KabarNet

Aktual Tajam

Pendukung Jokowi: Kenapa Presiden Plongak Plongok?

Posted by KabarNet pada 24/10/2014

Jakarta – KabarNet: Politisi pendukung setia Jokowi, Indra J Piliang mengkritik langkah menunda-nunda pengumuman kabinet Indonesia Hebat yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pengumuman formasi kabinet tersebut sedianya dilakukan Selasa (21/10/2014) lalu, namun dibatalkan. Ia juga meminta agar Jokowi tidak bekerja lamban.

“Hak prerogatif itu milik Anda (Jokowi). Anda lantik menteri pagi ini, siang nanti Anda pecat lagi tak ada yang Anda langgar,” kata Indra dalam akun Twitter pribadnya, @IndraJPilliang.

Ia memaparkan, Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid I dan II oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga tidak lancar sepenuhnya. Bahkan ada yang diganti sekitar satu atau dua jam sebelum pengumuman.

KIB I, lanjutnya, disusun berdasarkan matrikulasi sehingga sudah jelas siapa yang akan mengisi kementerian apa, siapa yang akan mengganti siapa. Ia menyontohkan jika ada menteri dari Nahdlatul Ulama (NU) yang diganti, maka akan diganti dari NU lagi.

Sedangkan KIB II bermasalah dengan tes kesehatan dan psikotes. Sehingga menurutnya ada yang tidak tepat dalam penunjukkan kementeriannya.

Politisi, Indra J Piliang

“Aplg (apalagi) anda tampak sigap dg (dengan) kriteria. Bahkan sjk (sejak) kampanye Pilpres, anda bilang: non transaksional, ramping, dll. Anda tak taat kata2!” ujarnya seperti dikutip Republika, Rabu 22 Oktober 2014.

Ia juga mengkritik kinerja Tim Transisi dari Jokowi-JK. “Tim Transisi anda bilang, 3 bln pertama anda masuk ke 1000 desa kumuh. Itu tercatat. Knp msh (kenapa masih) plongak-plongok?” sindirnya lagi.

“Kerja2 amatiran yg dilakukan tim anda semakin terlihat kan? Msh (masih) sibuk dadah-dadah dan tlpn2 (telpon) wartawan agar dpt (dapat) setor muka itu utk (untuk) apa?” tegas tokoh muda yang dipecat Partai Golkar karena mendukung Jokowi di Pilpres 2014 ini. [KbrNet/Republika/adl]

6 Tanggapan to “Pendukung Jokowi: Kenapa Presiden Plongak Plongok?”

  1. Paulus Nabi Palsu said

    Ini sepertinya cerita salah satu dari sekian banyak pendukung asli jokowi yang curhat tentang rasa penyesalan dan frustasinya karena telah mati2xan membela jokowi ketika pilpres namun ternyata dikhianati kenyataan tdk seindah yg dibayangkan selama ini.

    Hehehe..gue ucapkan salam gigit jari

  2. adem said

    Sapa suruh dukung sijokodongo…..baru tau ya kl sijoko itu nga bisa apa” alias dongo

  3. taUbat said

    JOKOWI DIANGGAP LANGGAR NAWACITA

    12 JANUARI 2015 | 28 MINS AGO

    *TUTUP MATA DALAM MEMILIH CALON KAPOLRI.

    *KPK DAN ICW PERTANYAKAN KONSISTENSI JOKOWI.

    RADARPEKALONGANONLINE.COM – INDONESIA CORRUPTION WATCH (ICW) MENGAKU KECEWA DENGAN DIPILHNYA BUDI GUNAWAN OLEH PRESIDEN JOKO WIDODO SEBAGAI CALON TUNGGAL KAPOLRI.

    ICW MENILAI JOKOWI MENUTUP MATA DALAM MEMILIH KAPOLRI.

    “INI MENUNJUKKAN JOKOWI TUTUP MATA KETIKA MEMILIH KAPOLRI. INI KITA NILAI SEBAGAI SUATU SKANDAL POLITIK YANG DILAKUKAN JOKOWI,” UJAR KOORDINATOR DIVISI HUKUM ICW EMERSON YUNTHO SAAT JUMPA PERS DI WARUNG DAUN, CIKINI, JAKARTA PUSAT, MINGGU (11/1).

    DALAM JUMPA PERS INI, ICW MELAKUKAN AKSI DENGAN MENUTUP MATA MENGGUNAKAN KAIN WARNA HITAM BERTULISKAN ‘KAPOLRI’.

    EMERSON MENGATAKAN, JOKOWI JUGA MELANGGAR PROGRAM ‘NAWACITA’ (SEMBILAN CITA-CITA) YANG DIUSUNG DARI MASA AWAL KAMPANYE.

    DI MANA DI SALAH SATU POIN DISEBUTKAN BAHWA JOKOWI-JK AKAN MEMILIH JAKSA AGUNG DAN KAPOLRI YANG PROFESIONAL, BERINTEGRITAS DAN BERSIH.

    “JOKOWI JUGA MELANGGAR PROGRAM NAWACITA YANG SUDAH DIUSUL JOKOWI.

    FAKTANYA, JOKOWI TIDAK MENJALANI PROSES PENJARINGAN ITU MELALUI KPK DAN PPATK,” KATA EMERSON.

    ICW JUGA MENYERUKAN KEPADA MASYARAKAT UNTUK MELAKUKAN PENOLAKAN TERHADAP PILIHAN JOKOWI INI.

    MEREKA JUGA AKAN MEMBUAT PETISI PENOLAKAN.

    “KAMI MENDORONG DAN MENYERUKAN KEPADA SELURUH WARGA INDONESIA UNTUK MENOLAK LANGKAH JOKOWI YANG TERBURU-BURU MENGIRIMKAN NAMA CALON KAPOLRI KE DPR.

    PETISI SUDAH KITA BUAT,” KATANYA.

    EMERSON YUNTHO MENEGASKAN, JOKOWI SEHARUSNYA MENGGANDENG KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DAN PUSAT PELAPORAN ANALISIS DAN TRANSAKSI KEUANGAN (PPATK) DALAM PENUNJUKAN CALON KAPOLRI.

    PASALNYA, JOKOWI KETIKA PEMILIHAN CALON MENTERI JUGA MELIBATKAN KPK DAN PPATK UNTUK MENELUSURI REKAM JEJAKNYA.

    “JOKOWI HARUS KONSISTEN. DALAM PEMILIHAN CALON MENTERI MELIBATKAN KPK DAN PPATK. (DALAM PEMILIHAN) JAKSA AGUNG DAN KAPOLRI TIDAK. JANGAN-JANGAN JOKOWI TAHU KALAU LEWAT KPK DAN PPATK BISA DAPAT STABILO MERAH,” TEGAS EMERSON.

    TERPISAH, WAKIL KETUA KPK BAMBANG WIDJOJANTO MENYATAKAN, KPK HINGGA SAAT INI TIDAK DIMINTAI BANTUAN UNTUK MENELUSURI CALON KAPOLRI.

    PADAHAL, UJAR BAMBANG, KPK SIAP MELAKUKAN PENELUSURAN APABILA DIMINTA OLEH JOKOWI.

    “KPK AKAN MELAKUKAN YANG TERBAIK BILA DILIBATKAN ATAU DIMINTAI PENDAPATNYA ATAS SOAL YANG DIMAKSUD,” UCAP BAMBANG.

    BAMBANG MENAMBAHKAN, LANGKAH JOKOWI BERBEDA DENGAN ERA SUSILO BAMBANG YUDHOYONO SEBAGAI PRESIDEN.

    PADA SAAT SBY MENJABAT, KPK MELAKUKAN UJI SAHIH LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA (LHKPN) TERHADAP PARA CALON KAPOLRI. “HASILNYA DISERAHKAN LANGSUNG PADA PRESIDEN SEBAGAI BAHAN UNTUK PRESIDEN MENENTUKAN CALONNNYA,” UJAR BAMBANG.

    ADMIN

    radarpekalonganonline.com/58673/jokowi-dianggap-langgar-nawacita/

  4. taUbat said

    JOKOWI TAK WAJIB LIBATKAN KPK-PPATK PILIH CALON KAPOLRI

    SELASA, 13 JANUARI 2015 − 10:22 WIB

    JAKARTA – PEMILIHAN KOMJEN POL BUDI GUNAWAN SEBAGAI CALON TUNGGAL KAPOLRI OLEH PRESIDEN JOKOWI TANPA MELIBATKAN PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN (PPATK) DAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK), DINILAI HAL YANG WAJAR.

    “MENURUT SAYA, UNTUK CALON KAPOLRI MEMANG WAJAR BILA PRESIDEN TAK LIBATKAN KPK-PPATK SEPERTI UNTUK MENTERI KABINETNYA,” UJAR PAKAR INTELIJEN DAN KEAMANAN, SUSANINGTYAS NEFO HANDAYANI KERTOPATI KEPADA SINDONEWS, SELASA (13/1/2015).

    KARENA, MENURUT WANITA YANG AKRAB DISAPA NUNING INI, JIKA MENTERI BANYAK DARI RAKYAT INDONESIA YANG KREDIBEL DAN PANTAS MENJADI MENTERI.

    SEHINGGA, LANJUT DIA, UNSUR KPK DAN PPATK MEMANG HARUS DILIBATKAN DALAM MEMILIH MENTERI, UNTUK MENGETAHUI REKAM JEJAKNYA TERKAIT KORUPSI.

    “TAPI UNTUK KAPOLRI KAN SECARA INTERNAL JUGA SUDAH ADA DEWAN JABATAN DAN KEPANGKATAN TINGGI (WANJAKTI) POLRI DAN SEMUA DILAKSANAKAN DENGAN MEKANISME BAKU YANG SUDAH MENJADI STANDAR POLRI,” TUTUR MANTAN ANGGOTA KOMISI I DPR RI INI.

    LAGIPULA, UJAR DIA, UNSUR SIPIL ATAU ANGGOTA MASYARAKAT TERDAPAT DI DALAM KOMISI KEPOLISIAN NASIONAL (KOMPOLNAS). SEHINGGA, SAMBUNG DIA, USULAN KOMPOLNAS PUN PATUT DAN PANTAS MENJADI ACUAN.

    “MELIBATKAN KPK DALAM PENUNJUKKAN KAPOLRI BUKAN KEWAJIBAN PRESIDEN, KARENA HAL ITU TAK DIATUR UNDANG-UNDANG. KITA SEMUA SEHARUSNYA WANTI-WANTI SAJA KAPOLRI BARU KERJA BENAR, CERDAS, BERSIH DAN PROFESIONAL,” UNGKAPNYA.

    BAMBANG GUNAWAN, KATA DIA, HARUS MENJADI KAPOLRI YANG CERDAS DAN KOMPREHENSIF DALAM MENYIKAPI UNSUR UTAMA GANGGUAN KEAMANAN MASYARAKAT, TERMASUK TERORISME.

    “TERORISME SEBAIKNYA LEBIH KUATKAN PENCEGAHAN DAN DERADIKALISASI DARIPADA REPRESIF PENANGGULANGAN. PENGUATAN INTELKAM DAN BINMAS MENJADI KENISCAYAAN,” UCAP DIA.

    SELAIN ITU, MENURUT DIA, PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) POLRI SERTA DIKLAT JUGA HARUS MENJADI PERHATIAN NANTINYA JIKA BUDI GUNAWAN MENJABAT KAPOLRI.

    “SISTEM DAN MEKANISME PENERIMAAN SISWA SESPIM ATAU SESPIMTI MUNGKIN HARUS DIUBAH, SEHINGGA SEMUA PERWIRA BISA MENAMBAH ILMU SAMA RATA,” KATANYA.

    HAL DEMIKIAN, LANJUT DIA, MENJADI KELUHAN BANYAK PERWIRA YANG SULIT SEKOLAH, KARENA PEMBATASAN SISWA YANG UKURANNYA JUGA KURANG TRANSPARAN DAN OBYEKTIF.

    “SELAMA INI PERAN DEPUTY SDM BESAR SEKALI TENTUKAN SEORANG POLISI BISA SEKOLAH ATAU TIDAK, SEHINGGA LEMDIKPOL SIFATNYA SEBAGAI PENERIMA SAJA,” PUNGKASNYA.

    SEKADAR DIKETAHUI, PRESIDEN JOKOWI TELAH MENUNJUK KEPALA LEMBAGA PENDIDIKAN KEPOLISIAN (KALEMDIKPOL) KOMISARIS JENDERAL POLISI BUDI GUNAWAN SEBAGAI CALON TUNGGAL KAPOLRI.

    NAMA MANTAN AJUDAN PRESIDEN MEGAWATI SOEKARNOPUTRI ITU TELAH DISERAHKAN PRESIDEN JOKOWI KE DPR PADA JUMAT 9 JANUARI 2015 SORE, SETELAH MENERIMA SEJUMLAH NAMA CALON KAPOLRI DARI KOMPOLNAS. SELANJUTNYA, BUDI GUNAWAN AKAN MENJALANI PROSES UJI KELAYAKAN DAN KEPATUTAN DI DPR.

    RICO AFRIDO SIMANJUNTAK | MAF

    nasional.sindonews.com/read/949744/14/jokowi-tak-wajib-libatkan-kpk-ppatk-pilih-calon-kapolri-1421119343

  5. taUbat said

    SOAL CALON KAPOLRI, PRESIDEN TIDAK LANGGAR ATURAN

    13 JANUARI 2015 5:34 WIB

    JAKARTA, SUARAMERDEKA.COM – TUBAGUS HASANUDDIN WAKIL KETUA KOMISI I DPR RI DARI FRAKSI PDI PERJUANGAN, MENYATAKAN BAHWA PEMILIHAN KOMJEN POL BUDI GUNAWAN SEBAGAI CALON KEPALA POLRI SUDAH SESUAI PROSEDUR YANG BERLAKU.

    MENURUTNYA, ADA BEBERAPA ALASAN PENUNJUKAN BUDI GUNAWAN SEBAGAI CALON KAPOLRI, TIDAK ADA YANG PERLU DIPERMASALAHKAN LAGI.

    PERTAMA, BUDI GUNAWAN ADALAH SALAH SATU DARI LIMA CALON YANG DIAJUKAN OLEH KOMPOLNAS.

    “KOMPOLNAS PASTI TIDAK ASAL-ASALAN MENGAJUKANNYA, KARENA TELAH MELALUI TAHAP SELEKSI YANG KETAT,” UJAR HASANUDDIN DALAM KETERANGAN TERTULIS, SENIN 12 JANUARI 2015.

    KEDUA, DARI LIMA ORANG CALON TERSEBUT, JOKO WIDODO MEMILIH SALAH SATU DARINYA SESUAI DENGAN HAK PREROGATIF YANG DIMILIKINYA SEBAGAI PRESIDEN.

    PROSES SELANJUTNYA PRESIDEN MENGAJUKANNYA KE DPR UNTUK MENDAPATKAN PERSETUJUAN SESUAI DENGAN PASAL 11 AYAT (1) UU NOMOR 2/2002 TENTANG KEPOLISIAN.

    “SEKALI LAGI, TIDAK ADA ATURAN YANG DILANGGAR OLEH PRESIDEN. SEBUAH KESALAHAN BESAR, BILA KEMUDIAN PRESIDEN JOKOWI MENGAJUKAN CALON KAPOLRI DI LUAR YANG DIUSULKAN OLEH KOMPOLNAS,” KATA HASANUDDIN.

    IA MELANJUTKAN, APABILA KEMUDIAN ADA SEBAGIAN MASYARAKAT YANG MENGKRITISINYA, TERUTAMA MENYANGKUT REKENING GENDUT, ITU SUATU YANG BERSIFAT SUBJEKTIF.

    “ISU SOAL REKENING GENDUT ITU SESUNGGUHNYA SUDAH SEJAK LAMA TELAH DIKLARIFIKASI OLEH KAPOLRI CQ KABARESKRIM POLRI DAN INSPEKTORAT PENGAWASAN POLRI, TERMASUK OLEH KOMPOLNAS SAAT SELEKSI TERSEBUT.

    JADI DIANGGAP SUDAH SELESAI MASALAHNYA,” KATA HASANUDDIN.

    VIVANEWS | CN40 | SM NETWORK

    berita.suaramerdeka.com/soal-calon-kapolri-presiden-tidak-langgar-aturan/

  6. jual bahan baku herbal

    Pendukung Jokowi: Kenapa Presiden Plongak Plongok? « KabarNet.in

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: