KabarNet

Aktual Tajam

KPU Bongkar Kotak Suara, Kuatkan Dugaan Pilpres Curang

Posted by KabarNet pada 02/08/2014

Pakar Hukum Tata Negara, DR Margarito Kamis

Jakarta – KabarNet: Sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang terkesan panik dalam menghadapi gugatan tim pasangan capres Prabowo-Hatta dengan mengeluarkan surat edaran tertanggal 25 Juli 2014 yang memerintahkan agar sejumlah KPUD kabupaten/kota membongkar kotak suara ditanggapi negatif oleh berbagai kalangan.

Diantaranya. pakar hukum tata negara DR.Margarito Kamis menyayangkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengeluarkan surat edaran tersebut.

Menurut dia, seharusnya KPU membiarkan kotak suara tetap tersegel hingga sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK) nanti sebagai barang bukti.

“Ini justru menguatkan ke masyarakat dan hakim ada ketidakberesan dalam pemilu yang dilakukan oleh KPU. Ada keberpihakan terhadap salah satu pasang kubu capres,” kata Margarito kepada wartawan, Jumat 1 Agustus 2014.

Dia menambahkan, tindakan KPU tersebut merupakan perbuatan yang tidak layak dan tidak pantas karena melanggar peraturan perundangan.

“Surat suara setelah dilakukan rekapitulasi tetap harus berada di dalam kotak suara tersegel,” tegasnya.

Kotak suara bakal dijadikan sebagai alat bukti di MK. Dan kotak suara itu harus dihadirkan di sidang MK.

“Itu tidak etis bila dibuka oleh KPU. Apa yang dicari KPU? Mestinya tunduk saja pada hukum. Dan dibuktikan di pengadilan,” tandasnya.

Seperti diketahui, KPU mengeluarkan surat edaran tertanggal 25 Juli 2014 yang memerintahkan agar sejumlah kabupaten/kota membuka kotak suara melalui form model C7. [KbrNet/Inilah.com/adl]

3 Tanggapan to “KPU Bongkar Kotak Suara, Kuatkan Dugaan Pilpres Curang”

  1. Pakar HTN or PARKIR HTN

  2. taUbat said

    Tugas KPU kiranya telah usai dan dapat berleha-leha duduk manis, tapi naganya kurang percaya diri dengan hasil rekapitulasi suara yang telah dipublikasikannya. (menabrak aturan)

    KPU tidak mau dipersalahkan ? ……

  3. taUbat said

    ” P a g a r _ m a k a n _ t a n a m a n ”

    Ketentuan pasal 149 UU 42 tahun 2008 berbunyi :

    KPU Kab/kota menyimpan, menjaga, dan mengamankan keutuhan kotak suara setelah pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara pasangan calon.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: