KabarNet

Aktual Tajam

KPU Panik, Jejak Kecurangan Pilpres 2014 Coba Dihapus

Posted by KabarNet pada 03/08/2014

Jakarta – KabarNet: Diam-diam aksi KPU melalui Surat Edaran (SE) Nomor 1446/KPU/VII/2014 tertanggal 25 Juli memerintahkan KPUD/KIP provinsi, KPUD/KIP Kab/Kota untuk mengecek kembali formulir model A5 untuk memastikan kembali pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, DPTb dan DPK, adalah diduga sebagai upaya untuk menghilangkan jejak kecurangan.

Artinya, KPU/KPUD di daerah harus membongkar ulang kotak-kotak suara yang jumlahnya ratusan ribu itu meski telah dalam kondisi tersegel.

“Yang menjadi persoalan adalah pertama, pembukaan kotak suara tersebut sama sekali tidak melibatkan saksi dari pasangan calon presiden tetapi hanya melibatkan panwas daerah dan pihak kepolisian,” terang Koordinator Nasional (Kornas) Gema Nusantara, Muhamad Adnan, Sabtu 2 Agustus 2014.

Kedua, sebut Adnan, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa baru mendaftarkan gugatannya pada 26 Juli 2014 lalu. Bila SE tersebut dikeluarkan pada 25 Juli maka KPU ditengarai telah mengetahui bahwa pasangan nomor satu akan melayangkan gugatan Pilpres ke Mahkamah Konstitusi sehingga melakukan antisipasi untuk menyesuaikan dengan rekayasa dan kecurangan yang KPU lakukan sendiri.

“Alibi KPU yang mengatakan pembukaan kotak suara ini dengan alasan pembuktian, maka KPU harusnya tahu betul bahwa ranah pembuktian adalah ranah Mahkamah Konstitusi dan bukan wewenang KPU,” tandasnya.

Tindakan ini makin memperjelas bahwa KPU terlihat panik untuk menutupi jejak rekayasa dan kejanggalan rekap hasil Pilpres 2014.

Sehingga, satu satunya jalan adalah KPU menghapus bukti-bukti kecurangan setelah memperbaiki dan menyusun rekap hasil Pilpres yang sudah direkayasa.

Sejak 23 Juli lalu, pihaknya mencermati KPU terkesan ngebut menghapus jejak-jejak kecurangannya. Hal ini terpantau dari dua mobil boks besar yang mengangkut dokumen-dokumen siap dibakar, termasuk website KPU yang dibuat seolah-olah diretas oleh hacker setelah angka-angka rekap selesai diatur untuk memenangkan pasangan tertentu.

Tindakan KPU ini, menurut dia, terindikasi kuat sebagai operasi yang bersifat masif, terstruktur dan terencana matang. Selain itu juga sebagai skenario jahat dan tindakan makar melawan hukum. [KbrNet/Jurnal3/adl]

4 Tanggapan to “KPU Panik, Jejak Kecurangan Pilpres 2014 Coba Dihapus”

  1. taUbat said

    KPU tidak menjadikan pelajaran pada Pilkada di Malut ….

    https://kabarnet.in/2011/07/15/membongkar-mafia-pemilu/comment-page-1/#comment-212029

  2. Sikat terus KPU, ga beradap.

  3. Greget said

    Demi cita-cita luhur bangsa Indonesia, sebaiknya bukan cuma Mahkamah Konstitusi yang turun, tetapi juga KPK.

  4. Jika KPU yg berlaku curang,siapakah dinegri ini yg dapat dipercaya????negri setengah RAKUSSSSS

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: