentangan dengan UUD. Bagi yang tidak setuju naik ajukan saja ke MK, dari pada demo kalo ricuh digebukin polisi.

  4. anti jokowi said

    “Mahkamah Konstitusi yang telah menguji Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Mahkamah Konstitusi pada 15 Desember 2004 mengeluarkan putusan, menyerahkan harga minyak pada mekanisme pasar bebas adalah bertentangan dengan UUD.”

    tapi jokowi justru sedikit demi sedikit menyerahkan harga minyak kpd mekanisme pasar bebas dg menaikkan harga minyak dan juga mengurangi subsidi
    itu artinya jokowi inkonstitusi alias melanggar UUD

    maklum aja
    jokowi kan seekor jongos

  5. Lah skrng baru loe semua pada rasain, krn salah loe sendiri memilih orang pembohong…….rasain lah sampai 5 thn yg akan datang blm lagi akibatnya setelah 5 thn……kasihan deh loehhhhh!!!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: