KabarNet

Aktual Tajam

Ahok: Seluruh Pejabat DKI Bajingan dan Munafik!

Posted by KabarNet pada 05/09/2014

Jakarta – KabarNet: Tidak ada beda antara perilaku preman dengan perilaku Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Basuki Indra alias Zang Wan Xie alias Ahok.

Berkali-kali Ahok berbicara kasar dan sembarangan bagai preman kawasan Glodok Jakarta yang membuat banyak orang tersinggung dan marah. “Seluruh pejabat DKI bajingan dan munafik !” maki Ahok pada pejabat DKI yang tak lain adalah stafnya sendiri.

Tak heran jika banyak orang yang menjuluki pria cina mantan Bupati Belitung Timur yang dikabarkan pernah jadi tersangka di Polda Babel ini dengan sebutan ‘pejabat telmi’ alias telat mikir, bicara dulu baru dipikir.

Kali ini Basuki atau biasa dipanggil Ahok kembali menebar tuduhan membabi buta kepada seluruh pejabat di Pemprov DKI Jakarta. Seolah bersih tanpa cela, Basuki Indra yang mengganti namanya menjadi Basuki Tjahja Purnama untuk hapus jejak kriminalnya di masa lalu, menyebut bahwa selama hampir dua tahun sebagai Wakil Gubernur, ia banyak menemukan pejabat yang tindakannya tidak sesuai dengan perkataannya.

“Dua tahun di Jakarta ini saya tahu bajingan itu bukan hanya rakyat jelata tapi juga para pejabat. Saya betul-betul muak dengan kemunafikan,” ujar Basuki, saat meninjau Rusun Marunda, Kamis 4 September 2014.

Dan Ahok kembali tidak mempedulikan etika praduga tak bersalah. Ia secara sembarangan menuding seluruh pejabat DKI adalah munafik dan bajingan. “Pejabat-pejabat DKI ini luar biasa santun sekali kalau ngomong sama saya, tetapi ternyata mereka bajingan semua,” kata Ahok mencaci maki semua stafnya sendiri.

Basuki mengatakan bahwa selama ini telah terjadi praktek jual beli Rusun. Meski tanpa bukti akurat namun mantan Staf Khusus Ghbernur Jakarta Sutioyoso ini menuduh praktek jual beli rusun dilakukan oleh banyak pejabat DKI. “Percuma bikin 1.000 rusun kalau orang di lapangan memanfaatkannya untuk disewakan untuk kepentingan sendiri,” tuding Ahok.

Caci maki Ahok terhadap pribumi ini bukan yang pertama, tapi sudah tak terhitung banyaknya. Mulai dari ormas Islam seperti FPI dan Muhammadiyah yang pernah dijulukinya sebagai Munafik, sampai anak sekolah dan pengendara motor yang disuruhnya ditabrak mati saja jika melanggar aturan. Tentu saja caci maki ala Ahok tersebut tidak mencerminkan tata krama bangsa timur.  [KbrNet/Slm]

Source: asatunews.com

25 Tanggapan to “Ahok: Seluruh Pejabat DKI Bajingan dan Munafik!”

  1. Anonim said

    Ekonomi sdh di jajah Cina … Pemerintah an juga mau dijajah Cina …. Cape deh…. Pribumi…..

  2. Richard Kristiadi said

    Lha wong gubernurnya saja seorang penipu, pengkhianat dan serakah, maka pastilah menjadi mudah terjajah, ya gak kagetlah kalau kalau anak buahnya juga bermental setali tiga uang: Tapi beranikah si ahok ngomong keras pada juragannya? Pasti bisa mencret.

  3. Triono Sastro said

    Yang salah juga kita mas, kenapa dia dipilih… calon yang pribumi kan ada. Kalau sudah terjadi gini baru nysel,……..

  4. toto said

    ini cuman informasi yang sifatnya provokatif, yang bajingan yang bikin berita ini!!!!!

  5. titi said

    Ahok: Banyak Pejabat DKI Santun Bicaranya, Ternyata Bajingan!

    KOMPAS: Kamis, 4 September 2014 | 13:45 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menumpahkan kekesalannya kepada para pejabat DKI yang masih belum bisa menyesuaikan ritme kerja pemerintahan Jakarta Baru. Menurut dia, seharusnya, selama dua tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama dirinya, para pejabat ataupun PNS DKI tak lagi berani “bermain” dengan uang rakyat.

    “Saya sudah betul-betul muak dengan kemunafikan. Pejabat-pejabat DKI ini luar biasa santun sekali kalau ngomong sama saya, tetapi ternyata mereka bajingan semua,” kata Basuki kesal, saat menyampaikan sambutannya di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, Kamis (4/9/2014).

    Pria yang akrab disapa Ahok itu mengaku kesal begitu mengetahui masih banyaknya para pejabat DKI yang melakukan praktik jual beli unit rusun. Para pejabat itu, menurut Basuki, memengaruhi para penghuni rusun untuk menolak keberadaan orang kepercayaan Basuki yang telah disebar di beberapa rusun.

    Misalnya, saat di Rusun Muara Baru, staf kepercayaan Basuki mendapat ancaman akan dibakar hidup-hidup. Padahal, staf itu ditugaskan untuk menyelidiki seluruh “permainan” yang ada di rusun.

    “Kalau ada (pejabat) yang mau duel dengan saya, saya ladeni di ruang kerja saya. Kalau enggak suka sama saya, santet saya saja coba, saya enggak peduli. Bapak-Ibu tahu kan siapa calo dan maling di sini? Banyak juga, Bu, pejabat yang cuma diam saja, tetapi terlibat ‘main’,” kata Basuki dengan nada meninggi.

    Mendengar itu, ratusan penghuni rusun bertepuk tangan riuh dan mendukung pernyataan Basuki. “Tahu, Pak. Usir saja, Pak. Pecat pejabatnya. Brengsek semua, Pak,” seru para penghuni.

    Setelah memberikan kartu virtual account Bank DKI kepada sepuluh perwakilan penghuni Rusunawa Bank DKI, Basuki meminta penghuni untuk menaati peraturan yang ada. Apabila hingga tiga bulan, penghuni tidak membayar retribusi, maka mereka akan dikeluarkan. Basuki pun tak segan memidanakan semua oknum yang terlibat jual-beli unit rusun.

    “Saya berharap Bapak-Ibu tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan selama tinggal di Rusun. Maaf kalau saya agak keras, saya ini bukan jagoan. Hanya, sekarang saya lebih rajin latihan otot, biar larinya kencang,” pungkas Ahoh diiringi riuh tepuk tangan.

    http://megapolitan.kompas.com/read/2014/09/04/13452011/Ahok.Banyak.Pejabat.DKI.Santun.Bicaranya.Ternyata.Bajingan

  6. Mari kita coba dan belajar berpikiran jernih, jujur dan adil. Jangan anda hanya melihat siapa yang mengatakan, karena dia orang Cina, tetapi simak apa yang dikatakannya, apakah benar atau hanya fitnah, ternyata apa yang dikatakannya benar, kan. Memang kita harus mengakui bahwa sangat banyak pejabat kita yang memang bermental bajingan, penjilat dan pengkhianat, merekalah sebenrnya memeras dan menjajah kita selama ini, padahal mereka bekerja diupah dari uang keringat rakyat.

  7. Kita munafik? said

    Hidup Ahok…
    Yg buat berita munafik …
    Negara ini gak maju2 karena banyak orang munafiknya.

  8. Jongos, said

    Coba bayangkan presiden yang akan datang bukan dilahirkan dari janin yang curang semata tetapi dilahirkan melalui Pemilu yang amat sangan Brutal, bukan sistemik atau pun terstruktur tetapi Brutal, penyelesaianya tidak cukup dengan rana hukum, Revolusi diatas Revolusi itu jawabanya,

  9. Anonim said

    ini web gendheng kali yaaaa…. semua berita/info dibolak-balik ga karuan!!! kalo yg baca pendidikan msh rendah/bodoh bisa salah ngerti nih, jadi kesimpulannya kabarnet cuma buat lelucon ajaaaaaaaa hahahahaha

  10. Richard Kristiadi said

    Web ini 100 x jauh lebih baik dari web web yang sangat populer yang sudah ada, tapi mereka sangat super MUNAFIK. KABARNET hanya segelintir yang masih tersisa yang 100 persen cinta Indonesia.

  11. Richard Kristiadi said

    Yang ngajari mainkan uang Rakyat Jakarta kan jokowi, menghamburkan uang bermilyar-milyar untuk “blusukan” pencitraan dirinya sendiri demi jadi presiden …. sementara pegawai negerinya “dipletet”, keenaan ahok ongkang-ongkang jadi bos, mesti saja dia rajin. Dasar otak bulus yang seharusnya menyalahkan dirinya sendiri.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menumpahkan kekesalannya kepada para pejabat DKI yang masih belum bisa menyesuaikan ritme kerja pemerintahan Jakarta Baru. Menurut dia, seharusnya, selama dua tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama dirinya, para pejabat ataupun PNS DKI tak lagi berani “bermain” dengan uang rakyat.

    “Saya sudah betul-betul muak dengan kemunafikan. Pejabat-pejabat DKI ini luar biasa santun sekali kalau ngomong sama saya, tetapi ternyata mereka bajingan semua,” kata Basuki kesal, saat menyampaikan sambutannya di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, Kamis (4/9/2014).

  12. Richard Kristiadi said

    KABARNET adalah satu dari sedikit sekali media yang mengabarkan berita apa-adanya, tentunya 100 x lebih baik dari pada media yang selama ini SANGAT POPULER, eh ternyata penuh dengan berita KEMUNAFIKAN, pesanan. Hidup KABARNET !!!!!

  13. Anonim said

    MELAWAN. LUPA . Singapura dulu Melayu di pemerintahan begitu Cina yg pegang Pemerintah an Melayu tidak di kasih ruang. Ingat Indonesia mau diambil Cina pelan2 pribumi waspada… Liat kantor yg milik Cina… Pribumi cuma jadi bemper gaji nya pun di bedakan. Sadar pribumi….

  14. Anonim said

    Media lain pemilik nya Cina . Seperti metrotv surya Paloh cuma boneka Jamis Riyadi pemilik aslinya . Trantv TV 7 detik com Chairul Tanjung cuma boneka Antonio Salim Lim si Liong grup pemilik aslinya. Cuma tvon dan antv viva .co.id punya pribumi Bakri ….. Hidup kabarnet pribumi 10000% …..

  15. Anonim said

    pd goblok hari gini masih bicara sara pantes ga maju-maju

  16. anti neo kolonialisme said

    awas bahaya cinanisasi

    kalo kita liat di jakarta pada event sebesar PRJ(pekan raya jakarta)
    kita gak menemukan lagi budaya betawi, yg ada hanya barongsai dan budaya2 cina lainnya
    budaya betawi hanya sekedar jualan kerak telor, itupun dijual dipinggir2 jalan saja
    event PRJ juga dipegang oleh orang2 cina, seperti siti hartati murdaya poo
    sedangkan orang2 betawi sendiri gak dapet apa2, paling2 cima jadi jukir(juru parkir), itupun parkir liar
    menyedihkan sekali…..
    PRJ bukan lagi pekan raya jakarta
    tapi peran raya cina
    lama kelamaan indonesia bisa seperti singapura

    gimana indonesia mau maju….
    lha wong orang asing yg menguasai indonesia

  17. anti neo kolonialisme said

    mana mungkin Indonesia bisa maju
    soalnya kaum minoritas asing justru berafsu untuk menguasai indonesia
    dan menyingkirkan pihak mayoritas
    ketika dikritik, sbg bentuk dr sikap aware(waspada) akan bahaya NEO-kolonialisme
    justru pihak yg “aware” tsb malah diserang balik dg tuduhan “SARA”

  18. Anonim said

    Intinya kekuasaan pejabat publik di indonesia cuma 5 tahun dan setelah itu kalau gak dipilih lagi maka cuma bisa lengser ke prabon, Jadi siapapun selagi memegeng jabatan publik, jangan lupa dengan istilah gak akan bisa berkuasa selamanya. Gitu aja kok repot mas, mas.

  19. taUbat said

    AHOK TAK SETUJU KEPALA DAERAH DIPILIH DPRD

    SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 13:14 WIB

    JAKARTA- DPR TENGAH MENGGODOK ATURAN PILKADA. RENCANANYA, MEKANISME PEMILIHAN KEPALA DAERAH MELALUI PILKADA LANGSUNG AKAN DIHAPUSKAN.

    WAKIL GUBERNUR DKI JAKARTA BASUKI TJAHAJA PURNAMA (AHOK), TIDAK SETUJU APABILA PEMILIHAN KEPALA DAERAH GUBERNUR, BUPATI DAN WALI KOTA DIPILIH OLEH DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD).

    “KALAU SAYA DIPILIH DPRD, MAKA TIAP HARI CUMA MIKIR BAGAIMANA CARANYA UNTUK BAIK-BAIKIN DPRD, MAIN KE LUAR NEGERI, MAIN GOLF. KALAU PERLU SAYA GAJI TIAP BULAN DPRD. BUKANNYA MEMIKIRKAN RAKYAT JADINYA TAPI MALAH MIKIRIN DPRD SAJA,” KATA BASUKI DI BALAI KOTA, JAKARTA PUSAT, SENIN (8/9/2014).

    PRIA YANG AKRAB DISAPA AHOK INI MENGATAKAN, PIHAK-PIHAK YANG MENYETUJUI KEPALA DAERAH DIPILIH OLEH DPRD ADALAH MEREKA YANG TIDAK BERJIWA RAKYAT DAN DIKHAWATIRKAN AKAN SEMAKIN MEMBUKA CELAH BAGI KEPALA DAERAH UNTUK MELAKUKAN TINDAK PIDANA KORUPSI.

    “BUAT SAYA INI (KEPALA DAERAH DIPILIH DPRD) BUKAN SEBUAH KEMUNDURAN TAPI ORANG YANG MENGUSULKAN ITU ADALAH MEREKA-MEREKA YANG TIDAK BERJIWA RAKYAT,” KATA DIA.

    MENURUT DIA, UNTUK SAAT INI SISTEM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DENGAN CARA DIPILIH LANGSUNG OLEH RAKYAT ADALAH YANG TERBAIK UNTUK MENGHASILKAN SEORANG PEMIMPIN.

    “DI LUAR PLUS DAN MINUSNYA PEMILIHAN KEPALA DAERAH, TETAP YANG TERBAIK MENURUT SAYA IALAH DIPILIH OLEH RAKYAT,” UJARNYA.

    IA MENUTURKAN SISTEM KEPALA DAERAH DIPILIH RAKYAT INI SUDAH TERBUKTI MENGHASILKAN SEJUMLAH PEMIMPIN YANG BAIK SALAH SATUNYA IALAH JOKO WIDODO (JOKOWI).

    “SAYA DAN PAK JOKOWI TIDAK MAIN SOGOK RAKYAT, IKUT PARTAI TIDAK BAYAR TAPI BISA MENANG KOK. MALAH JADI PRESIDEN LAGI SEKARANG (JOKOWI),” KATA AHOK.

    ANT | UGO

    http://news.okezone.com/read/2014/09/08/339/1035775/ahok-tak-setuju-kepala-daerah-dipilih-dprd

  20. akek said

    makan tuh si ahok pilihan kita..

  21. sihar said

    KabarNet.in tidak bisa dipercaya…

  22. Sihir said

    KabarNet.in tidak bisa dipercaya…

    Ahok ga pernah bilang “bajingan2″ segala. Kalo yg ini bisa dipercaya –> http://www.tribunnews.com/metropolitan/2014/09/04/ahok-bajingan-di-jakarta-mulai-dari-rakyat-jelata-hingga-pejabat

  23. Sihir said

    KabarNet.in tidak bisa dipercaya…

    Ahok ga pernah bilang “bajingan2” segala. Kalo yg ini bisa dipercaya –>https://id.berita.yahoo.com/ahok-pejabat-dki-santun-kalau-ngomong-tapi-bajingan-081001470.html

  24. Sihir said

    KabarNet.in tidak bisa dipercaya…

    Ahok ga pernah bilang “bajingan2″ segala. Kalo yg ini bisa dipercaya –> http://www.jpnn.com/read/2013/11/15/201046/Sebut-Pelajar-Calon-Bajingan,-Ahok-Terancam-Disomasi-#

  25. Anonim said

    BAjing, aSU dan KIrek memang jenis binatang

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: