KabarNet

Aktual Tajam

Theddy Tengko Meninggal di LP Sukamiskin

Posted by KabarNet pada 07/09/2014

Bandung – KabarNet: Bekas Bupati Aru, Theddy Tengko, terpidana korupsi dana APBD Rp42,5 miliar meninggal dunia di penjara Sukamiskin, Kota Bandung, Sabtu 6 September 2014. Thedy diduga tewas akibat sakit jantung yang dideritanya. 

Theddy Tengko yang merupakan narapidana kasus korupsi sebelum meninggal dunia sempat bermain tenis. Dia berpasangan dengan Gayus Tambunan dan melawan pasangan Haposan Hutagalung dan Febri.

Sekitar pukul 17.30 WIB, Theddy terjatuh dan segera dilarikan ke ruang emergency Lapas. Dalam perjalanan ke Rumah Sakit Hermina, Theddy meninggal dunia. “Pak Thedy meninggal beberapa saat setelah main tenis antara lain dengan Haposan Hutagalung, sekitar pukul 17.30 WiB,” ujar Kepala Keamanan Lapas Sukamiskin Bandung, Heru Trisulistiono.

Selama di Sukamiskin, Teddy memang aktif dalam kegiatan olah raga tenis antara lain bersama terpidana korupsi perpajakan Gayus Tambunan dan Haposan Hutagalung. Dia bahkan didapuk menjadi ketua persatuan olah raga tenis di penjara. “Waktu main tenis Pak Teddy bugar seperti biasa. Tapi memang beliau punya riwayat sakit hipertensi. Beliau meninggal di usia 59 tahun,”kata Heru.

Jasad Teddy dipulasara di sebuah kamar khusus di bagian belakang rumah sakit Hermina. Di luar ruangan nampak istri Theddy, Rini tengah menunggu bersama famili. Dari Hermina, jasad Teddy akan dibawa kembali ke Sukamisin untuk disemayamkan di gereja penjara, Gereja Ebenheizer. “Terus akan dibawa keluarga ke Surabaya besok (hari ini),”kata Heru.

Theddy adalah terpidana kasus korupsi anggaran daerah Kepulauan Aru, Maluku sebesar Rp 42,5 miliar dengan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Dia juga diharuskan membayar kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar.

Namun Theddy menolak eksekusi dengan dalih putusan Mahkamah Agung tak mencantumkan perintah penahanan. Jaksa pun menyatakan Theddy sebagai buron. Theddy ditangkap di Jakarta pada 12 Desember tahun lalu.

Namun, saat Theddy hendak dibawa ke penjara di Maluku, tim eksekutor dihadang puluhan pendukung Theddy di Bandara Soekarno-Hatta. Eksekusi pun gagal. Lalu, Theddy pulang ke Aru.

Setelah beberapa kali gagal, tim eksekutor Kejaksaan Agung akhirnya berhasil menangkap Theddy, pada 29 Mei 2013. Sang buronan diseret ke penjara dengan cara dijebak oleh pasukan gabungan jaksa, tentara dan polisi di Bandara Rar Gamar, Dobo, Ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru. [KbrNet/Viva/Tmpo]

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: