KabarNet

Aktual Tajam

Megawati Instruksikan Kader PDI-P Tolak Kenaikan BBM

Posted by KabarNet pada 26/08/2014

Jakarta – KabarNet: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengintruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang spanduk atau baliho yang berisi penolakan terhadap rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Hal itu dikatakan Ketua DPP PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning.

“Ini merupakan intruksi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri, agar seluruh kader mulai dari tingkat ranting hingga pusat dan calon legislatif memasang spanduk atau baliho menolak kenaikan harga BBM,” kata Ribka, seperti dikutip Antara.

Menurutnya, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM tidak tepat. Dampak kenaikan harga akan dirasakan oleh masyarakat golongan menengah ke bawah. Selain itu, katanya. kebijakan mengganti subsidi dengan bantuan langsung sementara masyarakat atau BLSM syarat dengan muatan politik menjelang Pemilihan Legislatif 2014 mendatang.

Ia mengatakan, seharusnya pemerintah melihat kesulitan rakyat. Apalagi kenaikan harga BBM ditetapkan menjelang Ramadhan dan di saat yang bersamaan dengan kenaikan jenjang pendidikan. “Kami pun akan berjuang di legislatif. Namun jika gagal, maka kami akan melakukan aksi bersama rakyat bukan lagi menolak tetapi menggagalkan kenaikan harga BBM dengan jumlah massa yang tidak akan terhitung jumlahnya,” kata Ribka, yang juga Ketua Komisi IX DPR, Minggu 16 Juni 2013.

Ribka menambahkan, alasan pemerintah menaikkan harga BBM tidak akan menjadi solusi untuk mengantisipasi membengkaknya subsidi untuk masyarakat. Menurutnya, BLSM yang akan disalurkan sebagai kompensasi dari kenaikan harga BBM, dananya pun bukan dari pemotongan subsidi BBM tersebut. Akan tetapi, berasal dari dana pinjaman luar negeri. “Maka dari itu, kami pun berharap pemerintah mengerti dan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menolak rencana kenaikan harga BBM ini,” kata Ribka. Source: KOMPAS.COM

Berita di atas dilansir Kompas setahun yang lalu, tepatnya pada 16 Juni 2013. Namun kini, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Mahkamah Konstitusi (MK) berhasil memenangkan pasangan Jokowi-JK yang diusung PDIP, berita di bawah ini menegaskan sikap PDIP yang berbalik 180 derajat terkait harga BBM.

Jokowi Minta SBY Naikkan Harga BBM

Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah SBY mengeluarkan kebijakan menaikkan harga BBM sebelum ia dilantik. Hal itu karena Jokowi menginginkan agar beban subsidi BBM tidak hanya ditanggung oleh pemerintahannya mendatang. “Yang baik ya kenaikannya dibagi-bagi. Pemerintah sekarang dan nanti yang akan datang. Kalau menaikkan berarti mengurangi beban ke depan,” ujarnya usai menghadiri Soegeng Sarjadi Award di Hotel Four Season, Selasa 19 Agustus 2014, sebagaimana dilansir Republika.

Dalam RAPBN 2015, anggaran untuk belanja subsidi energi adalah Rp 291,1 triliun. Jumlah itu meningkat dari alokasi APBN perubahan 2014 sebesar Rp 246,5 triliun. Jokowi menilai, subsidi tersebut terlalu besar sehingga membebani APBN. Padahal, kata dia, jika anggaran subsidi ditekan, akan ada ruang fiskal yang lebih besar untuk program kerja lain.

Misalnya, dia mencontohkan, subsidi listrik selama ini sangat besar karena proses produksinya menggunakan BBM. Padahal, listrik sebenarnya juga bisa diproduksi menggunakan gas, batu bara, dan bio thermal, yang harga produksinya jauh lebih hemat. “Dari itu kita sudah bisa menghemat Rp 60 sampai 70 triliun,” ujarnya.

Kubu Jokowi-JK Minta Kenaikan Harga BBM Hingga 40%

Sebelumnya, Tim Ekonomi Jokowi-JK, Fauzi Ichsan menyerukan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga BBM 20 persen. Lalu kalau terpilih sebagai presiden, Jokowi akan menaikkan lagi 20 persen, sehingga total kenaikan harga BBM menjadi 40 persen dari harga yang berlaku saat ini. “Negara-negara miskin, seperti India, Vietnam dan Kamboja saja sudah memberlakukan harga BBM lebih mahal dari kita. Makanya pemerintahan SBY 20 persen, pemerintahan Jokowi 20 persen,” kata Fauzi.

Namun rekomendasi tersebut tak disetujui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung.

Chairul Tanjung yang ditunjuk oleh Presiden SBY sebagai Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa itu berpendapat, menaikkan harga BBM bukanlah satu-satunya jalan untuk menyehatkan fiskal Indonesia. “Saya selalu nggak mau bicara kenaikan harga BBM, tapi tentang penurunan subsidi BBM. Caranya nggak harus naikkan harga,” tandasnya di Jakarta, Jumat (25/7/2014) lalu.

Sebagai contoh, lanjut Chairul Tanjung, melarang kendaraan pribadi untuk membeli dan mengonsumsi BBM bersubsidi. Itu merupakan salah satu cara untuk bisa menurunkan subsidi BBM. “Menurunkan subsidi BBM, jangan langsung dengan kenaikan. Yang kita harus bicarakan adalah penurunan subsidi BBM,” paparnya. [KbrNet/Intrik/Antara/Aktual/Liputan6/slm/adl]

6 Tanggapan to “Megawati Instruksikan Kader PDI-P Tolak Kenaikan BBM”

  1. Indonesia ini tidak butuh presiden yang merakyat, TAPI butuh presiden yang mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat.

  2. Adji said

    Era SBY banyak orang bilang “NEGARA AUTOPILOT” kalau saja sampai jadi JKW dilantik maka “NEGARA REMOTELY OPERATED”, ayo Umat MAYORITAS NKRI Interopeksi !!! kenapa Umat yg Mayoritas selalu KALAH?

  3. Anonim said

    TOLAK KENAIKAN BBM, ganyang nenek banteng congor putih pantat tonggek beserta cecunguk2xnya

  4. Paulus Nabi Palsu said

    TOLAK KENAIKAN BBM, ganyang nenek banteng congor putih pantat tonggek beserta cecunguk2xnya

  5. eko wiyono said

    jaman sekarang orang pada pintar membalik kata-kata untuk kepentingannya sendiri,,,, moral telah runtuh,,,agama sudah tidak ditegakkan….

  6. taUbat said

    HEBOH MEGAWATI MENANGIS LAGI

    THURSDAY, APRIL 9, 2015

    KALAU DULU MEGAWATI MENANGIS KETIKA BBM DINAIKKAN SBY, BEBERAPA HARI TAK MENANGIS BBM DINAIKKAN JOKOWI, KALI INI MEGAWATI MENANGIS LAGI BERLINANG AIR MATA, MEGAWATI BUKA KONGRES IV PDIP DI BALI

    KETUA UMUM PDIP MEGAWATI SOEKARNOPUTRI MEMBUKA LANGSUNG KONGRES IV PDIP DI BALI PAGI INI. SAMBIL MENETESKAN AIR MATA, MEGAWATI MENYEMANGATI PARA KADER PDIP YANG HADIR UNTUK TETAP BEKERJA DAN BERBHAKTI KEPADA RAKYAT.

    “KONGRES KE IV PDIP DENGAN INI RESMI DIBUKA,” KATA MEGAWATI SOEKARNOPUTRI, KAMIS (9/4).

    SAAT MENUTUP PIDATO POLITIKNYA, MEGAWATI BERLINANG AIR MATA DAN MENYUARAKAN KEMERDEKAAN UNTUK INDONESIA. “MERDEKA, MERDEKA, MERDEKA,” KATA MEGA DISAMBUT PARA PESERTA KONGRES PDIP.

    NAMUN SAYANG NANGISNYA BUKAN KARENA BBM NAIK, ENTAH TANGISAN KEPALSUAN APALAGI INI

    ADMIN

    berita-nasional-aktual.blogspot.com/2015/04/heboh-megawati-menangis-lagi.html

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: