KabarNet

Aktual Tajam

Jemaat Gereja Anarkis, Polisi Dilempari Batu & Besi

Posted by KabarNet pada 15/10/2014

Batam – KabarNet: Gereja Kristen Kudus Indonesia (GKKI) yang berada di Perumahan Rosadale Blok E No82-83 kembali dieksekusi. Kali ini eksekusi yang dilakukan petugas kepolisian berlangsung ricuh.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu 15 Oktober 2014, sebelum eksekusi Wakil Panitera Pengadilan Negeri Batam Ibnu Fauzi membacakan surat putusan eksekusi di hadapan petugas dan jemaat GKKI. Selanjutnya, petugas kepolisian berusaha mendobrak barisan jemaat, namun mereka membalas dengan cara anarkis melempari polisi dengan batu dan besi serta disiram air.

Puluhan jemaat berusaha menghalangi petugas yang hendak mendobrak pagar seng setinggi dua meter tersebut. Tidak terima dengan aksi petugas, jemaat GKKI langsung mendorong petugas. “Ini rumah Tuhan. Kami tidak pernah berbuat maksiat di rumah ini,” teriak salah seorang jemaat.

Atas peristiwa ini, polisi meringkus 18 jemaat Gereja Kristen Kudus Indonesia (GKKI) yang anarkis dan terlibat bentrok dengan polisi saat proses eksekusi gereja di Perumahan Rosadale Blok E Nomor 82-83, Batam.

Sebanyak 18 jemaat GKKI itu diringkus karena diduga sebagai provokator dan pemicu terjadinya kerusuhan dengan melempari polisi menggunakan besi dan batu. Selanjutnya, polisi membawa para jemaat itu ke Mapolresta Barelang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Eksekusi terhadap rumah yang terletak di Perumahan Rosadale Blok Blok E No 82-83 kali ini merupakan yang ketiga kalinya setelah dua kali eksekusi beberapa waktu lalu gagal dilakukan. Pasalnya, jemaat GKKI menolak eksekusi tersebut karena mereka mengaku memiliki ketetapan hukum yang sah atas rumah tersebut.

“Kami mempunyai ketetapan hukum yang sah. Kami berdiri atas nama Ong (Ong Yiow Hwee) dan Yap (Yap Kwee Teng), pemilik rumah ini. Rumah ini sudah diberikan kepada kami sejak tahun 2012. Sedangkan Rudi membeli rumah ini tahun 2013,” kata salah seorang jemaat GKKI. [KbrNet/ Berita & Foto: OkeZone]

16 Tanggapan to “Jemaat Gereja Anarkis, Polisi Dilempari Batu & Besi”

  1. Anonim said

    Syariat Islam harus ditegakan di Indonesia

  2. Kontra Sekte Sesat said

    Bubarkan Gereja Kristen Kudus Indonesia (GKKI), Klo FPI hrs di “bubarkan” krn di anggap anarkis, shrsnya GKKI jg di BUBARKAN!

  3. Kasihan sekali ya umat Kristen di indonesia. Beribadat pun tidak boleh. Ketika mempertahankan hak2nya malah dituduh anarkis.

  4. jantra said

    @ade…mohon maaf,jangan komentar sembarangan…siapa bilang orang kristen tdk boleh beribadat di Indonesia?buktinya ratio gereja di Indonesia lebih banyak dibanding masjid…tp harusnya taatilah hukum klo membangun t4 ibadah,spt kasus di jogja…ternyata pihak gereja yg menyabotase lahan publik.

  5. Anonim said

    Heran giliran kejadian ini beritaya ga sehebat demo fpi yg rsuh…di dprd jkrt sungguh aneh

  6. Anonim said

    @mas Jantra : mohon maaf kalau memang anarkis harus dprose dan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Tp kalau soal datanya mas, jangan dulu pake acara bukti, karena datanya gak valid menurut saya. masih banyak masjid yang belum terdaftar kok, bisa jd yg dlunya Mushola di bidang pemerintahan sekarang sudah mesjid, kan sudah ada sholat Jumatnya, itu belum diitung, lain lg yg dkampung kampung sana. Mushola juga harusnya patut diperhitungan.

    Harusnya memang IMB gereja harus ditaati, tetapi jangan juga dipersulit. dan Ketika sudah diakui Negara, Masyarakat sekitar juga harus mengakui.

    terima kasih

  7. Gilig Guru said

    Menuduh data nggak valid tapi identitasnya sendiri tidak jelas, tidak dapat dipertanggungjawabkan.

  8. gading menara said

    Kenapa yaaa kalau ormas islam yang bentrok sama polisi langsung heboh beritanya tapi kalau non islam yang onar dan bentrok sepi berita. Ada apakah ini dengan yang punya warta berita,?…

  9. fachmi said

    Bubarkan GKKI krn anarkis dan brutal

  10. Paulus Nabi Palsu said

    Khan udh ada peraturan sk 3 mentri yg telah disepakati dan disetujui oleh semua dewan agama di indonesia jd kenape kok pade masih ribut sih?

    Yg anarkis gk mematuhi peraturan ditangkap saja dan dihukum sesuai sanksi yg berlaku.

    Gitu aza kok repot.

  11. Media Bungkam sibuk dengan Pencitraan d Monas Kita lihat Tindakan Polisi???????

  12. adhie said

    Mungkin sebaiknya sebelum berkomentar, dipahami dulu apa yg terjadi… Dan semestinya media yg baik adalah media yg bijak, yg bisa mendidik bangsanya.. (Sebelum di ekspos, pasti sudah tau bakal seperti apa tanggapan masyarakat yg membacanya–> tidak akan memecah belah bangsanya).
    Memang tindakan anarkis tidak dibenarkan, Semoga jemaat GKKI menyadari perbuatannya..

  13. Ane pinter said

    halah…sumber beritanya berat sebelah. Bodoh aja. Paling2 ada yg menghasut

  14. Bubarkan aja yang anarkis

  15. evelyn said

    lah itu khan kasusnya perdata…rebutan lahan/rumah… kok pada komentar ijin…

  16. Anonim said

    umat tuhan yang saling sinis….wakakaka cinta kasih…islam kristen sama aja…

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: