KabarNet

Aktual Tajam

Surat Terbuka Prabowo Paska Pertemuan dengan Jokowi

Posted by KabarNet pada 17/10/2014

Jakarta – KabarNet: Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Terpilih, Joko Widodo hari ini, Jumat 17 Oktober 2014. Pertemuan itu digelar di kediaman mendiang ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Usai pertemuan hangat tersebut, Prabowo Subianto menuliskan surat terbuka untuk sahabat-sahabatnya dan seluruh rakyat Indonesia melalui akun Facebooknya. Berikut surat terbuka Prabowo Subianto:

Sahabatku sekalian,

Saya tahu banyak diantara kalian yang merasa masih tidak menerima, masih terluka, karena kita telah dikhianati oleh sistem yang tidak baik. Tetapi hal ini tidak berarti bahwa kita harus menimbulkan perpecahan di bangsa kita.

Seperti sahabat ketahui, dalam berpolitik saya selalu mengutamakan keutuhan bangsa dan kejayaan Republik Indonesia. Saya paham bahwa ada negara-negara tertentu yang selalu ingin Indonesia pecah. Ada yang ingin rakyat Indonesia tetap tergantung sama mereka. Karena itulah saya ingin menjaga persatuan nasional.

Setelah saya renungkan mendalam, saya melihat di pihak PDIP dan koalisi mereka masih banyak patriot-patriot, anak-anak Indonesia yang juga cinta bangsa dan negara dan rakyat. Karena itulah saya memilih untuk terus berjuang untuk nilai-nilai yang kita pegang teguh yaitu Pancasila, UUD 1945 yang utuh dan asli, NKRI dari Sabang sampai Merauke yang kuat, yang adil, yang sejahtera, yang berdiri di atas kaki kita sendiri dan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Saya akan terus perjuangkan nilai-nilai itu, tetapi dalam kerangka senantiasa menjaga jangan sampai terjadi perpecahan di antara sesama bangsa Indonesia. Kita harus ingat bahwa pihak yang berseberangan dengan kita dalam sebuah pertarungan politik tidak serta merta dan tidak otomatis harus menjadi musuh kita.

Dari sejak awal saya katakan bahwa pesaing kita adalah saudara kita juga. Memang ada pihak-pihak yang penuh kebencian, prasangka buruk, keserakahan, kedengkian dan jiwa yang curang. Tapi ingat dari awal saya menganjurkan kepada lingkungan saya, pendukung saya, sahabat-sahabat saya, apa yang saya tuntut dari diri saya sendiri yaitu berjiwalah sebagai seorang kesatria, sebagai seorang pendekar. Kalau ada pihak yang menebarkan kebencian, fitnah, kepada kita bukan berarti kita harus balas dengan sikap yang sama. Janganlah fitnah kita balas fitnah, janganlah kebencian kita balas kebencian. Janganlah kita bertindak sebagai individu yang berjiwa Kurawa.

Itulah sikap saya, dan karena itulah saya memilih jalan yang saya tempuh sekarang. Bukan berarti kita merendahkan nilai-nilai kita atau perjuangan kita. Semakin kita merasa benar, semakin pula kita harus rela menghormati orang lain, pihak lain. Kalau orang lain
menghormati kita, kita menghormati orang tersebut. Bahkan kalaupun mereka tidak hormat pada kita, tidak ada salahnya kita menghormati terus.

Saya mohon semua pendukung-pendukung saya untuk memahami hal ini. Saya mengerti sebagian dari saudara-saudara belum bisa menerima sikap saya. Tetapi percayalah, seorang pendekar, seorang kesatria harus tegar, harus selalu memilih jalan yang baik, jalan yang benar. Menghindari kekerasan sedapat mungkin. Menjauhi permusuhan dan kebencian.

Sahabat, kita bukan pihak penakut. Sejak dari masa muda, saya pernah hidup sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia. Berkali-kali saya terlibat dalam operasi-operasi militer, dalam kontak-kontak tembak dengan musuh negara. Saya paham apa artinya kekerasan. Karena itulah saya sadar bahwa seorang pemimpin sejati, pemimpin yang bertanggung jawab selalu harus memilih jalan yang sejuk. Apalagi kalau ini adalah untuk menjaga kepentingan, keutuhan bangsa yang kita cintai.

Sahabat, kita harus tetap militan, kita harus tetap patriotik. Kita harus menyiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan. Kalau kita hormat bukan berarti kita menyerah. Kalau kita sopan bukan berarti kita meninggalkan perjuangan kita. Tapi kita harus selalu berusaha mencari jalan yang damai, jalan yang baik. Kita harus selalu mengutamakan persaudaraan dan persahabatan.

Kalau semua usaha kita, pada saatnya nanti tetap tidak membuahkan sebuah hasil yang sesuai dengan kepercayaan dan cita-cita kita, dan keyakinan kita akan kepentingan bangsa dan rakyat, kalau bangsa Indonesia terancam, kalau kekayaan bangsa terus dirampok oleh bangsa lain, kalau kita sudah sekuat tenaga menciptakan kesadaran nasional, sebagai patriot dan pendekar bangsa kita harus tidak ragu-ragu mengambil tindakan yang dituntut oleh keadaan.

Saya sekali lagi menganjurkan kepada sahabat saya dan pendukung saya, marilah kita terus tegar. Marilah kita memperkuat diri, marilah kita menambah barisan kita. Yakinkan lingkungan kita semuanya, bangkitkan kesadaran nasional kita. Dulu saat Bung Karno bersama para pendiri bangsa memperjuangkan kemerdekaan, mereka pun berpuluh tahun harus membangun kesadaran nasional. Sekarang pun kita harus membangun kesadaran nasional, bahwa kita saat ini sedang diancam oleh bangsa-bangsa asing yang selalu ingin Indonesia pecah, Indonesia lemah dan selalu tergantung.

Dalam pertemuan saya dengan saudara Joko Widodo tadi saya sampaikan, bahwa saya merasakan di dalam hati sanubari Joko Widodo yang paling dalam beliau adalah seorang patriot. Beliau ingin yang terbaik untuk Indonesia. Oleh karena itu saya memilih untuk membangun silaturahmi dengan beliau, sesuai dengan ajaran-ajaran budaya nenek moyang kita.

Apalagi agama Islam yang saya anut, mengajarkan saya bahwa menjalin dan memelihara silaturahmi, persahabatan dan persaudaraan jauh lebih mulia dan bermanfaat daripada meneruskan prasangka buruk, rasa curiga, apalagi terjerat dalam kebencian dan permusuhan. Ibarat api tidak bisa dipadamkan dengan api, maka kebencian dan fitnah mari kita balas dengan berbudi luhur, berjiwa kesatria. Semakin difitnah, semakin difitnah, semakin dihina, kita akan semakin tegar.

Saya minta sahabat sekalian janganlah ragu kepada pilihan-pilihan saya. Janganlah mendorong saya untuk mengambil sikap yang tidak sesuai dengan jiwa saya sebagai ksatria. Janganlah mengira saya akan surut dalam perjuangan saya.

Saya juga telah sampaikan kepada saudara Joko Widodo bahwa perjuangan saya adalah membela UUD 1945 yang lahir 18 Agustus 1945, membela keutuhan NKRI, membangun suatu bangsa ber-Bhinneka Tunggal Ika yang aman, damai, kuat, adil, makmur dan sejahtera. Beliaupun menyatakan bahwa itu juga pegangan beliau. Saya juga katakan, kalau nanti dalam perjalanan Pemerintahan beliau ada kebijakan-kebijakan yang kurang menguntungkan rakyat, apalagi melanggar Pancasila dan UUD 1945 maka kami tidak akan ragu-ragu menyampaikan kritik kepada Pemerintah. Beliau menyambut ini dengan baik, dan beliau juga menyampaikan sewaktu-waktu akan mengundang saya untuk meminta pendapat dan masukan dari saya.

Terima kasih, saudara-saudara. Sahabatku dimanapun berada.

Wassalamualaikum.

Salam Indonesia Raya,

Prabowo Subianto, 17-10-2014

————————————————

Perabowo saat Menyambut Kedatangan Jokowi, Jum’at 17 Oktober 2014.

Apa yang ada di kepala anda melihat foto ini? Bagaimana Probowo bisa hormat pada orang yang telah mengkhianatinya….Bagaimana dia bisa berlari dari halaman rumahnya dan menjemput Jokowi saat turun dari mobil dan memeluknya….Bagaimana dia bisa mengantar sang Presiden hingga sampai mobilnya…Lihatlah garia tulus di wajahnya… INILAH dalam sejarah bangsa, NEGARAWAN sejati dalam sejarah Indonesia Merdeka. [Nanik Sudaryati]

[KbrNet/Intrik]

8 Tanggapan to “Surat Terbuka Prabowo Paska Pertemuan dengan Jokowi”

  1. Anonim said

    subhanallah,.. bangga dengan Bpk Prabowo…

  2. Anonim said

    Semoga Pak Prabowo di beri kesehatan dan dipanjang umur nya sama ALLAH .. Bisa memimpin NKRI…dan memakmurkan pribumi Indonesia …

  3. adem said

    Subbahanallah sy bangga punya pemimpin seperti bapak prabowo, semoga bapak bisa memimpin NKRI

  4. Anonim said

    MOHON PAK PRABOWO !!! TU CINA YG NGEMPLANG BLBI KAN USAHA NYA MASIH BYK. DI INDONESIA MOHON KMP BIKIN UU PENYITAAN ASET DAN PABRIKNYA ..CT kan cuma boneka Salim grup …

  5. Tdk ada kata-kata lain selain kata Salut dn hormat yg dpt disampaikan kepada Pak Prabowo atas sikap beliau dlm menyambut pertemuannya dgn Pak Joko Widodo sebagai pesaingnya dlm Pilpres yg lalu. Ini adalah contoh yg ditunjukan Pak Prabowo sebagai seorang Negarawan yg berjiwa Patriot sejati yg berjuang utk kepentingan Negara dn Bangsa dgn lebih mengutamakan Persatuan dn Kesatuan Bangsa diatas segala-segalanya dlm mencapai pembangunan Negara yg kita cintai ini. Kami Salut dn Hormat Jendral, Mari kita lanjutkan perjuangan utk membangun dalam mencapai kemakmuran dn kesejahteraan Bangsa dn Negara ini. ” The old soldiers never die but he only move to another place to proceed his struggle for the Nation “, saaluut….Jendral…. ,!!

  6. Black7 said

    Emang dia gak pantas buat jd presiden,di ring 1 nya bnyak penghianat jk ia ri1 gak dapat apa2. Dia gak sense thdp perkmbngan politik d 100 harinya. Benar kata TM. God bye mister..

  7. Anonim said

    kl udah kalah ya legowo ajaaaaaa

  8. taUbat said

    INI ISI LENGKAP PERTEMUAN JOKOWI-PRABOWO DI ISTANA BOGOR

    JANUARY 29TH, 2015, | 12:01 PM

    ISLAMTOLERAN.COM- PRESIDEN JOKO WIDODO MENGGELAR PERTEMUAN DENGAN KETUA UMUM PARTAI GERINDRA PRABOWO SUBIANTO DI ISTANA BOGOR.

    BANYAK HAL PENTING DIBAHAS DALAM PERTEMUAN TERSEBUT.

    DALAM PERTEMUAN TERSEBUT PRABOWO MENYAMPAIKAN DUKUNGAN PENUH KEPADA PEMERINTAH.

    PRABOWO DAN JOKOWI JUGA AKAN BERTEMU LAGI PADA BULAN FEBRUARI MENDATANG.

    BERIKUT ISI PERTEMUAN YANG DIGELAR DI ISTANA BOGOR, KAMIS (29/1/2015), SESUAI KONFERENSI PERS JOKOWI DAN PRABOWO USAI PERTEMUAN:

    PRABOWO SUBIANTO

    ASSALAMUALAIKUM…

    SAUDARA SEKALIAN DARI MEDIA, BARU SAJA SAYA DITERIMA BAPAK PRESIDEN, DAN PERTEMUAN SINGKAT, INTINYA ADALAH SAYA INGIN MEMBALAS KUNJUNGAN BELIAU KE SAYA, WAKTU BELIAU MAU DILANTIK BELIAU BERKUNJUNG KE RUMAH SAYA DI KEBAYORAN.

    DAN SEBAGAI ORANG TIMUR KITA HARUS MEMBERI TATA KRAMA, SAYA MOHON UNTUK DITERIMA BELIAU, DI KEDIAMAN RESMI BELIAU SEBAGAI PRESIDEN.

    SAYA MENYAMPAIKAN KOMITMEN SAYA UNTUK MENDUKUNG USAHA BERSAMA KITA SEBAGAI EKSEKUTIF, KAMI DI LUAR EKSEKUTIF SAMA UNTUK MEMBANGUN BANGSA MENJAGA KEUTUHAN BANGSA DAN MEMERANGI KEMISKINAN.

    SAYA MELAPORKAN BARU SAJA DIPILIH KEMBALI SEBAGAI PRESIDEN FEDERASI PENCAK SILAT DUNIA DAN INDONESIA KEMBALI MENJADI JUARA UMUM DAN SAYA MOHON AGAR BELAU MENERIMA FEDERASI PENCAK SILAT, DAN IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA.

    BELIAU BERKENAN UNTUK MEMBERI WAKTU

    DAN TRADISI KITA SETIAP PRESIDEN ADALAH PENDEKARNYA PENCAK SILAT INDONESIA DAN BELIAU AKAN MENERIMA SEBAGAI PENDEKAR UTAMA PENCAK SILAT DAN BERKENAN MEMAKAI PAKAIAN PENCAK SILAT.

    PRESIDEN JOKO WIDODO

    TADI SUDAH DISAMPAIKAN SEMUA OLEH PAK PRABOWO.

    SAYA KIRA PERTAMA TADI BELIAU MENYAMPAIKAN MEMBERIKAN DUKUNGAN PENUH KEPADA PEMERINTAHAN YANG SEKARANG. KEDUA, JUGA MENYAMPAIKAN MENGENAI PENCAK SILAT SELURUH INDONESIA YANG BULAN FEBRUARI NANTI AKAN BERTEMU DENGAN SAYA DI ISTANA NEGARA.

    PERTEMUAN ITU JUGA MEMBAHAS SEPUTAR PENCALONAN KOMJEN BUDI GUNAWAN JADI KAPOLRI.

    PRABOWO DALAM POSISI MENGHORMATI APA PUN KEPUTUSAN JOKOWI UNTUK MENYELAMATKAN KPK DAN POLRI.

    islamtoleran.com/ini-isi-lengkap-pertemuan-jokowi-prabowo-di-istana-bogor/

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: