KabarNet

Aktual Tajam

Kubu Jokowi: KPU Lakukan Kesalahan Fatal

Posted by KabarNet pada 04/08/2014

Ketua DPP PKB, Anggota Timses Jokowi-JK, Abdul Malik Haramain

Jakarta – KabarNet: Sikap panik Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menghadapi gugatan tim pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta terkait kecurangan pilpres ditanggapi negatif oleh berbagai kalangan, termasuk oleh kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merupakan salah satu partai pengusung pasangan Jokowi-JK menilai KPU telah melakukan kesalahan fatal dengan memerintahkan KPUD di sejumlah provinsi/ kabuparen/ kota membuka kotak-kotak suara hasil pilpres.

Hal itu dinyatakan oleh Ketua DPP PKB, Abdul Malik Haramain yang menilai KPU telah melakukan kesalahan fatal dengan membuka kotak-kotak suara, dalam rangka mengantisipasi gugatan Prabowo-Hatta ke Mahkamah Konstitusi.

“Tindakan itu berbahaya dan akan memunculkan spekulasi, dan kecurigaan publik,” ujarnya di Jakarta, Minggu 3 Agustus 2014.

Anggota Komisi II DPR-RI dari Fraksi PKB itu juga tidak habis pikir dengan keluarnya surat edaran KPU tertanggal 25 Juli 2014, yang menginstruksikan kepada seluruh KPU Provinsi dan KPU Kab/kota untuk membuka kotak suara.

“Tindakan KPU Pusat itu tidak berdasar. Sebab membuka kotak suara bisa dilakukan karena atas atau rekomendasi Bawaslu dan karena perintah putusan MK,” tegasnya.

Dalam pengantarnya, KPU menyatakan alasan penerbitan surat edaran, dimana dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pilpres secara nasional saksi pasangan calon menyampaikan keberatannya.

“Saksi pasangan calon presiden dan wakil presiden mempermasalahkan keberadaan pemilih yang menggunakan formulir model A5 PPWP (DPTB) dan pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT/DPTb/DPK dan menggunakan hak pilihnya satu jam sebelum berakhirnya waktu pemungutan suara di TPS (DPKTB).KPU meminta KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota menyiapkan salinan formulir A5 PPWP dan C7 PPWP yang telah dilegalisir serta segera menyampaikan sebagai alat bukti di Mahkamah Konstitusi (MK),” begitu bunyi pengantar dari KPU Pusat.

KPU juga menginstuksikan agar dalam proses pengambilan formulir A5 PPWP dan C7 PPWP, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten/Kota dan pihak kepolisian.

Setelah formulir A5 PPWP dan C7 PPWP digandakan, formulir asli kemudian dikembalikan ke dalam kotak suara dan dikunci/digembok seperti semula. KPUD Provinsi dan KPUD Kabupaten/Kota selanjutnya diminta melegalisir salinan dua formulir tersebut melalui Kantor POS.

Dan terakhir, membuat berita acara pembukaan kotak suara yang ditandatangani oleh Ketua KPUD Kabupaten/Kota dan Panwaslu Kabupaten/Kota.[KbrNet/Inilah.com/adl]

13 Tanggapan to “Kubu Jokowi: KPU Lakukan Kesalahan Fatal”

  1. itu kan pandangan subyektif dari kubu mantan Capres pasangan No. 1

  2. Tegakan keadilan yang seadil-adilnya, jangan berikan kesempatan Imperialisme asing untuk menguasai kedaulatan NKRI dengan menggunakan pengkhianat-pengkhianat bangsa dan negara,

  3. taUbat said

    @ Hendrikus Mesak

    Pandangan fakta dan tertera dalam aturan.

    @ Soetrisno Sunter

    Kedaulatan NKRI meski ditegakkan dan keadilan diutamakan.

    Pemberian sanksi tidak pandang bulu ……

  4. Anonim said

    MK, KPK dan DPR dan aparat sebaiknya bekerjasama segan solid dalam mengatasi permasalahan Hajat Besar Bangsa Indonesia ini, karena berhubungan dengan CITA-CITA LUHUR DAN AMANAH bangsa Indonesia yang berdaulat 5 tahun kedepan.

  5. Anonim said

    Kabarnet.in memang Media Fitnah..Dasar Bocorrrrrrrrrrrrr

  6. KETUA KPU..YG MULIA BPK HUSNI KAMIL MANIK ,LUPA DENGAN KE AROGANAN NYA,BELIAU LUPA KALAU RAKYAT INDONESIA INI TERDIRI DARI BANYAK SUKU,BANYAK BAHASA..BELIAU INI ,SE OLAH2 PENGUASA TUNGGAL ATAS SEGALA NYA. .

  7. Jangan berprasangka buruk, fakta itu benar-2 terjadi Mas, kalau kelakuan KPU macam itu, lalu siapa yang harus kami percaya ????
    Kalau memang dia bertindak jujur, tidak ditunggangi kepentingan, saya rasa kerja santai2 saja, biar berlangsung apa adanya. Saya yakin PRABOWO HATTA, tidak ngebet jadi Presiden/wapres, tapi kalau kelakuan KPU setiap hajatan besar tidak di obrak abrik macam ini, nanti 5 tahun lagi akan berulang preseden macam ini.
    Semoga MK menemukan keadilan yang hakiki.

  8. Anonim said

    Ya kpu terlalu ceroboh yg benar akan dibuktikan oleh Allah amin.

  9. bukti konkritnya mana, demikian kata Hakim MK??\

  10. Anonim said

    Allah mboten sare cak. Kalo curang ya pasti lah terbongkar.
    bangkai di umpet2in tetep aj baunya kecium.

  11. setelah digugat baru turut menyalahkan, sebelum itu kemana aja?,
    seakan-akan begitu sinkron dengan istilah “cuci tangan setelah memegang kambing hitam”..????

  12. Anonim said

    Sudah saatnya para penegak hukum NKRI melakukan keadilan , yang benar bilang benar yang salah bilang salah, ingat saat di lantik saksi anda adalah Al-Quran diatas kepala , lebih baik sengsara didunia daripada sengsara di akhirat ….yang kehidupannya kekal abadi….. ingat itu para penegak hukum ,,,, ingat DOSA … dan Ingat Meninggal…. tidak ada yang dibawa kecuali amal kebaikan kalau kalian Meninggal. dunia
    ,

  13. Ahmadi said

    No 11 tgl 12-8-14 itu komentar saya Ahmadi , bukan Anonymous Said , maaf ya Mas Anonymous said ….tks

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: