KabarNet

Aktual Tajam

Polri Menolak Diawasi Kompolnas

Posted by KabarNet pada 29/08/2014

PENEGAK HUKUM YANG MELANGGAR HUKUM

Tindakan Kapolri yang menginstruksikan anak buahnya melakukan pemeriksaan terhadap komisioner kompolnas Prof. Adrianus Meliala karena pernyataannya tentang Bareskrim Polri yang dijadikan ATM bagi Jenderal Sutarman sangat jelas sebagai sebuah tindakan inkonstitusional dan melanggar UU.

Tugas fungsi dan kewajiban Kompolnas sesuai UU adalah untuk mengawasi kinerja Kepolisian. Tugas ini dilaksanakan bila menerima laporan atau keluhan masyarakat tentang kinerja atau tindak tanduk anggota kepolisian dalam melaksanakan proses penegakan hukum sebagai bayangkara negara maupun pelindung masyarakat.

Jadi bila Prof Adrianus dalam kapasitas komisioner Kompolnas berani mengeluarkan pernyataan kritik tentang kinerja Polri tentu saja sebagai seorang yang akademisi berdasarkan data dan bukti serta pengaduan masyarakat memang benar adanya.

Tindakan Polri di era reformasi dan demokrasi yang anti kritik dan seolah tidak ingin diawasi pihak lain ini sangat berbahaya Karena kekuasaan yang besar dibiarkan tanpa pengawasan akan cenderung korup. Ini mengingatkan kasus cicak buaya Polri vs KPK sehingga Presiden SBY harus turun tangan mengatasinya.

Disatu sisi, kasus simulator 500 M, Project TNKB 450 M, kasus rekening gendut Jenderal Polri termasuk Sutarman didalamnya, menjadi backing bisnis gelap, backing penyelundupan BBM bersubsidi dilaut lepas dibiarkan tanpa penyelesaian.

Disisi lain tindakan brutal Polri dengan tanpa negosiasi menembak dengan peluru karet dari gedung gedung bertingkat di sekitar Mahkamah Konstitusi pada masa demonstrasi damai saat pembacaan putusan PHPU 21 Agustus yang baru lalu adalah tindakan sewenang wenang dan melanggar HAM, ini harus menjadi catatan Kompolnas untuk Sutarman agar dilaporkan ke Presiden SBY.

Muhamad Adnan
(Sekjend DPP Gerakan Pemuda Nusantara)

3 Tanggapan to “Polri Menolak Diawasi Kompolnas”

  1. Fitri Ang said

    Saya setuju POLRI dalam pengawasan DEPOM,
    Biar cepat Dewasa dari dulu cara berfikirnya masih seperti anak ABG,

  2. Anonim said

    Memang makin hari POLRI tidak dewasa ini di tandai hanya untuk melindungi bisnis dan kecurangan di dalam tubuhnya berlindung di undang2 dan dari dulu tidak repormis makanya sebaiknya kembalikan ke tubuh ABRI lagi biar diawasi oleh panglimanya.rekening gendut ngak pernah mau di buka ,setoran k3 atasan sudah jadi rahasia umum identik dengan jatah preman terminal.

  3. Paulus Nabi Palsu said

    Inilah para gerombolan preman berpangkat yg bermental pengecut cuman berlindung dibalik institusi korup semata mata untuk memenuhi kebutuhan 3P yakni yaitu adalah urusan PERUT, PANGKAT sama satu lagi yg paliiiiiiiing penting urusan PEREMPUAN. Coba kl perang atau duel satu lawan satu pada kocar kacir semua. Cocoknya dikasih sm ISIS biar tau pahitnya hidup di dunia ini.

    Foto diatas cuman menampakan bagian atas, coba ditampakan bagian bawahnya, pada pake rok mereka semua.

    Gitu aza kok repot

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: