KabarNet

Aktual Tajam

4 Cerita Mengerikan dari Abraham Samad

Posted by KabarNet pada 24/10/2014

Jakarta – KabarNet: Pidato-pidato Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menghentak. Dia selalu menekankan betapa korupsi sudah sangat mengerikan.

Abraham mengutuk para pejabat yang korupsi. Tega mengisap kekayaan negara sementara rakyat hidup menderita. “Potensi sumber daya begitu besar tapi kenyataannya kekayaan ini hanya dinikmati oleh segelintir orang, segelintir orang itu adalah para penguasa dan para pengusaha hitam yang rela melihat rakyat menderita di negeri ini,” kata pria asal Sulawesi Selatan ini.

Abraham juga tak lelah mengajak semua orang untuk bangkit melawan korupsi. Menolak gratifikasi dan uang haram. “Oleh karena itu saya mengajak kepada semua untuk bersama-sama dengan KPK memerangi penyakit yang dinamai korupsi,” katanya.

Tidak setidak-tidaknya pada korupsi. Bukan katakan tidak pada(hal) korupsi seperti pelesetan iklan Partai Demokrat. Berikut pidato-pidato Abraham Samad soal korupsi di Indonesia.

1. NEGARA KAYA MASIH BERDERAI KEMISKINAN
Ketua KPK Abraham Samad berorasi dalam dialog Kebangsaan serikat buruh di Istora Senayan Jakarta 21 November 2014. Abraham Samad bercerita bahwa Indonesia kaya sumber daya alam dari Sabang sampai Merauke.

Di Papua ada tambang emas. Di Sumatra di Aceh ada minyak dan gas begitu pula di Jawa. Masuk lagi lebih dalam di Kalimantan di sana ada batu bara, Sulawesi ada mineral, nikel bahan gas dan sebagainya. “Tapi fakta menunjukkan pada saat ini kemiskinan terus melanda di Tanah Air kita,” ujar Abraham Samad.

Abraham menambahkan, kemiskinan terus bertambah dari tahun ke tahun begitu pula pengangguran terus bertambah dari tahun ke tahun. “Kalau kita lihat fakta di Indonesia kita juga prihatin Republik Indonesia negara kaya raya masih berderai kemiskinan begitu besar. Bayangkan!” papar Abraham.

2. BUPATI KAYA, PUSKESMAS TAK LAYAK
Abraham Samad menceritakan pengamatannya soal penguasa yang korupsi. Hal itu disampaikan pada dialog kebangsaan di Istora Senayan, Jakarta (21/10). Menurut Abraham, KPK berkewajiban menjaga Indonesia dari perampokan dan kehancuran sumber daya alam.

Lalu juga perlunya pengawasan intensif terhadap sektor sumber daya alam, sektor ketahanan energi yaitu nikel, bahan-bahan besi dan yang terakhir sumber pendapatan Negara. “Saya pernah melihat di pelosok Kalimantan dan di sana sangat memprihatinkan puskesmas yang tak layak untuk dipakai sangat ironis dan juga saya melihat bahwa bupati di Kalimantan memiliki harta berlimpah dan mobilnya bagus-bagus,” kata Abraham.

3. POLISI HARUS SETOR ATASAN
Dalam acara peluncuran buku ‘Hoegeng Polisi dan Menteri Teladan’, Ketua KPK? Abraham Samad blak-blakan menyindir institusi Polri sebagai lembaga yang banyak korupsi.

Bukti banyaknya tindak korupsi tersebut dia beberkan di depan Kapolri, Jenderal Sutarman. “Saya tanya pada Mayor dan Kolonel polisi. Apa yang terlontar, ‘Abraham kami mau berubah kami mau jadi polisi yang baik tapi gimana kita bisa baik, kalau terus kita ditarget sama atasan,” kata Abraham di Gramedia Pondok Indah.

Sindiran Abraham tak sampai di situ, Abraham juga protes dengan kebijakan Polri dalam menempatkan anggotanya yang jujur. “Polisi yang baik selalu ditempatkan di diklat yang tidak punya fungsi melakukan tindakan. Mumpung ada Pak Tarman tolong polisi muda dan baik bisa diberikan tempat jangan di diklat sangat mubazir. Mereka bisa berguna untuk? bangsa dan negara,” kata dia berpesan pada Kapolri.

Samad berharap kebijakan yang diambil sutarman ke depannya bisa membuat polisi lebih jujur seperti Hoegeng. “Saya mencoba lihat Sutarman berkaca-kaca saya yakin itu keluar dari hati nurani di bawah Sutarman kita tidak ingin mendengar cerita Kapolres yang harus ditarget. Dengan tangan besinya Sutarman besinya akan menghasilkan sesuatu yang baik,” tutup Samad.

4. ANAK MUDA MULAI KORUPSI
Abraham Samad berpidato dalam Rapimnas V Partai Golkar. Abraham menyatakan, korupsi di Indonesia sudah sangat mengerikan. Ketika bicara korupsi di Indonesia beda dengan korupsi di negara lain, karena korupsi di Indonesia sifatnya sangat masif. Saat ini tidak ada lagi tempat yang tidak dijangkiti korupsi. Kementerian paling suci, Kementerian Agama juga dijangkiti korupsi.

Menurut Abraham, korupsi di Indonesia mengalami evolusi. Jika sebelumnya dilakukan secara sederhana kini makin canggih menjadi white collar crime (kejahatan kerah putih).

Abraham menjelaskan, kejahatan korupsi dilakukan orang-orang yang punya pengaruh besar, orang-orang yang cerdas. Korupsi mengalami evolusi dan menjadi kejahatan yang canggih, dilakukan oleh kaum intelektual. Bahkan pelaku korupsi juga mengalami metamorfosis Sebelumnya pelaku tindak pidana korupsi rata-rata berumur 45 tahun ke atas. Tapi anak-anak muda sekarang sudah korupsi seperti M. Nazaruddin dan Angelina Sondakh. [KbrNet/TwetNews]

HAM Radio Bekas

14 Tanggapan to “4 Cerita Mengerikan dari Abraham Samad”

  1. Anonim said

    Adili Megawati kasus BLBI janji KPK segera panggil Megawati mana janji mu Abraham samad……..

  2. Anonim said

    Rini Soemarmo terlibat BLBI dan sdh dikasih tanda merah sama KPK .

  3. Pernyataan Abraham Samad ini sangat mengagetkan kita tetapi lebih mengagetkan lagi bila badan Antirasywah yg ia pimpinan ini sangat lamban dn terkesan tebang pilih dalam melaksanakan tugasnya ,sebagai contoh saya blm pernah dengar KPK memproses kasus korupsi yg dilakukan oleh oknum pejabat TNI. dn jangan banyak berdalih bahwa tdk sedikit pula oknum pejabat TNI yg kekayaannya di luar kewajaran yg perlu diklarifikasi dn banyak contoh-contoh lainnya di instansi-instansi lain. Dalam pemberantasan korupsi harusnya hukum tdk pandang bulu dlm penerapannya bahkan Presiden sekalipun seharusnya bisa diproses hukum seperti jatuhnya Presiden Richard Nixon dlm kasus ” watergate “. Saya masih ingat ucapan anda pada saat dulu seleksi pimpinan KPK di DPR RI bahwa anda mengatakan ” lebih baik mati pulang nama ke Makasar drpd gagal memproses koruptor ” kira-kira inti pernyataan anda seperti itu. Saat ini anda ditantang oleh pernyataan anda sendiri jangan hanya menujukan keprihatinan saja, kekuasaan dn kewenangan pembrantasan korupsi ada di tangan anda tunjukanlah dlm aksi dgn menghilangkan kesan ” lamban dn tebang pilih “.

  4. Sungguh MIRIS mendengarkannya, tapi rakyat ingin tindakan yg nyata tanpa pandang bulu !!!

  5. Paulus Nabi Palsu said

    Memberantas korupsi bukan cuman dgn slogan2x muluk dan janji2x gombal disaat mencalonkan diri unt jd pimpinan KPK yg tujuanya pencitraan unt mendapat simpati rakyat padahal tujuan sebenarnya menipu rakyat makanya ketika sdh terpilih, setelah tau situasi kondisi dan toleransi di lembaga KPK berubah jd MELEMPEM, penuh dgn KOMPROMI setiap mengambil keputusan dgn alasan bukti belum cukup.

    Terus terang, gue jauh lebih suka dgn gaya kepemimpinan Pak Antasari ketika memimpin KPK disebabkan beliau memiliki satu kelebihan yg gk dimiliki sm ketua2x KPK lainya yaitu NYALI GEDE makanya semua koruptor ditebasnya tanpa pandang bulu gk peduli apa itu besan presiden, pejabat tinggi, petinggi TNI/Polri, pengusaha sampe2x dibuat konspirasi unt mengkriminalisasi antasari ke penjara.

    Makanya kalo mau milih ketua KPK harus ada tes UJI NYALI biar gk CEMEN kayak ketua2x KPK sekarang, digertak sekali sm dibully sm koruptor udh gemeter dengkulnya sementara saat kampanye ketika mencalonkan diri mulutnya bekoar2x kayak jualan obat di pasar.

    Kalo mau jd ketua KPK harus siap nyawa jd taruhanya karena jabatan itu kursi panas, itu jabatan cari musuh makanya Nyali musti gede plus INTEGRITAS tinggi, si somad ini masalahnya nyalinya ciut makanya kasus korupsi semuanya mangkrak di kpk.

    Gitu aza kok repot

  6. Anonim said

    Kembalikan semua fungsi penegakkan hukum kepada semua lembaga Yudikatif jangan makan gaji buta saja oy Polisi, Jaksa dan Hakim….

  7. Anonim said

    Abraham samad mana janjimu…….

  8. Anonim said

    Sudah lah Abraham, mendingan lho pulang kampung ke Makassar sono….

  9. Heibaat ceritanya, sungguh2 itu…???

  10. Anonim said

    Kayaknya kalau mau dibuka semuanay uang hasil korupsi negeri ini bisa melunasi seluruh hutang pajak negeri ini dari jaman Sukarno sampai sekarang.

  11. Anonim said

    Eh slah, maksudnya hutang luar negeri.

  12. Anonim said

    Badut badut jaman sekarang, di atas mimbar, di depan kamera dan mikrofon jos gandos….., prakteknya preeeeeeet………..kayak kentut.

  13. Dhenra lousiana said

    Dari dl hgga skrg pemerintah nyamen, tdk usah mengatakan brantas korupsi, cukup bwt uu utk para koruptor dg korupsi minim 1milyar hukuman mati ..Nah secara otomatis negera kita tdk ada koruptor..Klopun ada berarti dia bosan hidup..

  14. taUbat said

    SEBELUM SAMAD TERSANGKA, PULUHAN POLWAN BAGIKAN BUNGA

    SELASA, 17 FEBRUARI 2015 | 13:52 WIB

    TEMPO.CO, MAKASSAR – SEBELUM KEPOLISIAN DAERAH SULAWESI SELATAN DAN BARAT MENGUMUMKAN STATUS TERSANGKA KETUA KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI ABRAHAM SAMAD, PULUHAN POLISI WANITA KEPOLISIAN RESOR KOTA BESAR MAKASSAR MEMBAGI-BAGIKAN BUNGA DI MAKASSAR.

    POLWAN TERSEBUT MEMBERIKAN BUNGA KEPADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DAN MOBIL YANG MELINTAS DI JALAN JENDERAL AHMAD YANI.

    ANGGOTA POLRESTABES MAKASSAR JUGA MEMBENTANGKAN BEBERAPA SPANDUK.

    BEBERAPA SPANDUK ITU BERTULISKAN: “POLRI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN MASYARAKAT MAKASSAR DENGAN DIMENANGKANNYA GUGATAN PRAPERADILAN”.

    SEBELUM MEMBAGI-BAGIKAN BUNGA, POLISI JUGA MENGGELAR DOA BERSAMA DI HALAMAN MARKAS POLRESTABES MAKASSAR.

    KEPALA POLRESTABES MAKASSAR KOMISARIS BESAR FERY ABRAHAM MENGATAKAN SERANGKAIAN KEGIATAN ITU DILAKSANAKAN SEBAGAI UNGKAPAN SYUKUR DAN TERIMA KASIH KEPADA MASYARAKAT SETELAH BUDI GUNAWAN MEMENANGI SIDANG GUGATAN PRAPERADILAN.

    “SIAPA PUN KAPOLRI, KAMI SIAP MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PELAYAN, PENGAYOM, DAN PELINDUNG MASYARAKAT,” UJAR FERY.

    SENIN, 16 FEBRUARI 2015, PENGADILAN NEGERI JAKARTA SELATAN MENGABULKAN GUGATAN PRAPERADILAN KOMISARIS JENDERAL BUDI GUNAWAN ATAS PENETAPAN STATUS TERSANGKA TERHADAPNYA OLEH KPK.

    BUDI DIDUGA TERLIBAT TINDAK PIDANA KORUPSI ATAS KEPEMILIKAN REKENING GENDUT.

    PENETAPAN STATUS TERSANGKA INI DILAKUKAN MENJELANG PELANTIKANNYA SEBAGAI KAPOLRI OLEH PRESIDEN JOKO WIDODO.

    SEDANGKAN PAGI INI, 17 FEBRUARI 2015, POLDA SULAWESI SELATAN DAN BARAT MENGUMUMKAN PENETAPAN TERSANGKA TERHADAP KETUA KPK ABRAHAM SAMAD.

    MENURUT KEPALA BIDANG HUMAS POLDA SULAWESI SELATAN DAN BARAT KOMISARIS BESAR ENDI SUTENDI, SAMAD SUDAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA SEJAK 9 FEBRUARI 2015.

    PENETAPAN TERSANGKA INI DIDASARI HASIL GELAR PERKARA POLDA SULAWESI SELATAN DAN BARAT, YANG MENINDAKLANJUTI GELAR PERKARA DI MARKAS BESAR POLRI PADA 5 FEBRUARI 2015.

    ENDI MENERANGKAN, TERSANGKA UTAMA KASUS YANG MEMBELIT SAMAD ADALAH FERIYANI LIM.

    PEREMPUAN ASAL PONTIANAK ITU DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA PADA 2 FEBRUARI 2015.

    FERIYANI LIM DILAPORKAN OLEH KETUA LEMBAGA PEDULI KPK DAN POLRI CHAIRIL CHAIDAR SAID KE BARESKRIM MABES POLRI. PER 29 JANUARI 2015, PERKARA INI DILIMPAHKAN KE DIREKTORAT RESKRIM UMUM POLDA SULAWESI SELATAN DAN BARAT.

    TRI YARI KURNIAWAN

    tempo.co/read/news/2015/02/17/058643193/Sebelum-Samad-Tersangka-Puluhan-Polwan-Bagikan-Bunga

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: