KabarNet

Aktual Tajam

TEORI SAPU LIDI

Posted by KabarNet pada 16/09/2014

Wahai Saudaraku…, bersatulah !

Jangan sekali-kali berpecah belah !!

Ingat : Sapu Lidi jika sebatang, maka anak kecil sekali pun dengan mudah bisa mematahkannya. Namun jika Sapu Lidi sudah seikat, maka orang dewasa sebesar dan sekuat apa pun tetap tak akan mampu mematahkannya.

Selain itu, jika Sapu Lidi sebatang, maka tak akan mampu menyingkirkan seonggok sampah, bahkan bukan sampah yang tergusur, justrru Sapu Lidinya yang hancur. Namun jika Sapu Lidi sudah seikat, maka seonggok sampah dengan mudah bisa disingkirkan.

Begitu juga perjuangan : Jika Umat Islam berjuang sendiri-sendiri, maka musuh sekecil dan selemah apa pun bisa dengan mudah mematahkan perjuangan Kaum Muslimin. Namun jika Umat Islam berjuang bersama bersatu padu, maka musuh sebesar dan sekuat apa pun tak akan mudah, bahkan tak akan mampu, untuk mematahkan perjuangan Kaum Muslimin.

Selain itu, jika Umat Islam berjuang sendiri-sendiri, maka tak akan mampu menyingkirkan Sampah Ma’siat di tengah masyarakat, bahkan bisa jadi bukan ma’siatnya yang tergusur, justeru perjuangannya yang bisa hancur. Namun jika Umat Islam berjuang bersama bersatu padu, maka niscaya dengan mudah bisa menyingkirkan Sampah Ma’siat dari tengah masyarakat.

Habib Muhammad Rizieq Syihab
(Imam Besar Front Pembela Islam)

10 Tanggapan to “TEORI SAPU LIDI”

  1. Seharusnya pelajaran BERSATU diajarkan duluan sebelum seorang muslim mengucapkan kalimat Syahadad. Allah saja satu, koq umatnya tidak besatu.

  2. Kita munafik? said

    Teorinya sih bagus. Cuma yg korup kok ada di pengadaan Alquran, di dana haji, penyediaan asrama haji, di Sapi Impor, dll. Karena menangani umat yg banyak, kalo bersatu, bisa banyak juga godaan korupnya

  3. INSAN said

    Betul sekali apa yang Bang Habib katakan !

    Karena yang paling ditakuti oleh kaum Phobia Islam sebetulnya bukanlah minyak bumi milik negara-2 Islam yang berlimpah, bahkan bukan pula jumlah umat Islam yang mencapai lebih dari 2,5 milyar orang di dunia, melainkan BERSATUNYA umat Islam di seluruh dunia untuk mempertahankan akhlak dan keimanan Islam mereka sebagaimana yang dituntun oleh Al-Quran dan hadist nabi yang sohih.

    Apalagi terbukti dengan cukup meyakinkan bahwa SISTEM DEMOKRASI ala barat memiliki banyak kekurangan yang terbilang akut, yakni mudah dimanfaatkannya oleh pihak-2 tertentu yang hanya mementingkan kepentingan pribadi atau golongannya saja (bukan seluruh rakyat) baik dengan SISTEM PERWAKILAN MAUPUN PEMILIHAN LANGSUNG nya. Semuanya bisa digoda dengan uang haram dan janji-2 manis politik.

    Jadi, kembali kepada kita umat Islam, apakah sudah siap kedepannya untuk menyatukan perjuangan dalam mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dalam satu SATU IKATAN SAPU LIDI yang besar dan kuat ?

  4. Nuke said

    Dikatakan bahwa di akhir jaman, umat Islam jumlahnya banyak namun tidak kuat bagaikan buih ombak di lautan yang tercerai-berai oleh batu karang yang tajam di pantai.

    Maknanya apa ?

    Maknanya umat Islam TIDAK AKAN MENJADI BUIH DILAUTAN yang lemah jika BERSATU PADU DALAM SATU IKATAN SAPU LIDI YANG BESAR DAN KUAT.

    Are you ready ?

  5. Jabal said

    Yach di Timur Tengah aja sudah gak bersatu, Ada Syiah, ada sunni, ada wahabi, ada isis, dll. Lah di sini ada Muhamadiyah, ada NU dll. Wong Lebaran dan Mulai Puasa aja bisa beda hehe….

    Trus, partai2 islam ada 8 Partai, kalo mau jadi satu, bisa ndak tuh…

    Ngga usah berteori utk ber satu. Coba aja kerjakan yang baik2, spy orang2 tertarik, lalu menjadi satu.

  6. Atom said

    Gimana mau berbuat baik agar orang tertarik kalau selalu ada gangguan, sementara gangguannya sudah mewabah hingga taraf sistem, sehingga apa yang terjadi ? Yang terjadi adalah terjadinya lingkaran setan yang menguntungkan habitat sistem, sementara sang penggangu menarik keuntungan dari perbuatannya. Jadi memang tak ada solusi lain selain bersatu dalam sapu lidi yang kuat.

  7. Atom said

    Ralat menjadi,
    Gimana mau berbuat baik agar orang tertarik kalau selalu ada gangguan, sementara gangguannya sudah mewabah hingga taraf sistem, sehingga apa yang terjadi ? Yang terjadi adalah terjadinya lingkaran setan yang tidak menguntungkan habitat sistem, sementara sang penggangu menarik keuntungan dari perbuatannya. Jadi memang tak ada solusi lain selain bersatu dalam sapu lidi yang kuat.

  8. Jabal said

    kebaikan akhirnya akan mengalahkan segalanya, termasuk sistem. Sistem adalah buatan manusia, kebaikan adalah buatan Allah. Dimana-mana diakhir cerita, kebaikanlah yang menang. Kebaikan yang tulus…Contoh kongkret, Mother Theresia, semua orang menerima dia, tidak pandang suku, bangsa dan agama.

  9. Paulus Nabi Palsu said

    Woi jabal, selama ini lo tinggal di negeri dongeng ya sampe2x lo mimpi basah kalo seluruh cerita selalu berakhir dgn happy ending hehehe….

    Woi pemimpi kenape gk sekalian aza lo bilang Tuhan Maha Kuasa saking berkuasa Tuhan bisa menjelma jd apa saja termasuk menjadi manusia yg doyan makan minum kawin sm beol

    Aya aya wae pikiran lo

  10. Anonim said

    Jabal said
    17/09/2014 at 11:20

    Yach di Timur Tengah aja sudah gak bersatu, Ada Syiah, ada sunni, ada wahabi, ada isis, dll. Lah di sini ada Muhamadiyah, ada NU dll. Wong Lebaran dan Mulai Puasa aja bisa beda hehe….

    Trus, partai2 islam ada 8 Partai, kalo mau jadi satu, bisa ndak tuh…

    Ngga usah berteori utk ber satu. Coba aja kerjakan yang baik2, spy orang2 tertarik, lalu menjadi satu.

    Jawab :

    Itukan di Timur Tengah, bukan yang lain …. jadi memang sesuai dengan yang sudah skenario akhir jaman. Lo aja yang gak rajin membaca.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: