KabarNet

Aktual Tajam

Jokowi-JK Mulai Retak

Posted by KabarNet pada 27/08/2014

Jakarta – KabarNet: Joko Widodo (Jokowi) bersama Jusuf Kalla beserta Tim Transisi terus merancang program pemerintahannya. Mulai mematangkan visi dan misi, kelembagaan kementerian, hingga kabinet. Namun, belakangan hubungan keduanya memanas lantaran kerap terjadi silang pendapat.

Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan, sejauh ini belum ada gambaran tentang postur kabinet pemerintah yang baru. “Bahkan, ada perbedaan tajam cara pandang antara Jokowi dan Jusuf Kalla. Presiden terpilih cenderung progresif, sementara sang wapres memilih proses perubahan bertahap. Publik pun kini menunggu kemampuan kedua pemimpin terpilih mencari jalan keluar dari beda cara pandang itu,” katanya dalam keterangan pers, Senin 25 Agustus 2014.

Bambang mengatakan, walau Jokowi telah memberi klarifikasi mengenai kabar beda pendapat, tidak bisa dimungkiri gesekan keduanya terasa di mata publik tak lama setelah KPU menetapkan keduanya sebagai pemenang Pilpres 2014. Perbedaan keduanya langsung mengemuka di ruang publik, terutama pada isu figur menteri dari partai politik (parpol), perampingan kabinet, dan isu mengenai lelang jabatan menteri.

“Jokowi menuntut menterinya fokus 100 persen membantu presiden menjalankan program kerjanya. Maka, menteri sebaiknya tidak menduduki jabatan di partai politik. Sebaliknya, JK berpendapat bahwa menteri dari kalangan politikus tak boleh dihapus. Kabinet tak bisa lepas dari politik, dan karena itu patut menghargai suara parpol. JK juga minta tidak dibuat dikotomi antara politikus dengan para profesional,” tuturnya.

Bambang menuturkan, mengenai postur kabinet, kubu ini tengah merancang perampingan dan penggabungan kementerian. Seperti dari 34 kementerian yang ada saat ini dipangkas menjadi 27 kementerian. Tak lain, mereka bertujuan menghemat APBN Rp 3,8 triliun. Namun, lagi-lagi JK menolak opsi ini dan mengingatkan bahwa perampingan serta penggabungan kementerian tidak otomatis bisa menghemat anggaran, karena pemerintah baru tidak mungkin menawarkan program pemutusan hubungan kerja bagi pegawai negeri sipil (PNS).

“Tentang mekanisme rekrutmen menteri, Jokowi ingin menerapkan mekanisme yang hampir sama dengan yang diterapkannya saat menyeleksi camat dan lurah di Jakarta. Artinya, akan ada lelang jabatan untuk menyeleksi calon menteri yang tak berbeda dengan lelang jabatan,” jelasnya.

Menurut Bambang, JK memiliki pendapat lain mengenai pos menteri ini. Politikus senior Partai Golkar itu menilai lelang jabatan tak dapat diterapkan untuk menentukan figur menteri. Pasalnya, jabatan menteri sangat penting dan politis. Sehingga, JK menyarankan menteri dipilih melalui penunjukan langsung oleh presiden.

Hal itu dilakukan untuk menghindari stagnasi manajemen kenegaraan atau dampak negatif lainnya, JK pun berpendirian bahwa pemerintah baru sebaiknya tidak memaksakan perubahan yang radikal atau ekstrim. Sebab, perubahan yang ekstrem butuh waktu berbulan-bulan untuk sekadar beradaptasi dan akan menghabiskan waktu hanya untuk urusan organisasi. “Dari beda cara pandang itu, publik melihat bahwa ada tantangan, tepatnya mungkin persoalan, internal yang sedang menyelimuti kedua calon pemimpin itu. Mampukah Jokowi-JK menemukan jalan keluar dari beda cara pandang itu? Itulah yang kini ditunggu publik,” pungkasnya. Demikian lansir okezone. [KbrNet/Slm]

Source: news.fimadani.com

2 Tanggapan to “Jokowi-JK Mulai Retak”

  1. Adji said

    Manusia2 SRIGALA!!! pahamkan bagaimana SRIGALA berburu? saat mencari mangsa mereka berkelompok untuk mendapatkan mangsa, setelah dapat mereka pun berebut mendapat bagian yang lebih besar! Manusiawi! Manusiawi SRIGALAWI!

  2. ir sutrisno said

    kita lihat saja presiden baru kita ini..tidak semudah yg ia bayangkan…jagan sampai presiden baru kita ini nyesal jadi presiden.ingin balik lagi jadi gubernur,,,,,bisa saja terjadi ??????

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: