KabarNet

Aktual Tajam

Prabowo: KMP Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa

Posted by KabarNet pada 11/10/2014

Jakarta – KabarNet: Prabowo Subianto, menyatakan Koalisi Merah Putih (KMP) kini menjadi benteng terakhir menjaga kedaulatan bangsa dan negara. Mantan Pangkostrad ini menegaskan tidak gentar dengan tudingan miring yang dilontarkan setiap hari kepada Koalisi Merah Putih.

“KMP sudah menjelma menjadi benteng terakhir kedaulatan bangsa dan negara,” tandas Prabowo di Jakarta, Jumat 10 Oktober 2014.

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku setiap hari selalu ada upaya menyudutkan KMP dengan melontarkan berbagai tudingan. Misalnya tidak demokratis, anti asing, dan semacamnya. “Kita sekarang menjadi pembela ideologi negara. Biar mereka bicara apa, kita tetap di jalan lurus. Jalan yang diridhoi Allah SWT,” tegas Prabowo.

Dia menuding seteru mereka mengagungkan budaya bohong, beli suara, sogok-menyogok, intimidasi, dan angkuh. Prabowo juga menyatakan saat ini hanya uang yang diagungkan. “Budaya sekarang adalah mengagungkan uang. Negara kita ingin dibeli. Itu masalahnya. Saya bangga Koalisi Merah Putih bertahan,” tandas Prabowo.

Senada dengan Prabowo, bukti kekompakan Koalisi Merah Putih juga dinyatakan oleh Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay. Ia mengatakan terpilihnya Zulkifli Hasan sebagai Ketua MPR menjadi bukti militansi dan soliditas Koalisi Merah Putih sekaligus menjawab perkiraan dan analisis yang selama ini berkembang.

“Perkiraan dan analisis yang berkembang sangat beragam. Banyak yang meragukan. Namun, KMP menjawab keraguan itu dengan kerja keras dan cerdas. Alhamdulillah berhasil,” kata Saleh Daulay di Jakarta, Rabu (8/10/2014).

Kemenangan beruntun Koalisi Merah Putih (KMP) atas Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pendukung Joko Widodo (Jokowi) di parlemen terus berlanjut. Dengan kemenangan di pemilihan pimpinan MPR, berarti KMP sudah menang lima kali berturut-turut.

Rentetan kemenangan KMP di parlemen dimulai sejak pengesahan Undang-undang MD3, pengesahan tata tertib DPR, pengesahan Undang-undang Pemilihan kepala Daerah (Pilkada), pemilihan pimpinan DPR. Kemenangan di pemilihan pimpinan MPR akhirnya melengkapi jumlah kemenangan menjadi lima.

Semua kemenangan Koalisi Merah Putih tersebut di atas menjadi fakta dan bukti nyata bahwa partai-partai dan mayoritas pejuang politik yang tergabung dalam KMP tetap kompak dan solid. Bahkan tidak goyah dengan rayuan serta iming-iming berbagai macam posisi dalam pemerintahan yang terus-menerus dihembuskan kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pendukung Jokowi.

Kalau kita mengikuti sejumlah informasi intelijen sejak awal 2014, kita bisa melihat dengan jelas adanya konspirasi untuk “menjual” dan “menghancurkan” negara ini oleh Asing dan Aseng, hingga kecurangan pemilu pun terjadi, pencalonan dan perebutan kursi Presiden Indonesia secara curang, yaitu terpilihnya presiden proxy sebagai mediator dalam memuluskan rencana Asing dan Aseng.

Alhamdulillah, dengan Koalisi Merah Putih yang berkomitmen untuk menjaga NKRI, menduduki kursi pimpinan di DPR dan MPR, setidaknya kebijakan pemerintah bisa dikontrol DPR, dan segala ketentuan / undang-undang, bahkan jalannya pemerintahan yang merugikan atau membahayakan negara, bisa dicegah atau dibubarkan oleh DPR/MPR.

Pemerintahan Jokowi yang diusung partai banteng dengan niat busuknya bersama Asing dan Aseng akan ditarik congornya oleh MPR/DPR kalau melenceng dengan kehendak rakyat, juga akan ditarik masuk kandang, dikebiri atau disembelih jika berani berbuat macam-macam atau membahayakan NKRI.

Sekarang, setidaknya rakyat bisa merasa lega, tidak percaya lagi dengan yang diucapkan Jusuf Kalla (sebelum menderita penyakit pikun) ketika ia mengatakan: “Negara ini bisa hancur kalau presidennya Jokowi”. Kini rakyat bisa menyangkal: “Tidak mungkin Pak, kan ada KMP di DPR/MPR”.

Selamat bekerja KMP, semoga niat baik Anda semua di MPR/DPR dalam memperjuangkan aspirasi rakyat mendapat bimbingan Allah SWT, juga tetap istiqomah, teguh membela kepentingan rakyat Indonesia. Amiin. [KbrNet/suaramerdeka/ Antara/ Liputan6/ pkspiyungan/ berbagai sumber/adl]

8 Tanggapan to “Prabowo: KMP Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa”

  1. Paulus Nabi Palsu said

    Ya kesimpulanya kalo si banteng hitam mata merah congor putih gk bs diatur dijadikan hewan kurban aza, khan lumayan rakyat senang dapet daging gratis hehehe….

  2. Anonim said

    Kawal kasus hukum Jokowi korupsi APBD SOLO , BIS TRANSJAKARTA , …

  3. Alhamdulillah ada KMP, tapi apa kontribusi SBY yang selalu abu abu dan gak pernah jreng Pancasilais-nya ?

  4. Selamat kpd KMP yg telah menguasai pimpinan MPR dn DPR. Dalam kondisi seperti ini Rakyat sangat berharap adanya keseimbangan pelaksanaan tugas pemerintah dn legislatif sehingga akan terwujud ” check and balances ” dlm penyelenggaraan kenegaraan yg pada akhirnya terwujud pula kemajuan Pembangunan negara. Apa lagi akhir-akhir ini berkembang issu bahwa Pemerintahan yg akan datang akan melaksanakan referendum di tanah Papua ini sangat berbahaya krn bisa terjadinya disintegrasi Bangsa seperti pengalaman lepasnya Timor-Timur dr NKRI. Mungkin kedepan KMP dpt merevisi dn atau membuat undang-undang pertanggung jawaban Presiden yg dlm salah satu pasalnya mengatur hukuman yg sangat berat bagi seorang Presiden yg karena kebijakannya berakibat terjadinya disintegrasi Bangsa, jadi tdk hanya sekedar ditolak laporan pertanggung jawabannya dlm sidang DPR/MPR !!!

  5. Anonim said

    para koruptor lagi pada unjuk gigi

  6. Black7 said

    Maju terus pantang mundurr

  7. Anonim said

    5-0
    menang dsuara penguasa..
    suara rakyat tetep menang jokowi..:-D

  8. kini bangsa indonesia punya DPR tandingan DPR pertanda buruk parlemen

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: