KabarNet

Aktual Tajam

Gara-gara Jilbab, Siswa SD Jayapura Disingkirkan

Posted by KabarNet pada 02/10/2014

Jayapura – KabarNet: Sepucuk surat yang dibawa Fadila Widy Afini Lokahita hari ini ke rumahnya bagaikan petir yang menyambar bocah 10 tahun tersebut beserta keluarganya. Isi surat itu menyatakan, siswa kelas V di SD Negeri Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua tersebut dikeluarkan dari sekolah karena menggunakan jilbab. Surat tersebut ditanda-tangani oleh kepala sekolah bernomor 421.2/105/2014 tertanggal 30 September 2014.

Orangtua Fadila, Iwan Suryawan mengatakan, hari ini anaknya resmi dikeluarkan pihak sekolah. Dalam surat itu disebutkan, alasan sekolah mengeluarkannya karena jilbab Fadila dianggap mencoreng kebersamaan berpakaian sekolah.

“Kami pernah diberikan surat teguran pertama oleh pihak sekolah, tentang larangan penggunaan jilbab oleh Fadila dan kami pun pernah dipanggil oleh pihak sekolah tentang larangan penggunaan jilbab di sekolah tersebut,” kata Iwan di Jayapura, Papua, Rabu 1 Oktober 2014. “Saat pemanggilan pertama itu, pihak sekolah meminta agar memindahkan anak kami jika ingin menggunakan jilbab,” imbuh dia.

Iwan menuturkan, dirinya pernah meminta aturan tertulis tentang pelarangan penggunaan jilbab di sekolah itu. Namun pihak sekolah menyebutkan, lanjut dia, SD Negeri Entrop adalah sekolah otonomi, sehingga aturan-aturan khusus dibuat sendiri oleh pihak sekolah. “Memang ada beberapa siswa yang juga ditegur oleh pihak sekolah lantaran menggunakan jilbab. Tapi anak-anak lain langsung melepas jilbabnya dan hanya Fadila yang tetap menggunakan jilbab itu sampai sekarang,” tutur Iwan pilu. [KbrNet/Liputan6]

12 Tanggapan to “Gara-gara Jilbab, Siswa SD Jayapura Disingkirkan”

  1. Paulus Nabi Palsu said

    Ini baru MURNI kasus SARA.

  2. memet said

    muslim ditindas dan nggak ada yg mempersoalkan…….kalau mereka terlindas krn ulahnya sendiri…….maka telunjuknya akan kemana mana…dasar kufar, jahiliyah yg jiwanya kotor.

  3. yogieza said

    hayo mana pegiat HAM?
    hayo mana yg namanya toleransi?

  4. Anonim said

    Mana media karna media punya Cina… Cuma tvone dan antv yg punya muslim..

  5. MATA ELANG said

    Siapa yang lebih in toleran I S L A M,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,atau kristen,,,,,,,,,,,????

  6. Begitulah bila Pancasila sebagai dasar berpikir bangsa Indonesia pelan-pelan tapi pasti makna dan semangatnya ditinggalkan oleh para pemimpinnya termasuk Pak SBY, apalagi oleh si owi, bisa makin runyam hingga masalah jilbab pun bisa jadi masalah. Gobloknya sudah sampai kaki, gedibal.

  7. Keblinger said

    Kalo kebijakan sekolah YANG SOK OTONOM itu mengeluarkan murid karena BERJILBAB, maka tanyakan pada sekolah itu, bagamana jika disekolah lainnya mengeluarkan kebijakan sebaliknya, yakni MENGELUARKAN MURIDNYA YANG TIDAK BERJILBAB dari sekolah ?

    Apa kira-kira jawabnya yah ?

  8. Keblinger said

    Terserahkah ? Benar-benar udah pada pinter keblinger jaman sekarang ini. Keliatannya udah waktunya dibalik, yakni sekolah diajarin sama murid-murid. Pertanda kiamat !

  9. Siti Anisah said

    Pakaian tdk menyelamatkan. Ajari anak utk taat beribadah dan taat aturan. Itu jauh lbh penting. Kualitas iman seseorang terlihat dr perilaku dan tutur katanya.. Sama spt org kenal pohon dari buahnya.

  10. Paulus Nabi Palsu said

    @Siti Anisah

    Lo kate : Pakaian tdk menyelamatkan. Ajari anak utk taat beribadah dan taat aturan. Itu jauh lbh penting. Kualitas iman seseorang terlihat dr perilaku dan tutur katanya.. Sama spt org kenal pohon dari buahnya.

    –> hehehe… Elo sebenarnya muslim beneran ato muslim gadungan ye hehehe… Dari nama lo aza udh mencurigakan yaitu siti anisah, yg betul seharusnya siti annisa hehehe..

    Tetapi yg lebih mencurigakan adalah komen lo yg mengandung penyesatan opini orang muslim yaitu bahwasanya pakaian tdk menyelamatkan yg berarti seolah2x seorang wanita yg menutup auratnya tdk lebih mulia dan sama saja dgn wanita yg mempertontonkan auratnya bukan?

    Tersirat dr komen lo tsb bahwasanya keselamatan HANYA diperoleh dgn mempercayai Tuhan itu adalah Yesus yg mati ditiang jemuran unt menebus dosa seluruh manusia yg telah berdosa disebabkan nabi adam as dan hawa nenek moyang manusia telah berdosa karena telah memakan buah khuldi di sorga sehingga semua keturunanya juga harus menanggung dosa warisan, begitu bukan? Hehehe…

    Cak kau tanya dulu sm wanita muslim yg memakai jilbab, opo alasan pake jilbab? Opo iseng aza ato unt gaya2x gitu? Dalam ajaran islam, wanita yg sdh akil baligh diWAJIBkan menutup aurat alias memakai hijab, jika tdk BERDOSA dan hal ini adalah bagian HAM seorang menjalankan agamanya. Jd kaum muslimah memakai hijab bukan karena islam berasal dr Arab yg beriklim panas, gurun dan tandus sehingga memakai jilbab unt melindungi dari sengatan matahari melainkan unt menutup AURAT dimana saja berada. Bahkan didalam Al Kitab sendiri kaum perempuan nasrani sama2x diwajibkan menutup aurat alias berhijab sama seperti Bunda Maria ( Mariam – islam) selalu memakai hijab, lalu yg sgt mengherankan mengapa wanita kristen suka mengumbar aurat bahkan ketika beribadah di gereja pakaian mereka sgt seksi2x sekali bikin “adik pandeto” terbangun dr tidurnya hehehe….

    Kesimpulanya, jd keselamatan yg bgm yg lo maksud jika seorang wanita tdk menutup aurat hukumnya berdosa?

    Di Al Kitab disebut dari buahnya dapat kamu melihat, pohon yg baik akan berbuah yg baik sebaliknya pohon yg buruk akan menghasilkan yg buruk.

    Kutipan ayat bibel yg kau kutip itu maksudnya ajaran agama yg baik akan menjadikan pemeluknya org shaleh dan beriman sebaliknya ajaran agama yg sesat akan menjadikan pemeluknya sesat dan menyesatkan sama kayak doktrin dan dogma dlm ajaran kau itu yg meyakini keselamatan hanya diperoleh dari menerima yesus sbg juru selamat padahal yesus sendiri menyembah Bapa Allah yang esa di sorga, dan ajaran yg mulia ini telah diselewengkan oleh Paulus Sang Nabi Palsu unt menghasilkan buah yg buruk dgn menTuhankan yesus.

    Jadi sdh kebukti elo itu sebetulnya muslimah gadungan yg menafsirkan ajaran islam seenak udel lo aza.

    Gitu aza kok repot

  11. LOGIKA said

    Oh gitu ya Non ……..

    Kalo non seorang muslimah, pasti bisa dan pernah baca Al-Quran ya kan ….. termasuk kalimatullah berikut ini :

    يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ ِلأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ

    Yang artinya :
    Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, ANAK-ANAK PEREMPUANMU, dan istri-istri orang Mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. (QS al-Ahzab [33]: 59).

    dan berikut ini :

    وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

    Yang artinya :
    Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya; janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak padanya. WAJIB ATAS MEREKA MENUTUPKAN KAIN KERUDUNG KE DADANYA. (QS an-Nur [24]: 31).

    Nah, gimana ….. masih cukupkah kalimat : “Ajari anak utk taat beribadah dan taat aturan. Itu jauh lbh penting. Kualitas iman seseorang terlihat dr perilaku dan tutur katanya……”

    Masihkah bisa dipertahankan ASAL TAAT BERIBADAH DAN TAAT ATURAN (walau cara berpakaiannya asal-asalan) tetap bisa dikatakan JAUH LEBIH BERKUALITAS ?

    Lebih berkualitas bagaimana KALAU KETENTUAN WAJIB BERJILBAB DARI TUHANNYA tidak dilaksanakan ?

    HUKUM WAJIB BERJILBAB BAGI KAUM MUSLIMAH YA TETAP WAJIB BERJILBAB ATAU BERKERUDUNG tanpa bisa ditawar-tawar lagi seenaknya sendiri, karena alasan ini, itu, asal tutur kata nya baiklah, asal ibadahnya rajinlah jadi boleh copot jilbab, itu namanya BIKIN ATURAN SENDIRI. Kecuali siap menerima sanksi berat berikut ini :

    Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasul menangis.

    Beliau menjawab,

    “Pada malam aku diisra’kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.”

    Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.

    “Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

    “Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

    “Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.

    “Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.

    “Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,” kata Nabi s.a.w.

    Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?

    Rasulullah S.A.W menjawab,

    “Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.

    *Perempuan yang digantung susunya adalah isteri yang ‘mengotori’ tempat tidurnya.*Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.*Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.*Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.*Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa solat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.*Perempuan yang kepalanya seperti **** dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta.*Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami.

    KESIMPULANNYA
    Disampaing berbiadah, bererilaku dan bertutur kata baik, menutup aurat denga BERJILBAB ATAU BERKERUDUNG BAGI WANITA MUSLIMAH ADALAH WAJIB DILAKSANAKAN HUKUMNYA.
    Dan yang tidak akalh pentingnya adalah BERHATI-HATILAH DALAM BERTUTUR KATA, karena semua perkataan dicatat oleh pengawal pribadi manusia, yakni MALAIKAT MUNKAR DAN NANKIR untuk dipertanggungjawabkan kelak di akherat.

  12. Anonim said

    haaalaaaa berita begini ga usah dipercaya pasti hoax

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: