KabarNet

Aktual Tajam

‘PKI Wajah Baru’ Kini Masuk ke Politik, Buruh dan BUMN

Posted by KabarNet pada 07/10/2014

Surabaya – KabarNet: Kader-kader Partai Komunis Indonesia (PKI) kini telah bangkit. Mereka bergerak dengan cara yang berbeda dibandingkan tahun 1965. Kader PKI saat ini berjuang melalui jalur politik. Demikian diungkapkan Ketua Centre For Indonesian Communities Studies (CICS) Surabaya, Arukat Djaswadi.

“PKI kini menggunakan jalur politik dengan berupaya menghapus semua peraturan undang-undang yang membatasi ruang dan gerak mereka di Indonesia” kata Arukat Djaswadi dalam orasinya pada Tabligh Akbar dalam rangka penolakan partai komunisme di depan Gedung Grahadi Surabaya, 1 Oktober 2014 lalu.

Menurutnya, salah satu contohnya adalah keberhasilan mencabut UU No.12 Tahun 2003 tentang Pemilu pasal 60G melalui Judicial Review (JR) yang diajukan kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Sejak itu mereka berhasil masuk termasuk Rika Ciptaningrum, penulis buku “Aku Bangga menjadi Anak PKI”.

“Itu buktinya PKI belum mati. Maka bangsa ini perlu waspada terhadap munculnya PKI dengan wajah baru,” imbuhnya.

Diantara bukti kebangkitan PKI, menurut Arukat, adalah munculnya sejumlah organisasi yang terindikasi memiliki kaitan dengan PKI. Misalnya Pakorba (Paguyuban Korban Orde Baru), LPKP 65 (Lembaga Penelitian Korban Peristiwa Tahun 1965), LPRKROB (Lembaga Perjuangan Rehabilitasi Korban Rezim Orde Baru). Menurutnya, nama-nama ini sengaja dibuat untuk mengelabui masyarakat Indonesia. Mereka berupaya menipu masyarakat bahwa PKI menjadi korban dan umat Islam yang melakukan pembantaian.

Pada kesempatan berbeda, Peneliti Komunisme Alfian Tanjung menegaskan bahwa kader-kader PKI sudah menyusup ke kelompok-kelompok buruh, mahasiswa dan menduduki jabatan resmi di BUMN.

“Jadi orang-orang PKI yang mengikrarkan diri menjadi kader muda PKI memang sudah menjadi pejabat dan menduduki jabatan resmi,” kata Alfian Tanjung, seperti dikutip Hidayatullah.com, Senin 6 Oktober 2014.

Alfian menilai, pergerakan PKI ini merupakan langkah cantik. Mereka kini memiliki uang, mendapatkan perlindungan dari aparat keamanan, mempunyai kepercayaan diri, bahkan bisa membayar media. Di sisi lain, belum ada kesadaran massif dari umat Islam bahwa pergerakan ini merupakan bahaya.

“Sampai saat ini masih banyak yang menganggap remeh pergerakan kebangkitan PKI di Indonesia bakhan tidak percaya jika PKI bangkit,” tegas dosen UHAMKA tersebut. [KbrNet/Hidayatullah.com/beritapopuler.com/adl]

6 Tanggapan to “‘PKI Wajah Baru’ Kini Masuk ke Politik, Buruh dan BUMN”

  1. inilah demokrasi
    semua orang sama dan sederajat
    mau beriman, kafir, murtad, munafiq, bajingan, penyembah berhala, tukang mabuk, komunis, liberalis, ateis dll

    dlm demokrasi
    orang kafir bisa menjadi pemimpin dan bisa memegang jabatan penting bahkan untuk urusan umat ISLAM sekalipun

    dlm demokrasi
    kebenaran bukan diukur berdasarkan ketetapan ALLAH SWT (AL-QUR’AN dan Sunnah Rasul), tapi berdasarkan suara terbanyak

    demokrasi
    adalah produk budaya karangan manusia penyembah berhala yunani kuno
    ratusan tahun sebelum masehi
    kalo dihitung dr sekarang, udah ribuan tahun yg lalu

    _______

    ya ALLAH SWT
    lindungilah aku dr fitnah demokrasi yg terkutuk

  2. Anonim said

    PKI masuk lewat partai partai yg dukung CINA….

  3. Anonim said

    Dulu waktu sebelum 1965, umat Islam sedikit dan terbelakang, sekarang jumlahnya sudah 200 juta dan pinter-pinter. Jadi bedalah …… .

  4. Black7 said

    Ya itulah DEMOKRASI LIBERAL SEKULER. Mana yg di banggakan? Hey Csis jg sama dg Pki! Dia tahu jg teman PKI. Bukankah CSIS ANTEK RRC? Jgn heran mrk jg tahu!

  5. Anonim said

    jika NKRI banyak PKI.sulit untuk menjadi negara kesatuan.

  6. Paulus Nabi Palsu said

    Makanya PKI itu disebut bahaya laten seperti parasit yg sumber makananya tanpa disadari dr induk semangnya.

    Cuman yg bikin gue heran, dah tau parasit tp kok mau ditumpangi.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: