KabarNet

Aktual Tajam

Pilpres Semrawut, Dekrit Presiden Sebagai Solusi

Posted by KabarNet pada 19/08/2014

Relawan Gema Nusantara (Gema Nu)

Tentang

Penyelamatan Demokrasi Konstitusional

Dengan Dekrit Presiden

Hari hari belakngan ini MK menjadi pusat perhatian rakyat Indonesia, semua tertuju melihat perdebatan hukum tata Negara dipengadilan konstitusional ini. MK diharapkan bisa memberikan keputusan yang dapat memenuhi rasa keadilan yang hidup dan berkembang di masyarakat.

MK sebagai the guardian of constitution tidak boleh lagi terjebak hanya pada persoalan menghitung angka angka perolehan dan selisih suara di atas kertas seperti direzim pemilukada. MK harus memastikan bahwa persoalan pilpres yang silang sengkarut ini tetap berada dalam prinsip prinsip konstitusional sebagai negara hukum Bahwa ada banyak hak  hak konstitusional warga negara yang harus dijaga dan diselamatkan. Ini bukan hanya soal dua warga negara bernama Prabowo Hatta yang legal standingnya dipersoalkan, namun sesungguhnya dua figur ini telah melembaga Setelah secara resmi ditetapkan oleh KPU dengan perolehan suara 63 juta pemilih atau mungkin yang sebenarnya 67 juta yang berdiri dibelakang keduanya sehingga pernyataan pernyataan yang mengatakan tidak siap menerima kekalahan jadi terbantahkan.

Banyak persoalan yang oleh penyelenggara pemilu secara demonstratif berani melanggar UU. Antara lain pertama, rekomendasi Bawaslu diberbagai daerah yang oleh UU diperintahkan wajib untuk untuk diikuti diabaikan begitu saja meski ada konsekuensi pidana dan moral etik di dalamnya seperti rekomendasi PSU di enam Kabupaten/kota di Jawa Timur, rekomendasi PSU 5800 TPS di Jakarta.

Kedua, proses rekapitulasi suara yang oleh UU di berikan waktu 30 hari, melalui PKPU di buat menjadi 13 hari sehingga temuan temuan kecurangan yang di temui saat proses rekapitulasi suara sedang berjalan tidak bisa di selesaikan di daerah dan dibawah ketingkat nasional sehingga muncul kecurigaan bahwa langkah KPU ini untuk mempersempit ruang gerak pasangan calon tertentu dan akhirnya semua persoalan di limpahkan ke MK dengan hitungan ditolak karena kurang bukti. MK ibarat keranjang sampah yang harus menyelesaikan semua persoalan.

Dalam keadaan yang sudah genting dan memaksa ini, presiden SBY sebagai kepala negara tidak boleh lagi hanya diam, wajib hukumnya turun tangan dan berperan aktif menyelamatkan dan meluruskan demokrasi konstitusional. SBY tidak lagi bisa menyatakan netral karena menyangkut persoalan hak hak konstitusional warga Negara yang menyangkut arah serta kelanjutan kehidupan berbangsa yang terancam buntu, deadclock. Dekrit Presiden bisa diambil presiden SBY sebagai solusi.

Muhamad Adnan,

Koordinator Nasional (Kornas)

3 Tanggapan to “Pilpres Semrawut, Dekrit Presiden Sebagai Solusi”

  1. Tuxlin said

    Opini ya… Menurut saya pak es be ye nggak bakal ngluarin dekrit…

  2. taUbat said

    Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Roji’un

    Mengecewaskan, Hasil Keputusan MK menolak seluruh Gugatan Prabowo-Hatta

    Indahkan kelegowoan :

    https://kabarnet.in/2014/07/22/pernyataan-pers-fsi-terkait-situasi-pasca-pilres-2014/

  3. taUbat said

    Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Roji’un

    ” Hasil Keputusan MK Menolak seluruh Gugatan Prabowo-Hatta ”

    Simpatisan bersikaplah damai dan legowo :

    https://kabarnet.in/2014/07/22/pernyataan-pers-fsi-terkait-situasi-pasca-pilres-2014/

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: